Claim Missing Document
Check
Articles

REVITALISASI SISTEM PENGELOLAAN REKAM MEDIS DI KLINIK KHALIFAH KABUPATEN TANGERANG TAHUN 2019 Rumana, Nanda Aula; Widjaya, Lily; Indawati, Laela; Sitoayu, Laras; Kusumaningtiar, Devi Angeliana
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 6, No 3 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v6i3.3328

Abstract

AbstrakThe clinic is a health care facility that provides basic and specialist services. Clinical obligation in providing services including organizing medical records. Medical record data can be used as a guide for examination of patients, improving the quality of services, education and research, determining funding, health statistics material, and proving legal, disciplinary and ethical issues. Organizing medical records in a health service consisting of patient registration, data processing of medical records, auditing the contents of medical records, archiving / managing medical records and presenting medical record information. Poor management of medical records can cause poor service quality. Klinik Khalifah is a private clinic that serves 24 hours of childbirth treatment, managed by individual which is located in Teluk Naga, Tangerang District, Banten. The purpose of this service is to revitalize the medical record management system at the Klinik Khalifah, namely by determining and creating a numbering system, naming system, storage system and medical record alignment system that is effective and efficient. Based on the results of community service revitalization of the medical record management system at the Klinik Khalifah, between a decentralized filing system that turns into centralization, a registered process becomes electronic, a numbering system with a 6 digit numbering system unit, the numbering system can be used for family numbering, the naming system (according to the ID card), the alignment system from the direct number to the submission of terminal digits / final number system. Keywords: management, medical records, clinics AbstractKlinik merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang menyediakan pelayanan dasar dan spesialistik. kewajiban klinik dalam memberikan pelayanan diantaranya menyelenggarakan rekam medis. Data rekam medis dapat digunakan sebagai petunjuk untuk pemeriksaan pasien, peningkatan kualitas pelayanan, pendidikan dan penelitian, menetapkan pembiayaan, bahan statistik kesehatan, serta pembuktian masalah hukum, disiplin dan etik. Penyelengaraan rekam medis dalam sebuah pelayanan kesehatan terdiri dari pendaftaran pasien, pengolahan data rekam medis, audit isi rekam medis, pengarsipan/pengelolaan rekam medis serta penyajian informasi rekam medis. Pengelolaan rekam medis yang buruk dapat menyebabkan mutu pelayanan menjadi buruk. Klinik Khalifah merupakan klinik swasta yang melayani 24 jam pengobatan persalinan, dikelola oleh perseorangan yang berlokasi di Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten. Tujuan pengabdian ini adalah merevitalisasi sistem pengelolaan rekam medis di Klinik Khalifah yaitu dengan menentukan dan membuat sistem penomoran, sistem penamaan, sistem penyimpanan dan sistem penjajaran rekam medis yang efektif dan efisien. Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat revitalisasi sistem pengelolaan rekam medis di Klinik Khalifah  diantara adalah sistem pengarsipan desentralisasi diubah menjadi sentralisasi, proses pendaftaran secara manual menjadi elektronik, sistem penomoran dengan unit numbering system dengan 6 digit, sistem penomoran dapat dijadikan family numbering, sistem penamaan dengan nama langsung (sesuai KTP), sistem penjajaran dari nomor langsung menjadi terminal digit filing / sistem angka akhir. Kata kunci: pengelolaan, rekam medis, klinik
IMPLEMENTASI SENAM HIPERTENSI PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS KELURAHAN PONDOK RANGGON I JAKARTA TIMUR Kusumaningtiar, Devi Angeliana; Fithri, Nayla Kamilia
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v5i2.2579

