Claim Missing Document
Check
Articles

Manajemen Strategi dalam Meningkatkan Daya Saing di SD Islam Cendikia Faiha Palembang Agustin, Novia; Niswah, Choirun; Ibrahim, Ibrahim
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 4 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i4.3529

Abstract

This study aims to analyze strategic management in improving competitiveness at SD Islam Cendikia Faiha Palembang. The type of qualitative research with a descriptive approach. The informants were 4 people with purposive sampling technique, with data collection methods through interviews, observation and documentation. Data analysis techniques through data collection, presentation and verification and drawing conclusions. Data validity checking techniques through triangulation. The results and discussions state that strategic management in improving competitiveness at SD Islam Cendikia Faiha Palembang has been implemented quite well, namely by procuring facilities, improving student achievement, and carrying out various innovations in learning
The Concept of Nature in Malay Tradition: The Perspective of Islamic Cosmology and Local Wisdom Niswah, Choirun; Khairunnisah, Alya; Ulya, Ratu Triana; Khotimah, Husnul
Afkaruna: International Journal of Islamic Studies (AIJIS) Vol. 3 No. 1 (2025): September
Publisher : Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/aijis.v3i1.2849

Abstract

This study examines the concept of nature within Malay tradition through the lens of Islamic cosmology and local wisdom. The scope of the research focuses on how nature is understood, interpreted, and preserved in Malay culture, which is shaped by Islamic values and indigenous traditions. The objective of this study is to explore the integration between Islamic cosmological perspectives and local wisdom in shaping the Malay worldview toward nature. A descriptive qualitative approach was employed, using literature review methods that draw upon sources related to Islamic cosmology, Malay traditions, as well as ethnographic and cultural documents. The findings reveal that nature in Malay tradition is not merely viewed as a physical entity, but as a sacred part of the spiritual and social order. Nature is regarded as God's creation, deserving of respect and care, as reflected in Islamic values such as tawhid, amanah, and rahmatan lil 'alamin, which are harmoniously integrated with local wisdom expressed through proverbs, natural symbolism, and ecological practices of the Malay community. In conclusion, there exists a synergy between Islamic cosmology and local wisdom that shapes the ecological awareness of the Malay people, offering a holistic and sustainable model of environmental ethics.
Penerapan Metode (TS-TS) untuk Melihat Aktivitas Siswa pada Pembelajaran Matematika Rani; Niswah, Choirun; Agustiani, Riza
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 3 (2017): September
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v6i3.457

Abstract

Aktivitas belajar diartikan sebagai suatu kegiatan yang dilakukan oleh siswa dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Aktivitas siswa sangatlah diperlukan dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat melihat aktivitas belajar siswa pada pembelajaran matematika setelah diterapkan metode Two Stay Two Stray (TS-TS) di SMP Negeri 19 Palembang. Untuk mengetahui tujuan penelitian, maka yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mixed Methods Research. Hasil penelitian ini diambil dari data observasi aktivitas siswa pada setiap pertemuan, wawancara kepada sampel terpilih, dan dokumentasi, kemudian dapat disimpulkan bahwa: setelah diterapkan metode Two Stay Two Stray (TS-TS) dalam pembelajaran matematika di SMP Negeri 19 Palembang, aktivitas belajar siswa termasuk dalam kategori aktif dengan rata-rata 75, dimana 12 orang siswa berada pada kategori sangat aktif, 7 orang siswa berada pada kategori aktif, 8 orang siswa berada pada kategori cukup aktif, 3 orang siswa berada ada kategori kurang aktif, dan 1 orang siswa berada pada kategori sangat kurang aktif. Learning activity is defined as an activity undertaken by students in the implementation of the learning process. Student activity is very necessary in the learning process. The purpose of this study is to observe the student learning activities in the study of mathematics after applied Two Stay Two Stray (TS-TS) method in SMP Negeri 19 Palembang. This research is a Mixed Methods Research. The data of this study is observational data of student activity at each meeting, interview data of the selected sample, and documentation. From the data analysis, it can be concluded that after applied the Two Stay Two Stray (TS-TS) method in mathematics instructions at SMP Negeri 19 Palembang, student learning activities included in the category of active with an average of 75: 12 very active students, 7 active students, 8 sufficient students, 3 less active students, and 1 very less active student.
Pelaksanaan Program Tahfidz Al-Qur’an di SD Islam Cendikia Faiha Palembang Azzahrah, Fatimah; Niswah, Choirun; Maryance, Maryance
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14321

