Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Kepemimpinan (Manajer) Pada Madrasah/Sekolah Sari, Wanda Nurita; ahmad, Aprizal; Fauzan, Husni
Journal of Education and Teaching Vol 4, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jete.v5i2.23030

Abstract

Abstrak Kepemimpinan (leadership) berasal dari memimpin (lead). Lead berasal dari bahasa Anglo Saxon yang artinya jalur perjalanan kapal yang mengarahkan awak kapal. Artinya, pemimpin kapal (nakhoda) harus mampu mengarahkan kapal sebagai wadah organisasi dan mengarahkan awak kapal sebagai pengikut (bawahan), untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditetapkan. lain untuk mengikutinya. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui definisi kepemimpinan di madrasah dan sekolah, peranan manajer madrasah, serta tugas dan tanggung jawab manajer madrasah. Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan (Library Research). Oleh karena itu, dengan pentingnya manajemen di suatu lembaga pendidikan, penulis mengharapkan agar kita semua dapat mempelajari dengan sungguh-sungguh mengenai hal-hal yang terkait dengan manajemen pendidikan berbasis Madrasah sebagai bekal calon pemimpin lembaga pendidikan. Kata kunci: Kepemimpinan, Manajer Sekolah/Madrasah
PERBANDINGAN KUALITAS GURU DAN SARANA PENDIDIKAN ANTARA INDONESIA DAN CHINA Abdurrahman, Khalid; Rahmat, Zul Hafriadi; Rifanzel, Nabilla; Aliya, Aliya; Ahmad, Aprizal
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam pembangunan suatu negara. Kualitas pendidikan sangat dipengaruhi oleh kualitas guru dan ketersediaan sarana pendidikan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kualitas guru dan sarana pendidikan antara Indonesia dan China. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur review dengan cara menganalisis berbagai sumber pustaka yang relevan seperti jurnal ilmiah, buku, dan artikel publikasi yang membahas tentang sistem pendidikan di Indonesia dan China. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang cukup signifikan dalam sistem pendidikan kedua negara. China memiliki sistem pendidikan yang lebih terstruktur dan terorganisir dengan baik. Standar kualitas guru di China sangat tinggi dengan proses seleksi yang sangat ketat dan kompetitif. China juga melakukan investasi yang sangat besar dalam pembangunan infrastruktur pendidikan sehingga sarana dan prasarana pendidikan tersebar merata hingga ke pelosok negara. Sementara itu, Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan yang cukup kompleks dalam hal pemerataan kualitas guru dan distribusi sarana pendidikan. Kesenjangan kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan di Indonesia masih sangat besar. Banyak daerah terpencil yang masih kekurangan guru berkualitas dan fasilitas pendidikan yang memadai. Faktor-faktor seperti geografis, ekonomi, dan kebijakan pendidikan menjadi penyebab utama perbedaan ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang perbandingan sistem pendidikan di kedua negara dan dapat menjadi referensi untuk pengembangan kebijakan pendidikan di Indonesia dengan cara mengadopsi praktik-praktik terbaik dari China namun tetap disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik Indonesia. Kata kunci: kualitas guru, sarana pendidikan, perbandingan pendidikan, Indonesia, China.
THE DYNAMICS OF MENTAWAI ISLAND CHILDREN: REFERRING ON CLASSICAL CURRICULUM DEVELOPMENT AS CHARACTER TRANSFORMATION EFFORTS Ahmad, Aprizal Ahmad; Mustaqim, Mujahidil
Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 16 No. 2 (2016): Islamika : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/islamika.v16i2.121

Abstract

Pulau Mentawai dikenal memiliki budaya yang bebas tidak seperti nilai-nilai dan norma-norma masyarakat di daerah lain umumnya di Sumatera Barat. Penelitian ini mengungkapkan apa saja tahap perencanaan, pelaksanaan dan hasil dari referensi pengembangan kurikulum klasik sebagai upaya transformasi karakter anak-anak Pulau Mentawai. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat dinyatakan sebagai berikut: Pertama, tujuan untuk tahap perencanaan pengembangan kurikulum anak KP mengacu pada teori pendidikan perennialism. Hal ini dapat dilihat dari konsep kegiatan sehari-hari  anak khusus panti asuhan yang cenderung secara  umum kegiatannya untuk memperkenalkan dan menerapkan prinsip-prinsip karakter kehidupan Islami. Kedua, pelaksanaan kurikulum pada anak-anak Pulau Mentawai Dilakukan secara terus menerus. Pelaksanaan Kurikulum anak yang keberlanjutan di Pulau Mentawai ditentukan oleh pembangun khusus panti asuhan. Ketiga, hasil pengembangan kurikulum dapat dianggap memuaskan  anak-anak Pulau Mentawai dalam ukuran keagamaan.