Abstract

AbstractThe highest hypertension prevalence in the African Region is 46% of adults aged 25 and above, while the lowest prevalence in 35% is found in America. According to(Depkes RI, 2013), the prevalence of hypertension is 25.8%. highest in Bangka Belitung Islands (30.9%), while the lowest in Papua was (16.8%). One of the causes that affect hypertension is due to lack of physical activity. The method used in the implementation of community service is to intervene in hypertension and direct blood pressure measurement. According to the American College of Sport Medicine(American College of Sports Medicine (ACSM), 2006), gymnastic activity is very beneficial for the management of hypertension. Hypertension is one of the diseases in the top 10 diseases in the Puskesmas in Pondok Ranggon Subdistrict I. The high incidence of hypertension in these health centers is a problem that must be met by the partners. Puskesmas Kelurahan Pondok Ranggon I does not have a special program related to hypertension problems. Therefore, it is expected that the implementation of community service can provide solutions and can reduce the incidence of hypertension. This community service activity provides increased knowledge about hypertension and direct intervention in the prevention of hypertension that runs smoothly and is conducive. Hypertension exercise activities should be carried out continuously every once a week and monitoring or monitoring related to blood pressure of hypertensive patients. Keywords: hypertension, hypertension gymnastics, physical activity AbstrakPrevalensi hipertensi tertinggi di Wilayah Afrika sebesar 46%dari orang dewasa berusia 25 ke atas, sedangkan yang terendah Prevalensi di 35% ditemukan di Amerika. Menurut (Depkes RI, 2013), prevalensi hipertensi sebesar 25,8%. tertinggi di Kepulauan Bangka Belitung (30,9%), sedangkan terendah di Papua sebesar (16,8%). Salah satu penyebab yang mempengaruhi hipertensi yaitu karena kurangnya aktivitas fisik.Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah dengan melakukan intervensi senam hipertensi dan pengukuran langsung tekanan darah. Menurut American College of Sport Medicine (American College of Sports Medicine (ACSM), 2006), Aktivitas senam sangat bermanfaat bagi penatalaksanaan hipertensi. Penyakit hipertensi merupakan salah satu penyakit yang berada dalam 10 besar penyakit di Puskesmas Kelurahan Pondok Ranggon I. Tingginya kejadian hipertensi di puskesmas tersebut merupakan suatu permasalahan yang harus di hadapai pihak mitra.Puskesmas Kelurahan Pondok Ranggon I belum memiliki program khusus terkait dengan permasalahan penyakit hipertensi.Oleh karena itu diharapkan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dapat memberikan solusi dan dapat menurunkan kejadian hipertensi.Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan peningkatan pengetahuan mengenai penyakit hipertensi dan intervensi langsung dalam penanggulangan hipertensi yang berjalan dengan lancer dan kondusif.Sebaiknya kegiatan senam hipertensi dilaksanakan secara terus menerus setiap seminggu sekali dan pemantauan atau monitoring terkait dengan tekanan darah penderita hipertensi. Kata kunci : hipertensi, senam hipertensi, aktivitas fisik
PENGUKURAN STATUS GIZI DAN SOSIALISASI GIZI SEIMBANG PADA ANAK PANTI ASUHAN TEBET YAYASAN REMAJA MASA DEPAN Kusumaningtiar, Devi Angeliana
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v4i1.1950

