Claim Missing Document
Check
Articles

Exploring Speaking Skills through the Experience-Based Contextual Hybrid Learning (EXCHIL) Model among English Education Students Dwi Nopiyadi; Lili Sururi Asipi; Mochamad Guntur; Indah Puspitaningsih; Angga Adi Saputra
Journal of General Education and Humanities Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v4i4.729

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of the EXCHIL Model (Experience-Based Contextual Hybrid Learning) in improving the speaking skills of students in the English Language Education Study Program at Institut Prima Bangsa. Using a convergent parallel mixed-methods design with a descriptive approach, the study involved 52 students. Quantitative data were obtained through questionnaires and pre-test–post-test scores, while qualitative data were collected from observations and in-depth interviews with three students. The main challenges identified were limited vocabulary, pronunciation difficulties, and speaking anxiety. Results showed a substantial improvement in students’ speaking performance, with the average pre-test score of 66.2 to 82.4 in the post-test. The score distribution also shifted positively, as more students achieved scores in the 75–85 range, while fewer scored below 70. Qualitative findings revealed enhanced fluency, confidence, and willingness to speak after the implementation of the model. These findings suggest that integrating experiential, contextual, and hybrid elements can foster student-centered language learning adaptable to diverse digital environments. Overall, the results highlight the potential of the EXCHIL Model for advancing 21st-century EFL pedagogy.
EFEKTIVITAS MODEL THINK-PAIR-SHARE (TPS) DAN JIGSAW BERBASIS SNOWBALL DRILLING UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR Isma Puja Larasati Larasati; Herisa Hardiyanti Sholeha; Mochamad Guntur
PERISKOP : Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): PERISKOP: Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Prima Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58660/4me5dr37

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) berbasis snowball drilling dan Jigsaw berbasis snowball drilling dalam meningkatkan kemandirian belajar matematika pada siswa sekolah dasar. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan quasi experiment tipe two group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga jumlah keseluruhan responden mencapai 120 orang. Instrumen penelitian meliputi angket kemandirian belajar matematika serta angket respon siswa terhadap kedua model pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui uji independent t-test dan perhitungan N-Gain. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik model TPS maupun Jigsaw berbasis snowball drilling memberikan pengaruh positif terhadap kemandirian belajar matematika, dengan nilai signifikansi 0,013 < 0,05. Meskipun hasil perhitungan N-Gain berada pada kategori rendah, jika ditinjau berdasarkan indikator, model TPS berbasis snowball drilling lebih mampu meningkatkan kemandirian belajar matematika dibandingkan model Jigsaw. Dengan demikian, keduanya terbukti efektif, tetapi model TPS memiliki keunggulan yang lebih besar dalam mendukung kemandirian belajar siswa.
EKSPLORASI MATHEMATICAL CONTENT DALAM PERSPEKTIF ETNOMATEMATIKA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA SISWA SEKOLAH DASAR Siti Musyarrofah; Mochamad Guntur
PERISKOP : Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): PERISKOP: Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Prima Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58660/jyts2m66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan mathematical content siswa sekolah dasar dalam perspektif etnomatematika Masjid Agung Sang Cipta Rasa. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi pemahaman siswa terhadap konsep, prosedur, dan simbol matematika melalui konteks budaya lokal pada pembelajaran bangun datar. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan design research eksploratif melibatkan 25 siswa kelas V SD di Kota Cirebon. Instrumen penelitian meliputi tes berpikir matematis, observasi, dan wawancara yang dianalisis melalui reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mampu menghubungkan bentuk bangun datar pada gapura Masjid Agung Sang Cipta Rasa dengan rumus luas dan keliling secara tepat, serta menunjukkan kemampuan memahami konsep dan simbol matematika secara bermakna. Penerapan pendekatan Creative Problem Solving (CPS) dan media lego membantu siswa berpikir reflektif dan kreatif dalam mengonstruksi ide geometris berdasarkan pengalaman nyata. Sebagian besar siswa berada pada kategori kemampuan sedang hingga tinggi, menunjukkan bahwa konteks budaya lokal dapat memperkuat hubungan antara konsep abstrak dan lingkungan konkret. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi etnomatematika Masjid Agung Sang Cipta Rasa, pendekatan CPS, dan media lego untuk mengembangkan mathematical content siswa. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran matematika berbasis budaya lokal mampu menciptakan pengalaman belajar yang kontekstual, kreatif, dan bermakna.
DINAMIKA INTERAKSI MODERASI GAYA BELAJAR TERHADAP MODEL 5E DAN MATHEMATICAL COMMUNICATION COMPETENCY: CONDITIONAL PROCESS ANALYSIS (CPA) Lusi Umayah; Mochamad Guntur; Ratri Nuryani Qudwatullathifah
PERISKOP : Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): PERISKOP: Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Prima Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58660/tfx49a08

