Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

MEMAKNAI PENTINGNYA PERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP Dwi Sogi Sri Redjeki
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.389 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.624

Abstract

 Latar belakang: Pembangunan perawatan kesehatan merupakan bentuk aktivitas dalam rangka mengisi kemerdekaan bangsa supaya dapat mewujudkan masyarakat yang sehat dan kuat. Salah satunya adalah dengan melakukan penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan adalah sebuah kegiatan yang diberikan kepada individu maupun masyarakat oleh pemerintah dengan tujuan untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit individu maupun masyarakat.Tujuan: Perawatan kesehatan masyarakat mengacu pada kemampuan untuk: a) membuat dan memelihara hubungan dengan orang lain; b) berinteraksi dengan baik dengan orang-orang dan lingkungan, sehingga dengan pemahaman kesehatan tersebut dapat menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan yang berubah serta bertujuan memberikan pemaknaan sebagai kemampuan seseorang untuk berpikir secara konkrit, obyektif dalam norma dan kepatutan yang layak dalam sebuah atau suatu sistem (misal: keluarga, atau masyarakat) dalam rangka untuk merespons secara adaptif terhadap berbagai tantangan lingkungan. Metode: Penulisan ilmiah ini dilakukan dengan melakukan analisa akademik dari aspek berbagai sumber rujukan relevan sehingga menemukan makna teoritis baru dalam rangka menjawab tantangan perawatan kesehatan yang terjadi di masyarakat.Hasil: Paradigma perawatan kesehatan masyarakat merupakan suatu strategi baru pembangunan kesehatan yang memandang masalah kesehatan sebagai suatu variable kontinyu, direncanakan dalam suatu sistem desentralisasi, dengan kegiatan pelayanan yang senantiasa bersifat promotif untuk mengentaskan kesehatan masyarkat, oleh tenaga kesehatan professional bersama masyarakat yang partisipatif. Kata kunci: perawatgan kesehatan, kesehatan masyarakat, hidup sehat AbstractBackground: Health care development is a form of activity to fill the nation's independence which has a role to create a healthy and strong society. One of them is by conducting health services. Health service is an activity provided to individuals and communities by the government to prevent and cure individual and community diseases. Purpose: Public health care refers to the ability to: a) make and maintain relationships with others; b) interacts well with people and the environment, so that understanding of health can demonstrate the ability to adapt to a changing environment and aims to provide meaning as a person's ability to think concretely, objectively inappropriate norms and appropriateness in a system or system (e.g. family, or community) to respond adaptively to various environmental challenges. Method: This scientific paper is carried out by conducting academic analysis from various aspects of relevant reference sources to find new theoretical meaning to answer the challenges of health care that occur in society. Results: The public health paradigm is a new health development strategy that views health issues as a continuous variable, planned in a decentralized system, with service activities that are always promotive to alleviate public health, by professional health workers together with participatory communities. Keywords: health care, public health, healthy living 
MEMAKNAI PENTINGNYA PERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP Dwi Sogi Sri Redjeki
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.624

