This Author published in this journals
All Journal Elkom: Jurnal Elektronika dan Komputer TEKMAPRO Journal of Industrial Engineering and Management Journal of Industrial Engineering Management As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cakrawala : Jurnal Kajian Manajemen Pendidikan Islam dan Studi Sosial INFOMATEK: Jurnal Informatika, Manajemen dan Teknologi Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Economics and Digital Business Review DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam Vocational : Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah LANGUAGE: Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Jurnal Kajian Islam Modern Jurnal Ilmu Multidisplin Jurnal Kajian Pendidikan Islam Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Priviet Social Sciences Journal Journal of Advanced Islamic Educational Management Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial JURNAL PENDIDIKAN, HUMANIORA, LINGUISTIK DAN SOSIAL (JAGADDHITA) QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Bustanul Ulum Journal of Islamic Education Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah Islamic Education Journal (ISEDU) Sportify Journal JAS MERAH: Jurnal Hukum dan Ahwal al-Syakhsiyyah Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal Khafi Jurnal Kesehatan Al-Tafani: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Revitalisasi Pendidikan Karakter KH. Hasyim Asy’ari dalam Kitab Adāb Al-‘Ālim Wa Al-Muta’allim Syarif Maulidin; Nurul Vazilatul Umayah; Ulin Nuha
JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS) Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jupendis.v3i1.2910

Abstract

This research aims to examine the thoughts of K.H. Hasyim Asy'ari in the book Adāb Al-'Ālim Wa Al-Muta'allim is related to the revitalization of character education. The background to this research is based on the importance of character education in shaping the morality and integrity of the younger generation, especially in the context of Islamic education. The method used is library research with a qualitative approach, which collects data from the works of K.H. Hasyim Asy'ari and other relevant literature. The research results show that K.H.'s thinking Hasyim Asy'ari in this book contains character education values ​​that can be applied to improve the current education system, such as the importance of simplicity, honesty and moral awareness. This finding has the implication that K.H. Hasyim Asy'ari can be used as a basis for developing a character education curriculum based on Islamic values, in order to form a better generation in the future.
STRATEGI ORANG TUA DALAM MENANAMKAN KESADARAN IBADAH SHOLAT PADA ANAK USIA DINI: STUDI KASUS DI KAMPUNG SRIKATON KECAMATAN ANAK TUHA JANAH, SITI WARDATUL; NIKMAH, SITI SALIMATUN; BARIYAH, ZAKIYATUL; MAULIDIN, SYARIF; NAWAWI, MUHAMMAD LATIF; JAZULI, SYUKRON
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v4i2.4188

Abstract

This study aims to explore the strategies used by parents in instilling awareness of performing prayers (Sholat) in early childhood in Srikaton Village, Anak Tuha District. Early instillation of religious practices, particularly prayer, is crucial in shaping the religious character of children. The research employed a qualitative approach using in-depth interviews and observations with parents and TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur'an) teachers. The findings indicate that parents employ several strategies, including setting an example by praying themselves, repeatedly teaching prayer movements and recitations, advising children on the importance of prayer, and enrolling children in TPQ for religious education. Parents also ensure the comfort and focus of their children during the learning process and consistently pray for their children to become pious individuals. The study concludes that despite variations in approaches, the methods used are effective in instilling prayer awareness in young children. Future research could explore the use of digital media as an additional tool in children's religious education. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menggali strategi orang tua dalam menanamkan kesadaran ibadah sholat pada anak usia dini di Kampung Srikaton, Kecamatan Anak Tuha. Penanaman kesadaran ibadah sholat sejak usia dini sangat penting dalam pembentukan karakter religius anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi terhadap orang tua serta guru TPQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi orang tua dalam mengajarkan sholat pada anak melibatkan beberapa metode, antara lain mencontohkan langsung, melatih gerakan dan bacaan sholat secara berulang, memberi nasehat tentang pentingnya sholat, serta mengirimkan anak ke TPQ untuk pendalaman agama. Orang tua juga memperhatikan kenyamanan dan fokus anak saat belajar sholat, serta selalu mendoakan anak agar menjadi pribadi yang soleh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat variasi dalam pendekatan, metode yang digunakan cukup efektif dalam menanamkan kesadaran ibadah sholat pada anak usia dini. Prospek pengembangan penelitian ini di masa depan dapat difokuskan pada penggunaan media digital sebagai sarana tambahan dalam pendidikan agama anak.
STRATEGI SEKOLAH DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS PADA ANAK USIA DINI: STUDI DI PAUD LASKAR PELANGI SRIKATON JANAH, SITI WARDATUL; MAULIDIN, SYARIF
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v4i2.4201

