Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Penyuluhan Jajanan Sehat Upaya Penyehatan Kesehatan di Sekolah Dasar Syafriani, Syafriani; Afiah, Afiah; Lestari, Rizki Rahmawati; Febria, Dessyka
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/58cvd248

Abstract

Konsumsi jajanan merupakan hal yang sangat melekat pada anak. Anak-anak seringkali membeli makanan diluar dan tidak memperhatikan kebersihan serta kandungan yang ada pada makanan tersebut. Berdasarkan survei Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), lebih dari 99% anak mengkonsumsi jajanan saat di sekolah. Tingginya persentase anak yang mengkonsumsi jajanan memungkinkan risiko terjadinya masalah kesehatan pada anak menjadi lebih besar(Hijriani, Yulidar, and Luciana 2023). Kurangnya pengetahuan menjadi salah satu penyebab anak tetap mengkonsumsi jajanan tidak sehat. Padahal jajanan tersebut mengandung zat-zat aditif yang dapat bersifat karsiogenik bagi tubuh (Hijriani et al. 2023). Hal tentunya menjadi masalah serius yang memerlukan perhatian dari semua pihak. Zat-zat aditif yang terakumulasi dalam tubuh anak akan menimbulkan penyakit berbahaya salah satunya adalah kanker. Edukasi kepada anak perlu dilakukan agar anak memiliki pengetahuan untuk membedakan jajanan sehat dan jajanan tidak sehat. Karena kita ketahui bahwa pengetahuan dapat mempengaruhi perilaku dan sikap seseorang. Perilaku ditentukan oleh faktor pengetahuan. Tujuan penyuluhan ini ialah meningkatknya kesedaran dan pengetahuan siswa siswi dalam memilih jajanan sehat disekolah. Metode yang digunakan ceramah dan observasi langsung. Hasil menunjukkan bahwa sebagian bedar siswa -siswi sudah tahu bagaimana sebaiknya memilih jajanan yang sehat disekolah. Saran kepada siswa-siswa lebih diperhatikan lagi terkait pemilihan jajanan yanga akan dikonsumsi disekolah dan tidak luput adanya dukungan dari sekolah.
Edukasi Hipertensi dan Senam Sehat Upaya Penyehatan Kesehatan pada Lansia Desa Teluk Paman Afiah, Afiah; Syafriani, Syafriani; Febria, Dessyka; Leatari, Rizki Rahmawati
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/10qahk74

Abstract

Pada uisia lanjut merupakan usia rentan akan penyakit salah satunya hipertensi (Putra & Susilawati, 2022) Hipertensi menjadi masalah yang serius karena satu dari tiga orang dewasa diseluruh dunia menderita hipertensi. Hipertensi merupakan penyebab kematian ketiga di Indonesia pada semua umur dengan proporsi kematian 6,83%. Hubungan gaya hidup dengan kejadian hipertensi sangat mempengaruhi beberapa kondisi psikis maupun seseorang. Gaya hidup yang sehat menggambarkan pola perilaku sehari-hari yang mengarah pada upaya memelihara kondisi fisik, dan mental sosial berada dalam keadaan positf. Tujuan kegiatan untuk memberikan edukasi hipertensi dan senam sehat pada lansia upaya terjadinya penyehatan Kesehatan pada kelompok usila. Metode dalam penyuluhan ini dalam bentuk pelatihan berupa pemberian materi dan akan dilanjutkan praktek senam sehat bersama. Untuk penentuan daerah yang dipilih sebagai obyek pengabdian masyarakat itu Desa Teluk Paman pengabdian karena banyak lansia yang tidak tahu tentang hipertensi dan akan pentingnya senam sehat. Hasil setelah dilakukan peyuluhan lansia bisa menyadari dan meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi dan manfaat senam sehat. Saran diharapkan lansia lebih berhati-hati dalam tekanan darahnya dengan pola hidup sehatnya sehari-hari
Penyuluhan Seks Edukasi di MAN 3 Kampar Lipat Kain Selatan Irinericy , Rani; Syafriani, Syafriani
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nqxzzd32

