Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBINAAN AHLAK DALAM MENGATASI KENAKALAN SISWA STUDI DI SMK MAARIF 1 SENDANG AGUNG PRAYITNO, PRAYITNO; MAULIDIN, SYARIF; AL-FAIZI, M.
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v4i2.4186

Abstract

This study aims to examine the character building in overcoming student delinquency at SMK Ma’arif 1 Sendang Agung. The issues faced by the school include the widespread occurrence of adolescent delinquency influenced by peer pressure, free association, and the low understanding of students regarding moral and religious values. The research method used is qualitative with a descriptive approach, involving observation, interviews, and documentation as data collection instruments. The results show that character building at SMK Ma’arif 1 Sendang Agung is carried out through various approaches, such as Islamic religious education, extracurricular activities, regular study groups, and the habituation of positive behaviors. The active role of teachers, parents, and the community is essential to support this process. However, the negative influence of peers presents the greatest challenge in character development. The study concludes that closer collaboration between schools, parents, and the community is necessary to create an environment that supports students’ character development. Holistic character building is expected to reduce delinquency and produce a generation that is not only academically skilled but also has noble character. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembinaan akhlak dalam mengatasi kenakalan siswa di SMK Ma’arif 1 Sendang Agung. Permasalahan yang dihadapi oleh sekolah ini adalah maraknya perilaku kenakalan remaja yang dipengaruhi oleh lingkungan teman sebaya, pergaulan bebas, serta rendahnya pemahaman siswa tentang nilai-nilai moral dan agama. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan akhlak di SMK Ma’arif 1 Sendang Agung dilakukan melalui berbagai pendekatan, seperti pelajaran agama Islam, kegiatan ekstrakurikuler, pengajian rutin, serta pembiasaan sikap positif. Peran aktif guru, orang tua, dan masyarakat sangat penting dalam mendukung proses ini. Namun, pengaruh teman sebaya yang negatif menjadi tantangan terbesar dalam pembinaan akhlak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi yang lebih erat antara sekolah, orang tua, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan karakter siswa. Pembinaan akhlak yang holistik diharapkan dapat mengurangi kenakalan siswa dan menghasilkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN BUDAYA RELIGIUS: STUDI DI SMK AL HIKMAH KALIREJO MAULIDIN, SYARIF; PRAMANA, ARDI; MUNIR, MIFTAHUL
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v4i2.4187

Abstract

This study aims to analyze the role of school leadership in enhancing religious culture at SMK Al Hikmah Kalirejo. The background of the issue indicates that the religious culture in the school has not been optimized, requiring active involvement from the principal to develop religious values in daily activities. The focus of this research is to explore how the principal's leadership influences the implementation of religious culture in the school, including the steps taken and challenges faced. This qualitative research uses a case study approach, involving in-depth interviews with the principal, teachers, and students. The findings show that the principal successfully implemented religious culture through role modeling, habituating daily religious activities, and providing religious symbols in the school environment. However, the main challenge faced is the low discipline of some students in participating in religious activities. The study concludes that effective school leadership, supported by continuous evaluation and cooperation from all school members, can create an environment conducive to the formation of students' character based on religious values. The prospect for future research includes efforts to maintain and optimize the religious culture that has been established. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan budaya religius di SMK Al Hikmah Kalirejo. Latar belakang masalah menunjukkan bahwa budaya religius di sekolah tersebut belum optimal, sehingga diperlukan peran aktif dari kepala sekolah untuk mengembangkan nilai-nilai agama dalam kegiatan sehari-hari. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan kepala sekolah memengaruhi penerapan budaya religius di sekolah, termasuk langkah-langkah yang diambil dan tantangan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berhasil menerapkan budaya religius melalui keteladanan, pembiasaan kegiatan ibadah harian, serta penyediaan simbol-simbol keagamaan di sekolah. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya disiplin sebagian siswa dalam menjalankan kegiatan religius. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang efektif, dengan didukung oleh evaluasi berkelanjutan dan kerjasama seluruh warga sekolah, dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pembentukan karakter siswa yang berlandaskan pada nilai-nilai agama. Prospek pengembangan penelitian selanjutnya mencakup upaya untuk mempertahankan dan mengoptimalkan budaya religius yang telah dibangun.
MANAJEMEN PEMASARAN PENDIDIKAN BERBASIS WEBSITE SEBAGAI MEDIA INFORMASI DI SMKN UNGGUL TERPADU ANAK TUHA MAULIDIN, SYARIF; SUHARDI, MUHAMAD
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v4i3.4226

