p-Index From 2021 - 2026
7.511
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Hygiene Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) Kabupaten Lahat Dahrini Dahrini; Khairil Anwar; Maksuk Maksuk
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.743 KB) | DOI: 10.36086/salink.v1i1.662

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Produk air minum yang dijual kepada konsumen tersebut harus layak untuk dikonsumsi yaitu harus memenuhi persyaratan air minum yang layak untuk dikonsumsi yaitu harus bersih, sehat, hygienis dan juga standar kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Namun demikian, seringkali produk air minum isi ulang tidak sesuai atau tidak memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan. Pelanggaran mengenai standar kesehatan ini mengakibatkan air isi ulang yang dihasilkan tidak hygienis dan menimbulkan masalah kesehatan seperti diare. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui gambaran pengetahuan pemilik tentang penerapan hygiene sanitasi depot air minum di Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat Tahun 2020 maka itulah tujuan dari karya tulis ilmiah ini. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif yaitu suatu metode yang digunakan untuk menggambarkan suatu hasil penelitian mengenai sikap, pengetahuan, pendidikan, dan pelatihan penerapan hygiene sanitasi depot air minum isi ulang. Hasil Penelitian : Dengan di ketahuinya sudah cukup baik hygiene sanitasi di depot air minum Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat maka yang di lakukan adalah upaya untuk terus menjaga dan merawat depot air minum, untuk pelatihan di Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat kurang baik. Kesimpulan : hal ini di karekan kurangnya melakukan pelatihan untuk hygiene sanitasi yang di lakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat tetapi Dinas Kesehatan setempat tetap menjaga dan mengawasi depot air minum untuk menjaga kelayakan air yang di konsumsi oleh konsumen. Kata Kunci : Air, Hygiene Sanitasi, Kesehatan
Faktor Risiko Kejadian Diare Pada Balita di Puskesmas Kabupaten Muara Enim Nubaiti Nurbaiti; Priyadi Priyadi; Maksuk Maksuk
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.015 KB) | DOI: 10.36086/salink.v1i1.664

Abstract

Latar Belakang: Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang Pencegahan diare, salah satunya adalah Penyuluhan kesehatan lingkungan. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui gambaran faktor risiko kejadian diare pada balita di Puskesmas Pulau Panggung Kecamatan Semende Darat Laut Kabupaten Muara Enim Tahun 2020. Metode Penelitian: Metode penelitian ini adalah Descriftif yaitu menggambarkan faktor risiko terjadinya diare, dengan desain potong lintang. Metode sampling Simple Random Sampling dengan Populasi adalah Ibu yang mempunyai anak balita yang pernah menderita diare di wilayah kerja Puskesmas Pulau Panggung dengan 66 sampel. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2020. Analisa menggunakan metode Univariat yang menggambarkan variabel dalam bentuk Descripsi. Hasil Penelitian: Hasil penelitian didapatkan pengguna air bersih terlindungi 53 responden (80,3%), Tidak terlindungi 13 responden (19,7%). Tingkat Pendidikan Tinggi 35 responden (53,0%), pendidikan Rendah 31 responden (47,0%). Pengetahuan Baik 38 responden (57,6%), Pengetahuan kurang baik 28 responden (42,4%). Sikap Baik 20 responden (30,3%). sikap Kurang baik 46 responden (69,7%). Pendapatan Tinggi 46 responden (69,7%), pendapatan Rendah 20 responden (30,3%). Kesimpulan: Faktor risiko Kejadian diare yang dominan adalah Sikap kurang baik sebesar 69,7% dan Pengetahuan kurang 42,4% responden hal ini memungkinkan responden bersikap kurang baik terhadap Pencegahan, Penatalaksanaan dan Pengobatan diare sehingga Penyuluhan dan peningkatan pemahaman serta penerapan PHBS mutlak diperlukan.Kata kunci : Diare, air bersih, pendidikan, pengetahuan, sikap.
Kadar Logam Berat Kadmium (Cd) pada Air Sumur Gali Masyarakat di Sekitar TPA Sukawinatan Andini Dwi Ramadhan; Maksuk Maksuk; Yulianto Yulianto
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.312 KB) | DOI: 10.36086/jsl.v2i1.866

