p-Index From 2021 - 2026
3.903
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Rotasi Agrikultura Jurnal Ilmu Ternak Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Jurnal Peternakan Integratif Jurnal Kedokteran Brawijaya Urania Jurnal Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir Jurnal EMPATI Inovasi Pendidikan Fisika Pharmaciana: Jurnal Kefarmasian Abdimas Jurnal Penelitian Pendidikan Ekonomikawan : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Jurnal Jaffray JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) : Jurnal Ilmiah Pendidikan JITRO (Jurnal Ilmiah dan Teknologi Peternakan Tropis) JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA Padjadjaran Journal of Dentistry Jurnal Perempuan BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan, Industri, Kesehatan) Jurnal Akademika Kimia JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) Jurnal Agribest JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT JURNAL PengaMAS Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Journal Physical Education, Health and Recreation Journal TEPAT: Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Media Sisfo Jurnal Basicedu International Journal of Social Science and Business IJISTECH (International Journal Of Information System & Technology) JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil JKIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Jurnal Perempuan Lisanul Arab: Journal of Arabic Learning and Teaching JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) Diakronika Jurnal Psikohumanika Economy Deposit Journal ( E-DJ) Akuntoteknologi : Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Teknologi Jurnal Manajemen Jurnal HIDROPILAR Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat An Nisa' Majalah Ilmiah Matematika dan Statistika (MIMS) Journal Informatic, Education and Management (JIEM) Indonesian Applied Physics Letters Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Ilomata International Journal of Management Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKPI) Jurnal Wawasan Pendidikan Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Jurnal Kesehatan dan Olahraga PENGABDIAN SOSIAL Holistik Manajemen Jurnal Manajemen Darris: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah e_Jurnal Ilmiah Riset Akuntansi
Claim Missing Document
Check
Articles

Perbandingan Susu Sapi Perah Pada Pemerahan Pagi dan Sore Terhadap Total Plate Count dan Colioform di KUD Gemah Ripah Sukabumi Jawa Barat Raden Febrianto Christi; Didin Supriat Tasripin; Dwi Suharwanto; Eka Wulandari
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 7, No 1 (2020): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.266 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v7i1.8989

Abstract

ABSTRAKSusu adalah cairan putih yang keluar dari ambing sapi perah yang memiliki kandungan gizi yang baik. Kualitas susu sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah Total Plate Count dan Colioform. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan  susu sapi perah pada pemerahan pagi dan sore terhadap TPC dan Colioform di KUD Gemah ripah, Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah uji t berpasangan dengan sampel ternak sapi perah 14 ekor yang masing-masing diulang sebanyak 7 ekor dengan masa laktasi sama. Sampel susu diambil 100ml dari setiap ekor dengan waktu pemerahan berbeda kemudian dimasukkan pada coolbox untuk dilakukan pengujian nilai TPC dan Colioform di Laboratoium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPC dan colioform pada pemerahan susu pagi hari menghasilkan pengaruh nyata (P<0,05) dibandingkan pada susu hasil pemerahan sore yaitu 1,1 x 106 CFU/ml dan 6985,714 CFU/mL. Kesimpulan menunjukkan bahwa TPC dan colioform pada susu pada berbagai waktu pemerahan yang berada di KUD gemah ripah, sukabumi termasuk pada kualitas yang premium jika dibandingkan dengan kualitas SNI.Kata kunci : colioform, pemerahan pagi sore, susu sapi perah, total plate count,ABSTRACKMilk is a white liquid that comes out of a dairy cow's udder which has good nutritional content. Milk quality is strongly influenced by several factors, one of which is the Total Plate Count and Coloform. The purpose of this study was to determine the comparison of milk from dairy cows in the morning and evening milking of TPC and Colioform in Kemah Gemah ripah, Sukabumi. The research method used was paired t test with samples of 14 dairy cows, each of which was repeated as many as 7 with the same lactation period. Milk samples were taken 100ml from each tail with different milking times and then put in a coolbox for testing the value of TPC and Coloform in Laboratory. The results showed that TPC and colioform in milking in the morning produced a significant effect (P<0.05) compared to milk produced by afternoon milking namely 1.1 x 106 CFU / ml and 6985.714 CFU / mL. The conclusions show that TPC and colioform in milk at various milking times in KUD Gemah ripah, sukabumi are included in premium quality when compared to SNI quality.Keywords: colioform, dairy cow milk, milking morning afternoon, total plate count
Impact of supplementation with beetroot juice (Beta vulgaris L) on levels of malondialdehyde and antioxidant status in athletes Fajar Apollo Sinaga; Rika Nailuvar Sinaga
Pharmaciana Vol 10, No 3 (2020): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.375 KB) | DOI: 10.12928/pharmaciana.v10i3.16518