Abstract

This study aims to analyze web-based marketing management as an informational media tool at SMK Unggul Terpadu Anak Tuha, focusing on the planning, implementation, evaluation, and supporting and hindering factors affecting the website's effectiveness. The research employs a descriptive qualitative approach, involving observation, interviews, and documentation to collect data. The findings indicate that web-based marketing management has been effectively implemented at the school, with planning covering the four key elements of marketing: product, price, place, and promotion. However, there are shortcomings in terms of infrequent content updates, limited website features, and insufficient budget for long-term website development. The main supporting factors for success are the school’s awareness of the importance of the website and the active support of the principal, while the hindering factors include limited human resources (HR) for website management and technical issues related to the server. The recommendations include adding trained HR for website management, increasing the budget for development, and conducting regular server maintenance to ensure the website operates optimally, especially during the online student admission process (PPDB). This research provides important prospects for the development of web-based marketing management in the education sector. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pemasaran berbasis website sebagai sarana media informasi di SMK Unggul Terpadu Anak Tuha, dengan fokus pada perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi efektivitas website tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pemasaran berbasis website di sekolah ini telah diterapkan dengan baik, dengan perencanaan yang mencakup empat elemen pemasaran yaitu produk, harga, tempat, dan promosi. Namun, terdapat kekurangan dalam hal pembaruan konten yang tidak rutin, terbatasnya fitur website, serta kurangnya anggaran untuk pengembangan website jangka panjang. Faktor pendukung utama dalam keberhasilan ini adalah kesadaran pihak sekolah akan pentingnya website dan dukungan aktif kepala sekolah, sementara faktor penghambat terkait terbatasnya sumber daya manusia (SDM) dan masalah teknis pada server. Rekomendasi yang diajukan mencakup penambahan SDM terlatih untuk pengelolaan website, peningkatan anggaran untuk pengembangan, serta pemeliharaan rutin server agar website dapat berfungsi secara optimal, terutama saat PPDB online. Penelitian ini memberikan prospek penting bagi pengembangan manajemen pemasaran berbasis website di dunia pendidikan.
PENGUATAN KOMPETENSI KEAGAMAAN SISWA KELAS X SMK PGRI 2 PONOROGO MELALUI PROGRAM PESANTREN KILAT NUHA, ULIN; ILMIAH, ULI TARBIATI; MAULIDIN, SYARIF
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v4i3.4227

Abstract

This study aims to analyze the strengthening of religious competence among 10th-grade students at SMK PGRI 2 Ponorogo through the short pesantren (Islamic boarding school) program. This program is designed to enhance students' understanding of Islam, covering topics such as tauhid (faith), akhlak (morality), ibadah (worship), and the Qur'an. The primary focus of this research is to assess the effectiveness of the pesantren kilat program in improving students' religious competence in terms of cognitive, affective, and psychomotor aspects. The research was conducted using a qualitative approach, involving observation, interviews, and documentation. The results indicate that the pesantren kilat program successfully strengthened students' religious competence, with improvements observed in their understanding of proper worship practices, attitudes toward religious teachings, and skills in performing religious rituals. This success is supported by high-quality teaching in line with the curriculum, effective teaching methods, and the support of parents and the pesantren administration. Based on these findings, it is recommended to further develop the pesantren kilat program, focusing on enhancing teaching quality and providing more comprehensive evaluations, as well as expanding its implementation in other schools. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan kompetensi keagamaan siswa kelas X SMK PGRI 2 Ponorogo melalui program pesantren kilat. Program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman agama Islam siswa dengan materi yang meliputi tauhid, akhlak, ibadah, dan Al-Qur'an. Fokus utama penelitian ini adalah untuk menilai keberhasilan pelaksanaan pesantren kilat dalam meningkatkan kompetensi keagamaan siswa dari segi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren kilat berhasil memperkuat kompetensi keagamaan siswa, di mana siswa menunjukkan peningkatan pemahaman dalam tata cara ibadah, sikap terhadap ajaran agama, serta keterampilan dalam melaksanakan amalan agama. Keberhasilan ini didukung oleh kualitas pengajaran yang sesuai dengan kurikulum, metode pembelajaran yang efektif, serta dukungan orang tua dan pengurus pesantren. Berdasarkan temuan ini, disarankan untuk mengembangkan program pesantren kilat lebih lanjut, dengan fokus pada peningkatan kualitas pengajaran dan evaluasi yang lebih komprehensif, serta memperluas implementasi program di sekolah-sekolah lain.
PENGELOLAAN KURIKULUM TERINTEGRASI SEKOLAH BERBASIS PESANTREN DI SMK ROUDLOTUL MUBTADIIN BALEKAMBANG JEPARA MUTTAQIN, NURUL; MAULIDIN, SYARIF
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v4i3.4228

