Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Calon Pengantin Bebas Anemia Rukama, Siti; Ningrum, Novalia Widya; Fitriyani, Ida; Yuliana, Fitri
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.713

Abstract

Pendahuluan: Kejadian amenia muncul saat seorang kurang memperhatikan konsumsi zat besinya agar dapat menjaga mereka memiliki energi. Penanganan anemia memerlukan pendekatan multidimensi, pendekatan yang menggabungkan kesadaran individu, program penjangkauan masyarakat, dan kolaborasi aktif dengan penyedia layanan kesehatan untuk memastikan pemahaman yang luas dan tindakan pencegahan. Tujuan: Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan edukasi tentang anemia kepada calon pengantin. Metode: Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan diskusi tanya jawab. Hasil: Hasil yang didapatkan berupa peningkatan pengetahuan dari peserta penyuluhan. Simpulan: Melalui edukasi dapat peningkatkan pengetahuan masyarakat.
Peningkatan Pengetahuan Suami Bantu Kontrol Anemia Pada Ibu Hamil Megawati, Megawati; Ningrum, Novalia Widya; Fitriyani, Ida; Yuliana, Fitri
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.714

Abstract

Pendahuluan: Kekurangan zat besi merupakan penyebab patologis anemia yang paling umum selama kehamilan, yang sebagian disebabkan oleh kebutuhan zat besi ibu yang lebih tinggi dan perubahan fisiologis selama kehamilan. Tujuan: Tujuan dari kegiatan ini yaitu memberi edukasi dan meningkatkan pengetahuan peran penting suami untuk mencegah anemia pada ibu hamil. Metode: Metode yang digunakan dengan penyuluhan, diskusi, dan menggunakan media lembar pemantauan minum Fe. Hasil: Peserta mengikuti kegiatan dengan baik dan mengalami peningkatan pengetahuan tentang peran suami mencegah anemia pada ibu hamil. Simpulan: Edukasi kepada suami penting dilakukan agar ibu hamil dapat tehindar dari anemia.
Optimalisasi Daun Kelakai Untuk Anemia Pada Ibu Hamil Susilawati, Susilawati; Ningrum, Novalia Widya; Fitriyani, Ida; Yuliana, Fitri
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.715

Abstract

Pendahuluan: Kehamilan adalah kondisi di mana seorang wanita mengandung embrio yang berasal dari penyatuan spermatozoa dan ovum. Selama kehamilan, tubuh wanita memerlukan lebih banyak oksigen, yang meningkatkan produksi eritropoitin dan sel darah merah. Namun, peningkatan volume plasma yang lebih besar menyebabkan pengenceran darah, yang bisa mengakibatkan anemia. Pengetahuan tentang fisiologi awal kehamilan dan anemia sangat penting untuk kesehatan ibu dan janin. Tujuan: Tujuan diadakan penyuluhan ini agar dapat memberikan edukasi terkait anemia pada ibu hamil di Puskesmas Lampihong agar ibu hamil mengerti cara mengatasi anemia. Metode: Metode yang digunakan bentuk penyuluhan dan diskusi tanya jawab. Hasil: Hasil semua ibu memiliki respon positif, semua ibu aktif dalam mengikuti kegiatan ini, semua ibu antusias mendengarkan, mengamati serta bertanya terkait tema yang diberikan. Ibu hamil berpendapat, dengan adanya kegiatan ini, ibu banyak mengetahui mengenai berbagai macam resep makanan berbahan dasar kelakai sehingga ibu dapat mengaplikasikannya di rumah agar mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil. Simpulan: Melalui kegiatan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan dan kepedulian ibu hamil terhadap anemia.
Edukasi Remaja Putri Sadar Minum Fe Agustini, Lia; Ningrum, Novalia Widya; Fitriyani, Ida; Yuliana, Fitri
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.716

