p-Index From 2021 - 2026
6.229
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS MULTIDIMENSIONAL SCALING UNTUK PEMETAAN APLIKASI PEMBELAJARAN DARING Nur Baiti Nasution; Padrul Jana
STATMAT : JURNAL STATISTIKA DAN MATEMATIKA Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Math Program, Math and Science faculty, Pamulang University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sm.v3i1.8606

Abstract

Sejak Covid 19 ditetapkan sebagai pandemi bulan Maret 2020 lalu, sebagian besar sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia mulai menerapkan pembelajaran daring. Setelah berjalan selama 2 semester, baik guru dan dosen telah memiliki pengalaman yang cukup dalam mengelola kelas secara daring. Dengan kata lain, setiap guru atau dosen pastilah telah memiliki pendapat mengenai kemiripan setiap pasangan aplikasi pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan posisi dari 7 aplikasi yang sering digunakan sebagai platform pembelajaran daring dalam suatu ruang multidimensi berdasarkan pendapat responden mengenai kemiripan ketujuh aplikasi tersebut. Ketujuh aplikasi tersebut adalah Whatsapp, Telegram, Google Classroom, Schoology, Teams, LMS Moodle, dan Edmodo. Hasil akhir dari penelitian ini adalah suatu peta spasial yang menggambarkan kemiripan tujuh aplikasi tersebut. Penelitian ini bersifat deskriptif eksploratif dengan menggunakan multidimensional scaling non atribut sebagai metode analisis data. Terdapat 30 responden yang bersedia berpartisipasi dengan memberikan pendapat mengenai seberapa mirip masingmasing platform. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam peta spasial yang terbentuk terdapat 3 kelompok yang muncul, yaitu kelompok 1 terdiri atas Telegram dan Whatsapp, kelompok 2 terdiri atas Moodle, Schoology, dan Edmodo, dan kelompok 3 berisikan Google Classroom dan Teams. Hasil MDS ini memiliki tingkat stress sebesar 4,98% dan nilai R2 sebesar 0.993 yang berarti hasil MDS dinilai sangat baik.
Pembinaan Olimpiade Matematika Kelas VA CI SD Negeri Ungaran I Yogyakarta Padrul Jana
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v2i2.527

Abstract

Pembinaan olimpiade matematika pada Sekolah dasar Negeri Ungaran I Yogyakarta diperlukan karena beberapa hal yaitu, tersedianya bibit unggul sehingga rugi kalau tidak dibina dan dibimbing serta selama ini proses pembinaan belum rutin atau menjelang ada lomba saja. Fakta tersebut menginisiasi pengabdi untuk melakukan kegiatan pembinaan olimpiade matematika di sekolah tersebut. Tahapan yang dilalui adalah pemberian pre test, treatment, dan post test sedangkan metode yang digunakan dalam kegiatan pembinaan ini adalah ceramah, diskusi, dan presentasi. Hasil yang dicapai adalah terlaksananya pembinaan olimpiade dan meningkatkan nilai rata-rata skor pre test dan post test sebesar 21,37. Meningkatnya skor tersebut menjadi salah satu indikator telah meningkatnya pemahaman siswa dalam mengerjakan soal-soal olimpiade, harapannya dapat mempersiapkan calon juara olimpiade matematika sejak dini.
The Students’ Misconceptions in Using Three-tier Multiple Choice Diagnostic Test on the Angle Relationships Desfi Ida Muryani; Padrul Jana; Sitti Mutia Umasugi
Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Vol 12, No 1 (2022): Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/formatif.v12i1.9641

Abstract

Understanding the concept is one ability that students must master in learning mathematics because concepts in mathematics are related to each other. Based on the result of observation, it showed that not all students had a good conceptual understanding. Another finding reported that students had met the criteria for understanding concepts, not understanding concepts, and having misconceptions. The conditions where students experience misconceptions needto be considered because the misconception is a condition in which students use a concept that is not following the agreement of the expert with full confidence in the correctness of the concept. If misconception is allowed, it will affect the following concepts. This study aimed to determine the process and results of the analysis of student misconceptions and determined the causes of student misconceptions. The design of this research was descriptive qualitative with the number of subjects as many as 20 students. Data collection used a diagnostic test in the form of three-level multiple-choice questions and interview results. The methodused a test,an interview, and documentation. The steps in the data analysis of this research included data collection, data reduction, data presentation, and concluding. The validity test of the data used triangulation, namely, comparing the test results with the interview result. The research resultsshowed that there were students' misconceptions in the low and medium-level understanding group. Meanwhile, students in the high conceptual understanding group found False Positive criteria where false positives were parts of the misconception. However, in this study, the false positives were caused by students' inaccuracy in answering the questions. The causes of student misconceptions included using the concept of angles that were not following the agreement of the experts; applying angles with the wrong concept; wrong in interpreting images or just seeing based on images; wrong in algebraic addition arithmetic operations; wrongly applying the concept of angles in triangles, and not being careful in solving algebraic equations. <w:LsdException Locked=
Development of Student Work Sheets Based on Contextual Learning to Facilitate Mathematic Concept Understanding Skill of Junior High School Student 7th Grade Citra Murti Anggraini; Kristina Warniasih; Padrul Jana
Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/formatif.v9i1.2773