MODEL KOLABORASI SEKOLAH DAN KOMUNITAS MUSLIM DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI FINLANDIA Marta, M. Afif; Suryadi, Fathurahman; Salsabila, Raihani; Ahmad, Aprizal
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji model kolaborasi antara sekolah dan komunitas Muslim dalam menyelenggarakan pendidikan Islam di Finlandia. Finlandia dikenal memiliki sistem pendidikan terbaik di dunia, namun tantangan khusus muncul dalam mengakomodasi kebutuhan pendidikan agama bagi minoritas Muslim. Melalui kajian literatur, penelitian ini menganalisis bagaimana sekolah-sekolah di Finlandia berkolaborasi dengan komunitas Muslim untuk menyediakan pendidikan Islam yang berkualitas dalam kerangka sistem pendidikan nasional yang sekuler namun inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi ini melibatkan beberapa aspek penting, yaitu integrasi kurikulum pendidikan Islam dalam sistem pendidikan nasional, keterlibatan guru dari komunitas Muslim, penggunaan fasilitas sekolah untuk kegiatan keagamaan, dan pembentukan dewan konsultatif yang melibatkan perwakilan komunitas. Model kolaborasi ini berhasil menciptakan pendidikan Islam yang tetap menjaga identitas keagamaan sambil mengadopsi prinsip-prinsip pedagogis Finlandia yang progresif. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana pendidikan multikultural dapat diimplementasikan secara efektif melalui kerjasama antara institusi pendidikan formal dan komunitas agama minoritas. Kata kunci: pendidikan Islam, Finlandia, kolaborasi sekolah-komunitas, pendidikan multikultural, minoritas Muslim. Abstract This study examines a collaborative model between schools and Muslim communities in providing Islamic education in Finland. Finland is known for having one of the best education systems in the world, but particular challenges arise in accommodating the religious education needs of the Muslim minority. Through a literature review, this study analyzes how Finnish schools collaborate with Muslim communities to provide quality Islamic education within the framework of a secular yet inclusive national education system. The results show that this collaboration involves several important aspects: the integration of the Islamic education curriculum into the national education system, the involvement of teachers from the Muslim community, the use of school facilities for religious activities, and the establishment of a consultative council involving community representatives. This collaborative model successfully creates Islamic education that maintains religious identity while adopting progressive Finnish pedagogical principles. This study provides insights into how multicultural education can be effectively implemented through collaboration between formal educational institutions and minority religious communities. Keywords: Islamic education, Finland, school-community collaboration, multicultural education, Muslim minority.
Analisis Kebijakan Kurikulum Dwibahasa di Singapura dan Dampaknya terhadap Penguasaan Bahasa Inggris Siswa Siregar, Fathiyah Ikhsani; Afifah, Aisyah; Rusdan, Syarif; Dairoby, Ahmad; Ahmad, Aprizal
EduCurio: Education Curiosity Vol 4 No 1 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v4i1.1510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan kurikulum dwibahasa di Singapura serta dampaknya terhadap penguasaan Bahasa Inggris siswa. Penelitian ini menggunakan metode literature review, yaitu menelaah, membandingkan, dan mensintesis hasil-hasil penelitian terdahulu yang relevan. Sumber data berasal dari empat artikel jurnal yang membahas implementasi kebijakan dwibahasa di Singapura. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan dwibahasa yang menempatkan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa, didukung oleh kurikulum yang terstruktur dan lingkungan sosial yang multibahasa. Namun, kebijakan ini juga berdampak pada menurunnya penggunaan bahasa ibu dan nilai-nilai budaya yang melekat di dalamnya, terutama pada siswa dari latar belakang sosial ekonomi rendah. Dengan demikian, diperlukan strategi penguatan pembelajaran bahasa ibu agar keseimbangan antara kompetensi global dan identitas budaya tetap terjaga.
