p-Index From 2021 - 2026
4.033
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humaniora E-Journal of Tourism Journal of Education and Learning (EduLearn) Paramita: Historical Studies Journal Mozaik Humaniora Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Jurnal Sejarah dan Budaya Religio : Jurnal Studi Agama-agama AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Jurnal Sejarah Citra Lekha Journal of Language and Literature Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture International Journal of Science and Applied Science: Conference Series REiD (Research and Evaluation in Education) Vidyottama Sanatana: International Journal of Hindu Science and Religious Studies Proceeding of International Conference on Art, Language, and Culture Historika Haluan Sastra Budaya Naditira Widya Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Jurnal Ilmiah Lingua Idea SASDAYA: Gadjah Mada Journal of Humanities Prosiding Seminar Nasional Pakar Humaniora Jurnal Artefak Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Jurnal Abdi Insani Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Prosiding Conference on Research and Community Services International Journal of Social Science and Religion (IJSSR) International Journal of Social Learning (IJSL) Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Research Horizon Javanologi: International Journal of Javanese Studies Jurnal Komunikasi Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Naditira Widya

THE SITE OF SANGIRAN AS A MEANS OF HISTORY-LEARNING: AN EFFORT TO INCREASE STUDENTS’ HISTORICAL AWARENESS [SITUS SANGIRAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH: UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN SEJARAH SISWA] Warto; Tundjung Wahadi Sutirto; Rara Sugiarti
Naditira Widya Vol 14 No 1 (2020): NADITIRA WIDYA VOLUME 14 NOMOR 1 APRIL 2020
Publisher : Balai Arkeologi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/nw.v14i1.417