Abstract

This study aims to examine the formation of religious character in early childhood at PAUD Laskar Pelangi, which plays a crucial role in shaping a generation with good morals and ethics. The main focus of this research is to explore how religious values, such as obedience to religious teachings, tolerance towards other religions’ practices, and living in harmony with people of different faiths, are implemented at PAUD Laskar Pelangi. The research used a qualitative approach, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The findings reveal that religious character formation is carried out through habitual practices integrated into various learning activities, both inside and outside the classroom, with key roles played by teachers and parents. The study shows that through regular activities like congregational prayers, daily prayers, and memorizing short verses from the Qur'an, children not only recognize religious teachings but also apply them in their daily lives. Learning about tolerance towards religious differences is also an important aspect of the religious character taught at this school. Overall, the formation of religious character at PAUD Laskar Pelangi is effective and has a positive impact on the children's moral and spiritual development. This research offers prospects for further development in integrating religious character education in other early childhood education institutions. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembentukan karakter religius pada anak usia dini di PAUD Laskar Pelangi, yang menjadi bagian penting dalam upaya membentuk generasi yang memiliki moral dan akhlak yang baik. Fokus utama penelitian adalah untuk menggali bagaimana nilai-nilai religius, seperti sikap patuh terhadap ajaran agama, toleransi terhadap ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain, diterapkan di PAUD Laskar Pelangi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menemukan bahwa pembentukan karakter religius dilakukan melalui pembiasaan yang terintegrasi dalam berbagai kegiatan pembelajaran, baik di kelas maupun di luar kelas, dengan peran penting dari guru dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui kegiatan rutin seperti salat berjamaah, doa-doa harian, dan hafalan surat-surat pendek, anak-anak tidak hanya mengenal ajaran agama, tetapi juga mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran tentang toleransi terhadap perbedaan agama juga menjadi bagian penting dalam karakter religius yang diajarkan di sekolah ini. Secara keseluruhan, pembentukan karakter religius di PAUD Laskar Pelangi berjalan efektif dan memberikan dampak positif pada perkembangan moral dan spiritual anak. Penelitian ini memberikan prospek bagi pengembangan lebih lanjut dalam mengintegrasikan pendidikan karakter religius di lembaga pendidikan anak usia dini lainnya.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBUDAYAKAN SHALAT DHUHA BERJAMAAH: STUDI DI RA BUSTANUL ULUM JAYASAKTI MAULIDIN, SYARIF
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v4i2.4202

