Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Persepsi Mahasiswa terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia yang Efektif dalam Presentasi dan Diskusi Mata Kuliah Kimia Anisa Lusiana Rajagukguk; Jesyca Stevani; Enjelika Christin Nainggolan; Nurul Aulia; Mizanul Marhamah Zulwarman; Nurul Azizah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa merupakan sarana utama dalam komunikasi akademik yang berfungsi untuk menyampaikan informasi, pengetahuan, gagasan, dan hasil pemikiran secara efektif. Dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi, kemampuan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar menjadi salah satu faktor yang mendukung keberhasilan komunikasi antara pemateri dan peserta diskusi. Pada mata kuliah kimia, penggunaan Bahasa Indonesia yang efektif memiliki peran yang sangat penting karena materi yang dipelajari mengandung berbagai konsep abstrak, istilah ilmiah, simbol, dan representasi kimia yang memerlukan penjelasan secara jelas dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap penggunaan Bahasa Indonesia yang efektif dalam kegiatan presentasi dan diskusi mata kuliah kimia. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan instrumen berupa kuesioner yang disebarkan melalui Google Form kepada delapan mahasiswa Program Studi Kimia dan Pendidikan Kimia angkatan 2024. Instrumen penelitian terdiri atas lima belas pernyataan yang diukur menggunakan skala Likert tujuh tingkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator memperoleh tanggapan positif dengan skor rata-rata berkisar antara 1,50–3,13. Indikator dengan nilai tertinggi terdapat pada pernyataan bahwa kejelasan bahasa membantu memahami materi kimia dan membuat diskusi lebih terarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia yang efektif mampu meningkatkan pemahaman konsep, memperlancar proses diskusi, meningkatkan kepercayaan diri pemateri, serta mengurangi kesalahpahaman selama pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan Bahasa Indonesia yang efektif merupakan salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan pembelajaran kimia di perguruan tinggi
Akurasi Kecerdasan Buatan dalam Mendeteksi Kesalahan Sitasi pada Artikel Ilmiah Esa Peggy Nerida Manurung; Jhon Roger Sitohang; Rizkita Ridearni Sebayang; Ruth Angel Manurung; Nurul Azizah
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 7, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/bahtra.v7i1.1045

Abstract

Kesalahan sitasi masih sering ditemukan dalam artikel ilmiah dan berdampak pada penurunan kredibilitas penulis serta kualitas publikasi. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) membuka peluang untuk mendeteksi kesalahan tersebut secara otomatis. Artikel ini bertujuan mengkaji seberapa akurat AI dalam mendeteksi kesalahan sitasi berdasarkan studi pustaka dari berbagai literatur. Sumber data berupa artikel jurnal, buku, dan laporan penelitian yang relevan dengan topik. Pembahasan mencakup jenis-jenis kesalahan sitasi, cara kerja AI mendeteksinya, kelebihan dan kekurangan AI, serta faktor-faktor yang mempengaruhi akurasinya. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI cukup akurat untuk mendeteksi kesalahan format dan inkonsistensi, tetapi masih lemah dalam memverifikasi sumber tidak valid dan memahami konteks kutipan. Akurasi AI dipengaruhi oleh kualitas data latih, jenis kesalahan, dan bahasa artikel. Posisi ideal AI adalah sebagai alat bantu bagi penulis dan editor, bukan pengganti verifikasi manual. Kombinasi antara AI dan validasi manusia merupakan pendekatan terbaik untuk menjaga kualitas sitasi dalam artikel ilmiah.
Invansi Slang: Standarisasi Kosa Kata Baru Dalam Penyusunan Kamus Bahasa Kontemporer Putri Anggini; Mega Kristina Purba; Puan Annisa Pane; Revayani Sagala; Naima Azmi Hutagalung; Nurul Azizah
Jurnal Pendidikan Amartha Vol. 5 No. 1 (2025): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jpa.v5i1.8112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena invasi bahasa gaul dalam bahasa Indonesia kontemporer dan penerapannya pada penyusunan kamus modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa pemahaman bahasa gaul dari media sosial seperti TikTok dan Instagram, didukung oleh tinjauan literatur ilmiah. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan studi pustaka, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menilai frekuensi, pergeseran makna, dan kelayakan pemahaman dalam proses standardisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa gaul berkembang pesat melalui singkatan, akronim, penyerapan tunggal, dan perubahan semantik, dan beberapa pengetahuan ilmiah berpotensi untuk dimasukkan dalam kamus resmi karena penggunaannya yang luas dan maknanya yang stabil. Oleh karena itu, penyusunan kamus kontemporer membutuhkan pendekatan berbasis korpus adaptif untuk menjaga integritas bahasa standar sekaligus responsif terhadap dinamika bahasa digital.
Pendampingan Modul Ajar Adaptif Dan Implementasi Smart Assessment Berbasis AI (Artificial Intelligence) Bagi Guru SMP Negeri 3 Medan Ika Febriana; Nurul Azizah; Rosmaini
Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/inisiatif.v5i1.794