Etika Guru dalam Konteks Global: Studi Perbandingan Antara Profesionalisme Pendidik di Finlndia dan Guru Madrasah di Indonesia Selvi Yulianis; Rahmatul Zikri Amalia; M. Ainurrafiq; Nadea Pratiwi; Aprizal Ahmad
Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa Vol. 2 No. 4 (2025): November : Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/dilan.v2i4.2520

Abstract

This study explores the ethics of teachers in a global context by comparing the professionalism of educators in Finland and madrasah teachers in Indonesia. The research aims to identify key ethical principles and practices that define teacher professionalism in these distinct educational settings. Employing qualitative methods including literature review and interviews with educators from both countries, the study highlights similarities and differences in ethical standards, pedagogical approaches, and cultural influences. Findings reveal that while Finnish teachers emphasize autonomy, democratic values, and continuous professional development, Indonesian madrasah teachers integrate religious ethics alongside pedagogical professionalism. The study discusses implications for improving teacher training and ethical guidelines to enhance educational quality and foster intercultural understanding. This comparative analysis contributes to the global discourse on teacher ethics by providing insights into how cultural and institutional contexts shape professional values and responsibilities in education.  
Perbandingan Paradigma Pendidikan Islam di India dan Indonesia dalam Membangun Generasi Muslim Berdaya Saing Global Dea Permata; Hamid Saleh; Wahyu Ardias; Aprizal Ahmad
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan paradigma pendidikan Islam di Indonesia dan India dalam membangun generasi Muslim yang berdaya saing global. Pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka digunakan untuk menganalisis literatur berupa buku, jurnal ilmiah, artikel, dan laporan resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam di Indonesia menekankan integrasi antara nilai agama dan ilmu umum melalui pengembangan pesantren dan madrasah modern, dukungan kebijakan pemerintah, serta program kewirausahaan dan literasi digital, sehingga lulusan memiliki kompetensi akademik, keterampilan praktis, dan karakter religius yang seimbang. Sementara itu, pendidikan Islam di India masih menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan tradisi keilmuan klasik dengan tuntutan modernisasi, di mana sebagian madrasah belum diakui secara resmi dan kurikulum masih terbatas pada pengajaran agama, sehingga kesiapan lulusan untuk bersaing secara global terbatas. Penelitian ini menegaskan bahwa paradigma pendidikan Islam yang integratif dan didukung kebijakan konsisten dapat menghasilkan generasi Muslim yang adaptif, kreatif, dan kompetitif di tingkat global.
Perbandingan Sistem Pendidikan Islam di Amerika Serikat dan Indonesia dalam Perspektif Integrasi Nilai Islam dan Modernitas Dimas Agustian Vieri S; Miftahun Najwa Gazali; Rohi Saputri; Aprizal Ahmad
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan sistem pendidikan Islam di Amerika Serikat dan Indonesia dalam perspektif integrasi nilai Islam dan modernitas. Pendidikan Islam di Amerika Serikat menekankan penguatan identitas keagamaan dalam konteks minoritas sekaligus penguasaan keterampilan modern, sedangkan di Indonesia fokus pada pemerataan kualitas pendidikan, penguatan tradisi keagamaan, dan pengembangan keterampilan abad ke-21. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka untuk menelaah kurikulum, kelembagaan, strategi integrasi, dan tantangan pendidikan Islam di kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai Islam dan modernitas harus disesuaikan dengan konteks sosial, demografi, dan kelembagaan. Sekolah Islam yang berhasil menggabungkan aspek tradisi dan inovasi mampu menghasilkan peserta didik berkarakter, kompeten, dan adaptif terhadap dinamika global. Temuan ini menjadi acuan penting dalam pengembangan model pendidikan Islam yang kontekstual, inklusif, dan adaptif terhadap modernitas.
Perbandingan Integrasi Nilai-Nilai Islam dan Ilmu Pengetahuan dalam Sistem Pendidikan di Indonesia dan Mesir Julita Amalia Siregar; Zahra Aprilia Sari; Pooja Firstisya; Rozan Taqi Junatama; Aprizal Ahmad
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan integrasi nilai-nilai Islam dan ilmu pengetahuan dalam sistem pendidikan di Indonesia dan Mesir. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi pustaka, melalui kajian literatur berupa buku, jurnal, dokumen kurikulum, dan sumber akademik terpercaya yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendidikan di Indonesia menekankan fleksibilitas, kontekstualitas, dan adaptasi terhadap keragaman budaya, sehingga integrasi nilai-nilai Islam dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Sementara Mesir menekankan kesinambungan tradisi pendidikan klasik melalui struktur kurikulum yang sistematis, dengan penguasaan ilmu agama sebagai landasan moral, sehingga integrasi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam berlangsung secara konsisten. Penelitian ini juga menemukan bahwa adaptasi terhadap globalisasi dan teknologi memerlukan strategi pembelajaran yang inovatif di Indonesia, sedangkan Mesir menekankan kesinambungan tradisi dengan penyesuaian ilmu modern secara selektif. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengembangan pendidikan Islam yang holistik, relevan, dan mampu menghasilkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, beriman, serta berdaya saing global.
