Claim Missing Document
Check
Articles

Pelaksanaan Program Kelas Maya Berbasis Learning Management System di SMA Negeri 18 Palembang Agustina, Imelda; Niswah, Choirun; Rohman, Asep
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3994

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan SMA Negeri 18 Palembang sebagai sekolah penggerak untuk mengoptimalkan transformasi digital melalui pelaksanaan program kelas maya berbasis Learning Management System (LMS). Program ini menjadi solusi strategis atas keterbatasan ruang belajar pasca lonjakan peserta didik pada PPDB 2023, sekaligus mendorong inovasi pembelajaran yang lebih fleksibel dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif pelaksanaan program kelas maya, mengidentifikasi kendala yang muncul dalam implementasinya, serta menganalisis solusi yang diterapkan sekolah guna meningkatkan efektivitas pembelajaran digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program kelas maya telah berjalan optimal melalui pengelolaan lima aspek utama: manajemen pengguna, manajemen konten pembelajaran, komunikasi dan kolaborasi, penilaian, serta pelacakan dan pelaporan. Guru dan siswa mampu memanfaatkan fitur LMS secara aktif, didukung pelatihan teknis dan pedoman konten yang terstandar. Meskipun demikian, ditemukan kendala berupa keterbatasan SDM dalam penyusunan laporan berkala, kendala teknis jaringan, serta variasi kemampuan digital pengguna. Kendala tersebut berhasil diatasi melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan infrastruktur internet, serta pendampingan intensif bagi guru. Secara keseluruhan, implementasi program kelas maya berbasis LMS di SMA Negeri 18 Palembang terbukti efektif mendukung mutu pembelajaran digital melalui integrasi teknologi, manajemen sekolah yang adaptif, serta peningkatan kapasitas guru dalam pengelolaan pembelajaran daring.
Relevansi Pendidikan Islam Berbasis Melayu di Era Media Sosial: Integrasi Adab dan Teknologi : Penelitian Putri, Ismarani Junia; Annur, Saipul; Niswah, Choirun
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4242

Abstract

Malay Islamic education has a long-standing tradition in shaping character, morality, and cultural identity through the cultivation of adab, courtesy, and respect for teachers. However, the development of social media presents new challenges, including the degradation of communication ethics, uncontrolled information flow, and the weakening of scholarly authority. This study aims to analyze the relevance of Malay-based Islamic education in the digital era and to explore how the integration of adab and technology can be applied in modern educational practices. Using a qualitative method through library research, this study examines classical and contemporary literature related to Malay Islamic education, adab, digital culture, and technological literacy. The findings indicate that the value of adab plays a strategic role as a moral, social, and epistemological filter in the use of technology among younger generations. The integration of ta’dib, ethical digital literacy, and the habituation of polite communication are key to preserving the dignity of Malay culture in digital spaces. This article concludes that the success of Malay Islamic education in the social media era depends largely on the ability of educational institutions, teachers, and families to harmoniously combine traditional values with technological competence, thereby producing a generation that is digitally skilled and morally grounded.
Tradisi Intelektual Melayu: Kajian atas Peran Bahasa Melayu dalam Transmisi Ilmu Pengetahuan Asliha, Nur; Niswah, Choirun; Juni, Juni; Rosalia, Rosalia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.917

