Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Tuntutan Tugas, Tuntutan Peran, dan Tuntutan Antarpribadi Dengan Stres Kerja Pada Perawat di Bagian IGD Rumah Sakit Haji Kota Makassar Fatmawaty Mallapiang; Azriful Azriful; Dwi Putri Nursetyaningsih; Andi Syamsiah Adha
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 9, Nomor 2, Tahun 2017
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.88 KB) | DOI: 10.24252/as.v9i2.3779

Abstract

Perawat dalam menjalankan profesinya sangat rawan terhadap stres, kondisi ini dipicu karena adanya tuntutan dari pihak organisasi dan interaksinya dengan pekerjaan yang sering mendatangkan konflik atas apa yang dilakukan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan pendekatan  survei analitik. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh perawat tetap bagian IGD RSUD Haji Kota Makassar sejumlah 30 orang, dan sampel adalah total sampling sebanyak 30 orang. Dari hasil uji statistik diperoleh ada hubungan antara tuntutan tugas dengan stres kerja (p=0.037), ada hubungan antara tuntutan peran dengan stres kerja (p=0.04), dan tidak ada hubungan antara tuntutan antar pribadi dengan stres kerja (p= 0.735).  Pihak rumah sakit atau kepala IGD sebaiknya membuat ruang kecil khusus untuk perawat beristirahat sejenak mengingat waktu kerja yang panjang dalam setiap shift dan memaksimalkan fungsi perawat magang untuk membantu mengurangi beban pekerjaan dari perawat tetap. 
Gambaran Kecelakaan Kerja, Penyakit Akibat Kerja dan Postur Janggal Pada Pekerja Armada Mobil Sampah Tangkasaki’ di Kota Makassar fatmawaty Mallapiang; Munawir Amansyah; Abdul Majid HR. Lagu; Annisa ilahi Thaha
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 10, Nomor 1, Tahun 2018
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.172 KB) | DOI: 10.24252/as.v10i1.5419

Abstract

Pada bulan Januari sampai September 2003 terdapat sekitar 81.169 kasus kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, pada tahun 2008 sebanyak 2.124 orang (Departemen Tenaga kerja Trans Pusat Jakarta, 2008).Pekerjaan pengangkut sampah merupakan pekerjaan yang mempunyai risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang cukup tinggi (Englehardt et al, 2003). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja dan postur janggal pada pekerja armada mobil sampah TANGKASAKI’ (Truk Angkutan Sampah Kita) di kota Makassar. Metode penelitian ini merupakan penelitian Survey bersifatDeksriptif dengan populasi adalah seluruh pekerja pengangkut sampah di kecamatan Tamalate Makassar sebanyak 30 orang dengan sampel 24 orang yang ditentukan secara purposive sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecelakaan kerja tertinggi yang dialami oleh pekerja yaitu tertusuk dan tergores sebanyak 22 responden (43.1%) dan penyakit akibat kerja berupa penyakit kulit sebanyak 9 responden (22.5%). Sedangkan postur janggal dialami oleh pekerja pengangkut sampah karena posisi membungkuk, mengangkat, menarik, menggapai dan melempar sampah ke dalam truk secara berulang-ulang, sehingga mengalami keluhan nyeri punggung sebanyak 18 responden (30.5%).Dapat disimpulkan bahwa pekerja harus lebih memperhatikan dan mengenali hal-hal yang bisa menyebabkan kecelakaan kerja saat bekerja, dalam hal ini untuk menekan dan menurunkan angka kecelakaan kerja pada pekerjadengan penggunaan alat pelindung diri lengkap untuk menunjang pekerjaannya. Sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja dan postur janggal
Gambaran Pendidikan Seksual Anak Usia Dini Dalam Keluarga Pada Keluarga Sejahtera III Plus Kecamatan Tallo Kota Makassar Nurdiyanah Nurdiyanah; Fatmawaty Mallapiang; Nildawati Nildawati; Aulia Rahma
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 10, Nomor 2, July-December 2018
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.296 KB) | DOI: 10.24252/as.v10i2.6873

