Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Tingkat Stress Dengan Status Glikemik Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Wirayudah; Ainul Yaqin Salam; Nafolion Nur Rahmat
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres dapat memperburuk kondisi pasien diabetes mellitus tipe2 dengan meningkatkan kadar glukosa. Status Glikemik sendiri merupakan suatu kondisi yang menunjukkan kadar gula darah seseorang sebagai salah satu indikator kesehatan individu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan status glikemik pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Jenis penelitian ini analitik korelasi dengan desain studi cross sectional. Lokasi penelitian di desa Krampilan Besuk Probolinggo. Populasi penelitian ini semua penderita diabetes mellitus tipe 2 di desa Krampilan sebanyak 80 orang. Pengambilan sample penelitian ini menggunakan teknik Porposive Sampling. Besar sample yang digunakan 67 responden. Instrumen yang digunakan lembar Lembar kuesioneri DASS dan glucometer. Untuk menguji hubungan tingkat stres dengan status glikemik pada penderita diabetes mellitus tipe 2 menggunakan uji statistik Spearman Rank (Rho) dengan nila α=0,05. Hasil penelitian didapatkan paling banyak adalah responden tidak mengalami stress (tingkat stress normal) dengan status glikemik normoglikemik sebanyak 54 responden, paling sedikit responden tingkat stress sedang dengan status glikemik hiperglikemik sebanyak 2 responden. Hasil uji analisis uji statistik Spearman Rank Test didapatkan nilai P = 0,000, maka nilai P lebih kecil dari pada α (0,000< 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan tingkat stress dengan status glikemik penderita diabetes mellitus tipe 2 sehinga perlu adanya penanganan secara khusus seperti distraksi atau relaksasi terhadap tingkat stres yang dialami penderita diabetes mellitus tipe 2 sehingga mampu mengontrol status glikemik penderita diabetes mellitus tipe 2
Pengaruh Teknik Proning terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen pada Pasien TB Paru di Ruang Argopuro RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo Ceria Bintang Wiraputri; Ainul Yaqin Salam; Nafolion Nur Rahmat
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberculosis (TBC) adalah penyakit infeksius terutama menyerang parenkim paru. Penderita akan mengalami gejala sedang yang ditandai dengan dispnea dan hipoksemia. Hipoksia bisa ditangani dengan tepat sebelum kadar oksigen makin menurun, sehingga kerusakan jaringan organ bisa dihindari atau dicegah. Pasien diberikan asupan oksigen dan perlunya terapi lain selain pemberian oksigen yang mudah diaplikasikan, salah satu nya adalah prone position. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik proning terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien TB paru. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan desain penelitian pre-post desaign. Data diambil pada tanggal 21 Juni-21 Juli 2023 di Ruang Argopuro RSUD dr. Abdoer Rahem kepada 30 responden secara accidental sampling yang disesuaikan dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data meliputi editing, coding, scoring, dan tabulating. Kemudian dianalisis dengan uji paired t-test. Pasien dilakukan teknik proning dengan 3 posisi (tengkurap, miring kanan atau kiri, dan posisi setengah duduk) dengan durasi setiap posisi selama 30 menit. Hasil analisa data saturasi oksigen sebelum dilakukan teknik proning didapatkan rata-rata nilai 93,87% dan saturasi oksigen setelah dilakukan teknik proning didapatkan rata-rata nilai 96,97% dengan nilai saturasi oksigen terendah 96% dan tertinggi 99%. Hasil uji statistik paired t-test perbedaan saturasi oksigen sebelum dan sesudah teknik proning dengan sampel 30 responden menunjukkan P Value = 0,00 < dari alpha = 0,05 yang berarti terdapat perbedaan atau pengaruh yang bermakna saturasi oksigen sebelum dan sesudah teknik proning. Diharapkan pasien atau keluarga yang mempunyai gejala TB Paru untuk bisa menerapkan tindakan teknik proning ini selama menjalankan perawatan di RS ataupun saat terjadi serangan sesak di rumah.
