Claim Missing Document
Check
Articles

Lingkungan Belajar Efektif Bagi Siswa Sekolah Dasar Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi
Jurnal Basicedu Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.991 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v1i2.155

Abstract

Sekolah mempunyai peran sebagai lembaga pendidikan yang mengembangkan potensi-potensi siswa, agar mampu menjalani tugas-tugas dalam kehidupan, baik secara individual maupun sosial. Sekolah merupakan salah satu lingkungan siswa. Lingkungan dalam pengertian umum, berarti situasi yang ada di sekitar manusia. Manusia tidak bisa lepas dari lingkungan tempat tinggal, baik itu lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, maupun lingkungan sekolah. Lingkungan tersebut dapat menimbulkan Perubahan tingkah laku manusia. Karena lingkungan dapt merubah tingkah laku, maka sekolah hendaknya menciptakan lingkungan belajar efektif bagi siswa sekolah dasar.
LINGKUNGAN BELAJAR EFEKTIF BAGI SISWA SEKOLAH DASAR Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi
Jurnal Basicedu Vol 2, No 2 (2018): October Pages 1-74
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v2i2.169

Abstract

Sekolah mempunyai peran sebagai lembaga pendidikan yang mengembangkan potensi-potensi siswa, agar mampu menjalani tugas-tugas dalam kehidupan, baik secara individual maupun sosial. Sekolah merupakan salah satu lingkungan siswa. Lingkungan dalam pengertian umum, berarti situasi yang ada di sekitar manusia. Manusia tidak bisa lepas dari lingkungan tempat tinggal, baik itu lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, maupun lingkungan sekolah. Lingkungan tersebut dapat menimbulkan perubahan tingkah laku manusia. Karena lingkungan dapt merubah tingkah laku, maka sekolah hendaknya menciptakan lingkungan belajar efektif bagi siswa sekolah dasar
Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Rizki Ananda; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi; Imam Hanafi
Jurnal Basicedu Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.1190

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi serta mendapatkan informasi mengenai dampak dari pandemi Covid-19 terhadap proses pembelajaran tematik di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Setting penelitian dilaksanakan di SDN Kecamatan Bangkinang Kota. Adapun yang menjadi subjek penelitian diantaranya guru, siswa, dan orang tua siswa dengan cara mengamati serta melakukan wawancara terhadap pelaksanaan pembelajaran daring selama pandemi COVID-19. Tahapan dari penelitian ini mengikuti prosedur penelitian kualitatif seperti pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran tematik tidak dapat dilakukan secara ideal seperti saat situasi normal/ sebelum pandemi Covid-19 terjadi. Pembelajaran lebih banyak dilaksanakan secara terpisah (separated) dan bukan terintegrasi antar mata pelajaran seperti seharusnya pembelajaran tematik integratif dilaksanakan. Sementara itu dari 4 kompetensi siswa yang seharusnya menjadi capaian pembelajaran pada pembelajaran tematik kompetensi yang dapat dilaksanakan dan tercapai maksimal adalah kompetensi pengetahuan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi penyelanggara pendidikan dan seluruh stakeholders pendidikan agar proses pendidikan tetap bisa berlangsung dalam kondisi apapun
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN GI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIK SISWA SEKOLAH DASAR Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi
Jurnal Basicedu Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.661 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v2i1.135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pembelajaran kooperatif tipe  STAD dan GI terhadap peningkatan kemampuan koneksi  matematik siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen, dengan desain yang digunakan adalah “pretest-posttest two treatman design”. Populasi sekaligus sebagai sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V Sekolah dasar di sekolah dasar Ibnu Sina kabupaten Bandung. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah tes koneksi matematik bentuk uraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika baik pembelajaran kooperatif tipe STAD maupun tipe GI sama!sama memiliki pengaruh dalam peningkatan  kemampuan koneksi  matematik siswa sekolah dasar. Jika ditinjau berdasarkan kategori kemampuan siswa, kemampuan koneksi kelompok tinggi  dengan pembelajaran GI sama baiknya dengan kemampuan koneksi kelompok tinggi pada pembelajaran STAD. Kemampuan koneksi kelompok sedang dengan pembelajaran GI lebih baik daripada kemampuan koneksi kelompok sedang pada pembelajaran STAD.Begitu juga  pada kemampuan koneksi kelompok  rendah dengan pembelajaran GI sama baiknya dengan kemampuan koneksi kelompok rendah pada pembelajaran STAD. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka pembelajaran matematika dengan pembelajaran kooperatif baik tipe STAD maupun tipe GI dapat dijadikan sebagai salah satu pembelajaran yang dapat diterapkan dalam upaya meningkatkan kemampuan siswa khususnya kemampuan koneksi matematik siswa sekolah dasar.
Analisis Keputusan Konsumen Pada Ritel Dengan Positioning Lokal Di Kota Padang Dessy Kurnia Sari; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi
Jurnal Manajemen Stratejik dan Simulasi Bisnis Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Manajemen Stratejik dan Simulasi Bisnis
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.137 KB) | DOI: 10.25077/mssb.1.1.21-48.2020