Abstract

This community service activity aims to improve teachers' competence in compiling adaptive teaching modules and implementing Artificial Intelligence (AI)-based smart assessments for teachers of SMP Negeri 3 Medan. The problems faced by the partners include the limited competence of teachers in developing adaptive teaching modules based on differential learning and the Independent Curriculum, learning assessments that are still carried out conventionally, limited digital literacy and teachers' social readiness in utilizing AI technology, and the lack of innovation and collaboration based on digital technology in the school environment. Service activities are carried out with a participatory method through five stages, namely program socialization, training, application of learning technology, mentoring and evaluation, and program sustainability. This service activity was attended by 23 teachers of SMP Negeri 3 Medan. Training and mentoring are carried out by utilizing the Tegur application in the preparation of adaptive teaching modules and AI-based assessments. The results of the activity showed that there was an increase in teachers' understanding and skills in developing differential learning tools, conducting AI-based digital assessments, and utilizing technology to support more effective and data-based learning. Achievement indicators can be seen from the participants' activeness in asking questions and discussing, the teacher's ability to compile modules, and the use of AI applications in assessments. In addition, this activity also increases digital literacy, culture of enthusiasm, and teachers' readiness to face digital education transformation. Thus, this activity has positive implications for teachers' readiness to utilize AI technology and implement adaptive learning in schools.
KETEPATAN PENGGUNAAN SITASI DALAM ARTIKEL ILMIAH Muthia Ayyuni Helmi; Djogi Hot Jonathan Siburian; Triaviranda; Wanti Br Hombing; Thomas Manurung; Nurul Azizah
Jurnal Lazuardi Vol 9 No 2 (2026): Vol 9 No 2 (2026): JURNAL LAZUARDI EDISI XXI BULAN JUNI
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol9.Iss2.470

Abstract

Accurate citation is an important element in scientific writing because it relates to academic integrity, source transparency, and the credibility of a scientific work. This study aims to identify various forms of citation errors found in scientific articles and explain their impact on the academic quality of writing. The research method used is a qualitative approach with a literature review type of research. The research data was obtained from several scientific articles in the fields of education and Indonesian language published in the last five to ten years. The data collection technique was carried out through documentation studies, while data analysis used content analysis techniques, which included data reduction, categorization, interpretation, and descriptive data presentation. The results of the study show that there are still various errors in the use of citations in scientific articles, including errors in the format of citation writing, inconsistencies between quotations in the text and the bibliography, references that cannot be found, and quotations that are not relevant to the content of the discussion.
ANALISIS KETEPATAN PENGGUNAAN ISTILAH SERAPAN DALAM LAPORAN PRAKTIKUM MAHASISWA KIMIA BERDASARKAN KBBI DAN KAIDAH EJAAN BAHASA INDONESIA Amelia Putri; Habsyah Nabila Putri; Nabila Munjiah; Tien Tessalonika Manalu; Nurul Azizah
Jurnal Vokatif: Pendidikan Bahasa, Kebahasaan, dan Sastra Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/vokatif.v3i2.5329

