Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of subsurface structure in ulakan tapakis district Padang Pariaman regency using refraction seismic method Syafriani, Syafriani; Adzura, Nadilla
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol. 15 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v15i1.27448

Abstract

Analysis of Subsurface Structure in Ulakan Tapakis District, Padang Pariaman Regency Using Refraction Seismic Method. This study aims to analyse the subsurface structure in Ulakan Tapakis District, Padang Pariaman Regency using the seismic refraction method. Data acquisition used the in-line configuration technique on eight passes. The data obtained form of wave traveltime as a function of distance. Data processing the refraction seismic method is based on the arrival time of the first wave, by picking the first break to obtain a travel time graph and using time-term inversion to obtain a 2-D seismic cross section. The results showed that the subsurface structure in the study area consisted of 2 layers based on differences in wave propagation velocity on each path. Wave velocities in the first layer of 252 m/s to 425 m/s are interpreted as layers of weathered bedrock, topsoil, unsaturated sand and gravel mix at depths of 1 to 6 meters. The second layer has wave velocities of 503 m/s to 665 m/s interpreted as layers of alluvium, saturated sand and gravel at depths greater than 6 meters. The subsurface structure in this area is included in the primary structure with rock formation units in the form of surface Alluvium (Qal) deposits which are suspected of experiencing subsurface weathering. This research makes a significant contribution to mitigating the risk of earthquake disasters by providing an understanding of the potential associated hazards.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Benign Prostatic Hyperplesia (BPH) di RSUD Bangkinang Budiman, Khoirul; Nurman, Muhammad; Syafriani, Syafriani
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/wolgitj.v2i1.49

Abstract

Benign Prostatic Hyperplasia, sering sekali di sebut sebagai pembesaran prostat jinak, BPH menyebabkan kesulitan buang air kecil atau retensi urin, yang sangat mengganggu kehidupan sehari-hari. Gejala lainnya termasuk nyeri saat buang air kecil, urin berdarah, nyeri saat ejakulasi, cairan ejakulasi berdarah, gangguan ereksi, nyeri di pinggul, dan pembesaran kelenjar prostat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang berhubungan dengan kejadian BPH Di Klinik Urologi RSUD Bangkinang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 434 dan sampel pada penelitian ini berjumlah 208 dengan taknik random sampling alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa uji chi square. Hasil penelitian di dapatkan ada hubungan antara usia dengan kejadian BPH dengan p value = 0,015 (p ≤ 0,05)  yang berarti usia >50 tahun tahun berisiko 3 kali lebih besar mengalami kejadian BPH dibandingkan 35-50 tahun. Dan di dapatkan ada hubungan antara riwayat DM dengan kejadian BPH dengan diperoleh p value = 0,019 (p≤0,05) yang berarti responden yang tidak memiliki riwayat DM berisiko 2 kali lebih besar mengalami kejadian BPH dibandingkan yang memiliki Riwayat DM. Dan didapatkan hubungan antara kebiasaan merokok dengan kejadian BPH diperoleh p value = 0,016 (p≤0,05) yang berarti responden yang memiliki kebiasaan merokok berat berisiko 2 kali lebih besar mengalami kejadian BPH dibandingkan yang tidak memiliki kebiasaan merokok ringan/tidak. Diharapkan kita semua dapat menghindari hal-hal berhubungan dengan kejadian BPH dengan cara berhenti merokok dan melakukan pola hidup sehat.
ANALISIS KANDUNGAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT PADA BUAH-BUAHAN LOKAL MENGGUNAKAN PERALATAN SEDERHANA Jahro, Iis Siti; Sinaga, Steven; Syafriani, Syafriani; Harahap, Dhini Haryati; Az Zahra, Salwa; Damanik, Haryana; Panjaitan, Nola Sari
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.7223