Abstract

Strenuous physical activity can increase lipid peroxidation, which is characterized by increased levels of malondialdehyde (MDA) and decreased levels of antioxidants. It can drop the athlete's performance and health. It is possible to avoid or reduce lipid peroxidation through supplementation with antioxidants. Beetroot (Beta vulgaris L) produces different forms of natural antioxidants; however, its effectiveness still needs to be investigated. This research aimed to determine the impact of beetroot juice on the malondialdehyde concentration and antioxidant status during strenuous physical activity. The research used experimental (pre-test-post-test) using a control group. The researchers divided a total of 30 students who met the criteria into two groups (Experiment; n = 15; control; n = 15). The experimental group drank 250 mL of the juice 1 hour before training for four weeks. After the strenuous physical activity was carried out with a beep test, the researchers also checked the concentrations of MDA, TAC, and VO2max. The findings indicated a decrease in MDA concentration and an increase in TAC and VO2max to the training group that received 250 ml beet juice (p <0.05). The research concluded that beetroot juice administration during exercise could reduce malondialdehyde concentration and increase total antioxidant capacity and VO2max in athletes.
EFEK HEPATOPROTEKTIF MINYAK BUAH MERAH PADA SERUM TIKUS DENGAN AKTIFITAS FISIK MAKSIMAL Fajar Apollo Sinaga; Pangondian Hotliber Purba; Ramlan Silaban; Deni Rahman Marpaung; Mandike Ginting; Khairani Fitri
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol 2, No 2: Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.983 KB) | DOI: 10.24114/so.v2i2.11367

Abstract

Aktifitas fisik berat dapat mengakibatkan terjadi stress oksidatif yang berdampak kepada penurunan performance dan kesehatan atlet. Stres oksidatif dapat dicegah atau dikurangi dengan pemberian antioksidan. Salah satu sumber alami yang mengandung antioksidan adalah minyak buah merah (MBM). Sebagai antioksidan MBM diklaim mempunyai banyak khasiat tetapi semua efek ini masih perlu pembuktian secara ilmiah. Tujuan penelitian adalah untuk untuk melihat  pengaruh pemberian MBM terhadap kadar  Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGPT) dan serum glutamate piruvat transferase serum tikus pada aktifitas fisik maksimal. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian randomized control group postest only group design. Penelitian dilakukan di Laboratorium Farmakologi Fakultas Farmasi Universitas Sumatera  Utara. Penelitian menggunakan 40 ekor tikus yang dibagi menjadi empat kelompok yaitu kelompok kontrol (C); E-15; E-30 dan E-60 masing-masing diberi aquadest 2ml; MBM 0,15ml/kgBB;  0,30ml/kgBB dan 0,60ml/kgBB selama menjalani program latihan selama satu bulan. Pengukuran SGOT dan SGPT dilakukan setelah tikus melakukan aktifitas fisik maksimal. Hasil penelitian diperoleh kadar SGOT adalah 871,75±65,11; 407,75±6,06; 303,75±6,01; 220,50±8,55 IU/L dan kadar SGPT 170,62±7,48; 101,75±3,69; 72,75±4,89; 52,25±3,37 IU/L. Hasil uji statistik menunjukan terjadi penurunan kadar SGOT dan SGPT akibat pemberian MBM. Kesimpulan penelitian adalah pemberian MBM memiliki efek hepatoprotektif pada tikus yang melakukan aktifitas fisik maksimalKata kunci: Minyak buah merah, Aktifitas fisik maksimal, SGPT, Antioksidan
PENGARUH AKTIFITAS FISIK MAKSIMAL TERHADAP JUMLAH LEUKOSIT DAN HITUNG JENIS LEUKOSIT PADA ATLET SOFTBALL Deni Rahman Marpaung; Fajar Apollo Sinaga; Wiwik Rismadayanti; Mandike Ginting; Khairani Fitri
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol 2, No 1: April 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.077 KB) | DOI: 10.24114/so.v2i1.12870