Abstract

This study aims to examine the role of the head of the madrasa in cultivating the culture of performing Dhuha prayer in congregation at RA Bustanul Ulum Jayasakti. Congregational Dhuha prayer is considered an effective way to shape students' character and discipline, as well as to strengthen their spiritual dimension. The focus of this research is how the head of the madrasa leads and motivates the entire madrasa community to participate in Dhuha prayer activities in congregation, and its impact on students' character. The research method used is a qualitative approach with direct observation, interviews with the head of the madrasa, teachers, and students, as well as documentation of madrasa activities. The findings show that the head of the madrasa, who sets an example by performing Dhuha prayer in congregation, has a significant influence in creating a strong religious culture within the madrasa. In addition, there are challenges such as time limitations and student absenteeism, which need to be addressed through careful planning. The conclusion of this study is that the role of the head of the madrasa as an inspirational leader is crucial in the success of cultivating congregational Dhuha prayer, which in turn contributes to the development of students' character, discipline, and noble morals. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kepala madrasah dalam membudayakan shalat Dhuha berjamaah di RA Bustanul Ulum Jayasakti. Shalat Dhuha berjamaah dianggap sebagai salah satu cara efektif dalam membentuk karakter dan kedisiplinan siswa, serta memperkuat dimensi spiritual mereka. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kepala madrasah memimpin dan memotivasi seluruh civitas madrasah untuk berpartisipasi dalam kegiatan shalat Dhuha berjamaah, serta dampaknya terhadap karakter siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi langsung, wawancara dengan kepala madrasah, guru, dan siswa, serta dokumentasi kegiatan madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah yang menjadi teladan dalam pelaksanaan shalat Dhuha berjamaah memiliki pengaruh besar dalam menciptakan budaya keagamaan di madrasah. Selain itu, terdapat kendala berupa keterbatasan waktu dan ketidakhadiran siswa yang perlu diatasi melalui perencanaan yang matang. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa peran kepala madrasah sebagai pemimpin yang inspiratif sangat penting dalam keberhasilan pembudayaan shalat Dhuha berjamaah, yang pada gilirannya berkontribusi pada pembentukan karakter siswa yang disiplin dan berakhlak mulia.
PERAN GURU PAI DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA STUDI DI SMA N 1 ANAK TUHA MU’AMALAH, HUSNUL; MAULIDIN, SYARIF; APRIAWAN , ANGGI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i2.4189

Abstract

This study aims to analyze the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in strengthening religious moderation at SMA N 1 Anak Tuha. The focus of this research is how PAI teachers integrate values of religious moderation into teaching, extracurricular activities, and school programs that support the creation of a tolerant and inclusive environment. The research employs a qualitative approach, utilizing data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The results show that PAI teachers at SMA N 1 Anak Tuha play a significant role in instilling values of religious moderation, both inside the classroom through lesson materials and outside the classroom through the "Sekolah Damai" program and extracurricular activities like ROHIS. The "Sekolah Damai" program, supported by all school elements and external organizations, also contributes significantly to creating an atmosphere conducive to religious moderation. However, several obstacles were identified, such as the influence of a fanatical community environment and the limited time allocated for PAI lessons. Despite these challenges, the consistent efforts of PAI teachers and support from various parties can overcome these barriers. The conclusion of this study is that strengthening religious moderation at SMA N 1 Anak Tuha can be successfully achieved if supported by the collective commitment of the school, teachers, and the surrounding community. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam penguatan moderasi beragama di SMA N 1 Anak Tuha. Fokus penelitian ini adalah bagaimana guru PAI mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, serta program-program sekolah yang mendukung terciptanya lingkungan yang toleran dan inklusif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI di SMA N 1 Anak Tuha memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, baik di dalam kelas melalui materi pembelajaran, maupun di luar kelas melalui program Sekolah Damai dan kegiatan ekstrakurikuler seperti ROHIS. Program Sekolah Damai yang didukung oleh seluruh elemen sekolah dan lembaga eksternal juga memberikan kontribusi besar dalam menciptakan atmosfer yang mendukung moderasi beragama. Namun, beberapa faktor penghambat ditemukan, seperti pengaruh lingkungan masyarakat yang fanatik dan terbatasnya waktu pembelajaran PAI. Meskipun demikian, upaya konsisten dari guru PAI dan dukungan berbagai pihak dapat mengatasi hambatan tersebut. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa penguatan moderasi beragama di SMA N 1 Anak Tuha dapat berjalan dengan baik apabila didukung oleh komitmen bersama dari sekolah, guru, dan masyarakat sekitar.
PENDIDIKAN KARAKTER REMAJA MENURUT SYAIKH MUSTHAFA AL-GHALAYAINI DALAM KITAB IZHATUN NASYI’IN NAWAWI, MUHAMMAD LATIF; FATONI, AHYAR; JAZULI, SYUKRON; MAULIDIN, SYARIF
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i2.4198

