p-Index From 2021 - 2026
7.624
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KADER MENGENAI ASI EKLUSIF DI WILAYAH PUSKESMAS GONDOKUSUMAN II H. Arbie, Putri Mayasari; Kartini, Farida
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3039

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama enam bulan, tanpa menambahkan atau mengganti makanan atau minuman lain. Berdasarkan data UNICEF, sebanyak 136,7 juta bayi lahir diseluruh dunia hanya 32,6% dari me reka yang disusui secara ekslusif dalam 6 bulan pertama. sementara di negara berkembang hanya 39% ibu-ibu yang memberikan ASI Ekslusif. Hal ini dipengaruhi prespektif ibu tentang pemberian ASI Eklusif. Unit kesehatan yang paling berperan dalam meningkatkan pengetahuan pemberian ASI Eksklusif adalah puskesmas melalui kegiatan posyandu yang dibantu oleh kader Kesehatan. Namun demikian kader di Indonesia belum melaksanakan perannya secara maksimal karena kurangnya kemampuan dan pengetahuan kader tentang ASI Eksklusif. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan kader mengenai asi eklusif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain Pre Eksperimen dengan rancangan one grup pretest postest.teknik pengambilan sampel dengan menggunakan Simple Random sampling dengan jumlah sampel 33 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian rata-rata tingkat pengetahuan kader sebelum mendapatkan Pendidikan kesehatan mengenai ASI Ekslusif adalah 6,9697 dan setelah mendapatkan Pendidikan kesehatan mengenai ASI eklusif mengalami peningkatan yaitu 7.773. setelah dilakukan analisis menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai P value 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan anatara pengetahuan kader sebelum dan sesudah mendapatkan Pendidikan kesehatan mengenai ASI eklusif.
Differences in factors associated with postpartum hemorrhage in developed and developing countries: A systematic review Handayani, Sri Astuti; Kartini, Farida
Majalah Obstetri & Ginekologi Vol. 33 No. 2 (2025): August
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mog.V33I22025.141-151

Abstract

HIGHLIGHTS Analysis of maternal and fetal risk factors associated with postpartum hemorrhage, comparing data from both developed and developing countries. There are differences in the risk factors for postpartum hemorrhage between developed and developing countries.   ABSTRACT Objective: This study aimed to assess maternal and fetal risk factors for post-partum hemorrhage in both developed and developing countries. Materials and Methods: A systematic review methodology was employed, incorporating a descriptive design. The study followed Joanna Briggs Institute (JBI) techniques, the PCC framework, and the PRISMA-ScR checklist. Article searches were conducted across four databases: Research Rabbit, Science Direct, Wiley, and PubMed. Articles published in English between 2019 and 2024 that met the inclusion criteria were selected. The search terms included combinations of “Postpartum women” OR “Puerperium” AND “Risk factors” OR "Risky conditions” AND “Postpartum hemorrhag*” “Postpartum bleeding” and “Developed countr*” AND “Developing countr*”. Results: Out of 906 articles, 20 met the inclusion criteria, representing both developed and developing countries. The findings were categorized into two themes: risk factors in developed versus developing countries. In developed countries, PPH risk factors are often linked to medical interventions and prolonged labor management, while in developing countries, the focus shifts to conditions like anemia, uterine overdistension, and trauma from delivery practices. Sociocultural disparities further exacerbate risks in both settings. Conclusion: The study reveals significant differences in PPH risk factors between developed and developing countries. By reviewing existing research, it identifies factors that can influence PPH occurrence. The findings emphasize the need for developing policies to screen pregnant, maternity, and postpartum women to mitigate PPH risk.
ANALYSIS OF FACTORS CAUSING EPIOSTOMY IN THE BIRTH PROCESS: SCOPING REVIEW Sartika, Dea Ayu; Kartini, Farida
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 3 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i3.2803