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan ketepatan penggunaan istilah serapan dalam laporan praktikum mahasiswa kimia berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan kaidah ejaan bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Sumber data berupa 32 laporan praktikum mahasiswa pada mata kuliah Praktikum Kimia Logam Utama/Kimia Anorganik II. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan teknik catat, kemudian diklasifikasikan berdasarkan bentuk baku dan varian ketidaktepatan istilah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 1.164 pemakaian istilah serapan yang ditelaah, 490 pemakaian atau 42,10% telah sesuai dengan bentuk baku, sedangkan 674 pemakaian atau 57,90% berupa varian ketidaktepatan. Varian tersebut mencakup tiga kategori, yaitu nama unsur, senyawa, dan bahan kimia; peralatan dan instrumen laboratorium; serta proses, metode, dan reaksi kimia. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan istilah serapan dalam laporan praktikum mahasiswa tidak sepenuhnya keliru, tetapi masih memperlihatkan variasi ketidaktepatan pada sebagian pemakaian istilah, terutama pada aspek ejaan, padanan istilah, dan konsistensi notasi ilmiah.
Analisis Kesadaran Generasi Z terhadap Pentingnya Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan dan Identitas Nasional: Kajian Literatur Diva Febrina Samosir; Nazuwa Salsabila; Rika Anggraini; Putri Jessica Sihombing; Suryani Nainggolan; Nurul Azizah; Rizky Agassy Sihombing
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7459

Abstract

Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan identitas nasional menghadapi berbagai tantangan di era digital, terutama akibat meningkatnya pengaruh globalisasi dan intensitas penggunaan media sosial di kalangan Generasi Z. Fenomena tersebut mendorong berkembangnya penggunaan bahasa gaul, singkatan, serta campuran bahasa asing yang semakin dominan dalam komunikasi sehari-hari. Kondisi ini berpotensi memengaruhi kemampuan berbahasa sesuai kaidah serta melemahkan pemaknaan Bahasa Indonesia sebagai simbol persatuan bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesadaran Generasi Z terhadap pentingnya Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan identitas nasional melalui pendekatan kajian literatur. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah yang relevan, termasuk artikel, jurnal, dan publikasi akademik terkait penggunaan bahasa, identitas nasional, serta perilaku komunikasi Generasi Z. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun penggunaan bahasa gaul dan campuran bahasa asing semakin berkembang dalam ruang digital, Generasi Z pada umumnya masih memahami dan mengakui peran strategis Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi dalam pendidikan, pemerintahan, serta kehidupan sosial masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa diperlukan upaya sistematis dari institusi pendidikan, pemerintah, dan masyarakat untuk memperkuat kesadaran berbahasa agar eksistensi Bahasa Indonesia tetap terjaga sebagai simbol persatuan dan identitas nasional di tengah arus globalisasi.
Analisis Struktur Kebahasaan Artikel Ilmiah Biologi Berbahasa Indonesia : Kajian Literatur Septi Triana Harefa; Tasya Putri Mulana Sianturi; Nurhafni; Osyandra Yumnaries; Nurul Azizah; Rizky Agassy Sihombing
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7504