Abstract

Latar Belakang: Tempat pembuangan akhir sampah merupakan tempat akhir untuk menimbun berbagai jenis sampah. Salah satu jenis sampah tersebut berupa logam berat diantaranya kadmium. Kadmium merupakan salah satu logam berat yang sangat beracun bagi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kandungan logam berat kadmium dalam sumur gali masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah Kota Palembang (TPA Sukawinatan). Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif observasi. Contoh uji diambil dari 5 jarak dengan kriteria jarak 100 meter, 200 meter, 300 meter, 400 meter dan 500 meter dari TPA, jumlah contoh uji sebanyak 5 sampel dikomposit dari 15 sumur gali, teknik pengambilan sampel dilakukan teknik pengambilan sampel gabungan tempat (Composite Place Sample) dan pengambilan sampel sesaat (Grab Sample). Pengujian kandungan kadmium dilakukan di laboratorium menggunakan Atomic Absorption Spectrometry (AAS) dengan metode Inductively Coupled Plasma-Optical Emission Spectrometry (ICP-OES). Pengukuran pH dan suhu dilakukan secara in situ, sedangkan untuk kondisi konstruksi sumur gali dan kualitas fisik air sumur menggunakan lembar observasi. Hasil: Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kondisi konstruksi sumur gali masyarakat sekitar TPA Sukawinatan yang diobservasi semuanya tidak memenuhi syarat, tetapi kualitas fisik air sumur gali (warna, bau dan rasa) memenuhi syarat kesehatan. Dari 5 sampel yang diambil didapat hasil yang sama kandungan kadmium dalam sumur gali masyarakat yaitu < 0,0015 Mg/L masih dibawah baku mutu lingkungan. Untuk pH air sumur gali berkisar antara 4,9 – 6,4, dan suhu air berkisar antara 26 oC – 28 oC sesuai baku mutu lingkungan. Kesimpulan: Kandungan kadmium dalam air sumur gali masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah Kota Palembang ditemukan masih berada dibawah baku mutu persyaratan air bersih. Oleh karena itu partisipasi masyarakat dan peran pemerintah setempat diperlukan untuk melakukan pengolahan air sumur dan memperbaiki konstruksi sumur gali masyarakat yang berada di sekitar pembuangan akhir sampah.
Penggunaan Pestisida, Pelindung Diri dan Keluhan Subjektif Pada Petani Padi di Kabupaten Ogan Ilir Maksuk - Maksuk
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.11 KB) | DOI: 10.36086/jsl.v2i1.1232

Abstract

Latar Belakang: Pestisida digunakan secara luas di sektor perkebunan dan pertanian termasuk di Indonesia dan menimbulkan gangguan kesehatan dan pencemaran di media lingkungan, apabila digunakan tidak sesuai prosedur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik penggunaan pestisida dan alat pelindung diri terhadap keluhan subjektif pada petani padi di Kabupaten Ogan Ilir. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan rancangan potong lintang. Jumlah responden sebanyak 54 responden yang diambil secara acak. Penelitian ini dilakukan di kawasan pertanian Kabupaten Ogan Ilir pada bulan Oktober – Desember 2020. Data dikumpulkan dengan cara wawancara dan observasi, analisis data dilakukan dengan univariat dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil: hasil penelitian diperoleh bahwa mayoritas menentukan dosis pestisida hanya dikira-kira (63%), penggunaan pelindung diri yaitu sepatu boot (81,5%), baju lengan panjang (70,4%), topi (90,8%), masker (68,5%), kacamata (14,8%), sedangkan keluhan subjektif yang dialami yaitu kram (28%), kulit gatal (25%), kulit kemerahan (23%), kesemutan (22%), kelelahan (22%), mata merah (20%), pusing (18%), sulit bernapas (18%), batuk (17%), sakit dada (16%). Kesimpulan: Praktik penggunaan pestisida pada petani padi dalam menentukan dosis pestisida mayoritas hanya dikira-kira, penggunaan pelindung diri saat aplikasi pestisida tidak lengkap dan belum sesuai standar, sehingga menyebabkan beberapa keluhan subjektif diantaranya kulit gatal, kemerahan, kesemutan, mata merah, pusing, sakit kepala, batuk, sakit dada dan kelelahan.
LATIHAN PEREGANGAN FISIK DI TEMPAT KERJA TERHADAP PENURUNAN KELUHAN LOW BACK PAIN PADA PENENUN SONGKET Maksuk Maksuk; Desti Syafitri
MNJ (Mahakam Nursing Journal) Vol 2 No 9 (2021): Mei 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.989 KB) | DOI: 10.35963/mnj.v2i9.184

