Claim Missing Document
Check
Articles

Diversifikasi Teknologi Pengolahan pada Kelompok Tani Hutan Paggolla Musa, Muhammad Iskandar; Yusuf, Andi Zulfikar; Muflihat, Syakia; Yasdin, Yasdin; Parenrengi, Syafiuddin
PENGABDI PENGABDI: VOL. 6, NO.2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v6i2.80978

Abstract

Abstrak. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema Diversifikasi Teknologi Pengolahan Gula Aren pada Kelompok Tani Hutan (KTH) Paggolla di Dusun Waessuru, Desa Umpungeng, dilaksanakan untuk menjawab permasalahan mitra terkait keterbatasan teknologi, rendahnya efisiensi produksi, keterbatasan pemasaran, serta tantangan lingkungan. Melalui kegiatan ini, diperkenalkan beberapa inovasi teknologi seperti alat pemanjat aren yang aman dan ergonomis, alat pengaduk nira otomatis, alat penggerus gula semi-otomatis, solar dryer berbasis tenaga surya, serta penggunaan kompor gas dan briket biomassa sebagai pengganti kayu bakar. Selain inovasi alat (hard technology), program juga memberikan soft technology berupa pelatihan manajemen usaha, pemasaran digital, branding produk, serta edukasi konservasi lingkungan melalui penanaman pohon pengganti. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan produktivitas, efisiensi waktu, serta kualitas produk gula aren yang lebih seragam dan tahan lama. Diversifikasi produk ke dalam bentuk gula semut dan gula cair membuka peluang pasar yang lebih luas, sementara strategi pemasaran digital dan desain kemasan meningkatkan daya saing produk. Dari sisi sosial, kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan kerja, konservasi hutan, dan pengelolaan usaha berbasis kelompok. Secara umum, program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan petani, penguatan kelembagaan KTH, serta keberlanjutan lingkungan melalui penggunaan energi ramah lingkungan. Kata Kunci: Diversifikasi, teknologi pengolahan, gula aren, pemasaran digital, energi ramah lingkungan.
TINJAUAN SOLUTIF: DISPARSITAS DAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN KEJURUAN : TINJAUAN SOLUTIF: DISPARSITAS DAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN KEJURUAN Amir, Faizal; Yasdin
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 3, Issue 2, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Otonomi daerah menjadikan tiap daerah sebagai tonggak pembangunan.Otonomi daerah harus menggenjot pembangunan sumber daya manusia. Salah satu upaya yang harus dilakukan adalah membenahi sistem pendidikan daerah tapi tetap sesuai dengan cita-cita pendidikan nasional. Pendidikan kejuruan sebagai bagian sistem pendidikan yang harus dipikirkan masing-masing daerah untuk dikembangkan di era otonomi daerah. Pengembangan sumber daya manusia dapat dilakukan melalui pendidikan kejuruan sesuai dengan potensi daerah masing-masing. Sumber daya manusia yang andal akan mengatasi persoalan disparsitas (kesenjangan) antar daerah dan antar manusia.
Pelatihan Simulator Alat Berat Untuk Peningkatan Kompetensi Keahlian Bagi Siswa SMK Kristen Harapan Rantepao Andi Muhammad Taufik Ali; Wabdillah Wabdillah; Andi Zulfikar Yusuf; Jumadin Jumadin; Yasdin Yasdin
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/inovasi.v5i1.74328