Abstract

Penelitian ini membahas peranan bahasa Melayu dalam mempertahankan dan mengembangkan tradisi intelektual di dunia Melayu. Sebagai bahasa ilmu dan medium transmisi pengetahuan, bahasa Melayu telah berfungsi bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai instrumen epistemik yang membentuk corak pemikiran, falsafah, dan sistem nilai masyarakat Melayu sejak zaman klasik hingga kini. Melalui pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur, penelitian ini menelusuri peranan bahasa Melayu dalam penyebaran ilmu keagamaan, pendidikan, dan budaya, serta meninjau tantangan kontemporer yang dihadapi akibat dominasi bahasa asing dalam dunia akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahasa Melayu memiliki potensi kuat untuk terus menjadi bahasa ilmu, asalkan diiringi dengan pengayaan istilah ilmiah, penguatan kebijakan bahasa, dan peningkatan penggunaan bahasa Melayu dalam penerbitan akademik. Penelitian ini menegaskan pentingnya revitalisasi fungsi bahasa Melayu sebagai bahasa ilmu demi kelestarian identitas dan warisan intelektual dunia Melayu
Ornamen Dalam Arsitektur Melayu: Makna Simbolis Dan Fungsi Sosial-Budaya (Kasus Masjid Agung Palembang) Nurhidayah, Laura Septa; Niswah, Choirun; Ventia, Ela Marsya; Agustian, Kiki
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.926

Abstract

Penelitian ini membahas makna simbolis serta fungsi sosial-budaya ornamen dalam arsitektur Melayu-Islam pada Masjid Agung Palembang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan tujuan memahami bagaimana elemen ornamen berperan sebagai media representasi nilai keislaman, keharmonisan manusia dengan alam, serta identitas budaya masyarakat Melayu. Data penelitian diperoleh melalui studi pustaka, observasi lapangan, dokumentasi visual ornamen, dan wawancara dengan pengurus masjid serta budayawan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ornamen pada Masjid Agung Palembang tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis, tetapi juga sebagai sarana komunikasi simbolik yang menyampaikan nilai ketauhidan, keteraturan kosmos, dan kearifan lokal. Motif flora, kaligrafi Arab, pola geometris, serta ukiran tradisional Melayu mencerminkan integrasi antara ajaran Islam dan tradisi budaya setempat. Selain itu, ornamen berperan dalam memperkuat identitas masyarakat Melayu-Islam serta menjadi media dakwah dan pendidikan nilai-nilai religius bagi jamaah. Penelitian ini menegaskan bahwa pelestarian ornamen tradisional masjid penting dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga warisan arsitektur Islam Nusantara dalam menghadapi tantangan modernisasi.
Islam dalam DNA Melayu: Bagaimana Islam Secara Fundamental Membentuk Dunia Melayu Bayhaqi, Muhammad Reyvalza; Niswah, Choirun; Andesta, Reza; Marshanda, Marshanda
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran mendasar Islam dalam membentuk identitas dan peradaban dunia Melayu secara historis dan kultural. Kegiatan dilakukan melalui studi kualitatif dengan pendekatan historis dan etnografis terhadap berbagai artefak budaya, manuskrip, dan tradisi lisan yang berkembang di kawasan Melayu. Teknik analisis menggunakan deskriptif interpretatif guna memahami integrasi ajaran Islam dalam struktur sosial, adat, bahasa, dan hukum masyarakat Melayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam tidak hanya menjadi agama semata, tetapi juga menjadi kerangka nilai yang menyusun pola pikir, tatanan pemerintahan, serta ekspresi seni dan budaya masyarakat Melayu
Modernisasi dan Kelestarian Pengobatan Melayu Tantangan dan Peluang di Era Kesehatan Global Wati, Maida Rahma; Niswah, Choirun; Agustina, Dian; Nurhasanah, Adinda
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas keterkaitan antara proses modernisasi dan upaya pelestarian pengobatan tradisional Melayu dalam konteks dinamika kesehatan global. Berakar dari ajaran Islam dan kearifan lokal, pengobatan Melayu merupakan tradisi penyembuhan holistik yang menggabungkan aspek fisik, mental, dan spiritual secara seimbang. Perkembangan sistem medis modern, rasionalitas ilmiah, serta arus globalisasi membawa tantangan tersendiri terhadap kelangsungan dan keaslian tradisi ini. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif serta analisis pustaka, penelitian ini menelusuri strategi yang dapat diterapkan untuk menjaga keberlanjutan pengobatan Melayu di tengah arus modernisasi. Penelitian menegaskan pentingnya integrasi antara pengetahuan tradisional dengan pembuktian ilmiah, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan sistem pendidikan. Di samping itu, ulama dipandang memiliki peran strategis sebagai penjaga nilai-nilai spiritual dan penghubung antara budaya Melayu, ajaran Islam, serta ilmu kedokteran modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengobatan tradisional Melayu, apabila dimodernisasi tanpa mengabaikan nilai-nilai Islam yang mendasarinya, memiliki potensi besar untuk berkontribusi terhadap sistem kesehatan global melalui pendekatan yang holistik, etis dan berakar pada budaya.
Teori Gujarat, Persia, Dan Arab Dialektika Historiografi Awal Islamisasi Nusantara Sari, Rini Meyta; Ariani, Wilsi; Apriana, Rika; Zalyanti, Dania; Niswah, Choirun
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam proses masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara melalui tiga teori utama, yaitu teori Gujarat, teori Persia, dan teori Arab. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka yang menelaah sumber primer dan sekunder berupa catatan sejarah, artefak, serta tradisi lisan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan komparatif untuk menelaah perbedaan dasar historiografi dari masing-masing teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses Islamisasi Nusantara berlangsung secara bertahap dan multisentris, merupakan hasil interaksi dinamis antara faktor perdagangan, dakwah, budaya, dan sosial masyarakat setempat
Syair Siti Zubaidah: Epos Perlawanan Perempuan dalam Sastra Melayu Islam Kholifah, Kholifah; Niswah, Choirun; Mafiroh, Ana
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.957