Abstract

Low back pain is the most common complaint experienced by songket weavers. The objective study was to analyze the effect of physical stretching exercises at workplace on songket weavers. This study was a quasi-experimental study with a one group pretest and posttest design. The number of samples were 25 weavers (total population). This research was conducted from February to April 2020 at Ketapang Village, Ogan Ilir Regency, South Sumatra. Lower back pain complaint data were collected using Numeric Rating Scale (NRS). Data were analyzed by univariate and bivariate using the Wilcoxon test. The results showed that there was an effect of physical stretching exercises on reducing the pain scale from moderate to mild (p value = 0.0005). Stretching exercises using motion modification William Flexion Exercises have been shown to help reduce back pain. Songket weavers, a complaint of lower back pain, is the most common complaint caused by working hours that exceed working hours every day.
Edukasi dan Deteksi Dini Sebagai Upaya Promotif dan Preventif dalam Pengendalian Penyakit Tidak Menular Intan Kumalasari; Maksuk; Faiza Yuniati; Maliha Amin; Hendawati
Pelita Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Pelita Masyarakat, September
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/pelitamasyarakat.v5i1.10387

Abstract

One of the efforts to support the transformation of the Health sector is by implementing the first pillar, namely primary services that focus on promotive (education) and preventive (prevention and early detection efforts). This effort is very effective in reducing morbidity and mortality in the community, especially those caused by non-communicable diseases. Non-communicable diseases (NCD) are responsible for at least 70% of deaths in the world. Even though it cannot be transmitted from person to person or from animal to person, weak control of risk factors can affect the increase in cases every year. One of the non-communicable diseases is hypertension. The purpose of this community service is to carry out early detection and provide education and health services to the 3-4 Ulu sub-district community about risk factors that can increase blood pressure and their prevention efforts. This activity was carried out on Saturday 30 July 2022 at 08.00-13.00 WIB and was attended by 60 residents. The method of this activity is early detection in the form of blood pressure checks, risk factor screening, counseling and health services. This activity was considered successful, based on the enthusiasm of the participants who attended exceeded the target, the desire to ask questions and have their blood pressure checked, to be able to mention risk factors and disease prevention efforts as well as feedback from participants who stated this counseling was considered interesting and useful.
Pelatihan Identifikasi Bahaya Pestisida Terhadap Lingkungan dan Kesehatan Pekerja Perkebunan Sawit di Kalimantan Barat Maksuk Maksuk; Salma Rizkiya Kinasih; Rizal Assalam; Andi Hidayat
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.556

Abstract

Penggunaan pestisida secara luas digunakan di perkebunan termasuk perkebunan sawit, dan penggunaannya belum diawasi secara ketat. Paparan pestisida dapat menimbulkan dampak di lingkungan dan kesehatan pekerja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pekerja dalam mengidentifikasi bahaya paparan pestisida terhadap lingkungan dan kesehatan pekerja serta mengantisipasi penyakit akibat paparan pestisida di perkebunan sawit. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pelatihan pada pekerja yang terlibat di perkebunan sawit sebanyak 70 peserta. Kegiatan ini dilakukan selam dua hari di Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Hasil kegiatan yang telah dilaksanakan peserta dapat mengikuti kegiatan pelatihan sampai selesai dan mampu mengidentifikasi gejala dan tanda keluhan kesehatan yang dialami selama terpapar dengan pestisida. Dari setiap kelompok yang telah dibagi sebanyak 5 kelompok yaitu masing-masing kelompok berjumlah 10 orang. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil identifikasi keluhan kesahatan melalui body mapping dengan baik dan melanjutkan menuliskan keluhan tersebut dalam buku saku. Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa pekerja mengikuti kegiatan ini dengan semangat dan mampu menyampaikan keluhan Kesehatan yang dialaminya selama bekerja di perkebunan sawit. Kontirbusi dari kegiatan ini yaitu pekerja mampu melakukan deteksi ini penyakit akibat paparan pestisida berdasarkan keluhan yang dialaminya.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Menerapkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Tempat Umum Sebagai Upaya Terciptanya Kampung Wisata Sehat Maksuk Maksuk; Maliha Amin; Hendawati Hendawati; Intan Kumalasari; Faiza Yuniati; Sherli Shobur
Madaniya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.763