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran 5E terhadap Mathematical Communication Competency (MCC) dengan Mathematics Anxiety (KM) sebagai mediator dan Learning Style (GB) sebagai moderator menggunakan pendekatan Model 8 Andrew F. Hayes. Penelitian dilakukan dengan desain true experimental posttest-only control group melibatkan 148 siswa sekolah dasar yang dipilih secara acak dari dua sekolah dasar negeri. Instrumen penelitian terdiri atas tes uraian MCC, angket kecemasan matematika, serta angket gaya belajar yang telah divalidasi melalui uji reliabilitas dan validitas konstruk. Analisis data dilakukan menggunakan PROCESS Macro Model 8 dengan bootstrapping 5000 sampel dan heteroskedasticity-consistent standard error. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar (GB) berperan sebagai moderator yang tidak signifikan dalam hubungan langsung antara Model 5E (M5E) dan kemampuan komunikasi matematika (MCC). Namun, pada jalur interaksi antara M5E dan KM, gaya belajar berpengaruh cukup signifikan dengan arah efek negatif (regulation effect). Hal ini menandakan bahwa pengaruh Model 5E terhadap hasil komunikasi matematis tidak bersifat universal, melainkan bergantung pada kesesuaian karakteristik gaya belajar siswa. Dengan kata lain, semakin selaras gaya belajar siswa dengan karakteristik aktivitas 5E, semakin optimal hasil pembelajaran yang dicapai. Secara teoritis, temuan ini memperkuat konsep constructivist learning yang menekankan pentingnya penyesuaian strategi pembelajaran dengan karakteristik individu peserta didik. Implikasi praktisnya menunjukkan bahwa penerapan model 5E akan lebih efektif jika guru mampu mengidentifikasi serta menyesuaikan pendekatan pembelajaran dengan gaya belajar dominan siswa di kelas. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan pembelajaran matematika yang berorientasi pada keseimbangan antara aspek kognitif dan afektif siswa.
Co-Authors Agusdianita, Neza Aldha Williyan Allen Marga Retta, Allen Marga Amara Salsabilla Andriani, Nining Angga Adi Saputra Aprilia Riyana Putri Arif Muchyidin Astuti Astuti Budiawan Budiawan Chaerul Rizki Diah Afrianti Rahayu Dian Puspitasari Dwi Nopiyadi Dwi Nopiyadi Elsa Damayanti Fauzah, Nunik Nur Rahmi Fiana, Fauziah Al Fitryarany, Della Frumensius B. Dole Fuji Kirani Gregorius Sebo Bito Hardiyanti Sholeha, Herisa Haryanti, Yuyun Dwi Hasanah, Dede Herisa Hardiyanti Sholeha Hidayatullah, Lukman Hakim Nur Ika Apriliani Putri Indah Puspitaningsih Intan Cawati Irma Sofiasyari Isma Puja Larasati Larasati Ismuwardani, Zakiyah Iwan Junaedi Junaedi I Kartono , Kurniawati, Ike Kustiono Kustiono Lani Robyyani Lili Sururi Asipi Lili Sururi Asipi Lusi Umayah Lusi Umayah Mochammad Agri Triansyah Monica Astriyanti Sukardi Munifah, Afra Musyarrofah, Siti Ningsih, Nur Indah Septia Nining Sariyyah Nur Indah Septia Ningsih Nur Indah Septia Ningsih Nur Syah Lukiyah, Nonih Puja Windari Puspitaningsih, Indah Putri Banyu Suryani Putri Febigyo, Anasya Qudwatullathifah, Ratri Nuryani Qudwatullatifah, Ratri Nuryani Ratri Nuryani Qudwatullathifah Ratri Nuryani Qudwatullathifah Ratri Nuryani Qudwatullathifah Risma Nurlatifah Riyanti Riyanti Riyanti Riyanti Rosalina, Utami Sahronih, Siti Saputra, Angga Adi Shofiyul Annisa Sholeha, Herisa Hardiyanti Sinta Sari Siregar, Pariang Sonag Sirniawati Sirniawati Siti Musyarrofah Siti Musyarrofah Sri Maharani Tia Nur Istianah Uni Maelani Widodo Winarso Zaenuri Zaenuri Zakiyah Ismuwardani Zakiyah Ismuwardani