Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Inovasi Pentol Ikan Patin Asap dengan Kelakai: Solusi Gizi Berbasis Lokal untuk Mengatasi Stunting Dede Mahdiyah; Putri Vidiasari Darsono; Fitri Yuliana; Dwi Sogi Sri Redjeki; Bayu Hari Mukti; Achmad Jaelani; Neni Widaningsih; Ilhamiyah Ilhamiyah
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 3 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i3.16936

Abstract

Ikan patin merupakan sumber protein tinggi yang berlimpah di Indonesia, namun konsumsi di kalangan anak-anak masih rendah karena minimnya variasi olahan menarik. Untuk mengatasi masalah stunting yang masih tinggi di Indonesia, inovasi pentol ikan patin asap dengan daun kelakai (Stenochlaena palustris) diusulkan sebagai solusi gizi lokal. Tujuan dari program kosabangsa ini adalah meningkatkan akses pangan bergizi melalui produk inovatif yang disukai anak-anak. Metode pelaksanaan melibatkan identifikasi lokasi, pengumpulan data status gizi awal, penyusunan rencana kegiatan, pengembangan produk, serta pelatihan dan edukasi masyarakat mengenai cara pengolahan dan manfaat gizi produk. Produk dibuat dari ikan patin yang diasap dan dicampur dengan daun kelakai, yang dikenal kaya akan nutrisi dan serat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan minat masyarakat, terutama ibu dan anak, dalam mengonsumsi produk berbasis ikan ini. Edukasi dan pelatihan juga meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pentingnya protein hewani dan serat nabati untuk mencegah stunting. Kolaborasi lintas sektor memperkuat jaringan dukungan dan keberlanjutan program ini. Inovasi pentol ikan patin asap dengan kelakai efektif meningkatkan konsumsi pangan bergizi di masyarakat, dan dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah serta edukasi masyarakat, produk ini berpotensi berkontribusi pada penurunan angka stunting di Indonesia.
EDUKASI MASYARAKAT TENTANG DAGUSIBU OBAT SKABISIDA TOPIKAL DI DESA GUDANG HIRANG Dede Mahdiyah; Bayu Hari Mukti; Dwi Sogi Sri Redjeki
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 9, No 1 (2023): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v9i1.8229

Abstract

Skabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau yaitu Sarcoptes scabiei varietas hominis yang menyebabkan masalah kesehatan masyarakat di wilayah beriklim tropis dan subtropis. Permetrin merupakan salah satu obat yang dapat digunakan untuk terapi skabies. Saat ini, masyarakat masih sering salah dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar (DAGUSIBU). Oleh karena itu, perlu diadakan kegiatan pengabdian masyarakat untuk memberikan edukasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertempat di Desa Gudang Hirang RT 02. Peserta atau sasaran kegiatan adalah warga Desa Gudang Hirang RT 02.  Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai DAGUSIBU obat skabisida topikal. Metode pelaksanaan kegiatan yang dilakukan yaitu identifikasi masalah, intervensi berupa pemberian edukasi dengan ceramah dan diskusi tanya jawab, kemudian melaksanakan evaluasi hasil kegiatan dengan memberikan pre-test serta post-test. Pemberian materi meliputi definisi, prevalensi, etiologi, patofisiologi, pengobatan dan efek samping penyakit skabies serta cara mendapatkan obat dengan benar, cara menggunakan obat dengan benar, cara menyimpan obat dengan benar dan cara membuang obat dengan benar. Pengetahuan masyarakat mengalami peningkatan setelah diberikan edukasi tentang DAGUSIBU obat skabisida. Masyarakat Gudang Hirang memperoleh pengetahuan yang baik tentang DAGUSIBU obat skabisida.
Unmet need in fertile age couples based on PK-21 data at stunting locus in Tapin Regency Palimbo, Adriana; Marlena, Leny; Redjeki, Dwi Sogi Sri; Tambun, M S M O Siska Selvija
Health Sciences International Journal Vol. 3 No. 1: February 2025
Publisher : Ananda - Health & Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71357/hsij.v3i1.50