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat tempat-tempat umum adalah upaya untuk pemberdayaan pengunjung dan pengelola tempat-tempat umum termasuk objek wisata “Oeng Boentjit” yang berada di Kota Palembang yang merupakan peninggalan budaya pada masa Kesultanan Palembang Darussalam. Kampung wisata ini terletak di pinggiran sungai Musi dikelilingi oleh perkampungan penduduk yang cukup padat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat di sekitar objek wisata “Oeng Boengtjit” melalui perilaku hidup bersih dan sehat di tempat umum sebagai upaya menciptakan kampung wisata sehat. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Jaya Laksana Kelurahan 3 – 4 Ulu Kota Palembang. Target sasaran kegiatan yaitu pembentukan kelompok peduli lingkungan sehat dengan melibatkan kader kesehatan, ibu-ibu pengajian dan ibu-ibu organisasi Nahdatul Ulama. Kegiatan difokuskan pada pembentukan kelompok peduli lingkungan sehat dan edukasi pengolahan sampah yang berasal dari rumah tangga. Target capaian dalam kegiatan ini adalah peningkatan kemampuan masyarakat, tokoh masyarakat, kader dan pengurus NU dalam mengolah limbah rumah tangga, dan pembentukan kelompok peduli lingkungan sehat di Kampung Jaya Laksana. Kelompok peduli lingkungan sehat dan edukasi pengolahan limbah di sekitar tempat wisata “Oeng Boengtjit” merupakan kegiatan yang mendukung terbentuknya kampung wisata sehat. Kegiatan perlu dilanjutkan dengan melibatkan semua unsur pemerintah dan swasta untuk mewujudkannya.
Pengembangan Aplikasi “DELIMA” sebagai Upaya Deteksi Dini Kehamilan Bermasalah Kumalasari, Intan; Maksuk; Yuniati, Faiza; Rangga, Aidil Dwi; Fathurrahman, M. Dimas; Aulia, Estu
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46815/jk.v12i1.134

Abstract

The maternal mortality rate (MMR) is one of the main indicators of a country's health status. This high mortality rate indicates low health status caused by limited access and quality of health services, as well as low knowledge of mothers and families in recognizing danger signs in pregnancy. This study aims to produce applications that can be used to detect the risk of problematic pregnancies. The research method used was a research and development design (R and D) with the ADDIE design model, where the resulting product is obtained by analyzing potential problems based on literature studies and information gathering; proceed with product design; developing products through validity testing by media experts and material experts; product implementation as well as the final evaluation of the feasibility and usefulness of the product. The results of the media expert validation obtained a score of 75% which means the application is feasible to use; the material expert's assessment score is 100% which means the product is very feasible to develop; the implementation stage obtains a score of 77.3% which means the application is feasible to use. In the evaluation stage, 80% of respondents gave a positive response to the feasibility of the application, and in the aspect of understanding, the application is considered to be able to increase the understanding of pregnant women by 83%. The DELIMA application has been disseminated in two public health centers in Palembang, and expressed support for implementing this application as an effort to capture at-risk pregnant women in their work areas. Given its usefulness in early detection of at-risk pregnancies, it is hoped that the City Health Office can recommend this application to be used by all Public health centers in Palembang City.
Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pembatasan Cairan pada Paisen Gagal Ginjal Kronis Trisnaningtyas, Wenny; Indriyawati, Nina; Dwiningsih, Sri Utami; Elisa, Elisa; Ariyanti, Novita Ambar; Maksuk, Maksuk
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.950

