Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

INTEGRASI KETERAMPILAN ABAD KE-21 BERBASIS 4C DAN LITERASI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK PENGUATAN KARAKTER PESERTA DIDIK Meleza Andora; Salwa Aurumia Firanti; Kasinyo Harto; Irja Putra Pratama
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45763

Abstract

This article aims to examine the integration of 21st-century skills based on the 4Cs (critical thinking, creativity, communication, and collaboration) and digital literacy in Islamic Religious Education (IRE) instruction, as well as its impact on strengthening students’ character. This study employs a qualitative approach using a literature review of various relevant national journals. The results of the study indicate that the integration of 4C skills and digital literacy in PAI instruction enhances students’ critical thinking abilities in filtering religious information, fosters creativity in expressing Islamic values through digital media, and strengthens communication and collaboration skills grounded in Islamic values. Furthermore, digital literacy plays a crucial role in fostering religious moderation, digital ethics, and responsible technology use. This integration has also been shown to significantly contribute to strengthening students’ religious character, tolerance, and noble moral values. Thus, PAI instruction that integrates 21st-century skills and digital literacy serves as an effective strategy for addressing educational challenges in the digital age.
LITERASI DIGITAL DAN INFORMASI Lathifah; Latifatuz Zahra; M. Albab Mananna; Kasinyo Harto; Irja Putra Pratama
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi dan integrasi literasi digital serta literasi informasi dalam konteks pendidikan, khususnya pada Pendidikan Agama Islam (PAI) di era disrupsi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengumpulkan data dari berbagai literatur seperti buku, jurnal, dan dokumen terkait yang diklasifikasikan menjadi sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital dan informasi bukan sekadar kemampuan teknis penggunaan perangkat, melainkan kompetensi kognitif, etis, dan spiritual yang mencakup kemampuan berpikir kritis serta verifikasi informasi (tabayyun). Dalam perspektif Islam, literasi berakar pada perintah membaca (Iqra) dan kewajiban melakukan klarifikasi terhadap informasi untuk menghindari hoaks. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi kedua literasi ini dalam pembelajaran sangat strategis untuk membentuk karakter peserta didik yang cerdas dan bertanggung jawab, meskipun implementasinya masih menghadapi tantangan berupa rendahnya kemampuan literasi siswa dan keterbatasan fasilitas.