Claim Missing Document
Check
Articles

Found 56 Documents
Search
Journal : Respon Publik

EVALUASI KEBIJAKAN BENCANA ALAM (Studi Kasus Penanganan Pasca Bencana Banjir di SDN 1 Bendoroto, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek) Nabila Hanun Zayain; Slamet Muchsin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 14, No 1 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.376 KB)

Abstract

Indonesia memiliki kerentanan terhadap bencana alam yang cukup tinggi. Ketika bencana alam menimpa hal yang perlu di perhatikan yaitu proses penanganan atau penanggulangan bencana. Penanganan pasca terjadinya bencana banjir sangat penting untuk mengatasi dampak maupun trauma dari korban maupun kerugian yang dialami oleh korban bencana banjir. Salah satu aspek paling penting dalam penanganan korban bencana banjir adalah kebijakan yang diambil oleh pemerintah. Dalam UU No. 24 Tahun 2007, pada bab 3 pasal 5-9 dijelaskan terkait tangung jawab dan wewenang pemerintah dalam penanggulangan bencana. Kebijakan ini yang akan memberikan arahan langkah bagi pemerintah dalam mengimplementasikan kebijakannya tersebut dalam memberikan penanganan terhadap korban bencana. Apabila implementasi dari kebijakan sudah terlaksana yaitu evaluasi kebijakan. Evaluasi kebijakan menentukan tingkat keberhasilan kebijakan yang telah dilaksanakan. Dalam penanganan pasca bencana, pemerintah juga akan menentukan siapakah aktor non-pemerintah yang akan dilibatkan dalam proses kebijakan publik. Peneliti menggunakan jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan strategi menggunakan studi kasus. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder, serta pengumpulan data dengan menggunakan  wawancara, observasi, dokumentasi,dan catatan lapangan. Analisis yang digunakan peneliti berupa analisis domain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan Pemkab Trenggalek dalam penanganan pasca bencana di SDN 1 Bendoroto ada beberapa tahap. Dari yang pertama peninjauan lokasi terdampak dengan tujuan mengetahui apasaja yang harus ditindak lanjuti. Kemudian pendirian sekolah darurat sementara waktu sampai ada kebijakan selanjutnya. Hal terpenting dalam kebijakan ini adalah relokasi dan rekontruksi sekolah sebagai alternatif pemecahan masalah. Sumber pendanaan yang digunakan untuk proses penanganana pasca bencana banjir tersebut bersumber dari APBN, APBD, dan CSR Bank Jatim. Selain iu, peran aktor non-pemerintah dalam hal ini adalah keterlibatan Bank Jatim Kantor Cabang Trenggalek dalam implementasi kebijakan perusahaan berupa alokasi program Coorporate Social Responsibility Bidang Pendidikan yang diwujudkan dalam bentuk prasarana belajar. Seluruh komponen kebijakan yang dilakukan Pemkab Trenggalek dan Bank Jatim KC Trenggalek telah terealisasi dengan baik. Dengan didukung sumber dana yang mencukupi, maka proses pembangunan berjalan cepat dan sesuai dengan harapan. Maka dari itu, dikatakan kebijakan tersebut sudah optimal. Peneliti memberikan saran berupa perbaikan dan monitoring tanggul (DAS), Pendirian Kampung Siaga Bencana, Peningkatan Bina Lingkungan BJT dan Pendanaan CSR BJT Kata Kunci: Manajemen Bencana, Keterlibatan Aktor Kebijakan, Evaluasi Kebijakan, Kecamatan Munjungan
STRATEGI PALANG MERAH INDONESIA KOTA MALANG DALAM MEMPERTAHANKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PADA SITUASI PANDEMI COVID-19 Denis Wijayanto; Slamet Muchsin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 16, No 1 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.904 KB)