Abstract

Fruits are not only valuable as sources of nutrition but also contain electrolytes that can conduct electric current. The presence of electrolytes in fruits is important to understand since they can be utilized as an alternative, eco-friendly source of electrical energy based on simple principles. This knowledge is also relevant for the advancement of science and technology related to the use of natural materials for energy generation. This study aims to investigate the electrical conductivity of nine local fruits: lemon, Pontianak orange, sweet orange, tomato, kuini, mango, banana, lime, and ambarella. The method involved using a multimeter, copper (Cu) electrodes, and carbon (pencil) electrodes inserted directly into the fruits to measure the voltage produced. The results show that each fruit exhibited different electrical conductivity. Kuini and mango produced the highest average voltage of 0.18 V, while lemon showed the lowest average voltage of 0.04 V. Differences are influenced by water content, ions, and fruit tissue structure. ABSTRAKBuah-buahan tidak hanya bermanfaat sebagai sumber gizi, tetapi juga mengandung elektrolit yang dapat berperan dalam menghantarkan arus listrik. Kandungan elektrolit dalam buah perlu diketahui karena dapat dimanfaatkan sebagai alternatif sumber energi listrik ramah lingkungan dengan prinsip sederhana. Pemahaman ini juga penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berhubungan dengan pemanfaatan bahan alami sebagai penghasil energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hantar listrik pada sembilan jenis buah-buahan lokal, yaitu jeruk lemon, jeruk pontianak, jeruk manis, tomat, kuini, mangga, pisang, jeruk nipis, dan kedondong. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan multimeter, elektroda tembaga (Cu), dan elektroda karbon (pensil), yang ditancapkan langsung ke dalam buah untuk mengukur tegangan listrik yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap buah memiliki kemampuan hantar listrik yang berbeda-beda. Kuini dan mangga memiliki tegangan rata-rata masing-masing sebesar 0,18 volt, sedangkan jeruk lemon memiliki tegangan rata-rata terendah sebesar 0,04 volt. Perbedaan daya hantar listrik ini dipengaruhi oleh kandungan air, ion, serta struktur jaringan pada buah.
Peningkatan Keberhasilan ASI Eksklusif Melalui Praktek Pijat Oksitosin Bagi Ibu Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Nibong Kabupaten Aceh Utara Syafriani, Syafriani; Maimunah, Siti; Issabella, Chentia Misse
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3701

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan berupa edukasi kepada ibu menyusui tentang ASI eksklusif dan juga pelatihan pijat oksitosin melalui kegiatan penyuluhan berupa leaflet dan juga praktek secara langsung pijat oksitosin. Sasaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Nibong Kabupaten Aceh Utara. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan pemberian pre test berupa kuesioner terlebih dahulu selanjutnya penyuluhan kemudian baru melakukan pendampingan akan praktek dari penyuluhan tersebut dan yang terakhir dilakukan post test berupa pengisian kuesioner pada semua ibu menyusui. Ketersediaan tenaga kader, para tenaga pembantu dalam pendokumentasian, peserta yaitu ibu menyusui, serta pejabat setempat sehingga terlaksananya kegiatan pengabdian mayarakat ini. Manfaat yang didapatkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain dapat mengedukasi tentang ASI eksklusif dan pijat oksitosin, serta menambah pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat khususnya ibu menyusui. Sehingga dapat meningkatkan keberhasilan dalam program ASI eksklusif.
Hubungan Stres Kerja dan Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja Pada Perawat Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang Kota Tahun 2025 Septiani, Suci; Hamidi , M.Nizar Syarif; Syafriani, Syafriani
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/wolgitj.v2i1.65