Abstract

Character education is an integral part of shaping the personality of adolescents with good morals and integrity. This article aims to analyze the values of character education in Izhatun Nasyi'in by Sheikh Musthafa al-Ghalayaini, focusing on concepts such as patience (sabr), sincerity (ikhlas), hope, courage, and nationalism, which are considered important in adolescent character formation. The research method used is a qualitative descriptive approach, with data collection through literature studies of the Izhatun Nasyi'in text and interviews with educational practitioners and experts in character education. The analysis was conducted using content analysis techniques to identify key themes in the text and in-depth interviews. The findings of this study show that values such as patience and sincerity have a strong relevance in shaping resilient, hopeful, and highly-integrated adolescents. Moreover, the concepts of hope and courage in this book teach the younger generation to face life's challenges with strong determination and always maintain noble aspirations for the nation’s development. Based on these findings, it is recommended that these values be more widely integrated into both formal and non-formal education, as well as in family education, to form a generation that is not only intellectually competent but also emotionally and spiritually mature. Thus, character education based on the values found in Izhatun Nasyi'in can serve as a solid foundation for producing a high-quality generation ready to face global challenges. ABSTRAKPendidikan karakter merupakan bagian integral dalam pembentukan kepribadian remaja yang berakhlak baik dan berintegritas. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter dalam kitab Izhatun Nasyi'in karya Syaikh Musthafa al-Ghalayaini, dengan fokus pada konsep-konsep seperti sabar, ikhlas, harapan, keberanian, dan nasionalisme yang dianggap penting dalam pembentukan karakter remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui studi pustaka terhadap teks Izhatun Nasyi'in dan wawancara dengan praktisi pendidikan serta pakar di bidang pendidikan karakter. Analisis dilakukan dengan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi tema-tema kunci dalam teks dan wawancara yang mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti sabar dan ikhlas memiliki relevansi yang sangat kuat dalam membentuk karakter remaja yang tangguh, penuh harapan, serta berintegritas tinggi. Selain itu, konsep harapan dan keberanian dalam kitab ini mengajarkan kepada generasi muda untuk tidak hanya menghadapi tantangan hidup dengan tekad yang kuat, tetapi juga untuk selalu memiliki cita-cita luhur dalam membangun bangsa. Berdasarkan hasil analisis, disarankan agar nilai-nilai ini diintegrasikan lebih luas dalam pendidikan formal dan non-formal, serta dalam pendidikan keluarga, untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual. Dengan demikian, pendidikan karakter yang berbasis pada nilai-nilai dalam Izhatun Nasyi'in dapat menjadi dasar yang kokoh dalam mencetak generasi muda yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan global.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ANAK YATIM: STUDI DI YAYASAN AL-NIKMAH BARIKAH JANAH JAKARTA SELATAN NOVIAR, YOSEP; MAULIDIN, SYARIF; ARKANUDIN, ARI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i2.4199