Abstract

 Latar belakang: Pembangunan perawatan kesehatan merupakan bentuk aktivitas dalam rangka mengisi kemerdekaan bangsa supaya dapat mewujudkan masyarakat yang sehat dan kuat. Salah satunya adalah dengan melakukan penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan adalah sebuah kegiatan yang diberikan kepada individu maupun masyarakat oleh pemerintah dengan tujuan untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit individu maupun masyarakat.Tujuan: Perawatan kesehatan masyarakat mengacu pada kemampuan untuk: a) membuat dan memelihara hubungan dengan orang lain; b) berinteraksi dengan baik dengan orang-orang dan lingkungan, sehingga dengan pemahaman kesehatan tersebut dapat menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan yang berubah serta bertujuan memberikan pemaknaan sebagai kemampuan seseorang untuk berpikir secara konkrit, obyektif dalam norma dan kepatutan yang layak dalam sebuah atau suatu sistem (misal: keluarga, atau masyarakat) dalam rangka untuk merespons secara adaptif terhadap berbagai tantangan lingkungan. Metode: Penulisan ilmiah ini dilakukan dengan melakukan analisa akademik dari aspek berbagai sumber rujukan relevan sehingga menemukan makna teoritis baru dalam rangka menjawab tantangan perawatan kesehatan yang terjadi di masyarakat.Hasil: Paradigma perawatan kesehatan masyarakat merupakan suatu strategi baru pembangunan kesehatan yang memandang masalah kesehatan sebagai suatu variable kontinyu, direncanakan dalam suatu sistem desentralisasi, dengan kegiatan pelayanan yang senantiasa bersifat promotif untuk mengentaskan kesehatan masyarkat, oleh tenaga kesehatan professional bersama masyarakat yang partisipatif. Kata kunci: perawatgan kesehatan, kesehatan masyarakat, hidup sehat AbstractBackground: Health care development is a form of activity to fill the nation's independence which has a role to create a healthy and strong society. One of them is by conducting health services. Health service is an activity provided to individuals and communities by the government to prevent and cure individual and community diseases. Purpose: Public health care refers to the ability to: a) make and maintain relationships with others; b) interacts well with people and the environment, so that understanding of health can demonstrate the ability to adapt to a changing environment and aims to provide meaning as a person's ability to think concretely, objectively inappropriate norms and appropriateness in a system or system (e.g. family, or community) to respond adaptively to various environmental challenges. Method: This scientific paper is carried out by conducting academic analysis from various aspects of relevant reference sources to find new theoretical meaning to answer the challenges of health care that occur in society. Results: The public health paradigm is a new health development strategy that views health issues as a continuous variable, planned in a decentralized system, with service activities that are always promotive to alleviate public health, by professional health workers together with participatory communities. Keywords: health care, public health, healthy living 
Efektivitas Terapi Bermain Playdough terhadap Perkembangan Motorik Halus pada Anak Autisme Usia 6-12 Tahun Umi Hanik Fetriyah; Afni Anggraini; Dwi Sogi Sri Redjeki
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 4 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.4.2023.849-858

Abstract

Permasalahan anak dengan autisme salah satunya berada pada perkembangan motorik halus seperti sulit mengontrol tangan, menggenggam dan menulis. Upaya memperbaiki masalah perkembangan anak dengan menggunakan terapi bermain playdough. Tujuan pada penelitian ini adalah menganalisis efektivitas pemberian terapi bermain playdough terhadap perkembangan motorik halus pada anak autisme usia 6-12 tahun di Pondok Terapi Autisma Anak Manis di Kota Banjarmasin. Pada penelitian kuantitatif ini menggunakan desain pre eksperimen dengan sampel yakni anak autisme berusia 6-12 tahun yang diambil secara teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan observasi berupa ceklis dan SOP. Analisis mengunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil penelitian yang didapat adalah mayoritas anak autisme berjenis kelamin laki-laki sebesar 73% dan berusia 8-10 tahun sebesar 46%. Perkembangan motorik halus responden sebelum pemberian terapi bermain playdough rata-rata sebesar 39.62 yaitu dalam kategori kurang. Perkembangan motorik halus pada responden setelah pemberian terapi bermain playdough rata-rata sebesar 56.15 kategori baik. Nilai p-value pre-posttest pada uji statistik Wilcoxon adalah p<0,05 dengan nilai sebesar 16.53. Rekomendasi kepada orangtua dapat memberikan perhatian dan stimulasi yang tepat dalam meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak autisme menggunakan media terapi bermain playdough. Simpulan dalam penelitian ini adalah pemberian terapi bermain playdough efektif terhadap perkembangan motorik halus pada anak autisme dengan peningkatan perkembangan motorik halus sebesar 16.53.
The Influence of E-HRM Implementation on Human Resource Behaviori in Indonesia in The Era Of Industry 4.0 and Society 5.0 Ainun Faridah; Khuzaini Khuzaini; Syahrial Shaddiq; Dwi Sogi Sri Redjeki; Fanlia Prima Jaya; Yuniana Cahyaningrum; Kamsariaty Kamsariaty; Herlina Lusiana; Sulastini Sulastini
Hut Publication Business and Management Vol. 3 No. 1 (2023): Hut Publication Business and Management
Publisher : PT. Hanken SUkses Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human resource management (HRM) is an important function in an organization to achieve its goals. In recent years, developments in information and communications technology (ICT) have brought about major changes in the way HRM is implemented. One of the innovations in HRM is the application of E-HRM (electronic human resource management). E-HRM is the use of ICT to support HRM functions. Implementing E-HRM can provide various benefits for organizations, such as increasing efficiency and effectiveness, increasing the quality of information, and increasing employee satisfaction. This research aims to examine the influence of implementing E-HRM on human resource behavior in Indonesia. This research uses a survey method with employee respondents from various companies in Indonesia. The research results show that the application of E-HRM has a positive influence on human resource behavior, namely: (1) increasing employee commitment, (2) increasing employee job satisfaction and (3) increasing employee performance
Analyzing Undergraduate Students’ Critical Thinking Skill in Science Course Dwi Sogi Sri Redjeki; Dede Mahdiyah; Noor Aisyah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 11 (2023): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i11.5339