Abstract

Pelayanan dapat diciptakan dengan memberikan strategi yang tepat, dalam persaingan saat ini. Pelayanan diharapkan mampu menjadi salah satu unsur agar masyarakat bisa merasakan kepuasan pelayanan yang diberikan. Di era reformasi ini penyelenggaraan pelayanan publik sering dihadapkan pada tantangan kondisi yang belum sesuai dengan kebutuhan baik itu dalam perubahan kehidupan dibidang kehidupan masyarakat maupun berbangsa dan bernegara. Ditambah lagi adanya tantangan global yang dipicu oleh kemajuan dibidang pengetahuan, teknologi, informasi, komunikasi dan lainnya. Manajemen strategi merupakan langkah awal dalam mempertahankan kualitas pelayanan yang mengalami penurunan diberbagai unit pelayanan public yang disediakan oleh PMI. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi, langkah-langkah serta faktor pendorong dan penghambat PMI Kota Malang dalam mempertahankan kualitas pelayanan publik pada Situasi Pandemi COVID-19.  metode penelitian yang dilakukan menggunakan metoide kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah 1) strategi yang dilakukan dengan memperbanyak titik pelayanan, mengembangkan pelayanan berbasis online, Memperbanyak Kerja Sama Dengan Berbagai Macam Instansi. 2) langkah-langkah yang dilakukan Identifikasi Lingkungan meliputi dimensi empati PMI melakukan peninjauan ulang ke seluruh titik yang ada di seluruh Kota Malang serta Analisis Lingkungan Internal dan Eksternal. 3) faktor pendorong meliputi fasilitas teknologi yang sudah memadai, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap PMI Kota Malang sudah tinggi, dan letak geografis PMI Kota Malang yang berada di Sentral Kota Malang dapat mudah dijangkau oleh masyarakat ingin ke PMI Kota Malang. sedangkan untuk faktor penghambat meliputi pelaksanaan kerjasama yang masih kurang efektif saat terjadi pandemi COVID-19, fungsi media kurang efektif dalam pengunaan media sosial. 
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERATURAN DAERAH NOMOR 10 TAHUN 2010 TENTANG RETRIBUSI PARKIR DI KOTA BATU (Studi Pada Dinas Perhubungan Kota Batu ) Lailatul Chasanah; Slamet Muchsin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 14, No 3 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.581 KB)

Abstract

Berdasarkan undang-undang nomor 32 tahun 2004 yang kemudian direvisi menjadi undangundang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, pemerintah daerah diberikan kewenangan yang seluas-luasnya untuk daerahnya agar terwujudnya masyarakat yang sejahtera melalui pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat serta peran dari masyarakat itu sendiri. Melalui otonomi daerah, pemerintah daerah diharapkan mampu menggali dan mengelola sumber potensi daerah nya serta meningkatkan daya saing dengan memerhatikan keadilan, pemerataan, prinsip demokrasi, serta keanekaragaman.Kegiatan perparkiran, dalam hal ini kegiatan pemungutan retribusi parkir yang bertujuan untuk mendongkrak PAD Kota dari sektor dan Retribusi. Di Kota Batu membutuhkan banyak lahan parkir yang harus disediakan namun minimnya lahan parkir yang mengakibatkan para pengendara menaruh kendaraannya sembarangan dan dimanfatkan oleh juru parkir untuk menarik keuntungan, meski peraturan pemerintah tentang parkir dan pajak pembayaran buat parkir telah ditetapkan, namun masih saja juru parkir mengambil keuntungan sendiri dengan menaikan pembayaran tarif parkir, Seperti yang terjadi banyak penarikan uang parkir yang tidak sesuai dengan peraturan daerah yang tertera dikarcis, contohnya di alun-alun kota Batu. Dalam karcis tertera Rp 2000 kemudian dibawahnya tertera tulisan sesuai perda nomor 10 tahun 2010. Dengan tidak sesuai nya tarif parkir ini menjadikan Pendapatan Asli Daerah Kota Batu pada sektor retribusi parkir tidak dapat tercapai. Faktor-faktor yang menghambat diantaranya sumber daya manusia seharusnya profesional, isi kebijakan belum dipahami oleh implementor kebijakan dan pelaksana lainnya, serta pengawasan yang dilakukan kurang optimal. Dan faktor-faktor yang mendukung ini seharusnya didukung oleh ada insentif pengelola parkir, fasilitas yang memadai serta partisipasi masyarakat yang sangat penting juga dalam impelentasi kebijakan peraturan ini. Kata Kunci : Implementasi kebijakan, retribusi parkir
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN DANA DESA DALAM PERSPEKTIF GOOD GOVERNANCE (Studi Kasus Desa Sukoanyar Kecamatan Pakis Kabupaten Malang) Lina Kusumawati; Slamet Muchsin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 15, No 9 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.822 KB)

