p-Index From 2021 - 2026
3.903
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Rotasi Agrikultura Jurnal Ilmu Ternak Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Jurnal Peternakan Integratif Jurnal Kedokteran Brawijaya Urania Jurnal Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir Jurnal EMPATI Inovasi Pendidikan Fisika Pharmaciana: Jurnal Kefarmasian Abdimas Jurnal Penelitian Pendidikan Ekonomikawan : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Jurnal Jaffray JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) : Jurnal Ilmiah Pendidikan JITRO (Jurnal Ilmiah dan Teknologi Peternakan Tropis) JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA Padjadjaran Journal of Dentistry Jurnal Perempuan BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan, Industri, Kesehatan) Jurnal Akademika Kimia JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) Jurnal Agribest JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT JURNAL PengaMAS Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Journal Physical Education, Health and Recreation Journal TEPAT: Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Media Sisfo Jurnal Basicedu International Journal of Social Science and Business IJISTECH (International Journal Of Information System & Technology) JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil JKIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Jurnal Perempuan Lisanul Arab: Journal of Arabic Learning and Teaching JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) Diakronika Jurnal Psikohumanika Economy Deposit Journal ( E-DJ) Akuntoteknologi : Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Teknologi Jurnal Manajemen Jurnal HIDROPILAR Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat An Nisa' Majalah Ilmiah Matematika dan Statistika (MIMS) Journal Informatic, Education and Management (JIEM) Indonesian Applied Physics Letters Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Ilomata International Journal of Management Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKPI) Jurnal Wawasan Pendidikan Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Jurnal Kesehatan dan Olahraga PENGABDIAN SOSIAL Holistik Manajemen Jurnal Manajemen Darris: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah e_Jurnal Ilmiah Riset Akuntansi
Claim Missing Document
Check
Articles

Effect of duration of time and dosage on fermentation of cacao pod by using Indigenous Microorganism YL (MOIYL) Eka Wulandari; Tri Hesti Wahyuni; Hasnudi .; Nurzainah Ginting; Ma'ruf Tafsin
Jurnal Peternakan Integratif Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.49 KB)

Abstract

The main problem with cocoa pod is the high crude fiber content and lowcrude protein. A treatment needed to change the nutritional content, one of which isfermentation. In this study, fermentation used Indigenous microorganisms which wereYL (MOIYL). This research lasted for 3 months which was carried out from July toSeptember 2018 at the Laboratory of Animal Production and the Laboratory of AnimalNutrition Sciences at the Faculty of Agriculture, University of North Sumatra. Theresearch design used was Factorial 4 x 4 Completely Randomized Design (CRD), with 3replications where factor 1 was the various levels of inoculum of Indigenous YL(MOIYL) and factor 2 was the length of fermentation (incubation) with measuredparameters of crude protein, crude fiber, crude fat, and ash content using proximateanalysis.The results showed that cocoa pod fermentation using Indigenous YL (MOIYL)microorganisms could improve the quality of nutrient content including the highestwater content with a dose of 3% with a 7 day fermentation of 11.75% and the lowestwithout Moiyl with 21 days fermentation time of 10.02%. highest crude protein with 5%dose with 7 days fermentation of 11.89% and the lowest without Moiyl with 28 daysfermentation of 7.18%, highest crude fat at 5% with 7 days fermentation at 1.33% andthe lowest without Moiyl with 28 days fermentation time is 1.22%, while the highestcrude fiber is 5% with 7 days fermentation of 21.3% and the lowest is 5% with 28 daysfermentation of 23.93%, the highest dry matter is 3% with 7 days fermentation timeequal to 88.24% and the lowest without Moiyl with 7 days long 89.95%, highest ashcontent with d osis 1% with a 7 day fermentation time of 9.52% and the lowest ashcontent without Moiyl with a 7 day fermentation time of 11.17%. The results of thisstudy concluded that cocoa pod fermentation using 5% Indigenous YL (MOIYL)microorganisms and 7 days fermentation time could increase water content, crudeprotein, and crude fat, while crude fiber, dry matter, and ash content decreased.
EVALUASI SANITASI LAPAK PENJUALAN KARKAS AYAM TERHADAP JUMLAH TOTAL BAKTERI, Staphylococcus aureus DAN AWAL KEBUSUKAN Yuli Astuti Hidayati; Eulis Tanti Marlina; Eka Wulandari
Jurnal Ilmu Ternak Vol 21, No 2 (2021): December
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v21i2.36767