Abstract

Background: Unmet need for family planning remains a significant public health issue, particularly in regions with high population growth and stunting prevalence. Tapin Regency in South Kalimantan Province experiences challenges in achieving family planning targets, with unmet need contributing to elevated fertility rates and population growth. Objective:  This study aims to analyze the unmet need for family planning among fertile age couples in stunting locus sub-districts of Tapin Regency, focusing on the distribution of unmet need for spacing and limiting, and identifying potential areas for targeted intervention. Method:  A descriptive survey design was employed using secondary data from the PK-21 (Pendataan Keluarga 2021 [En: Family Cencus – 2021]) database provided by the National Population and Family Planning Board (BKKBN). The study analyzed data from 12 sub-districts identified as stunting loci in Tapin Regency. The data included total unmet need, unmet need for spacing, and unmet need for limiting, which were quantitatively processed and presented as percentages. Results:  The analysis revealed that the total unmet need in Tapin Regency reached 9.5%. The unmet need for limiting (65.1%) was significantly higher than for spacing (34.8%). Among the sub-districts, Binuang recorded the highest total unmet need (19.2%), while South Candi Laras had the lowest (3.5%). Sub-districts with higher unmet need were found to have greater challenges in family planning program implementation, necessitating targeted interventions. Conclusion: Unmet need for limiting dominates the family planning challenges in Tapin Regency, particularly in sub-districts with high fertility rates. Addressing these unmet needs requires tailored strategies, including enhancing awareness, accessibility, and cultural sensitivity of family planning programs. 
Efektivitas Rebozo Dalam Penurunan Kepala Janin Pada Ibu Hamil Trimester III di TPMB WM Zulianur, Riska Ali; Suhartati, Susanti; Sri Redjeki, RR Dwi Sogi; Yunita, Laurensia; Maolinda, Winda
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.473

Abstract

Latar Belakang:Persalinan lama menjadi salah satu penyumbang komplikasi persalinan,data dari WHO pada tahun 2021 angka kejadian persalinan lama sebesar 69.000 sebagai penyumbang angka kematian ibu dari seluruh kematian ibu didunia, di Indonesia menjadi komplikasi yang paling sering dilaporkan dengan angka kejadian 45,3%. Kalimantan selatan pada tahun 2020 dari 1.833 persalinan tercatat 2,23% mengalami persalinan lama. Pengoptimalan masuknya kepala janin sebelum persalinan menjadi pencegah terjadinya partus lama salah satu upayanya dengan rebozo. Tujuan: Menganalisis Efektivitas Rebozo Dalam Penurunan Kepala Janini pada Ibu Hamil Trimester III. Metode: Penelitian kuantitatif, dengan rancangan Pre-eksperimental dan pendekatan One group Pretest posttest design. Sampel sebanyak 10 orang. Wakru penelitian 14 hari, teknik sampel menggunakan purposive sampling. Analisis statistic menggunakan uji Mc Nemar. Hasil: Setelah dilakukan treatment sebanyak 3 kali dengan jarak setiap intervensi 3-4 hari, lama pemberian intervensi 30 menit dengan 2 teknik rebozo yaitu teknik shifting dan shake apple tree, mayoritas responden memiliki hasil pemeriksaan leopold IV masuk panggul dengan jumlah 9 dari 10 responden. Hasil uji Mc Namer menunjukan nilai p = 0,004 <0,05 artinya terdapat pengaruh rebozo terhadap penurunan kepala janin pada ibu hamil trimester III. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukan bahwa terapi rebozo efektif terhadap penurunan kepala janin pada ibu hamil trimester III.
Correlation of Knowledge and Foot Care with Reccurent Occurrence of Diabetic Foot Ulcer in Patients with Type 2 DM at Ulin Banjarmasin Hospital Amaliah, Meina; Onieqie Ayu Dhea Manto; Dwi Sogi Sri Redjeki
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30650/jik.v31i1.4003

