p-Index From 2021 - 2026
15.177
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluation of the Leprosy Program Implementation at Teminabuan Health Center, South Sorong District, Using the CIPP Evaluation Model Onim, Florence; Uly, Nilawati; Al-Maidin, Achmad R. Muttaqien; Zamli, Zamli
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v11i1.1527

Abstract

Background: Leprosy is a chronic infectious disease that poses significant challenges and impacts family well-being. In 2023, 75 cases were recorded and treated in South Sorong. Objective: This study aimed to evaluate the implementation of the leprosy program at Teminabuan Health Center using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. Methods: A descriptive qualitative approach was applied, using observation and in-depth interviews with three key informants. Data validation was conducted through triangulation. Results: Context evaluation showed collaboration between health workers and community cadres in raising awareness and promoting early examination. Input evaluation revealed program management by a designated officer with support from several units but highlighted issues such as limited staff, lack of integrated data systems, and insufficient drug supply. Process evaluation indicated that outreach was done through leaflets and discussions, field screening, and referrals, though stigma and behavior change remained challenges. Product evaluation found that activities included contact tracing, medication monitoring, and referrals, but training for health workers was inadequate. Conclusion: While context and process aspects were satisfactory, input and product components need improvement, particularly in human resources, logistics, and system integration to enhance program effectiveness
Analysis of the Determinants Influencing Treatment Adherence Among Hypertension Patients in South Sorong Regency Salkamal, Salkamal; Adam, Arlin; Iskandar, Muhammad Ishaq; ledia, Ida; Zamli, Zamli
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v11i1.1555

Abstract

Background: Hypertension is a major risk factor for cardiovascular diseases, driven by lifestyle modernization and its high prevalence. Addressing treatment adherence is crucial for effective management. Objective: This study aimed to analyze the determinants influencing treatment adherence among hypertension patients in South Sorong Regency, with a specific focus on family support. Methods: A quantitative research approach was conducted in South Sorong Regency from May to June 2024. Data were collected through structured questionnaires and analyzed to assess the influence of various factors on treatment adherence. Results: The findings revealed that family support significantly influenced treatment adherence in hypertension patients. In contrast, knowledge, perception, service delivery quality, and patient satisfaction did not show a significant effect on adherence. Conclusion: Family support plays a critical role in enhancing treatment adherence among hypertension patients in South Sorong Regency. To improve adherence, it is recommended to implement family education through counseling at community health centers (puskesmas) and social media, conduct behavior change campaigns, provide family counseling, train health workers to improve service delivery, and strengthen monitoring and evaluation mechanisms for treatment adherence.
Analysis of Potential Hazards with Job Safety Analysis Techniques at Filling Stations and Transportation of Bulk LPG – PT. Tambang Yokodelta North Sulawesi Arikalang, Aprillya; Adam, Arlin; Sanuddin, Sudirman; Zamli, Zamli
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v11i2.1561

Abstract

Background: The LPG Bulk Filling and Transportation Station (SPPBE) at PT. Tambang Yokodelta Matungkas, North Minahasa, is a high-risk environment due to the flammable and pressurized nature of LPG. Identifying potential hazards is essential to ensure worker safety and prevent accidents. Objective: This study aims to analyze potential hazards and assess occupational risks using the Job Safety Analysis (JSA) method at the SPPBE of PT. Tambang Yokodelta. Methods: This qualitative research involved interviews and observations with eight informants, including the SPPBE manager, HSE head, technicians, and operators. Data were collected through interviews, field observations, and document review, and analyzed descriptively. Results: The study identified hazards classified into four risk levels: Low, Medium, High, and Extremely High. Low-risk activities, such as minor injuries, can be controlled with personal protective equipment (PPE). Medium risks, like falling during LPG handling, require additional PPE. High risks, including fire hazards during gas filling, need engineering controls. Extremely high-risk activities, such as gas explosions, require immediate management action and substitution measures. Conclusion: Workers at PT. Tambang Yokodelta face various risks. Effective control measures, including PPE, SOP compliance, engineering controls, and management commitment, are crucial for ensuring occupational safety.
Upaya Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Melalui Layanan Berbasis Inovasi Di Puskesmas Balantak Selatan Solombuku, Deslince; Zamli, Zamli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 12 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i12.128