Abstract

Pada masa pandemic, pemerintah membatasi mobilitas masyarakat, sehingga banyak produsen daging ayam merubah pola penjualannya dengan membuka kios di sekitar pemukiman penduduk. Kios yang digunakan berupa meja yang diberi alas plastic dan terbuka, serta lokasi dipinggir jalan raya, hal ini rentan terhadap kontaminasi bakteri dan menyebabkan kerusakan pada daging ayam. Tujuan penelitian ini mengevaluasi sanitasi lapak penjualan karkas ayam terhadap kontaminasi bakteri, Staphylococcus aureus dan nilai pH serta awal kebusukan pada karkas ayam. Metode penelitian adalah metode deskripsi, dengan melakukan surve dan analisis pada pedagang kaki lima tentang evaluasi sanitasi lapak dagangan terhadap jumlah bakteri total, Staphylococcus aureus, pH dan awal kebusukan pada karkas ayam. Batas Maksimum Cemaran Bakteri berdasarkan SNI 7388:2009 : ALT (30 °C, 72 jam) 1 x 106 koloni/g, Staphylococcus aureus 1 x 102 koloni/g. Hasil penelitian menunjukkan jumlah total bakteri pada bagian karkas dada (9.45 x 108 – 3.17 x 109 ) dan paha (9.36 x 108 - 1.95 x 109 ) dari semua pedagang, melibihi standar. Pada sampel dari Pedagang P1 (paha) dan P5 (dada) terdapat Staphylococcus aureus yang melebihi standar. Nilai pH berkisar 5.64 – 6.94, awal kebusukan dimulai pada menit ke 295 – 545.
Belajar Sebagai Identitas Dan Tugas Gereja Junihot M. Simanjuntak
Jurnal Jaffray Vol 16, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jj71.v16i1.279

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan pentingnya belajar dalam kaitannya dengan tugas pembinaan jemaat dan memaknainya sebagai tugas yang mendesak. Memakai metode deskriptif-analitis, penulis memaparkan konsep belajar dalam melalui pendekatan studi Alkitab dengan ilmu-ilmu psikologi sebagai pendukung. Hasil studi ini di dapatkan informasi bahwa 1) Pendidikan Kristen Berbeda dengan pendidikan sekuler yang bercorak humanistik dan naturalistic. 2) Pendidikan Kristen berkonsentrasi pada tugas memahami dan menghayati serta mengkomunikasikan penyataan Allah (God’s revelation) di dalam Alkitab dan di dalam Yesus Kristus. 3) dari studi Alkitab dikemukakan bahwa belajar adalah bagian dari hakikat manusia dan tuntutan dasariah dari Allah untuk mengenal Dia sebagai Tuhan Pencipta dan Penebus umat manusia. 4) Guna membimbing gereja berkembang dalam kehidupan yang dinamis secara spritual, kehadiran gereja yang bersedia belajar sangat diperlukan. Warga jemaat perlu disadarkan bahwa untuk memelihara kadar spiritualitas yang tetap segar, orang percaya senantiasa memerlukan pembelajaran yang jujur, sehat dan benar.This paper aims to describe the importance of learning in relation to the discipling duties of the church and interpret it as an urgent task. Using a descriptive-analytic method, the author explains concepts learned through a Bible study approach and includes discussion on psychology as a supplement. The results of this study in gathering information are that 1) Christian Education is unlike secular education that is inclined toward humanistic and naturalistic thinking. 2) Christian Education is concentrated on the task of understanding and appreciating along with communicating the revelation of God (God's revelation) in the Bible and in Jesus Christ. 3) From studying the Bible it can be argued that learning is part of human nature and the basic demands of God to know Him as God the Creator and Redeemer of mankind. 4) In order to guide the church in developing spiritually dynamic lives, the presence of churches who are willing to learn is very much needed. The congregation needs to be made aware that to maintain levels of spirituality that will remain fresh and new, believers will continuously need learning that is honest, wholesome and true.
Implikasi Konsep Dan Desain Kurikulum Dalam Tugas Pembinaan Warga Jemaat Junihot M. Simanjuntak
Jurnal Jaffray Vol 12, No 2 (2014): Oktober 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jj71.v12i2.18

