Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PERMAINAN BEBENTENGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V Yanti, Regita Dwi; Hanifa, Nurdinah; Karlina, Dety Amelia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4539

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar masih menghadapi tantangan berupa rendahnya hasil belajar siswa akibat penggunaan metode ceramah yang kurang melibatkan peserta didik secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional Bebentengan terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V pada materi Harmoni dalam Ekosistem. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental jenis One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian adalah 29 siswa kelas V SDN Cikasungka 1. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda sebanyak 20 butir soal yang diberikan pada tahap pre-test dan post-test. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, dan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai yang signifikan antara pre-test dan post-test. Seluruh siswa mengalami peningkatan hasil belajar (positive ranks = 29), dan hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0.000 < 0.05, sehingga H₁ diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional Bebentengan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa kelas V.
HOTS-Based Learning Versus HOTS-Based Test Instruments: A Study Analysis of Elementary School Teachers' and Students' Readiness Isrokatun, Isrokatun; Sunaengsih, Cucun; Maulana, Maulana; Syahid, Aah Ahmad; Karlina, Dety Amelia; Rohaeti, Popon
Mimbar Sekolah Dasar Vol 11, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53400/mimbar-sd.v11i3.75404

Abstract

The research is motivated by the demands for the readiness of elementary school teachers and students to face the Merdeka Curriculum, one of which is the demand for HOTS- based learning. The implementation of HOTS-based learning requires an evaluation using HOTS- based test questions as well. The objectives are, 1) to analyze and examine the readiness of teachers in supporting the implementation of HOTS-based learning and its evaluation using HOTS-based test instruments, and 2) to analyze and examine how students' readiness to receive HOTS-based tests, especially in mathematics. This study used the survey method. The survey was conducted on 172 teachers and 154 high grade students in West Java, Indonesia. The instrument used questionnaires, for teachers distributed through Google Form, while for students using paper questionnaires that were filled in manually. Research results: 1) Elementary school teachers aren’t fully prepared to implement HOTS-based learning, there are still misconceptions of teachers' understanding of HOTS learning; 2) In Mathematics, there are still many students who aren’t ready to accept the presence of HOTS-based test questions, because they haven’t mastered basic arithmetic skills. This is the biggest obstacle for students to be able to absorb, accept, and solve HOTS-based math questions as an evaluation standard in the Merdeka Curriculum.
Pelatihan Media Pembelajaran Islami Dalam Penguatan Ekosistem Pendidikan Karakter Islami Bagi Guru Thammislam Foundation School Nonthaburi Thailand Ani Nur Aeni; Maulana; Dety Amelia Karlina; Lula Dwi Kemaliah; Anita Seli; Indri Deniawati
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i2.6070

