Claim Missing Document
Check
Articles

Found 56 Documents
Search
Journal : Respon Publik

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI GERAKAN PKK DALAM MENANGANI KESEHATAN ANAK, IBU HAMIL, DAN LANSIA SESUAI ISI 10 PROGRAM POKOK PKK DI KELURAHAN KAUMAN KECAMATAN KLOJEN KOTA MALANG Nikmatul Laily Agustin; Slamet Muchsin; Roni Widodo
Respon Publik Vol 13, No 2 (2019): RESPON PUBLIK
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.251 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan: 1) bagaimana peran dan efektifitas PKK dalam menangani kesehatan anak, ibu dan lansia di Kelurahan kauman kecamatan Klojen Kota Malang, 2) mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam Menangani Kesehatan anak, ibu dan lansia di Kelurahan Kauman Kecamatan Klojen Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif untuk memperoleh data yang komprehensif. Subjek penelitian ini adalah sekretaris PKK, Ketua posyandu, Kader Posyandu, masyarakat yang mengikuti posyandu. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini merupakan instrumen utama dalam melakukan penelitian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pemberdayaan Perempuan Melalui Gerakan PKK Dalam Meningkatkan Kesehatan Anak, Ibu dan Lansia Di Kelurahan kauman Kecamatan Klojen Kota Malang. PKK berperan penting tentang posyandu. Kader posyandu terhadap eksistensi posyandu dalam menangani kesehatan adalah positif. Masyarakat menganggap penting adanya program posyandu. Posyandu tersebut tidak hanya sekedar melaksanakan program formaldan rutinitas melainkan juga subtansi yang besar bagi peningkatan kualitas kehidupan manusia. Faktor pendukung yaitu keberhasilan yang dicapai posyandu adalah masyarakat semakin membaik, KB berhasil, meningkatnya kesadaran akan hidup sehat. Disamping itu tercapainya pola hidup sehat sehingga kualitas kesehatan terkendali. Faktor penghambat yaitu lansia yang sudah lemah terkadang tidak memungkinkan untuk mengecek kesehatan dalam ikut serta posyandu dan cuaca yang kadang tidak menentu seerta alat-alat yang masih kurang lengkap.Kata Kunci: Pelayanan Kesehatan, Pemberdayaan, Program PKK.
KEPEMIMPINAN KEPALA DESA WANITA (Studi Tentang Strategi Meraih Kursi Jabatan Kepala Desa, Faktor Pendukung dalam Strategi Menjalankan Roda Pemerintahan dan Leadership Style Kepala Desa di Desa Sutojayan Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang) Riza Mustofa; Slamet Muchsin; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 15, No 10 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.156 KB)

Abstract

ABSTRAKKepemimpinan adalah tonggak utama dalam suksesnya laju organisasi, begitu jugadengan yang ada di Pemerintahan Desa Sutojayan Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan strategi suksesnya meraih kursi jabatan kepemimpinan sebagai kepala desa, mengetahui faktor pendukung dalam strategi suksesnya menjalankan roda pemerintahan kepemimpinan wanita dan juga untuk mengetahui leadership stylekepala desa wanita menurut perspektif masyarakat dan juga jajaran staf kantor pemerintahan Desa Sutojayan Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang selaku bawahan.Dalam penelitian ini digunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Pada penelitian metode analisis data yang dipergunakan adalah analisis model interaktif dari Milles and Hubberman dalam Saldana (2004).             Hasil penelitian menunjukkan dalam upayanya meraih kursi jabatan kepemimpinan sebagai kepala desa, Siti Rukhoiyah melakukan beberapa strategi diantaranya adalah (1) Adu visi dan misi, (2) Silaturrahmi dan safari politik, (3) Survey daerah pemenangan, (4) Tim relawan, (5) Kampanye langsung (Direct masscampaign) dan Kampanye tidak langsung (Indirect masscampaign), serta (6) Forum Grup Discussion (FGD). Setelah berhasil mengimplementasikan strategi dalam meraih kursi jabatan terdapat pula strategi dalam menjalankan roda pemerintahan diataranya yaitu (1) Kerja nyata, (2) Meningkatkan perekonomian masyarakat, (3) Kerjasama dengan organisasi dan instansi lain, (4) Pemberian rewardatau penghargaan, (5) Meningkatkan profesionalitas dan mengaktifkan seluruh perangkat serta (6) Forum Grup Discussion(FGD). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat faktor pendukung dari suksesnya kepemimpinan wanita ini diantaranya yaitu (1) Faktor nama besar keluarga, (2) Partisipasi masyarakat, (3) Pengalaman kepemimpinan dan pendidikan, (4) APBDes yang mencukupi serta adanya (5) SDM yang mumpuni dan kordinasi yang baik. Selepas itu berdasarkan hasil temuan peneliti menunjukkan bahwa kepemimpinan wanita ini menggunakan gaya kepemimpinan demokratis semi militeris, hal ini dibuktian melalui wawancara peneliti terhadap jajaran staf perangkat desa dan juga masyarakat. Kata kunci: Kepemimpinan wanita, strategi, gaya kepemimpinan.