Hubungan Kepatuhan Pengobatan Dengan Nilai Tingkat Kontrol Asma Pada Pasien Asma di Poli Paru RSUD Dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan Izatul Laila; Nur Hamim; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma merupakan penyakit inflamasi kronis saluran napas yang paling sering dijumpai di berbagai negara. Kepatuhan pada pengobatan menjadi penting untuk meningkatkan kontrol asma. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Kepatuhan Pengobatan Dengan Nilai Tingkat Kontrol Asma Pada Pasien Asma di Poli Paru RSUD Dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan. Desain penelitian menggunakan analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 35 orang dan Teknik sampling menggunakan accidental sampling dan didapatkan responden berjumlah 35 orang. Kepatuhan pengobatan di ukur kuesioner MMAS-8 dan nilai Tingkat Kontrol Asma diukur menggunakan kuesioner Asthma Control Test (ACT) yang telah di uji validitas dan reabilitas. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji spearman test. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kepatuhan pengobatan mayoritas kategori rendah 32 orang (91,4 %). Hasil analisa bivariat menunjukkan ada hubungan antara kepatuhan pengobatan dan nilai ACT dengan p-value 0,000 yang berarti ada hubungan antara kepatuhan pengobatan dengan nilai ACT pasien asma. Peneitian ini memberikan informasi berharga kepada im medis dan praktisi kesehatan dalam upaya meningkatkan kontrol asma pada pasien. Peningkatan pemahaman tentang hubungan antara kepatuhan pengobatan dan tingkat kontrol asma dapat membantu dalam merancang intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas hidup pasien asma dan mengurangi komplikasi terkait penyakit ini. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi landasan untuk mempengaruhi kepatuhan pengobatan pada pasien asma.
Pengaruh Pemberian Edukasi Hybrid Learning Terhadap Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Hipertensi Di Posyandu Lansia Puskesmas Wonoasih Musanto; Ainul Yaqin Salam; Ro’isah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah salah satu penyebab utama mortalitas dan morbiditas di Indonesia, sehingga tatalaksana penyakit ini merupakan intervensi yang sangat umum dilakukan di berbagai tingkat fasilitas kesehatan. Hipertensi yang tidak mendapat penanganan yang baik menyebabkan komplikasi seperti Stroke, Penyakit Jantung Koroner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi hybrid learning terhadap tingkat kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Posyandu Lansia Puskesmas Wonoasih.Desain penelitian ini adalah experimental, metode pra-eksperimental dengan rancangan one-group pra-post test design. Populasi penelitian adalah seluruh pasien hipertensi di posyandu Lansia. Jumlah sampel 34 pasien dengan teknik Accidental Sampling. Penelitian dilakukan pada 8 Juni – 11 Juli 2023 menggunakan instrumen kuesioner MMAS-8. Pengelolahan data dengan proses Editing, Coding, Scoring dan Tabulating. Analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian, sebelum intervensi lebih dari setengah responden kategori tingkat kepatuhan sedang yakni 52,94%, dan sebagian kecil dengan kategori tingkat kepatuhan tinggi yakni 8,82%, sedangkan setelah intervensi didapatkan lebih dari setengah responden kategori tingkat kepatuhan sedang yakni 58,82%, dan sebagian kecil dari responden dengan kategori tingkat kepatuhan tinggi dan rendah yakni 24,47% dan 14,71%. Hasil uji statistik Wilcoxon dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian edukasi hybrid learning terhadap tingkat kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Posyandu Lansia Puskesmas Wonoasih, (p-valeu = 0,006 < α = 0,05). Dengan mengetahui gejala dan faktor risiko terjadinya hipertensi diharapkan penderita dapat melakukan pencegahan timbulnya komplikasi hipertensi. Edukasi menjadi sarana untuk memberikan pemahaman, dengan hybrid learning diharapkan mampu mempercepat pemahaman pasien akan pentingnya kepatuhan minum obat.