Abstract

Masa remaja merupakan masa dimana seorang manusia sedang berada dalam pencarian jati dirinya, ingin mengenal siapa dirinya sebenarnya. Seorang manusia dikatakann remaja, jika ia sudah menginjak usia 17 tahun. Dalam usia ini, seorang manusia mengalami masa yang dinamakan masa pubertas. Saat pubertas, biasanya manusia ingin mencoba segala suatu yang baru dalam hidupnya, muncul berbagai macam gejolak emosi, dan banyak timbul masalah baik dalam keluarga maupun lingkungan sosialnya. Bentuk kenakalan remaja banyak sekali, antara lain: Narkoba,free sex,tawuran, pergaulan bebas, dan lainnya. Kenakalan remaja kebanyakan dilakukan oleh mereka yang gagal dalam mengembangkan emosi jiwanya, mereka tidakbisa menahan diri terhadap hal baru yang masuk kedalam dirinya, yang menimbulkan sikap yang tidak seharusnya dilakukan (Nia Aprilla et al., 2024). Tujuan memingkatnya pemahanam ataupun pengetahuan akan bahaya pergaulan bebas dengan mengadakan penyuluhan edukasi pergaulan bebas dan dampaknya. Metode yang digunakan ceramah dan observasi langsung. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa--siswi sudah tahu bagaimana bahaya dari pergaulan bebas. Saran kepada siswa-siswa lebih diperhatikan lagi dengan siapa kita berteman baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan rumah dan dukungan dari pihak sekolah.
Sosialisasi Pengelolahan Sampah di SDN 017 Lipat Kain Selatan Lestari, Rizki Rahmawati; Syafriani, Syafriani; Afiah, Afiah; Febria, Dessyka
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/m2pqhx96

Abstract

Salah satunya dalam bentuk sampah, baik sampah organik maupun sampah anorganik. Sampah yang terus menumpuk dari hari kehari dapat menimbulkan polusi udara, polusi tanah, polusi air, merusak estetika suatu wilayah, bahkan menjadi  sumber  penyakit  bagi  warga  sekitar (Zurrahmi et al., 2024). Lokasi pengabdian ini diambil karena banyak Siswa/Siswi SDN 017 Desa Lipat Kain Selatan banyak yang belum mengerti cara pemilahan sampah sesuai dengan jenisnya, dimana sampah atau limbah yang muncul dari aktivitas seperti banyaknya botol kemasan minuman, kertas bekas maupun sampah organik. Tujuan penelitian ini adalah sosialisasi tentang pengelolaan sampah di SDN 017 Lipat Kain Selatan. Penyuluhan tentang pengelolaan dan pemilahan sampah dilakukan dalam bentuk penyuluhan berupa materi teori dan akan dilanjutkan praktek pada pengabdian selanjutnya. Materi disampaikan oleh tim pelaksana mengenai seputar definisi sampah, pengelompokannya, cara mengelola serta contoh produk-produk daur ulang sampah. Selain itu juga disampaikan hasil penelitian yang memanfaatkan sampah atau limbah dari lingkungan, seperti pembuatan hiasan dari botol bekas, pupuk kompos dari sampah organik dan lain-lain. Pada saat penyampaian materi ditunjukkan pula produk-produk olahan sampah/limbah yaitu botol bekas yang sudah di daur ulang menjadi hiasan di dalam kelas. Setelah dilakukan penyuluhan ini, sebagian besar pemahaman siswa meningkat tentang pentingnya pengolahan sampah. Diharapkan siswa bisa meningkatkan pengetahuan dan kesadarannya akan pentingnya pengolahan sampah di lingkungan sekolah.
Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Gejala Pruritus Vulvae pada Santriwati Febria, Dessyka; Anggraini Dhilon, Dhini; Parasandy , Ardila; Syafriani, Syafriani; Rahmawati Lestari, Rizki
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i1.7