Abstract

This study aims to explore the role of teachers in enhancing the learning motivation of orphaned children at Yayasan Al-Nikmah Barikah Janah, South Jakarta. Orphaned children often face emotional and social challenges that affect their motivation to learn, making the role of teachers in providing emotional and motivational support crucial. The research method used includes direct observation, interviews with teachers and children, and analysis of related documentation on learning activities at the foundation. The findings reveal that teachers at Yayasan Al-Nikmah employ various approaches, such as providing encouraging words, sharing inspirational stories, and using interactive and enjoyable learning methods. Additionally, teachers adopt a personal approach to understand the individual needs and challenges of each child. However, the main challenges include the emotional condition of the children, influenced by the loss of parents and a less supportive social background. Therefore, collaboration between teachers, the foundation, and foster families is essential in creating an environment that supports both the academic and emotional development of the children. The conclusion of this study is that emotional support and personal approaches by teachers are effective in increasing the learning motivation of orphaned children, but there is a need for the development of a more comprehensive support system to ensure the sustainability and effectiveness of the learning process. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menggali peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar anak-anak yatim di Yayasan Al-Nikmah Barikah Janah, Jakarta Selatan. Anak-anak yatim seringkali menghadapi tantangan emosional dan sosial yang mempengaruhi motivasi mereka dalam belajar, sehingga peran guru dalam memberikan dukungan emosional dan motivasional sangat krusial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi langsung, wawancara dengan guru dan anak-anak yatim, serta analisis dokumentasi terkait kegiatan pembelajaran di yayasan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di Yayasan Al-Nikmah memanfaatkan berbagai pendekatan, seperti memberikan kata-kata penyemangat, berbagi kisah inspiratif, serta menggunakan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Selain itu, guru juga melakukan pendekatan personal terhadap setiap anak untuk memahami kebutuhan dan tantangan mereka secara individu. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi adalah kondisi emosional anak-anak yang dipengaruhi oleh kehilangan orang tua serta latar belakang sosial yang kurang mendukung. Oleh karena itu, kolaborasi antara guru, yayasan, dan keluarga asuh sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan akademik dan emosional anak-anak. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa dukungan emosional dan pendekatan personal oleh guru sangat efektif dalam meningkatkan motivasi belajar anak-anak yatim, namun perlu adanya pengembangan sistem pendukung yang lebih komprehensif untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas proses belajar.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR GAMIFIKASI BERNUANSA ISLAMI DAN LINGKUNGAN PADA MATERI BANGUN DATAR TINGKAT SMP/MTs UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SARI, MINDA AYU RAHMA; FARIDA, FARIDA; PUTRA, RIZKI WAHYU YUNIAN; MAULIDIN, SYARIF
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i3.4229

Abstract

Mathematics education at the junior high school (SMP/MTs) level still faces challenges, particularly in improving students' understanding of mathematical concepts, especially in the topic of flat shapes. Based on observations at MTs Bustanul ?Ulum, many students struggle to understand basic formulas and concepts, leading to low learning outcomes. To address this issue, this study aims to develop a gamification-based module with an Islamic and environmental nuance to increase student interest and understanding of flat shape material. This research uses the ADDIE model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The results show that the developed module is valid, engaging, and effective. Based on validation from experts in content, media, and religious aspects, as well as student trials, the module received scores indicating high appeal and was effective in enhancing the understanding of mathematical concepts, with an effect size of 0.51. Therefore, the use of this module can serve as an alternative solution to improve mathematics learning at the SMP/MTs level. This study also opens opportunities for further development in designing gamification-based teaching materials with a broader and more contextual approach, tailored to student needs. ABSTRAKPendidikan matematika di tingkat SMP/MTs masih menghadapi tantangan, khususnya dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika pada materi bangun datar. Berdasarkan observasi di MTs Bustanul ?Ulum, banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami rumus dan konsep dasar matematika, yang berujung pada rendahnya hasil belajar. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini bertujuan mengembangkan modul gamifikasi bernuansa Islami dan lingkungan yang dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi bangun datar. Penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap: analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan valid, menarik, dan efektif. Berdasarkan validasi dari ahli materi, media, dan agama, serta uji coba dengan siswa, modul ini mendapat skor yang menunjukkan kemenarikan yang sangat baik dan cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika, dengan nilai effect size 0,51. Oleh karena itu, penggunaan modul ini dapat menjadi solusi alternatif untuk meningkatkan pembelajaran matematika di tingkat SMP/MTs. Penelitian ini juga membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut dalam menyusun bahan ajar berbasis gamifikasi dengan pendekatan yang lebih luas dan kontekstual sesuai dengan kebutuhan siswa.
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM DAN RELEVANSI SURAH AL-MUJADALAH AYAT 11 DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK HARYONO, BUDI; PRAMANA, ARDI; MUSLIHAH, SITI; SYAIFULAH, SYAIFULAH; MAULIDIN, SYARIF
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i3.4230