Abstract

AbstractBased on WHO (2013), the number of malnutrition in the world reaches 104 million children. This state of malnutrition is responsible for one-third of all childhood causes worldwide. WHO estimates that 54% of child deaths in the world are caused by poor nutrition. In Indonesia, malnutrition causes more than 80% of deaths in children. Therefore, the measurement of nutritional status in children and the socialization of balanced nutrition is very useful to prevent the occurrence of malnutrition in children and improve children's understanding of balanced nutrition. The purpose of community service is to increase insight and understand balanced nutrition and to measure the nutritional status of children using anthropometry. The method used is counseling, questioning and direct measurement of body weight and height in children. The result of community service in nutritional status category found that 10 children (44%) have nutritional status category very thin, 6 children (26%) thin, 6 children (26%) normal and 1 child (4%) obese. Socialization of materials on balanced nutrition runs smoothly and participants can answer precisely and correctly each question. Suggestions that can be given to supervise and monitoring continuously on the nutritional status of children. Keywords : nutrional status, malnutrition, orphanage AbstrakMenurut WHO (2013), jumlah penderita kurang gizi di dunia mencapai 104 juta anak. Keadaan kurang gizi ini menjadi penyebab sepertiga dari seluruh penyebab kematian anak di seluruh dunia. WHO memperkirakan sebanyak 54% kematian anak di dunia disebabkan oleh keadaan gizi yang buruk. Di Indonesia, gizi buruk menyebabkan lebih dari 80% kematian pada anak. Oleh karena itu, pengukuran status gizi pada anak dan sosialisasi gizi seimbang sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya gizi kurang pada anak dan meningkatkan pemahaman anak terhadap gizi seimbang. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menambah wawasan dan memahami gizi seimbang dan melakukan pengukuran status gizi anak menggunakan antropometri. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, Tanya jawab dan pengukuran langsung terhadap berat badan dan tinggi badan pada anak. Hasil pengabdian masyarakat ini pada kategori status gizi didapatkan bahwa sebanyak 10 anak (44%) memiliki kategori status gizi sangat kurus, 6 anak (26%) kurus, 6 anak (26%) normal dan sebanyak 1 anak (4%) gemuk. Penyampaian materi mengenai gizi seimbang berjalan dengan lancar dan peserta dapat menjawab dengan tepat dan benar setiap pertanyaannya. Saran yang dapat diberikan melakukan pengawasan dan pemantauan secara terus menerus mengenai status gizi anak. Kata kunci : status gizi, gizi kurang, panti asuhan
OPTIMALISASI TEMPAT SAMPAH WARNA SEBAGAI PEMECAHAN MASALAH DI SDN 11 DURI KEPA, JAKARTA BARAT Kusumaningtiar, Devi Angeliana
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v3i1.1661

Abstract

AbstractCommunity service activities, especially in the form of transfer of knowledge and technology to the public concerning the problems faced by the community, among others, to overcome the problems of waste that was in SDN 11 Duri Kepa, West Jakarta. Implementation of Tri dharma community service aims to raise awareness of health and the environment against waste disposal in the area of environment SDN 11 Duri Kepa. The method used in community service is a demonstration of waste disposal into coloured wastebasket in the school. SDN 11 Duri Kepa there are bins in the open state and not well maintained, the school only has trash that medium-sized and made of drums which are not covered are laid out in the school yard. This will cause the bins become full, which can cause a variety of diseases caused by waste. The results of this activity the students understanding is good enough on the types of organic and non-organic trash, it's just that students are still shy to enter the type of waste which includes organic or non-organic trash. Giving coloured wastebasket became solution and so help the school in waste management over the years.Keywords: optimizing, coloured wastebasket, organic and nonorganicAbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat terutama berupa transfer ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat yang berkaitan dengan permasalahan yang dihadapi masyarakat antara lain yaitu mengatasi permasalahan sampah yang berada di SDN 11 Duri Kepa, Jakarta Barat. Pelaksanaan Tri dharma pengabdian  kepada  masyarakat  ini  bertujuan untuk meningkatkan kepedulian kesehatan dan lingkungan terhadap pembuangan sampah di wilayah lingkungan SDN 11 Duri Kepa. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat adalah peragaan pembuangan sampah ke tempat sampah warna serta pemberian tempat sampah warna ke sekolah. SDN 11 Duri Kepa masih terdapat tempat sampah dalam keadaan terbuka dan tidak terpelihara dengan baik, sekolah hanya memiliki tempat sampah yang berukuran sedang dan terbuat dari drum bekas yang tidak tertutup yang diletakkan di halaman sekolah. Hal ini akan menyebabkan tempat sampah menjadi penuh, sehingga dapat menyebabkan berbagai penyakit yang ditimbulkan oleh sampah. Hasil dari kegiatan ini pemahaman siswa-siswi sudah cukup baik mengenai jenis sampah organik dan nonorganik, hanya saja siswa-siswi masih malu untuk memasukkan jenis sampah mana yang termasuk sampah organik atau nonorganik. Pemberian tempat sampah warna ini menjadi solusi dan sangat membantu pihak sekolah dalam pengolahan sampah selama ini. Kata Kunci : Optimalisasi, tempat sampah warna, organik dan nonorganik
HUBUNGAN ANTARA LETAK JANIN, PRE EKLAMSI BERAT DAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN SECTIO CAESAREA DI RSUD dr.DRADJAT PRAWIRANEGARA Ni'matul Hidayah, Ummu Rohmah; Sangadji, Namira Wadjir; Kusumaningtiar, Devi Angeliana; Ayu, Ira Marti
Health Publica Vol 2, No 02 (2021): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v2i02.4101