Abstract

Abstrak. Pelatihan penggunaan simulator alat berat merupakan salah satu solusi inovatif dalam meningkatkan kompetensi keahlian siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya pada program keahlian teknik alat berat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMK Kristen Harapan Rantepao yang berada di wilayah Toraja Utara. Sekolah ini menghadapi keterbatasan fasilitas praktik akibat mahalnya biaya pengadaan alat berat dan risiko keselamatan dalam penggunaannya. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pengalaman belajar yang aman, efisien, dan mendekati kondisi nyata melalui teknologi simulasi. Pelatihan dilakukan selama tiga hari dan mencakup materi teori dasar alat berat, keselamatan kerja, serta praktik langsung menggunakan simulator alat berat berbasis komputer. Metode pelatihan yang digunakan bersifat partisipatif, dengan pendekatan yang menekankan pada praktik langsung agar siswa dapat mengasah keterampilan teknis secara efektif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa para siswa mengalami peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep dan keterampilan pengoperasian alat berat. Respons peserta sangat positif, dan mayoritas menyatakan bahwa pelatihan ini meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menghadapi dunia kerja. Pihak sekolah juga memberikan dukungan penuh dan berkomitmen untuk menjadikan simulator sebagai bagian dari kurikulum pembelajaran kejuruan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah kejuruan lainnya dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran praktik, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan sumber daya. Kata kunci: SMK, alat berat, pelatihan, simulator, kompetensi keahlian
Implementasi Metode Rational Unified Process (RUP) dalam Pengembangan Sistem Informasi Presensi (SIM-PR) Menggunakan Teknologi QR Code Andi Muh. Sahirul Haq; Jumadi Mabe Parenreng; Muh Rais; Yasdin Yasdin
Progressive Information, Security, Computer, and Embedded System Vol. 2, No. 2 September (2024)
Publisher : Sakura Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/pisces.v2i2.535

Abstract

The attendance system in schools currently still uses a manual system such as wet signatures on paper media. With such a system, there are still shortcomings in terms of efficiency of manpower, cost, and time. Therefore, this study aims to develop an attendance system that uses QR Code technology to be more efficient. In addition, this study aims to test the system using the ISO/IEC 25010 standard as a reference, and to test the QR Code by considering the QR conditions and the scan distance to the system. This study uses the Rational Unified Process (RUP) development method. With this development method, an attendance system was obtained with very good test results and met the ISO/IEC 25010 standards in all existing aspects. In QR Code technology, the ideal distance for scanning is 5 cm - 25 cm from the camera where from various conditions that have been tested, only two QR conditions were found that could not be scanned by the system, including the QR Code covered by foreign objects, and the QR Code in a crumpled condition. Therefore, it can be concluded that the attendance system using QR Code technology that has been created can function well in terms of the system as well as the QR Code.
Problematika Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di MTS Muhammadiyah Tallo Salam Salam; Muhammad Rapi; Atika Nurul Asdah; Nurul Azisyah Amini Amiruddin; Yasdin Yasdin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12588

Abstract

Penelitian ini mengkaji problematika pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di MTs Muhammadiyah Tallo yang menunjukkan adanya kesenjangan antara konsep pembelajaran berpusat pada peserta didik dan praktik di kelas. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk problematika, menganalisis faktor penyebab, serta merumuskan implikasi perbaikannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap peserta didik kelas VII dan guru Bahasa Indonesia. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran telah berlangsung secara sistematis dan kondusif, namun belum optimal dalam mengakomodasi keberagaman karakteristik peserta didik. Problematika utama meliputi rendahnya partisipasi dan motivasi belajar sebagian siswa, keterbatasan variasi metode pembelajaran, serta perencanaan pembelajaran yang belum berbasis asesmen diagnostik. Selain itu, integrasi antara pembelajaran di kelas dan dukungan manajemen sekolah belum sepenuhnya efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa problematika pembelajaran bersifat multidimensional, sehingga diperlukan pendekatan yang adaptif melalui penerapan pembelajaran diferensiatif, penggunaan asesmen diagnostik, serta inovasi strategi pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Pelatihan dan Daur Ulang limbah Aluminium Bengkel Sepeda Motor di Taeng Kabupaten Gowa Untuk Meningkatkan Nilai Jual Pada Masyarakat Andi Zulfikar Yusuf; Syafiuddin Parenrengi; Yasdin Yasdin; Ahmad Kurniawan; Massikki Massikki
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12956