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan pentingnya para pendidik Kristen memahami konsep dan desain kurikulum dalam kaitannya dengan tugas pembinaan jemaat dan memaknainya sebagai tugas yang mendesak. Memakai metode deskriptif-analitis, penulis memaparkan konsep pembinaan warga jemaat, konsep dan desain kurikulum dalam pembinaan warga gereja. Hasil studi ini menunjukkan 1) Secara umum konsep pembinaan warga gereja di mana tujuan-tujuan pendidikan Kristen harus dimulai dari penegasan tentang Allah yang diperkenalkan melalui Kristus dalam Alkitab; 2) Konsep dan desain kurikulum dalam pembinaan warga gereja, dengan menyimak begitu banyak segi dari peran kurikulum, maka gereja tidak mungkin lagi mengabaikan tugas ini. Maka guru PAK di sekolah dan perguruan tinggi juga harus memikirkan pengembangan kurikulum. Salah satu aspek penting dari guru berkompetensi ialah kemampuannya dalam memahami, mengelola kurikulum dan pembelajaran. Di gereja, para pengerja dan pemimpinnya harus belajar merencanakan dan mengembangkan kurikulum pelayanan berbagai kategori dan kelompok warga gereja.Kata-kata kunci: konsep, desain, kurikulum, tugas, pembinaan, gereja, warga jemaatThis article aims to explain the importance for Christian educators to understand the concept and design of curriculum in relationship to the task of teaching a congregation and understand it as an urgent task.  Using the descriptive-analytic method, the writer explains the concept of teaching a congregation, and the concept and design of curriculum in teaching a congregation.  The results of this study show 1) Generally, concerning the concept of teaching a congregation, the goals of Christian education must begin with the statement about God, who is known through Christ in the Bible; 2) Concerning the concept and design of curriculum in teaching a congregation, including understanding the many-faceted role of curriculum, the church can no longer neglect this task. Accordingly, Christian education teachers both in schools and universities must think about curriculum development. One of the important aspects of a competent teacher is the capability to comprehend, organize curriculum, and teach.  In the church, the staff and leaders must learn how to plan and develop curriculum to minister to the various categories and groups in the congregation. 
Perbedaan Hasil Belajar Antara Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization dengan Model Pembelajaran Konvensional Plus pada Mata Pelajaran Statika Eka Wulandari; Daryati Daryati
Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2013): Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.9 KB) | DOI: 10.21009/jpensil.v2i1.9866

Abstract

The Objective of this study to get the empirical data result of learning between student getting model of study of co-operative of type of team assisted individualization with getting conventional study model of plus and to know there is do not it him difference of result of learning study of co-operative of type of team assisted individualization with the conventional study of plus to result learn the statics of at class of X Technique Draw the Building SMKN 26 Jakarta. Knowing the result of student learning which still does not fulfill KKM in Statika lesson, then model of study of co-operative of type of team assisted individualization, this method obliges the students to be more active in doing the assignment of Statika lesson which is in the form of making question by the student with the answers.The result of the research is found the differences in the results of learning statika between model of study of co-operative of type of compared to by better Team Assisted Individualization of Conventional study model of Plus to the students of class X of technical wood construction SMKN 26 Jakarta
PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. SEAFOOD NUSANTARA KABUPATEN TOLITOLI Burhanuddin Burhanuddin; Samsidar Samsidar
Economy Deposit Journal (E-DJ) Vol 1 No 2 (2019): Economy Deposit Journal (E-DJ)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.7 KB) | DOI: 10.36090/e-dj.v1i2.592

Abstract

The problem in this study is how much influence the motivation has on employee performance at PT. Seafood Nusantara Tolitoli Regency? The purpose of this study was to determine how much influence motivation on employee performance at PT. Seafood Nusantara Tolitoli Regency. This research was conducted at PT. Seafood Nusantara Tolitoli Regency. Data collection techniques by means of observation, interviews, and questionnaires. The population and sample in this study were employees of PT. Seafood Nusantara Tolitoli Regency, amounting to 35 people. The sampling technique in this study uses "Saturated Samples". Associative data types, data sources from primary data and secondary data, data analysis methods used are moment product correlation, coefficient of determination and likert scale. Correlation coefficient (r) = 0.61 or 61% is a positive number. This shows the relationship between motivation (X) and employee performance (Y). While the coefficient of determination (r)2 = 0.3721 or 37.21% which means motivation affects employee performance, while the remaining 62.79% is influenced by other factors not examined in the research conducted.
Pengaruh Pemberian Tomat Terhadap Denyut Nadi Pemulihan Setelah Melakukan Aktivitas Fisik Maksimal Fajar Apollo Sinaga; Samsul Bahri Ginting
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol 2, No 1: Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.807 KB) | DOI: 10.24114/ko.v2i1.12945