Abstract

Pruritus Vulvae merupakan penyakit kelamin pada yang disebabkan kurang menjaga kebersihan area vulva. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan gejala Pruritus Vulvae pada Santriwati. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di pesantren Darul Mutaqen dengan jumlah sampel 90 orang, dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisa data unvariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil analisa univariat diperoleh 57 responden (63,3%) memiliki sanitasi lingkungan kurang baik, dan 38 responden (42,2%) yang berkemungkinan mengalami Pruritus Vulvae. Hasil uji Chi square ada hubungan antara sanitasi lingkungan dengan gejala Pruritus Vulvae  (p value =0,004). Kesimpulan adanya hubungan yang signifikan antara sanitasi lingkungan dengan gejala Pruritus Vulvae.
Faktor Yang Mempengaruhi Risiko Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru Tahun 2022 lsmalinda, lsmalinda; Pramulia Fitri , Rahmi; Syafriani, Syafriani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i1.8

Abstract

Stunting merupakan kondisi kronis yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi jangka panjang, ditunjukkan dengan nilai z-score TB/U kurang dari - 2SD. Beberapa faktor yang mempengaruhi masalah stunting terhadap bayi dan balita yaitu faktor dari pola asuh yang kurang baik, pendidikan ibu, pendapatan keluarga, pengetahuan ibu, pemberian ASI eksklusif, umur pemberian MP-ASI, riwayat penyakit infeksi, dan faktor genetik dari orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian sltinting pada balita di Puskesmas Rejosari. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Case-control. Populasi penelitian ini adalah balita di wilayah kerja Puskesmas Rejosari berjumlah 54 orang. Alat ukur penelitian adalah kuisioner. Hasil penelitain menunjukan faktor yang berhubungan dengan Risiko stunting adalah tingkat pendidikan ibu (P value = 0.000 < a 0.05), pekerjaan ibu (P value = 0,039 < a 0.05), jumlah anak   (P value = 0,0 IO< a 0.05). Sedangkan yang tidak berhubungan dengan risiko stunting adalah umur ibu (P value = 0,345 < a 0,05), pendapatan keluarga (P value = 1,000 < a 0,05), jarak lahir (P value 0,266 < a 0,05), riwayat pemberian ASI ekslusif (P value = 0,071 < a 0,05), riwayat pemberian MP ASI (P value = 0,524 < a 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor yang berhubungan dengan risiko stunting ialah pendidikan, pekerjaan ibu dan jumlah anak.
Hubungan Obesitas Sentral, Asupan Natrium dan Lemak dengan Kejadian Hipertensi pada Dewasa di Desa Naumbai Alwa, MaqhviraHusna; Syafriani, Syafriani; Lasepa, Wanda
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.109

Abstract

Hipertensi  merupakan  kondisi  tekanan  darah  seseorang  berada  diatas  angka  normal  yaitu  140/90 mmHg, faktor  yang  mempengaruhi  terjadinya  hipertensi  diantaranya  adalah  faktor  genetik, umur,  dan  jenis  kelamin,  indeks  massa  tubuh  dan  asupan  natrium,asupan lemak  juga dapat  berhubungan  dengan kejadian hipertensi, sering disebut sebagai “Silent killer” karena tidak terjadi tanda-tanda dan gejala sehingga menyebabkan terjadinya komplikasi seperti stroke dan serangan jantung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan obesitas sentral dan asupan natrium serta asupan lemak dengan kejadian hipertensi pada dewasa di desa naumbai. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juni 2024 dengan jumlah sampel 80 responden dengan teknik simple random sampling. Hasil univariat menunjukan dari 80 respnonden, terdapat 56 responden (70%) mengalami hipertensi, terdapat 58 responden (72,5%) dengan lingkar pinggang tidak normal, terdapat 43 responden (53,8%) mengalami asupan natrium lebih, terdapat 61 responden (76,3%) memiliki asupan lemak lebih. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan antara obesitas sentral (p = 0,007), asupan natrium (p= 0,000), asupan lemak (p = 0,006). Kesimpulan terdapat hubungan antara obesitas sentral, asupan natrium, asupan lemak dengan kejadian hipertensi. Diharapkan kepada penderita lebih menjaga kesehatan dengan selalu melakukan pemeriksaan tekanan darah, membatasi konsumsi natrium dan makanan yang mengandung lemak tinggi
Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare di Desa Penyesawan Wilayah UPT Puskesmas Air Tiris Utari, Yola; Syafriani, Syafriani; Puteri, Ade Dita
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.111

