Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN METODE IQRA’ UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN ANAK MDTA: STUDI PENDAMPINGAN BERBASIS PRAKTIK Yandi, Akmal; Zulmasri, Zulmasri; Dahliana, Dina; Hafis, Muhammad
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29674

Abstract

Abstrak: Banyak siswa di MDTA Al-Firdaus Shautul Bilad yang mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur’an, terutama dalam pengenalan huruf hijaiyah dan tajwid dasar. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur’an siswa melalui pelatihan metode Iqra’ bagi guru MDTA. Metode yang digunakan adalah pendampingan. Kegiatan ini melibatkan 3 guru dan 20 siswa. Evaluasi dilakukan dengan tes kemampuan membaca Al-Qur’an sebelum dan sesudah pelatihan, serta observasi langsung. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada keterampilan membaca siswa, dengan 40% peningkatan dalam penguasaan huruf hijaiyah, 45% peningkatan dalam kelancaran membaca, dan 45% peningkatan pemahaman tajwid. Selain itu, 90% guru merasa lebih percaya diri mengajarkan Al-Qur’an menggunakan metode Iqra’.Abstract: Many students in MDTA Al-Firdaus Shautul Bilad who experience difficulties in reading the Koran, especially in recognizing hijaiyah letters and basic tajwid. The aim of this service is to improve students' Al-Qur'an reading skills through method training Iqra' for MDTA teachers. The method used is mentoring. This activity involves 3 teachers And 20 students. Evaluation is carried out by testing the ability to read the Koran before and after training, as well as direct observation. The results of the service showed a significant increase in students' reading skills, with 40% increase in mastery of hijaiyah letters, 45% increase in reading fluency, And 45% increase in tajwid understanding. Besides that, 90% of teachers feel more confident teaching the Koran using the Iqra' method.
PELATIHAN TAHSIN UNTUK MENINGKATKAN DAN MEMPERBAIKI BACAAN AL-QUR’AN Muthi’ah, Muthi’ah; Sari, Dinda Amartia; Yusrial, Yusrial; AS, Fadly; Yumna, Yumna; Dahliana, Dina; Taruddin, Taruddin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23271

Abstract

Abstrak: Kegiatan pelatihan tahsin tilawah dalam program kuliah kerja nyata ini bertujuan untuk memperbaiki bacaan al-qur’an jamaah masjid Nurul Huda yang masih banyak kesalahan saat membaca Al-Qur’an, baik dari segi tajwid maupun makharijul hurufnya, bahkan masih ada yang tidak mengenali huruf hijaiyah. Untuk itu pelatihan ini penting dilakukan untuk memperbaiki bacaan Al-Qr’an dengan memberikan pelatihan kepada ibu-ibu jamaah masjid Nurul Huda, yang dimulai dengan memberikan materi pentingnya tahsin al-qur’an dan tajwid. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas bacaan al-qur’an dan memperindah bacaan al-qur’an agar sesuai dengan apa yang diajarkan Rasulullah SAW. kegiatan ini diikuti oleh 21 peserta yang terdiri dari ibu-ibu jamaah masjid Nurul Huda. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah Talaqqi dan ceramah, yaitu dengan mendiktekan bacaan al-qur’an dan menjelaskan hukum-hukum terkait ayat yang dibacakan. Setelah dilakukan evaluasi dengan mentalaqqi bacaan para peserta satu persatu, hasilnya diperoleh dari keseluruhan peserta terdapat 19 peserta sudah dapat membaca al-qur’an dengan baik dan meningkat dari sebelumnya dan 2 peserta masih membutuhkan pelatihan dan bimbingan. Artinya, 90% peserta sudah mampu membaca al-qur’an dengan baik, sedangkan yang masih butuh bimbingan sebanyak 10%.Abstract: The tahsin recitation training activity in this real work lecture program aims to improve the reading of the Qur'an by congregants at the Nurul Huda Mosque who still make a lot of mistakes when reading the Qur'an, both in terms of tajwid and makharijul letters, and there are still some who don't recognize the letters. . hijaiyah. For this reason, it is important to carry out this training to improve the reading of the Al-Qur'an by providing training to the mothers of the Nurul Huda mosque congregation, which begins by providing material on the importance of tahsin Al-Qur'an and recitation. This activity aims to improve the quality of Al-Qur'an reading and beautify Al-Qur'an reading so that it is in accordance with what the Prophet SAW taught. This activity was attended by 21 participants consisting of mothers from the Nurul Huda mosque congregation. The method used in this training is Talaqqi and lectures, namely by dictating the reading of the Koran and explaining the laws related to the verses being read. After evaluating the mental reading of the participants one by one, the results obtained from all participants were that 19 participants were able to read the Koran well and had improved from before and 2 participants still needed training and guidance. This means that 90% of the participants were able to read the Koran well, while 10% still needed guidance.
RAMADHAN BERDAYA: TRANSFORMASI HAFALAN AL-QUR’AN ANAK MELALUI PENDEKATAN ABCD Khairunnisa, Elvira; Dahliana, Dina; Yumna, Yumna; Satrial, Ardi; Yandi, Akmal
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36594