Abstract

Pendahuluan: Anemia adalah masalah kesehatan yang serius di Indonesia, terutama pada remaja putri. Penyebab utamanya adalah kekurangan zat besi karena menstruasi dan pola makan yang buruk. Edukasi dan suplementasi penting untuk mencegah stunting serta masalah kesehatan lainnya. Tujuan: Tujuan kegiatan memberikan edukasi kepada remaja putri tentang minum Fe untuk mencegah anemia. Metode: Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan pemberian leaflet. Hasil: Hasil dari kegiatan semua remaja memiliki respon positif, aktif dalam mengikuti kegiatan ini, mereka antusias dalam mendengarkan, mengamati serta aktif dalam bertanya. Simpulan: Edukasi kepada remaja penting karena mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terhadap fungsi suplemen Fe.
Faktor Ibu Yang Berkaitan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Cempaka Tahun 2022 Sari, Aprilyani Puspita; Yuliana, Fitri; Lestari, Yayuk Puji; Lathifah, Nur
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.147

Abstract

Stunting merupakan salah satu bentuk gizi kurang ditandai dengan indikator tinggi badan menurut umur. Faktor ibu yang berkaitan dengan kejadian stunting adalah tinggi badan ibu karena faktor genetik keluarga yang tubuhnya tinggi maupun pendek. KEK dan usia ibu saat hamil kurang dari 20 dan lebih dari 35 tahun berisiko melahirkan bayi BBLR yang jika tidak ditangani berlanjut stunting. Menganalisis Faktor Ibu Yang Berkaitan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Cempaka. Metode yang digunakan yakni Analitik Observasional dengan pendekatan Case control dan teknik sampel yang digunakan adalah non random sampling dengan teknik accidental sampling. Data yang digunakan adalah jenis data kuantitatif yang bersumber dari data sekunder. Instrumen pengambilan data menggunakan ceklis. Data dianalisa menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian dari 316 balita terdapat 50 persen balita mengalami stunting dan 50 persen balita tidak mengalami stunting. Ibu tinggi badan pendek sebanyak 38,9 persen dan ibu dengan tinggi badan normal sebanyak 61,1 persen. Ibu dengan Riwayat KEK saat hamil sebanyak 42,1persen dan ibu tidak KEK sebanyak 57,9 persen. Ibu dengan usia berisiko saat hamil sebayak 65,5 persen dan ibu dengan usia yang tidak berisiko sebanyak 34,5 persen. Hasil uji Chi-Squere, didapatkan hubungan antara faktor ibu dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskemas Rawat Inap Cempaka tahun 2022.
Pengaruh Pijat Bayi Dengan Kualitas Tidur Bayi Umur 0-6 Bulan Di PMB CU Martapura Rahmah, Aulia; Zulliati, Zulliati; Lestari, Yayuk Puji; Yuliana, Fitri
Sains Medisina Vol 3 No 4 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i4.688

Abstract

Kebutuhan tidur pada bayi harus dipastikan terpenuhi karena waktu tidur sangat penting bagi perkembangan bayi. Kurang tidur membuat bayi lebih rewel dan sering menangis. Latihan fisik pada bayi dapat dilakukan melalui teknik pemijatan, yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kesejahteraan bayi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh perawatan Pijat bayi dengan Kualitas Tidur Bayi di PMB Cahaya Ummi Martapura. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian yang akan dilakukan adalah Pre Eksperimental dengan rancangan One-Group Pretest-Postest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 bayi di PMB Cahaya Ummi Martapura. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner dan pedoman observasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan perhitungan uji wilcoxon. Dari uji wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000, yang lebih kecil dari 0,05 yang berarti ada pengaruh Pijat Bayi dengan Kualitas Tidur pada bayi 0-6 Bulan di PMB CU. Manfaat latihan fisik melalui pijat bayi dapat meningkatkan kualitas tidur, mendukung pertumbuhan fisik, merangsang perkembangan motorik, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meredakan ketidaknyamanan dan kolik, dan meningkatkan ikatan emosional.
Assosiation of maternal factors on stunting incidence in toddlers at Cempaka Inpatient Health Center, Banjarbaru Octaviani, Indah; Palimbo, Adriana; Suhartati, Susanti; Yuliana, Fitri; Jannah, Raudhatul
Health Sciences International Journal Vol. 3 No. 2: August 2025
Publisher : Ananda - Health & Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71357/hsij.v3i2.69