Abstract

Bisnis ritel dianggap sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan konsumen modern. Berbagai cara dilakukan bisnis ritel untuk dapat menarik minat konsumen. Penelitian ini mencoba melihat bagaimana proses pengambilan keputusan yang dilakukan konsumen pada suatu toko ritel. Lebih spesifik lagi, penelitian ini mempelajari bagaimana respon konsumen terhadap toko ritel yang mengedepankan unsur “lokal” untuk menarik minat konsumen. Suasana toko, keragaman produk, dan etnosentrisme konsumen adalah tiga variabel bebas yang dianggap berpengaruh pada keputusan pembelian sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan survey pada 170 orang konsumen toko ritel lokal yang berada di kota Padang, Sumatera Barat yang diolah menggunakan SPSS software. Hasil temuan menunjukkan bahwa ternyata suasana toko tidak berpengaruh dalam keputusan konsumen memilih toko ritel dengan unsur kedaerahan. Di sisi lain, keragaman produk dan etnosentrisme konsumen ditemukan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen memilih toko ritel lokal dengan unsur kedaerahan tersebut. Temuan ini dapat menjadi pijakan bagi bagian pemasaran dalam merumuskan strategi pemasaran terutama untuk ritel berbasis lokal
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Materi Jaring-jaring Balok dan Kubus dengan Pendekatan Contextual Teaching And Learning (Ctl) Siswa Kelas IV Sdn 05 Air Tawar Barat Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi
Jurnal Basicedu Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v1i1.148

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 05 Air Tawar Barat Kota Padang. Pelaksanaan pembelajaran jaring-jaring balok dan kubus dilaksanakan dengan 7 langkah pendekatan CTL yaitu: konstruktivisme, inkuiri, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi dan penilaian otentik. Data penelitian ini diperoleh dari hasil-hasil dengan menggunakan tes, observasi, wawancara, dan diskusi. Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus, yaitu siklus I dilaksanakan dua kali pertemuan (6 x 35 menit) dan siklus II dilaksanakan dalam dua kali pertemuan (6 x 35 menit). Hasil penelitian dari setiap siklus yang telah dilaksanakan terlihat adanya peningkatan. Hal ini dapat dilihat pada siklus I , nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 7 dengan persentase 70 % siswa, Pada siklus II pertemuan 1, nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 8,71 dengan persentase 86% siswa dan pada siklus II pertemuan 2, nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 85 dengan persentase 90,62% siswa. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan terlihat juga adanya peningkatan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada penelitian dengan menggunakan pendekatan CTL dapat meningkatkan hasil belajar jaring-jaring balok dan kubus
Pengembangan Model TPACK untuk Menunjang Kompetensi Profesional pada Guru Sekolah Dasar Rizki Ananda; Afriza Rahma Rani; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.4031