Abstract

This study aims to examine the relevance of the character education values contained in Surah Al-Mujadalah, verse 11, within the context of Islamic education. The main focus of this research is to analyze how the teachings in this verse can be applied in the learning process to shape students' character in accordance with noble morals and knowledge. The method used is a qualitative analysis of tafsir to extract the meaning of the verse and link it with theories of character education in Islam. The findings suggest that values such as honoring, respecting, discipline, humility, and love for knowledge can serve as guidelines in the educational process. The application of these values is expected to enhance the quality of Islamic education, which emphasizes not only academic achievement but also the formation of character in alignment with the teachings of the Qur'an. The main conclusion of this study is that Islamic education should integrate character values into the curriculum to produce individuals who are not only intelligent but also morally upright. Future prospects include exploring the application of these values at various educational levels and their impact on students' character development. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam Surat Al-Mujadalah Ayat 11 dalam konteks pendidikan Islam. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis bagaimana ajaran dalam ayat tersebut dapat diterapkan dalam proses pembelajaran untuk membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan berpengetahuan. Metode yang digunakan adalah analisis tafsir dengan pendekatan kualitatif untuk menggali makna ayat serta menghubungkannya dengan teori-teori pendidikan karakter dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti memuliakan, menghormati, disiplin, rendah hati, dan cinta ilmu pengetahuan dapat dijadikan pedoman dalam proses pembelajaran. Penerapan nilai-nilai ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan Islam yang tidak hanya menekankan pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter yang sejalan dengan ajaran Al-Qur'an. Simpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa pendidikan Islam harus mampu mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam kurikulum, sehingga dapat mencetak individu yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki moral dan akhlak yang baik. Prospek pengembangan lebih lanjut adalah untuk mengeksplorasi penerapan nilai-nilai ini dalam berbagai tingkatan pendidikan serta dampaknya terhadap karakter peserta didik.
PENERAPAN PEMBELAJARAN ADAPTIF BERBASIS KECERDASAN BUATAN (AI) UNTUK MENINGKATKAN KINERJA SISWA DENGAN KEBUTUHAN KHUSUS DI KELAS INKLUSIF MAULIDIN, SYARIF
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i3.4253