Abstract

One of the most important skills to be mastered by the students in 21st century is Critical Thinking, specially in science matter.  It belongs to the higher-order thinking skill which requires the students to have the ability to think logically, reflectively, productively and systematically in making consideration and finally making the best decision. In Indonesia, one of the purposes of education is to build the students who are independent and can think effectively and critically to solve problems in difficult situations. In order to support this idea, most of learning activity which asks the students to memorize needs to be replaced to the activity requiring the students to analyze and give the logical solution. In this study, the researcher tried to find the data related students’ critical thinking in the university. The descriptive quantitative is used to conduct this research. 50 undergraduate students were used as the subject of this research. The test given to the participants consisted of various categories such as C1, C2, C3, C4 and C5 which belongs to the Higher Order Thinking Skills (HOTS) and Lower Order Thinking Skills (LOTS). Based on the findings, the critical thinking of undergraduate students belongs to high with 62.55%. The highest indicator of critical thinking skills are analysis and evaluation, while the lowest indicator is inference. It can be concluded that students’ critical thinking for undergraduate level after pandemic era are quite high as well as before the pandemic happened.
Effect of gymnastics elderly on the changes of osteoarthritis pain Widodo, Heriadi; Redjeki, Dwi Sogi Sri; Mahdiyah, Dede; Irawan, Angga; Al Kahfi, Rina
Health Sciences International Journal Vol. 2 No. 1: February 2024
Publisher : Ananda - Health & Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71357/hsij.v2i1.19

Abstract

Background: Osteoarthritis is a chronic joint disorder where there is a process of attenuation and disintegration of joint cartilage accompanied by bone growth and new cartilage in the joints. Patients with osteoarthritis occur at the age of 40-60 years; one of the roles of nurses in improving the quality of life of the elderly is to overcome health problems that commonly occur in the elderly. One of them is joint pain management due to osteoarthritis by using non-pharmacological therapy in the form of elderly exercises. Objective: Identify the influence of elderly gymnastics on changes in osteoarthritis pain in social institutions Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru. Method: This study uses a quantitative method with experimental quasi with the research design used is a pretest-posttest one group design. Initial data collection before and after intervention. Results: Respondents who experienced knee ostearthritis pain before elderly exercise can be seen that most respondents have characteristics of moderate pain. The biggest complaint presentation was experiencing moderate pain, which was 30 people (100%) on the first day. Wilcoxon test results found the quality of knee osteoarthritis pain in the elderly before and after a significant compress. This is based on the p-value of 0.000, which means that there is an influence of elderly gymnastics on the reduction in the quality of knee osteoarthritis pain in the elderly in social care institutions because there is prosperity in Banjarbaru. Conclusion: There is a relationship between the effect of elderly gymnastic therapy to reduce osteoarthritis of knee pain suffered by the elderly.
Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Kebiasaan Makan Terhadap Kejadian Anemia Pada Mahasiswa Non Kesehatan Universitas Sari Mulia Kusumawati, Linda; Redjeki, Dwi Sogi Sri
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 14, No 2 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v14i2.910