INOVASI PELAYANAN PUBLIK PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KOTA MALANG ( Studi Kasus Krisis Blangko E-KTP Di Dispendukcapil Kota Malang ) Lisna Wati Mohamad; Slamet Muchsin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 15, No 2 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.97 KB)

Abstract

Saat ini kartu identitas dibutuhkan dalam bidang apapun. Kartu identitas berfungsi sebagai alat yang menunjukkan diri, identitas dan informasi lainnya. Masyarakat yang terus bertambah setiap tahunnya mendiring pembauatan kartu identitas lebih sederhana namun mencakup semua informasi. Di Indonesia kartu identitas untuk penduduknya disebut dengan KTP (Kartu Tanda Penduduk). Namun semenjak ada perubahan regulasi terkait kartu identitas, KTP diganti menjadi e-KTP atau Kartu tanda penduduk elektronik. Perbedaan e-KTP dengan KTP biasa adalah masa berlaku, informasi yang berada didalamnya dan bahan pembuatan kartu. Masa berlaku e-KTP adalah seumur hidup, sedangkan informasi yang ada dialamnya tidak hanya informasi diri secara umum melainkan informasi secara khusus seperti sidik jari, iris mata dan lainnya. Untuk bahan pembuatan dalam e-KTP terdapat chip memori yang disebut blangko untuk perekaman data tersebut. Dalam upaya pelayanan e-KTP masih terdapat banyak permasalahan yang muncul. Salah satunya pada Dinas Dukcapil Kota Malang.Kata Kunci : Kartu Identitas, e-KTP, Pelayanan Publik.
STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI TAMAN WISATA ALAM LAUT (TWAL) 17 PULAU RIUNG DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT RIUNG KABUPATEN NGADA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR (Studi Pada Kantor Koordinator Pariwisata dan Masyarakat Kecamatan Riung) Utami Sri Maryani; Slamet Muchsin; Taufiq Rahman Ilyas
Respon Publik Vol 15, No 5 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.688 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Strategi Pengembangan Taman Laut 17 Pulau Riung (2) Mengetahui Dampak Dari Pengembangan Potensi Wisata Taman Laut 17 Pulau Riung. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.  Metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu, penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian, dengan mendapatkan gambaran secara jelas dan nyata apa yang terjadi di lapangan secara menyeluruh. Peneliti juga menggunakan kepercayaan, keteralihan, ketergantungan dan kepastian yang bertujuan untuk mengontrol keabsahan data penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan tiga komponen yaitu di antaranya reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa (1) Strategi yang digunakan oleh kantor Koordinator Pariwisata Kecamatan Riung menggunakan Analisis SWOT, dimana Strategi menggunakan Analisis SWOT yaitu mengukur kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dari pariwisata tersebut. Strategi yang di lakukan oleh Kantor Koordinator Pariwisata Kecamatan Riung ialah membuat daya tarik wisatawan, melengkapi sarana prasarana penunjang, melibatkan pihak swasta ataupun masyarakat dan melakukan promosi pariwisata (2) Dampak dari berkembangkan pariwisata Taman Laut 17 Pulau Riung berdampak positif dan negatif terhadap pariwisata dan masyarakat, dampak postif dari berkembangnya pariwisata membuat perekonomian masyarakat semakin membaik sehingga masyarakat dapat memanfaatkan pengembangan Potensi Wisata Taman Laut 17 Pulau Riung, dampak negatif dari pengembangan pariwisata juga dirasakan oleh masyarakat sekitar yang berada di kawasan Taman Laut 17 Pulau Riung yaitu banyak pendatang yang membuat usaha sehingga berdampak pada meningkatnya harga jual tanah menjadi mahal. Kata Kunci : Pengembangan Potensi Taman Wisata Alam Laut, dan Perekonomian Masyarakat.
AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PEMERINTAH DESA TERHADAP ALOKASI DANA DESA DALAM MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE (Studi Kasus di Desa Pesanggrahan, Kota Wisata Batu) Indana Masda Masruroh; Slamet Muchsin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 16, No 2 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.091 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tata kelola Pemerintah Desa dalam bidang keuangan terhadap Anggaran Dana Desa Jika dilihat dari Akuntanbilitas dan Transparansi dalam Mewujudkan Good Governance di Desa Pesanggrahan, Realisasi pemanfaatan anggaran dana desa dan kendala yang terjadi di Desa Pesanggrahan. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah Pengumpulam data, reduksi data, penyajian data, analisis pembahasan, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Pesanggrahan dalam mewujudkan good governace yang dilihat dari akuntabilitas sudah berjalan dengan baik. Dan dari transparansinya desa Pesanggrahan sudah transparan dengan membuat berbagai cara dalam menyampaikan penggunaan dana desanya. Dalam realisasi pemanfaatan dana desa Pesanggrahan dilakukan dengan baik dengan tahapan yang dibutuhkan setiap tahunnya. Serta kendala dalam pemanfaatan anggaran dana desa pesanggrahan dapat di hadapi dengan baik dengan terus berupaya menjalankan program yang telah di anggarkan..  Kata kunci: Akuntabilitas, Transparansi , dan Good Governance.
INTERELATION INSTITUSIONAL COLLABORATION DALAM PENAGGULANGAN BENCANA COVID 19 DI KOTA MALANG (Study Pada Satgas Covid-19 Kota Malang) Abi Ibnu Majid; Slamet Muchsin; Sunariyanto Sunariyanto
Respon Publik Vol 15, No 1 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.103 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah: (1) Mengetahui sejauh mana interelation institusional collaboration Dalam Penaggulangan Bencana Covid 19 Di Kota Malang; (2) Mengetahui faktor penghambat dan mendukung dalam interelation institusional collaboration Dalam Penanggulangan Bencana Covid 19 Di Kota Malang. Penelitian ini berlangsung kurang lebih 1 (satu) bulan dan berlokasi dikota Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara/interviw mendalam, dan Dokumentasi. Tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian deskriptif dengan mengunakan teknik pengumpulan data studi kepustakaan dengan membaca buku, majalah surat kabar, dokumen-dokumen, undang-undang dan media informasi lain yang ada hubungannya dengan masalah yang diteliti serta interview dan wawancara mendalam dengan menggunakan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Dalam penanganan Covid-19 dikota Malang melalui Tim Satgas Covid-19, Pemda Kota Malang Menerapkan Model Pantahelix dalam proses penanganan Covid-19. Model pantahelix bekerjasama dalampenanganan Covid-19, serta merealisasi strategi dan program Satgas Covid-19 dimana berkolaborasi antar institusi dalam proses penanganan Covid-19. (2) Faktor penghambat dalam penanganan Covid-19 kurangnya kedisiplinan masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan serta dalam penaganan Covid-19 merupakan hal yang baru membuat kegugupan dalam pelaksanaan Covid-19, serta faktor pendukungnya merupakan hubungan kerjsama atau kolaborasi antar lembaga di bangun dengan baik sehingga berkomitmen berkersama dalam proses penanganan Covid-19.  Kata Kunci: kolaborasi, model pantahelix
