p-Index From 2021 - 2026
4.033
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humaniora E-Journal of Tourism Journal of Education and Learning (EduLearn) Paramita: Historical Studies Journal Mozaik Humaniora Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Jurnal Sejarah dan Budaya Religio : Jurnal Studi Agama-agama AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Jurnal Sejarah Citra Lekha Journal of Language and Literature Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture International Journal of Science and Applied Science: Conference Series REiD (Research and Evaluation in Education) Vidyottama Sanatana: International Journal of Hindu Science and Religious Studies Proceeding of International Conference on Art, Language, and Culture Historika Haluan Sastra Budaya Naditira Widya Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Jurnal Ilmiah Lingua Idea SASDAYA: Gadjah Mada Journal of Humanities Prosiding Seminar Nasional Pakar Humaniora Jurnal Artefak Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Jurnal Abdi Insani Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Prosiding Conference on Research and Community Services International Journal of Social Science and Religion (IJSSR) International Journal of Social Learning (IJSL) Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Research Horizon Javanologi: International Journal of Javanese Studies Jurnal Komunikasi Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Artefak

SIKAP SOSIAL ANGGOTA ORGANISASI PERGERAKAN BOEDI OETOMO: SUATU TINJAUAN HISTORIS Winahyu Adha Yuniyati; Leo Agung Sutimin; Warto Warto
Jurnal Artefak Vol 4, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.324 KB) | DOI: 10.25157/ja.v4i2.894

Abstract

Pergerakan nasional di Indonesia terlaksana pada tahun 1908. Terdapat beberapa organisasi yang didirikan pada masa ini bergerak dibidang sosial. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sikap sosial anggota organisasi Boedi Oetomo selama masa pergerakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah historis, dengan analisis data menggunakan studi kepustakaan. Boedi Oetomo merupakan organisasi pertama yang didirikan pada masa pergerakan nasional di Indonesia. Organisasi ini bergerak di bidang sosial, sebagai akhibat dari tindakan kolonialisme Belanda di Indonesia. Pelaksana organisasi ini adalah kaum terpelajar yang mempunyai sikap sosial yang baik. Dari penelusuran studi pustaka, ditemukan delapan sikap sosial baik yang terdapat pada setiap anggota organisasi Boedi Oetomo yaitu jujur, diisiplin, tanggung jawab, gotong-royong, emansipasi, percaya diri, patuh nilai dan norma, serta sopan santun. Hal ini patut dicontoh, karena generasi saat ini banyak yang tidak mempunyai sikap sosial baik terhadap sesama, sikap individual dan mementingkan kepentingan pribadi sebagai salah satu prioritas kehidupan. Pelaku organisasi Boedi Oetomo saja dapat melaksnakan sikap sosial baik, mengapa kita sebagai penerus bangsa tidak dapat melanjutkan perjuangan pergerakan nasional salah satunya dengan penerapan sikap sosial baik.Indonesia’s National Revolution begun in 1908. There were several organization that was build then that moved in social field. The purpose of this research is to analyze the social attitude of Boedi Oetomo’s member throughout the Revolution. Method that was used in this research was historical with data analyzation from literature studies. Boedi Oetome is the first organization that was founded in the National Revolution era. This organization moved in social field, as the result of Dutch’s colonialism in Indonesia. The member of this organization was the educated that have good attitudes. From the analyzation of literarure studies it can be seen that every member of Boedi Oetome had eight main good social attitudes which is honesty, discipline, responsible, emancipation, confidence, great team work, obeyed the rules and norms, and politeness. Those attitudes are great examples because now there are many people that don’t have good social attitudes toward others, individualistic and putting their own needs before others are their main priorities. Even the member of Boedi Oetomo could have good attitudes, why can’t we, as the hope of this country continue the fight of National Revolution by applying good social attitudes.
Tata Kelola Indera Dalam Naskah Sanghyang Siksakandang Karesian Wijayanti, Yeni; Warto, Warto; Wasino, Wasino; Djono, Djono
Jurnal Artefak Vol 11, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v11i2.16423