Abstract

Aktifitas fisik maksimal dapat mempengaruhi kesehatan dan performance atlet akibat meningkatnya produksi radikal bebas di dalam tubuh. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh aktifitas fisik maksimal terhadap jumlah leukosit dan hitung jenis leukosit pada Atlet Softball Putri Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan penelitian one group pretest posttest. Jumlah sampel berjumlah 11 orang. Pengukuran kadar leukosit dan hitung jenis leukosit dilakukan sebelum dan setelah melakukan aktifitas fisik maksimal. Hasil penelitian diperoleh rerata jumlah leukosit pretest 8,37 dan posttest sebesar 13,03; rerata jumlah neutrofil pretest 56,45 dan posttest 46,27; rerata jumlah limfosit pretest 33,27 dan posttest 42,90; rerata monosit pretest 6,45 dan posttest 7,63; rerata jumlah eusinofil pretest 3,81 dan posttest 3,18. Hasil uji-t berpasangan menunjukan bahwa aktifitas fisik maksimal dapat meningkatkan jumlah leukosit dan limfosit secara siknifikan sedangkan jumlah monosit meningkat tetapi tidak signifikan. Aktifitas fisik makismal dapat menurunkan hitung jenis neutrofil dan eusinofil, sedangkan hitung jenis basofil tidak ada perubahan. Kesimpulan penelitian adalah aktifitas fisik maksimal dapat mempengaruhi jumlah leukosit dan hitunh\g jenis leukosit.Kata Kunci: Aktifitas fisik maksimal, leukosit, hitung jenis leukosit
PENGARUH PEMBERIAN JUS JAMBU BIJI MERAH TERHADAP JUMLAH LEUKOSIT PADA AKTIFITAS FISIK MAKSIMAL Fajar Apollo Sinaga; Marsal Risfandi; Mandike Ginting; Khairani Fitri
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol 1, No 2: Oktober 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.985 KB) | DOI: 10.24114/so.v1i2.7787

Abstract

Aktifitas fisik dapat menyebabkan peningkatan produksi radikal bebas yang menyebabkan terjadi stress oksidatif akibat jumlah radikal bebas melebihi jumlah antioksidan tubuh. Stres oksidatif dapat menyebabkan peningkatan jumlah leukosit. Jumlah leukosit perifer dapat menjadi sumber informasi untuk diagnosa dan prognosa serta gambaran kerusakan organ dan pemulihan setelah olahraga. Radikal bebas dapat dicegah atau dikurangi dengan pemberian antioksidan. Telah diketahui buah jambu biji merah mengandung antioksidan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah jambu biji merah terhadap jumlah leukosit pada aktifitas fisik maksimal. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian randomized control group pretest-postest design. Sampel penelitian adalah mahasiswa Ilmu Keolahragaan sebanyak 30 orang yang memenuhi kriteria. Selanjutnya sampel dibagi atas 3 kelompok (P1=10, P2=10, dan P3=10). Selama menjalani program latihan kelompok P1 diberi Jus Buah Jambu Biji Merah 1x1 hari, P2 diberi 3x1 hari, dan P3 sebagai kontrol. Pengukuran jumlah leukosit dilakukan sebelum latihan dan setelah melakukan aktifitas fisik maksimal. Berdasarkan analisis statistik, terdapat perbedaan jumlah leukosit dibandingkan dengan kelompok kontrol setelah melakukan aktifitas fisik maksimal (p<0,05). Hasil penelitian menyimpulkan pemberian jus buah jambu biji merah selama latihan dapat menngurangi peningkatan jumlah leukosit yang disebabkan oleh aktivitas fisik maksimal. Kata kunci:  Jus jambu biji merah, Aktifitas fisik maksimal, Jumlah leukosit
PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN BEROKSIGEN TERHADAP NILAI VO2MAX Fajar Apollo Sinaga; Natanael Putragon Manalu
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol 3, No 1: April 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.399 KB) | DOI: 10.24114/so.v3i1.13056