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian tomat terhadap denyut nadi pemulihan setelah melakukan aktivitas fisik maksimal pada Siswa SMA Deli Murni Bandar Baru. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen. Populasi penelitian ini berjumlah 40 orang dengan jumlah sampel 16 orang. Sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu eksperimen berjumlah 8 orang dan kelompok kontrol 8 orang diambil dengan purposive random sampling. Berdasarkan hasil uji T berpasangan menunjukkan hasil rata – rata denyut nadi pemulihan kelompok pre test eksperimen sebesar 113,25 sedangkan post test sebesar 91,50 dengan nilai p=0,000 yang berarti ada pengaruh pemberian  tomat terhadap denyut nadi pemulihan setelah melakukan aktivitas fisik maksimal. Sedangkan pada kelompok kontrol memperoleh nilai rata – rata pre test sebesar 116,25 sedangkan post test sebesar 112,50 dengan nilai p=0,059 yang berarti tidak ada pengaruh pada kelompok kontrol. Berdasarkan hasil uji t berpasangan diketahui bahwa nilai p=0,000 (p<0,05) sehingga disimpulkan ada pengaruh pemberian tomat terhadap denyut nadi pemulihan setelah melakukan aktivitas fisik .Berdasarkan hasil uji wilcoxon diketahui bahwa nilai p=0,059 (p>0,05) sehingga disimpulkan tidak ada pengaruh pemberian air putih terhadap denyut nadi pemulihan setelah melakukan aktivitas fisik. Hasil uji wilcoxon post test kelompok eksperimen dan post test kelompok kontrol menunjukkan nilai p=0,011 dengan demikian adanya pengaruh signifikan pemberian tomat terhadap denyut nadi pemulihan dengan (p<0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian tomat terhadap denyut nadi pemulihan setelah melakukan aktivitas fisik Maksimal pada siswa SMA Deli Murni Bandar Bandar Baru. Kata Kunci: Tomat, Denyut Nadi Pemulihan, Aktivitas Fisik
Pengaruh Pemberian Antioksidan Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Aktifitas Fisik Maksimal Fajar Apollo Sinaga; Lamro Godmen Turnip
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol 1, No 2: September 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.394 KB) | DOI: 10.24114/ko.v1i2.12886

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui informasi tentang Pengaruh Pemberian Antioksidan Pada Aktifitas Fisik Maksimal terhadap Kadar Hemoglobin pada Mahasiswa IKOR 2014. Penelitian dilakukan di Stadion Universitas Negeri Medan Jurusan Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan Pada Tanggal 30 September 2015 sampai dengan 08 Oktober 2015 dengan metode eksperimen dengan pengambilan data pre test dan post test. Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 67 orang dengan sampel penelitian berjumlah 10 orang yang ditetapkan berdasarkan teknik Eksklusi dan Inklusi. Selanjutnya dibagi dua kelompok dengan teknik Matching Pairing yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Taraf signifikan f adalah 0,427 artinya Ho diterima bahwa kedua varian populasi identik (equal varian asumsi). Karena signifikan f mempunyai keputusan equal varian asumsi maka T test menggunakan equal varian asumsi. Nilai equal varian asumsi sebesar 1,572 dengan sig.(2-tailed) adalah 0,155 atau > 0,05 sehingga diputuskan tidak ada pengaruh bermakna pemberian Antioksidan (Vitamin C, E) terhadap peningkatan kadar hemoglobin setelah melakukan aktifitas fisik maksimal. Dengan demikian hipotesis menyatakan tidak ada pengaruh pemberian antioksidan terhadap kadar hemoglobin setelah melakukan aktifitas maksimal maupun secara signifikan α = 0,05 dan tidak teruji kebenarannya dalam  penelitian ini.Kata kunci: Antioksidan, Hemoglobin, Aktifitas fisik maksimal
Pengaruh Pemberian Vitamin E Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Aktivitas Fisik Submaksimal Rika Nailuvar Sinaga; Fajar Apollo Sinaga; Irdhian Dwika Azryan Siregar
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol 2, No 1: Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.477 KB) | DOI: 10.24114/ko.v2i1.12950