Abstract

Data World Health Organization (WHO) tahun 2019 ditemukan angka kejadian sectio caesarea dalam 10 tahun terakhir dari tahun 2007–2017 mengalami peningkatan.. Survey awal yang dilakukan di RSUD dr. Dradjat Prawiranegara, diketahui terus terjadi peningkatan kejadian sectio caesarea sejak tahun 2018 – 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan sectio caesarea di RSUD dr. Dradjat Prawiranegara tahun 2019. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional dengan besar sampel 110 ibu bersalin, dan menggunakan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kelainan letak janin (PR=0.001, 95% CI=3.16 – 8.39), Pre-Eklamsia Berat (PR=4.15, 95% CI=2.44 – 7.05), dan tidak ada hubungan antara ketuban pecah dini (PR=1.70, 95% CI=0.90–3.18) dengan persalinan sectio caesarea pada ibu bersalin. Diharapkan bagi RSUD dr Dradjat Prawiranegara lebih meningkatkan pelayanan asuhan kebidanan pada ibu bersalin dengan memberikan informasi saat pemeriksaan ANC tentang komplikasi-komplikasi dalam kehamilan. Membuat program kegiatan seperti senam hamil serta melakukan konseling atau penyuluhan secara berkala tentang betapa pentingnya pemeriksaan kehamilan sebagai deteksi dini faktor resiko yang dapat menyebabkan terjadinya persalinan SC.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BURNOUT PADA TENAGA KESEHATAN INSTALASI PELAYANAN RADIOLOGI DAN KEDOKTERAN NUKLIR RSUPN CIPTO MANGUNKUSUMO TAHUN 2021 Astuti, Dita Ayu; Hernaya, Ade; Nabila, Anggun; Kusumaningtiar, Devi Angeliana
Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) Vol 10, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.674 KB) | DOI: 10.14710/jkm.v10i1.32004

Abstract

Health workers are workers who play an important role in hospitals, with daily work dealing with patients. Burnout syndrome is often found in professions that are human service, such as health workers. Burnout is exhaustion both physically, emotionally and mentally as a result of long-term involvement in situations with emotional demands. The purpose of this study was to determine the factors that influence burnout of health workers at the Radiology and Nuclear Medicine Service Installation at Cipto Mangunkusumo General Hospital. The type of research used is cross sectional with a quantitative approach. The study was conducted in July – September 2021. The population and sample were 66 health workers with total sampling method. Data analysis was carried out using univariate and bivariate tests using the chi-square statistical test with = 0.05. The conclusion from the results of this study is that health workers experienced high burnout by 36 pople  (57,1 %), 27 people low burnout (42,9 %), health workers with a working period of 5 years 53 people (84.1%), years of service <5 years 10 people (15.9 %), very high workload 33 people (52.4 %), high workload 23 people (36.5 %), low workload 7 people (11.1% %), low social support 40 people (63.5 %), and high social support 23 people (36.5 %). Based on bivariate analysis, it was found that there was a relationship between burnout and workload (p-value = 0.028, with PR = 2.563). The risk factors for burnout of health workers in this study were years of work, workload, and social support
Pengaruh Program Promosi Intervensi Cuci Tangan Pakai Sabun Terhadap Pengetahuan Siswa di Sekolah Dasar Jakarta Lusi Endah Yuliani; Devi Angeliana Kusumaningtiar; CSP Wekadigunawan
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 7 No 1 (2021): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.533 KB)