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan yang menyebabkan penderitanya mengalami kelelahan, letih dan lesu sehingga akan berdampak pada kreativitas dan produktivitas. Berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi anemia pada remaja sebesar 32 %, artinya 3-4 dari 10 remaja menderita anemia.Tujuan: Penelitian untuk mengulas gambaran pengetahuan dan sikap mahasiswa non Kesehatan Universitas Sari Mulia terhadap anemia dengan perilaku konsumsi makanan.Metode: Metode yang digunakan adalah penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kategorik dengan desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian cross sectional study Analisis data menggunakan Analisis Univariat, Bivariat dan MultivariatHasil: Pada variabel pengetahuan responden tentang anemia yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 23 orang (56%), variabel sikap responden dengan kategori baik tentang anemia berjumlah 18 orang (44%), variabel perilaku kebiasaan makan dengan kategori baik responden diperoleh sebanyak 20 orang (49%)Kesimpulan: terdapat mahasiswa yang mengalami anemia, maka diharapkan aktif mencari informasi untuk meningkatkan pengetahuan anemia agar dapat berperilaku menjaga diri terhindar dari anemia dengan mengelola kebiasaan makan yang sehat. Background: Anemia is a health problem that causes sufferers to experience fatigue, tiredness and lethargy which will have an impact on creativity and productivity. Based on 2018 Riskesdas data, the prevalence of anemia in adolescents is 32%, meaning that 3-4 out of 10 adolescents suffer from anemia.Objective: Research to review the description of knowledge and attitudes of non-health students of Sari Mulia University towards anemia with food consumption behavior.Methods: The method used in this research is categorical descriptive research with the research design used in this research is cross sectional study Data analysis using Univariate, Bivariate and Multivariate Analysis.Results: In the variable knowledge of respondents about anemia who have good knowledge as many as 23 people (56%), the variable attitude of respondents with good categories about anemia amounted to 18 people (44%), the variable behavior of eating habits with good categories of respondents obtained as many as 20 people (49%).Conclusion: there are students who experience anemia, so it is hoped that they will actively seek information to increase their knowledge of anemia so that they can behave to protect themselves from anemia by managing healthy eating habits.
EDUKASI MASYARAKAT TENTANG DAGUSIBU OBAT SKABISIDA TOPIKAL DI DESA GUDANG HIRANG Mahdiyah, Dede; Mukti, Bayu Hari; Redjeki, Dwi Sogi Sri
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 9, No 1 (2023): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v9i1.8229

Abstract

Skabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau yaitu Sarcoptes scabiei varietas hominis yang menyebabkan masalah kesehatan masyarakat di wilayah beriklim tropis dan subtropis. Permetrin merupakan salah satu obat yang dapat digunakan untuk terapi skabies. Saat ini, masyarakat masih sering salah dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar (DAGUSIBU). Oleh karena itu, perlu diadakan kegiatan pengabdian masyarakat untuk memberikan edukasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertempat di Desa Gudang Hirang RT 02. Peserta atau sasaran kegiatan adalah warga Desa Gudang Hirang RT 02.  Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai DAGUSIBU obat skabisida topikal. Metode pelaksanaan kegiatan yang dilakukan yaitu identifikasi masalah, intervensi berupa pemberian edukasi dengan ceramah dan diskusi tanya jawab, kemudian melaksanakan evaluasi hasil kegiatan dengan memberikan pre-test serta post-test. Pemberian materi meliputi definisi, prevalensi, etiologi, patofisiologi, pengobatan dan efek samping penyakit skabies serta cara mendapatkan obat dengan benar, cara menggunakan obat dengan benar, cara menyimpan obat dengan benar dan cara membuang obat dengan benar. Pengetahuan masyarakat mengalami peningkatan setelah diberikan edukasi tentang DAGUSIBU obat skabisida. Masyarakat Gudang Hirang memperoleh pengetahuan yang baik tentang DAGUSIBU obat skabisida.
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Prestasi Akademik Siswa Melalui Nilai Kearifan Lokal Waja Sampai Kaputing Rahmi, Agustina; Redjeki , Dwi Sogi Sri; Eshariyani, Eshariyani; Rasuna, Rasuna; Husnusyaziah, Husnusyaziah; Mardani, Mardani
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jikt.v15i1.326

Abstract

The aim of this research is to explore the principal's leadership strategies in improving student academic achievement at SMAN 3 Banjarbaru, as well as identifying inhibiting factors and the solutions offered. This research uses qualitative methods with data collection techniques including observation, interviews and documentation. The results of the research show that the strategy used by the Principal of SMAN 3 Banjarbaru is by conducting a SWOT analysis, establishing a vision, mission and making a strategic plan by carrying out effective communication through the waja to kaputing philosophy and creating a supportive environment and approaching students both internally and external. Meanwhile, the implementation carried out by the school principal is by listening to opinions, accommodating needs and ensuring the commitment of all school members. Meanwhile, the solution taken by the school principal if there are challenges and obstacles is to carry out analysis, provide solutions and provide guidance and follow-up.
Model Pembinaan Kepala Sekolah Melalui Pendekatan Nilai Kearifan Lokal Kakaluargaan Untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Rahmi, Agustina; Redjeki, Dwi Sogi Sri; Eshariyani, Eshariyani; Rasuna, Rasuna; Pariyani, Riska Varna; Latifah, Antung
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jikt.v15i2.330