Abstract

History subject in secondary schools faces a number of challenges which may affect the efficiency of student learning outcomes. Several factors which influence such condition are the idea that history is less important than other subjects, lack of employing attractive educational methods and instruments, as well as limited facilities and learning resources in schools. An important aspect that needs to be reconsidered is the use of history-learning instrument beyond a classroom. This research explores the use of the archaeological site of Sangiran as a pre-literacy learning tool for junior high school students. This is a quantitative study which was carried out by a survey that involves the 10th grade high school students as research subjects. Sixty four students were divided into two groups, i.e. an experimental class consisting students who have visited the Sangiran site, and a control class of those who have not. The analysis indicates (sig 2 tailed) was 0.00 in the paired sample t test. Sig 0.00 is smaller than sig 0.05 (sig 2 tailed <sig 5-007). Thus, showing that the control class students did not share direct experience with historical material and passive learning activities. Consequently, they have not explored further the use of the Sangiran site as a means of learning. Students of the experimental class show better learning outcomes. The study concludes that learning history by visiting the Sangiran site can significantly increase awareness of the importance of history and encourage students' concern of the historical heritages. Mata pelajaran sejarah di sekolah menengah memiliki sejumlah tantangan yang dapat mempengaruhi efisiensi hasil belajar siswa. Beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi ini, yaitu gagasan bahwa pendidikan sejarah kurang penting daripada mata pelajaran lain, kurangnya penerapan metode dan media pendidikan yang menarik, serta terbatasnya fasilitas dan sumber daya pembelajaran di sekolah. Aspek penting yang perlu dipertimbangkan kembali adalah penggunaan media pembelajaran sejarah di luar kelas. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan situs arkeologi Sangiran sebagai alat pembelajaran pra keaksaraan untuk siswa sekolah menengah pertama. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan teknik survei yang melibatkan subjek penelitian siswa SMA kelas 10. Enam puluh empat siswa dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas eksperimental yang terdiri dari siswa yang telah mengunjungi situs Sangiran, dan kelas kontrol dari mereka yang belum. Hasil analisis menunjukkan (sig 2 tailed) adalah 0,00 dalam t test sampel berpasangan. Sig 0,00 lebih kecil dari sig 0,05 (sig 2 tailed <sig 5-007). Dengan demikian diketahui bahwa siswa kelas kontrol tidak berbagi pengalaman langsung dengan materi sejarah dan kegiatan belajar pasif. Hal ini mengakibatkan mereka belum mengeksplorasi lebih lanjut penggunaan situs arkeologi Sangiran sebagai alat pembelajaran. Para siswa kelas eksperimental hasil belajarnya lebih baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa belajar sejarah dengan mengunjungi situs kuno Sangiran dapat secara signifikan meningkatkan kesadaran akan pentingnya sejarah dan mendorong perhatian siswa terhadap warisan sejarah.
Co-Authors Achmad Didik Khoirudin Aisiah Aisiah Akhlis Syamsal Qomar AKHMAD ARIF MUSADAD Akhmad Arif Musadad Alam, Muhammad Bagus Sekar Ali Djamhuri Amrikasari, Noeranti Andi Andoko Andika Dian Ifti Utami Andrik Purwasito Andrik Purwasito Angga Prasetiya Asep Yudha Wirajaya Asep Yudha Wirajaya Atqo Akmal Badra Sugara Bani - Sudardi Bani Sudardi Bani Sudardi Bani Sudardi Bayu Pamungkas Budi Waluyo Cahyaratri Hari Kinasih D., Djono Djono Djono Djono Djono Djono Djulia Indriani AH Mahmud Dwi Sulistyorini Ganda Febri Kurniawan Hanida Eris Griyanti Herlambang, Rudy Hermanu Joebagio Insiwi F. Setiasih Insiwi F. Setiasih Isnaini W. Wardani Isnaini W. Wardani Istadiyantha Istadiyantha Istadiyantha Istadiyantha Iswanto, Sufandi Itama Citra Dewi Kurnia Wahyu Julianne Indah Rachmawati Leo Agung Leo Agung S Leo Agung Sutimin Leo Agung Sutimin Leo Agung Sutimin Leo Agung Sutimin M. Bagus Sekar Alam M. Bagus Sekar Alam Mahendra - Wijaya Mahendra Wijaya Mahendra Wijaya Mahfud Mahfud Mahmud, Djulia Indriani A.H Marimin Marimin Mochamad Doni Akviansah Muadz Assidiqi Mugijatna Mugijatna Mugijatna Mugijatna Muhammad Farid Muhammad Haikal Muhammad Sadikin Muslim Muslim Muslim Nazirwan Rohmadi Nia Ulfia Krismawati Niyoko - Niyoko Novita Mujiyati Novita Mujiyati Nunuk Suryani Nunuk Suryani Nur Azizah Zuhriah Piki Setri Pernantah Putu Urip Wijaya Rachmawati, Julianne Indah Rahmanu Widayat Rara Sugiarti Rara Sugiarti reni dikawati Reni Dikawati Roudhotul Munawaroh S Sariyatun Sariyatun Sariyatun Sariyatun Sariyatun Sariyatun Sariyatun Sariyatun Sariyatun Sariyatun Sariyatun Sawitri P. Prabawati Setiasih, Insiwi Febriary Siharta Leman Anwar Nababan Slamet Subiyantoro Sri Kusumo Habsari Sudiyanto Sudiyanto sunardi sunardi Supana Supana Supariadi Supariadi Suryo Ediono Susanto Susanto Susanto Susanto Tessaniva Agusta Titis Srimuda Pitana Titis Srimuda Pitana Titis Srimuda Pitana Titis Srimuda Pitana Titis Srimuda Pitana Titis Srimuda Pitana, Titis Srimuda Tiwuk K. Hastuti Tiwuk K. Hastuti Triana Rejekiningsih dkk Tundjung Wahadi Sutirto umi - yuliati Umi Yuliati Wakit Abdullah Rais Wakit Abdullah Rais Wasino Wasino Waskito Widi Wardojo Widya Nirmalawati Winahyu Adha Yuniyati Yeni Wijayanti Yundari, Yundari Yusana Sasanti Dadtun Yusuf Kurniawan