Abstract

Diabetic foot ulcers (DFU) are a complication in patients with DM characterized by clearly visible wounds, usually on the soles of the feet, which can cause loss of sensation or nerve death. Factors affecting the incidence of UKD include lack of knowledge and implementation of foot care in patients with type 2 DM. Objective: Knowing the relationship between knowledge and foot care on the incidence of recurrent diabetic foot ulcers in patients with type 2 diabetes in RSUD Ulin Banjarmasin. Methods: Quantitative research method with a cross sectional approach. In this study, the sampling technique used was purposive sampling with a total of 51 respondents. Results: The results of the Spearman Rank test analysis showed a significant relationship between knowledge and foot care on the recurrence of diabetic foot ulcers. Knowledge has a moderate correlation (r = 0.371) and foot care has a strong correlation (r = 0.713).Conclusion: Based on the results of the study, the knowledge of respondents on the recurrence of UKD showed that 13.7% had good knowledge, 66.7% had sufficient knowledge and 2% had poor knowledge with the first ulcer. The implementation of foot care also showed that 17.6% had good implementation, 82.4% had sufficient implementation of foot care.
Hubungan Pengetahuan dan Status Gizi Yang Mempengaruhi Kejadian Menarche Pada Remaja Putri di MTS Al-Mawahib Banjarmasin Nisa Rahmadayanti; Novita Dewi Iswandari; Luthfia Hidayati Rahman; Dwi Sogi Sri Redjeki
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 10 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss10pp4085-4090

Abstract

The first occurrence of menstruation, known as menarche, marks the onset of puberty in adolescent girls. The age at which menarche occurs is influenced by various factors, including knowledge and nutritional status. A lack of understanding about bodily changes during puberty may lead to unpreparedness for menarche, while poor nutritional status (underweight or overweight) can accelerate or delay its onset.This study aims to determine the relationship between knowledge and nutritional status with the incidence of menarche among female students at MTs Al-Mawahib Banjarmasin.This research used an analytical observational method with a cross-sectional approach. The sample consisted of 60 female students selected using total sampling technique. Data collection was conducted using a questionnaire and nutritional status was assessed using BMI . Data analysis used the Fisher’s Exact Test.Most respondents had poor knowledge, with 43 respondents (71.7%), and a normal nutritional status of 42 respondents (70.0%). The results of the Fisher’s Exact Test showed a significant relationship between knowledge and the incidence of menarche (p = 0.000), and also between nutritional status and the incidence of menarche (p = 0.003).There is a significant relationship between knowledge and nutritional status with the incidence of menarche among female students at MTs Al-Mawahib Banjarmasin.Schools are expected to provide education on reproductive health and nutrition to famale students.
The Effect Of Education With Booklet Media On Cadre Knowledge About Akdr Contraception Patmawati, Endang; Yunita, Laurensia; Lestari, Yayuk Puji; Sri Redjeki, Dwi Sogi
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i2.19137