Abstract

The aim of this research is to explore the model for coaching school principals through the application of local wisdom values ​​of Kakaluargaan to improve the professional competence of teachers at SMKN 3 Banjarbaru, implementation, and identify inhibiting factors and the solutions offered. This research uses qualitative methods with data collection techniques including observation, interviews and documentation. The results of the research show that the coaching model used by the Principal of SMKN 3 Banjarbaru is by: conducting assessments, analyzing, providing suggestions, evaluating and following up, involving senior teachers and motivating and providing guidance to teachers. Meanwhile, the implementation of the coaching model carried out by the school principal is by: a) carrying out supervision: carrying out pre-observation, observation, evaluation and follow-up; b) coaching outside supervision: sharing experience and knowledge in an effort to increase teacher professional competence. Meanwhile, the solution taken by the school principal if there are challenges and obstacles is to embrace, involve teachers in teacher professional development training, provide access to teacher professional development, teachers learn from colleagues and carry out evaluations and feedback.
Co-Authors Achmad Jaelani Achmad Jaelani Adriana Palimbo Adriana Palimbo Adriana Palimbo, Adriana Afni Anggraini Agustina Rahmi Ahmad Syahlani Ainun Faridah Al Kahfi, Rina Amaliah, Meina ANDRI KURNIAWAN Anggrita Sari Anggrita Sari Arapah, Siti Arum Kartikasari Arum Kartikasari, Arum Bayu Hari Mukti Bayu Hari Mukti Cahyaningrum, Yuniana Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah, Dede dini rahmayani Dwi Salmarini, Desilestia Eshariayni Eshariyani, Eshariyani Fanlia Prima Jaya Fitri Yuliana Fitri Yuliana Fitri Yuliana, Fitri Hairiana Kusvitasari Hairiana Kusvitasari, Hairiana Hariyadi, Hariyadi Hariyanti, Mawar Hestiyana, Nita Husin Husin Husin Husin, Husin Husnul Madihah, Husnul Husnusyaziah, Husnusyaziah Ika Friscila Ika Friscila, Ika Ikawati, Prisma Ilhamiyah Ilhamiyah ilhamiyah, Ilhamiyah Irawan, Angga Istiqamah, Istiqamah Kamsariaty Kamsariaty Khuzaini Khuzaini Latifah, Antung Laurensia Yunita Laurensia Yunita, Laurensia Lestari, Yayuk Puji Linda Kusumawati Lusiana, Herlina Luthfia Hidayati Rahman Mardani Mardani Marlena, Leny Marselino, Doni Irawan Prancisco Melly Anggraini Neni Widaningsih Nisa Rahmadayanti Nita Hestiyana Noor Aisyah Noval Novita Dewi Iswandari Nurhikmah Nurul Hidayah Nuur Aini Onieqie Ayu Dhea Manto Palimbo, Adriana Pariyani, Riska Varna Patmawati, Endang Putri Vidiasari Darsono Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Rahmi, Agustina Rapika, Nor Rasuna Rasuna, Rasuna RINI RINI Rini Rini Riska Herusanti Riska Herusanti, Riska Rizky Amalia Rizky Puteri Anggarani Rizky Puteri Anggarani, Rizky Puteri Sabariah Sabariah Sabariah Said Said, Said Sari, Anggrita Sari, Anggrita Sholikah, Anis Sismeri Dona, Sismeri Sonia Sulastini Sulastini Susanti Suhartati, Susanti Syahlani, Ahmad Syahrial Shaddiq Tambun, M S M O Siska Selvija Tasalim, Rian Umi Hanik Fetriyah Vriska Nata Wahdaniyati, Siti Widaningsih, Neni Widodo, Heriadi Winda Maolinda, Winda Yayuk Puji Lestari Yuliana, Fitri Yunita, Syafari Zulianur, Riska Ali Zulliati Zulliati Zulliati, Zulliati