Abstract

This study discusses the implementation of an integrated curriculum at SMK Roudlotul Mubtadiin Balekambang, which combines vocational education and Islamic religious education based on pesantren (Islamic boarding schools). The focus of this research is to identify the planning, implementation, evaluation, as well as the supporting and inhibiting factors in the management of the integrated curriculum at this educational institution. Data were collected through interviews with relevant parties, observations, and document analysis of the curriculum. The findings show that the curriculum planning involves various stakeholders, including pesantren administrators and the business/industry sector, to ensure a curriculum that meets both industry needs and religious values. In its implementation, the school integrates more in-depth religious subjects and mandates students to stay at the pesantren dormitories. Evaluation is carried out through formative and summative approaches, including memorization exams as a requirement for graduation. Supporting factors such as foundation support and competent teaching staff greatly contribute to the success of the curriculum, although challenges related to students' diverse cultural backgrounds and the packed activity schedule are evident. This study provides insights into the integration of religious and vocational education and the challenges to be faced in its implementation within the pesantren environment. ABSTRAKpenelitian ini membahas tentang penerapan kurikulum terintegrasi di SMK Roudlotul Mubtadiin Balekambang, yang menggabungkan aspek kejuruan dan pendidikan agama berbasis pesantren. Fokus penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan kurikulum terintegrasi di lembaga pendidikan tersebut. Data diperoleh melalui wawancara dengan berbagai pihak terkait, observasi, dan analisis dokumen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kurikulum melibatkan berbagai pihak, termasuk pengurus pondok pesantren dan dunia usaha/industri, untuk memastikan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri dan nilai-nilai agama. Dalam pelaksanaannya, SMK ini mengintegrasikan mata pelajaran agama lebih mendalam, serta mewajibkan peserta didik untuk tinggal di asrama pesantren. Evaluasi dilakukan melalui pendekatan formatif dan sumatif, termasuk ujian hafalan sebagai syarat kelulusan. Beberapa faktor pendukung seperti dukungan yayasan dan kompetensi tenaga pendidik memberikan kontribusi besar terhadap keberhasilan kurikulum, meskipun terdapat tantangan terkait perbedaan latar belakang budaya peserta didik dan padatnya jadwal kegiatan. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai integrasi pendidikan agama dan kejuruan, serta tantangan yang perlu dihadapi dalam implementasinya di lingkungan pesantren.
MANAJEMEN EKSTRAKURIKULER BACA TULIS AL-QUR’AN (BTA) DI SMK BINA NEGARA GUBUG GROBOGAN RAHAYU, MAYA PUJI; MAULIDIN, SYARIF
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v4i3.4249

Abstract

This study aims to analyze the planning, implementation, and evaluation of the student talent and interest development program at SMK Bina Negara Gubug. The planning process involves the formulation of extracurricular programs with the participation of several parties, including the vice-principal of student affairs, extracurricular advisors, and the school principal, focusing on activities that can enhance students' potential. The program's implementation is evaluated based on goal achievement and challenges faced, such as time constraints, student enthusiasm, and weather factors. Program evaluation is conducted periodically to assess the effectiveness and efficiency of each extracurricular activity. The results show that despite challenges, the programs successfully had a positive impact on developing students' talents and interests, with some activities receiving high enthusiasm and achieving achievements. This study recommends further development of less popular extracurricular programs and improving supporting facilities to optimize the programs in the future. The development prospects are expected to be applied to other schools by adjusting to the needs and potential of the students. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pengembangan bakat dan minat siswa di SMK Bina Negara Gubug. Perencanaan dilakukan melalui penyusunan program ekstrakurikuler yang melibatkan berbagai pihak, termasuk waka kesiswaan, guru pembina, dan kepala sekolah, dengan fokus pada kegiatan yang dapat mengembangkan potensi siswa. Pelaksanaan program dievaluasi berdasarkan pencapaian tujuan dan kendala yang dihadapi, seperti masalah waktu, antusiasme siswa, dan faktor cuaca. Evaluasi program dilakukan secara berkala untuk menilai efektivitas dan efisiensi setiap kegiatan ekstrakurikuler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan, program yang telah dilaksanakan berhasil memberikan dampak positif terhadap pengembangan bakat dan minat siswa, dengan beberapa kegiatan yang mendapat respon antusiasme tinggi dan mencapai prestasi. Penelitian ini menyarankan pengembangan lebih lanjut pada program ekstrakurikuler yang kurang diminati dan memperbaiki sarana prasarana pendukung agar lebih optimal di masa depan. Prospek pengembangan ini diharapkan dapat diterapkan pada sekolah-sekolah lain dengan menyesuaikan kebutuhan dan potensi siswa yang ada.
MANAJEMEN PENJAMINAN MUTU TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN : STUDI DI SMK N 2 KENDAL WULANDARI, SRI; MAULIDIN, SYARIF
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v4i4.4250