Abstract

Latar Belakang: Pada tahun 2021-2024 data pengguna kontrasepsi AKDR tidak bertambah di Puskesmas Jejangkit ditunjukkan dari data 1.262 pasangan usia subur (PUS) hanya ada 11 akseptor yang menggunakan kontrasepsi AKDR. Kurangnya pengetahuan kader tentang KB AKDR/IUD, menyebabkan wanita usia subur (WUS) tidak teredukasi membuat penggunaan kontrasepsi AKDR/IUD masih rendah. Pengaruh edukasi dengan media Booklet diharapkan lebih efektif memiliki pengaruh dari pada media edukasi lain seperti ceramah atau video.Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi melalui media booklet terhadap pengetahuan kader tentang kontrasepsi AKDR di wilayah kerja Puskesmas Jejangkit Kabupaten Barito Kuala.Metode: Penelitian ini berjenis kuantitatif menggunakan teknik random sampling 30 orang responden dengan desain pre eksperimen yang rancangannya menggunakan RCT Pretest-posttest. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Analisis data penelitian menggunakan analisis univariat dan bivariat T-Test untuk mengetahui efektifitas dari variabel penelitian.Hasil: Hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai sig = < 0,001 dimana p < 0,05 artinya ada pengaruh antar variabel. Hasil ini menyatakan ada edukasi melalui media booklet terhadap pengetahuan kader tentang kontrasepsi AKDR di wilayah kerja Puskesmas Jejangkit Kabupaten Barito Kuala.Simpulan: Hasil penelitian edukasi melalui media booklet terhadap pengetahuan kader tentang kontrasepsi AKDR di wilayah kerja Puskesmas Jejangkit Kabupaten Barito Kuala yaitu diketahui adanya pengaruh edukasi dengan media booklet terhadap pengetahuan kader tentang kontrasepsi AKDR di wilayah kerja Puskesmas Jejangkit Kabupaten Barito Kuala. Kata Kunci: AKDR/IUD, Booklet, Edukasi, Kader ABSTRACT Background: Lack of knowledge of cadres about AKDR/IUD contraception, causing women of childbearing age (WUS) to be uneducated, making the use of IUD contraception still low.Objective: To determine the influence of education through booklet media on cadres' knowledge about AKDR contraception in the working area of the Jejangkit Health Center, Barito Kuala Regency.Method: This study was quantitative using a random sampling technique of 30 respondents with a pre-experimental design whose design used RCT Pretest-posttest. Data collection was carried out using a questionnaire. The analysis of research data used univariate and bivariate T-Test analysis to determine the effectiveness of the research variables.Results: The results  of the Wilcoxon obtained  a sig = < 0,001 where p < 0.05 meaning that there is an influence between variables. This result states that there is education through booklet media on the knowledge of cadres about AKDR contraception in the work area of the Jejangkit Health Center, Barito Kuala Regency.Conclusion: The results of educational research through booklet media on cadre knowledge about AKDR contraception in the working area of the Jejangkit Health Center, Barito Kuala Regency, are the average results of knowledge before/pretest (1.13) and after/posttest (2.47) where there is an increase in the number of pretest scores to posttest scores, which means that there is an increase in knowledge from cadres after being given education through booklet media. Keywords: AKDR/IUD, Cadre, Booklet, Education
Identification Of The Physical Health Quality Of Postpartum Mothers With Severe Preeclampsia Arapah, Siti; Dona, Sismeri; Redjeki, Dwi Sogi Sri; Istiqamah, Istiqamah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i5.15012

