Claim Missing Document
Check
Articles

DEVELOPMENT OF AR-COMIC DIGITAL BOOK BASED ON PANCASILA STUDENT PROFILE TO ENHANCE LEARNING INDEPENDENCE Nugraha, Tria Aditia; Ismuwardani, Zakiyah; Guntur, Mochamad; Safitri, Hilda; Maharani, Amanda
Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Number 1 (January 2026)
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jpm.v7i1.6777

Abstract

This study aims to develop an Augmented Reality-Comic Digital Book based on the Pancasila Student Profile to enhance learning independence. The research employs the Research and Development (R&D) methodology, utilizing the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The R&D process involves expert validation and effectiveness testing, using questionnaires and an independent sample t-test with 51 fifth-grade students. The findings indicate that the media is classified within the "very feasible" category, with a material percentage of 93.75% and a media percentage of 91.67%. The novelty of this research lies in the integration of augmented reality technology, digital comics, and the value of the Pancasila Student Profile in one interactive and fun learning product. The findings of this study suggest that the AR-Comic Digital Book has the potential to serve as an innovative media alternative, with the capacity to enhance students' independent character and improve the quality of learning. The AR-Comic Digital Book has been developed to support learning independence and align with the demands of the Merdeka Curriculum, which emphasizes character-based learning and technology.
EFEKTIVITAS MODEL THINK-PAIR-SHARE (TPS) DAN JIGSAW BERBASIS SNOWBALL DRILLING UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR Larasati, Isma Puja Larasati; Herisa Hardiyanti Sholeha; Mochamad Guntur
PERISKOP : Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): PERISKOP: Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Pendidikan dan Bahasa Invada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58660/4me5dr37

