p-Index From 2021 - 2026
11.273
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : International Journal of Demos

Krisis & Aktor Populis: Fase Awal Krisis Pandemi Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta Nurzaman, Tedy; Sholihah, Ratnia; Djuyandi, Yusa
International Journal of Demos (IJD) Volume 5 Issue 2 (2023)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v5i2.442

Abstract

AbstractCrisis conditions and populist actors in several literatures show a significant relationship, especially in crises that are endogenous or caused by human actions. In an exogenous crisis, the process of politicizing these situations and conditions becomes difficult, because the nature of the crisis is caused by accidental shocks or beyond human control, which tends to create uncertainty about what actions to take. Based on the theory developed by Bobba & Hubé (2021a), the relationship between populist actors and crisis situations and conditions is not only when action is needed to weaken or solve problems, furthermore, populist actors can also act as crisis facilitators whose role is to spread a sense of crisis (Bobba & Hubé, 2021a). Anies Baswedan is known as one of the populist actors who won the 2017 DKI Jakarta Provincial election. As a regional head, Anies Baswedan also has the responsibility to be able to handle the Covid-19 pandemic outbreak in DKI Jakarta Province. This article will analyze the response of populist actors, in this case Anies Baswedan, to the initial phase (January – March 2020) of the Covid-19 pandemic crisis. The results of this study indicate that Anies Baswedan as a populist actor, not only seeks to weaken crisis situations and conditions through regional quarantine or lockdown policy proposals, but also acts as an actor facilitating crisis situations and conditions, thus providing a foothold or legitimacy for the proposed policies.Keywords: Crisis, Populism, Pandemic Covid-19 AbstrakKondisi krisis dan aktor populis pada beberapa literatur menunjukan keterkaitan yang cukup signifikan, khususnya pada krisis yang bersifat endogen atau disebabkan oleh tindakan manusia. Pada krisis yang bersifat eksogen proses politisasi akan situasi dan kondisi tersebut menjadi sulit, karena sifat krisis yang disebabkan oleh guncangan tidak disengaja atau diluar kendali manusia, sehingga cenderung memunculkan kegamangan atas tindakan yang harus dilakukan. Berdasarkan teori yang dibangun oleh Bobba & Hubé (2021a), keterkaitan antara aktor populis dengan situasi dan kondisi krisis tidak hanya pada saat dibutuhkannya tindakan yang dapat melemahkan atau menyelesaikan masalah, lebih jauh dari itu, aktor populis juga dapat bertindak sebagai fasilitator krisis yang berperan untuk menyebarkan rasa krisis (Bobba & Hubé, 2021a). Anies Baswedan dikenal sebagai salah satu aktor populis yang berhasil meraih kemenangan pada pilkada Provinsi DKI Jakarta tahun 2017. Sebagai kepala daerah, Anies Baswedan juga memiliki tanggung jawab untuk dapat menangani wabah pandemi Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta. Artikel ini akan menganalisis bagaimana respon aktor populis, dalam hal ini Anies Baswedan, terhadap fase awal (Januari – Maret 2020) krisis pandemi Covid-19. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Anies Baswedan sebagai aktor populis, tidak hanya berupaya untuk melemahkan situasi dan kondisi krisis melalui usulan kebijakan karantina wilayah atau lockdown, melainkan juga berperan sebagai aktor yang memfasilitasi situasi dan kondisi krisis, sehingga memberikan pijakan atau legitimasi atas usualan kebijakan yang diajukan.Kata kunci: Krisis, Populisme, Pandemi Covid-19