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Vitamin E terhadap kadar Hemoglobin pada aktivitas fisik submaksimal. Penelitian dilakukan di jurusan Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan mulai pada bulan Oktober 2015 sampai April 2016, dengan metode eksperimen, dengan pengambilan data pre test dan post tes. Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 20 orang dengan sampel penelitian berjumlah 10 orang yang ditetapkan adalah Mahasiswa IKOR 2013 yang memenuhi kriteria. Taraf signifikan f adalah 0,927 yang artinya Ha ditolak bahwa kedua varian populasi tidak identic (equal varian not asumsi) , karena tidak signifikan f mempunyai keputusan equal varian not asumsi. Nilai equal varian not asumsi sebesar 0,222 dengan sig.(2-tailed) adalah 0,222 atau > 0,05 sehingga di putuskan tidak ada pengaruh pemberian Vitamin E terhadap peningkatan kadar Hemoglobin setelah melakukan aktifitas fisik submaksimal. Dengan demikian hipotesis menyatakan tidak ada pengaruh pemberian vitamin E terhadap kadar Hemoglobin pada aktifitas fisik submasimal tidak di terima secara signifikan α = 0,05 dan tidak teruji kebenarannya pada penelitian ini. Kata Kunci: Vitamin E, Hemoglobin, Aktifitas Fisik Submaksimal.
Perbedaan Pengaruh Pemulihan Aktif, Pasif Dan Dengan Pemberian Minuman Isotonik Terhadap Penurunan Kadar Asam Laktat Fajar Apollo Sinaga; Pahlawan Nasution
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol 2, No 2: September 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.398 KB) | DOI: 10.24114/ko.v2i2.12959

