Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Antara Pengetahuan Mengenai Label Informasi Nilai Gizi dengan Pembelian Makanan Instan dan Snack Tinggi Kalori pada Mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Surakarta Sari, Rut Mila; Kisnawaty, Sudrajah Warajati; Kurnia, Pramudya; Mustikaningrum, Fitriana
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 15, No 02 (2023): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v15i02.6409

Abstract

Kemampuan membaca label informasi nilai gizi dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan. Hanya sekitar 7,9% masyarakat Indonesia yang memperhatikan informasi nilai gizi. Rendahnya perhatian terhadap label informasi nilai gizi ketika membeli makanan instan dan snack dapat mempengaruhi ketidakseimbangan asupan zat gizi. Makanan tinggi kalori seperti makanan tinggi gula dan lemak dapat menjadi kontributor terjadinya penyakit tidak menular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan label informasi nilai gizi dengan pembelian makanan instan dan snack tinggi kalori pada mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Surakarta. Metode penelitian ini dilakukan secara observasional dengan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampel 74 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Data pengetahuan label informasi nilai gizi dan pembelian makanan instan dan snack tinggi kalori diambil dengan mengisi kuesioner secara online. Analisis data statistik dilakukan dengan uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 55,4% responden memiliki pengetahuan yang kurang baik tentang label informasi nilai gizi dan sebesar 50% responden melakukan pembelian makanan instan dan snack tinggi kalori yang baik. Tidak ada hubungan antara pengetahuan label informasi nilai gizi dengan pembelian makanan instan dan snack tinggi kalori (p=0,138). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan label informasi nilai gizi dengan pembelian makanan instan dan snack tinggi kalori pada mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Surakarta.Kata Kunci: pengetahuan, informasi nilai gizi, pembelian, makanan instan, snack
Penyuluhan Pemilihan Makanan untuk Menjaga Kadar Glukosa Darah dan Tekanan Darah Normal pada Kelompok Penderita Hipertensi dan Diabetes (PROLANIS) di Puskesmas Ngemplak 1 Sleman Yogyakarta Mustikaningrum, Fitriana; Kisnawathy, Sudrajah Warajati; Puspitasari, Dyah Intan; Mardiyati, Nur Lathifah
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): JIPPM - Desember 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.291