Abstract

Episiotomi merupakan tindakan insisi perineum yang umum dilakukan dalam proses persalinan, namun praktik ini masih menuai kontroversi. Sejak tahun 1996, sebagian besar literatur menyimpulkan bahwa episiotomi rutin tidak diperlukan dan bahkan berisiko meningkatkan kejadian laserasi perineum derajat tiga atau empat. Meskipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merekomendasikan pembatasan praktik episiotomi rutin sejak 1990-an, kenyataannya tindakan ini masih sering dilakukan, terutama di negara berkembang, termasuk Indonesia. Scoping review ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mendasari tindakan episiotomi pada ibu bersalin. Scoping review menggunakan PRISMA-ScR Ceklist. Pencarian database dari Pubmed, Scopus, Wiley Online Library, dan Science Direct. dengan kata kunci pencarian “Factor” AND “indication” OR “episiotomy” OR “laceration” OR “rupture perineum”.  Kriteria inklusi yang digunakan meliputi artikel orisinal yang membahas topik relevan serta artikel yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir, yaitu antara tahun 2018 hingga 2023. Sebanyak 18 artikel terpilih dianalisis menggunakan checklist dari Joanna Briggs Institute (JBI) melalui proses Critical Appraisal. Tinjauan ini menghasilkan sub tema tehadap faktor yang berhubungan dengan tindakan episiotomy yaitu jarak kelahiran, BMI ibu, gawat janin, berat lahir, paritas, kehamilan ganda, Perineum pendek, perineum kaku, kala II lama, TFU >32 cm, penggunaan oksitosin, dan persalinan instrumen. Dapat disimpulkan bahwa paritas dan berat janin yang paling banyak ditemukan dalam kasus episiotomy. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi praktik klinis dan kebijakan pelayanan kebidanan, khususnya dalam mengembangkan panduan pengambilan keputusan berbasis bukti yang lebih selektif dan rasional terkait tindakan episiotomi, guna meminimalkan risiko komplikasi serta meningkatkan keselamatan ibu dan bayi.
Effects of cord clamping time on hemoglobin levels in neonates Kartini, Farida; Hakimi, Moh.; Guterres, Ana Claudia da Costa
JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Vol 13, No 3 (2025)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jnki.2025.13(3).415-424

Abstract

Background: Delaying cord clamping can increase the baby’s hemoglobin levels. Most of these studies compared delayed cord clamping with a baby’s hemoglobin levels at a few months of birth and not with hemoglobin levels in newborns. After the baby is born, the baby’s circulatory system is no longer related to the mother’s circulatory system. In the fetus, nutrients are obtained directly from the mother’s blood circulation through diffusion, so all the substances from the diffusion may enter the fetus’s body. Thus, if the baby’s hemoglobin level is not measured immediately after birth, the results will likely differ. This study checked the baby’s hemoglobin levels within 48 hours after birth.Objectives: This study aims to determine the relationship between the timing of cord clamping and newborn hemoglobin levels. Methods: This study is correlational research. The study population consists of medical records of maternity mothers and newborns from the Midwife’s Independent Practice in the Bantul area. There were 118 records total, with 84 meeting the inclusion criteria. Data analysis employs Spearman’s Rank correlation. Results: Of the 84 newborns, one had a hemoglobin level of 12.3 g/dL, indicating anemia. In this baby, cord clamping was performed 11 minutes after birth or after the umbilical cord stopped pulsating. The rest have levels above 20 g/dl, ranging from 20.3 to 25.9 g/dl, which includes 65 babies (77.4%). When referencing normal newborn hemoglobin levels, the largest range appears in the polycythemia category. The Spearman Rank test showed a p-value of 0.271. Conclusions: The timing of cord clamping was unrelated to newborn hemoglobin levels.
Menopause: Mental Health, Health Issues, and Coping Strategies. A Qualitative Study Mamnuah, Mamnuah; Ramdani, Wawan Febri; Kartini, Farida; Astuti, Dhesi; Retnaningdiah, Dian; Wantonoro, Wantonoro
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang in collaboration with Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI Tingkat Pusat) and Jejaring Nasional Pendidikan Kesehatan (JNPK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v21i1.13733