Abstract

 Latar Belakang: Preeklampsia pada masa nifas didefinisikan sebagai hipertensi yang disertai kelebihan proteinurin yang terjadi pada masa nifas. Tahun 2022 angka kejadian PEB Dinkes Provinsi Kalsel berjumlah 818, sedangkan di RSUD Ulin Banjarmasin tercatat 78 kejadian. Dampak dari preeklampsia tidak hanya hipertensi yang membuat pusing/ nyeri kepala juga menimbulkan rasa mual, muntah, nyeri epigastrium, dan bahkan berpengaruh terhadap fungsi ginjal, jantung dan hati yang merupakan masalah kesehatan fisik.Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana kualitas kesehatan fisik ibu nifas dengan PEB.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan studi retrospective. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling sebanyak 78 ibu nifas dengan PEB pada tahun 2022.Hasil: Hasil penelitian tekanan darah ibu nifas dengan PEB dari hari ke-1 hingga hari ke-3 didapati adanya hipertensi pada 25,7% ibu nifas, keluhan sakit kepala, nyeri epigastrium, mual, muntah, sesak napas, bahkan demam. Hasil pemeriksaan laboratorium hari ketiga menunjukkan 3 orang (4%) trombositopenia, 2 orang (3%) trombositosis, 19 orang (24%) mengalami kenaikan nilai SGOT, 6 orang (8%) mengalami kenaikan nilai SGPT, 31 orang (40%) peningkatan nilai LDH di atas normal, 8 orang (10%) peningkatan nilai kreatinin dan 11 orang (14%) peningkatan nilai ureum.Simpulan: Penelitian ini membuktikan bahwa kesehatan fisik ibu nifas dengan PEB sebagian besar masih sehat, namun masih ada beberapa ibu nifas yang kesehatan fisiknya tidak optimal (40%) dikarenakan hipertensi, masalah fisik/ keluhan nyeri kepala, nyeri epigastrium, mual dan muntah, sesak, demam serta peningkatan fungsi organ hati, jantung dan ginjal berdasarkan hasil laboratorium hari ketiga masa nifas.Saran:  Saat merasakan adanya ketidaknyamanan segera melaporkan kepada petugas kesehatan/ bidan agar pemberian asuhan terkait dengan kondisi klinis lebih terarah dan spesifik. Kata Kunci: Ibu Nifas, Kualitas Kesehatan Fisik, Preeklampsia Berat. ABSTRACT Background: Preeclampsia during the postpartum period is defined as hypertension accompanied by excess protein urine that occurs during the postpartum period. In 2022, the number of cases of severe preeclampsia at the South Kalimantan Provincial Health Service will be 818, while at the Ulin Regional Hospital, Banjarmasin, 78 cases will be recorded. The impact of preeclampsia is not only hypertension which causes dizziness/headaches, it also causes nausea, vomiting, epigastric pain, and even affects kidney, heart and liver function which is a physical health problem.Objective: This study aims to determine the quality of physical health of postpartum mothers with severe preeclampsiaMethods: This research is a quantitative descriptive study using a retrospective study. Sampling used a total sampling method of 78 postpartum mothers with severe preeclampsia in 2022Results: The results of research on the blood pressure of postpartum mothers with severe preeclampsia from day 1 to day 3 found hypertension in 25.7% of postpartum mothers, complaints of headaches, epigastric pain, nausea, vomiting, shortness of breath, and even fever. The results of laboratory examinations on the third day showed that 3 people (4%) had thrombocytopenia, 2 people (3%) had thrombocytosis, 19 people (24%) had increased SGOT values, 6 people (8%) had increased SGPT values, 31 people (40%) increased LDH values above normal, 8 people (10%) increased creatinine values and 11 people (14%) increased urea valuesConclusion: This research proves that the physical health of postpartum mothers with severe preeclampsia is mostly still healthy, but there are still some postpartum mothers whose physical health is not optimal (40%) due to hypertension, physical problems/complaints of headaches, epigastric pain, nausea and vomiting, shortness of breath, fever and increased function of the liver, heart and kidneys based on laboratory results on the third day of the postpartum periodSuggestion: When you feel any discomfort, immediately report it to the health worker/midwife so that care related to the clinical condition is more targeted and specific. Keywords: Postpartum Mothers, Quality of Physical Health, Severe Preeclampsia
The Effect of Administering A Combination of Bay Leaf Boiled Water and Honey on Decreasing Mean Arterial Pressure (MAP) in Prelaines with Hypertension Rapika, Nor; Tasalim, Rian; Mahdiyah, Dede; Redjeki, Dwi Sogi Sri
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S4 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS4.4241

Abstract

Hypertension is often referred to as a "silent killer" because it often arises without symptoms. Data from the World Health Organization (WHO) in 2022 that there are around 1.56 billion people around the world suffering from hypertension and it is estimated that the prevalence of hypertension will continue to increase from year to year. In Gambut District, Banjar Regency is the area with the highest incidence of hypertension from year to year. There are 2 ways of hypertension management, namely pharmacological management and non-pharmacological management. One example of non-pharmacological management is by giving a combination of bay leaf decoction water and honey. Objective to determine the effect of a combination of bay leaf and honey boiled water on the reduction of Mean Arterial Pressure (MAP) value in elderly people with hypertension in the working area of the Peat Health Center. This study used a quantitative method with a Pre-Experimental research design Two Group Pretest-Posttest Design. The number of samples was 30 respondents using the purposive sampling technique, which was tested by the Wilcoxon statistical test. The results of statistical analysis showed that there was a significant difference in MAP values between before and after the intervention of a combination of bay leaf and honey boiled water. There was an effect of giving a combination of bay leaf decoction and honey on MAP value.
PERAN KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN GURU BERMUTU UNTUK MENDUKUNG VISI INDONESIA MAJU Agustina Rahmi; Dwi Sogi Sri Redjeki; Melly Anggraini; Sabariah; Eshariayni; Andri Kurniawan
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.484

