Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Kepemimpinan Pedagogi yang Berfokus Pada Keterampilan Kritikal dan Kreativitas Siswa di Abad 21 Pada SMPN 20 Bengkulu Tengah Puspita Sari, Heni; Fibriyanti, Depi; Juniarti , Wili; Hidayat, Tomi; Asmara, Adi
Jurnal Semarak Mengabdi Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsm.v4i2.235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana implementasi kepemimpinan pedagogis di SMPN 20 Bengkulu Tengah diarahkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa, sejalan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan data diperoleh melalui wawancara intensif, pengamatan langsung, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, tenaga pendidik, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan pedagogis menekankan pentingnya kolaborasi antar guru, penerapan Pendekatan pembelajaran yang berfokus pada tugas proyek dan pemanfaatan perangkat digital dalam mendukung kegiatan belajar-mengajar. Kepala sekolah berperan aktif dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru serta membangun budaya inovatif yang mendorong penguatan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Disimpulkan bahwa efektivitas kepemimpinan pedagogis dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan visi pendidikan abad ke-21 yang melibatkan seluruh elemen sekolah secara aktif.
Penerapan Metode Bercerita Dengan Media Konkreat Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak Usia Dini Azizah, Azizah; Dewi, Harmala; Sulistiani, Tini; Asmara, Adi; Hidayat, Tomi
Jurnal Semarak Mengabdi Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsm.v4i2.241

Abstract

This research aims to increase the student‘s speaking ability who learn at the preschool by using Telling Story with Concrete Media, in this case the author choose “Pineapple”. The authors believe by using concrete media the student’s speaking ability will improve. The subject of this research is the children are fifth until to sixth years, they are one class, it is class B. The school named TK Negeri Pembina Argamakmur. The data collect by documentation, interview and observation. The author use descriptive qualitative as the methodology and analyze data. This research consists of two cycles. At first cycle the author get fact that the student’s speaking ability is lacking, it is prove by the Interview. The student can not explain with detail what are information regarding “Pineapple”. They just give one word; it is prove by the trancript (result of interview (Figure 1)). After got the data the author gives the class treatment. It is Story Telling by using Concrete Media. The teacher entering “Pineapple” in the classroom and ask student to touch and eat”Pineapple”, after that the teacher explain detail information regarding “Pineapple”. After that entering Second Cycle in this stage the author gives Posttest, it is interview, the results show that the student’s speaking ability has improved than before. The students usemore than three sentence consist of more than three words in one sentence. It is proved by transcript (resul of interview (figure 2)). This is as the proven that “Media Concrete” in this research is Pineapple is the suitable technique to increase the student’s speaking ability.  
Analisis Efektivitas Pendekatan Project-Based Learning dalam Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas VII Pada Pembelajaran Seni dan Prakarya Endrasari, Yanti; Br Manurung, Nuraidah; Christiana, Nuning; Asmara, Adi; Hidayat, Tomi
Jurnal Semarak Mengabdi Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsm.v4i2.242

Abstract

Pendekatan yang mengutamakan partisipasi aktif siswa melalui aktivitas pembelajaran yang bersifat kontekstual, menantang, serta bermakna, guru dapat menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning/PjBL). Kreativitas merupakan salah satu kompetensi utama yang perlu dikembangkan sejak awal guna mendukung kemampuan abad ke-21 lebih-lebih pada mata Pelajaran Seni dan Prakarya. Studi ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana model PjBL dapat berkontribusi terhadap pengembangan kreativitas peserta didik kelas VII dalam pelajaran Seni dan Prakarya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest pada satu kelompok, tanpa membandingkannya dengan kelompok lain, dengan melibatkan 30 siswa kelas VII sebagai responden. Untuk memperoleh data, peneliti menggunakan instrumen tes kreativitas yang diberikan baik sebelum maupun setelah proses pembelajaran berbasis proyek berlangsung. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam skor kreativitas siswa setelah mengikuti pembelajaran berbasis proyek, jika dibandingkan dengan pendekatan pembelajaran tradisional.. Model ini terbukti mampu memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan ide-ide, berinovasi, serta menggabungkan berbagai keterampilan melalui kegiatan kolaboratif dan reflektif. Oleh karena itu, PjBL dapat dipertimbangkan sebagai pendekatan pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam menumbuhkan kreativitas siswa pada mata pelajaran Seni dan Prakarya di jenjang SMP.  
PERAN MAHASISWA KAMPUS MENGAJAR DALAM MENINGKATKAN LITERASI DAN MOTIVASI DI SDN 101 BENGKULU UTARA Astuti, Hilda Rahmah Rahayu; Lubis , Elfahmi; Yudha, Romadhona Kusuma; Hidayat, Tomi
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i3.1103