Abstract

Bahasa Indonesia memiliki peran penting sebagai media komunikasi ilmiah dalam publikasi akademik, termasuk pada artikel ilmiah biologi. Namun, peningkatan jumlah publikasi ilmiah di Indonesia belum sepenuhnya diikuti oleh kualitas kebahasaan yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur kebahasaan artikel ilmiah biologi berbahasa Indonesia melalui pendekatan kajian literatur (literature review). Fokus penelitian diarahkan pada penggunaan kalimat efektif, istilah ilmiah, nomenklatur Latin, istilah serapan, serta kesesuaian penulisan dengan kaidah bahasa Indonesia baku. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif analitis dengan teknik analisis isi (content analysis) melalui tahapan pengumpulan literatur, pembacaan intensif, identifikasi unsur kebahasaan, pengategorian data, dan penarikan simpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa artikel ilmiah biologi berbahasa Indonesia memiliki karakteristik kebahasaan yang khas, meliputi dominasi istilah ilmiah, frasa nominal kompleks, kalimat pasif, dan nomenklatur Latin sebagai penanda objektivitas ilmiah. Selain itu, masih ditemukan penyimpangan kebahasaan pada aspek ejaan, efektivitas kalimat, dan penggunaan istilah asing. Struktur kebahasaan terbukti berperan penting dalam meningkatkan kualitas, keterbacaan, dan kredibilitas artikel ilmiah biologi.
Analisis Isi Bahasa Persuasif pada Konten Influencer Skincare dalam Menjelaskan Kandungan Kimia Produk di TikTok Yusrah Tri Adzriani; Anggun Irwanda Sinaga; Lengsinta Debora Pasaribu; Fajha Adinda Yahya; Nurul Azizah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola komunikasi informasi skincare dari sumber profesional menuju komunikasi digital yang semakin dipengaruhi oleh peran influencer. TikTok menjadi salah satu platform yang banyak digunakan untuk menyampaikan informasi mengenai kandungan kimia produk perawatan kulit melalui bahasa yang sederhana, komunikatif, dan persuasif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk bahasa persuasif yang digunakan influencer skincare dalam menjelaskan kandungan kimia produk di TikTok, mengidentifikasi pola penyampaian informasi bahan aktif, serta mendeskripsikan strategi komunikasi yang digunakan dalam konten skincare digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis isi (content analysis). Data penelitian berupa 30 video TikTok influencer skincare Indonesia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, observasi non-partisipatif, dan transkripsi komunikasi verbal terkait penjelasan kandungan skincare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bahasa persuasif yang dominan meliputi klaim manfaat produk (36,9%), penekanan terhadap permasalahan kulit (26,1%), penyederhanaan istilah ilmiah (21,6%), dan kalimat rekomendasi penggunaan (15,4%). Selain itu, influencer cenderung menggunakan pendekatan simplifikasi ilmiah berbasis manfaat praktis, di mana kandungan aktif seperti niacinamide, retinol, salicylic acid, dan hyaluronic acid lebih banyak dijelaskan melalui manfaat penggunaan dibandingkan mekanisme ilmiah secara mendalam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi influencer skincare di TikTok merepresentasikan pertemuan antara fungsi edukatif, praktik persuasi, dan komunikasi pemasaran digital.