Abstract

Gejala kelelahan kerja ditandai dengan menurunnya kesiagaan dan gejalah subyektif berupa perasaan lelah. Perawat yang bekerja di rumah sakit berpotensi memiliki risiko bahaya kelelahan kerja. Menurut International Nursing Review tahun 2025, mengungkapkan bahwa perawat di seluruh dunia mengalami tingkat kelelahan kerja yang tinggi yaitu 33% perawat di seluruh dunia mengalami kelelahan kerja. Berdasarkan survei  Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) tahun 2024, menunjukkan bahwa 50,9% perawat di Indonesia mengalami kelelahan kerja.Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat rawat inap di RSUD Bangkinang kota. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 165 responden yang diambil menggunakan metode simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan yang signifikan antara stres kerja dengan kelelahan kerja perawat rawat inap di RSUD Bangkinang kota, dengan p value 0,003. Ada hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan kelelahan kerja pada perawat rawat inap RSUD Bangkinang kota, dengan p value 0,020.
Gambaran Pencegahan Penyakit Pediculosis Capitis Pada Santriwati di PondokPesantren Assalam Andriani, Putri; Hamidi, Muhammad Nizar Syarif; Syafriani, Syafriani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i3.377

Abstract

Pediculosis capitis merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak usia sekolah, terutama pada lingkungan komunal seperti pondok pesantren. Infestasi kutu kepala dapat menimbulkan rasa gatal, gangguan tidur, infeksi sekunder, hingga menurunkan konsentrasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pencegahan penyakit pediculosis capitis pada santriwati di Pondok Pesantren Assalam. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 69 responden yang dipilih melalui teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mencakup empat aspek pencegahan, yaitu kebersihan lingkungan, kepadatan hunian, kontak langsung, dan personal hygiene. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar santriwati memiliki kebersihan lingkungan kategori kurang (59,4%), seluruh responden berada pada kategori kepadatan hunian tidak padat (100%), perilaku kontak langsung sebagian besar berada pada kategori tidak mencegah (68,1%), dan personal hygiene sebagian besar tergolong belum baik (62,3%). Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun kepadatan hunian sudah memenuhi standar, perilaku santriwati terkait kebersihan diri dan pencegahan kontak langsung masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini merekomendasikan edukasi kesehatan berkelanjutan, peningkatan sarana sanitasi, serta pengawasan lingkungan asrama untuk menurunkan risiko penularan pediculosis capitis.
Pelatihan Guru SD dalam Menerapkan Pembelajaran Deep Learning untuk Mendukung Kesehatan Mental dan Mengurangi Kecemasan Belajar Anak Bagi Kelompok Kerja Guru Gugus Seroja Koto Kampar Hulu Marta, Rusdial; Fadhilaturrahmi, Fadhilaturrahmi; Wahyuni, Molly; Syafriani, Syafriani
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/t7x6s747