Abstract

Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peran strategis dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat. UPTD Puskesmas Balantak Selatan merupakan Puskesmas rawat jalan yang melayani 11 desa di Kecamatan Balantak Selatan, Kabupaten Banggai. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup sehat serta terbatasnya tenaga medis menjadi tantangan utama dalam pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dan kesadaran masyarakat melalui optimalisasi program inovatif berbasis komunitas. Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan tenaga kesehatan, kader desa, dan masyarakat dalam berbagai program edukatif dan promotif. Inovasi yang diintegrasikan meliputi TRIMS BOSS (temuan dan penanganan TB), PERGI SUBUH (posyandu prakonsepsi), LASER KB (layanan prioritas lansia), dan CEKSIPANDA (cek kesehatan di kantor instansi). Evaluasi dilakukan melalui pemantauan capaian indikator layanan dan survei kepuasan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam cakupan layanan kesehatan: kunjungan bayi dan ibu mencapai 100%, angka kesembuhan TBC mencapai 96%, dan prevalensi balita gizi buruk tertangani secara optimal. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) mencapai 84,12% dengan kategori baik. Kegiatan ini juga mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan promotif dan preventif. Inovasi layanan yang dilakukan terbukti efektif dalam menjangkau kelompok rentan serta meningkatkan efisiensi dan mutu pelayanan. Dapat disimpulkan bahwa model pelayanan berbasis inovasi dan partisipasi komunitas dapat menjadi strategi efektif dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan.
Peningkatan Kompetensi Perawat Puskesmas Mehalaan melalui Pelatihan Berbasis Praktik dan Pendampingan Fatmawati, Fatmawati; Zamli, Zamli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2707

Abstract

Penguatan kapasitas tenaga kesehatan merupakan strategi utama dalam meningkatkan mutu pelayanan di fasilitas kesehatan primer, khususnya di wilayah terpencil seperti Puskesmas Mehalaan, Kabupaten Mamasa. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi perawat dalam aspek teknis pelayanan, komunikasi terapeutik, dan dokumentasi asuhan keperawatan berbasis praktik. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan intensif berbasis simulasi, role-play, serta pendampingan lapangan selama empat minggu. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta wawancara semi-terstruktur untuk menilai perubahan kognitif dan perilaku. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata kompetensi perawat sebesar 23% setelah pelatihan. Selain itu, terjadi peningkatan signifikan dalam kualitas dokumentasi pelayanan, komunikasi dengan pasien, dan pemahaman SOP pelayanan dasar. Wawancara menunjukkan bahwa pendampingan langsung sangat membantu perawat dalam mengimplementasikan keterampilan secara konsisten dalam praktik harian. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis praktik dan pendampingan lapangan efektif dalam meningkatkan kompetensi dan kepercayaan diri perawat. Dapat disimpulkan bahwa program pelatihan dan pendampingan ini layak dijadikan model pembinaan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Mehalaan, serta dapat direplikasi di puskesmas lain dengan karakteristik serupa.
Peningkatan Pengetahuan dan Perilaku Hidup Sehat Lansia Melalui Penyuluhan Posyandu Lansia di Wilayah UPTD Puskesmas Meo-Meo Hanafi, Sitti Hamsiar; Zamli, Zamli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2711

Abstract

Jumlah penduduk lanjut usia (lansia) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Meo-Meo mengalami peningkatan, namun pemanfaatan Posyandu Lansia masih rendah. Lansia memiliki risiko tinggi terhadap penyakit degeneratif, sehingga diperlukan intervensi promotif dan preventif untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku hidup sehat melalui penyuluhan kesehatan di Posyandu Lansia. Metode kegiatan meliputi edukasi partisipatif yang dilaksanakan di empat Posyandu Lansia (Belibis, Flaminggo, Merpati, dan Merak). Materi yang diberikan meliputi pola makan sehat, aktivitas fisik ringan, pencegahan hipertensi dan diabetes, serta kesehatan mental. Peserta kegiatan berjumlah 60 lansia yang dievaluasi menggunakan instrumen pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar >30% pada 85% peserta. Lansia lebih memahami pentingnya konsumsi makanan sehat, olahraga teratur, dan pemeriksaan kesehatan rutin. Kegiatan ini juga meningkatkan partisipasi lansia dalam layanan Posyandu secara berkelanjutan. Peran kader sangat membantu dalam menjembatani komunikasi antara tenaga kesehatan dan peserta lansia. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penyuluhan kesehatan yang dilakukan secara rutin dan partisipatif di Posyandu Lansia efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia tentang hidup sehat. Intervensi serupa dapat direplikasi di wilayah lain untuk mendukung program pelayanan lansia berbasis masyarakat.
Penanganan Kanker Serviks Melalui Edukasi Deteksi Dini Di Kabupaten Buton Endriaty, Endriaty; Zamli, Zamli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2718