Abstract

Menopause marked a transformative phase in many women’s lives, often accompanied by complex physical, emotional, and social challenges. This study aimed to explore how women in Yogyakarta experienced and managed menopause, shedding light on their unique coping strategies and support systems. A qualitative design employed purposive sampling to recruit women aged 45 to 55, ensuring diverse and relevant experiences. In-depth, face-to-face interviews were conducted and analyzed thematically to uncover underlying patterns and meanings. Four major themes emerged: physical and emotional changes, adaptation strategies, social support dynamics, and shifts in sexuality. Women reported symptoms such as sleep disruption, fatigue, and mood instability, and adapted by seeking information and modifying their lifestyles, although resources were often insufficient. Family and community support provided essential emotional relief, while changes in intimacy required communication and adjustment. These findings highlighted the need for holistic menopause management that integrates physical, emotional, and relational support.
The Influence Of Social Media On Breast Self-Examination (BSE) Knowledge In Adolescent: Scoping Review Pramesti, Sekar Ajeng; Kartini, Farida
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 3: September 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v8i3.2283

Abstract

Latar Belakang: Penyebab utama kematian wanita adalah kanker payudara karena mereka terlambat menyadari bahwa mereka mengidap kanker. Keadaan ini biasanya baru disadari setelah kanker sudah memasuki stadium lanjut, sehingga tidak ada proses deteksi dini yang memperlambat atau bahkan menyembuhkan kanker sejak dini. Tujuan: Kajian pelingkupan ini bertujuan untuk menguji bukti dampak media sosial terhadap pemahaman remaja tentang SADARI. Kriteria inklusi: Artikel diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam sepuluh tahun terakhir memenuhi persyaratan untuk tinjauan ini (2014-2023). Artikel-artikel ini berfokus pada pengaruh media sosial terhadap pengetahuan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) remaja. Metode: Menurut Arksey dan O'Malley, format penulisan scoping review ini mengikuti PRISMA-ScR Checklist yang terdiri dari lima tahapan. Pencarian artikel dilakukan pada 20 Januari 2023 menggunakan beberapa database antara lain PubMed, Wiley Perpustakaan Online, ScienceDirect, dan Proquest. Hasil: Dari 706 artikel yang diperoleh, 31 artikel kemungkinan relevan, dan 6 artikel memenuhi kriteria inklusi, disajikan dengan dua tema yaitu pengaruh remaja terhadap kanker payudara dan media sosial sebagai sarana peningkatan pengetahuan remaja tentang SADARI. Kesimpulan: Berdasarkan enam artikel yang ditemukan selama pencarian, diketahui bahwa media sosial mempengaruhi pengetahuan remaja, namun tidak semua media sosial digunakan secara luas. WhatsApp dan Instagram sering digunakan, dan ada banyak variasi media sosial lainnya, yaitu: TikTok, Youtube, Snapchat, line, Facebook, Twitter, zoom meeting, dll.
Pengaruh Pijat Punggung terhadap Produksi ASI pada Ibu pasca Bedah Sesar di RSUD Kebumen Dewi, Adinda Putri Sari; Dasuki, Djaswadi; Kartini, Farida
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu yang melahirkan dengan seksio sesarea memiliki hambatandalam proses menyusui lebih besar dibandingkan dengan lahirnormal karena ibu pasca bedah sesar masih membutuhkanpengawasan, kondisi tubuh masih lemah, rasa nyeri, kecemasan danhambatan mobilisasi. Pijat punggung merupakan salah satu intervensiyang diharapkan dapat membantu ibu post partum meningkatkanproduksi ASI sehingga mampu mendukung pemberian ASI bagi bayibaru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui efek pijatpunggung sebagai salah satu cara dalam meningkatkan produksi ASIpada ibu pasca bedah sesar. Metode Penelitian yang digunakanadalah Randomized Controlled Trial. Teknik Pengambilan sampeldengan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 27responden pada masing-masing kelompok (intervensi dan kontrol).Analisis bivariat menggunakan chi square dengan tingkat kemaknaanp<0,05, analisis multivariat menggunakan regresi logistik untukmengidentifikasi variabel perancu terhadap produksi ASI pasca bedahsesar. Hasil Penelitian menunjukan adanya perbedaan produksi ASIantara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan RR sebesar1,9 (95%CI: 1,097-3,291). Paritas dan frekuensi menyusui mempunyaihubungan yang bermakna dengan produksi ASI pada ibu pasca bedahsesar. Usia ibu, obesitas, waktu rawat gabung tidak memilikihubungan yang bermakna dengan produksi ASI pada ibu pasca bedahsesar.
Scoping Review: The Effect of Murottal Al-Qur'an Therapy on the Anxiety Levels of Pregnant Women Pre-Caesarean Operation Rahayu, Widya; Kartini, Farida
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 4 (2024): February
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i4.3111