Abstract

Education in Indonesia currently faces various challenges, one of which is the low quality of educational management, which impacts the quality of learning and graduates' competitiveness on a global scale. This study aims to examine the implementation of quality assurance management at SMK Negeri 2 Kendal to improve the quality of the learning process. The research method used is a qualitative approach with a descriptive design, collecting data through interviews, observations, and documentation. The results show that the implementation of the internal quality assurance system (SPMI) at SMK Negeri 2 Kendal has been well-implemented and significantly contributes to improving the quality of learning and student learning outcomes. This process includes structured planning, implementation, and evaluation, focusing on achieving graduate competency standards relevant to the needs of the workforce. The school has also achieved an accreditation rating of A and ISO 9001:2000 certification as proof of sustainability in maintaining educational quality. The conclusion of this study is that effective quality assurance management can improve educational quality and prepare students to face global challenges. This study also provides prospects for the development of a more widespread quality assurance system in other educational institutions in Indonesia. ABSTRAKPendidikan di Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah rendahnya kualitas pengelolaan pendidikan yang berdampak pada mutu pembelajaran dan daya saing lulusan di tingkat global. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan manajemen penjaminan mutu di SMK Negeri 2 Kendal dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, yang mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem penjaminan mutu internal (SPMI) di SMK Negeri 2 Kendal telah berjalan dengan baik dan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran serta hasil belajar siswa. Proses ini mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terstruktur, dengan fokus pada pencapaian standar kompetensi lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Sekolah ini juga berhasil meraih akreditasi A dan sertifikasi ISO 9001:2000 sebagai bukti keberlanjutan dalam menjaga mutu pendidikan. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa manajemen penjaminan mutu yang efektif dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan global. Penelitian ini juga memberikan prospek untuk pengembangan sistem penjaminan mutu yang lebih luas di lembaga pendidikan lain di Indonesia.
KEPEMIMPINAN SPIRITUAL KEPALA SEKOLAH: STUDI DI SMK ISLAM AL-FADHILA DEMAK MAULIDIN, SYARIF
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v4i4.4251

Abstract

This study aims to analyze the implementation of spiritual leadership by the Principal at SMK Islam Al Fadhila Demak and its implications for improving the quality of education. The main focus of this research is to identify how leadership based on spiritual values affects character development of students and the development of vocational curriculum. This qualitative research utilizes in-depth interviews with the principal, vice principals, teachers, and students. The findings reveal that the implementation of spiritual leadership at SMK Islam Al Fadhila Demak, which includes activities such as congregational prayers, Qur'an recitation, and greeting one another with peace, not only strengthens students' character but also encourages the improvement of vocational learning quality. The principal also emphasizes the importance of values such as honesty, tolerance, and cooperation in creating a harmonious school environment. The implications of this study suggest that spiritual leadership plays a crucial role in shaping students who are not only skilled in vocational fields but also possess high integrity and ethics. Based on these findings, it is expected that this spiritual leadership model can be applied more widely in other schools to create holistic and high-quality education. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kepemimpinan spiritual oleh Kepala Sekolah di SMK Islam Al Fadhila Demak dan implikasinya terhadap peningkatan mutu pendidikan. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana kepemimpinan yang berbasis nilai-nilai spiritual mempengaruhi pembentukan karakter siswa dan pengembangan kurikulum vokasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam kepada kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta beberapa guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan gaya kepemimpinan spiritual di SMK Islam Al Fadhila Demak, yang meliputi kegiatan seperti shalat berjamaah, tadarus Al-Qur'an, dan pengucapan salam, tidak hanya memperkuat karakter siswa, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pembelajaran vokasional. Kepala sekolah juga menekankan pentingnya nilai-nilai seperti kejujuran, toleransi, dan kerja sama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa kepemimpinan spiritual berperan penting dalam membentuk siswa yang tidak hanya kompeten dalam bidang vokasional, tetapi juga memiliki integritas dan etika yang tinggi. Berdasarkan temuan ini, diharapkan model kepemimpinan spiritual ini dapat diterapkan lebih luas di sekolah-sekolah lain untuk menciptakan pendidikan yang holistik dan berkualitas.
IMPLEMENTASI PENGUATAN KARAKTER PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM PEMBELAJARAN PAI: STUDI DI SMK N 1 TULANG BAWANG NUHA, ULIN; MAULIDIN, SYARIF; AZIZAH, DEWI HALIMATUL
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v4i4.4267