Pengaruh Stretching Terhadap Penurunan Keluhan Nyeri Otot Bahu ( Myalgia ) Pada Pekerja Di PT. Coats Rejo Indonesia Fitria Mulyani; Ainul Yaqin Salam; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Myalgia atau yang lebih dikenal dengan istilah nyeri otot termasuk salah satu keluhan yang cukup sering diderita manusia. Penyebab umum myalgia adalah penggunaan otot yang salah atau otot yang terlalu tegang dan berlebihan sehingga otot-otot yang digunakan mengalami kekurangan oksigen, Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2018, prevalensi gangguan myalgia berkisar 50-62% dari total populasi di dunia dan sering menyerang pada masyarakat yang tinggal di negara-negara industri. Di Indonesia, prevalensi penderita myalgia yaitu berkisar 45-59%. Untuk kasus myalgia di Jawa Timur tahun 2018 tercatat dengan prevalensi 4,2%. Sementara prevalensi untuk kasus myalgia di Kabupaten Pasuruan sebesar 7,3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keluhan nyeri otot bahu ( Myalgia) sebelum pemberian tekhnik stretching , mengidentifikasi nyeri otot bahu ( Myalgia ) sesudah pemberian tekhnik stretching, menganalisis pengaruh strethcing terhadap penurunan keluhan nyeri otot bahu ( Myalgia ) pada pekerja di PT. Coats Rejo Indonesia Kota Pasuruan. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian one group pre post test. Populasi adalah 42 orang pekerja dengan keluhan nyeri otot bahu di PT. Coats Rejo Indonesia. Sampel yang diambil sebanyak 38 responden dengan menggunakan Teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan SPSS Uji statistik wilcoxon rank. Hasil analisis pada penelitian menunjukkan pemberian tekhnik stretching sangat berpengaruh terhadap keluhan nyeri otot bahu ( myalgia ) dengan hasil (p=0,000). Maka kesimpulannya terdapat pengaruh pemberian tekhnik stretching terhadap penurunan keluhan nyeri bahu ( myalgia ) pada pekerja. Melihat dari kesimpulan diatas, maka melakukan tekhnik stretching dapat mengurangi resiko cidera dan nyeri otot bahu ( myalgia ). Tekhnik ini bisa dilakukan setiap hari pada saat sebelum dan sesudah melakukan perkerjaan.
Pengaruh Teknik Self Management Terhadap Stress Akademik Dan Motivasi Siswa Tahfidz Di SMA Unggulan Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong Luluk Munawaroh; Ainul Yaqin Salam; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 11 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stress akademik merupakan stres yang berhubungan dengan pendidikan meliputi kurikulum guru, penilaian, metode evaluasi pembelajaran dan lingkungan sekolah. Motivasi merupakan sesuatu yang menghidupkan (energize), mengarahkan dan mempertahankan perilaku. Motivasi siswa tercermin dalam investasi pribadi dan dalam keterlibatan siswa secara kognitif, emosional, dan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penurunan stress akademik dan motivasi melalui teknik self management pada siswa SMA. Penelitian ini merupakan jenis rancangan penelitian pra eksperimental dengan pendekatan penelitian one group pre post test design.populasi penelitian ini adalah siswa  SMA Unggulan Hafshawaty dengan jumlah populasi 30 siswa, teknik sampling yang digunakan adalah total sampling pada semua siswa yang sesuai dengan inklusi dan ekslusi. Sampel yang diteliti sebanyak 30 siswa. Intervensi pada penelitian ini yaitu melakukan teknik self management . Instrument penelitian menggunakan kueioner SLSI dan Motivasi Belajar. Analisa data yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil uji analisis pengaruh teknik self management terhadap stress akademik dan motivasi  dengan menggunakan windows SPSS 22, kategori stress akademik didapatkan nilai p value 0,025<α =0,05. Dengan kategori motivasi didapatkan nilai p value 0,014<α =0,05, menunjukkan ada pengaruh Teknik Self Management Terhadap Stress Akademik Dan Motivasi Siswa Tahfidz Di SMA Unggulan Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong. Siswa mampu mengenali stressornya sendiri sebagai langkah awal menimalisir terjadinya stress akademik dan penurunan motivasi dengan melakukan teknik self management. Teknik self management dapat menurunkan stress akademik dan meningkatkan motivasi belajar siswa
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI RUANG IGD TRIASE KUNING UPT PUSKESMAS PENANGGAL Ghozalba, Iqbal Maulana; Marfuah, Marfuah; Salam, Ainul Yaqin
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 1 (2025): Volume 18, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i1.380

Abstract

Sistem triase dapat memicu kecemburuan antar pasien dan keluarga pasien karena kurangnya rasa kepedulian keluarga pasien dalam prioritas penanganan triase di IGD. Sehingga keluarga pasien berasumsi penanganan di IGD lama yang menyebabkan kecemasan keluarga pasien di ruang triase meningkat. Menurut Kemenkes RI di Jawa Timur angka kejadian kecemasan tercatat sebesar 7,5%. Prevalensi kecemasan pada usia 15 tahun ke atas di Kabupaten Jember diketahui sebanyak 12,5% . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di triase kuning. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilaksanakan pada Juli 2024 dengan jumlah populasi 50 responden dan sampel sebanyak 45 dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner komunikasi terapeutik dan kuesioner HARS. Pengolahan data meliputi coding, editing, dan tabulating, kemudian dianalisis dengan software SPSS uji Spearman Rho dengan α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 28 responden memiliki komunkasi terapeutik yang baik, sedangkan terdapat 23 responden memiliki tingkat kecemasan sedang. Setelah dilakukan uji spearman rho menunjukkan p value 0,000 lebih kecil dibandingkan α (0,05). Hal ini menunjukkan adanya hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di triase kuning IGD UPT Puskesmas Penanggal. Diharapkan penelitian dapat memberikan pengetahuan dan wawasan kepada pasien dan keluarga sehingga dapat melakukan komunikasi terapeutik dengan baik. Selain itu bagi peneliti selanjutnya dapat menjadi referensi dan dapat mengembangkan penelitian dengan judul sama tetapi metode yang berbeda.
