Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP pada Materi Lingkaran Rajab, Siti Rahmi; Afandi, Ahmad; Hamid, Hasan
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 2, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v2i1.4127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif matematis siswa smp pada materi lingkaran. Subjek penelitian ini adalah siswa MTs An-Nur Marikurubu Kota Ternate yang berjumlah 10 orang. Data penelitian ini dilakukan menggunakan Instrumen utama dan dikumpulkan dengan teknik Tes, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10  perwakilan dari subjek dalam penelitian ini terdapat  1 orang (10%) dengan kategori sangat kreatif pencapaian ini menunjukkan bahwa siswa tersebut telah mampu menyelesaikan soal pada materi lingkaran dengan menghitung luas dan keliling lingkaran serta mampu mencari jawaban yang berbeda,  4 orang (40%) dengan kategori kreatif menunjukkan siswa mampu membuat suatu jawaban yang baru degan fasih tetapi tidak dapat menyusun jawabannya dengan cara yang berbeda, 2 orang (20%) dengan kategori kurang kreatif hasil kerja subjek penelitian ini hanya mampu dalam menyelesaikan soal dengan menghitung jari-jari, menuliskan rumus luas dan keliling lingkaran serta menyelesaikan perhitungannya secara benar tetapi belum dapat menyelesaikan soal yang lain dengan cara yang berbeda, dan 3 orang sangat kurang kreatif (30%) menunjukkan bahwa siswa tidak mampu menunjukkan tiga aspek dalam pemecahan masalah yaitu keluwesan, keaslian dan penguraian.
Penerapan Model Pembelajaran Reciprocal Teaching dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa pada Materi Segitiga Sigui, M. Risal; Angkotasan, Nurma; Hamid, Hasan
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i1.7280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa SMP setelah diterapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching pada materi segitiga dan (2) peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching pada materi segitiga. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Desing. Penelitian ini menggunakan satu kelas eksperimen yaitu kelas yang diterapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP N 15 Halmahera Utara yang terdiri dari dua kelas yakni VII-1 dan VII-2 dengan jumlah siswa sebanyak 60 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah sampling purposive. Hasil analisis dengan menggunakan uji-t menunjukkan bahwa thitung 8,586 lebih kecil dari ttabel 2,045, dengan α = 0,025 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti bahwa model pembelajaran Reciprocal Teaching setelah diterapkan terdapat peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa SMP pada materi segitiga. Hasil analisis deskriptif dengan menggunakan rumus N-gain dan interpretasi dari gain ternormalisasi bahwa peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran model pembelajaran Reciprocal Teaching pada materi segitiga peningkatan dengan interpretasi tinggi.
Analisis Kemampuan berpikir Komputasi Matematis Siswa SMP pada Materi Persamaan Kuadrat Jamna, Nilam D.; Hamid, Hasan; Bakar, Marwia Tamrin
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 2, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v2i3.5149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan berpikir komputasi matematis siswa kelas IX SMP Negeri 5 Kota Ternate. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 5 Kota Ternate yang berjumlah 20 orang siswa.  Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, dan doumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian kemampuan berpikir komputasi matematis siswa pada materi persamaan kuadrat dapat dikelompokan sebagai berikut sebanyak 1 orang atau (5%) dengan kategori berkemampuan sangat tinggi, sebanyak 2 orang atau (10%) dengan kategori berkemampuan tinggi, sebanyak 7 orang atau (35%) dengan kemampuan kategori sedang, dan sebanyak 10 orang atau (50%) dengan kemampuan berkategori rendah. Dari hasil penelitian Peserta didik pada kategori tinggi sudah mampu memenuhi semua indikator, pada peserta didik dengan kategori cukup sudah mampu memenuhi soal dengan indikator Decomposition dan Pettern recognition namun kurang pada indikator Algorithms dan Debugging, sedangkan pada Peserta didik dengan kemampuan berkategori rendah, kurang mampu dalam memenuhi indikator Decomposition, Pettern recognition. Algorithms, dan Debugging.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization untuk Peningkatan Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa pada Materi Aritmatika Sosial Umanailo, Sriyanti; Suharna, Hery; Hamid, Hasan
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 3, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v3i3.6628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi aritmatika sosial setelah diterapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe TAI. 2) peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi aritmatika sosial setelah diterapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe TAI. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari soal tes (pretest dan posttest). Untuk mengukur kemampuan pemahaman matematis siswa teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif yaitu Pedoman Acuan Patokan (PAP) Skala 5 dan perhitungan gain ternormalisasi (N-gain). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi aritmatika sosial setelah diterapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe TAI berkualifikasi baik sekali 25%  kualifikasi baik 20% kualifikasi cukup 40% kualifikasi kurang sekali dan 10% dan kulifikasi gagal 5%. 2) peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi aritmatika sosial setelah diterapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe TAI dengan menggunakan rumus N-Gain diperoleh nilai rata-rata pretest 42,77dan nilai posttest 78,32 peningkatannya sebesar 0,62 yang menunjukkan bahwa peningkatan berada pada interpretasi sedang.
Analisis Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMA Kelas XI dalam Menyelesaikan Soal Cerita Terkait dengan Materi Matriks Rumata, Liza Maharani; Afandi, Ahmad; Hamid, Hasan
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 2, No 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v2i2.4628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 10 Kota Ternate dalam menyelesaikan soal cerita terkait dengan materi matriks. Pengumpulan data kemampuan koneksi matematis siswa menggunakan teknik observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen tes yang digunakan adalah 3 butir soal tentang kemampuan koneksi matematis yang telah divalidasi. Data kemampuan koneksi matematis siswa yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dengan cara mereduksi data, penyajian data, triangulasi, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 10 Kota Ternate sebanyak 23 siswa, kemudian dipilih 4 siswa sebagai perwakilan subjek penelitian berdasarkan kategori kemampuan koneksi matematis (Sangat tinggi, tinggi, sedang, dan rendah) untuk dilakukan wawancara sebagai bentuk triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan koneksi matematis siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 10 Kota Ternate dalam mempelajari materi matriks dengan rata-rata sebesar 86,22 dalam kategori sangat tinggi. Kualifikasi kemampuan koneksi matematis dalam kategori sangat tinggi dicapai 3 siswa (13,04) yang mampu koneksi antar topik matematika, koneksi antar topik matematika dengan pelajaran lain, dan koneksi antar topik matematika dengan kehidupan sehari-hari, sehubungan dengan penyelesaian masalah pada materi matriks. Selanjutnya 10 siswa (43,48) dalam kategori tinggi beberapa diantaranya mampu koneksi antar topik matematika, koneksi antar topik matematika dengan pelajaran lain, koneksi antar topik matematika dengan kehidupan sehari-hari, dengan benar akan tetapi kurang lengkap, terhadap penyelesaian masalah pada materi matriks. Sebanyak 3 siswa (13,04) dalam kategori sedang beberapa diantaranya mampu koneksi antar topik matematika, dan koneksi antar topik matematika dengan pelajaran lain, namun kurang lengkap terhadap penyelesaian masalah pada materi matriks.Terdapat 7 siswa (30,44) dengan kategori rendah yang mampu koneksi antar topik matematika, namun kurang lengkap terhadap penyelesaian masalah pada materi matriks.
Pengaruh model pembelajaran teams games tournament (TGT) berbasis wordwall terhadap kemampuan literasi matematika dan motivasi belajar siswa SMA pada materi program linier Moniy, Yulita Ristandri; Hamid, Hasan; Noviyanti, Mery
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v13i1.7893