Abstract

Pendidikan seksual anak usia dini menjadi salah satu upaya untuk mencegah berbagai bahaya kejahatan seksual dan penyimpangan seksual pada anak. Keluarga menjadi wadah utama bagi anak untuk memperoleh pendidikan, termasuk pendidikan seksual. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui gambaran pendidikan seksual anak usia dini dalam keluarga sejahtera III plus di Kecamatan Tallo.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif survei pada keluarga sejehtera III plus di Kecamatan Tallo.Dari populasi 567 keluarga diperoleh sampel sebanyak 180 keluarga menggunakan purposive sampling dengan kriteria keluarga sejahtera IIII plusyang memiliki anak usia 8-12 tahun.Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik (93,4%), kontrol diri yang baik (51,7%), sikap positif (93,4%), tindakan yang baik (81,1%), lingkungan sosial yang baik (82,2%) dalam memberikan pendidikan seksual anak dalam keluarga. Sehingga pendidikan seksual anak usia dini pada keluarga sejahtera III plus di kecamatan Tallo sudah baik, meskipun masih terdapat beberapa responden yang tidak pernah memberikan pendidikan seksual dalam keluarganya (41,1%). Oleh karena itu, orang tua diharapkan secara aktif dan terbuka dalam berkomunikasi masalah seksual dengan anak serta menjadi teladan dengan menanamkan nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari merupakan bagian dari pendidikan seksual anak usia dini dalam keluarga
Analisis Postur Kerja Dan Re-Desain Fasilitas Kerja Pada Pengrajin Batu Bata di Kelurahan Kalase’rena Kec.Bontonompo Kab. Gowa Fatmawaty Mallapiang; Azriful Azriful; Habibi Habibi; Syahratul Aeni; Titi Ismawati
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 11, Nomor 1, January-June 2019
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.233 KB) | DOI: 10.24252/as.v11i1.9419

Abstract

Sikap kerja tidak ergonomis pada pengrajin batu bata merupakan posisi kerja tidak alamiah yang diakibatkan oleh letak fasilitas kerja yang tidak sesuai dengan antropometri pekerja.Postur kerja tidak alamiah misalnya postur kerja yang selalu berdiri, jongkok, dan membungkuk, dalam waktu lama yang menyebabkan ketidaknyamanan dan berisiko menyebabkan Musculosceletal Disorder.Tujuan penelitian ini menganalisis postur kerja dengan metode RULA dan melakukanre-desain fasilitas kerja denganpengukuran antropometri pengrajinbatu batadi Kelurahan Kalase’rena Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa.Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan observasional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling yang berjumlah 38 responden dari60 pekerja berdasarkan kriteria inklusi: tenaga kerja laki-laki, masih aktif bekerja saat penelitian, berusia <55 tahun, dan masa kerja >1 tahun. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap pencetakanbatu bata dengan postur kerja bungkuk berada pada level risiko tinggi sehingga diperlukan perbaikan postur kerja sekarang juga. Sedangkan pada proses pencetakanbatu bata dengan postur kerja berdiri berada pada level risiko sedang sehingga diperlukan perbaikan postur kerja dalam waktu dekat. Oleh karena itu perlu adanya perbaikanfasilitaskerja yang ergonomis, seperti kursi kerja: tinggi 45 cm disertai baut ring sepanjang 20 cm sehingga dapat mengatur ketinggian kursi dari rentang 35-55 cm, panjang kurang lebih 29 cm, lebar kurang lebih 29 cm, tinggi sandaran kurang lebih 55 cm, lebar sandaran kurang lebih 43 cm dan meja kerja: panjang kurang lebih 200 cm, lebarkurang lebih 100 cm, dan tinggi 52 cm disertai baut ring sepanjang20 cm di bawah meja sehingga dapat mengatur ketinggian meja dari rentang 42-62 cm, sehingga pekerja dapat bekerja dengan aman, nyaman dan produktif.
Studi Pengendalian Kejadian Tertusuk Jarum Suntik Pada Petugas Instalasi Gawat Darurat RS. X Kota Makassar Fatmawaty Mallapiang; Azriful Azriful; Nildawati Nildawati; Hasmi Septiani
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 11, Nomor 2, July-December 2019
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.817 KB) | DOI: 10.24252/as.v11i2.11927