Abstract

 Kegiatan PROLANIS merupakan salah satu kegiatan BPJS yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup penyandang Diabetes Mellitus dan Hipertensi. Puskesmas Ngemplak 1 merupakan salah satu puskesmas yang aktif menjalankan program ini dengan peserta PROLANIS umumnya berusia 50 tahun. Anggota PROLANIS masih banyak menanyakan mengenai makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes dan hipertensi, namun kegiatan peningkatan pengetahuan mengenai pola makan jarang dilakukan karena keterbatasan sumber daya yang bekerja di puskesmas tersebut. Oleh sebab itu, penyuluhan dengan metode ceramah dengan media buku saku mengenai pemilihan makanan untuk menjaga kadar glukosa darah dan tekanan darah tetap normal dilakukan. Untuk menambah pengetahuan dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup anggota PROLANIS. Pada akhir akhir sesi, peserta diberikan kuesioner untuk memilih makanan yang dianjurkan dan dibatasi untuk mengatur gula darah dan tekanan darah dan >50% peserta menjawab secara benar, yang menandakan bahwa lebih dari 50% peserta telah memahami materi penyuluhan.
Pengaruh Substitusi Tepung Biji Nangka terhadap Kadar Protein dan Kadar Air Cookies Nur Nabilah, Ajeng; Kisnawaty, Sudrajah Warajati
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cookies adalah cemilan yang diminati dan dikonsumsi oleh banyak kalangan, salah satunya yaitu dijadikan sebagai makanan tambahan untuk balita. Biji nangka merupakan bahan pangan lokal yang pemanfaatannya masih rendah, sehingga salah satu pemanfaatannya dapat diolah menjadi tepung. Hal tersebut dikarenakan kandungan pati dan kandungan proteinnya yang tinggi. Penelitian bertujuan untuk mencari pengaruh substitusi tepung biji nangka terhadap kadar protein dan kadar air cookies. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan termasuk kontrol, masing-masing perlakuan diulang sebanyak 2 kali ulangan. Metode kjeldahl digunakan untuk menguji kadar protein, sedangkan metode thermogravimetri digunakan untuk menguji kadar air. Substitusi tepung biji nangka terhadap cookies pada penelitian ini sebesar 0, 10, 20, dan 30%. Hasil dari penelitian ini didapatkan kandungan protein cookies secara berturut-turut sebesar 6,38; 6,51; 7,03; dan 7,53%. Hasil kadar air cookies secara berturut-turut sebesar 6,90; 4,65; 4,03; dan 3,77%. Dari penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang nyata pada setiap perlakuan substitusi tepung biji nangka pada kadar protein dan kadar air cookies.
Analisis Kadar Serat Pangan dan Lemak pada Cookies dengan Substitusi Tepung Biji Nangka Cintia, Fadhilla Fatwa; Kisnawaty, Sudrajah Warajati; Sarbini, Dwi
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Tepung biji nangka mengandung serat pangan yang tinggi yaitu 9,87% dibandingkan dengan tepung terigu sebanyak 2,4%, serat pangan bermanfaat untuk memperlambat pengosongan lambung, dan meningkatkan gerakan peristaltik lambung sehingga dapat menimbulkan rasa kenyang lebih lama. Sedangkan lemak pada tepung biji nangka lebih rendah yaitu 1,34% dibanding tepung terigu sebanyak 1,67% sehingga bermanfaat untuk digunakan sebagai camilan diet. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung biji nangka terhadap kadar serat pangan dan lemak pada cookies biji nangka. Metode Penelitian: Eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2x pengulangan empat perlakuan substitusi tepung biji nangka  0%, 10%, 20%, 30% . Sampel diperiksa kadar serat menggunakan metode OAOC dan kadar lemak menggunakan metode soxhlet. Data yang telah terkumpul di uji statistik menggunakan One Way Anova dan dilanjutkan dengan uji Post  Hoc  Tukey. Hasil: Kadar serat pangan paling tinggi pada cookies substitusi tepung biji nangka 30% sebesar 8,8% dan kadar serat pangan yang paling rendah adalah 0% sebesar 5,88%. sedangkan kadar lemak paling tinggi pada cookies substitusi tepung biji nangka yaitu 30% sebesar 21,68% dan kandungan kadar lemak cookies substitusi tepung biji nangka yang paling rendah adalah 0% sebesar 8,11%. Kesimpulan: Tidak ada pengaruh yang signifikan substitusi tepung biji nangka terhadap kadar serat pangan dan lemak.
Pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung kemandirian pangan di Desa Mundu, Klaten, Jawa Tengah Perwithosuci, Winny; Andriyani, Nur; Hidayah, Nur; Oftasari, Yosi; Qomarun, Qomarun; Kisnawaty, Sudrajah Warajati
Penamas: Journal of Community Service Vol. 4 No. 2 (2024): Penamas: Journal of Community Service
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/penamas.v4i2.965

Abstract

The planting schedules and harvest quality have changed due to climate change. Consequently, the harvest yields occasionally fail to meet the market's demands and threaten food security. This situation will lead to an increase in food prices and also impact other health issues, such as stunting. Therefore, the aim for food security remains an important project to enhance national development. The community service team from the Muhammadiyah University of Surakarta, in partnership with the Mundu Village Government in Klaten Regency, organized a series of service activities to enhance food security through the "Rumah Tahan Pangan" competition program for the Mundu Village community. The community service agenda included several strategies: socialization, training, and mentorship. The results of these activities indicate that the residents of Mundu Village are willing to support the food security programme. This is illustrated by a 40.6 percent increase in knowledge about food security at the household level, a 5.4 percent increase in knowledge about using yard land, and a 32.4 percent increase in understanding of balanced nutrition.
Peningkatan Kadar High Density Lipoprotein (HDL) pada Tikus Diabetes Melitus Tipe 2 Efek dari Pemberian Beras Analog Umbi Gembili Kisnawaty, Sudrajah Warajati; Wulandari, Arita; Sofyan, Aan; Mustikaningrum, Fitriana; Yuniarti; Jusoh, Tengku Farizan Izzi Che Ku
Jurnal Kesehatan Vol 16, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v16i2.2823