Abstract

Kemampuan aerobic (VO2max) adalah  kemampuan olah daya aerobic  terbesar yang dimiliki seseorang. Mereka yang mempunyai VO2max yang tinggi dapat melakukan lebih banyak pekerjaan sebelum menjadi lelah, dibandingkan dengan mereka yang mempunyai VO2max yang lebih rendah. Air minum penambah oksigen termasuk ke dalam jenis air minum dalam kemasan yang didalamnya ditambahkan oksigen terlarut sehingga mengandung jumlah oksigen yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan air minum biasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian minuman beroksigen terhadap nilai VO2max. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 16 dan 20 Mei di halaman Stadion Universitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar, Psr V Sumatera Utara. Sampel dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Angkatan 2013 yang berjenis kelamin laki-laki Jurusan Ilmu Keolahragaan FIK-UNIMED yaitu sebanyak 10 orang. Metodologi penelitian yang digunakan adalah Randomized Pretest-Postest Group Design. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji paramaterik yaitu uji t berpasangan dan uji t tidak berpasangan dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata VO2max pada pre tes kelompok eksperimen dengan rata-rata sebesar  35,7 dan hasil post test diperoleh hasil dengan rata-rata sebesar 35,9 atau terjadi peningkatan sebesar 0.2. Sedangkan pada kelompok kontrol pre tes diperoleh nilai VO2max dengan rata-rata sebesar  34,9 dan hasil pos tes diperoleh rata-rata sebesar 35,1 atau terjadi peningkatan sebesar 0,2. Hasil uji-t tidak berpasangan diperoleh hasil  p: 0,4549 (> 0,05) yang berarti tidak ada pengaruh yang signifikan. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa tidak terdapat pengaruh pemberian minuman beroksigen terhadap nilai VO2max Mahasiswa IKOR stambuk 2013 FIK-UNIMED.Kata Kunci: Minuman Beroksigen, VO2max, Bleep Test
Pengaruh Pemberian Vitamin E Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Aktifitas Fisik Maksimal Mahasiswa Ilmu Keolahragaan FIK Unimed Fajar Apollo Sinaga; Rika Nailuvar Sinaga; Rilas Sinaga
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol 1, No 1: April 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.508 KB) | DOI: 10.24114/so.v1i1.6130

Abstract

Aktivitas fisik berat maupun  olahraga aerobik dapat meningkatkan konsumsi oksigen dalam tubuh 10-20 kali  dan 100-200 kali lipat pada otot. Peningkatan penggunaan oksigen akibat peningkatan aktifitas dapat meningkatkan produksi radikal yang dapat mempengaruhi performance atlet ditandai dengan turunnya Hb. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian vitamin E terhadap kadar hemoglobin pada aktifitas fisik maksimal mahasiswa Ilmu Keolahragaan FIK Unimed.Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental semu dengan rancangan penelitian Randomized Control Group Pretest-Postest Design. Penelitian dilaksanakan di Stadion  Sepakbola dan Laboratorium Fisiologi FIK UNIMED. Penelitian dilakukan selama 2 bulan dengan populasi dan sampel mahasiswa Ilmu Keolahragaan yang memenuhi kriteria. Pada penelitian ini akan diukur kadar Haemoglobin sebelum dan sesudah mengkonsumsi Vitamin E dengan dosis 400mg setelah melakukan aktifitas fisik maksimalDari hasil analisis data diperoleh bahwa pemberian Vitamin E dengan dosis 400mg dapat mencegah penurunan kadar Haemoglobin pada mahasiswa Ilmu Keolahragaan FIK Unimed. Kata Kunci: vitamin E, radikal bebas, haemoglobin, aktiftas fisik maksimal
SENAM AEROBIK INTENSITAS SEDANG MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL TOTAL DAN INDEKS MASSA TUBUH WANITA PENDERITA OBESITAS Agus Salim Samosir; Fajar Apollo Sinaga; Jumadin IP; Rika Nailuvar Sinaga; Deni Rahman Marpaung
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol 2, No 2: Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.381 KB) | DOI: 10.24114/so.v2i2.11292