Abstract

Masalah kompetensi guru Sekolah Dasar (SD) masih menjadi perhatian mendasar dalam dunia pendidikan. Sudah banyak mekanisme yang ditempuh agar kompetensi guru bisa menjadi lebih baik. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan model TPACK untuk pengembangan profesionalisme pada guru SD kecamatan Salo. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D), angket diperoleh dari uji ahli dan uji kelompok kecil, berupa penilaian dari: (1) ahli penilaian, (2) ahli TIK, (2) ahli desain pembelajaran, dan (3) guru SD di lokasi uji efektivitas produk. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan yakni guru mampu mengintegrasikan materi ajar, pemanfaatan dan penerapan teknologi dengan katagori cukup, akan tetapi guru harus mampu menerapkan dan meningkatkan knerja agar dapat meningkatnya minat dan motivasi siswa dalam belajar. Dari data penelitian didapatkan bahwa penerapan TPACK telah berhasil diterapkan di Kecamatan Salo pada sekolah dasar sehingga meningkatkan keprofesionalan guru dalam meningkatkan hasil belajar. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan TPACK dapat memberikan inovasi baru dalam mengintegrasikan TIK ke dalam proses pembelajaran sehingga kompetensi profesional guru dapat berkembang.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perilaku Prososial Di Sekolah Dasar Handika Handika; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1355

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perilaku prososial siswa tingkat sekolah dasar di SDN 001 Airtiris yang diduga oleh berbagai faktor seperti pola asuh yang diberikan oleh orang tua di rumah terhadap anak. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku prososial siswa kelas VC SD Negeri 001 Airtiris. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 67 siswa. Jumlah sampel diambil secara purposive sampling dengan sampel sebanyak 22 siswa. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan angket, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi spearman rank dengan taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pola asuh orang tua dengan perilaku prososial siswa memiliki hubungan yang signifikan dimana Zhitung > Ztabel. Tipe pola asuh otoriter-perilaku prososial dengan zhitung sebesar 2,23, Ztabel 1,96, dan memiliki tingkat kategori cukup dengan rs 4,68, tipe pola asuh demoktatis-perilaku prososial dengan zhitung sebesar 2,81, Ztabel 1,96, dan memiliki tingkat kategori kuat dengan rs 5,92, tipe pola asuh permisif-perilaku prososial dengan Zhitung sebesar 2,94, Ztabel 1,96, dan memiliki tingkat kategori kuat dengan rs 6,18, tipe pola asuh abai-perilaku prososial dengan zhitung sebesar 1,18, Ztabel 1,96, dan memiliki tingkat kategori sangat lemah dengan rs 2,47.
Pengembangan Model TPACK untuk Menunjang Kompetensi Profesional pada Guru Sekolah Dasar Rizki Ananda; Afriza Rahma Rani; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.4031