The Relationship between Workload and the Level of Occupational Health and Safety Awareness of Nurses at RSU Muhammadiyah Lumajang Lestari, Dini Ayu; Salam, Ainul Yaqin; Isnawati, Iin Aini
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 5, No 2 (2024): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v5i2.7644

Abstract

their duties to address patients' health problems 24 hours a day continuously. These conditions lead to a decrease in nurses' vigilance in implementing health and safety at work. The research design used was correlational analytic, using a cross-sectional approach. The population in this study was all nurses working at Muhammadiyah Lumajang Hospital, which is 30 nurses, using a total sampling technique. To determine the relationship between the two variables. Spearman rank statistical test with a significance level of 0.05. The results obtained. Almost all respondents experienced a moderate workload (70%), and almost all respondents experienced a moderate level of awareness (86.6%). After the Spearman Rank statistical test was carried out, the results of the Sig value were obtained. (2-tailed) the results of a significant level of 0.004 < 0.05, so H0 was rejected and H1 was accepted, meaning there is a relationship between workload and the level of occupational safety and health awareness among nurses at Muhammadiyah Lumajang General Hospital with the level of closeness of the relationship showing the results of the value 0.508 strong category. It is hoped that Muhammadiyah Hospital will meet the ideal number of nurses, adequate facilities and infrastructure, and health insurance for healthcare workers in the future.
The Effect of Progressive Muscle Relaxation on Pain Reduction And Sleep Quality in Dyspepsia Functional Patients in the Inpatient Room of Muhammadiyah RSU Lumajang Damara, Doni; Salam, Ainul Yaqin; Kusyairi, Achmad
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 5, No 2 (2024): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v5i2.7645

Abstract

Often, these health problems are linked to unhealthy lifestyles. However, the consumption of food and beverages, as well as side effects from medications, also contribute to functional dyspepsia. One of the symptoms that appears is heartburn. Inadequate pain management and care can be unbearable for patients with functional dyspepsia, interfering with daily activities and affecting sleep quality at night. The research design employed a pre-experimental approach using a cross-sectional design. The population in this study consisted of inpatients with an average monthly visit during January-April 2024, with 74 functional dyspepsia patients. The sampling technique used Accidental Sampling over 14 days, resulting in a sample of 27 respondents. To determine the relationship between the two variables, the Wilcoxon Signed Rank Test was used with a significance level of 0.05. The research results showed that almost all respondents experienced mild pain (25 respondents, 92.6%) and almost all respondents experienced an improvement in sleep quality (26 respondents, 96.3%) after progressive muscle relaxation. After conducting the Wilcoxon Signed Rank Test, the results showed a Sig. value (2-tailed) of 0.000 < 0.05, so H0 was rejected and H1 was accepted, meaning that there is a significant correlation between progressive muscle relaxation and the reduction of pain and improvement in sleep quality in patients with functional dyspepsia in the inpatient ward of Muhammadiyah General Hospital Lumajang. It is hoped Muhammadiyah General Hospital Lumajang can implement progressive muscle relaxation as a non-pharmacological therapy for patients with pain and decreased sleep quality due to functional dyspepsia or other diseases with similar symptoms.