Abstract

Pregnant women may experience anxiety after a cesarean section with various complications. Intervention to reduce anxiety levels non-pharmacologically is through Murottal Al-Qur'an therapy. The aim of the research was to analyze the effect of Murottal Al-Qur'an therapy on the anxiety level of pregnant women before caesarean section. This research method uses a descriptive design with a scoping review approach. Article searches used four journal databases, PubMed, ScienceDirect, EBSCO, and Google Scholar. Articles that met the inclusion criteria, including a publication range from 2013 to 2022 in English and Indonesian and free access to the full-text PDF, were evaluated before selection. The research results show that from all the articles studied, Al-Qur'an Murottal therapy can reduce pre-operative anxiety in pregnant women. Listening to the Murottal reading of the Qur'an via audio is an alternative that can be a calming reminder and remind yourself. Advice for pregnant women who will undergo surgery not to think about bad things that can make them feel anxious because the effect of Al-Qur'an murottal intervention can reduce anxiety in pregnant women before Caesarean surgery.
Analisis Karakteristik Ibu Dengan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Pentavalen Farida Kartini; Herlin Fitriani K.
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol. 4 No. 1 (2016): Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Science)
Publisher : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36307/wb0n7650

Abstract

Background: Immunization of pentavalent is very important for the children who aim to protect children from transmission of diphtheria, pertussis, tetanus, hepatitis B and diseases caused by haemaphilus influenza B.Objective: This study aim to analyze the characteristics of mother with the level of knowledge about pentavalentimmunization.Methods: Method was an analytic study with a sample of 48 mothers. Sampling technique with total sampling. Datacollection using closed questionnaire. Data analysis using chi square and kendall’s tau analysis.Results: Data were obtained through questionnaire. Analysis of the data used univariate analysis. Chi square testresults between maternal age and maternal education level with maternal knowledge about pentavalent immunization respectively with p = 0,043 and p = 0,032. Kendall’s test between mother job stance and mother’s knowledgeabout pentavalent immunization schedule with mother’s knowledge level about pentavalent immunization respectively with p = 0,656 and p = 0,830.Conclusions: There was a relationship between maternal age and employment status with mother’s level of knowledge about pentavalent immunization. However, there was no relationship between maternal employment statusand mother’s knowledge about immunization schedule with mother’s knowledge level about pentavalent immunization.Keywords: child, level of knowledge, immunization, pentavalent, pentabio
Studi Kualitatif: Pengalaman Ibu Bersalin Dengan Metode Water Birth Di RS Happy Land Yogyakarta Rahayu, Nova Avianti; Eugenius Phyowai Ganap; Farida Kartini