Abstract

Syair Siti Zubaidah merupakan karya sastra Melayu Islam yang memuat narasi perlawanan perempuan dalam konteks sosial dan budaya patriarki. Tokoh utamanya, Siti Zubaidah, digambarkan sebagai perempuan pemberani yang rela menyamar menjadi pria untuk memimpin pasukan dan menyelamatkan suaminya yang tertawan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif untuk mengkaji unsur intrinsik syair serta karakter tokoh utama yang menonjolkan kesetiaan, kesabaran, dan pengorbanan tinggi. Syair ini tidak hanya menggambarkan perjuangan heroik perempuan, tetapi juga berperan sebagai media kritik sosial dan pendidikan moral yang mengangkat nilai keberanian, kesetiaan, dan keimanan. Kontribusinya penting dalam kajian sastra Melayu Islam dengan perspektif gender, menunjukkan peran perempuan sebagai agen perubahan sosial dan pemberdayaan dalam tradisi Melayu Islam. Tema emansipasi dan narasi perjuangan wanita dalam syair ini memperkaya khazanah sastra dengan memperteguh integrasi nilai agama dan budaya lokal Melayu.
PROTO MELAYU DAN DEUTERO MELAYU : DIALEKTIKA MIGRASI DAN PEMBENTUKAN IDENTITAS DI NUSANTARA Fracitilia Sudiar, Yuanda; Niswah, Choirun; Sherly, Ghea Audysa; Ardinata, Prima Sena
Jurnal Multidisipliner Bharasumba Vol 5 No 01 (2026): BHARASUMBA: Jurnal Multidisipliner
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/bharasumba.v5i01.1947