Abstract

Abstrak: Program Cahaya Tahfizh merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Nagari Dilam, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, dengan mitra sasaran anak-anak usia sekolah dasar kelas 3–6 sebanyak 17 orang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an peserta selama bulan Ramadhan melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang menitikberatkan pada pemanfaatan aset lokal masyarakat, seperti sumber daya manusia, fasilitas masjid dan mushala, serta dukungan sosial masyarakat setempat. Sistem evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan hafalan Al-Qur’an peserta sebelum dan sesudah mengikuti program selama 14 hari. Indikator keberhasilan kegiatan meliputi peningkatan jumlah hafalan surah, peningkatan nilai median hafalan peserta, serta perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan hafalan yang signifikan, dengan nilai median meningkat dari 3 menjadi 7 dan hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan ABCD efektif dalam meningkatkan kemampuan tahfizh peserta serta mendorong partisipasi dan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.Abstract: The Cahaya Tahfizh program is a community service activity conducted in Nagari Dilam, Solok Regency, West Sumatra Province, targeting 17 elementary school students from grades 3 to 6 as community partners. The program aims to improve participants’ Qur’anic reading and memorization skills during the month of Ramadan through the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, which emphasizes the utilization of local community assets, including human resources, mosque and prayer room facilities, and social support. The evaluation system employed a pre-test and post-test design to measure improvements in participants’ memorization after a 14-day program. Indicators of success included an increase in the number of memorized surahs, an improvement in the median memorization score, and a statistically significant difference between pre-test and post-test results. The findings show a significant improvement in participants’ memorization, with the median score increasing from 3 to 7 and Wilcoxon test results indicating a p-value < 0.05. These results demonstrate that the ABCD approach is effective in enhancing Qur’anic memorization skills while fostering community participation and empowerment based on local potential.
Co-Authors Akmal, Fauzi Albizar, Albizar Alfarizi, M. Amelia Putri Amin, Muhammad Amirul Andahurifky, Andahurifky Andri Anggraini, Pio Apfani, Sry Ardi Satrial AS, Fadly Cahaya, Avia Nilan Cahyani, Rahmi Indah Chairullah, Chairullah Cindi Fadillah Sari Delfitraweri, Delfitraweri Elvira Khairunnisa Emilia Putri Yelida Eri Zefni Fatiya Salsabila Khairani Febriani, Afifah Fransiska, Nadia Guesa Maiwinda Gustina Radila Hafis, Muhammad Hani Binti Abu Hassan, Ummi Harfiz Ramadhan Hernita, Yelna Jaili, Hambali Januar, Exsaris K, Munawir Khairunnisa, Elvira Kharisma, Annisa Kurniawan, Gilang Maistika Ratih Mandaria, Vilsa Masri, Zul Melindawati, Silfi Minsih Mohamed Mokhtar, Marzni Muhammad Taufan Mutathahirin, Mutathahirin Muthi’ah, Muthi’ah N. Nazaruddin Nana Fauzana Azima Narawangsa, Naufal Nasrul, Silviana Nike Sri Setiawati Nike Sri Setiawati Nike Sri Setiawati Nila Putri Sari Nova, Febri Sari Nurhaliza Nurhaliza, Pioni Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah, Ike Nurhayati Nurhayati Nurul Hidayani Peramita, Risna Prima Kurnia, Sinto PUJA PRIMA ANDESDA Putri Muliya Putri Rahma Dola Qorimah, Esti Nur Radila, Gustina Rahmatika, Nada Ramadhini, Kurniati Raniza, Yuratika Ratih, Maistika Remuti, Remuti Rifma Rifma Sari, Dinda Amartia Sari, Julita Permata Setiawati, Nike Sri Silviana Nasrul Soleha, Dinda Sufina Binti Saidi, Nuha Suhendra, Yoga Sukandar, Warlan Surandari, Fitri Surandari Taruddin, Taruddin Taufina Taufina Taufina Taufina Taufina Taufina Taufina Taufina, Taufina Tulljanah, Rahmia Tupas, Preexcy B. Wiwik Maladerita Yandi, Akmal Yati, Febrita Candra Yelni, Setria Yolanda, Sylvi Aulia Yulia, Sispa Yumna Yumna, Yumna Yusrial Yusrial Zulmasri, Zulmasri