Abstract

Penelitian ini menganalisis Pelaksanaan Program Tahfidz Al-Qur’an di SD Islam Cendikia Faiha Palembang serta faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan informan seperti Kepala Sekolah, Pembina tahfidz, dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan Pelaksanaan Program Tahfidz Al-Qur’an berjalan cukup baik dengan koordinasi, motivasi, komunikasi, dan pengarahan yang baik. Faktor pendukungnya termasuk tersedianya guru qiraah/tahfidz, fasilitas seperti musholla, dan dukungan lingkungan. Faktor penghambatnya termasuk pengaturan waktu antara tahfidz dan sekolah, perbedaan tingkat kecerdasan siswa, dan kurangnya kerja sama dengan orang tua siswa.
Islam dan Teknologi Pelayaran Melayu Perspektif Historis tentang Inovasi dan Tradisi Niswah, Choirun; Selpita, Selpita; Mifahurahmah, Mifahurahmah; Agustina, Imelda; Al Faizi, M.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas pengaruh Islam terhadap perkembangan teknologi pelayaran Melayu dari perspektif historis, dengan fokus pada hubungan antara inovasi teknologi dan tradisi maritim yang berbasis nilai-nilai Islam. Islamisasi kawasan Melayu sejak abad ke-7 tidak hanya membawa perubahan spiritual, tetapi juga memperkenalkan teknologi pelayaran baru, seperti penggunaan kompas, astrolab, dan sistem navigasi berbasis bintang. Melalui pendekatan historis dan analisis artefak, artikel ini juga menunjukkan bagaimana teknologi pelayaran menjadi alat penyebaran Islam dan memperkuat jaringan perdagangan lintas wilayah. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa Islam memberikan kontribusi signifikan terhadap integrasi inovasi teknologi dan tradisi maritim, menciptakan identitas maritim yang khas di Nusantara.
Peran Ulama dalam Pengobatan Melayu: Menghubungkan Spiritualitas dan Medis Niswah, Choirun; Alvin Choirul Wafi; Risma Oktariani; Melsa Laela Atma
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7201

Abstract

Artikel ini menganalisis peran strategis ulama dalam pengobatan Melayu, yang memadukan elemen spiritualitas dan medis untuk menjaga kesehatan masyarakat. Sebagai tokoh sentral dalam budaya Melayu, ulama mengadopsi pendekatan holistik yang mengintegrasikan praktik doa, ruqyah, dan pemanfaatan ramuan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Kajian ini menyoroti bagaimana ulama tidak hanya berfungsi sebagai pemimpin spiritual, tetapi juga sebagai agen kesehatan masyarakat yang berperan dalam menghubungkan tradisi pengobatan spiritual dengan metode medis modern. Dalam konteks budaya Melayu, peran ini menciptakan keseimbangan antara kepercayaan masyarakat terhadap aspek spiritual dan keandalan pengobatan ilmiah. Artikel ini juga membahas kontribusi ulama dalam mempertahankan nilai-nilai budaya lokal sekaligus membuka jalan bagi pengembangan praktik kesehatan berbasis komunitas yang lebih inklusif. Dengan mengedepankan integrasi antara dimensi spiritual dan medis, peran ulama dianggap mampu memperkuat harmoni dan keberlanjutan kesehatan holistik di masyarakat Melayu. Penelitian ini bertujuan memberikan wawasan baru tentang pentingnya pendekatan lintas disiplin dalam memahami praktik pengobatan tradisional yang tetap relevan di era modern.
Development of Orientation for the Implementation of Educational Supervision Setiowati, Lilis; Maulani, Amin; Lestari, Citra; Muhthadi, Muhthadi; Harto, Kasinyo; Niswah, Choirun
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang guru yang menunjukkan tingkat profesionalisme adalah mereka yang mampu merencanakan pembelajaran, mengajar, mengevaluasi pembelajaran, dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualifikasinya. Salah satu metode untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia adalah melalui proses pembelajaran yang terjadi di lingkungan sekolah. Orientasi supervisi adalah konsep kunci dalam memahami cara pengawasan dan bimbingan dilakukan di berbagai konteks pendidikan dan organisasi. Studi ini mengeksplorasi peran dan implikasi orientasi pelaksanaan supervisi dalam meningkatkan efektivitas proses pengawasan dan perkembangan guru dalam suatu lingkungan kerja. Metode penelitian melibatkan tinjauan literatur mendalam serta analisis data dari berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian ini mengidentifikasi berbagai orientasi pelaksanaan supervisi, serta mendalami pengembangan orientasi atau orientasi yang diberikan kepada pelaksana supervisi. Penelitian ini memiliki relevansi yang signifikan dalam konteks saat ini di mana kebutuhan untuk meningkatkan efektivitas supervisi semakin mendesak. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang orientasi pelaksana supervisi, organisasi dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya mereka dan mencapai tujuan mereka secara lebih efisien.
Peran Kepala Sekolah sebagai Leader dalam Mendisiplinkan Guru dan Siswa di SMAN 1 Banyuasin 1 Juliya, Siti; Niswah, Choirun; Kanada, Rabial
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12050