Abstract

Prevalensi obesitas dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang dapat membahayakan kesehatan terutama penyakit cardiovascular yang ditandai dengan peningkatan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan kadar kolesterol. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh senam aerobik intensitas sedang terhadap penurunan Indeks Massa Tubuh dan kadar total kolesterol pada wanita penderita obesitas. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimental semu dengan rancangan penelitian one group pretest postets design. Sampel penelitian berjumlah 10 orang yang sudah memenuhi kriteria. Senam aerobik dilakukan selama satu bulan, 3 kali seminggu, waktu 50 menit dengan target denyut jantung 60-70% MHR. Pengukuran IMT dan kolesterol total dilakukan sebelum dimulai program latihan dan setelah dan setelah menjalani program latihan senam aerobik. Hasil penelitian diperoleh IMT dan kadar kolesterol total pretest adalah 39,61 kg/m2 dan 191,1 mg/dl. Kadar IMT  dan kadar kolesterol total postest adalah 24,81 kg/m2 dan 154mg/dl. Hasil uji statistika menunjukkan terdapat perbedaan IMT dan kadar total kolesterol pretest dan postest. Kesimpulan penelitian adalah senam aerobik intensitas sedang dapat menurunkan IMT dan kadar kolesterol total pada wanita penderita obesitas.Kata kunci: Senam aerobik, Intensitas sedang, Indeks massa tubuh, Kolesterol
PENGARUH SENAM AEROBIK DAN SUPLEMENTASI BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL TOTAL DAN TRIGLISERIDA WANITA PENDERITA OBESITAS Agus Salim Samosir; Fajar Apollo Sinaga; Rika Nailuvar Sinaga; Deni Rahman Marpaung; Asnita Novida Nababan; Roni Sinaga
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol 4, No 1: April 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v4i1.17781