Abstract

Pasien dengan gangguan ginjal kronik perlu mengubah gaya hidup mereka terutama     berfokus pada asupan cairan. Ketidakpatuhan terhadap pembatasan asupan cairan yang      disarankan menyebabkan memburuknya kondisi dengan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kepatuhan pembatasan asupan cairan pada pasien gagal ginjal kronis. Penelitian ini merupakan studi deskriptif korelasi dengan besar sampel sebanyak 65 orang yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Islam Kota Semarang. Partisipan mengisi kuesioner yang diadaptasi dari kuesioner ESRD-AQ  yang dianalisis dengan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian diperoleh bahwa responden yang tidak patuh dalam pembatasan asupan cairan sebanyak 63,1%. Pengetahuan (r=2,94, p-value=0,018) dan dukungan keluarga (r=3,15, p-value=0,01) berhubungan secara signifikan dengan kepatuhan pembatasan asupan cairan. Sedangkan umur, jenis kelamin, pendidikan, lama menjalani hemodialisa tidak terdapat hubungan dengan kepatuhan pembatasan asupan cairan. Pengetahuan dan dukungan keluarga merpakan faktor yang mempengaruhi kepatuhan pembatasan asupan cairan pada pasien gagal ginjal kronik, karena itu diperlukan  peningkatan pengetahuan keluarga untuk membantu pembatasan kelebihan cairan pada pasien gangguan ginjal kronik.
Co-Authors Abu Umayah Ade Suryani Aguscik, Aguscik Ahmad Rifqi Al-Hanif Aidil Dwi Rangga Aishath Hamid Amar Muntaha Ameria Amin, Maliha Amin, Maliha Andani, Putri Andi Hidayat Andini Dwi Ramadhan Anisa Anggraeni, Anisa Anisa Kurniawati Anwar, Khairil Anwar ARDIANSYAH ARDIANSYAH Ariyanti, Novita Ambar Audhy Hidianti Salsabila Aulia, Estu Azwaldi Azwaldi Azwaldi, Azwaldi Bambang Soewito Dahrini Dahrini Dahrizal Dahrizal Debi Mardiana Desti Syafitri Desti Syafitri Dewi Ulfa Oktarini Dian Pratiwi Dian Pratiwi Dina Indrati Dwi Maharani, Nabila Eka Haryanti Elisa Elisa Elisa Elisa Elisa Elisa erman, Imelda Esti Sri Ananingsih Faiza Yuniati Faiza Yuniati Farach Labita Anissa Putri Fathurrahman, M. Dimas Fenti Indah Sari Ferly Oktriyedi Habibi, Umar Hanna Derita Lasmaria Damanik Haq , AM Al Fath Sabiliy Haryanti, Eka Haryati HENDAWATI HENDAWATI Hendawati, Hendawati Herawati Jaya Husni Husni Imelda erman Intan Kumalasari Intan Kumalasari Kamesworo - Kamesworo Kamesworo, Kamesworo - Kamsul, Kamsul Khairil Anwar Khairil Anwar Kumalasari, Intan Lukman M Rajab Alfariz M. Deffa Anugrah M. Iqbal Pratama Maliha Amin Mardanila Mardanila Mardanila Mardanila Mardanila, Mardanila Mardiani Mardiani Mardiani Mardiani Marlindayanti Marlindayanti Masdalina Pane Maya Sopianti Memo Harry Sandra Minarti Minarti Miranda Salsabila Nur Suryani Muhamad Jauhar Nibras Qaulan Tsaqila Nina Indriyawati Noviadi, Pitri Nubaiti Nurbaiti Nurhayani, Delvi Pamabel, Amanda Atma Pastari, Marta - Priyadi Priyadi Priyadi Priyadi Putri Andani Putri Maharani Rahmad Aswin Juliansyah Rahmad Aswin Juliansyah Rangga, Aidil Dwi Ranti Rahmadini Rizal Assalam Salma Adilanisa Salma Rizkiya Kinasih Salma Rizkiya Kinasih Sari Aisa Sari, Intan Henita Setiyo Wati Sherli - Shobur Sherli - Shobur Sherli Shobur Sherli Shobur Sherli Shobur Shobur, Sherli Shobur, Sherli - Sri Endriyani Sri Utami Dwiningsih Suheyanto Suheryanto SULAIMAN SULAIMAN Sumitro Adi Putro Suryati, Eka Suzanna Suzanna - Suzanna Suzanna Suzanna Suzanna, Suzanna Suzanna, Suzanna - Suzzana Suzzana Suzzana, Suzzana Syarif Burhan Yusuf Tan Malaka Tria Effrilia Harahap Trisnaningtyas, Wenny VASRA, ELITA Viona Ovaliandari Wati, Setiyo Widia Lestari Yulianto Yulianto Yuniarti, Nini Iswara Yuniati, Faiza Yusneli Yusneli Yusneli, Yusneli Yusnelli - Yusnelli Yusnelli, Yusnelli -