Abstract

Hand washing with soap is one of the sanitation measures by cleaning the hands and fingers using water and soap by humans to be clean and break the chain of germs. Washing hands with soap is also an effort to prevent disease.This study aims to analyze effect of hand washing with soap intervention promotion program on students' knowledge in jakarta elemntary schools. This type of research is quantitative using experimental research with one group pre-post test design. The sample in this study class V elementary Schools, amounting to 37 students. Data is collected by using a questionnaire. Counseling given by video and song washing media using hand soap. The statistical test used in this study is Wilcoxon. Based on the results it is known that there are significant differences between the value of prior knowledge and the value of knowledge after health promotion interventions. The difference in students' knowledge about washing hands with soap before and after the health promotion intervention was seen from an increase in score of 4.72 or an average difference of -4.714 with a p value of 0,000. There is an increase in the average number of respondents after receiving the educational instruction on washing hands with soap. Keywords : Hand washing, Knowledge, Health Promotion, Intervention
Upaya Peningkatan Pengetahuan Mengenai Sanitasi Lingkungan Sekolah Pada Siswa-Siswi SD N Pegadungan 02 Pagi Jakarta Barat Devi Angeliana Kusumaningtiar; Gisely Vionalita; Prita Dhyani Swamilaksita; Mertien Sa&#039;pang
Jurnal Abdi Masyarakat (JAM) Vol 7, No 1 (2021): JAM (Jurnal Abdi Masyarakat)-September
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data WHO tahun 2017, penyakit diare merupakan penyebab kedua kematian anak sebanyak 526.000 anak tiap tahunnya. Berdasarkan Kementerian Kesehatan (2016), di Indonesia penyakit diare merupakan penyakit berpontensial KLB yang dosertai dengan kematian. Kebersihan anak maupun kebersihan lingkungan memegang peranan penting pada tumbuh kembang anak baik fisik maupun psikisnya. Kebersihan anak yang kurang, akan memudahkan terjadinya penyakit cacingan dan diare pada anak. SD N Pegadungan 02 Pagi Jakarta Barat merupakan sekolah dasar yang memiliki tingkat ekonomi bervariasi, dari tingkat atas, sedang atau kebawah. Sekolah ini terletak dipinggir jalan raya dan memiliki jumlah perkiraan kasus diare terbesar di wilayah Jakarta Barat. Sekitar lingkungan sekolah banyak penjual jajanan dan minuman. Dengan kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menurukan prevalensi kejadia diare dan meningkatkan pemahaman siswa-siswi akan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah. 
KEJADIAN HIPERBILIRUBIN BAYI BARU LAHIR DI RS SWASTA JAKARTA Grace Novi Pratiwi; Devi Angeliana Kusumaningtiar
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2021): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jkmk.v8i2.2502

Abstract

Hiperbilirubin merupakan salah satu dari beberapa penyebab kematian bayi di Indonesia yang dapat menyebabkan kesakitan, kecatatan dan kematian, penyebab kematian neonatal. Kejadian hiperbilirubin pada bayi baru lahir disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya pemberian ASI, inkompabilitas ABO, jenis persalinan, BBLR, dan usia gestasi. Di Perinatologi RS Tahun 2019 dari bulan januari s/d maret ditemukan angka kejadian hiperbilirubin sebesar 31 % dari 181 bayi yang ada di unit tersebut. Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hiperbilirubin di RS Aulia Jagakarsa Jakarta. Populasi penelitian ini sebanyak 181 bayi di bulan januari s/d maret tahun 2019 dengan dengan sampel sebanyak 94 bayi. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan cross sectional, menggunakan analis univariat dan bivariat. Sumber yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari rekam medis dan alat bantu lembar ceklist dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian ini menggunakan analisa Chi Square α = 5% dengan hasil pemberian ASI (p=0,030), inkompablitas ABO (p=0,001), jenis persalinan (p=0,002), BBLR (p=0,030), dan usia gestasi (p=0,025) yang menunjukan adanya hubungan variabel yang diteliti dengan hiperbilirubin. Sehingga perlu adanya edukasi dan motivasi pada keluarga pasien dari tenaga kesehatan agar dapat meminimalis faktor penyebab hiperbilirubin. 
Aktualisasi Diet Limbah (Sampah) Padat Veza Azteria; Devi Angeliana Kusumaningtiar; Ahmad Irfandi; Erna Veronika; Mayumi Nitami
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 4 (2021): August Pages 725-1020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i4.342