Abstract

Background: Stunting is a serious public health issue that affects children's physical and cognitive development, leading to long-term economic consequences. Despite various interventions, stunting prevalence remains high in Indonesia, particularly in areas with limited access to nutrition and healthcare. Maternal factors, including maternal age, nutritional status during pregnancy, and maternal height, are believed to play a crucial role in stunting incidence among children. Objective: This study aims to analyze the relationship between maternal age during pregnancy, nutritional status based on mid-upper arm circumference (MUAC), and maternal height with stunting incidence in toddlers in the working area of Cempaka Inpatient Health Center, Banjarbaru. Method: A case-control study design was employed, involving 212 mothers with toddlers, divided into 106 cases (stunted toddlers) and 106 controls (normal toddlers). Data were collected through structured interviews and anthropometric measurements. The relationship between maternal factors and stunting incidence was analyzed using the Chi-Square test and Odds Ratio (OR) calculations, with a significance level of p<0.05. Results: The findings revealed a significant association between maternal age and stunting incidence, where mothers of high-risk age (<20 years or >35 years) had 2.950 times higher odds of having stunted children (p=0.003). Maternal nutritional status, measured by MUAC <23.5 cm, was also significantly associated with stunting (OR=2.865; p=0.002). Additionally, maternal height <150 cm increased the risk of stunting by 3.143 times compared to mothers with a height ≥150 cm (p=0.001). Conclusion: Maternal factors, including age, nutritional status during pregnancy, and height, significantly contribute to stunting incidence. Strengthening maternal health interventions focusing on adequate nutrition and optimal pregnancy planning is crucial to preventing stunting from an early stage.
Upaya Peningkatan Perbaikan Gizi Dan Kondisi Kesehatan Anak Stunting Di Desa Bawahan Selan Kecamatan Mataraman Kulsum, Ummi; Yuliana, Fitri; Meldawati
Sains Medisina Vol 3 No 6 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i6.792

Abstract

Pendahuluan: Penyebab utama stunting pada anak ialah terjadinya kekurangan asupan gizi pada anak yang terjadi sejak 1000 hari pertama kehidupan. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran seorang ibu juga dapat memicu timbulnya kejadian stunting sehingga asupan gizi pada pola makan sangatlah penting. Stunting menjadi suatu masalah karena berhubungan dengan meningkatnya resiko terjadinya suatu penyakit bahkan hingga kematian, perkembangan otak terganggu sehingga perkembangan motoric menjadi terlambat serta terhambatnya pertumbuhan mental anak. Tujuan: Mengetahui upaya peningkatan kondisi kesehatan dalam mengatasi perbaikan gizi anak stunting di Desa Bawahan Selan Kecamatan Mataraman. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan kualitatif (qualitative research) dengan pendekatan studi kasus (case study). Hasil: Terlihat gambaran kinerja pemerintahan dalam penanggulangan angka stunting di desa bawahan selan sudah maksimal, terlihat gambaran pola makan anak stunting terjadi perubahan dari sebelum dan sesudah mendapatkan upaya penanganan dengan adanya berbagai program penanggulangan stunting, diantaranya berasal dari pemerintah pusat bernama PDK, dari Dana desa dengan programnya pemberian makanan tambahan di posyandu, dan dari dana CSR yang bisa menyebutkan angka pada kisaran 15 % dari dana CSR yang ada. Simpulan: Hasil penelitian ini dapat melihat gambaran kinerja pemerintahan dalam penanggulangan angka Stunting di Desa Bawahan Selan.
Edukasi dan Plathian Pijat Tui Na, PMT Nugget Ayam Untuk Pencegahan Stunting dan Penyakit Degenerative di Masyarakat [Education and Training on Tui Na Massage, Chicken Nugget PMT to Prevent Stunting and Degenerative Diseases in the Community] Kurniawati, Darini; Yuliana, Fitri; Raihana, Raihana; Viviana, Viviana; Octaviani, Via; Ciky, Melsandra; Leluni, Adelia; Pituwat, Cesilia Isana
Indonesia Berdaya Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251230