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan : 1) mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran teams games tournament (TGT) berbasis wordwall terhadap kemampuan literasi matematika siswa, 2) mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran TGT berbasis wordwall terhadap motivasi belajar siswa, dan 3) mengetahui perbedaan pengaruh penerapan model pembelajaran TGT berbasis wordwall terhadap peningkatan kemampuan literasi matematika dan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan pre-test and post-test with non-equivalent control group design dengan sampel sebanyak 40 siswa kelas XI MAN Insan Cendekia Halmahera Barat yang dipilih secara purposive sampling terdiri dari kelas eksperimen dan Kontrol. Teknik pengumpulan data dengan instrumen: tes kemampuan literasi matematika dan angket motivasi belajar yang dianalisis dengan bantuan SPSS 20  for  windows untuk melihat peningkatan dan perbedaan skor N-Gain menggunakan uji-t (paired sample-test). Hasil penelitian ini menunjukkan (1) terdapat pengaruh model pembelajaran TGT berbasis wordwall terhadap peningkatan kemampuan literasi matematika siswa, (2) terdapat pengaruh model pembelajaran TGT berbasis wordwall terhadap peningkatan eemotivasi belajar siswa, (3) terdapat perbedaan  pengaruh penerapan model pembelajaran TGT berbasis wordwall terhadap peningkatan kemampuan literasi matematika dan motivasi belajar siswa. Kata kunci : Teams games tournament, kemampuan literasi matematika, motivasi belajar
GESTUR SISWA SMP BERDASARKAN TAHAPAN BERPIKIR VAN HIELE Mustafa A.H Ruhama; Hasan Hamid; Ardiana Ardiana
EDUKASI Vol 24 No 1 (2026): Article in Press
Publisher : FKIP Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/j.edu.v24i1.11949