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Buton. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan partisipasi masyarakat dalam deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat). Metode kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, pelatihan kader, dan pelaksanaan pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas. Peserta terdiri dari 150 perempuan usia 30–50 tahun dan 25 kader kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 45% dan post-test sebesar 82%. Sebanyak 120 peserta bersedia mengikuti pemeriksaan IVA, dan ditemukan 7 kasus IVA positif yang langsung dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini kanker serviks.Kesimpulannya, edukasi dan skrining kanker serviks berbasis masyarakat dapat dijadikan model strategis dalam pencegahan kanker serviks di daerah pedesaan.
Intervensi Edukasi Gizi dalam Upaya Penurunan Angka Stunting di RS. Gunung Maria Tomohon, Sulawesi Utara Taroreh, Inggritd; Zamli, Zamli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2733

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama di wilayah dengan kesadaran gizi yang rendah. Data menunjukkan bahwa Sulawesi Utara masih menghadapi tantangan dalam menurunkan prevalensi stunting, termasuk di wilayah pelayanan RS Gunung Maria Tomohon. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil, ibu menyusui, dan kader kesehatan tentang pencegahan stunting melalui edukasi gizi seimbang. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, simulasi pembuatan MP-ASI, serta evaluasi pre-test dan post-test terhadap 20 peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 30% sebelum penyuluhan menjadi 85% setelah penyuluhan, atau terjadi peningkatan sebesar 55%. Mayoritas peserta menyatakan edukasi sangat membantu dalam memahami pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pemberian ASI eksklusif, serta pemenuhan gizi balita. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif di lingkungan rumah sakit efektif dalam meningkatkan kesadaran dan praktik pencegahan stunting.
Sosialisasi Pengelolaan Limbah Medis B3 di RSUD Batara Guru Sosiawan, Insan; Zamli
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 4 (2025): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v3i4.6027

Abstract

This community service activity aims to increase understanding and awareness of hazardous and toxic medical waste management (B3) at Batara Guru Regional Hospital, Luwu Regency. The main problem encountered was a lack of technical understanding and implementation of regulatory waste management standards. The activity was implemented through interactive outreach with pre- and post-tests to measure participants' knowledge. Results showed significant improvement, with knowledge in the good category increasing from 22.73% to 90.91%. This activity demonstrates the importance of regulation-based and participatory education in fostering a safe and healthy work culture in hospitals.
Baksos Sirkum Massal dan Pemeriksaan Kesehatan bagi Masyarakat di Yayasan As-Sunah Makassar Dewi, Resky Karnita; Zamli
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 4 (2025): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v3i4.6050