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM AIR TERJUN GUNUNG RIAN OLEH DINAS PARIWISATA PEMUDA DAN OLAH RAGA KABUPATEN TANA TIDUNG PROVINSI KALIMANTANUTARA Putri Awaliyah; Slamet Muchsin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 15, No 10 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.911 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan sarana dan prasarana penunjang dalam sebuah objek wisata yang masih kurang, pengunjung dari destinasi objek wisata yang masih bersifat musiman dikarenakan hanya rame dikunjungi pada saat hari libur, transportasi umum menuju lokasi destinasi masih belum tersedia, belum melakukan kerjasama dengan pihak manapun dalam melakukan pengembangan destinasi pariwisata. Serta adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui strategi yang digunakan oleh dinas Pariwisata dalam mengembangkan destinasi Potensi objek wisata yang dapat dikembangan serta faktor penghambat dalam pengembangan destinasi. Adapun Jenis penelitian yaitu kualitatif dengan jenis penelitian deskritif yang dimana data deskritif kualitatif dimana metode ini mengambarkan objek sesuai dengan keadaan yang ada dilapangan data yang dipaparkan secara sistematis yaitu fakta-fakta yang ada dilapanganPengumpulan data mengunakan teknik Wawancara, Observasi, Dokumentasi. Lalu dianalisis dengan metode SWOT. Hasil Penelitian dalam penulisan ini, daya tarik berupa objek air terjun 7 tingkat, fasilitas yang tersedia merupakan hasil pemberdayaan yang menambah dan memperbaiki fasilitas baik sarana maupun prasarana yang ada adapun fasilitas yang dibangun/perbaiki yaitu Gazebo, tempat parkir, pembangunan jalanan semenisasi, pelebaran jalan masuk area destinasi, WC, toko, plang pintu masuk. aksesibilitas infastruktur jalan sudah memadai akan tetapi kendaraan umum menuju kedestinasi belum tersedia, hospitality orang yang mengurus destinasi sudah tersedia akan tetapi belum melakukan pekerjaanya secara optimal. Objek wisata lain yang tersedia berupa kolam renang anak dan pangung pertunjukan akan tetapi belum dimanfaatkan fungsinya oleh pengelolah sehingga belum tersedia daya tarik objek wisata baru diarea destinasi akan tetapi potensi dibangun objek wisata besar karena melihat dari potensi dari sumber daya alam area destinasi.Faktor penghambat pengembangan terjadi karena istansi belum melakukan kerjasama dengan pihak manapun baik pihak pemerintah maupun Swasta dalam melakukan Penggembangan terlebih lagi belum ada dokumen rincian arah pengembangan, serta pemberdayaan terhadap masyarakat lokal belum dilakukan. Kata Kunci : Strategi, Pengembangan Objek Wisata, Tana Tidung
UPAYA KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA BLITAR DALAM MEMPERSIAPKAN PILKADA TAHUN 2020 DITENGAH PANDEMI COVID 19 Nur Laili Ismayanti; Slamet Muchsin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 15, No 5 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.117 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan atas dasar adanya isu atau fenomena tentang masuknya pendemi Covid 19 ke Indonesia yang membawa dampak terhadap berbagai sektor termasuk politik, yakni penyelenggaraaan Pilkada serentak 2020. Pandemi yang melanda membuat perlu kajian ulang oleh penyelenggara yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan pemerintah dan DPR. Polemik penyelenggaraan pun menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan termasuk masyarakat awam. Hingga diputuskan Pilkada 2020 akan tetap dilaksanakan hanya saja dijadwal ulang ke tanggal 9 Desember 2020 dan memerlukan upaya yang lebih. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui implementasi PKPU Nomor 13 Tahun 2020 yang dilakukan oleh KPU Kota Blitar dalam mempersiapkan Pilkada tahun 2020; 2) untuk mengetahui evaluasi kebijakan dari berbagai upaya yang telah dilakukan oleh KPU Kota Blitar dalam mempersiapkan Pilkada tahun 2020 yang diselenggarakan di tengah pandemi Covid 19 dengan aman; serta 3) faktor penghambat dan pendukung bagi KPU dalam mempersiapkan pilkada tahun 2020 di tengah pandemi Covid 19.Untuk mengetahuinya digunakan metode penelitian dengan jenis penelitian deskriptif-kualitatif, dengan teknik pengumpulan data observasi dan interview. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 di Kota Blitar berjalan lancar dan aman. Segala persiapan yang dilakukan oleh KPU Kota Blitar juga berjalan dengan baik terlihat dari suksesnya penyelenggaraan Pilkada tahun 2020 di Kota Blitar. Serta, penjelasan mekanisme dan prosedur yang dipaparkan dalam PKPU Nomor 6 tahun 2020 dan PKPU nomor 13 tahun 2020. Faktor pendukung bagi KPU Kota Blitar dalam mempersiapkan Pilkada tahun 2020 adalah letak geografis dan media edukasi masyarakat. Faktor penghambat bagi Komisi Pemilihan Umum dalam mempersiapkan pilkada tahun 2020 adalah sumber daya manusia dan situasi pandemi di Kota Blitar. Kata Kunci: Covid 19, Mempersiapkan Pilkada 2020, KPU Kota Blitar