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) berbasis snowball drilling dan Jigsaw berbasis snowball drilling dalam meningkatkan kemandirian belajar matematika pada siswa sekolah dasar. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan quasi experiment tipe two group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga jumlah keseluruhan responden mencapai 120 orang. Instrumen penelitian meliputi angket kemandirian belajar matematika serta angket respon siswa terhadap kedua model pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui uji independent t-test dan perhitungan N-Gain. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik model TPS maupun Jigsaw berbasis snowball drilling memberikan pengaruh positif terhadap kemandirian belajar matematika, dengan nilai signifikansi 0,013 < 0,05. Meskipun hasil perhitungan N-Gain berada pada kategori rendah, jika ditinjau berdasarkan indikator, model TPS berbasis snowball drilling lebih mampu meningkatkan kemandirian belajar matematika dibandingkan model Jigsaw. Dengan demikian, keduanya terbukti efektif, tetapi model TPS memiliki keunggulan yang lebih besar dalam mendukung kemandirian belajar siswa.
EKSPLORASI MATHEMATICAL CONTENT DALAM PERSPEKTIF ETNOMATEMATIKA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA SISWA SEKOLAH DASAR Siti Musyarrofah; Mochamad Guntur
PERISKOP : Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): PERISKOP: Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Pendidikan dan Bahasa Invada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58660/jyts2m66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan mathematical content siswa sekolah dasar dalam perspektif etnomatematika Masjid Agung Sang Cipta Rasa. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi pemahaman siswa terhadap konsep, prosedur, dan simbol matematika melalui konteks budaya lokal pada pembelajaran bangun datar. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan design research eksploratif melibatkan 25 siswa kelas V SD di Kota Cirebon. Instrumen penelitian meliputi tes berpikir matematis, observasi, dan wawancara yang dianalisis melalui reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mampu menghubungkan bentuk bangun datar pada gapura Masjid Agung Sang Cipta Rasa dengan rumus luas dan keliling secara tepat, serta menunjukkan kemampuan memahami konsep dan simbol matematika secara bermakna. Penerapan pendekatan Creative Problem Solving (CPS) dan media lego membantu siswa berpikir reflektif dan kreatif dalam mengonstruksi ide geometris berdasarkan pengalaman nyata. Sebagian besar siswa berada pada kategori kemampuan sedang hingga tinggi, menunjukkan bahwa konteks budaya lokal dapat memperkuat hubungan antara konsep abstrak dan lingkungan konkret. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi etnomatematika Masjid Agung Sang Cipta Rasa, pendekatan CPS, dan media lego untuk mengembangkan mathematical content siswa. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran matematika berbasis budaya lokal mampu menciptakan pengalaman belajar yang kontekstual, kreatif, dan bermakna.
PENGARUH MODEL ETHNO-RME UNTUK MENINGKATKAN HOTS DAN SELF-EFFICACY SISWA SEKOLAH DASAR Monica Astriyanti Sukardi; Ratri Nuryani Qudwatullathifah; Mochamad Guntur
PERISKOP : Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): PERISKOP: Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Pendidikan dan Bahasa Invada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58660/g5gn2y97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata hasil tes dan angket siswa setelah penerapan model pembelajaran Ethno-RME berbasis miniatur rumah adat. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 159 siswa sekolah dasar dari lima sekolah di Kecamatan Kesambi. Instrumen penelitian berupa tes dan angket yang diberikan pada tahap pretest dan posttest untuk memperoleh data hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai tes maupun angket setelah perlakuan. Rata-rata hasil tes pada tahap pretest adalah 22,38 dengan standar deviasi 4,059, sedangkan pada tahap posttest meningkat menjadi 33,05 dengan standar deviasi 4,309. Sementara itu, hasil angket menunjukkan rata-rata 35,77 dengan standar deviasi 4,191 pada tahap awal, dan meningkat menjadi 49,01 dengan standar deviasi 5,172 pada tahap akhir. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara pretest dan posttest. Berdasarkan temuan ini, penerapan model pembelajaran Ethno-RME dengan menggunakan miniatur rumah adat sebagai media mampu memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa. Model ini tidak hanya menekankan pada pemahaman materi, tetapi juga menghadirkan unsur budaya lokal yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Dengan demikian, penerapan Ethno-RME dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran di sekolah dasar untuk mendorong hasil belajar yang lebih baik serta menumbuhkan keterhubungan siswa dengan kearifan budaya setempat.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DENGAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI DAN  KEBIASAANBERPIKIR MATEMATIS SISWA SD  Sinta Sari; Mochamad Guntur; Herisa Hardiyanti Sholeha
PERISKOP : Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): PERISKOP: Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Pendidikan dan Bahasa Invada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58660/xr5hvg51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model  pemelajaran Project Based Learning terhadap kemampuan koneksi dan kebiasaan berpikir. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis pre-eksperimen, menggunakan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian mencakup siswa kelas V dari SD Negeri 1 Klayan dan SD Negeri 1 Adi Dharma, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui angket pretest dan posttest untuk mengukur kebiasaan berpikir dan koneksi matematis, serta angket respon siswa terhadap model  PjBL. Seluruh instrumen telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji regresi berganda untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran PjBL terhadap peningkatan koneksi matematis dan kebiasaan berpikir siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari penerapan  model pembelajaran tersebut dalam meningkatkan kemampuan koneksi matematis dan kebiasaan berpikir siswa SD. Dengan demikian model PjBL efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan pemahaman matematis siswa sekolah dasar.
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING DITINJAU DARI GAYA BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR Uni Maelani; Zakiyah Ismuwardani; Mochamad Guntur
PERISKOP : Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): PERISKOP: Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Pendidikan dan Bahasa Invada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58660/hz1v0269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model project based leraning ditinjau dari gaya belajar terhadap kemampuan literasi siswa kelas IV SD sekecamatan jamblang dalam 1 Gugus yaitu SDN 1 Wangunharja, SDN 2 Wangunharja, SDN 1 Sitiwinangun, SDN 2 Sitiwinangun, SDN 3 Sitiwinangun, SDN 1 Bojong Wetan, SDN 2 Bojong Wetan, SDN 3 Bojong Wetan. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV sekolah dasar yang berjumlah 240 siswa. Instrumen penelitian terdiri dari angket gaya belajar, dan tes literasi soal pilihan ganda pretest dan posttest. Pengumpulan data dilakukan sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran PjBL. Analisis data mencakup uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, dan uji regresi linear sederhana serta uji t paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memenuhi asumsi normalitas dan homogenitas yaitu >0,05. Dari nilai-nilai hasil perhitungan deskriptive statatistic maupun uji hipotesis uji regresi linear sederhana dan uji t paired sample t-test, adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest-posttest kemampuan literasi siswa, dengan tingkat kemampuan literasi siswa pada saat pretest yang sebelumnya rata-rata 42,88 dan nilai posttest yaitu rata-rata 76,33. Berdasarkan uji hipotesis hasil signifikansi adalah 0,000 (<0,05), maka Ho ditolak, Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran tersebut mampu meningkatkan kemampuan literasi siswa sangat signifikan.
DINAMIKA INTERAKSI MODERASI GAYA BELAJAR TERHADAP MODEL 5E DAN MATHEMATICAL COMMUNICATION COMPETENCY: CONDITIONAL PROCESS ANALYSIS (CPA) Lusi Umayah; Mochamad Guntur; Ratri Nuryani Qudwatullathifah
PERISKOP : Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): PERISKOP: Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Pendidikan dan Bahasa Invada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58660/tfx49a08