Analisis Kesalahan Bahasa Indonesia dalam Penulisan Artikel Ilmiah Kimia serta Pengaruhnya terhadap Kejelasan Informasi Ilmiah Anggun Dwi Rahayu; Evelyn Monica; Melpa Nanda Sari Manullang; Mira Simamora; Naya Agustina Zendrato; Nurul Azizah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan bahasa Indonesia dalam artikel ilmiah, khususnya di bidang kimia, memegang peranan penting dalam penyampaian informasi penelitian secara jelas dan akurat. Penelitian ini bertujuan menganalisis jenis-jenis kesalahan bahasa Indonesia yang paling sering ditemukan dalam artikel ilmiah kimia dan pengaruhnya terhadap kejelasan informasi ilmiah. Penelitian menggunakan metode survei deskriptif dengan 37 responden yang terdiri dari mahasiswa Kimia dan Pendidikan Kimia. Pengumpulan data dilakukan melalui angket Google Form dan dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang paling dominan adalah penggunaan kata tidak baku (81,1%), ketidaktepatan istilah ilmiah (67,6%), kesalahan ejaan (67,6%), dan struktur kalimat terlalu panjang (56,8%). Sebagian besar responden (62,2%) setuju bahwa kesalahan bahasa memengaruhi pemahaman mereka terhadap konsep kimia, dan 67,6% menyatakan bahwa kesalahan bahasa mengurangi kredibilitas artikel ilmiah. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kualitas bahasa Indonesia dalam penulisan artikel ilmiah kimia melalui penerapan kaidah bahasa baku, penggunaan istilah ilmiah yang konsisten, dan proses proofreading yang ketat sebelum publikasi.
Co-Authors Adetha Sari Manik Agatha Olivia Purba Agnes Angelina Simanullang Alda Khafifah Ritonga Amelia Putri Anggi Nur Febriani Anggun Dwi Rahayu Anggun Irwanda Sinaga Anisa Lusiana Rajagukguk Apri Ulita Arnila Pili Auji Khalizah Azirnic Sahra Aziziah Salsabilah Baherianta Tarigan Bunga Sapitri Carnila Aritonang Cecillia Simanjuntak Chintya Bella Hutabarat Chriss albert Tanjung Chyntia Anne Napitupulu Cisita Azahra Desclaudia Silaban Dian Safira Diana Elfrida Marpaung Diva Febrina Samosir Djogi Hot Jonathan Siburian Donna Beata Felisitas Marbun Eka Nababan Elvi Silvi Yanti Pulungan Enjelika Christin Nainggolan Erika Cyntia P Silitonga Esa Peggy Nerida Manurung Evelyn Monica Evita Flora Pinem Fadhilatul Ulya Br Pinem Fajha Adinda Yahya Fatricya Handayani Fenny Yuliani Pasaribu Firza Mutia Friclia Dhea Lova Siagian Gabriella Kembaren Grace Angel Sirait Habsyah Nabila Putri Hafiza Mulia Hana E.P.F Siregar Hoirina Pulungan Ika Febriana Intan Maharani Daulay Istika Dara Amalina Jenni Romauli Tamba Jeonery Benediktus Sembiring Jesyca Stevani Jhon Roger Sitohang Jihan Anisah Kezia Novelinda Napitu Krismis Nataluya Sinuraya Lainunah Hasibuan Latipa Anum Lubis Lengsinta Debora Pasaribu Lorens Doni Atasoge Lorenza Medolu Waruwu Lutfiah Lutfiah Mega Kristina Purba Melani Purba Melpa Nanda Sari Manullang Mieke A Siburian Mika Hutasoit, Mira Simamora Mizanul Marhamah Zulwarman Muhammad Fadhil Romadhon Muhammad Haris Fadillah Situmorang Muthia Ayyuni Helmi Nabila Munjiah Nadifa Syalaisha Naima Azmi Hutagalung Najwa Putri Shalihah Nanda Claudia Pardede Naya Agustina Zendrato Nazuwa Salsabila Nia Cristina Simalango Nisa Armalia Nisa Silvani Nora Lidwina Situmorang Nurhafni Nurul Aisyah Syahkila Nurul Aulia Nurul Dwi Dara Aulia Nurul Zahra Sinaga Osyandra Yumnaries Puan Annisa Pane Putri Anggini Putri Jessica Sihombing Qania Azmi Rahmansyah Regita Eka Ristia Sitorus Rerra Vinesa Simanjuntak Revayani Sagala Rika Anggraini Rio Hamonangan Sipahutar Rizkita Ridearni Sebayang Rizky Agassy Sihombing Romi Dihardi Purba Rosmaini Ruth Angel Manurung Sabrina Sabrina Safira Ayesha Ismaidini Salsabila Hanifah Samuel Simamora Sani Hutabarat Selvia Priska Pasaribu Septi Triana Harefa Sesilia Anju Chrystina Tamba Silfani Hulu Silva Sion Katarina Situmorang Sri Syahputri Suryani Nainggolan Taestin Siboro Tasya A Saragi Tasya Irene Pandiangan Tasya Putri Mulana Sianturi Thomas Manurung Tia Maharani Tiara A. Banjarnahor Tien Tessalonika Manalu Tina Arsita Siregar Tivani Aurel Triaviranda Trides Mayora Hutasoit Trisnawati Hutagalun Trisnawati Hutagalung Vanny .T. Sitorus Veronika Tumanggor Wanda Suci Ramadani Hasibuan Wanti Br Hombing Yesna Enika Lingga Yosefa T D Situmorang Yulinda Saragih Yusrah Tri Adzriani Zahira Salsabila Zahrawani Dwiyarno Zaskia Ananta