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah dalam Mewujudkan Guru Bermutu untuk Mendukung Visi Indonesia Maju dan implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah di SDN Semangat Dalam 3, yaitu: a) berusaha memahami dan mendengarkan kebutuhan dan keinginan warga sekolah, b) memberikan dukungan unutuk meningkatkan mutu guru dengan pendidikan, pelatihan dan pengembangan kemampuan, c) jika ada guru yang kesulitan maka kepala sekolah tidak segan untuk memberikan arahan, mentoring dan evaluasi yang disesuaikan dengan kemampuan guru dan d) kepala sekolah berusaha menciptakan suasana kebersamaan yang nyaman dan mendukung. Sedangkan, implementasi Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah di SDN Semangat Dalam 3, yaitu dengan: a) berpedoman dengan tujuan, visi dan misi yang ditetapkan, b) berusaha mendengarkan, mengakomodasi dan mengkomunikasi sesuai kebutuhan guru, dan c) kepala sekolah mendorong dalam peningkatan pendidikan, pelatihan dan kegiatan pertemuan dengan berkalaborasi.
Co-Authors Achmad Jaelani Achmad Jaelani Adriana Palimbo Adriana Palimbo Adriana Palimbo, Adriana Afni Anggraini Agustina Rahmi Ahmad Syahlani Ainun Faridah Al Kahfi, Rina Amaliah, Meina ANDRI KURNIAWAN Anggrita Sari Anggrita Sari Arapah, Siti Arum Kartikasari Arum Kartikasari, Arum Bayu Hari Mukti Bayu Hari Mukti Cahyaningrum, Yuniana Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah, Dede dini rahmayani Dwi Salmarini, Desilestia Eshariayni Eshariyani, Eshariyani Fanlia Prima Jaya Fitri Yuliana Fitri Yuliana Fitri Yuliana, Fitri Hairiana Kusvitasari Hairiana Kusvitasari, Hairiana Hariyadi, Hariyadi Hariyanti, Mawar Hestiyana, Nita Husin Husin Husin Husin, Husin Husnul Madihah, Husnul Husnusyaziah, Husnusyaziah Ika Friscila Ika Friscila, Ika Ikawati, Prisma Ilhamiyah Ilhamiyah ilhamiyah, Ilhamiyah Irawan, Angga Istiqamah, Istiqamah Kamsariaty Kamsariaty Khuzaini Khuzaini Latifah, Antung Laurensia Yunita Laurensia Yunita, Laurensia Lestari, Yayuk Puji Linda Kusumawati Lusiana, Herlina Luthfia Hidayati Rahman Mardani Mardani Marlena, Leny Marselino, Doni Irawan Prancisco Melly Anggraini Neni Widaningsih Nisa Rahmadayanti Nita Hestiyana Noor Aisyah Noval Novita Dewi Iswandari Nurhikmah Nurul Hidayah Nuur Aini Onieqie Ayu Dhea Manto Palimbo, Adriana Pariyani, Riska Varna Patmawati, Endang Putri Vidiasari Darsono Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Rahmi, Agustina Rapika, Nor Rasuna Rasuna, Rasuna Rini Rini RINI RINI Riska Herusanti Riska Herusanti, Riska Rizky Amalia Rizky Puteri Anggarani Rizky Puteri Anggarani, Rizky Puteri Sabariah Sabariah Sabariah Said Said, Said Sari, Anggrita Sari, Anggrita Sholikah, Anis Sismeri Dona, Sismeri Sonia Sulastini Sulastini Susanti Suhartati, Susanti Syahlani, Ahmad Syahrial Shaddiq Tambun, M S M O Siska Selvija Tasalim, Rian Umi Hanik Fetriyah Vriska Nata Wahdaniyati, Siti Widaningsih, Neni Widodo, Heriadi Winda Maolinda, Winda Yayuk Puji Lestari Yuliana, Fitri Yunita, Syafari Zulianur, Riska Ali Zulliati Zulliati Zulliati, Zulliati