Abstract

Peningkatan aktivitas perawatan kendaraan bermotor di Kelurahan Taeng, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, menghasilkan limbah aluminium otomotif yang cukup besar dari berbagai komponen kendaraan seperti piston, rumah kopling, dan blok mesin. Sebagian besar limbah tersebut belum dimanfaatkan secara optimal dan umumnya dijual sebagai barang rongsokan dengan nilai ekonomi yang rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku bengkel dalam mengolah limbah aluminium menjadi komponen otomotif yang bernilai tambah melalui proses peleburan dan pengecoran. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan peserta secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan program, edukasi dan penyuluhan, pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi. Kegiatan dilaksanakan selama 8 jam dengan melibatkan 15 peserta yang terdiri atas 5 orang pemilik bengkel dan 10 orang teknisi bengkel di wilayah Taeng. Sebanyak 20 kg limbah aluminium berhasil dikumpulkan dari bengkel mitra, dengan 10 kg di antaranya diolah melalui proses peleburan dan pengecoran menggunakan teknologi sederhana berbasis gas torch dan cetakan pasir. Produk yang berhasil dihasilkan berupa handle rem sepeda motor dan bak kopling yang memiliki bentuk dan fungsi sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata 38,4% menjadi 87,4%, serta peningkatan keterampilan dalam proses pemilahan bahan baku, peleburan, pembuatan cetakan, pengecoran, dan finishing produk. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis peserta, tetapi juga menumbuhkan kesadaran terhadap pengelolaan limbah yang berkelanjutan serta membuka peluang usaha berbasis daur ulang logam di lingkungan bengkel. Dengan demikian, program pengabdian ini mampu memberikan manfaat lingkungan, sosial, dan ekonomi serta mendukung penerapan ekonomi sirkular pada sektor otomotif.
Pengenalan Teknologi Mikrokontroler dan Internet of Things (IoT) dalam Mendukung Keterampilan Abad 21 Zainuddin Zainuddin; Mushaf Mushaf; Bakhrani A. Rauf; Syamsidah Syamsidah; Yasdin Yasdin
DEDIKASI Vol 28, No 1 (2026): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v28i1.86356

Abstract

Abstract. The rapid advancement of digital technology in the era of the Industrial Revolution 4.0 and Society 5.0 requires university students to possess 21st-century skills, including critical thinking, creativity, collaboration, and communication. However, observations conducted among students in higher education institutions indicated that many students still lack adequate understanding and practical experience related to microcontroller and Internet of Things (IoT) technologies. This community service program aimed to enhance students’ technological literacy through hands-on microcontroller and IoT training using Arduino and ESP32 platforms with a Project-Based Learning (PjBL) approach. The implementation stages included socialization, training, technology application, mentoring, and evaluation. The results demonstrated significant improvement in students’ understanding of microcontroller and IoT concepts, enhanced practical skills, and the successful development of simple IoT-based projects such as smart lamps and temperature monitoring systems. Furthermore, the program supported the development of 21st-century competencies through collaborative activities and project presentations. This initiative positively contributed to improving technology-based learning quality in higher education and is expected to be sustainable through the provision of modules, instructional media, and continuous mentoring. Keywords: Microcontroller, Internet of Things, ESP32, Project-Based Learning, 21st-Century Skills.
Literasi Digital: Dampak Penggunaan AI terhadap Kesehatan Mental Remaja di Kota Kendari Muh. Ihsan Zulfikar; Haekal Febriansyah Ramadhan; Ayu Hasnining; Mushaf Mushaf; Yasdin Yasdin
DEDIKASI Vol 28, No 1 (2026): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v28i1.86362