Perbandingan Peran Lembaga Pendidikan Islam dalam Pembentukan Identitas Keislaman di Malaysia dan Indonesia M Zakry Ramadhan; Muhammad Fadil; Aprizal Ahmad
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lembaga pendidikan Islam dalam pembentukan identitas keislaman generasi muda di Malaysia dan Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, mengumpulkan data dari buku, jurnal, artikel ilmiah, dan dokumen resmi terkait pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga pendidikan Islam di Malaysia menekankan modernisasi kurikulum, integrasi pendidikan formal dan non-formal, serta pembekalan kompetensi global, sementara di Indonesia lebih menonjolkan tradisi keagamaan, keteladanan guru, pembiasaan praktik ibadah, dan penguatan nilai lokal. Perbandingan strategi dan pendekatan menunjukkan bahwa kedua negara memiliki tujuan yang sama, yaitu membentuk identitas keislaman yang kuat dan berkarakter, namun dengan metode yang disesuaikan dengan konteks sosial, budaya, dan kebijakan masing-masing negara. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang relevansi pendidikan Islam dalam membentuk generasi Muslim yang berpengetahuan, berakhlak, dan mampu berkontribusi positif dalam masyarakat.
Co-Authors Abdul Basit Abdurrahman, Khalid Addini, Eza Afifah, Aisyah Ahmad Agil Al- Qanit Qurba Aliya, Aliya Alya Nur Annisha Ananda Dilonia Anisa Rahmatul Meiril Anni Arsa Aqbil Daffa Siahaan Auliana, Primaresa Azhari, Devi Syukri Dairoby, Ahmad Dea Permata Dieni, Hafizah Dimas Agustian Vieri S Disa Edkamila Elsi Fitrianis Erman Har Fauzan, Husni febrianti, lara Fitri Frantiska, Syalfa Gep Rianto Gunawan Fauzi Hamid Saleh Hendri Hendri Hesti Sulastri Hidayat Hidayat Husna, Nabilatul Ilham, Ijratil Ingriza, Resva Intan Maharani Irfan Syafei Siregar Jesi Norisah Julita Amalia Siregar Jum’atul Hasanah K Khadijah Kiki Elfi Lestari Lira Gusti Ayu M Zakry Ramadhan M. Ainurrafiq Maharani, Khairin Maria Ulfa Marta, M. Afif Miftahul Hasanah Miftahun Najwa Gazali Muh. Jafar Muhammad Dzikrullah Muhammad Fadil Muhammad Jitu Muhammad Zalnur Mustaqim, Mujahidil Nabila Noor Adha Nada Asyva, Nayla Nadea Pratiwi Nasution, Nurjamiah Nelwati, Sasmi Nursyamsi Nursyamsi Nurul Izzah Yasmin Pooja Firstisya Pranata Putra, Riski Purnama Sari, Reski Qurba, Al-Qanit Qurba, Alqanit Rahmat, Zul Hafriadi Rahmatul Zikri Amalia Razelia, Zaskya Putri REMISWAL REMISWAL Resva Ingriza Reva Ayunda Melki Rifanzel, Nabilla ristapawa indra, ristapawa Rizki, Ridonal Rohi Saputri Rosy Dwi Arianti Roza, Welya Rozan Taqi Junatama Rusdan, Syarif Ryanda Zuhri Said, Mukti Salsabila, Raihani Sari, Wanda Nurita Selvi Yulianis Silvina, Dini Siregar, Fathiyah Ikhsani Siti Badriyah Suci Fadhilah Masja Suryadi, Fathurahman Tiara Dwi Putri Wahyu Ardias Wahyuni Fitri Wanda Fitri Yasri, Heldi Zahra Aprilia Sari Zahwa Fitri Zulyanti Zaini Hartika Zulvia Trinova Zumirrahilza Haq