Abstract

Tubuh manusia mempunyai alat indera yang setiap masing-masing memiliki fungsi dan kegunaannya. Indera tersebut selayaknya digunakan sesuai dengan yang seharusnya dan untuk kebaikan.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi tata kelola indera dalam naskah Sanghyang Siksakandang Karesian untuk kesejahteraan masyarakat Sunda Abad ke-16. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan desain critical discourse analysis (CDA). CDA ini mengintepretasikan naskah Sanghyang Siksakandang Karesian secara mikro, intermediate, dan macroanalysis. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah studi pustaka dengan mencari referensi tentang subyek yang diteliti antara lain adalah naskah, penguasa, dan ideologi yang ada pada abad ke-16. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Tahap terakhir adalah penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, Sanghyang Siksakandang Karesian merupakan naskah Sunda kuna ditulis pada 1518 Masehi. Naskah Sanghyang Siksakandang Karesian berisi pedoman kehidupan manusia, meliputi pembuka (sepuluh aturan dasakerta dan dasaperbakti); perilaku rakyat (karma ning hulun) terhadap raja; dan pelengkap perbuatan. Temuan kedua, dasakerta adalah pengetahuan lokal yang berisi pedoman praksis dalam kehidupan sehari-hari melalui pengekangan hawa nafsu sepuluh inderanya untuk mencapai kesejahteraan manusia di dunia. Indera manusia harus digunakan untuk kebaikan.
Co-Authors Achmad Didik Khoirudin Aisiah Aisiah Akhlis Syamsal Qomar Akhmad Arif Musadad AKHMAD ARIF MUSADAD Alam, Muhammad Bagus Sekar Ali Djamhuri Amrikasari, Noeranti Andi Andoko Andika Dian Ifti Utami Andrik Purwasito Andrik Purwasito Angga Prasetiya Asep Yudha Wirajaya Asep Yudha Wirajaya Atqo Akmal Badra Sugara Bani - Sudardi Bani Sudardi Bani Sudardi Bani Sudardi Bayu Pamungkas Budi Waluyo Cahyaratri Hari Kinasih D., Djono Djono Djono Djono Djono Djono Djulia Indriani AH Mahmud Dwi Sulistyorini Ganda Febri Kurniawan Hanida Eris Griyanti Herlambang, Rudy Hermanu Joebagio Insiwi F. Setiasih Insiwi F. Setiasih Isnaini W. Wardani Isnaini W. Wardani Istadiyantha Istadiyantha Istadiyantha Istadiyantha Iswanto, Sufandi Itama Citra Dewi Kurnia Wahyu Julianne Indah Rachmawati Leo Agung Leo Agung S Leo Agung Sutimin Leo Agung Sutimin Leo Agung Sutimin Leo Agung Sutimin M. Bagus Sekar Alam M. Bagus Sekar Alam Mahendra - Wijaya Mahendra Wijaya Mahendra Wijaya Mahfud Mahfud Mahmud, Djulia Indriani A.H Marimin Marimin Mochamad Doni Akviansah Muadz Assidiqi Mugijatna Mugijatna Mugijatna Mugijatna Muhammad Farid Muhammad Haikal Muhammad Sadikin Muslim Muslim Muslim Nazirwan Rohmadi Nia Ulfia Krismawati Niyoko - Niyoko Novita Mujiyati Novita Mujiyati Nunuk Suryani Nunuk Suryani Nur Azizah Zuhriah Piki Setri Pernantah Putu Urip Wijaya Rachmawati, Julianne Indah Rahmanu Widayat Rara Sugiarti Rara Sugiarti reni dikawati Reni Dikawati Roudhotul Munawaroh S Sariyatun Sariyatun Sariyatun Sariyatun Sariyatun Sariyatun Sariyatun Sariyatun Sariyatun Sariyatun Sariyatun Sawitri P. Prabawati Setiasih, Insiwi Febriary Siharta Leman Anwar Nababan Slamet Subiyantoro Sri Kusumo Habsari Sudiyanto Sudiyanto sunardi sunardi Supana Supana Supariadi Supariadi Suryo Ediono Susanto Susanto Susanto Susanto Tessaniva Agusta Titis Srimuda Pitana Titis Srimuda Pitana Titis Srimuda Pitana Titis Srimuda Pitana Titis Srimuda Pitana Titis Srimuda Pitana, Titis Srimuda Tiwuk K. Hastuti Tiwuk K. Hastuti Triana Rejekiningsih dkk Tundjung Wahadi Sutirto umi - yuliati Umi Yuliati Wakit Abdullah Rais Wakit Abdullah Rais Wasino Wasino Waskito Widi Wardojo Widya Nirmalawati Winahyu Adha Yuniyati Yeni Wijayanti Yundari, Yundari Yusana Sasanti Dadtun Yusuf Kurniawan