Abstract

Abstract. The development of artificial intelligence (AI) technology has transformed the way adolescents learn, interact, and access information, while also presenting both opportunities and challenges for their mental health. The introduction of Coding and Artificial Intelligence as subjects in the national curriculum has further increased adolescents’ exposure to AI. This community service program aimed to enhance digital literacy among adolescents in Kendari City, particularly their understanding of healthy AI use and its relationship with mental health. The implementation consisted of three stages: preparation, implementation through digital literacy socialization and training, and evaluation. The target participants were 45 secondary school students. The level of achievement was measured using pre-test and post-test assessments of participants’ understanding, which were analyzed descriptively and through a paired-samples t-test. The results showed an improvement in participants’ understanding, with the mean score increasing from 56 on the pre-test to 84 on the post-test (on a 100-point scale), and this increase was statistically significant. The program successfully raised adolescents’ awareness of using AI wisely, enabling technology to support rather than disrupt their mental health. The activity was conducted with the support of Forum Anak Sulawesi Tenggara as a community partner.Keywords: digital literacy; artificial intelligence; mental health; adolescents; Kendari
Co-Authors Abadi Jading Abadi Jading Abduh, Amirullah Abdul Wahid Ady Rukma Ahmad Kurniawan Ali, A. M Taufik Ali, Andi Muhammad Taufik alimin alimin Andi Muh. Sahirul Haq Andi Muhammad Taufik Ali Andi Zulfikar Yusuf Aqsha, Ismail Asmeati , Asmeati Asmeati Asmeati Assiddiq, Muchlis Atika Nurul Asdah Ayu Hasnining Azhari, Jeanilora B, Sahrul Bakhrani A. Rauf BAKHRANI RAUF Bakhrani, Alief Andio Bertha Mangallo Bertha Mangallo Darmawan, Fitrah Darmawang, Darmawang Edi Suhardi Rahman Eka Sartika, Eka Faisal Najamuddin Fathahillah Fathahillah Fathahillah Geminastiti Sakkir Haekal Febriansyah Ramadhan Haruna, Haruna Hasriani Hasriani Hasriani Hasriani, Hasriani Helda Ibrahim Heni Pujiastuti Husain Syam Iskandar Iskandar Jumadi Mabe Parenreng Jumadin ., Jumadin Jumadin Jumadin Karim, Sugeng A. Kurniawan, Ahmad Lu'mu Magefirah, Nur Maming, Muh. Idhil Mandra, Moh. Ahsan S. Mansyur Mansyur Mappeasse, Muhammad Yusuf Marthen Paloboran Martin Andrew Massikki Massikki Massikki, Massikki Muflihat, Syakia Muh Rais Muh Yusuf Mappeasse Muh. Bhilal Halim Muh. Ihsan Zulfikar Muh. Yusuf Mappeasse Muhammad Ardi Muhammad Ardi Muhammad Iskandar Musa Muhammad Nauval Pattiroi Muhammad Rapi Mushaf Mushaf Nur Aisyah Abdullah Nur Aisyah Abdullah Nurul Azisyah Amini Amiruddin Nurwijayanti Pangruruk , Thesya Atarezcha Pangruruk Parenrengi, Syafiuddin Paulus Payung Paulus Payung Pramono, Ashar Rahmansah Rasyid, A. Ramli Ratnawati Ratnawati Riana, Riska Iva Rosmaladewi Rosmaladewi Rosmini Maru S, Muh. Rizal Sakaria Sakaria Salam Salam Samnur . Selmi Dedi Shafariana Shafariana Siti Ramasih Slamet Widodo Suciani Latif Sukri Nyompa Syafiuddin Parenrengi Syafiuddin Syafiuddin Syam, Husain Syamsidah Syamsidah SYAMSU ALAM Taris, Lumu Thalib, Wasir Tjandi , Yunus Tjandi Udin Sidik Sidin Umar, Nur Fadhilah Wabdillah Wabdillah, Wabdillah Wijayanti, Tuti Yusuf, Andi Zulfikar Zainuddin Zainuddin Zainuddin, Zainuddin