Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pendidikan Agama Islam sebagai Sarana Pembentukan Karakter dan Akhlak Mulia: (Study tentang implementasi nilai-nilai islam dalam kehidupan sehari-hari) Najamudin Najamudin; Surahman Hidayat
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Vol. 1 No. 2 (2024): Desember : Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/prosemnasipaf.v1i2.33

Abstract

Islamic religious education plays an important role in the formation of character and noble morals. The main goal of Islamic religious education is to form children who are faithful, have good morals, and do good deeds. There are several means of Islamic religious education that can be used to form noble character and morals. Formal education such as madrasahs, religious schools, and Islamic universities can be effective means of Islamic religious education; Non-formal education such as pengajian, majlis taklim, and other religious activities can be flexible means of Islamic religious education; Informal education such as education in the family, community, and environment can be very effective means of Islamic religious education; Technology such as the internet, applications, and social media can be modern and effective means of Islamic religious education; Extracurricular Activities Extracurricular activities such as religious activities, social activities, and sports activities can be fun and effective means of Islamic religious education. In the formation of character and morals, Islamic religious education must pay attention to several aspects such as the formation of good and noble morals, such as honesty, patience, and caring. The formation of correct and consistent worship, such as prayer, fasting, and zakat. The formation of good and fair muamalah, such as being fair, honest, and caring. The formation of high and deep mukasyafah, such as understanding the essence of oneself, God, and the universe. The formation of good and noble character, such as being confident, independent, and responsible. Thus, Islamic religious education can form the character and morals of children who are good, noble, and pious.
Evaluasi Efektivitas Pembelajaran Aqidah Akhlak: (Kajian evaluasi pembelajaran aqidah akhlak melalui Metode ceramah dan diskusi) Najamudin Najamudin
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Vol. 1 No. 2 (2024): Desember : Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/prosemnasipaf.v1i2.34

Abstract

Aqidah Akhlak through a literature review that focuses on lecture and discussion methods. In learning Aqidah Akhlak, choosing the right method is the key to success in delivering material and shaping students' character. The lecture method is effective for delivering basic information systematically, while the discussion method emphasizes more on active student involvement and the development of critical thinking skills. This article reviews various scientific literature to analyze the advantages, disadvantages, and relevance of both methods in learning Aqidah Akhlak. The results of the study indicate that the use of both methods in an integrated manner can provide more optimal results, with lectures as an introduction and discussions as a deepening of the material. These findings provide a theoretical perspective for educators in designing effective learning strategies.
Penguatan Kapasitas Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan pada Pemilihan Umum Tahun 2024 di Kabupaten Nagan Raya Fadhil Ilhamsyah; Faez Syahroni; Fadhly, Zuhrizal; Husna , Cut Asmaul; Sudarman; Najamudin
Nawadeepa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2, No 2 (2023): June
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/nawadeepa.v2i2.198

Abstract

The Sub-district Election Supervisory Committee (Panwascam) is one of the important instruments that will determine the quality of the election process at the sub-district level. This service was carried out because, based on experience from the implementation of previous elections, there are still Panwascam members who do not carry out their duties, authorities, and obligations as stipulated in the laws and regulations. Therefore, it is important to do community service in the form of Technical Guidance (Bimtek) with the implementer of Panwaslih Nagan Raya and present the author as a resource person. The lecture method, the use of laptops and LCD media to display power point material regarding the duties, powers, and obligations of Panwascam based on Law Number 7 of 2017 concerning General elections, and tips for becoming a successful Panwascam. The results achieved through this community service activity are: First, Panwascam in Nagan Raya Regency as election supervisors in the sub-district area have an understanding of their duties, authorities, and obligations and are successful in carrying out supervision in the 2024 Simultaneous Elections. Second, to motivate Panwascam in Nagan Raya Regency to be able to carry out election supervision in the sub-district area in a direct, general, free, confidential, honest, and fair manner. Third, in the future, it is necessary to hold regular technical guidance for Panwascam with the theme of general supervision and supervision of each stage of the Election, so that the task of supervising the Simultaneous Election in 2024 will be better, stronger, and more effective.
Peranan Hukum Dagang untuk Membentuk Kerangka Bisnis bagi Masarakat Najamudin
P@RAD!GMA : Jurnal Kajian Budaya & Media Vol. 3 No. 03 (2025): P@RAD!GMA: Jurnal Kajian Budaya & Media
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum dagang memiliki peranan penting dalam menciptakan tata kelola ekonomi yang tertib, adil, dan berdaya saing. Dalam konteks modern, perkembangan dunia bisnis yang pesat menuntut adanya sistem hukum yang mampu memberikan kepastian, perlindungan, serta keadilan bagi para pelaku usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan hukum dagang dalam membentuk kerangka bisnis yang sehat bagi masyarakat Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan normatif yuridis dengan analisis terhadap peraturan perundang-undangan dan kajian literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum dagang berfungsi sebagai fondasi penting dalam menciptakan lingkungan usaha yang kondusif, mendorong iklim investasi, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap kegiatan ekonomi. Namun, masih terdapat tantangan berupa ketidaksesuaian regulasi, lemahnya penegakan hukum, serta rendahnya literasi hukum di kalangan pelaku usaha kecil dan menengah. Diperlukan pembaruan hukum dagang yang adaptif terhadap perubahan zaman serta peningkatan pemahaman hukum bagi masyarakat agar kerangka bisnis nasional dapat berkembang secara berkelanjutan dan inklusif.
Dari Kelas Konvensional ke Pembelajaran Digital: Penguatan Kapasitas Guru melalui Pemanfaatan Artificial intelligence dalam Pembelajaran Aziz, Chairul Iqbal; Latif, Ikhwan Rahmatika; Fahlevi, Reza; Rizki, Julia; Najamudin; Kurniawan, Putra; Arta, Karuni Humairah; Abrar, Habibul; Haikal, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3447

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan telah menghadirkan peluang baru dalam transformasi sistem pendidikan, termasuk pada jenjang sekolah dasar. Namun, sebagian besar guru masih menghadapi keterbatasan dalam pemahaman dan keterampilan memanfaatkan teknologi ini untuk mendukung proses belajar mengajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas guru dalam menerapkan AI sebagai inovasi pembelajaran yang adaptif dan kontekstual. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 3 Meulaboh dengan menggunakan pendekatan partisipatif melalui serangkaian kegiatan sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, dan diskusi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi digital guru, baik pada aspek pemahaman konsep maupun kemampuan mengoperasikan aplikasi berbasis AI seperti ChatGPT, Canva AI, dan Wordwall dalam pengembangan media pembelajaran. Kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran kolektif untuk membangun jejaring belajar antarguru sebagai upaya berkelanjutan dalam penerapan teknologi digital di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, universitas berperan aktif dalam menjembatani kesenjangan teknologi di dunia pendidikan dasar serta mendukung terwujudnya ekosistem pembelajaran yang inovatif dan inklusif di era digital.