Abstract

Program kampus mengajar merupakan salah satu program pemerintah untuk mewujudkan kegiatan MBKM (Merdeka Belajar). Program ini diperuntukan mahasiswa dari seluruh program studi di perguruan tinggi untuk berkontribusi dalam memajukan pendidikan dasar terutama di daerah 3T. Adapun kegiatan kampus mengajar ini meliputi: kegiatan literasi dan numerasi, adaptasi teknologi dan administrasi sekolah. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah melihat perkembangan keterampilan literasi numerasi siswa sekolah dasar di Kabupaten Bengkulu Utara yang terdapat hambatan dan tantangan tersendiri dalam proses meningkatkan keterampilan literasi dan numerasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan peneliti bertindak sebagai observer. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa sangat tertarik dengan pembelajaran yang menggunakan media pembelajaran dan metode pembelajaran yang dilakukan secara berkelompok membuat pembelajaran sangat efektif sehingga perkembangan keterampilan dan numerasi terdapat peningkatan pada kelompok siswa belum fasih membaca dan semakin baik pada kelompok siswa yang sudah fasih membaca.
Analisis Perbandingan Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Ubi Jalar antara Pola Kemitraan dengan Pola Usahatani Mandiri Hidayat, Tomi; Hudaya, Andung Rokhmat; Wahana, Siti
Paradigma Agribisnis Vol 5 No 2 (2023): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v5i2.7627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pendapatan dan kelayakan usahatani ubi jalar antara pola kemitraan dengan pola mandiri. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bandorasa Wetan yang mana merupakan wilayah tempat berdirinya Perusahaan Agribisnis PT Galih Estetika yang mengolah ubi jalar. Penelitian dilakukan selama dua bulan sejak November hingga Desember 2021. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Pengambilan sampel sebanyak 25 petani ubi jalar pada masa tanam 2021 dengan rincian petani mitra sebanyak 10 petani dan petani mandiri sebanyak 15 petani. Sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data primer diperoleh melalui wawancara dan hasil kuesioner dan data sekunder diperoleh dari instansi yang terkait dengan penelitian ini. Untuk mengetahui perbandingan maka digunakan alat analisis SPSS dengan uji beda rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kemitraan yang terjalin antara petani ubi jalar dengan PT Galih Estetika mencakup pendampingan dan pengawasan pada teknis budidaya ubi jalar, pengolahan hasil, bagi hasil dan penentuan harga dengan tambahan pola kemitraan pada petani mitra berupa pemberian modal berupa bibit dan sarana produksi. Terdapat perbedaan biaya, pendapatan dan kelayakan usahatani petani mitra dengan petani mandiri dengan biaya produksi yang dikeluarkan oleh petani mitra per ha adalah Rp 20,173,188 sedangkan biaya produksi yang dikeluarkan oleh petani mandiri per ha adalah Rp 20,427,982 dan diketahui pendapatan petani mitra adalah Rp 12,863,345 sedangkan pendapatan petani mandiri adalah Rp 14,211,028. Nilai R/C ratio untuk petani mitra dan petani mandiri  > 1, dan nila B/C ratio untuk petani mitra dan petani mandiri > 0. Sehingga pola kemitraan usahatani ubi jalar petani mitra dan petani mandiri dengan perusahaan memperoleh keuntungan dan layak untuk diusahakan. Kata Kunci: Pola Kemitraan, Biaya, Pendapatan, Kelayakan, Usahatani Ubi Jalar.