Abstract

Pendahuluan: Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit tidak menular yang terjadi akibat penurunan fungsi pankreas untuk mensekresikan hormon insulin sehingga terjadi peningkatan kadar glukosa darah. Diabetes Melitus mengakibatkan perubahan kadar lipid darah, adanya oksidasi dan glikasi protein menyebabkan perubahan gen dan aktivitas enzim pada metabolisme High Density Lipoprotein (HDL), sehingga terjadi penurunan kadar HDL. Metode: Jenis penelitian ini eksperimen laboratory dengan rancangan penelitian randomized pre and post test control group design. Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling sebanyak 28 sampel. Uji statistik menggunkan uji one way anova dan paired t test. Hasil: Terdapat peningkatan yang signifikan (p<0,001) pada kadar HDL tikus DMT2 dengan perlakuan pemberian diet beras analog umbi gembili 4,16 g/tikus/hari dan 6,17 g/tikus/hari. Kelompok BAG1 mengalami peningkatan kadar HDL sebesar 32,09 mg/dL dan BAG2 mengalami peningkatan sebesar 44,36 mg/dL. Simpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan pemberian diet beras analog umbi gembili terhadap peningkatan kadar HDL tikus DMT2.
Penyuluhan Pemilihan Makanan yang Tepat untuk Menjaga Kadar Glukosa Darah dan Tekanan Darah pada PROLANIS Mustikaningrum, Fitriana; Kisnawaty, Sudrajah Warajati
Abdi Geomedisains Vol. 5, No. 1, June 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v5i1.1801

Abstract

The PROLANIS is a program conducted by Ngemplak 1 Primary Health Care that gives general clinical examination and activity for patients with diabetes and hypertension.  The participants of the PROLANIS program are elderly people with age 50 years old. The nutrition knowledge of PROLANIS members was low, which led them to often ask about good food to maintain blood glucose and blood pressure remained normal. However, the activities to increase knowledge about diet are rarely carried out due to limited human resources at Ngemplak 1 Primary Health Care. Therefore, the counselling method using pocket books about food choices to maintain normal blood glucose levels and blood pressure is carried out to increase knowledge and is expected to improve the quality of life of PROLANIS members. At the end of the session, participants were given a questionnaire to select recommended and restricted foods to manage blood glucose and blood pressure. The result showed that more than 50% of the participants answered the question correctly. This indicated that more than 50% of the participants had understood the counselling materials.
Penanggulangan Balita Stunting melalui Penyuluhan tentang Stunting dan Pelatihan Penyusunan Menu Sehat untuk Keluarga di Desa Joton Kisnawaty, Sudrajah Warajati; Isnaeni, Farida Nur; Wulandari, Arita
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 5 (2024): JAMSI - September 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1217

Abstract

Stunting merupakan keadaan kekurangan zat gizi kronis akibat kekurangan asupan zat gizi dalam periode waktu yang cukup lama. Dampak balita stunting menyebabkan masalah pada kesehatan di masa mendatang. Desa Joton Kabupaten Klaten pada tahun 2022 menjadi desa dengan masalah stunting yang cukup tinggi. Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan prevalensi stunting yaitu dengan meningkatkan ketahanan pangan dan gizi pada tingkat individu, keluarga, dan masyarakat. Kegiatan yang dilakukan pada pengabdian ini yaitu penyuluhan tentang stunting dan penyusunan menu, pengolahan dan penyajian makanan sehat bagi keluarga menggunakan media handout. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari efektif. Peserta yang menjadi sasaran yaitu seluruh calon pengantin, ibu hamil, dan ibu balita di Desa Joton, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten. Evaluasi dan indikator keberhasilan pengabdian masyarakat dinilai berdasarkan aspek output berupa ada atau tidaknya perubahan pada pengetahuan sasaran yang dinilai berdasarkan kuesioner pretest dan post-test yang diberikan. Setelah diberikan penyuluhan, pengetahuan peserta tentang stunting meningkat dan tergolong kategori baik (90,48; 86,00; dan 80,95%). Serta, pengetahuan peserta tentang penyusunan menu, pengolahan dan penyajian makanan sehat bagi keluarga tergolong baik (100,00 dan 95,23%).
PEMBENTUKAN PEER EDUCATOR PENCEGAHAN STUNTING REMAJA Kusuma Estu Werdani; Ayu Khoirotul Umaroh; Sudrajah Warajaty Kisnawaty; Windi Wulandari; Mesya Ade Karuniawati; Adinda Dwi Septyasari Pratama; Novyanti Setiyo Rini; Fadillah Zuhroh Choirunnisa; Nadila Anti Nur Khoiriyah; Anggi Putri Aria Gita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.22267