Abstract

Masalah kompetensi guru Sekolah Dasar (SD) masih menjadi perhatian mendasar dalam dunia pendidikan. Sudah banyak mekanisme yang ditempuh agar kompetensi guru bisa menjadi lebih baik. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan model TPACK untuk pengembangan profesionalisme pada guru SD kecamatan Salo. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D), angket diperoleh dari uji ahli dan uji kelompok kecil, berupa penilaian dari: (1) ahli penilaian, (2) ahli TIK, (2) ahli desain pembelajaran, dan (3) guru SD di lokasi uji efektivitas produk. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan yakni guru mampu mengintegrasikan materi ajar, pemanfaatan dan penerapan teknologi dengan katagori cukup, akan tetapi guru harus mampu menerapkan dan meningkatkan knerja agar dapat meningkatnya minat dan motivasi siswa dalam belajar. Dari data penelitian didapatkan bahwa penerapan TPACK telah berhasil diterapkan di Kecamatan Salo pada sekolah dasar sehingga meningkatkan keprofesionalan guru dalam meningkatkan hasil belajar. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan TPACK dapat memberikan inovasi baru dalam mengintegrasikan TIK ke dalam proses pembelajaran sehingga kompetensi profesional guru dapat berkembang.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Menggunakan Model Creatif Problem Solving (CPS) di Sekolah Dasar Besty Adella; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi; Rusdial Marta
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v9i4.1310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV MIM Simpang Kubu tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 15 orang siswa. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahap pembelajaran yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2022. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi dan tes. Hasil kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV MIM Simpang Kubu pada pratindakan nilai rata-rata 53,33 dengan persentase ketuntasan belajar 33%. Pada siklus 1 pertemuan I nilai rata-rata 62,53 dengan persentase ketuntasan belajar 40% dan pada siklus 1 Pertemuan II mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 65,13 dengan persentase ketuntasan belajar 53%. Pada siklus 2 pertemuan I mengalami peningkatan juga dengan nilai rata-rata 73,33 dengan persentase ketuntasan belajar 67%, dan pada siklus 2 pertemuan II mengalami peningkatan lagi dengan nilai rata-rata 84,13 dengan persentase ketuntasan belajar 87%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajan Creatif Problem Solving (CPS) dapat meningkatkan kemamampuan berpikir kritis siswa kelas IV MIM Simpang Kubu. Kata Kunci : Model Pembelajaran Creatif Problem Solving (CPS) dan Kemampuan Berpikir Kritis
Co-Authors -, Sumianto -, Zulhendri Adelina, Sisilia Deli Adityawarman Hidayat Afib Rulyansah Agustina, Rahmadatun Ajeli, Fitri Alpi Subahan AMALIA, INTAN Anggi Sri Deva Annisa Auliyah Ar Ridha, Ar Ridha Aria Heldayani Arrahmah, Jestiwi Aulia Mardatillah Auliyah, Annisa Bagas Rianto bayu saputra Besty Adella Citra , Mulya Della Afriana Tasya Deva, Anggi Sri Dina Amsari, Dina Dinita, Sonia Efendi, Nofriza Ema Gusliani Erlinawati Erlinawati Etri Wahyuni Fitri Jannah Geri Syahril Sidik Handika Handika Handika, Handika Haniva, Putri Hardi, Vitri Anggraini Hardi, Vitri Angraini Heldo Pratama Helpiana, Mira Iis Aprinawati Iis Aprinawati Iis Aprinawati Iis Aprinawati Iis Aprinawati, Iis Imam Hanafi Imam Hanafi Indah Gilang Gumilar Indriyanto Joni Kasman Ediputra Khasanah, Yusnita Imlatul Kusuma , Yanti Yandri Kusuma, Yanti Yandri Laila Qurratun Nada Lusi Marleni, Lusi M Syahrul Rizal M. Syahrul Rizal M. Syahrul Rizal Maidini Tamara Marina Sasmita Martha, Rusdial Melati Aulia Tannur Mhd Iqbal Maulana Mimi Hariyani Mimi Rahmi Rosneli Miqkial Wirna Mira Helpiana Mohammad Fauziddin Mohd Khairul Aswadi Mohd. Fauziddin Mufarizuddin Mulya Musnar Indra Daulay Mutaqin, Alim Nikmatul Khoiriyah Novi Rahmadani Novi Rahmadani Nur Andini Nur Widiatuljannah Nurhalisa, Siti Nurhaswinda Nurhaswinda Nurul Fadhilah Nurul Wulandari Pamadhi, Hadjar Pracilia, Azirah Puspa Helmiati Putri Puspita, Sri Devi Putri Eliza Putri Hana Pebriana Putri, Era Pazira Putri, Sri Mulyani Sundari Qamariah, Elfita Radina Alfira Pratiwi Rafinur Fauzan Asbar Rahayu, Putri rahma ainur Rahma, Fadila Rahmayani, Putri Ramdhan Witarsa Rani, Afriza Rahma Rati Syafiana Putri Riski Amelia, Riski Risma Tri Nanda Riyan Saputra, Riyan Riza Fatimah Zahrah Rizal, M. Syahrul Rizal, Muhammad Syahrul Rizki Amalia Rizki Ananda Rizki Ananda Rusdial Marta Rusial Marta Safrianis, Serly Saputri, Ana Sari, Dessy Kurnia Sari, Wilfi Septian Mulyadi Sindung Tjahyadi Sisi Yolanda Siti, Nursiti Fatimah Soni Bernadus Masus Subariah Sularno Sularno Sularno Sularno, Sularno Sumianto Sumianto Sumianto Surani Oktavia Surya, Yenni Fitria Syafiri, Rahmi Syalsa Riski Maulina Syamsul Ghufron Ulandari, Liska Viona Lorenza Vira Dahnia Wahida Asni Winarti Winarti Wirna, Miqkial Yanti Yandri Kusuma Yenni Fitra Surya Yolanda Pahrul Yolanda, Sisi Yunizal, Hayatul Fitri Yusnira Zakiyah ZULFAH Zulhendri