EFEKTIVITAS PELAYANAN KESEHATAN PASIEN BPJS (BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL) DI PUSKESMAS ( STUDI KASUS DI PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG ) Nur Habiba Febriantika Sari; Slamet Muchsin; Sunariyanto Sunariyanto
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.265 KB)

Abstract

Pelayanan publik adalah pelayanan penting dan menjadi prioritas utama bagi penyelenggara untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Kesehatan, salah satu fasilitas kesehatan tingkat pertama bagi peserta BPJS kesehatan dapat diperoleh di Puskesmas. Pelayanan Kesehatan di Puskesmas sangat dirasakan manfaatnya dan membantu masyarakat termasuk pasien BPJS. Sehingga pelayanan yang diberikan kepada pasien harus berkualitas sesuai standar pelayanan yang ditentukan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data didapatkan dari data sekunder dan primer. Selanjutnya teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penentuan responden menggunakan snoball sampling. Kemudian dianalisis menggunakan model Spradley (dalam Sugiyono 2014). Peneliti menggunakan 8 indikator efektivitas sebagai standar penilaian dan menggunakan empat pendekatan (Goal attainment), (System), ( Strategic-constituenc), dan (Competing Values) dikemukakan oleh Robbins (dalam Keban 2004).Upaya yang sudah dilakukan oleh Puskesmas Dinoyo Kota Malang dalam meningkatkan pelayanan kesehatan: pengadaan penyuluhan kepada seluruh staff dan pegawai, meningkatkan kedisiplinan petugas Puskesmas Dinoyo. Memberikan pelayanan, sarana serta prasarana yang dapat mebuat pasien merasa nyaman. Faktor penghambat yaitu kurangnya tenaga medis terutama pada bagian pelayanan obat, lamanya antrian dan penanganan yang dikarenakan jumlah pasien yang berobat setiap harinya tidak sebanding dengan jumlah Sumber Daya Manusia atau tenaga medis ada serta kurangnya kendaraan ambulance yang tersedia di Puskesmas Dinoyo Kota Malang.Hasil penelitian menyatakan bahwa efektivitas pelayanan kesehatan yang diberikan pada pasien BPJS di Puskesmas Dinoyo Kota Malang sudah cukup efektif dan baik sesuai dengan kebutuhan masyarakat dilihat dari segi proses pemberian pelayanan, kenyaman pelayanan dan ketersediaan pelayanan. Sedangkan faktor pendukung efektivitas pelayanan kesehatan pasien BPJS di Puskesmas Dinoyo Kota Malang adalah biaya gratis, tidak ada perbedaan perlakuan/pelayanan, tersedianya rawat inap dan letak puskesmas yang strategis.Kata kunci: Efektivitas, Pelayanan Kesehatan, BPJS, Puskesmas Dinoyo
Studi Kasus Bekas Tambang Kapur Di Desa Sekapuk Dan Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik) Fietatul Ihdiyah; Slamet Muchsin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 16, No 4 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.969 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan bekas tambang kapur yang ada di ada di Desa Sekapuk dan Desa Gosari yang beberapa tahun dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah masyarakat sekitar. Adapun rumusan masalah dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi masyarakat desa Sekapuk dan desa Gosari dalam menegelola bekas tambang kapur menjadi tempat wisata yang menarik, serta untuk mengathui inovasi masyarakat dalam pengelolaan wisata bekas tambang kapur. Adapun Jenis penelitian yaitu kualitatif dengan jenis penelitian deskritif yang dimana data deskritif kualitatif dimana metode ini mengambarkan objek sesuai dengan keadaan yang