Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Humas dalam Meningkatkan Citra Positif di Sekolah Dasar Negeri Kalitapen 1 Bondowoso Khofi, Mohammad Bilutfikal; Syarifah, Zulfa Lailatus; Syafriani, Syafriani
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan zaman telah mengubah berbagai bidang kehidupan, termasuk bidang kehumasan, dan perubahan sehari-hari sulit diprediksi. Situasi ini berdampak besar terhadap semua lembaga pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga universitas, namun juga terhadap institusi informal seperti pelatihan, kursus dan institusi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi humas dalam meningkatkan citra sekolah di SDN Kalitapen 1, Bondowoso, serta dampaknya terhadap hubungan dengan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas sekolah memegang peran penting dalam membangun dan mempertahankan citra positif melalui beberapa strategi, seperti mendengarkan masukan masyarakat, membangun hubungan baik dengan orang tua dan masyarakat, melakukan kunjungan ke rumah siswa, serta mengadakan kegiatan yang melibatkan masyarakat seperti Achievement Day. Humas juga memanfaatkan media sosial secara efektif untuk memberikan informasi dan meningkatkan reputasi sekolah. Kesimpulannya, strategi humas di SDN Kalitapen 1 efektif dalam meningkatkan citra sekolah dan memperkuat hubungan dengan masyarakat.
Analysis of subsurface structure in ulakan tapakis district Padang Pariaman regency using refraction seismic method Syafriani, Syafriani; Adzura, Nadilla
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol. 15 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v15i1.27448

Abstract

Analysis of Subsurface Structure in Ulakan Tapakis District, Padang Pariaman Regency Using Refraction Seismic Method. This study aims to analyse the subsurface structure in Ulakan Tapakis District, Padang Pariaman Regency using the seismic refraction method. Data acquisition used the in-line configuration technique on eight passes. The data obtained form of wave traveltime as a function of distance. Data processing the refraction seismic method is based on the arrival time of the first wave, by picking the first break to obtain a travel time graph and using time-term inversion to obtain a 2-D seismic cross section. The results showed that the subsurface structure in the study area consisted of 2 layers based on differences in wave propagation velocity on each path. Wave velocities in the first layer of 252 m/s to 425 m/s are interpreted as layers of weathered bedrock, topsoil, unsaturated sand and gravel mix at depths of 1 to 6 meters. The second layer has wave velocities of 503 m/s to 665 m/s interpreted as layers of alluvium, saturated sand and gravel at depths greater than 6 meters. The subsurface structure in this area is included in the primary structure with rock formation units in the form of surface Alluvium (Qal) deposits which are suspected of experiencing subsurface weathering. This research makes a significant contribution to mitigating the risk of earthquake disasters by providing an understanding of the potential associated hazards.
Penguatan karakter anti bullying pada siswa melalui penyuluhan tentang bullying Pramesti Ningsih, Andi; Syafriani, Syafriani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25269

Abstract

Abstrak Bullying adalah salah satu kenakalan remaja yang dilakukan secara sengaja untuk menyakiti orang lain baik secara fisik maupun psikis. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi memasukkan bullying sebagai salah satu dari tiga dosa besar pendidikan. Bullying dapat menimbulkan dampak bukan hanya kepada korban tetapi kepada pelaku. Besarnya dampak yang dapat terjadi membuat perilaku bullying harus dicegah sedini mungkin. Penyuluhan menjadi salah satu metode yang dipilih untuk memberikan informasi kepada remaja mengenai bullying, mulai dari definisi hingga dampaknya. Penyuluhan bullying ditujukan kepada 29 siswa/siswi SMP. Kuesioner mengenai bullying dibagikan melalui google form. Diantara para siswa, sebagian besar pernah mengalami kasus bullying yaitu 21 siswa (72.4%). Setelah dilakukan penyuluhan didapatkan hasil pengetahuan siswa yang baik meningkat dari 41,4% menjadi 62,1%. Hal ini membuktikan bahwa para siswa masih membutuhkan informasi mengenai bullying. Namun, kegiatan penyuluhan yang dilakukan hanya satu kali belum cukup untuk menumbukan kesadaran perilaku anti bullying secara berkelanjutan. Para guru di sekolah diharapkan dapat mengawasi perilaku siswa dan terus memberikan informasi untuk pembentukan perilaku anti bullying  di sekolah. Kata kunci: bullying;  karakter; penyuluhan; siswa Abstract Bullying is a type of juvenile delinquency that is carried out intentionally to hurt other people both physically and psychologically. The Ministry of Education, Culture, Research and Technology includes bullying as one of the three major educational sins. Bullying can have an impact not only on the victim but also on the perpetrator. The large impact that can occur means that bullying behavior must be prevented as early as possible. Counseling is one of the methods chosen to provide information to teenagers about bullying, from its definition to its impact. Bullying counseling was aimed at 29 junior high school students. Questionnaires regarding bullying were distributed via Google Form. Among the students, the majority had experienced cases of bullying, namely 21 students (72.4%). After the counseling was carried out, it was found that students' good knowledge increased from 41.4% to 62.1%. This proves that students still need information about bullying. However, outreach activities carried out only once are not enough to raise awareness of anti-bullying behavior on an ongoing basis. Teachers at schools are expected to monitor student behavior and continue to provide information for the formation of anti-bullying behavior at school. Keywords: bullying; character; counseling; students
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Benign Prostatic Hyperplesia (BPH) di RSUD Bangkinang Budiman, Khoirul; Nurman, Muhammad; Syafriani, Syafriani
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/wolgitj.v2i1.49