Abstract

This activity aims to provide free health services to children, particularly through mass circumcision and health check-ups, and to strengthen collaboration between the academic community and society. This community service activity was carried out through several structured stages to ensure the smoothness and benefits of the activity for the community. The results of this community service activity showed a positive impact on the community at the As-Sunah Makassar Foundation. This activity also increased public knowledge about the importance of maintaining health, both through counseling and direct interaction with health workers. This activity not only provides direct benefits in the form of health services but also increases public knowledge and awareness of the importance of maintaining cleanliness and health in general.
Co-Authors A. Rizki Amelia ABDUL MANAF Abdul Rahman Achmad R. Muttaqien Al-Maidin Adestia Dahlan Agus, Rezki Aprianti Agussalim , Agussalim Ahmad.R.Mutaqqien Almaidin Al Maidin, Achmad R Muttaqien Al-Maidin, Achmad R.Mutaqien Allo, Yety Bato Payung Andi Alim, Andi Arikalang, Aprillya Arlin Adam, Arlin Arman Arman Arni Arni Asdewi Asdewi Asmita, Ita Asmuliati, Diana Awatiful Azza Azniah Syam B, Sudirman Bahsoan , Salma Blisartama, Sarniaty Chandra M, Freddy Chandra, Freddy Danduru, Darmayadi Dewi, Resky Karnita Dwiana, Ester Ekafadly Jusuf Ekafadly Yusuf ekawati, ris Endiyonarsi, Endiyonarsi Endriaty, Endriaty Ernawati Ernawati Ernita Eva, Nur Fadli, Fadli fatimah Fatimah Fatmawati, Fatmawati Ferida Battiling Firawati Firawati Fitrahningsih, Fitrahningsih Haddase, Hasriadi Hafsah Hafsah Hanafi, Sitti Hamsiar Handayani, Anna Hanis, Iin Fatimah Hasriana Hasriana, Hasriana Herman Febrianus Langkamuda Hikma, Nurul Hitler Benny Hendrik Purba Ilyas, Muh Ilyas, Muh. Imelda Naolin Indra Dewi Ishaq Iskandar Iskandar, Ishaq Iskandar, Muhammad Ishaq Islami, Rifka Augina Isna Arista Izhak Jamil, Bidasari Jumriani, Jumriani Justiani, Justiani Kaderia, Husmil Kala, Hesriana Kandou, Fricilia M W Kartono, Faradhillah Kartono Kasman Kasman Kaunang, Diane Rineke Khairani, Nurul Fitri Kowaas, Intan Novita Laise, Sri Miniarti ledia, Ida Leida, Ida Lewa, Eka Dharmawati Londok, Inggrit Fredrika Vira M. Ishaq Iskandar Ma'rufi, Ma'rufi Maidin, Achmad R. Muttaqien Al Makbul, Sulastri Maqfirah Maqfirah, Maqfirah mariyati mariyati Marni Marni Maya Rante Allo Ma’rufi Ma’rufi, Ma’rufi Meilani Meilani, Meilani Menga, Maria Kurni Minggu , Irvan Susyanto Montolalu, Freddy Chandra Muhamad Nor Mudhofar Muhammad Azwar Muhammad Ilyas Muliati Muliati, Muliati Napitu, Dewi Rosmaida Natsir, Nursanita Nethanelia Pokko, Jenny Nggekan , Desmon A Ningrum, Sri Hutami Ayu Nirmala Wardhani Muhajji Nopianto Nopianto Nordianiwati, Nordianiwati Nurdin Nurdin Nurhasibah, Nurhasibah Nurma Nurrahmat Nurrahmat Nuruniyah Nuruniyah Obert, Hendra Augustian Onim, Florence Pakasi, Ainy Meiril Palando, Lisa Sulistiana Daeng Palungan, Dwi Jusrini Pasapan , Yasri Pasaribu, Handara Graha Poluan , Lodewyk Norman Nover Poluan , Octavia Lady Ollyvia Purnama, Sarti Widya Putri, Putu Chrisdayanti Suada Qamarya, Nurul Radiansyah Radjana, Wa Ode Hasriani Rahma Ayu Kinanti Rahmah, Lestari Rahmawati , Rahmawati Ramisa, Ramisa Raya Senolinggi, Theresia Resky, Nurhayati Resty Ryadinency Reza Wahyu Dwiansyah Ririn Idayanti Ritmala Roja, Vionni Winich Sensia Rosita Rosita Rosnida, Rosnida Rosyida, Muslihatin Khuril Rotasouw, Aswad ruf, Ma’ rufi, Ma’ Ruhwandi, Ruhwandi Rusmini Kinas Sabrina, Riska Saenuddin, Saenuddin Sainuddin, Sudirman Salkamal, Salkamal Sanuddin, Sudirman Saputri Stiawati Satriani Satriani Seriyanti, Seriyanti Sinta Hikma Sirenden, Intan Solombuku, Deslince Sosiawan, Insan Stevi Yanti Nopita Sari Sudirman Sudirman Sudirman Sanuddin Suhardin, Mien Asrha Sukma, Novian Tri Sukmawati Sukmawati SULISTIYANI SULISTIYANI Sumbung, Agustina Sumolang, Suzana Martini Sunandi, Irwan Suwandi N Syahruni Mursaha Syam, Asriah Syamsuddin -, Syamsuddin Taroreh, Inggritd Tenge, Warni Tevri, Paula Tonglo, Ruhama Utami Uli, Nilawaty Uly, Nilawati uly, Nilawaty Uzair, Uzair Viranti, Viranti Walewangko, Alfriando Wongkar, Ersian Rani Gratia Wulandari, Alda Yaenuri, Petrus Yeltiani Sombolinggi Yenni . Yuliana Yulce Howay Yusniati Yusniati Yusuf, Ekafadly zainuddin, sudirman