As-Shiha: Jurnal Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2022): As-Shiha: Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Labor is one of the most important events in a woman's life that can cause pain and stress (Kv, Raddi & Metgud, 2010). Water birth is a method of childbirth by using a medium of warm air that can reduce the feeling of labor and provide a sense of comfort (Meyer et al., 2010). Hunting experience has long-term implications for women's health and well-being. A negative birth experience can have an impact on women's health and development on birth (Smarandache et al., 2016). The aim of this research to describe women´s experiences of giving birth in water. The method using A Qualitative research method by studying phenomenology. Researchers conducted in-depth interviews with 6 key informants (mothers giving birth with the water birth method). The process of triangulation to 6 main informants (3 key main informants) and 3 additional informants (Midwives). The research instrument has been carried out expert judgment for 2 experts. The result is the benefits of water birth are reducing labor pain, providing relaxation during labor, protecting the privacy of labor and providing a positive delivery experience. The risks of water birth are infection, postpartum hemorrhage, water aspiration and hypothermia. The conclusion is mothers with water birth method have a positive delivery experience
Co-Authors 2695, Miya Abd. Madjid Abkar Raden Abkar Raden Abkar Raden Ade Kurniawati Adinda Putri Sari Dewi Adinda Putri Sari Dewi Ahsanudin Attamimi Akbar Nur Aziz Aliza, Ana Dyah amilya pradita Ana Claudia da Costa Guterres Ana Rofika Aninda Ayu Putri Fuspita Sari Ari Astuti, Dhesi Arina Chusnatayaini Askuri, Askuri Asrika Devi, Dini Astuti, Andari Wuri Astuti, Dhesi Binti Lu&#039;lu&#039; Muthoharoh Budi Susilawati Cahyani, Fitnaningsih Endang Christiana, Indah D.K, Indah Daryanti, Menik Sri Dewi Ernawati Dewi Ernawati, Dewi Dewi Rokhanawati Dewi Rokhanawati, Dewi Dewi, Adinda Putri Sari Dheny Rohmatika Dhesi Ari Astuti, Dhesi Ari Dian Kusumaningtyas Dian Retnaningdiah, Dian Djaswadi Dasuki Djaswadi Dasuki Djaswadi Dasuki Djaswadi Dasuki Djaswadi Dasuki Dwi Ernawati Dwi Ernawati Dwi Hartati Eugenius Phyowai Ganap Gustiani, Ria Guterres, Ana Claudia da Costa H. Arbie, Putri Mayasari Hakimi, Moh. Handayani, sri Handayani, Sri Astuti Hanifah, Lilik Hartati, Dwi Herlin Fitriani Herlin Fitriani K. Hikmah Hikmah Ike Sri Wahyuni Isnaeni, Ely jayanti, ova Joaquim Pinto Khoirun Nisa, Putri Khulasoh, Khulasoh Kusuma, Nur Intan Luluk Rosida M. Hakimi Mamnuah, Mamnuah Mochamad Anwar Moniz, Maria De Fatima Mufdillah Mufdillah Mufdillah Mufdillah, Mufdillah Nelawati Radjamuda, Nelawati Nelli Yendena Ngaisah Tri Rahayu Noviana, Rita Nur'anisyah, Lisna Okta Zenita Siti Fatimah Ova Emilia ova jayanti Pramesti, Sekar Ajeng Pratiwi, Putu Irma Putri Lestari Putri Lestari Putri Lestari, Putri Putri Mayasari H. Arbie Rahayu, Ngaisah Tri Rahayu, Nova Avianti RAHAYU, WIDYA Rezka Zahra Humaira Ria Harnita Sari riansih, chici Sari, Ria Harnita Sartika, Dea Ayu Silvia Pratiwi Siti Bahiroh Siti Nurul Fadhilah Sari SITI YURIAH SN Nurul Makiyah Solechah, Mutiara Sri Handayani Sri Nabawiyati Nurul Makiyah Sri Ratna Ningsih, Sri Ratna Sri Ratnaningsih Sridaryanti, Menik Susilawati, Budi Tri Sunarsih Verina, Yuriska Wahyuni, Ike Sri Wantonoro Wantonoro, Wantonoro Wawan Febri Ramdani Yayi Suryo Prabandari Yayi Suryo Prabandari Yuliadia, Kartika Zahra Humaira, Rezka