Abstract

Needle Stick Injury (NSI) adalah suatu kecelakaan akibat tertusuk jarum suntik yang dapat disebabkan oleh prosespemberianinjeksi, menutup jarum suntik, pengambilan darah, pemasangan infus, ataupun pembuangan dan berisiko telah tercemar darah atau cairan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang bentuk pengendalian dari segi Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk meminimalisir kejadian NSI di Instalasi Gawat Darurat RS X Kota Makassar menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penentuan informan menggunakan metode purposive sampling yang terdiri dari dua informan kunci dan delapan informan biasa. Pengumpulan data dilakukan dengan indepth interview dan diolah menggunakan content analysis, setelah itu dilakukan triangulasi sumber.Bentuk pengendalian sebelum kejadian tertusuk jarum suntik ada lima (berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 66 Tahun 2016 Tentang K3 Rumah Sakit), namun hasil penelitian menunjukkan bahwa RSWS melakukan empat upaya kecuali eliminasi yakni pengendalian substitus i(penggunaan IV Catheter), rekayasa (pengadaan wadah benda tajam berupa jerigen bekas cairan pasien Hemodialisis), administratif (penerapan SOP kewaspadaan standar dan pendelegasian tindakan menyuntik melalui rekam medik), serta alat pelindung diri (sepatu bagian atas tertutup), sedangkan setelah tertusuk jarum suntik berupa pendampingan, pemeriksaan kesehatan, jika hasilnya negatif maka dilakukan pemantauan selama masa inkubasi, dan apabila hasilnya positif maka diberikan pengobatan hingga sembuh. Pihak rumah sakit diharapkan dapat melakukan pengadaan alat jet injector, microneedle patch dan IV Catheter, wadah benda tajam sesuai standar, pendelegasian tindakan menyuntik secara tertulis sesuai hukum, penentuan standar sepatu bagi petugas, serta sosialisasi penangananpascapajanan. Kata Kunci  : Tertusuk, jarum suntik, Petugas, Pengendalian Keselamatan 
Nutrition substance of Thunnus sp. as an alternative to improving community nutrition Andi Syamsiah Adha; Suriyanti Suriyanti; Fatmawaty Mallapiang
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 12, Nomor 1, January-June 2020
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.456 KB) | DOI: 10.24252/as.v12i1.14297

Abstract

Thunnus sp. (Tuna fish) is a group of fish which is the main export commodity of sea fish consumed from Indonesia. Tuna is one type of sea fish that has high protein levels. This study aims to determine the nutrient content (water content, ash content, carbohydrate, protein, fat, and iron (Fe), bacterial and mold microorganism test, organoleptic test, and P <0.05 friedmen test on tuna meat flour. The design in this study was experimental with a pre-experimental One-Shot Case Study design with the treatment of tuna meat flour drying.The results of the study with replication three times showed that the average water content was 8.37%, ash content was 3.86% , 3.99% carbohydrates, 71.45% protein, 9.45% fat, and 1.49 μg / g Fe. Microorganism test on bacteria for all 3 treatments was all safe. In addition there was an influence on the quality of tuna meat flour from aspects of color, aroma, texture. Therefore drying tuna meat flour at a temperature of 60 ° C is the best product that is fit for consumption as an additional food to meet the nutritional needs of the community every day.
Pengelolaan sampah dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) di wilayah pesisir Bulukumba Sulawesi Selatan Fatmawaty Mallapiang; Yessy Kurniati; Sukfitrianty Syahrir; Abd. Majid HR Lagu; Rimawati Aulia Insani Sadarang
Riau Journal of Empowerment Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/raje.3.2.79-86