Abstract

This article discusses the dialectic of the Malay Proto and Deutero migration as well as the formation of the identity of the Malay community in the archipelago. The background of the research is based on the importance of understanding the process of migration and cultural acculturation that shapes the social structure, language, art, and beliefs in the Indonesian archipelago. The research method used is a literature study with a descriptive qualitative approach, analyzing the sources of books, journals, and scientific publications related to anthropology, archaeology, linguistics, and the history of human migration. The results of the study show that the Malay Proto laid the foundations of an early culture with simple agrarian patterns and a family-based kinship system, while the Malay Deutero brought metal technology, maritime practices, and a wider trade network. The interaction of the two groups results in complex socio-cultural integration, language acculturation, and the formation of adaptive and plural community identities. In conclusion, Malay identity in the archipelago is the result of a synthesis of migration, interaction, and cultural acculturation that continues to develop into the modern context
Co-Authors Adinda, Diah Adison, Fahima Ad Dini Agustian, Kiki Agustin, Novia agustina, imelda Aisyah, Muthia Aisyi, Rihadatul Akbar, Baez Kholil Akbar, Danesh Haytam Al Faizi, M. Alfi Julizun Azwar, Alfi Julizun Alvin Choirul Wafi Amallia, Nuria Amelia, Nurhayati Amin Maulani Amirullah, Erwindo Ananda, Sakina Andika, Kelfin Arsa Andini, Try Anggraina, Rina Apriana, Rika Ardinata, Prima Sena Ariani, Wilsi Arina Hidayati ARIS EFENDI Asep Rohman Asliha, Nur Astri Astri, Astri Astuti, Serli Widia Azizah, Dina Nur Azizah, Zianul Ulya Al Bayhaqi, Muhammad Reyvalza Bety Bety Chatarina Umbul Wahyuni Choiriyah Choiriyah Citra Lestari Dani, Ahmmad Dian Agustina Divy, Ellen Okta Dwi Safitri, Dwi Dwita, Pelangi Maulidia Dwiyana, Annisa Egito, Lefil Erwin Erwin Fadillah, Alya Rasiqha Farah, Nailah Fatimah Azzahrah Fatmawaty Fatmawaty, Fatmawaty febriyanti febriyanti Fitri, Anisa Fracitilia Sudiar, Yuanda Ghifari, Muhammad Rafi Al Hasanah, Laila Rahmi Hepriyanti, Lisa Husna, Hafisa Tifathul Ibrahim Ibrahim Izomiddin Izomiddin, Izomiddin Juliya, Siti Juni, Juni Kasinyo Harto Khairunnisa, Aisyah Khairunnisah, Alya Khoirun Nisa Kholifah Kholifah Kholili, Moh Aufa Mafiroh, Ana Maharani, Fitria Maharani, Juwita Mareta, Ega Marshanda, Marshanda Maryance, Maryance Meilani, Sinta Melsa Laela Atma Mifahurahmah, Mifahurahmah Muhammad Sholihin Muhthadi, Muhthadi Najwa, Aminah Ningrum, Diah Ayu Nisa, Nurul Hidayahtun Nisyah, Athira Khoirun Nuraini, Masayu Nurhasanah, Adinda Nurhidayah, Laura Septa Oktarina, Wulan Pebriyanti, Dina Pratama, Cahyadi Pratiwi, Adelia Puji Rahayu, Tria Puspa, Hayatul Putra, Aldo Putri Novita Sari Putri, Ismarani Junia Putri, Yesika Dwi Rabial Kanada, Rabial Rahma Rahma Rahmadani, Angel Ramlah, Putri Maharany Rani RANI RANI, RANI RESTI UTAMI Reza Andesta Rifany, Ika Nurfajriah Rigi, Annisa Kiara Risma Oktariani Riza Agustiani, Riza Rizki Rizki rosalia rosalia Rosnadear, Peni Safira, Imelda Saipul Annur Salpiana, Ika Salsyabila, Nandini Ayu Saputra, Ardi Tiar Saputrie, Nike Awalliyah Sari, Ika Mulia Sari, Rini Meyta Sari, Wiwik Novita Selpita, Selpita Setiowati, Lilis Sherly, Ghea Audysa Solekha, Maya Nur Solly Aryza Sopiyah, Maria Syabrina, Dea Syafitri, Dian Syafitri, Syahra Ulya, Ratu Triana Ventia, Ela Marsya Wati, Indah Pajar Wati, Maida Rahma Wijaya, Kesuma Wulandari, Yus Yunita Wulandari Zakira, Desti Flauren Zalyanti, Dania Zasvenda, M Yazid Zulkipli Zulkipli