Abstract

Abstrak. Stunting adalah masalah gizi kronis karena kurangnya asupan gizi Dallam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan  pertumbuhan anak terganggu dan menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya. Tujuan dan fokus kegiatan ini adalah untuk : Meningkatkan pengetahuan kader tentang penyakit dan stunting, Meningkatkan keterampilan kader dalam  pengukuran antoprometri untuk deteksi stunting, Memberikan pelatihan dalam pembuatan PMT yang disukai anak dalam memenuhi nutrisi balita, Mengenalkan Pijat Tui Na dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader untuk edukasi kepada orang tua balita di posyandu untuk meningkatkan nafsu makan balita. Terdapat peningkatan pengetahuan kader sebesar 80% dan keterampilan kader dalam pelayanan terintegrasi Posyandu balita, remaja, lansia dan ibu hamil. Kader mengenal pijat Tui Na dan manfatnya serta mengenal PMT Nugget ayam yang disukai dari anak-anak sampai dewasa. Abstract. Stunting is a chronic nutritional problem caused by a long-term lack of nutritional intake, resulting in impaired child growth and becoming one of the causes of stunted height in children, making them shorter than their peers. The objectives and focus of this activity are: To enhance the knowledge of health workers about diseases and stunting, To improve the skills of health workers in anthropometric measurements for stunting detection, To provide training in the preparation of child-friendly PMT to meet the nutritional needs of infants, To introduce Tui Na massage and enhance the knowledge and skills of health workers in educating parents of infants at the Posyandu to improve the infants' appetite. There was an 80% increase in cadres' knowledge and skills in integrated Posyandu services for infants, adolescents, the elderly, and pregnant women. Cadres learned about Tui Na massage and its benefits, as well as the chicken nugget PMT that is popular among children and adults.
Pemberdayaan Kader Posyandu Desa Sungai Tandipah untuk Mencegah dan Mengendalikan Stunting [Empowering Posyandu Cadres in Sungai Tandipah Village to Prevent and Control Stunting] Kurniawati, Darini; Yuliana, Fitri; Aryani, Norsarida; Putri, Marcelina; Tania, Maria Amelinda; Subhi Hartanto, Ahmad Ridho; Salsabila, Tasya Salsa; Sari, Intan Rahma
Indonesia Berdaya Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251289