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemulihan aktif, pemulihan pasif dan pemberian minuman isotonik terhadap penurunan kadar asam laktat pada lari sprint 100 meter. Penelitian ini dilakukan di Stadion UNIMED mulai pada bulan Desember 2016 sampai April 2017, dengan metode eksperimen. Sampel penelitian berjumlah 15 orang yaitu mahasiswa IKOR-UNIMED. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar asam laktat sebelum pemulihan aktif sebesar 15,40 dan setelah pemulihan aktif sebesar 11,48. Hasil uji statistik diperoleh p value = 0,005 atau nilai p<0,05, yang artinya bahwa ada perbedaan yang bermakna kadar asam laktat sebelum pemulihan aktif (joging) dan setelah pemulihan aktif (joging). Pada kelompok pemulihan pasif diperoleh rata-rata pre tes sebesar 16,62 dan pos tes sebesar 13,66. Hasil uji statistik diperoleh p value = 0,028 atau nilai p<0,05, yang artinya bahwa ada perbedaan yang bermakna kadar asam laktat sebelum pemulihan pasif dan setelah pemulihan pasif. Pada kelompok pemberian minuman isotonik diperoleh rata-rata pre tes sebesar 16,24 dan post tes sebesar 13,04. Hasil uji statistik diperoleh p value = 0,002 atau nilai p<0,05, yang artinya bahwa ada perbedaan yang bermakna kadar asam laktat sebelum pemulihan dengan pemberian minuman isotonik dan setelah pemulihan pemulihan dengan pemberian minuman isotonik. Hasil uji ANAVA diperoleh nilai Fhitung sebesar 6,950 dengan p=0,010. Karena nilai p<0,05 berarti dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara penurunan kadar asam laktat pada lari sprint 100 meter mahasiswa IKOR 2014 yang diberi pemulihan aktif, pemulihan pasif, dan pemulihan dengan pemberian minuman isotonik. Kata Kunci: Kadar Asam Laktat, Pemulihan Aktif, Pasif, dan dengan Minuman Isotonik
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Haris Romdhoni Abdul Karim Adelia U. Ady Mangilep Adit Prayitno Afra Ulfatihah Nur Erwanto Agus Salim Samosir Agustina Pujilestari Ahmad Arif Ahmad Nazif Aji Bayu Prabowo Alian Natision Alimin Maidin Anak Agung Gede Sugianthara Andry Pratama Anik Malikah Aprisco, Handa Arintoko Arintoko, Arintoko Asnita Novida Nababan Ayuningtias, Suci Utami Bella Sandiata Burhanuddin Christian, Daniel Grace Daryati Daryati Dedi Mulyasana Deni Rahman Marpaung Denna Surahman Putra Denny Suryanto Sutardjo Deswidya Hutauruk, Deswidya Dewi, Rita Rosmala Dias Daffa Wiwaha Didin Supriat Tasripin Dini Meilisnawaty Djoko Hadi Prajitno Dwi Suharwanto Eddy Agus Basuki El Mubarok, Zaim Eulis Tanti Marlina Fadilah, Anif Nur Fauzi, Anan Fiky Y. Suratman Firdaus Firdaus Firdaus Ubaidillah, Firdaus Firdaus, Ghifa Fiyya Syarifah Kurniasari Fridawaty Rivai Ganda Yoga Swara Ganda Yoga Swara Hana Ilmi Hanna Kristianasari Hartati Chairunnisa Hasnudi . Hasyim, Mohamad Yusuf Ahmad Hendri Ahmadian Hendronoto AW. Lengkey Himam, Muhammad Wafaul Husna Amalya Melati Ica Lisnawati Ida Fauziah Iin Emy Prastiwi Ika Zenita Ratnaningsih Ilham Ksatria Ina Hendiani, Ina Indriyati Suparno Irdhian Dwika Azryan Siregar Irfan Faozi Irwandy Irwandy Iskandar, Trias Pyrenia Ismatul Khasanah Isnaniyah Malik, Isnaniyah Ita Susilowati Jajang Gumilar Kamid, Kamid Kasmudin Mustapa Khairani Fitri Khairani Fitri Khalisa Khairuna Kusmajadi Suradi Lamro Godmen Turnip Lilis Suryaningsih Lisana, Ni’matul Lulu Rehande Lutvy Lutvy, Lulu Rehande M Rusdi M. Cholid Mawardi M. Reza Raihan N.R M. Widaningsih Ma&#039;ruf Tafsin Ma'rifah, Maya Mandike Ginting Mandike Ginting Marti Dewi Ungkari miftahuddin, ahmad miftahuddin Mila Karmila Muchlisin Nawawi, Muchlisin Muhammad Afif Muhammad Hablul Barri Muhammad Hamid Multazim, Hamzah Murtiningsih, Tenny Muzaki, Anas Kurnia Nahdia Sains Lini Nandi Ade Suhendri Natanael Putragon Manalu Ngolu Nasip Martua Sihombing Noer Bahry Noor Nonong Runtini Noviyanti Noviyanti Nur Hidayah Nurhayani Nurhayani Nurina Nurina Nuriyah Setyani Nurrohmah Nurrohmah, Nurrohmah NURUL AZIZAH Nurul Umamah Nurzainah Ginting Obin Rachmawan Pahlawan Nasution Pande Made Dwijayasa Pangondian Hotliber Purba Purbonuswanto, Welius Purnomo, Kosala Dwija Purnomo, Sodik Dwi Putra, Dede Wira Trise Putri, Alfridha Dwi Qutni, Darul Raden Febrianto Christi Rahmat Gusman Rahmat Rasmawan Rahmawati, Nailur Ramadhan, Mentari Ramadlon, Anang Ramlan Silaban Retno Agustin Retno Firdiyanti Retno Purnama Irawati Rezki Ayu Safitri Rictha Puspita Haryanti Rilas Sinaga Rinal Putra K Ginting Riza Afita Surya Rizal Akhlaqul Roni Kastaman Roostita L Balia Rosiyana Muunawaroh, Rosiyana Salsabila, Unik Hanifah Salwa Nur Rohmah Samsul Bahri Ginting Santosa, Teguh Hari Saroso, Saroso Seno Darmanto Sinaga, Rika Nailuvar Singgih Kuswardono Sri Fhitryani Stevani, Kevin Yudi Egi Sudarsono, Sakti Sudiman Sudiman Sukiman Sukiman Sumardi . Sumardi Sumardi Suprihatin, Endah surya, riza afita Susi NoviaSanti Sutandi, Sutandi Syahril Syahril TATI NURHAYATI Taufik Taufik Tika Noor Prastia Totok Pudjianto Tri Anggono Prijo Tri Hesti Wahyuni Trijoko Trijoko Welina Ratnayanti Kawitana Wendri S. Putranto Wendry S. Putranto Wendry Setiadi Putranto Wendry Setiyadi Putranto Wida Zulkhaida Barokawati Wiwik Rismadayanti Wordianti Siallagan Yanti Susila Tresnawati Yogi Putra Yuli Astuti Hidayati Zahwa Rizzi Ani Zaim Elmubarok Zukhaira -