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran 5E terhadap Mathematical Communication Competency (MCC) dengan Mathematics Anxiety (KM) sebagai mediator dan Learning Style (GB) sebagai moderator menggunakan pendekatan Model 8 Andrew F. Hayes. Penelitian dilakukan dengan desain true experimental posttest-only control group melibatkan 148 siswa sekolah dasar yang dipilih secara acak dari dua sekolah dasar negeri. Instrumen penelitian terdiri atas tes uraian MCC, angket kecemasan matematika, serta angket gaya belajar yang telah divalidasi melalui uji reliabilitas dan validitas konstruk. Analisis data dilakukan menggunakan PROCESS Macro Model 8 dengan bootstrapping 5000 sampel dan heteroskedasticity-consistent standard error. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar (GB) berperan sebagai moderator yang tidak signifikan dalam hubungan langsung antara Model 5E (M5E) dan kemampuan komunikasi matematika (MCC). Namun, pada jalur interaksi antara M5E dan KM, gaya belajar berpengaruh cukup signifikan dengan arah efek negatif (regulation effect). Hal ini menandakan bahwa pengaruh Model 5E terhadap hasil komunikasi matematis tidak bersifat universal, melainkan bergantung pada kesesuaian karakteristik gaya belajar siswa. Dengan kata lain, semakin selaras gaya belajar siswa dengan karakteristik aktivitas 5E, semakin optimal hasil pembelajaran yang dicapai. Secara teoritis, temuan ini memperkuat konsep constructivist learning yang menekankan pentingnya penyesuaian strategi pembelajaran dengan karakteristik individu peserta didik. Implikasi praktisnya menunjukkan bahwa penerapan model 5E akan lebih efektif jika guru mampu mengidentifikasi serta menyesuaikan pendekatan pembelajaran dengan gaya belajar dominan siswa di kelas. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan pembelajaran matematika yang berorientasi pada keseimbangan antara aspek kognitif dan afektif siswa.
Efektivitas Handout dengan Model Pembelajaran Osborn terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Ike Kurniawati; Irma Sofiasyari; Mochamad Guntur
Widya Accarya Vol. 14 No. 2 (2023): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.14.2.1468.194-198