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru Thammislam Foundation School Nonthaburi, Thailand dalam merancang dan mengimplementasikan media pembelajaran Islami berbasis permainan edukatif sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan karakter Islami. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 18–21 April 2026 di Kampung Indonesia, Nonthaburi, Thailand, dengan melibatkan guru-guru sebagai peserta. Materi pelatihan mencakup empat jenis media pembelajaran Islami, yaitu: (1) Ular Tangga Islami Jumbo, (2) Spinner Huruf Hijaiyyah, (3) Susun Ayat Al-Qur’an, dan (4) Klasifikasi Materi Islam. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan pendekatan demonstrasi, praktik langsung, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data berupa angket pre-test, post-test, dan kuesioner kepuasan peserta. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kompetensi guru secara signifikan, dengan rata-rata gain sebesar 46,7% dari nilai pre-test 39,4% menjadi post-test 86,1%. Tingkat kepuasan peserta mencapai rata-rata 4,70 dari skala 5 (kategori sangat baik). Program ini memperkuat ekosistem pendidikan karakter Islami di Nonthaburi Thailand sebagai komunitas Muslim minoritas yang membutuhkan dukungan sistematis dalam membangun generasi muda berkarakter Islami yang kuat.
Miskonsepsi Guru Sekolah Dasar Mengenai Pemahaman Pembelajaran Berbasis HOTS Isrokatun, Isrokatun; Sunaengsih, Cucun; Maulana, Maulana; Syahid, Aah Ahmad; Karlina, Dety Amelia; Rohaeti, Popoh
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.78141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat adakah miskonsepsi di kalangan guru-guru SD di Kabupaten Sumedang terhadap pemahaman tentang pembelajaran berbasis HOTS. Hal ini sebagai tindak lanjut mulai dilaksanakannya Kurikulum Merdeka di wilayah Jawa Barat, Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah survei terhadap guru-guru SD yang berada di wilayah Jawa Barat. Ada 172 sampel guru SD, baik laki-laki maupun perempuan yang mengisi survei, berasal dari Kabupaten Majalengka, Kabupaten Cirebon, Bogor, Tasikmalaya, Kota Bandung, Sumedang, Garut, dan wilayah lainnya di Jawa Barat. Instrumen yang digunakan dalam survei terdiri dari 10 pertanyaan dengan pilihan jawaban benar, salah, dan ragu-ragu, serta 2 pertanyaan terbuka, yang diisi melalui aplikasi Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Masih terdapat miskonsepsi guru SD terhadap pemahaman tentang pembelajaran HOTS (54,7%); dan 2) Para guru SD masih mengalami miskonsepsi antara pemahaman tentang pembelajaran HOTS dan pemahaman tentang soal-soal HOTS. Hasil penelitian ini merekomendasikan pentingnya diadakan semacam seminar dan workshop, bagaimana mengenalkan konsep pembelajaran berbasis HOTS, serta memberikan pemahaman perbedaan mendasar dengan istilah soal-soal HOTS, sebagai bekal dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. 
Co-Authors Aah Ahmad Syahid, Aah Ahmad Adilah, Raisya Rahma Adilah, Yuni Nur Aisyah, Dinda Resa Ayu Ali Ismail Ali, Enjang Yusuf Ali, Enjang Yusup Amaria, Waode Lely Angga, Wahyu Septi Anggraeni, Daniya Anggraini, Gian Fitria Ani Nur Aeni, Ani Nur Anita Seli Aprilia, Dwina Aryanto, Sani Atep Sujana Audina, Devia Aulia, Corry Rahma Aura Zanzabila Zahra Cucun Sunaengsih, Cucun Dadan Djuanda, Dadan Dadan Nugraha Dadang Kurnia, Dadang Damayanti, Nisa Astari Eka Nurjanah Endang Suhartami Fanny Sumirat Febriani, Winarti Dwi Fikriyah, Dheliati Galih Dani Septiyan Rahayu Ghazia Rahmi Sahid Gilar Gardana Ginayah, Rodinatul H Rahman, H Hanifa, Nurdinah Hardiyanti, Harda Ida Handayani, Ida Ilham Permana Indri Deniawati Irawati, Riana Irawati, Riana Isrokatun Isrokatun Julia, J. Juneli, Juni Artha Juni Artha Juneli Karmila P Lamadang Kurnia, Iman Lula Dwi Kemaliah Luthfiah Nur Eka Fauziah Maulana Maulana Maulana Maulana Maulana, Maulana Maulana, M. Maulani, Mita Muharani, Ruly Watipah Nahdia Rahman, Tiara Hilwia Nisamaulidza, Siti Zulaikha Novianti Nugraha, Bunga Fatmawati Mulya Nur Inayah Nurdinah Hanifah Nurhasanah, Syifa Siti Nurrahman, Dennys Shaldy Nursholihat, Khoerunnisa Octavia, Hanifah Pazrin, Lustiana Permana, Ilham Permataningrum, Fazrina Apriliyani Prana Dwija Iswara, Prana Dwija Priyatin, P. Rahmah, Nur Aulia Rahman Rahman Rahman Rahman Rana Gustian Nugraha, Rana Gustian Ratumanan, Stelie D Riga Zahara Nuraini Riyani, Iya Rohaeti, Popoh Rohaeti, Popon Rosanti, Endah Dwi Rosi Rosmiati Saputra, Yudha Munajat Septyani, Natria Setiowati, Aliya Putri Sulastri, Iis Sunarya, Dede Tatang Syifa Aulia Hijriyah Tatat Hartati Tifani, Sava Rhama Dina Trivena, Trivena Wibusana, Restu Syahas Yanti, Regita Dwi