Abstract

ABSTRAKTerselenggaranya pemerintahan yang baik (good governance) menjadi suatu persyaratan utama untuk mewujudkan aspirasi masyarakat dalam mencapai tujuan daerah dari suatu negara tersebut. Karenanya tidak berlebihan jika dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik menjadi salah satu indikasi terwujudnya demokratisasi sebagai upaya untuk mengembalikan kedaulatan daerah disuatu negara. Pembangunan daerah dari suatu negara perlu adanya sebuah dukungan baik secara moral maupun material dari pemerintah pusat didaerah tersebut. Hal ini sudah dijalankan untuk memaksimalkan pembangunan yang kurang baik disetiap daerah. Salah satunya dengan diberlakukannya peraturan otonomi daerah guna terwujudnya tujuan dari otoritas publik baik pusat, kota, kabupaten maupun desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Untuk mengetahui Implementasi Kebijakan Pengelolaan Dana Desa Dalam Perspektif Good Governance di Desa Sukoanyar Kecamatan Pakis Kabupaten Malang , (2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat  tentang pengelolaan dana desa yang ada di Desa Sukoanyar Pakis. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Hasil penlitian ini menunjukkan bahwa (1) Mendeskripsikan Implementasi Kebijakan Pengelolaan Dana Desa di Desa Sukoanyar Kecamatan Pakis Kabupaten Malang dengan sub fokus: Pihak yang berkaitan dengan pengelolaan Dana Desa , Hasil dari pengelolaan Dana Desa. (2) Faktor pendukung dan penghambat dalam Implementasi Pengelolaan Dana Desa Dalam Perspektif Good Governance di Desa Sukoanyar Kecamatan Pakis Kabupaten Malang dengan sub fokus: Faktor Pendukung dalam Implementasi Pengelolaan Dana Desa Dalam Perspektif Good Governance di Desa Sukoanyar Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Faktor Penghambat dalam Implementasi Pengelolaan Dana Desa Dalam Perspektif Good Governance di Desa Sukoanyar Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Kata Kunci : Good Governance, Pengelolaan Dana Desa, Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang
STRATEGI PENGUATAN EKONOMI KREATIF MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA SANANKERTO KECAMATAN TUREN KABUPATEN MALANG Anggun Adiningsih; Slamet Muchsin; Taufiq Rahman Ilyas
Respon Publik Vol 16, No 9 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.911 KB)