Abstract

Abstrak: Remaja merupakan kelompok berisiko terhadap kejadian stunting. Remaja perempuan sebagai calon ibu yang akan melahirkan anak membutuhkan pengetahuan dan persiapan yang matang sejak dini. Akan tetapi, minimnya edukasi tentang stunting bagi remaja menjadi permasalahan yang perlu diatasi. Terdapat 12 balita di Desa Waru, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo yang berisiko mengalami stunting dan satu balita yang masuk dalam kategori stunting berdasarkan perhitungan Z-score TB/U. Remaja di wilayah ini belum pernah dilibatkan dalam kegiatan pencegahan stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang faktor risiko stunting dan upaya pencegahannya, serta memotivasi remaja untuk menjadi peer-educator. Mitra kegiatan ini adalah MTs Muhammadiyah Waru, Baki, Sukoharjo, dengan melibatkan 45 siswa. Tahapan pelaksanaan kegiatan utama ada dua, yaitu 1) pemberian penyuluhan kesehatan kepada remaja dengan media aplikasi berbasis android yang dibuat oleh tim pengusul dan 2) pendampingan peer educator untuk mengampanyekan upaya pencegahan stunting kepada remaja lainnya. Hasil pengukuran pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan edukasi tentang stunting menunjukkan hasil yang signifikan (nilai-p= <0,0001) dengan rerata nilai meningkat dari 6,67 menjadi 8,58. Kegiatan pendampingan peer educator cukup berhasil, meskipun remaja yang mau bergabung menjadi peer educator hanya dua orang.Abstract: Teenagers are a group at risk of stunting. Adolescent girls, as prospective mothers who will give birth to children, need thorough knowledge and preparation from an early age. However, the lack of education about teenage stunting is a problem that needs to be addressed. Twelve toddlers in Waru Village, Baki District, and Sukoharjo Regency are at risk of stunting, and one toddler is included in the stunting category based on the TB/U Z-score calculation. Adolescents in this area have never been involved in stunting prevention activities. This community service activity aims to form peer educators from youth groups for other teenagers in Waru Village, Baki District, Sukoharjo Regency. There are two stages in implementing the main activities, namely 1) providing health education to teenagers using an Android-based application created by the proposing team and 2) assisting peer educators in campaigning for stunting prevention efforts for other teenagers. The results of measuring respondents' knowledge before and after being given education about stunting showed significant results (p-value = <0.0001), with the mean value increasing from 6.67 to 8.58. The peer educator mentoring activities were quite successful, although only two teenagers wanted to join as peer educators.
Hubungan Frekuensi Konsumsi Jajanan dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi pada Siswa SMP Muhammadiyah 1 Gatak Rahmadani, Vira Annisa; Kisnawaty, Sudrajah Warajati; Muwakhidah, Muwakhidah
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v8i2.1602