Abstract

Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui peran kepala sekolah sebagai leader dalam mendisiplinkan guru dan siswa, serta faktor pendukung dan penghambat peran kepala sekolah sebagai leader dalam mendisiplinkan guru dan siswa. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini yang menjadi informan penelitian yaitu kepala sekolah, guru dan siswi di SMAN 1 Banyuasin 1. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi sumber triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran kepala sekolah sebagai leader dalam mendisiplinkan guru dan siswa di SMAN 1 Banyuasin 1 sudah berjalan dengan baik. Hasil penelitian ini dapat dilihat dengan peran kepala sekolah sebagai leader dalam menggerakkan warga sekolah, membimbing warga sekolah, memberi dorongan kepada warga sekolah, membina warga sekolah dan melindungi warga sekolah. Adapun faktor pendukungnya ialah yang pertama adalah pembinaan kedisiplinan tenaga kependidikan, pemberian motivasi, penghargaan. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu yang pertama kurangnya dana pendidikan, karena biaya dalam pelaksanaan pendidikan juga sangat dibutuhkan yang kedua kurangnya daya inovasi, yang ketiga ketidak pedulian terhadap berbagai perkembangan, dan yang terakhir kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung.
Reconstruction of the Prophet's Maulid Tradition in the Palembang Malay Community Niswah, Choirun; Izomiddin, Izomiddin; Azwar, Alfi Julizun; Bety, Bety; Choiriyah, Choiriyah
Dialogia Vol. 21 No. 2 (2023): DIALOGIA : JURNAL STUDI ISLAM DAN SOSIAL
Publisher : Ushuluddin, Adab, and Dakwah Faculty of State Islamic University Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/dialogia.v21i2.6047

Abstract

This research aims to discover the dynamics of the Maulid Nabi tradition, reconstruction, and analysis of the phenomenology of the reconstruction of the Maulid Nabi tradition in Palembang Malay Society. This study uses a reformistic typology (renewal) with a phenomenologically reconstructive approach assisted by anthropology and history””data collection by in-depth interviews and observation. The results of the study show that there are five variants in the implementation of the Maulid Nabi tradition. First, the annual tradition of not reading the Mawlid book. Second, the annual tradition of reading the Maulid book. Third, Maulid Arbain and Isyrin. Fourth, Mawlid Twelve Nights of Mawlid. Fifth, as a weekly wirid. Even though it is done differently, the substance shows love for the Prophet Muhammad. Reconstruction was carried out in the five variants. The Maulid Nabi tradition is an established tradition carried out from generation to generation while maintaining character and characteristics in terms of objectives, intentions or motivations, values, theological foundations, the position of the Prophet as uswatun hasanah, recitation of blessings and mahal al-qiyām. Reconstruction of the Maulid Nabi tradition in the Palembang Malay community carries a theological meaning. The Palembang Malay community must be reintroduced to sunnatullah theology. Second, social, which includes aspects of togetherness. Third, psychology is evident at the time of expensive al-qiyām. The congregation must understand the meaning in aspects related to the Mawlid tradition rationally, not only in the physical meaning.
Pelaksanaan Pemeliharaan Laboratorium Komputer SMAN 21 Palembang Wijaya, Kesuma; Niswah, Choirun; Rohman, Asep
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 3 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i3.825