Abstract

Desa Sanankerto memiliki ekowisata Boon Pring dan sudah menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat. Sebelum adanya ekowisata tersebut masyarakat banyak yang masih pengganguran dan kurangnya berdaya dalam pemanfaatan sumber daya alam yang mewujudkan usaha – usaha ekonomi kreatif. Sehingga rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu pertama bagaimana startegi penguatan ekonomi kreatif, kedua bagaimana pemberdayaan masyarakat dan ketiga apa faktor pendukung dan penghambat yang dilakukan oleh pemerintah Desa Sanankerto Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Penelitian ini bertujuan satu untuk mengetahui strategi penguatan ekonomi kreatif. Kedua mengetahui pemberdayaan masyarakat dan yang ketiga mengetahui faktor pendukung dan penghambat pemerintah desa dalam melakukan pelaksanaannya melalui program – program di Desa Sanankerto Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Dalam penelitian ini jenis yang digunakan jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Greenteori yang digunakan pada fokus penelitian yaitu Ismawan Priyono. Untuk teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan menggunakan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi penguatan ekonomi kreatif yang dilakukan oleh pemerintah Desa Sanankerto berada pada kuadran I dalam bagan SWOT, dan adanya pola interaksi triple helix yaitu adanya hubungan interaksi anatara akademisi, swasta atau bisnis dan pemerintah daerah. (2) pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah Desa Sanankerto dengan pelatihan- pelatihan atau pembinaan serta adanya kelompok – kelompok masyarakat seperti Pokdarwis, pengembangan usaha produktif. (3) faktor pendukung meliputi dukungan dari pemerintah desa, alam, dan partisipasi masyarakat yang baik. Sedangkan faktor penghambat meliputi sumber daya manusia yang masih rendah, kecukupan modal dan perlunya peningkatan digilatisasi. Dapat disimpulkan bahwa cara penguatan yang dilakukan pemerintah desa sudah baik karena pemerintah juga memiliki hubungan dengan perguruan tinggi, pihak swasta dan pemerintah daerah dalam pengembangan desa, serta pemberdayaan yang dilakukan juga sudah masuk pada programnya. Saran dari penulis perlu adanya pelatihan marketing penjualan secara online agar dapat memaksimalkan pendapatan masyarakat. Kata Kunci : Penguatan Ekonomi Kreatif, Pemberdayaan Masyarakat
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH TENTANG PERLINDUNGAN DAN PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS (Studi Pada Rehabilitasi Sosial Disabilitas Kota Malang) Iik Sakinah; Slamet Muchsin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 14, No 3 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.879 KB)