Abstract

Pembelajaran matematika yang masih cenderung teacher centered dalam proses pembelajaran yang dilakukan di kelas, serta siswa dibiarkan puas dengan hanya mengerjakan soal-soal rutin. Tujuan penelitian, yaitu untuk mengetahui efektivitas penerapan bahan ajar cetak handout dengan model obsorn terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan nonequivalent control group design. Populasi yang digunakan adalah kelas IV SD Negeri Bendan Ngisor. Subjek penelitian ini kelas IV A sebagai kelas eksperimen dengan 23 siswa dan kelas IV B sebagai kelas kontrol dengan 25 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik purposive sampling. Adapun teknik analisis data penelitian ini yaitu menggunakan Uji Independent T test. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu menunjukan bahwa pembelajaran yang menggunakan handout dengan model pembelajaran obsern efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, hasil perhitungan diperoleh ?ℎ????? = 2,57, dengan ?=5%, ?? = 46 diperoleh ?????? = 2,02. Karena ?ℎ????? > ?????? rata-rata hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan handout dengan model pembelajaran osborn lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran osborn tanpa handout dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa, hal tersebut ditunjukan juga dengan nilai N-Gain yang diperoleh eksperimen lebih tinggi kontrol. Peningkatan kelas eksperimen memperoleh nilai Gain yaitu 0,50 dengan kategori tinggi dan kelas kontrol memperoleh nilai Gain 0,17 dengan kategori rendah. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa siswa yang menggunakan handout dengan model pembelajaran osborn lebih efektif
Analysis of Students' Critical Thinking Patterns on Critical Thinking Ability: The Case of Elementary School Mochamad Guntur; Herisa Hardiyanti Sholeha; Ike Kurniawati; Astuti
Widya Accarya Vol. 14 No. 2 (2023): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.14.2.1469.199-210

Abstract

This study aimed at comprehensively analyzing critical thinking patterns in elementary school students through the Grounded Theory method. The design used was a case study. This study involved 25 fourth grade students at Kedung Krisik Elementary School, Cirebon City. Data collection was carried out through critical thinking math test questions; and interviews between researchers and students after completing the test questions. The analysis process was carried out by giving tests to students. The results of this study reveals that students' critical thinking skills in mathematics at the elementary school are divided into three categories, namely CTA 3, CTA 2, and CTA 1. It could be seen that critical thinking skills in mathematics can be improved by practicing working on questions related to mathematics learning, especially in the form of contextual questions. The Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal (CTA) critical thinking assessment models could be applied to measure critical thinking skills themselves.
Co-Authors Agusdianita, Neza Aldha Williyan Allen Marga Retta, Allen Marga Amara Salsabilla Andriani, Nining Aprilia Riyana Putri Arif Muchyidin Asipi, Lili Sururi Astuti Astuti Budiawan Budiawan Chaerul Rizki Dewi, Sinta Maria Diah Afrianti Rahayu Dian Puspitasari Dwi Nopiyadi Elsa Damayanti Fauzah, Nunik Nur Rahmi Fiana, Fauziah Al Fitryarany, Della Frumensius B. Dole Fuji Kirani Gregorius Sebo Bito Hardiyanti Sholeha, Herisa Haryanti, Yuyun Dwi Hasanah, Dede Hidayatullah, Lukman Hakim Nur Hilda Safitri Ika Apriliani Putri Intan Cawati Irma Sofiasyari Ismuwardani, Zakiyah Iwan junaedi Junaedi I Kartono , Kurniawati, Ike Kustiono Kustiono Lani Robyyani Larasati, Isma Puja Larasati Lili Sururi Asipi Lusi Umayah Maharani, Amanda Mahpudin Mahpudin Mochammad Agri Triansyah Mohamad Syarif Sumantri Monica Astriyanti Sukardi Muhammad Ilyas Munifah, Afra Musyarrofah, Siti Ningsih, Nur Indah Septia Nining Sariyyah Nugraha, Tria Aditia Nur Indah Septia Ningsih Nur Indah Septia Ningsih Nur Syah Lukiyah, Nonih Nurhadiansyah, Lutvi Puja Windari Puspitaningsih, Indah Putri Banyu Suryani Putri Febigyo, Anasya Qudwatullathifah, Ratri Nuryani Qudwatullatifah, Ratri Nuryani Ratri Nuryani Qudwatullathifah Ratri Nuryani Qudwatullathifah Risma Nurlatifah Riyanti Riyanti Riyanti Riyanti Rosalina, Utami Sahronih, Siti Salsabilla, Amara Santika, Okeu Saputra, Angga Adi Shahat, Salah Shofiyul Annisa Sholeha, Herisa Hardiyanti Sinta Sari Siregar, Pariang Sonag Sirniawati Sirniawati Siti Musyarrofah Siti Musyarrofah Sri Maharani Sulaeman, Naufal Fida Tia Nur Istianah Uni Maelani Widodo Winarso Zaenuri Zaenuri Zakiyah Ismuwardani Zakiyah Ismuwardani