Abstract

Abstract. Sungai Tandipah Village experienced a spike in stunting sufferers from stunting screening activities held at the Banjar Regency level. From the Sungai Tabuk 3 Health Center area, Sungai Tandipah Village had the highest stunting rate. There was a 30% stunting incidence rate. Therefore, efforts were made to prevent and control this stunting. The objectives and focus of this activity were to: Increase the knowledge and skills of Posyandu cadres about herbal nutraceutical products, Tui Na massage and correct anthropometric measurements for stunting detection, Provide training in making herbal nutraceutical products of celery leaves with carrots along with chicken protein that children like in meeting toddler nutrition, Train cadres in Tui Na Massage practices and increase the knowledge and skills of cadres for education to parents of toddlers at Posyandu to increase toddler appetite and improve toddler sleep effectiveness. There was a 100% increase in cadre knowledge and skills for Tui Na massage and 57% for cadre knowledge and skills for herbal nutraceutical products and anthropometry. Posyandu cadres know and can practice Tui Na massage for toddlers and make herbal nutraceutical preparations that are liked by toddlers, children and adults. Abstrak. Desa Sungai Tandipah mengalami lonjakan angka penderita stunting dari kegiatan skrining stunting yang diadakan Tingkat kabupaten Banjar. Dari wilayah Puskesmas Sungai Tabuk 3, desa Sungai Tandipah paling tinggi angka stunting. Terdapat 30% angka kejadian stunting. Oleh karena itu dilakukan upaya untuk mencegah dan mengendalikan stunting ini. Tujuan dan fokus kegiatan ini adalah untuk : Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan  kader posyandu tentang produk nutraseutikal herbal ,  pijat Tui Na dan pengukuran antoprometri yang benar  untuk deteksi stunting, Memberikan pelatihan dalam pembuatan produk nutraseutikal herbal daun seledri dengan wortel bersama protein ayam  yang disukai anak dalam memenuhi nutrisi balita, Melatih kader praktek Pijat Tui Na dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader untuk edukasi kepada orang tua balita di posyandu untuk meningkatkan nafsu makan balita dan meningkatkan efektifitas tidur balita. Terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader sebesar 100% untuk pijat Tui Na dan 57% untuk pengetahuan dan keterampilan kader untuk produk nutraseutikal herbal dan antopometri. Kader posyandu mengenal dan bisa mempraktekkan pijat Tui Na untuk balita dan membuat sediaan nutraseutikal herbal tapi disukai baik balita , anak maupun orang dewasa.
Co-Authors Abid, Syaiful Achmad Jaelani Adriana Palimbo, Adriana Ahmad Hidayat Andika, Arif Apwanidya, Dhea Aryani, Norsarida Asih, Iin Aisya Aulia Rahmah Bayu Hari Mukti Ciky, Melsandra Dede Mahdiyah, Dede Dewi Iswandari, Novita DWI RAHMAWATI Dwi Salmarini, Desilestia Dwi Sogi Sri Redjeki Endang Sri Wulandari Farlen, Marlika Fathimah, Fathimah Febrianti, Riza Fitriyani, Ida Hairiana Kusvitasari, Hairiana Hanovani, Hanovani Hariadi Widodo, Hariadi Herdiantri Sufriyana, Herdiantri Ilhamiyah Indah Octaviani Indahtul Mufidah Israyati, Nur Istiqamah , Istiqamah Ivana Kabuhung, Elvine Ja’ranah, Sayyidah Kurniawati, Darini Lathifah, Nur Laurensia Yunita, Laurensia Leluni, Adelia Lestari, Yayuk Puji LIA AGUSTINI Lisda Handayani, Lisda Luthfiya, Lulu' Marfu'ah, Hanan Marlina, Hastuti Megawati - Meldawati Meldawati Meldawati Neni Widaningsih Nisai, Nur Nita Hestiyana, Nita Norhidayah Norhidayah Novalia Widya Ningrum, Novalia Widya Novita Dewi Iswandari Nur Lathifah Nursanti, Lili Nurul Hidayah NURUL HIDAYAH Octaviani, Via Pibriyanti, Kartika Pituwat, Cesilia Isana Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Putri, Hernisa Trisna Putri, Marcelina Rahayu, Try Rahmah, Elfa Olivia Raihana, Raihana Rakhmadina, Nadya Eka Raudhatul Jannah Razmi Razmi Rina Saputri Ristica, Octa Dwienda Romadhoni, Zhazha Pratiwi Rukama, Siti Salsabila, Tasya Salsa Salwa Zafirah, Amanda Sari, Aprilyani Puspita Sari, Dina Aulia Sari, Intan Rahma Sesung, Rusdianto Sismeri Dona Siti Mahani Siti Noor Hasanah Sri Wahyuni Subhi Hartanto, Ahmad Ridho Susanti Suhartati, Susanti Syafi'i, Taufiq Tania, Maria Amelinda TM, M. Fajriannor Tuti Alawiyah Ummi Kulsum Viviana, Viviana Wahdah, Rabia Wahyu Ningsih, Nurul Indah Wariyam, Wariyam Widiya Ningrum, Novalia Wulandari, Leni Zulliati Zulliati, Zulliati