Abstract

Benign Prostatic Hyperplasia, sering sekali di sebut sebagai pembesaran prostat jinak, BPH menyebabkan kesulitan buang air kecil atau retensi urin, yang sangat mengganggu kehidupan sehari-hari. Gejala lainnya termasuk nyeri saat buang air kecil, urin berdarah, nyeri saat ejakulasi, cairan ejakulasi berdarah, gangguan ereksi, nyeri di pinggul, dan pembesaran kelenjar prostat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang berhubungan dengan kejadian BPH Di Klinik Urologi RSUD Bangkinang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 434 dan sampel pada penelitian ini berjumlah 208 dengan taknik random sampling alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa uji chi square. Hasil penelitian di dapatkan ada hubungan antara usia dengan kejadian BPH dengan p value = 0,015 (p ≤ 0,05)  yang berarti usia >50 tahun tahun berisiko 3 kali lebih besar mengalami kejadian BPH dibandingkan 35-50 tahun. Dan di dapatkan ada hubungan antara riwayat DM dengan kejadian BPH dengan diperoleh p value = 0,019 (p≤0,05) yang berarti responden yang tidak memiliki riwayat DM berisiko 2 kali lebih besar mengalami kejadian BPH dibandingkan yang memiliki Riwayat DM. Dan didapatkan hubungan antara kebiasaan merokok dengan kejadian BPH diperoleh p value = 0,016 (p≤0,05) yang berarti responden yang memiliki kebiasaan merokok berat berisiko 2 kali lebih besar mengalami kejadian BPH dibandingkan yang tidak memiliki kebiasaan merokok ringan/tidak. Diharapkan kita semua dapat menghindari hal-hal berhubungan dengan kejadian BPH dengan cara berhenti merokok dan melakukan pola hidup sehat.
ANALISIS KANDUNGAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT PADA BUAH-BUAHAN LOKAL MENGGUNAKAN PERALATAN SEDERHANA Jahro, Iis Siti; Sinaga, Steven; Syafriani, Syafriani; Harahap, Dhini Haryati; Az Zahra, Salwa; Damanik, Haryana; Panjaitan, Nola Sari
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.7223