Abstract

Limbah merupakan suatu buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga). Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup tahun 2020 Produksi sampah rumah tangga selama pandemic Covid-19 mengalami kenaikan yang signifikan yaitu dari 62% berbentuk paket dan 47% layanan antar makanan (Katadata, 2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melarang penggunaan kantong belanja plastik sekali pakai di tempat-tempat tersebut. Namun aturan ini baru diterapkan pada toko swalayan, supermarket, pusat perbelanjaan, dan pasar tradisional. Tujuan diadakannya webinar ini adalah untuk mensosialisasikan upaya diet sampah untuk mengurangi jumlah timbulan sampah terutama selama masa pandemic Covid 19 saat ini. Metode pelaksanaannya menggunakan metode ceramah (sosialisasi), tanya jawab, dan monitoring sertaevaluasi terhadap peserta. Hasil yang diharapkan dari webinar ini adalah sosialisasi secara berkala agar menambah pengetahuan masyarakat dalam mengurangi jumlah timbulan sampah rumah tangga terutama selama masa pandemic Covid 19 ini. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat terkait reduce, reuse dan recycle (3R) sampah rumah tangga.
Co-Authors Ade Heryana Adella Dwi Ayu Ningsih Ahmad Irfandi Ahmad Irfandi Ahmad Irfandi Ahmad Irfandi Aljunita, Intan Andarwulan, Ade Ayu Angkasa , Dudung Aprilita Rina Yanti Eff Ashri Ilmiyati Astuti, Dita Ayu Azizah, Nur Wafiq CSP Wekadigunawan Cut Alia Keumala Muda Cut Aliya Keumala Muda Decy Situngkir Desyawati Utami Desyawati Utami Dudung Angkasa Ega Suryani Erna Veronika Erna Veronika Fadlurrohmansyah Prianto Favianto, M. Rafi Favianto Fithri, Nayla Kamilia Fransisco, Indra Gisely Vionalita Gisely Vionalita Gisely Vionalita Grace Novi Pratiwi H, Harna Haikal Rafi Widyadhana Handayan, Putri Harna, Harna Hernaya, Ade Heryana, Ade Ida Riani Natalis Siringo-Ringo Indawati, Laela Ira Marti Ayu Irfandi, Ahmad Iswidiyaningrum, Preeti Izzatu Millah Izzatu Millah, Izzatu Millah Laras Sitoayu Lusi Endah Yuliani Mahadewi, Erlina Pupitaloka Mario Hiskia Tambunan Mayang Ayu Purborini Mellisa Resmiati Millah, Izzatu Mugi Wahidin Mugi Wahidin Nabila, Anggun Naida Sela Edina Namira Wadjir Sangadji Ni'matul Hidayah, Ummu Rohmah Nirmala, Risantri Novianti, Anugrah Nur Wahidah Nur’Aulia Baharuddin Prasetyo, Daniel Tegar Prita Dhyani Swamilaksita PUTRI HANDAYANI Putri Handayani Putri Handayani Putri, Assyifa Ananda Putri, Eka Cemaka Putri, Eka Cempaka Rini Handayani Rini Handayani Rosita Rosita Rosyanti, Intan Rusdy, Mirta Dwi Rahma Rusdy, Mirta Dwi Rahmah Sa'pang, Mertien Salsabila, Nurul Qalbi Sangadji, Namira Wadjir Santi Fatmawati Shorayasari, Susi Siti Nuraini Sulis Setyowati, Sulis Sulistika, Nevi Suryani, Fitra Taufik Rendi Anggara Teguh Pribadi Adinugroho untari, laras dewi Veronika, Erna Veza Azteria Veza Azteria Veza Azteria Vionalita, Gisely Wahyuni, Yulia Widjaya, Lily Wijaya, M. Rama Yusvita, Fierdania Zahra, Tazkya Zandya, Suci Liqi AA ‘Amiroh, Ayu Nadiyah