Abstract

This study aims to understand the maintenance of computer facilities in the computer laboratory at SMAN 21 Palembang and identify the factors influencing computer facility maintenance in the laboratory. Employing a qualitative approach, data collection methods include observation, interviews, and documentation, with data analysis through reduction, presentation, and verification. Data authenticity is ensured through credibility, transferability, auditability, confirmability, and methodological and source triangulation. Findings reveal suboptimal computer facility maintenance at SMAN 21 Palembang due to lack of awareness among teachers and students and supportive factors like facilities and laboratory space. School administrators can enhance understanding and motivation through maintenance programs. Although implementation techniques involving teachers are adequate, insufficient human resources and equipment hinder progress. Facility inventory by laboratory staff is crucial for monitoring maintenance. Improvement measures are necessary for ensuring effective computer facility maintenance at SMAN 21 Palembang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pemeliharaan sarana pemeliharaan sarana komputer pada laboratorium komputer di SMAN 21 Palembang dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemeliharaan sarana komputer pada laboratorium komputer di SMAN 21 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendeskripsikan pemeliharaan sarana komputer di SMAN 21 Palembang, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan langkah-langkah seperti kredibilitas, transferabilitas, auditabilitas, konfirmabilitas, dan triangulasi metode dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan pemeliharaan sarana komputer di Laboratorium Komputer SMAN 21 Palembang masih kurang optimal. Kurangnya kesadaran guru dan siswa serta faktor pendukung seperti fasilitas dan ruang laboratorium memengaruhi hal ini. Kepala sekolah dapat meningkatkan pemahaman dan semangat kerja melalui program pemeliharaan. Meskipun teknik pelaksanaan cukup baik dengan melibatkan guru, kurangnya SDM dan peralatan yang tidak memadai menjadi faktor penghambat. Pendataan fasilitas oleh staf laboratorium penting untuk memantau pemeliharaan. Langkah-langkah perbaikan perlu diambil untuk memastikan pemeliharaan sarana komputer yang lebih efektif di SMAN 21 Palembang.
Co-Authors Adinda, Diah Adison, Fahima Ad Dini Agustin, Novia agustina, imelda Aisyah, Muthia Aisyi, Rihadatul Akbar, Baez Kholil Akbar, Danesh Haytam Al Faizi, M. Alfi Julizun Azwar, Alfi Julizun Alvin Choirul Wafi Amallia, Nuria Amelia, Nurhayati Amin Maulani Amirullah, Erwindo Ananda, Sakina Andika, Kelfin Arsa Andini, Try Anggraina, Rina Arina Hidayati ARIS EFENDI Asep Rohman Astri Astri, Astri Astuti, Serli Widia Azizah, Dina Nur Azizah, Zianul Ulya Al Bety Bety Chatarina Umbul Wahyuni Choiriyah Choiriyah Citra Lestari Dani, Ahmmad Divy, Ellen Okta Dwi Safitri, Dwi Dwita, Pelangi Maulidia Dwiyana, Annisa Egito, Lefil Erwin Erwin Fadillah, Alya Rasiqha Farah, Nailah Fatimah Azzahrah Fatmawaty Fatmawaty, Fatmawaty febriyanti febriyanti Fitri, Anisa Ghifari, Muhammad Rafi Al Hasanah, Laila Rahmi Hepriyanti, Lisa Husna, Hafisa Tifathul Ibrahim Ibrahim Izomiddin Izomiddin, Izomiddin Juliya, Siti Kasinyo Harto Khairunnisa, Aisyah Khairunnisah, Alya Khoirun Nisa Kholili, Moh Aufa Maharani, Fitria Maharani, Juwita Mareta, Ega Maryance, Maryance Meilani, Sinta Melsa Laela Atma Mifahurahmah, Mifahurahmah Muhammad Sholihin Muhthadi, Muhthadi Najwa, Aminah Ningrum, Diah Ayu Nisa, Nurul Hidayahtun Nisyah, Athira Khoirun Nuraini, Masayu Oktarina, Wulan Pebriyanti, Dina Pratama, Cahyadi Pratiwi, Adelia Puji Rahayu, Tria Puspa, Hayatul Putra, Aldo Putri Novita Sari Putri, Ismarani Junia Putri, Yesika Dwi Rabial Kanada, Rabial Rahma Rahma Rahmadani, Angel Ramlah, Putri Maharany Rani RANI RANI, RANI RESTI UTAMI Rifany, Ika Nurfajriah Rigi, Annisa Kiara Risma Oktariani Riza Agustiani, Riza Rizki Rizki Rosnadear, Peni Safira, Imelda Saipul Annur Salpiana, Ika Salsyabila, Nandini Ayu Saputra, Ardi Tiar Saputrie, Nike Awalliyah Sari, Ika Mulia Sari, Wiwik Novita Selpita, Selpita Setiowati, Lilis Solekha, Maya Nur Solly Aryza Sopiyah, Maria Syabrina, Dea Syafitri, Dian Syafitri, Syahra Ulya, Ratu Triana Wati, Indah Pajar Wijaya, Kesuma Wulandari, Yus Yunita Wulandari Zakira, Desti Flauren Zasvenda, M Yazid Zulkipli Zulkipli