ada dilapangan serta data yang dipaparkan secara sistematis sesuai dengan fakta-fakta yang ada dilapangan. Fokus penelitian pengelolaan bekas tambang kapur menjadi wisata, hasil inovasi masyarakat desa Sekapuk dan Desa. dalam pengelolaan bekas tambang kapur, penghambat pengembangan dari internal maupun eksternal. Pengumpulan data mengunakan teknik Wawancara, Observasi, Dokumentasi. Lalu dianalisis dengan metode deskritif kualitatif model interaktif Miles dan Huberman. Hasil Penelitian dalam penulisan ini yaitu, strategi masyarakat desa Sekapuk dan desa Gosari dalam pengelolaan bekas tambang kapur menjadi wisata selo tirto giri dan wisata alam gosari, fasilitas- fasilitas yang ada di dalam wisata selo tirto giri dn wisata alam gosari merupakan bekas tambang kapur yang diubah masyarakat desa Sekapuk dan desa Gosari menjadi spot-spot foto yang menarik. Kata Kunci: Inovasi Pengelolaan Bekas Tambang Kapur, Berbasis Masyarakat
Co-Authors Abdul Azis Abdul Haris Nur Sugeng Abi Ibnu Majid Achmad Agung Maulana Saiful Rizal Afiffuddin, Afiffuddin Afiffudin Afiffudin Afifuddin Afifuddin Afifuddin Afifuddin Afifuddin Afifuddin Afifuddin, Afifuddin Agus Abidin Agus Zainal Abidin Agus Zainal Abidin Agus Zainal Abidin Ahmad Isnaini Haryanto Aina Khilya Isna Shofia Akhmad Tabrani Akmad Piru Jabadi Anggun Adiningsih Aprillia, Nanda Ari Pradana, Silfa Artanty Utami Atiqoh, Lia Nur Bastomi, Ahmad Cokro Wibowo Sumarsono Damayanti, Dwi Ayu David Eko Prasetyo David J Griffiths Denis Wijayanto Denny Rakhmad Widi Ashari Devi Permana Dhani Wahid Dhea Aprilia Dimas Indra Laksmana Dwi Ari Kurniawati Dwi Ayu Damayanti Dwi Hari Cahyono Dwi Ratna Fatmawati Eka Saputra, Mohammad Ardiansyah Eva Auliya Putri Fietatul Ihdiyah Gandis Wulan Oktavisatrika Geofany Brillian Fajar Akasha Ginayuh, Gangsar Hamdhani, Rofiqa Marta Haning Tri Novianti, Haning Tri Hayat Hayat Hayat , Hayat Hayat Hayat Hayat Hayat Heny Ayu Agustina Hidayah Kartiko Weny Hikmah Haryanti Iik Sakinah Iis Khoirun Nisa’ Imam Asrori Indana Masda Masruroh Inggit Kentjonowaty Iswara, Yoga Nur Jeni Susyanti KABRAN JADIDAH PICAL Khoiron Khoiron khoiron khoiron Khoiron Khoiron Kiki Anggraini, Kiki Laela Octaviana Yusuf Lailatul Chasanah Langgeng Rahmatullah Putra Lavenia Ied Harany Lina Kusumawati Lisna Wati Mohamad Lutfiyah Lutfiyah Luthfi Mulya Rizqi Maratus Solihah MIFTAKHUL JANNAH Moh Subaidi Moh. Ali Mas’udi Mohammad Afifulloh Mohammad Mas’ud Said Mohammad Muhibbin Mohammad Muhibbin Muchamad Arif Wijayanto Muh Oji Mardiansyah Muhammad Djunaidi Ghony Muhammad Fajriansyah Muhammad Mas'ud Said Muhammad Saidin Mangu Duru Muhammad Syahrul Hidayat Mustasfiri Mustasfiri Mustofa, Mutmainnah Nabila Hanun Zayain Najib Shinwari Nanik Maulidiyah Nikmatul Laily Agustin Niko Yuwandika Ramadhan Nimas Aulia Nandha Pratama Ninda Herista Bella Nizar Subqi Hamza Nur Chamidah Nur Fajar Arief Nur Habiba Febriantika Sari Nur Laili Ismayanti Pardiman Pardiman Prautami Sintaresmi Putra, Achmad Nowenta Putri Awaliyah Raphael Ersa Manusakerti Ratna Puspita, Wyls Retno Wulan Sekarsari Ridlwan, Muhammad Ama Ridlwan, Muhammad Ama Rini Rahayu Kurniati Riska Aisyah Putri Risna Amalia Riswandha Imawan Riza Mustofa Rochmatin, Laily Rofiqotul Ummah Roni Pindahanto Roni Pindahanto Widodo Roni Widodo Roni Widodo Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rulam Ahmadi Rulam Ahmadi Rulam Ahmadi Samian Selly Nurlita Sari Selvi Marcellia Setiawan, Galih Wahyu Shangriani Yona Subagyo Shinta Dwi Lestari Sintaresmi, Prautami Sri Ambar Budi Suhartatik Suhartatik Sukma Faradiba Sumartono Sumartono Sunardi Sunardi Sunariyanto Sunariyanto Sunariyanto Sunariyanto, Sunariyanto Surya Sari Faradiba Suyeno Suyeno Taufiq Rahman Ilyas Tiffany Heruveradita Tony Hartono Trina Yuni Safitri Utami Sri Maryani Vena Syaharani Widyatmoko, Vicky Rahadyanto Yandri Radhi Anadi Yaqub Cikusin yuhandika, femia Yunta Fa’aubi Maulidyah Yusni, Berliana Shakinah Zainal Abidin