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih guru sekolah dasar dalam menerapkan pembelajaran deep learning sebagai strategi pedagogis untuk mendukung kesehatan mental dan mengurangi kecemasan belajar anak. Program ini dilaksanakan pada Kelompok Kerja Guru Gugus Seroja Koto Kampar Hulu dengan pendekatan partisipatif melalui workshop, pendampingan implementasi di kelas, serta refleksi kolektif dalam forum komunitas profesional guru. Pelatihan difokuskan pada penguatan pemahaman guru mengenai kecemasan belajar sebagai emosi akademik yang dapat menghambat keterlibatan dan perkembangan siswa, serta penerapan strategi deep learning seperti pembelajaran berbasis inquiry, kolaborasi, refleksi, dan evaluasi formatif yang tidak menekan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kompetensi pedagogis guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan suportif, serta dampak awal berupa meningkatnya kepercayaan diri dan partisipasi siswa dalam kegiatan belajar. Selain itu, Kelompok Kerja Guru berperan penting sebagai komunitas profesional yang memperkuat keberlanjutan inovasi pedagogis. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan waktu dan sumber daya pembelajaran, program ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun ekosistem pendidikan dasar yang lebih humanistik dan ramah kesehatan mental. Dengan demikian, pelatihan deep learning bagi guru SD dapat menjadi model intervensi pedagogis untuk mengurangi kecemasan belajar anak dan meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa di sekolah dasar.
Co-Authors Adzura, Nadilla Afiah Afiah Afrinis, Nur Agustina, Mia Dwi Alini, Alini Althaf, Muhammad Mahdy Alwa, MaqhviraHusna Amelia Wulandari Ananda, Lusi Septia Andi Irfan, Andi Anggraini Dhilon, Dhini Angraini, Dela Nofri Aprilla, Nia Ari Setiawan Arifianto, Nasruhan Astuti - Astuti, Haryati Astuti, Retnaning Ayu, Febri Az Zahra, Salwa Azilah, Fatimah Nur Azmi, Zul Budiman, Khoirul Cahyani, Yuyun Febri Cuyno Mellen, Renie Damanik, Haryana Darma, Wiga Aulia Darwis, Nurizah Binti Mohamed Daya, Ellen Kurniawati Defita, Ermi Dessyka Febria, Dessyka Deswari, Dini Eka Saputri, Eka Eka Setiawati Elizha, Zellvia Erlinawati Erlinawati, Erlinawati Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi Faizah, Ni’ma Tri Fauzi Ahmad Muda Fauzi, Muhammad Aulia Fayzal, Muhammad Febriwanti, Mutiara Kusuma Felayati, Felayati Fitri Aulia Fitri S, Rahmi Pramulia Florentina Simalango, Nora Gunarmi Gunarmi, Gunarmi Hamdi , Hamdi Hamdi Hamdi Hamidi , M.Nizar Syarif HAMIDI, M. NIZAR SYARIF Handayani, Riska Harahap, Dhini Haryati Hardianti, Evi Harman Amir Husna, Azmi Asmaul Iis Siti Jahro Irinericy , Rani Isnaeni, Lira Mufti Azzahri Issabella, Chentia Misse khofi, Mohammad Bilutfikal Kusuma, Novy Oktaviandri Kusumawati, Nila Lasepa, Wanda Laxmi, Laxmi Leatari, Rizki Rahmawati Letmi Dwiridal Linda Susanti Linda Widyaningsih Lingga, Leny Julia lsmalinda, lsmalinda Mardhatillah, Dela Mesi, Mesi Miftahurrahmi, Miftahurrahmi Molly Wahyuni, Molly Mubasysyir Hasanbasri Muhammad Nizar Muhammad Nurman Nabilla, Agma Navelia, Zesika Intan Noorhayati, Ariyana Nur Azizah Nur Faizah, Ida Oktaviani, Yoneta Panjaitan, Nola Sari Parasandy , Ardila Parmin, Joria Percindira, Ella Dwi Prasetya, Danny Chandra Puji Hastuti Purnamasari, Yulia Puteri, Ade Dita Putri Andriani Putri, Minazri Eka Putri, Nadya Annisa Putri, Yura Chaniago Ramadhan, Syahwira Ramli Ramli Rejeki, Yunaji Sri Rizki Rahmawati Lestari Rizqi, Eka Roshifita Rusdial Marta S, Ayu Purnamasari Saibatul Aslamiah, Saibatul Sari, Rika Rosvita Septiani, Suci Setiawan, Dicko Silitonga, Yese Angga Marito Sinaga, Steven Siti Aisyah Siti Maimunah Siti Nurhayati Siwi Padmawati, Retna Sofiana Sofiana, Sofiana Sri Hardianti Sri Widiyati, Sri Sumangkut, Aprilia Meymey Suparmin Suparmin Syamsul Bachry SYARIFA SYARIFA, SYARIFA Syarifah Aini Syarifah, Zulfa Lailatus Syukrianti Syahda Taruna, Jhon Utari, Yola Vera Diane Tombokan Viora, Dwi Wahyu Ramadhan WIJOYO, HADION Williani, Shelly Yanri Wijayanti Subronto Yendri Sudiar, Nofi Yuliska, Rumi Yusrila, Yoga Z.R, Zurahmi Zulhendra Zulhendra Zulhendra, Harman Amir