Abstract

Waste becomes a crucial problem in coastal areas because of the habit of people who throw garbage directly into the sea. This community service aims to manage waste by empowering assets owned by the community. This activity is carried out in 2 stages, namely the preparation and implementation stages. The preparation phase is carried out by inventorying assets owned by the community, conducting socialization, preparing materials and materials needed for waste management training. The identified assets owned by the community consist of physical assets, human assets, social assets, financial assets, and natural assets. The results of the activity showed that the participants who were present did not reach the target due to the sea fishing activities carried out by residents. Participants who took part in the waste management activities were quite enthusiastic in participating in the material and simulation. It is expected that participants who follow the training can process their garbage and motivate other residents to handle their waste.
Evaluasi Program Pemberdayaan: Sampah Organik Menjadi Kompos Fatmawaty Mallapiang; Bs. Titi Haerana; Nilda Alfiyyah
Kampurui Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2021): Kampurui Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kjkm.v3i1.357

Abstract

Teknologi tepat guna pembuatan pupuk kompos dari limbah rumah tangga diharapkan akan mampu meningkatkan pemberdayaan dan kemandirian masyarakat desa. Penelitian bertujuan melakukan evaluasi pemberdayaan masyarakat berupa pembuatan pupuk kompos. Penelitian kualitatif yakni triangulasi hasil wawancara, pengamatan, dan analisis dokumen. Dilakukan pada Bulan Maret 2021 pada Bank Sampah Peduli Pinrang (BSPP) Unit Temmassarangnge, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menemukan tingkat kesadaran masyarakat terhadap masalah di lingkungannya cukup tinggi. Kegiatan ini masih dalam skala lokal atau mikro saja, dimana belum nampak pengaruh atau kebijakan dari dari tingkatan komunitas yang mempengaruhi perkembangan pemberdayaan masyarakat secara lebih luas. Perkembangan proses pemberdayaan masyarakat sudah menuju kepada tahap ketiga yaitu pemanfaatan dimana menggunakan kompos untuk tanamannya untuk mengurangi pembelian pupuk. Program pemberdayaan ini dianggap telah mencapai tujuannya. Hasil yang diperoleh telah maksimal. Hasil-hasil nyata tersebut telah konsisten/sejalan dengan  hasil yang diharapkan. Kesimpulan bahwa program pemberdayaan ini dinilai sangat efisien dan efektif dalam mencapai hasil yang diharapkan. Diperlukan dukungan berkelanjutan terhadap pelaksanaan, termasuk pembiayaan.
PENGARUH PERAN GANDA TERHADAP KEJADIAN STRES KERJA PADA GURU WANITA SELAMA MASA PANDEMI COVID 19 Fatmawaty Mallapiang; Wardah; Nildawati; Azriful
JURNAL SIPAKALEBBI Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sipakallebbi.v6i1.28983

Abstract

This research aims to examine how Uang Panaik, the required amount of money to finance a wedding ritual/party, is negotiated against gender construction through romantic love and hybrid culture. This research focuses on Uang Panaik tradition that is practiced by Buginese as one of the requirements of a marriage. The main subjects of this research are two couples who experienced a love relationship before their marriage with love expression within the boundary of Islamic rules and their relatives. The data collection was done in two ways, the first was through interviews and the second was examining textual sources relevant to the topic. The data were then compared in order to see the similarity or difference between the written traditional practice of Buginese wedding ritual and the experience of the subjects. The data were analyzed by using qualitative methods with romantic love theory by Eva Illouz and hybridity theory by Homi K Bhabha. This research argues that the practice of Uang Panaik in Buginese wedding ritual has been reconstructed differently from the traditional ways as the practice of Uang Panaik tradition is challenged by the involvement of romantic love relationships that happened before marriage (courtship, pacaran). Thus the process of negotiating Uang Panaik against gender construction happened in a hybrid culture together with romantic love bounded by religious ethics.
Dietary Intake and Nutritional Status of Children in Kajang: A Study at An Indigenous Area in Indonesia Fatmawaty Mallapiang; Andi Syamsiah Adha; Rini Jusriani; Masyitha Muis
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 14, Nomor 1, January-June 2022
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-sihah.v14i1.28780