Co-Authors Abda Abda Abdul Rozak Adilla Qaia Illahi Adinda Corah Habsyah Aurel Adisa Naura Priadi Afifah Amaliya Pohan Akim Akim Akim Akim Akim Albert, Alif Syafik Amiruddin, Nur Adleena Natasha Anak Jeffry Douglas, Irvina Joan Andalus, Mutia Kartika Andalus Andi Rohani Amalia Imam Natsir Anis Fuad Arfin Sudirman Arfin Sudirman Arfin Sudirman Arfin Sudirman Arfin Sudirman Ari Ganjar Herdiansah Arief Hidayat Arief Hidayat Arif Prasetyo Wibowo Arman Aris Sallo Askhia, Diajeng Aurel, Adinda Corah Habsyah Aziera Rahim, Nur Aqilah Bima Riandy Tarigan Binti Mohammad Bakhtiar, Nurul ‘Atiqah Binti Nasrin, Nurul Atiqah Brahmantika, Shafa Ghaisani Salsabila Caroline Paskarina Clara Uli Rebecca Darmawan, Lucky Janitra Priyai Darmawan, Wawan Budi Dea Arsyad Mujtahid Shibghotulloh Dede Sri Kartini Delsita, Tiarma Dentus Kristanto Boineno Dewi, Shanty Kartika Dicky Lesmana Dilla Maulida, Dilla Djumala, Darmansjah Drajat, Diki Duta Smaradana Eko Fibrianto Faharudin, Nur Syifaa’ Fahira, Gina Fajarudin, Arif Fierman Prihadi Fifi Lutfiah Sodikin Firdausi, Zahidah Dina Fitriyanto, Agus Frian Alfa Risdar Ghazian, Muhammad Gufran Ginar Maulana Gisha Galizan Anwari Haelvyn Pratagrahana Putra Hafifi Jamri, Mohamad Hakiki, Falhan Hapsari, Karina Erdian Hartono, Syakira Syafiqya Tsabita Putri Hary Yudha Siregar Hassan, Mohd Sufiean Hasya Aiman Nadhir Hazwan Alias, Muhammad Naim Herdian, Dindin Herdian, Dindin Heri Casnoto Husin Al-Banjari Husin, Luthfi H. Idris Ihsan Ma'zhumi Illahi, Adilla Qaia Iman Anuar, Muhammad Nur Immanuel, Glenn Kevin Indra Elpi, Nur Afiqah Izzati Iriansyah, Moch Nurdi Iriansyah, Mochammad Nurdi Iskandar Zulkarnain, Adam Jaafar, Ezureen Natasya Kahar Jamri, Mohamad Hafifi Khairul Azman, Muhammad Khairul Haiqal Bin Kurnia, Mohammad Ikhsan Leo Agustino Luis Fiska Rahayu Luthfi Hamzah Husin Ma'zhumi, Ihsan Mahmuda, Diana Maulana, Mursal Mohamad Firdaus Mohamad Ikrom Arasid Mohamad Ridzwan, Nurlisa Mohammad Fazrulzaman Azmi Mohammad Ikhsan Kurnia Mohd Nazril, Alis Mudiyati Rahmatunnisa Muhammad Budiana Muhammad Musthofa Siregar Muhammad Nurdi Iriansyah Muhammad Nurdi Iriansyah Mujianto Mujianto Muradi Muradi Muradi - Mustabsyirotul Ummah Mustofa Mutia Kartika Andalus Mutia Kartika Andalus Muzaffar, Eiji Nabilah Othman, Nur Azyan Nandang Alamsah Deliarnoor Nandita Alfahira Neneng Yani Yuningsih Nguyen, Tri Minh Noorman, Nur Sarah Iman Nurfebriansyah, Ahmad Rifki Nursabrina Badrulzaman, Sarah Nurunnisa, Rizkya Nurzaman, Tedy Nyaleson Ndoda, Phlips Juniory Perdana, Adani Julian Prahardanto, Agung Pratama, Fajri Syahal Guna R. Widya Setiabudi Sumadinata R. Widya Sumadinata RAHMAH RAMADHANI Rahmawati, Mia Ramlan, Aini Faezah Ratnia Solihah Refi Gilang Maulana Riadi, Bagus Ridzuan, Abdul Rauf Rizkiah Rizkiah Rizkiawan, Slamet Sadjuri, Choirul Anam Samugyo Ibnu Redjo Satriya Wibawa, I Made Sayid M. Suparman Seidi, Dembael Selian, Hanan Tasmika Sena Septiana Shafa Ghaisani Salsabila Brahmantika Sholihah, Ratnia Simanjuntak, Andreas Saut Siregar, Muhammad Musthofa Sodikin, Fifi Lutfiah Sony Aji Pramono Sumantri Sumantri Suntama, Erni Siti Rohayani Suryana, Nanang Syakira Syafiqya Tsabita Putri Hartono Tarigan, Bima Riandy Tasya Maurhena Pusparimba Taufik Hidayat Taufik Hidayat Taufik Hidayat Tri Hastuti Ulhaq, Muhammad Zia usep suhendar Utang Suwaryo Virgy, Muhammad Arief Wahyanto, Yudho Wawan Budi Darmawan Wawan Budi Darmawan Windy Dermawan Yasmin Prisella Rabbani Yoni Yolanda Sinyal Yudho Wahyanto Zazuli, Mohamad Zanuar Rafildy Zul Chairiyah, Sri