Abstract

Diare kerap terjadi pada balita, faktor penyebab diare berasal dari lingkungan. Kualitas lingkungan baik, maka perkembangan diare  juga semakin kecil.Diare adalah penyakit yang terjadi ketika terjadi perubahan konsistensi feses selain dari frekuensi buang air besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare di Desa Penyasawan Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga yang bertempat tinggal di Desa Penyasawan. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 75 keluarga yang berdomisili di Desa Penyasawan.Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan, sikap, Ketersediaan SPAL. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian dengan uji statistik menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara faktor pengetahuan yaitu dengan (p value = 0,000), faktor sikap (p value = 0,001), faktor ketersediaan SPAL (p value = 0,008). Adapun saran untuk masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan rumah, memiliki jamban sehat dan SPAL yang tertutup. 
Faktor-faktor yang Berubungan dengan Kejadian Wasting pada Balita Usia 12-23 Bulan di Desa Padang Mutung Sari, Rika Rosvita; Syafriani, Syafriani; Lasepa, Wanda
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.114

Abstract

Wasting merupakan masalah malnutrisi akut yang secara tidak langsung dapat menyebabkan kematian pada balita. Saat ini, wasting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat serius di Indonesia dengan prevalensi 7,7%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian wasting pada balita usia 12-23 bulan di Desa Padang Mutung. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan ibu dan balita yang berjumlah 100 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan dari 100 responden, terdapat 70 responden (70%) tidak mengalami wasting, 52 responden (52%) tidak menderita diare, 75 responden (75%) mengkonsumsi pangan beragam, 60 (60%) responden pengetahuan ibu baik, 64 responden (64%) dengan riwayat kelengkapan imunisasi lengkap. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan antara diare (p value = 0,008), riwayat imunisasi (p value = 0,010) terhadap kejadian wasting. Diharapkan kepada ibu yang memiliki balita wasting untuk meningkatkan pengetahuan dan selalu aktif mengikuti kegiatan posyandu yang diadakan agar status gizi terkontrol dan ditangani secara baik.
Hubungan Pengetahuan tentang DM, Konsumsi Makanan Manis dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian DM Tipe 2 pada Masyarakat Dewasa Akhir Usia 50-59 Tahun Aisyah, Siti; Afrinis, Nur; Syafriani, Syafriani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.239