Abstract

Malnutrition in children can contribute to growth limitations, and susceptibility to infection, which ultimately can inhibit the children’s growth and development. This study aimed to determine the fulfillment of macronutrient intake, micronutrient intake, and nutritional status of elementary school children at State Elementary School (hereafter SDN) Ammatoa Area, Kajang District, and Bulukumba Regency. This research was a descriptive study involving a population of 131 children and a sample of 65 children obtained by accidental sampling. The data were analyzed by using descriptive analysis of the percentage test. The results showed that the majority of macro-carbohydrate intakes (56.9%) were in the sufficient category, the majority of protein and fat (61.5% and 84.6%) were in the less category, while the intake of micronutrients, namely iron, zinc, and calcium primarily (83.1%, 80%, and 92.3%) in the less category, and the majority of nutritional status (86.2%) in the normal category. It was concluded that the intake of macro and micronutrients in elementary school children at the SDN Ammatoa region tended to be still lacking/low, despite their nutritional status, which tended to be normal. It is hoped that the relevant agencies will provide counselling to students regarding healthy and nutritious food by utilizing local food diversification in the Ammatoa customary area.
Co-Authors A. Syamsiah Adha Abdul Majid HR. Lagu Aeni, Syahratul Aeni, Syahtul Ahdarnisal, Ahdarnisal Alimus, Nur Aqidatul Izzah Andi Agus Wahyudi Andi Agustina Suyuti Andi Muhammad Multazam Andi Susilawaty Andi Syamsiah Adha Andi Takwa Annisa ilahi Thaha Asir, Muhammad Faiz Fawwaz Aulia Rahma Ayu Hamid Azriful Azriful Azriful Azriful Azriful Azriful Azriful Azriful Azriful Azriful Azriful Azriful Azriful Azriful Azriful Azriful Azriful, Azriful Azriful iful Azriful Bs. Titi Haerana Dewi Ayu Dewi Ayu Purnama Dwi Putri Nursetyaningsih Dwi Santy Damayati, Dwi Santy Emmi Bujawati Emmi Bujawati Fachrin, Suharni a. Febriani Prastike Fitrah Fitrah, Fitrah Gaffar Rukmady Habibi Habibi . Habibi Habibi Harjuna, Asrul Hasbi Ibrahim Hasbi Ibrahim Hasbi Ibrahim, Hasbi Hasmi Septiani Herlina Herlina Idris, Fairus Prihatin Ikhtiar, Muh. Indriani Lestaluhu Irfandi Rahman Irviani Anwar Ibrahim Ismail, Ahmad La Ode Ismi Aulia Samosir Jayanti, Amalia Juniarsih Jamil Jusriani, Rini Khansaa Afifah M Lilis Widiastuty M.Fais Satrianegara Massakili, Andi Masyitha Muis Muchlis Mubaraq Hamda Muh. Kahfi Muhammad Adriansyah Muhammad Azwar Muhammad Riswal Mukhaiminah, Ina Munawir Amansyah Munawir Amansyah Nilda Alfiyyah Nildawati Nildawati Nildawati Nildawati Nildawati Nildawati Nildawati Nildawati Nildawati Nildawati, Nildawati Nur Fitriyani Arifuddin Nurdiyanah Nurdiyanah Nurfahmiatunnisa, Nurfahmiatunnisa Nurhidayah Purnamasari Purnamasari Nurkhalis A Gaffar Nurul Fadillah Radha, Andi Rakhman, Alfina Sari Ramdani, Rezki Ramisdar, Irma Octaviani Ranti Ekasari Ria Anggraini Rini Jusrian Rini Jusriani Rini Jusriani Rini Jusriani Rini, Rini Jusriani Rukhayya Rizal Sadarang, Rimawati Aulia Insani Safitri, Andi Afriyani Sitti Patimah Sitti Raodhah Sri Ayu Azzahra Sukfitrianty Syahrir sukmawati Sukmawati Sukmawati Surahmawati Surahmawati Suriyanti Suriyanti Syahratul Aeni Syahrul Basri Syamsul Alam Syamsuryana Basri Syarfaini Syarfaini Syarfaini Syarfaini Syarfaini, Syarfaini Syarfani, Syarfani Titi Ismawati Triana Andika Putri Tuhelelu, Ghifari M. Nuh Wahyu Alfat Wardah Wijaya, Dian Rezki` Yessy Kurniati