Abstract

This study aims to explore the implementation of strengthening the Pancasila Student Profile character in Islamic Religious Education (PAI) learning at SMK Muhammadiyah 1 Semarang. The character strengthening is carried out through three main components: intramural activities, extracurricular activities, and co-curricular activities, focusing on the application of six dimensions of the Pancasila Student Profile: faith, devotion to God Almighty, noble character, mutual cooperation, independence, as well as critical and creative thinking. This research employs a qualitative approach with interviews with PAI teachers and the curriculum coordinator, as well as observations of the school’s activities. The main findings of this study show that intramural activities, such as memorizing Asmaul Husna, learning tajwid, and group discussions, effectively instill values of faith and noble character. Extracurricular activities, such as congregational prayers and tilawatil Qur'an, strengthen religious and independent dimensions, while co-curricular activities, such as tahfidz and tadarus Al-Qur'an, enhance religious understanding and mutual cooperation character. The conclusion of this study is that the implementation of the Pancasila Student Profile character strengthening at SMK Muhammadiyah 1 Semarang is progressing well and can be used as a model for character education development in other schools. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi penguatan karakter Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Muhammadiyah 1 Semarang. Penguatan karakter ini dilaksanakan melalui tiga komponen utama, yaitu kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler, dengan fokus pada penerapan enam dimensi profil pelajar Pancasila: beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, gotong royong, mandiri, serta bernalar kritis dan kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara kepada guru PAI dan waka kurikulum, serta observasi terhadap pelaksanaan kegiatan di sekolah. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan intrakurikuler, seperti hafalan Asmaul Husna, pembelajaran tajwid, dan diskusi kelompok, berhasil menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia. Kegiatan ekstrakurikuler, seperti salat berjamaah dan tilawatil Qur'an, memperkuat dimensi religius dan mandiri, sementara kegiatan kokurikuler, seperti tahfidz dan tadarus Al-Qur'an, meningkatkan pemahaman keagamaan dan karakter gotong royong. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa penguatan karakter Profil Pelajar Pancasila di SMK Muhammadiyah 1 Semarang sudah berjalan dengan baik dan dapat dijadikan model untuk pengembangan pendidikan karakter di sekolah-sekolah lainnya.
Revitalisasi Pendidikan Karakter KH. Hasyim Asy’ari dalam Kitab Adāb Al-‘Ālim Wa Al-Muta’allim Syarif Maulidin; Nurul Vazilatul Umayah; Ulin Nuha
JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS) Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jupendis.v3i1.2910

Abstract

This research aims to examine the thoughts of K.H. Hasyim Asy'ari in the book Adāb Al-'Ālim Wa Al-Muta'allim is related to the revitalization of character education. The background to this research is based on the importance of character education in shaping the morality and integrity of the younger generation, especially in the context of Islamic education. The method used is library research with a qualitative approach, which collects data from the works of K.H. Hasyim Asy'ari and other relevant literature. The research results show that K.H.'s thinking Hasyim Asy'ari in this book contains character education values ​​that can be applied to improve the current education system, such as the importance of simplicity, honesty and moral awareness. This finding has the implication that K.H. Hasyim Asy'ari can be used as a basis for developing a character education curriculum based on Islamic values, in order to form a better generation in the future.