LOKAKARYA PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU IPA MELALUI PENGUATAN KONTEN DAN PRODUK KARYA ILMIAH Hidayat, Tomi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan sebuah wadah persatuan guru IPA yang berfungsi sebagai sarana diskusi untuk musyawarah hal-hal yang terkait dengan masalah yang ada pada IPA itu sendiri. Masalah yang dihadapi MGMP itu sendiri terkait dengan kualitas dari guru IPA Sekolah Menengah Petama dan Atas (SMP dan SMA) khususnya di Kabupaten Ciamis Jawa Barat yang terkait dengan penguasaan konten IPA yang masih sangat lemah. Program kegiaatan ini dilakukan atas beberapa tahapan yaitu (1) Penyampaian materi lokakarya dan pendampingan. Melakukan pelatihan dan pendampingan pada guru-guru IPA Kabupaten Ciamis dengan cara: a) Sosialisasi ke Sekolah-sekolah untuk menjelaskan akan diadakan lokakarya; b) Lokakarya implementasi silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran IPA; c) Pelaksanaan Lokakarya guru IPA di STAI Al-Ma’arif Kabupaten Ciamis Jawa Barat; d) Pelaksanaan penulisan artikel produk karya ilmiah. (2) Simulasi dan Evaluasi, setelah memperoleh pengetahuan dan wawasan tentang penguatan konten IPA dan penulisan artikel ilmiah maka diadakan simulasi penerapan pengajaran konten IPA dan membuat produk karya ilmiah berupa artikel. Evaluasi atas capaian lokakarya yang telah dilaksanakan terhadap guru-guru IPA yang menerapkan penguasan konten IPA dan membuat produk karya ilmiah adalah telah di publikasi artikel ilmiah di Jurnal Scopus, yaitu Journal of Physics Conferences Series. Hasil kegiatan ini yaitu: (1) Peserta memahami strategi penguasaan konten IPA; (2) Peserta memahami proses pembuatan silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran IPA; (3) Peserta memamahami pembuatan artikel ilmiah yang baik. (4) Peserta mengikuti seminar International Conference on Mathematic and Science Education di Bandung pada bulan Mei 2018 dan mensubmit artikel karya ilmiahnya di Journal  of Physics Conferences Series; (5) Beberapa artikel publish di jurnal Journal of Physics Conferences Series. Kata Kunci : Profesionalisme, Konten, IPA, Karya Ilmiah
ASESMENT UJIAN COMPRE LIVE IN SEKOLAH ALAM MAHIRA BENGKULU Hidayat, Tomi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam artikel ini adalah adanya siswa yang masih pasif dalam proses pembelajaran, kurangnya komunikasi antar siswa dengan siswa, siswa dengan guru, dan siswa dengan masyarakat lingkungan tempat tinggalnya. Metode pemecahannya diberikan sebuah kegiatan berupa Live In yang diterapkan pada siswa SMA Alam Mahira Bengkulu. Hasil dari kegiatan Live In ini dilakukan penilaian terhadap siswa yang telah melaksanakan kegiatan Live In tersebut. Hasil penilaian dikategorikan baik. Kesimpulan kegiatan assessment ujian compre live in berupa Secara umum, tujuan dari kegiatan ujian compre live in di SMA Alam Mahira Kota Bengkulu tercapai dengan baik. Hal ini dapat diamati adanya presentasi siswa dalam melaporkan hasil kegiatan live in sudah dipaparkan dengan lancar sesuai aktivitas real live in atau dengan kata lain tidak mengada-ada, selain itu siswa menunjukkan kemampuan dan keterampilan yang baik dalam presentasi, sehingga diharapkan dapat menerapkan kemandirian, sosial, kreatif, inovatif selama kegiatan live in dalam kehidupan sehari-hari ditengah kehidupan masyarakat.Kata Kunci: Live in, SMA Alam Mahira Bengkulu, Siswa.
CRITICAL THINKING AND MATHEMATICAL PROBLEM-SOLVING SKILLS USING PROBLEM-BASED AND PROJECT-BASED LEARNING MODELS AMONG EIGHTH-GRADE STUDENTS AT SMP NEGERI 20 REJANG LEBONG Warniati, Warniati; Risnanosanti, Risnanosanti; Hidayat, Tomi
Journal of Research in Social Science and Humanities Vol 6, No 1 (2026): March 2026
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jrssh.v6i1.559