Pengaruh Edukasi Kebutuhan Cairan Terhadap Tingkat Kepatuhan Pembatasan Cairan Dan Nilai IDWG Pada Pasien Gagal Ginjal Stage V di Instalasi Dialisis RSUD Dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan Siti Aisyah; Achmad Kusyairi; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v3i2.1546

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronis merupakan suatu proses penurunan fungsi ginjal yang bertahap dan irreversible. Masalah utama pasien hemodialisis adalah tingkat kepatuhan pembatasan cairan dan Interdiaylytic Weight Gain (IDWG).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Kebutuhan Cairan Terhadap Tingkat Kepatuhan Pembatasan Cairan dan Nilai IDWG Pada Pasien Gagal Ginjal Stage V di Instalasi Dialisis RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pre-post design. Populasi sebanyak 30 responden dan sampel sebanyak 15 responden yang memenuhi syarat inklusi penelitian, dipilih melalui tekhnik non probability accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner dan lembar observasi IDWG, kemudian data dikumpulkan melalu proses Editing, Coding, Scoring, dan Tabulating. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian ini menunjukkan Tingkat kepatuhan sebelum edukasi yang terbanyak adalah kelompok tidak patuh yaitu 12 responden (80%), untuk data nilai IDWG sebelum edukasi yaitu hanya 3 responden (20%) yang masuk dalam kategori ringan, 7 responden (46,7%) masuk kategori sedang dan 5 responden (33,3%) masuk dalam kategori berat. Tingkat kepatuhan sesudah edukasi semua responden masuk dalam kategori patuh dan nilai IDWG terbanyak yaitu 14 responden (93,3%) masuk dalam kategori ringan sisanya masuk dalam kategori sedang. Hasil uji analisis didapatkan Ada Pengaruh Pengaruh Edukasi Kebutuhan Cairan Terhadap Tingkat Kepatuhan Pembatasan Cairan dan Nilai IDWG dengan nilai p=0,002 dengan tingkat signifikan 0,05 (p=0,002 ≤α 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu adanya pengaruh signifikan edukasi kebutuhan cairan terhadap tingkat kepatuhan pembatasan cairan dan nilai IDWG pada pasien gagal ginjal kronik stage V di Instalasi Dialisis RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan.
Co-Authors Achmad Kusyairi Achmad Kusyairi Achmad Alwin Widhiyanto Ana Fitria Nusantara Ana Fitria Nusantara Anggorowati Anggorowati Ceria Bintang Wiraputri Damara, Doni Defi Sela Gunawan Devi Laylatul Masruroh Devi Maghfiroh Dhika Siti Mona Dia Rahmatillah Dian Faqih Diana Susilowati Dimas Anjar Kuncoro Dimas Eka Saputra dini ayu lestari Dodik Hartono Dodik Hartono Dodik Hartono Dodik Hartono Dr. Ro’isah Dwi Rifanika EDI DHARMANA Eka Wati Elda Yuliana Elok Purnamawati Era Sasmita Eriska Melinda Eva Sulistiana Fitria Mulyani Ghozalba, Iqbal Maulana Grido Handoko Sriyono Handayani, Erna Hendri Triprabowo Heni Purnama Sari Hosmiati Hosni Surdiansyah Hidayat Indriwati Indriwati Intan Dewi Irfanda Ishaq Ishaq Isnawati, Iin Aini Ita Febrina Kurnianingrum Ita Rifa’atul Mahmuda Iwan Efendi Iwan Efendi Izatul Laila Kamiliatul Umma Karomia Audina KHOIRUN NISAK Kholifatur Rizqiyah Kurniawati Kusyairi, Achmad Linda Ferianti Luluk Munawaroh Lutfi Jayadi Kurniawan M Fendik Nazaruddin Maimunah Marfuah Marfuah Marfuah Megah Andriany Musanto Nadliroh Fikri Ayu Ningtyas Nafolion Nur Rahmat Nafolion Nur Rahmat, Nafolion Nur Nanik Nuraini Navi Mayyoulanda Niken Safitri Dyan Kusumaningrum Nur Hamim Nur Hamim Nurul Laili Nurul Laili Nurul Laili Nusantara, Ana Fitria Prasetyanto, Deny - Putri Meilinda Pristiwati Nenobesi Putri, Putri Sekar Arum L T Riske Yunis Cloudia Risky Eko Wardana Rizka Yunita Roisah, Roisah Ro’isah Ro’isah Ro’isah, Ro’isah Sandhi, Kurnia Agung Yoga Santoso, Teguh Dwi Sari, Vidia Puspita Shinta Wahyu Sari Siti Aisyah Siti Nurhasanah Slamet Raharjo Sofiatun munawaroh Sriyono, Grido Handoko Suhari , Suhari SULASTRI Sunanto Suparto, Muhammad Hadi Titik Indarwati Tonny, Harry Irfan Ummi Latifah Venda Yuni Fitriani Wahyusari, Shinta Widya Addiarto Wirayudah Yulia Putri Fatmilarini Zainal Abidin