Abstract

Fruits are not only valuable as sources of nutrition but also contain electrolytes that can conduct electric current. The presence of electrolytes in fruits is important to understand since they can be utilized as an alternative, eco-friendly source of electrical energy based on simple principles. This knowledge is also relevant for the advancement of science and technology related to the use of natural materials for energy generation. This study aims to investigate the electrical conductivity of nine local fruits: lemon, Pontianak orange, sweet orange, tomato, kuini, mango, banana, lime, and ambarella. The method involved using a multimeter, copper (Cu) electrodes, and carbon (pencil) electrodes inserted directly into the fruits to measure the voltage produced. The results show that each fruit exhibited different electrical conductivity. Kuini and mango produced the highest average voltage of 0.18 V, while lemon showed the lowest average voltage of 0.04 V. Differences are influenced by water content, ions, and fruit tissue structure. ABSTRAKBuah-buahan tidak hanya bermanfaat sebagai sumber gizi, tetapi juga mengandung elektrolit yang dapat berperan dalam menghantarkan arus listrik. Kandungan elektrolit dalam buah perlu diketahui karena dapat dimanfaatkan sebagai alternatif sumber energi listrik ramah lingkungan dengan prinsip sederhana. Pemahaman ini juga penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berhubungan dengan pemanfaatan bahan alami sebagai penghasil energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hantar listrik pada sembilan jenis buah-buahan lokal, yaitu jeruk lemon, jeruk pontianak, jeruk manis, tomat, kuini, mangga, pisang, jeruk nipis, dan kedondong. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan multimeter, elektroda tembaga (Cu), dan elektroda karbon (pensil), yang ditancapkan langsung ke dalam buah untuk mengukur tegangan listrik yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap buah memiliki kemampuan hantar listrik yang berbeda-beda. Kuini dan mangga memiliki tegangan rata-rata masing-masing sebesar 0,18 volt, sedangkan jeruk lemon memiliki tegangan rata-rata terendah sebesar 0,04 volt. Perbedaan daya hantar listrik ini dipengaruhi oleh kandungan air, ion, serta struktur jaringan pada buah.
Co-Authors Adzura, Nadilla Afiah Afiah Afrinis, Nur Agustina, Mia Dwi Alini, Alini Althaf, Muhammad Mahdy Alwa, MaqhviraHusna Amelia Wulandari Ananda, Lusi Septia Andi Irfan, Andi Anggraini Dhilon, Dhini Angraini, Dela Nofri Aprilla, Nia Ari Setiawan Arifianto, Nasruhan Astuti - Astuti, Haryati Astuti, Retnaning Ayu, Febri Az Zahra, Salwa Azilah, Fatimah Nur Azmi, Zul Budiman, Khoirul Cahyani, Yuyun Febri Cuyno Mellen, Renie Damanik, Haryana Darma, Wiga Aulia Darwis, Nurizah Binti Mohamed Daya, Ellen Kurniawati Defita, Ermi Dessyka Febria, Dessyka Deswari, Dini Eka Saputri, Eka Eka Setiawati Elizha, Zellvia Erlinawati Erlinawati, Erlinawati Faizah, Ni’ma Tri Fauzi Ahmad Muda Fauzi, Muhammad Aulia Fayzal, Muhammad Febriwanti, Mutiara Kusuma Felayati, Felayati Fitri Aulia Fitri S, Rahmi Pramulia Florentina Simalango, Nora Gunarmi Gunarmi, Gunarmi Hamdi , Hamdi Hamdi Hamdi HAMIDI, M. NIZAR SYARIF Handayani, Riska Harahap, Dhini Haryati Hardianti, Evi Harman Amir Husna, Azmi Asmaul Iis Siti Jahro Irinericy , Rani Isnaeni, Lira Mufti Azzahri khofi, Mohammad Bilutfikal Kusuma, Novy Oktaviandri Kusumawati, Nila Lasepa, Wanda Laxmi, Laxmi Leatari, Rizki Rahmawati Letmi Dwiridal Linda Susanti Linda Widyaningsih Lingga, Leny Julia lsmalinda, lsmalinda Mardhatillah, Dela Mesi, Mesi Miftahurrahmi, Miftahurrahmi Mubasysyir Hasanbasri Muhammad Nizar Muhammad Nurman Nabilla, Agma Navelia, Zesika Intan Ningsih, Andi Pramesti Noorhayati, Ariyana Nur Azizah Nur Faizah, Ida Oktaviani, Yoneta Panjaitan, Nola Sari Parasandy , Ardila Parmin, Joria Percindira, Ella Dwi Prasetya, Danny Chandra Puji Hastuti Purnamasari, Yulia Puteri, Ade Dita Putri, Minazri Eka Putri, Nadya Annisa Putri, Yura Chaniago Ramadhan, Syahwira Ramli Ramli Rejeki, Yunaji Sri Rizki Rahmawati Lestari Rizqi, Eka Roshifita S, Ayu Purnamasari Saibatul Aslamiah, Saibatul Sari, Rika Rosvita Setiawan, Dicko Silitonga, Yese Angga Marito Sinaga, Steven Siti Aisyah Siti Nurhayati Siwi Padmawati, Retna Sofiana Sofiana, Sofiana Sri Hardianti Sri Widiyati, Sri Sumangkut, Aprilia Meymey Suparmin Suparmin Syamsul Bachry SYARIFA SYARIFA, SYARIFA Syarifah Aini Syarifah, Zulfa Lailatus Syukrianti Syahda Taruna, Jhon Utari, Yola Vera Diane Tombokan Viora, Dwi Wahyu Ramadhan WIJOYO, HADION Williani, Shelly Yanri Wijayanti Subronto Yendri Sudiar, Nofi Yuliska, Rumi Yusrila, Yoga Z.R, Zurahmi Zulhendra Zulhendra Zulhendra, Harman Amir