Abstract

Obesitas dapat menyebabkan peningkatan kolesterol dan trigliserida yang dapat menyebabkan penyakit kardiovascular. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh senam aerobik mix impact  dan suplementasi bawang putih terhadap penurunan kadar kolesterol total dan kadar trigliserida wanita penderita obesitas. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimental semu dengan rancangan penelitian pretest postets control group design. Sampel penelitian berjumlah 10 orang dibagi atas dua kelompok yaitu kelompok senam aerobik mix impact (SA) sebagai kelompok kontrol dan kelompok senam aerobik mix impact dengan suplementasi bawang putih (LA-BP) sebagai kelompok eksperimen. Senam aerobik dilakukan selama satu bulan, 3 kali seminggu, waktu 45 menit dengan target denyut jantung 60-70% MHR, sedang pemberian bawang putih adalah satu kali satu hari. Hasil penelitian diperoleh kadar kolesterol total pretest kelompok LA dan LA-BP adalah 212,9 mg/dl dan 215,6 mg/dl, kadar trigliserida 106,1 mg/dl dan 110,3 mg/dl. Kadar kolesterol total postest adalah 180,2 mg/dl dan 170mg/dl, kadar trigliserida 93,8 mg/dl dan 94,1mg/dl. Hasil uji t menunjukkan terdapat penurunan kadar kolesterol total dan  trigliserida baik kelompok LA maupun LA-BP. Hasil uji t tidak berpasangan menunjukkan terdapat perbedaan kadar kolesterol total post test antara kelompok LA dan LA-BP . Kesimpulan penelitian adalah senam aerobik mix impact dengan suplementasi bawang putih lebih berpengaruh terhadap penurunan kadar kolesterol total dan kadar trigliserida dibandingkan dengan hanya melakukan senam aerobik mix impact pada wanita penderita obesitas.Kata kunci: Senam aerobik mix impact, bawang putih, Kolesterol total, trigliserida
PERBEDAAN PENGARUH PEMULIHAN AKTIF (JOGGING) DAN PEMULIHAN PASIF (DUDUK) TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM LAKTAT Fajar Apollo Sinaga; Ngolu Nasip Martua Sihombing
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol 2, No 1: April 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.81 KB) | DOI: 10.24114/so.v2i1.12873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemulihan aktif dan pemulihan pasif serta pemulihan manakah labih baik terhadap penurunan kadar asam laktat darah setelah melakukan sprint 100 meter. Penelitian ini dilakukan di Stadion Universitas Negeri Medan pada April 2017, dengan metode eksperimen. Sampel penelitian berjumlah 10 orang Mahasiswa IKOR angkatan 2014 UNIMED. Hasil Penelitian kadar asam laktat pada saat pre tes pada kelompok  pemulihan aktif (jogging) diperoleh rata-rata sebesar 13,96 mmol/L dan setelah pemulihan aktif dengan jogging selama 10 menit (post tes) terdapat penurunan kadar asam laktat menjadi 10,68 mmol/L. Sedangkan pada kelompok pasif diperoleh kadar asam laktat rata-rata 13,56 mmol/L dan setelah pemulihan pasif (duduk) selama 10 menit terjadi penurunan kadar asam laktat sebesar 12,8 mmol/L. Hasil uji antara data pre-test dan post test kadar asam laktat pada kelompok pemulihan aktif diperoleh nilai significancy 0,001 (p< 0,05) yang berarti ada perbedaan yang signifikan kadar asam laktat antara pre-test dan post-test. Sedangkan pada kelompok pemulihan pasif diperoleh nilai significancy 0,063 (p>0,05) yang berarti tidak ada perbedaan yang signifikan kadar asam laktat antara pre-test dan post-test. Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,025. Karena nilai p< 0,05 berarti dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara penurunan kadar asam laktat pada lari sprint 100 meter yang diberi pemulihan aktif (jogging) dengan pemulihan pasif (duduk). Dari hasil data tersebut dapat ditarik kesimpulan berarti terdapat perbedaan yang signifikan pemulihan aktif dengan pemulihan pasif terhadap penurunan kadar asam laktat pada lari sprint 100 meter mahasiswa IKOR 2014 UNIMED. Kata Kunci:         Kadar Asam Laktat, Pemulihan Aktif, Pemulihan Pasif