Abstract

Pada peraturan daerah nomor 2 tahun 2014 pasal 1 penyandang disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, atau sensorik, yang dalam berinteraksi dengan lingkungan mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan lingkungan dan makhluk hidup lainnya.Kota Malang sebagai kota inklusi mewujudkan perlindungan dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas melalui peraturan daerah nomor2 tahun 2014. Namun implementasi peraturan daerah ini masih belum terlaksana maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi perauran daerah tentang perlindungan dan pemberdayaan disabilitas pada point rehabilitasi sosial serat faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti adalah menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Peraturan Daerah tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas pada Rehabilitasi Sosial Disabilitas di Kota Malang cukup baik, penyandang disabilitas sudah merasakan rehabilitasi sosialyang diadakan oleh Dinas Sosial dan Yayasan di Kota Malang. Faktor pendukung implementasi rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas adalah Antusias dari keluarga penyandang disabilitas sehingga terbentuk paguyuban, melibatkan secara langsung disabilitas pada kegiatan sosial, kerjasama yang dilakukan oleh Dinas Sosial dengan berbagai instansi lain. Faktor pengahambat implementasi rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas adalah minimnya pegawai yang menangani rehabilitasi sosial bagi disabilitas, jumlah anggaran yang dialokasikan untuk disabilitas masih minim, keterbatasan waktu pada rehabilitasi sosial. Dengan temuan penelitian seperti berikutdiharapkan bisa memberikan perubahan supaya implementasinya secara optimal. Kata Kunci : Implementasi Kebijakan, Peraturan Daerah, Disabilitas Kota Malang
AKUNTABILITAS PEMERINTAH DESA DALAM PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) (Studi pada Desa Wonoayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang Anggaran Tahun 2016-2019) Muh Oji Mardiansyah; Slamet Muchsin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 14, No 4 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.343 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis akuntabilitas pengelolaan alokasi dana desa tahun anggaran 2016-2019. 2untuk mengetahui dan menganalisis partisipasi dalam pembangunan desa dan musremnbangDes. 3untuk mengtahui dan menganalisis tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pertanggungjawaban alokasi dana desa. 4untuk mengetahui dan menganalisis apa saja faktor pendukung dan penghambat akuntabilitas pengelolaan alokasi dana desa. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini di desa wonoayu, kecamatan wajak, kabupaten malang. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian secara keseluruhan, menjelaskan bahwa pemerintah desa wonoayu, dalam pengelolaan alokasi dana desa. sudah berjalan dengan baik mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pertanggungjawaban. Sehingga pengelolaan alokasi dana desa, di desa wonoayu menerapkan prinsip akuntabiltas yang dimana, ada transparan dan akuntabel. Untuk mengetahui partisipasi pembangunan dan musrtembangDes yang ada di desa wonoayu, sudah sesuai dengan yang diharapkan oleh pemerintah desa. Mulai dari musrembangdes mengundang seluruh tokoh masyarakat, perempuan, pemuda desa, dan perwakilan RT/RW untuk hadir, dan memberikan usulan-usulan yang akan disepakati bersama. Kata Kunci: Akuntabilitas, Pemerintah Desa, Alokasi Dana Desa
STRATEGI DAN PERAN PETUGAS LAPANGAN KELUARGA BERENCANA (PLKB) KECAMATAN KASEMBON DALAM PENCAPAIAN KUALITAS PELAYANAN YANG LEBIH BAIK Selly Nurlita Sari; Slamet Muchsin; Hirshi Anadza
Respon Publik Vol 16, No 8 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.002 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan atas dasar minimnya jumlah petugas PLKB di Balai Penyuluhan Keluarga Berencana Kecamatan Kasembon. Berdasarkan hal tersebut maka penulis menyimpulkan bahwa pokok permasalahan kualitas pelayanan publik di Balai Penyuluhan Kecamatan Kasembon perlu di tingkatkan dalam pencapaian pelayanan publik. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah wawancara, observasi dan mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Balai Penyuluhan Keluarga Berencana Kecamatan Kasembon sudah Pencapaian kualitas layanan publik yang sudah baik terlihat dari jumlah dan respon masyarakat yang paham dengan pentingnya keluarga berencana sudah meningkat namun harus dijaga dan ditingkatkan secara terus menerus untuk mendukung program pemerintah dan pencapaian kualitas pelayanan di balai penyuluhan keluarga berencana Kecamatan Kasembon untuk lebih baik dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui keluarga berencana. Kata Kunci: Strategi, Kualitas, Pelayanan 
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PARTISIPATIF DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA (Studi Tentang Pembangunan Desa Bersumber dari Pendapatan Asli Desa Pacet Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto) Trina Yuni Safitri; Slamet Muchsin; Roni Pindahanto Widodo
Respon Publik Vol 14, No 5 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.803 KB)

