Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Blended Learning bagi Guru di Lingkungan Madrasah Tsanawiyah Negeri Sumber Bungur Agus Subaidi; Moh Zayyadi; Sri Indriati Hasanah; Durroh Halim
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2019): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.98 KB) | DOI: 10.21067/jpm.v4i2.3699

Abstract

Not all teachers in Madrasah Tsanawiyah (MTs)’s public of Sumber Bungur have the ability to adapt to Information and Communication of Technology(ICT) development. Especially in the management of technology-based applications.Whereas with the rapid development of technology, teachers ' knowledge of technology must be mastered in order to support success in learning. The goal of this devotion is to introduce blended learning and motivate teachers to apply technology in learning.The participants of the devotion are representatives of the teacher teachers in the subjects at MTs Sumber Bunga as many as 14 people. Before the devotion carried out the participants were given Pretests aims to know the initial knowledge of participants related to the model of learning, utilization of ICT and blended learning, the result teachers are less utilizing ICT in learning and yet Know about blended learning. Whilethe results of the dedication gained data that the participants experienced an increase in knowledge about blended learning. Participants can also utilize the app Edmodo and quiz creator that supports teachers to apply blended learning. The poll stated that participants responded well to the implementation of devotion. They want to apply blended learning in learning after knowing its usefulness.
KARAKTERISTIK ETNOMATEMATIKA PERMAINAN TRADISIONAL MADURA UNTUK MEWUJUDKAN PROFIL LULUSAN PEMBELAJARAN MENDALAM Moh Zayyadi; Sri Indriati Hasanah
Jurnal Silogisme : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Vol 10 No 02 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/silogisme.v10i02.13087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik etnomatematika budaya Madura yang dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran matematika dalam pembelajaran mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi dengan mengikuti tahapan atau siklus dari Spradley. Metode pengumpulan data etnografi yang digunakan adalah observasi partisipan, wawancara mendalam, dokumentasi dan catatan lapangan. Teknik analisis yang dapat digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, intrepretasi dan tringulasi data untuk memvalidasi data sehingga dapat dijadikan sebagai kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa konsep matematika yang dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran khususnya pembelajaran matematika. Beberapa konsep matematika diantaranya: geometri, pengukuran, estimasi dan perkiraan, probabilitas dan statistik, aritmatika, serta perbandingan. Selain itu, dengan nilai budaya yang terdapat pada permainan seperti halnya interaksi sosial, sportivitas, kebersamaan, dan kemampuan berkomunikasi, dapat digunakan untuk mengembangkan keterampilan siswa secara holistik. Dapat disimpulkan dengan nilai tersebut permainan tradisional dapat menjadi media pembelajaran yang menyenangkan dan efektif untuk menanamkan nilai-nilai karakter, mengembangkan keterampilan abad ke-21, dan membuat pembelajaran lebih kontekstual dan relevan dengan budaya siswa. 
Pengembangan Bahan Ajar melalui Pendekatan Etnomatematika pada Vihara Avalokitesvara untuk Meningkatkan Penanaman Karakter Toleransi pada Siswa SD Fetty Nuritasari; Sri Indriati Hasanah; Sri Harini; Bambang Kurnadi; Anni Herawati
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4553

Abstract

Rendahnya relevansi bahan ajar matematika dengan konteks budaya lokal dan melemahnya karakter toleransi pada peserta didik merupakan dua persoalan mendesak dalam dunia pendidikan dasar di Indonesia. Bahan ajar yang digunakan selama ini cenderung bersifat umum dan terlepas dari lingkungan budaya siswa, sehingga pembelajaran matematika terasa abstrak dan tidak bermakna. Kondisi ini menunjukkan urgensi untuk mengembangkan bahan ajar yang mampu mengintegrasikan pembelajaran matematika dengan nilai-nilai toleransi secara kontekstual dan bermakna melalui pendekatan etnomatematika. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berbasis pendekatan etnomatematika pada Vihara Avalokitesvara yang valid dan praktis untuk meningkatkan penanaman karakter toleransi pada siswa Sekolah Dasar (SD). Keunikan penelitian ini dibandingkan penelitian sebelumnya terletak pada penggunaan Vihara Avalokitesvara tempat ibadah umat Buddha sebagai konteks utama pembelajaran matematika di sekolah yang mayoritas siswanya beragama Islam. Subjek penelitian adalah satu orang guru dan siswa kelas 4 SDN Polagan 1 Galis, Pamekasan. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model 4-D (Four D model) dari Thiagarajan yang terdiri dari empat tahapan: penelitian ini dibatasi sampai tahap pengembangan (develop). Produk yang dihasilkan berupa RPP, buku siswa, dan lembar kerja siswa. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, observasi, wawancara, dan angket, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dengan rata-rata validasi ahli sebesar 88,5% serta memenuhi kriteria praktis dengan persentase kepraktisan 93,75% dari guru dan 89,06% dari siswa, sehingga layak digunakan dalam pembelajaran matematika berbasis budaya lokal di Sekolah Dasar.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SCRATCH BERBASIS ETNOMATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN COMPUTATIONAL THINKING SISWA Nor Nadia; Moh Zayyadi; Fetty Nurita Sari; Sri Indriati Hasanah
JES-MAT: Jurnal Edukasi dan Sains Matematika Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Edukasi dan Sains Matematika (JES-MAT)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jes-mat.v11i2.54

Abstract

Computational thinking skills among junior high school students generally remain low, while teachers seldom combine digital learning media with local culture in mathematics lessons. An ethnomathematics-based Scratch medium offers one way to close this gap, since it makes mathematics learning more contextual, engaging, and meaningful. This study set out to build such a medium and examine whether it meets standards of validity, practicality, and effectiveness for strengthening students' computational thinking. A research and development (R&D) design was applied, following the five ADDIE stages analysis, design, development, implementation, and evaluation with eighth-grade students at SMP Negeri 1 Pragaan as participants. Data were gathered through a validation sheet, response questionnaires from teachers and students, and pretest-posttest scores, then examined descriptively alongside the N-Gain formula. The resulting media obtained a validity score of 80%-85.5% (valid), a practicality score of 75% (fairly practical), and an N-Gain of 69% in the experimental class versus 33% in the control class (fairly effective). Overall, these results suggest that ethnomathematics-based Scratch media can support junior high school students in building stronger computational thinking skills.