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Haris Romdhoni Abdul Karim Adelia U. Ady Mangilep Adit Prayitno Afra Ulfatihah Nur Erwanto Agus Salim Samosir Agustina Pujilestari Ahmad Arif Ahmad Nazif Aji Bayu Prabowo Alian Natision Alimin Maidin Anak Agung Gede Sugianthara Andry Pratama Anik Malikah Aprisco, Handa Arintoko Arintoko, Arintoko Asnita Novida Nababan Ayuningtias, Suci Utami Bella Sandiata Burhanuddin Christian, Daniel Grace Daryati Daryati Dedi Mulyasana Deni Rahman Marpaung Denna Surahman Putra Denny Suryanto Sutardjo Deswidya Hutauruk, Deswidya Dewi, Rita Rosmala Dias Daffa Wiwaha Didin Supriat Tasripin Dini Meilisnawaty Djoko Hadi Prajitno Dwi Suharwanto Eddy Agus Basuki El Mubarok, Zaim Eulis Tanti Marlina Fadilah, Anif Nur Fauzi, Anan Fiky Y. Suratman Firdaus Firdaus Firdaus Ubaidillah, Firdaus Firdaus, Ghifa Fiyya Syarifah Kurniasari Fridawaty Rivai Ganda Yoga Swara Ganda Yoga Swara Hana Ilmi Hanna Kristianasari Hartati Chairunnisa Hasnudi . Hasyim, Mohamad Yusuf Ahmad Hendri Ahmadian Hendronoto AW. Lengkey Himam, Muhammad Wafaul Husna Amalya Melati Ica Lisnawati Ida Fauziah Iin Emy Prastiwi Ika Zenita Ratnaningsih Ilham Ksatria Ina Hendiani, Ina Indriyati Suparno Irdhian Dwika Azryan Siregar Irfan Faozi Irwandy Irwandy Iskandar, Trias Pyrenia Ismatul Khasanah Isnaniyah Malik, Isnaniyah Ita Susilowati Jajang Gumilar Kamid, Kamid Kasmudin Mustapa Khairani Fitri Khairani Fitri Khalisa Khairuna Kusmajadi Suradi Lamro Godmen Turnip Lilis Suryaningsih Lisana, Ni’matul Lulu Rehande Lutvy Lutvy, Lulu Rehande M Rusdi M. Cholid Mawardi M. Reza Raihan N.R M. Widaningsih Ma&#039;ruf Tafsin Ma'rifah, Maya Mandike Ginting Mandike Ginting Marti Dewi Ungkari miftahuddin, ahmad miftahuddin Mila Karmila Muchlisin Nawawi, Muchlisin Muhammad Afif Muhammad Hablul Barri Muhammad Hamid Multazim, Hamzah Murtiningsih, Tenny Muzaki, Anas Kurnia Nahdia Sains Lini Nandi Ade Suhendri Natanael Putragon Manalu Ngolu Nasip Martua Sihombing Noer Bahry Noor Nonong Runtini Noviyanti Noviyanti Nur Hidayah Nurhayani Nurhayani Nurina Nurina Nuriyah Setyani Nurrohmah Nurrohmah, Nurrohmah NURUL AZIZAH Nurul Umamah Nurzainah Ginting Obin Rachmawan Pahlawan Nasution Pande Made Dwijayasa Pangondian Hotliber Purba Purbonuswanto, Welius Purnomo, Kosala Dwija Purnomo, Sodik Dwi Putra, Dede Wira Trise Putri, Alfridha Dwi Qutni, Darul Raden Febrianto Christi Rahmat Gusman Rahmat Rasmawan Rahmawati, Nailur Ramadhan, Mentari Ramadlon, Anang Ramlan Silaban Retno Agustin Retno Firdiyanti Retno Purnama Irawati Rezki Ayu Safitri Rictha Puspita Haryanti Rilas Sinaga Rinal Putra K Ginting Riza Afita Surya Rizal Akhlaqul Roni Kastaman Roostita L Balia Rosiyana Muunawaroh, Rosiyana Salsabila, Unik Hanifah Salwa Nur Rohmah Samsul Bahri Ginting Santosa, Teguh Hari Saroso, Saroso Seno Darmanto Sinaga, Rika Nailuvar Singgih Kuswardono Sri Fhitryani Stevani, Kevin Yudi Egi Sudarsono, Sakti Sudiman Sudiman Sukiman Sukiman Sumardi . Sumardi Sumardi Suprihatin, Endah surya, riza afita Susi NoviaSanti Sutandi, Sutandi Syahril Syahril TATI NURHAYATI Taufik Taufik Tika Noor Prastia Totok Pudjianto Tri Anggono Prijo Tri Hesti Wahyuni Trijoko Trijoko Welina Ratnayanti Kawitana Wendri S. Putranto Wendry S. Putranto Wendry Setiadi Putranto Wendry Setiyadi Putranto Wida Zulkhaida Barokawati Wiwik Rismadayanti Wordianti Siallagan Yanti Susila Tresnawati Yogi Putra Yuli Astuti Hidayati Zahwa Rizzi Ani Zaim Elmubarok Zukhaira -