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of AI-based adaptive learning in improving academic performance, engagement, and social interaction of students with special needs in inclusive classrooms. The background of this research is driven by the challenges in providing appropriate education for students with special needs, who often struggle to keep up with regular classroom instruction. The research used a quasi-experimental method with two groups: the experimental group using AI-based learning and the control group using conventional learning methods. Data were collected through academic tests, student engagement questionnaires, and classroom observations to evaluate the impact of AI-based learning on students with special needs. The results show that the implementation of AI-based learning significantly improved the academic scores of students with special needs, with enhanced engagement and social interaction compared to regular students. AI-based learning provides more suitable support for students' abilities and allows them to learn more effectively. The conclusion of this study is that AI-based learning has great potential to improve the quality of education for students with special needs and can be widely applied in inclusive education settings. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pembelajaran adaptif berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam meningkatkan kinerja akademik, keterlibatan, dan interaksi sosial siswa dengan kebutuhan khusus di kelas inklusif. Latar belakang penelitian ini didorong oleh tantangan dalam memberikan pendidikan yang sesuai bagi siswa dengan kebutuhan khusus, yang sering kali kesulitan mengikuti pembelajaran di kelas reguler. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan pembelajaran berbasis AI dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes akademik, kuesioner keterlibatan siswa, dan observasi kelas untuk mengevaluasi dampak pembelajaran berbasis AI terhadap siswa dengan kebutuhan khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis AI meningkatkan skor akademik siswa dengan kebutuhan khusus secara signifikan, dengan peningkatan keterlibatan dan interaksi sosial yang lebih baik dibandingkan dengan siswa reguler. Pembelajaran berbasis AI memberikan dukungan yang lebih sesuai dengan kemampuan siswa dan memungkinkan mereka untuk belajar dengan cara yang lebih efektif. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran berbasis AI berpotensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi siswa dengan kebutuhan khusus, serta dapat diterapkan lebih luas dalam konteks pendidikan inklusif.
Co-Authors Abdul Munip Abidin, Achmad Zainul Ade Momon Agustian Suseno Agustin, Ardita Dwi AL-FAIZI, M. Alimar, Merkudena Mahikade Amin, Moh. Rizha Fauzi Aminatin, Nita AMRULLAH, SYARIF APRIAWAN , ANGGI Arkanudin, Ari Astuti, Yani Tri AULIYA, WAFDA SALMA AZIZAH, DEWI HALIMATUL BARIYAH, ZAKIYATUL Citra Cahya Rizqina Dahlia Rachmawati Dea Ananda Dedi Andrianto Deni Januar Darma Surya Siregar Dwi Firma, Yuyun Eti Hadiati Farida Farida FATONI, AHYAR Fitri Anjani Bustami Fitriana Pul, Winda Fitriani, Risma Fitriatun, Erna Fransisca Debora Haryono, Budi Hasibuan, Nur Habibah Hasibuan, Riski Syafutra HIDAYATI, ARINI ULFA HIDAYATI, ARINI ULFAH Hutasuhut, Dina Hidayati ILMIAH, ULI TARBIATI Imam Mahyudin Jaenab, Jaenab Jamiatul Khairunnisa Putri JANAH, ANISA MIFTAHUL JANAH, SITI WARDATUL Jatmiko Jatmiko Jauhari Arifin JAZULI, SYUKRON Junaidah K, Krisna Apriansyah Khalidi, Ahmad Kusnadi Kusuma, Satria Ardi Lestriani, Elah Lukitasari, Diah M. Wisanggeni Ariohadi Maryam Qurotul Aini, Siti Melfrianti Romauli Purba Milah, Jejen Jaenal MUBAIDILAH, AHMAD Muhammad Abdun Jamil Muhammad, Mahdir MUKHAFIDOH, NADHIROTUL Munawaroh Munawaroh Muttaqin, Nurul Mu’amalah, Husnul Nanang Supriadi Nasib Nawawi, Muhammad Latif NGULWIYAH, LAELATUL NIKMAH, SITI SALIMATUN Nirva Diana NISAUSSOLIKHA, KHOIRUL Nopriyadi NOVIAR, YOSEP Nugraha, Asep Erik Nugraha, Billy Nurhamidah Nurhamidah Nurkhaerani, Fatma NURKHOLIK, AHMAD Nurul Vazilatul Umayah Octhavia, Rindiani PRAMANA, ARDI Prayitno Prayitno Prayitno Prayitno Pulungan, Silfa Hafizah Putri Irawan, Cahya RAHAYU, MAYA PUJI Rahma Putri, Alisha Rahma, Rana Ardila Rani Rahmawati Resna Aranti Rizki Wahyu Yunian Putra Romlah RZ, MOH ZIDNY ILMAN SALIM, MUHAMAD AGUS Salwa, Siti SARI, FITA AYU PUSPITA SARI, MINDA AYU RAHMA Satria, Soma Septiani, Sri Setyawan, Cahya Edi Shinta Arini Ayu SITI KHOLIFAH Siti Muslihah Siti Umaiyah Solly Aryza Sri Wulandari Stefanus Berhand Putra Aryawan Subandi Subandi Subandi Subandi Sudama, I Made Suhardi, Muhamad Sukanta Sukanta Surya Kancana, Raden Mas Galih Sutedja, Dewa Ayu Gladysia Sistadanta Kurnia Dewi SUTRISNO Sutrisno, Sutrisno Suwarli, Suwarli Syaifulah, Syaifulah Taufik Kurrahman Tena Agustina Tsaltsa Nabilah, Yusrina ULFA HIDAYATI, ARINI Ulin Nuha Wahid, Taufik Nur Wahyudin Wahyudin Wakib Kurniawan Wikayatin Winarno Winarno Yanti, Nurma Yudhiawan, Rizal Zihan Hoerun Nisa