Abstract

The aim of the research is to describe the pointing gestures, representational gestures and writing gestures of students of SMP Negeri 1 Kota Ternate based on  Van Hiele's level of thinking. This research uses a case study. The subjects of this research are 2 students of SMP Negeri 1 Kota Ternate and 2 students have gone through the subject selection stage. The researcher was the main instrument and recording tool, the VHGT question sheet and interview guide as supporting instruments. The data collection procedure was carried out by recording students while completing the VHGT, interviews and recording the details of students' answers using a handycam/android phone. Qualitative data analysis was carried out exploratively and continuously until complete or no new data was obtained about students' gestures based on Van Hiele's level of thinking. Students used pointing gestures at Van Hiele's level of thinking 0, 1 and 2 to focus attention on certain visual objects or geometric shapes, focus attention on objects related to the properties of the shapes, and focus attention on objects related to the properties of geometric shapes and connect them with the properties of other geometric shapes. Students used representational gestures at Van Hiele's level of thinking 0, 1 and 2 to describe or visualize geometric shapes concretely, describe or simulate the properties or rules that fulfill geometric shapes, and describe or simulate the properties or rules that fulfill geometric shapes. Students use their respective writing gestures at Van Hiele's level of thinking 0, 1 and 2 based on the visual characteristics or appearance of geometric shapes, when writing relationships in a geometric shape and to understand the relationship between one geometric shape and another.
Pengaruh Pendekatan Metakognitif terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Keaktifan Siswa Sardan Rahman; Hasan Hamid; Yumiati Yumiati
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.8528

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya penerapan pendekatan metakognitif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, dengan mempertimbangkan tingkat keaktifan belajar sebagai faktor yang memengaruhi efektivitas proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan metakognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari keaktifan siswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK Negeri 2 Kota Ternate. Sampel penelitian dipilih sebanyak dua kelas yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan jumlah masing-masing 23 siswa, total sampel berjumlah 46 siswa. Instrumen yang digunakan meliputi tes kemampuan pemecahan masalah dan angket keaktifan siswa. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pendekatan metakognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa; keaktifan siswa berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis, Dengan demikian, pendekatan metakognitif efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis, khususnya pada siswa dengan tingkat keaktifan tinggi. Pendekatan metakognitif dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis. Implikasi dari temuan ini adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa tidak hanya fokus pada aspek kognitif (seperti penguasaan konsep dan prosedur), tetapi juga harus memperhatikan aspek afektif seperti keaktifan dan motivasi.
Pelatihan Pencegahan Kekerasan Seksual dan Perundungan Pada Santri di Pesantren Mas Ulul Albab Kota Ternate Suparman Suparman; Hasan Hamid; Ade Haerullah
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v5i2.624

Abstract

Latar Belakang: Kekerasan seksual dan bullying/perundungan merupakan masalah serius yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental korban, termasuk di lingkungan pendidikan seperti pesantren. Tujuan: Kegaiatan yang dirancang ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan santri di Pondok Pesantren Ulul Al Baab Ternate dalam mencegah kekerasan seksual dan perundungan melalui pelatihan. Metode: Pelatihan dilaksanakan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan simulasi. Hasil: Pengetahuan santri dalam hal pencegahan kekerasan seksual dan bullying/perundungan secara umum meningkat sebanyak 56% dari 31% menjadi 67% stelah pelatihan. Kesimpulan: Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan keamanan dan kesejahteraan di lingkungan pendidikan pesantren serta menjadi acuan bagi pesantren lain dalam mengembangkan program pencegahan kekerasan dan perundungan.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Kelas XI IPA2 SMA Negeri 6 Halmahea Timur pada Materi Barisan dan Aritmatika Nadia Masuku; Hasan Hamid; Mustafa A.H. Ruhama; Asmar Bani
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 6 No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v6i1.11428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMA pada materi baris dan deret aritmatika. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas XI IPA-2 SMA Negeri 6 Halmahera Timur. Jumlah  Subjek dalam penetilian ini  adalah sebanyak 10 orang. Penelitian ini merupakan penelitian kombinasi (mixed method) dengan metode tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10 orang perwakilan subjek dalam penelitian ini dengan kategori sangat tinggi 4 orang (40%), kategori tinggi 3 orang  (30%), kategori sedang 1 orang (10%), kategori rendah 1 orang (10%) dan kategori sangat rendah 1 orang (10%).