Abstract

ABSTRAK Kebutuhan ekonomi masyarakat dari tahun ke tahun semakin meningkat, bukan saja karena meningkatnya jumlah manusia. Namun juga karena meningkatnya intensitas dan ragam dari kebutuhan akan ekonomi masyarakat, masalah ini juga terjadi di desa Pacet Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. Di daerah ini masalah kesejahteraan masyarakat masih belum teratasi, dengan adanya program pembangunan partisipatif yang dilaksanakan oleh pemerintah desa yang bersumber dari pendapatan desa dapat mengatasi kesejahteraan masyarakat desa Pacet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan pembanguanan partisipatif serta dampak yang dirasakan oleh masyarakat sekitar. Pembangunan di desa Pacet didasari oleh kebutuhan masyarakat desa Pacet, pembangunan tersebut bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat desa dengan bantuan pembangunan fisik berupa infrastruktur serta non fisik berupa pelatihan kepada masyarakat untuk membantu perekonomian masyarakat desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Pada penelitian metode analisis data yang dipergunakan adalah analisis data primer.  Pada penelitian metode analisis data yang dipergunakan adalah analisis kualitatif (interactive model) dari Miles and Hubberman. Berdasarkan hasil penelitian, Implementasi kebijakan pembangunan partisipatif di Desa Pacet sudah terlaksana dengan baik ini dilihat dari bentuk partisipasi masyarakat dalam pembangunan dengan membantu berupa tenaga, merelakan sebagian tanahnya untuk dibangun menjadi akses jalan masyarakat dusun setempat di seluruh desa Pacet. Pembangunan tersebut fokus pada pusat perekonomian masyarakat desa yaitu pada Jalan menuju sawah, perbaikan fasilitas pertokoan, pembangunan TPT, Pavingisasi gang  kecil di seluruh wilayah desa Pacet dan perbaikan penyaluran air untuk masyarakat desa Pacet. Sedangkan dampak yang ditimbulkan dari adanya pembangunan yaitu 1) dampak pada ekonomi masyarakat dan 2) dampak sosial pada masyarakat desa . kendala dalam pembangunan yakni pada Dana: 1) dana dari Pemerintah kabupaten terlambat sehingga pembangunan ikut terhambat. 2) PAD kurang maksimal. Kendala pada pembangunan 1) Karena cuaca 2) Medan yang curam  3) karena keadaan kondisi fisik lingkungan. Kata Kunci : Implementasi Kebijakan Pembangunan,Pembangunan  Partisipatif, Kesejahteraan Masyarakat.
OPTIMALISASI KINERJA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA CIREBON DALAM PELAYANAN PEMBUATAN AKTA KELAHIRAN (Studi Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat) Niko Yuwandika Ramadhan; Slamet Muchsin; Roni Widodo
Respon Publik Vol 13, No 6 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.974 KB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya angka kepemilikan akta kelahiran di Kota Cirebon. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ialah instansi yang mempunyai tugas pokok dan fungsi dalam melayani dalam segala urusan administrasi kependudukan. Dalam melaksanakan tugasnya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil adalah badan yang mampu nemumbuhkan kepercayaan dan memberikan pelayanan yang maksimal sehingga masyarakat antusias dan merespon positif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis kinerja pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil beserta faktor pendukung dan penghambatnya di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pedekatan kualitatif. Lokasi penelitiannya adalah Kota Cirebon dengan situs Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Cirebon. Jenis data penelitian ini yakni data primer dan sekunder dengan sumber data yang berasal dari people (informan), paper (dokumen) dan place (tempat). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yakni peneliti sendiri, interview guide dan alat dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan model fenomologi yang dikemukakan oleh Spradley (1980). Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa Kinerja Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Cirebon telah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam pembuatan akta kelahiran ,sudah optimal, namun masih perlu peningkatan. Faktor pendukung dalam analisis layanan tersebut yakni fasilitas sarana dan prasarana cukup memadai, melakukan berbagai inovasi pelayanan mulai dari pelayanan keliling(jemput bola), regulasi dan aturan, teknologi dan sistem antrian menggunakan sistem teknologi, penggunaan media sosial whatsapp untuk konsultasi mengenai akta kelahiran, bekerjasama dengan RS(Rumah Sakit/Bidan) yang ada di Kota Cirebon dengan sebuta(Brojol Aja Klalen). Sedangkan faktor penghambat dalam pelaksanaan layanan yakni fasilitas sarana dan prasana sudah memadai tetapi perlu penambahan, penggunaan aplikasi yang terhubung ke pusat terkadang jaringan komunikasi data mengalami gangguan, masyarakt enggan dan masih tidak ingin tahu mengenai pentingnya kegunaan dan keuntungan dari akta kelahiran, dan kurangnya jumlah personil sehingga penerbitan akta kelahiran terhambat. Hal tersebut perlu dijadikan bahan koreksi bagi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Cirebon untuk lebih meningkatkan pelayanan publik kedepannya.Kata Kunci : Optimalisasi Kinerja Pelayanan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Akta Kelahiran
Co-Authors Abdul Azis Abdul Haris Nur Sugeng Abi Ibnu Majid Achmad Agung Maulana Saiful Rizal Afiffuddin, Afiffuddin Afiffudin Afiffudin Afifuddin Afifuddin Afifuddin Afifuddin Afifuddin Afifuddin Afifuddin, Afifuddin Agus Abidin Agus Zainal Abidin Agus Zainal Abidin Agus Zainal Abidin Ahmad Isnaini Haryanto Aina Khilya Isna Shofia Akhmad Tabrani Akmad Piru Jabadi Anggun Adiningsih Aprillia, Nanda Ari Pradana, Silfa Artanty Utami Atiqoh, Lia Nur Bastomi, Ahmad Cokro Wibowo Sumarsono Damayanti, Dwi Ayu David Eko Prasetyo David J Griffiths Denis Wijayanto Denny Rakhmad Widi Ashari Devi Permana Dhani Wahid Dhea Aprilia Dimas Indra Laksmana Dwi Ari Kurniawati Dwi Ayu Damayanti Dwi Hari Cahyono Dwi Ratna Fatmawati Eka Saputra, Mohammad Ardiansyah Eva Auliya Putri Fietatul Ihdiyah Gandis Wulan Oktavisatrika Geofany Brillian Fajar Akasha Ginayuh, Gangsar Hamdhani, Rofiqa Marta Haning Tri Novianti, Haning Tri Hayat Hayat Hayat , Hayat Hayat Hayat Hayat Hayat Heny Ayu Agustina Hidayah Kartiko Weny Hikmah Haryanti Iik Sakinah Iis Khoirun Nisa’ Imam Asrori Indana Masda Masruroh Inggit Kentjonowaty Iswara, Yoga Nur Jeni Susyanti KABRAN JADIDAH PICAL Khoiron Khoiron Khoiron Khoiron khoiron khoiron Kiki Anggraini, Kiki Laela Octaviana Yusuf Lailatul Chasanah Langgeng Rahmatullah Putra Lavenia Ied Harany Lina Kusumawati Lisna Wati Mohamad Lutfiyah Lutfiyah Luthfi Mulya Rizqi Maratus Solihah MIFTAKHUL JANNAH Moh Subaidi Moh. Ali Mas’udi Mohammad Afifulloh Mohammad Mas’ud Said Mohammad Muhibbin Mohammad Muhibbin Muchamad Arif Wijayanto Muh Oji Mardiansyah Muhammad Djunaidi Ghony Muhammad Fajriansyah Muhammad Mas'ud Said Muhammad Saidin Mangu Duru Muhammad Syahrul Hidayat Mustasfiri Mustasfiri Mustofa, Mutmainnah Nabila Hanun Zayain Najib Shinwari Nanik Maulidiyah Nikmatul Laily Agustin Niko Yuwandika Ramadhan Nimas Aulia Nandha Pratama Ninda Herista Bella Nizar Subqi Hamza Nur Chamidah Nur Fajar Arief Nur Habiba Febriantika Sari Nur Laili Ismayanti Pardiman Pardiman Prautami Sintaresmi Putra, Achmad Nowenta Putri Awaliyah Raphael Ersa Manusakerti Ratna Puspita, Wyls Retno Wulan Sekarsari Ridlwan, Muhammad Ama Ridlwan, Muhammad Ama Rini Rahayu Kurniati Riska Aisyah Putri Risna Amalia Riswandha Imawan Riza Mustofa Rochmatin, Laily Rofiqotul Ummah Roni Pindahanto Roni Pindahanto Widodo Roni Widodo Roni Widodo Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rulam Ahmadi Rulam Ahmadi Rulam Ahmadi Samian Selly Nurlita Sari Selvi Marcellia Setiawan, Galih Wahyu Shangriani Yona Subagyo Shinta Dwi Lestari Sintaresmi, Prautami Sri Ambar Budi Suhartatik Suhartatik Sukma Faradiba Sumartono Sumartono Sunardi Sunardi Sunariyanto Sunariyanto Sunariyanto Sunariyanto, Sunariyanto Surya Sari Faradiba Suyeno Suyeno Taufiq Rahman Ilyas Tiffany Heruveradita Tony Hartono Trina Yuni Safitri Utami Sri Maryani Vena Syaharani Widyatmoko, Vicky Rahadyanto Yandri Radhi Anadi Yaqub Cikusin yuhandika, femia Yunta Fa’aubi Maulidyah Yusni, Berliana Shakinah Zainal Abidin