Abstract

This study aims to analyze the differences and effects of problem-based learning, project-based learning, and direct instruction models on students’ critical thinking and mathematical problem-solving abilities. The research employed a quasi-experimental design with a pretest–posttest control group design. The population of the study consisted of all eighth-grade students of SMP Negeri 20 Rejang Lebong in the 2025/2026 academic year, totaling 83 students, and all were used as the sample through a total sampling technique. The research instruments were essay tests measuring critical thinking skills and mathematical problem-solving abilities, which had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted through normality tests, homogeneity tests, and one-way ANOVA with a significance level of 0.05. The results showed that the average posttest score of critical thinking ability in the project-based learning class (86) was higher than that in the problem-based learning class (83) and the direct instruction class (76). In terms of problem-solving ability, the highest average score was obtained by the problem-based learning class (87), followed by the project-based learning class (86) and the direct instruction class (81). The ANOVA test results indicated a significance value of 0.05, demonstrating that there are significant differences and effects among the three learning models on both abilities. It can be concluded that problem-based learning and project-based learning models are more effective than direct instruction in improving students’ critical thinking and mathematical problem-solving abilities
Development of LKPD Based on Contextual Teaching Learning (CTL) on Ecosystem Material to Train Learning Independence Yulianti, Mika; Nopriyeni, Nopriyeni; Hidayat, Tomi
Biotik Vol 14 No 1 (2026): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v14i1.34343

Abstract

The aim of this research is to develop contextual teaching materials to increase students' learning independence and optimize the connection between learning materials and real-life contexts. This study uses a research and development method with the ADDIE model which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects consisted of fifth-grade students in the limited and extensive testing stages. Data collection techniques included expert validation sheets, teacher and student response questionnaires, and learning independence observation sheets. Data were analyzed descriptively quantitatively and qualitatively. The results showed that the developed CTL-based LKPD met the criteria of very valid with a validation percentage of media experts of 94% and material experts of 92%. The practicality level in the limited test obtained a percentage of 93%, while in the extensive test it reached an average of 94.5% with a very practical category. The effectiveness of the LKPD is shown by the results of observations of the extensive trial which are in the independent category, with an average score of 15 (Class A) and 14 (Class B), with no students in the less independent category. Based on these results, it can be concluded that the CTL-based LKPD on the ecosystem material developed is declared valid, very practical, and effective in training students' learning independence, so it is suitable for use as teaching materials in science learning in elementary schools. Keyword: Contextual Teaching and Learning; ecosystem; independent learning;  research; Student worksheet.
Efektivitas Model Discovery Learning  dan Model Simulasi terhadap Kemampuan Analisis Matematis Siswa Kelas X Widiastuti, Eni; Hidayat, Tomi; Ramadianti, Winda
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 9 No. 2 (2026): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/h65kt996

Abstract

This study aims to determine the differences in mathematical analysis abilities of students learning through Discovery Learning, simulation, and conventional methods in mathematics learning for grade 10 at SMA Negeri 7, Bengkulu City. The research method used was quasi-experimental. Based on the results of SPSS calculations, it can be concluded that there is an analytical effect of using the Discovery Learning model on students' abilities in mathematics learning for grade 10 at SMA Negeri 7, Bengkulu City. This is evidenced by the calculated t value = 2.921 with a significance value of 0.004 <0.05 and a significance level of 5% for a two-tailed test and df = n - 2 - 1 = 65. The t table obtained is 1.98. Therefore, it can be concluded that t = 2.921 > t = 1.98, which means that there is a significant partial effect of the Discovery Learning model on students' analytical abilities at SMA Negeri 7, Bengkulu City. In conclusion, the Discovery Learning model (X1) and the simulation method (X2) have an effect on students' analytical abilities (Y).   Keywords: Analysis, Discovery Learning, Simulation,