Abstract

Dewasa akhir merupakan masa dimana seseorang mengalami berbagai perubahan kemunduran fungsi diri mulai dari fisiologi, psikologis, sosial dan ekonomi . Ketika seseorang memasuki tahap dewasa akhir mulai muncul berbagai penyakit salah satunya penyakit diabetes mellitus (DM) tipe 2. DM tipe 2 merupakan suatu kelompok penyakit metabolik yang menyebabkan hiperglikemia karena glukosa darah tidak dapat digunakan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang DM, konsumsi makanan manis,aktivitas fisik dengan kejadian DM Tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif degan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Limau Manis Kecamatan Kampar pada bulan Juni-Juli 2023. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat di Desa Limau Manis yang berusia 50-59 tahun (dewasa akhir). Sebanyak 111 masyarakat dewasa akhir dengan menggunakan stratified random sampling. Analisis data yang digunakan analisis univariat dan bivariate dengan uji chi-square. Dari 111 responden terdapat 73 (65,8%) responden dewasa akhir usia 50-59 tahun (65,8%) yang tidak menderita DM Tipe 2, 58 responden (52,3%) yang memiliki pengetahuan baik tentang DM, 58 responden (52,3%) yang sering konsumsi makanan manis, 63 responden (56,8%) yang beraktivitas fisik sedang-berat. Tidak tedapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang DM dengan kejadian DM TIPE 2, terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan manis, aktivitas fisik dengan kejadian DM Tipe 2 di Desa Limau Manis Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris. Saran yaitu agar responden lebih meningkatkan pengetahuan tentang DM, membatasi konsumsi makanan manis dan lebih rutin melakukan aktivitas fisik/olahraga.
Co-Authors Adzura, Nadilla Afiah Afiah Afrinis, Nur Agustina, Mia Dwi Alini, Alini Althaf, Muhammad Mahdy Alwa, MaqhviraHusna Amelia Wulandari Ananda, Lusi Septia Andi Irfan, Andi Anggraini Dhilon, Dhini Angraini, Dela Nofri Aprilla, Nia Ari Setiawan Arifianto, Nasruhan Astuti - Astuti, Haryati Astuti, Retnaning Ayu, Febri Az Zahra, Salwa Azilah, Fatimah Nur Azmi, Zul Budiman, Khoirul Cahyani, Yuyun Febri Cuyno Mellen, Renie Damanik, Haryana Darma, Wiga Aulia Darwis, Nurizah Binti Mohamed Daya, Ellen Kurniawati Defita, Ermi Dessyka Febria, Dessyka Deswari, Dini Eka Saputri, Eka Eka Setiawati Elizha, Zellvia Erlinawati Erlinawati, Erlinawati Faizah, Ni’ma Tri Fauzi Ahmad Muda Fauzi, Muhammad Aulia Fayzal, Muhammad Febriwanti, Mutiara Kusuma Felayati, Felayati Fitri Aulia Fitri S, Rahmi Pramulia Florentina Simalango, Nora Gunarmi Gunarmi, Gunarmi Hamdi , Hamdi Hamdi Hamdi HAMIDI, M. NIZAR SYARIF Handayani, Riska Harahap, Dhini Haryati Hardianti, Evi Harman Amir Husna, Azmi Asmaul Iis Siti Jahro Irinericy , Rani Isnaeni, Lira Mufti Azzahri khofi, Mohammad Bilutfikal Kusuma, Novy Oktaviandri Kusumawati, Nila Lasepa, Wanda Laxmi, Laxmi Leatari, Rizki Rahmawati Letmi Dwiridal Linda Susanti Linda Widyaningsih Lingga, Leny Julia lsmalinda, lsmalinda Mardhatillah, Dela Mesi, Mesi Miftahurrahmi, Miftahurrahmi Mubasysyir Hasanbasri Muhammad Nizar Muhammad Nurman Nabilla, Agma Navelia, Zesika Intan Ningsih, Andi Pramesti Noorhayati, Ariyana Nur Azizah Nur Faizah, Ida Oktaviani, Yoneta Panjaitan, Nola Sari Parasandy , Ardila Parmin, Joria Percindira, Ella Dwi Prasetya, Danny Chandra Puji Hastuti Purnamasari, Yulia Puteri, Ade Dita Putri, Minazri Eka Putri, Nadya Annisa Putri, Yura Chaniago Ramadhan, Syahwira Ramli Ramli Rejeki, Yunaji Sri Rizki Rahmawati Lestari Rizqi, Eka Roshifita S, Ayu Purnamasari Saibatul Aslamiah, Saibatul Sari, Rika Rosvita Setiawan, Dicko Silitonga, Yese Angga Marito Sinaga, Steven Siti Aisyah Siti Nurhayati Siwi Padmawati, Retna Sofiana Sofiana, Sofiana Sri Hardianti Sri Widiyati, Sri Sumangkut, Aprilia Meymey Suparmin Suparmin Syamsul Bachry SYARIFA SYARIFA, SYARIFA Syarifah Aini Syarifah, Zulfa Lailatus Syukrianti Syahda Taruna, Jhon Utari, Yola Vera Diane Tombokan Viora, Dwi Wahyu Ramadhan WIJOYO, HADION Williani, Shelly Yanri Wijayanti Subronto Yendri Sudiar, Nofi Yuliska, Rumi Yusrila, Yoga Z.R, Zurahmi Zulhendra Zulhendra Zulhendra, Harman Amir