Abstract

Permasalahan gizi pada anak remaja terbilang cukup tinggi karena masa ini seseorang akan mengalami masa petumbuhan yang cepat setelah masa bayi dan anak-anak. Permasalahan gizi anak akan banyak terdampak dari jajanan yang dikonsumsi dan banyaknya aktivitas fisik yang dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan frekuensi konsumsi jajanan dan aktivitas fisik dengan status gizi pada siswa SMP Muhammadiyah 1 Gatak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasional Analitik dengan cross sectional sebagai pendekatannya. Penelitain ini dilakukan di SMP Muhammadiyah 1 Gatak dengan sampel berjumlah sebesar 66 siswa. Pemilihan sampel dilakukan dengan Simple Random Sampling. Pengukuran variabel frekuensi konsumsi jajanan dilakukan dengan form Food Frequency Questionnaire (FFQ) jajanan dalam 1 bulan terakhir, pengukuran aktivitas fisik dilakukan dengan form aktivitas fisik selama 7 hari dengan menghitung nilai PAL, dan pengukuran status gizi dengan indeks IMT/U. Analisis data yang digunakan adalah Uji Korelasi Pearson. Hasil analisis univariat menunjukkan siswa SMP Muhammadiyah 1 Gatak paling banyak memiliki frekuensi konsumsi jajanan yang jarang (53%), aktivitas fisik ringan (50%), dan status gizi baik (72,7%). Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan antara frekuensi konsumsi jajanan (p = 0,234) dan aktivitas fisik (p = 0,126) dengan status gizi. Tidak ada hubungan yang signifikan antara frekuensi konsumsi jajanan dan aktivitas fisik dengan status gizi pada siswa SMP Muhammadiyah 1 Gatak.
Co-Authors Aan Sofyan Adinda Dwi Septyasari Pratama Adisty Rose Artistin Afa Risda Ziana Putri Agil Setia Putri Agus Sudaryanto Alden Ganendra Madhava Priya Hardianto Alifia Maharani Ivan Alya Anugrahayu Brilianti Andi Muhammad Zaki Anggi Putri Aria Gita Anggraeni, Mulia Anida Nasywa Salsabila Anindita Hasniati Anindya Suryawati Anjalya Pertiwi, Munitya Annisa Salsabiila Sayida Rohma Annur Indra Kusumadani Aristawidya Dwi Rahmadevi Ariyani, Ima Ariyanto, Fazri Aulia, Khairunnisa Authar, Nada Nailul Ayu Khoirotul Umaroh Ayu Wulan Dari Azami, Darasyifa Azizy, Sylfira Qothrunnada Cahyono, Dedi Dwi CHOIRUN NISA Cintia, Fadhilla Fatwa Dayanti, Abela Rhestu Desiana, Zahra Ratnawati Devina Kemala Pratidina Dewi Nabila Martianny Dewitasari, Mariska Latifa Dhaifullah, Rifqi Dina Nur Hanifah Dwi Bayu Saputro Dwi Linna Suswardany Dwi Sarbini Dwi Sarbini Dyah Intan Puspitasari Dyah Intan Puspitasari Efri Roziaty Eka Danik Prahastiwi Endang Nur Widiyaningsih Eni Purwani Esty Sukartini Fadhila, Yusyrifa Fadillah Zuhroh Choirunnisa Farida Nur Isnaeni Fatimah Azzahrah fatimah Fatimah Firda Dwi Anggriany Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Fito Zuhud Abdillah Fitriana Mustikaningrum Fitriana Mustikaningrum Mustikaningrum Frintia Agma Oktalita Saputri Giovanni Agnis Mayguspin Hani, Nur I Isnaeni Ima Ariyani Ima Aryani Inasan Lulu Milatina Indah Pramitajati Intan Nur Hidayati Isnaeni, I Izzatul Arifah Jesian Viviandita Jesian Viviandita Jusoh, Tengku Farizan Izzi Che Ku Khairunnisa, Mutiara Zulfaa Khoirunnisa, Ariani Kirana, Garda Sukma Kirani, Fahira Diva Kurnia Dewi, Emilia Kusuma Estu Werdani Larasati, Amelinda Putri Lidya Mardi Yanti Lisa Aprilia Listyani Hidayati Luluk Ria Rakhma Luthfia Nur Safira Luthfilhadi, Farisin Hanif Mahardita, Maurizka Ulfi Mala Azzahra Mardiyanti, Nur Lathifah Maulidya Zahra Maurizka Ulfi Mahardita Maya Sukmawati Maya Sukmawati Mayguspin, Giovanni Agnis Meliana, Della Mesya Ade Karuniawati Mochammad Imron Awalludin Muhammad Afif Muhammad Masykuri Abdillah Munitya Anjalya Pertiwi Mutiara, Intan Muwakhida, Muwakhida Nadila Anti Nur Khoiriyah Nariah, Husna Nita Puspitasari Novyanti Setiyo Rini Nur Andriyani Nur Hidayah Nur Lathifah Mardiyati Nur Nabilah, Ajeng Nurul Fatimah Oftasari, Yosi Oktalita Saputri, Frintia Agma Pramudya Kurnia Prawesthi, Tiva Eka Prayudhi, Laily Maulidya Kusumaning Puspitasari, Dyah Intan Puspowati, Susi Dyah Putri, Desy Anisa Lasono Putri, Nasva Fadila Eltari Qomarun Qomarun Rahmadani, Vira Annisa Rahmawati, Seli Nur Ramadhani, Virra Putri Rasendria, Aurelia Neisya Rifqi Fauziyaha Sahira, Batrisya Salsabila, Almeyda Santhyami Sari, Rut Mila Sari, Silvia Rahma Devita Sephira Retri Pramudy Shabrina Novia Nur Fitriani Shafira Azzahra Sharla Apsarini Shephira Retri Pramudya Siti Zulaekah Styaningsih, Aulia Sudana Fatahillah Pasaribu Susi Dyah Puspowati Sya'roni, Alfina Fauzia Titik Dwi Noviati Ulfia Fitriyani Vina Astuti Widya Kaharani Putri Wilujeng, Sindy Winda Wahyu Pratiwi Windi Wulandari Winny Perwithosuci Wulandari, Arita Yanti, Lidya Mardi Yianarfa, Efina Rifi Yolanda, Intania Widi Yuniarti Yusuf, Rizky Ayu Awalia Zulia Setiyaningrum