Abstract

The research purpose was to produce learning material as the quality of Student Work Sheets based on contextual learning to facilitate Mathematics concept understanding skill of Junior High School student 7th Grade at triangle material and to describe the quality of Student Work Sheets that has a valid, simple and effective qualification. Student Work Sheets development based on Ministry of Education development model that adapted from Borg and Gall procedure development through some steps: (1) doing product development analysis, (2) developing beginning product, (3) expert’s validation and revision, (4) small-scale field test and product revision, and (5) significant scale field test and last  product. Student Work Sheets quality described based on the marking result of material expert, media expert, and mathematics teacher for the validation aspect, student respond questionnaire and observation sheets of learning application for simplicity aspect, also a post-test question for affectivity aspect. The research result showed that the quality of Student Work Sheets product in validation aspect fulfill good and very good criteria based on the mark from a material expert, media expert, and assessor with the average score for each aspect was 4,19; 4,31; and 4,23. Simplicity aspect fulfills good and very good criteria based on the result of student respond questionnaire and observation sheets of learning application with the average score for each aspect was 3,55 and 93,68%. However, for affectivity aspect fulfill good criteria based on student post-test with the average score was 79,17 from the maximal score was 100 and completeness percentage was 69%.
WORKSHOP PENANGANAN SISWA KESULITAN BELAJAR MENGHITUNG (DYSKALKULIA)PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Bayu Pamungkas; Padrul Jana
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): JAIM Jurnal Abdi Masyarakat
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v1i2.151

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk, 1) Meningkatkan pemahaman guru Mata Pelajaran Matematika mengenai siswa berkesulitan belajar menghitung (dyskalkulia), 2)Meningkatkan kemampuan guru Mata Pelajaran Matematika dalam memberikan layanan pendidikan siswa berkesulitan belajar menghitung (dyskalkulia). Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui Workshop Penanganan SiswaBerkesulitan Belajar Menghitung (Dyskalkulia)pada Mata Pelajaran Matematika.Pelatihan ini akan dilaksanakan sebanyak 2 kali. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada bulan Maret 2017. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui beberapa metode pelatihan, yaitu: 1) Metode Ceramah untuk memberikan penjelasan karakteristik umum dan kebutuhan belajar anak berkesulitan belajar menghitung (dyskalkulia), 2) Metode Klinis untuk analisis kesalahan operasi hitung siswa berkesulitan belajar menghitung (dyskalkulia) dan penyusunan Program Pembelajaran Individual (PPI) siswa berkesulitan belajar menghitung (dyskalkulia). Hasil dari workshop ini adalah meningkatnya kemampuan guru Mata Pelajaran Matematika dalam memberikan layanan pendidikan siswa berkesulitan belajar menghitung (dyskalkulia). Dengan meningkatnya kemampuan tersebut maka berimbas pada peningkatan kualitas pendidikan inklusif.
PELATIHAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU SD NEGERI GUWOSARI Padrul Jana; Bayu Pamungkas
ABDIMAS DEWANTARA Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.423 KB) | DOI: 10.30738/ad.v1i1.2289

Abstract

Kegiatan pelatihan penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendampingi guru yang ada di Sekolah Dasar Negeri Guwosari dalam hal penulisan proposal penelitian tindakan kelas, pelaksanaan penelitian tindakan kelas dan pelaporan hasil penelitian tindakan kelas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah klasikal dan diskusi yang meliputi beberapa tahapan yaitu penyampaian materi sistematika penulisan proposal, materi mengenai teknis pelaksanaan penelitian, klinis penyusunan proposal,  pendampingan pelaksanaan penelitian dan penyusunan laporan akhir penelitian. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah bertambahnya pemahaman guru pada penelitian tindakan kelas, hasil penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai  perbaikan proses pembelajaran di kelas, rekomendasi model pembelajaran dan menambah angka kredit peneliti untuk menunjang karirnya.
ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM MENGERJAKAN SOAL KALKULUS INTEGRAL DALAM PEMBELAJARAN DARING Gusti Ayu Mahayukti; Putu Kartika Dewi; I Gusti Nyoman Yudi Hartawan; Padrul Jana
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.593 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i3.5036

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesalahan mahasiswa dalam mengerjakan soal kalkulus integral. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah 10 mahasiswa semester 2 prodi Matematika Undiksha tahun akademik 2020/2021 yang rerata skor ujian tengah semester dan ujian akhir semester kurang dari 40. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sebagai instrumen utama, sedangkan soal tes kalkulus integral, dan pedoman wawancara sebagai instrumen pendukung. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan ada 50% mahasiswa membuat kesalahan tipe careless errors (Ca), 60% tipe concept errors (Co), 70% tipe application errors (Ap) dan 60% tipe test taking errors (Te). Faktor-faktor yang menyebabkan mahasiswa melakukan kesalahan adalah kurang memahami konsep, bingung memilih teknik integrasi, dan kurang memahami soal aplikasi.
Pemberdayaan Perempuan Pedukuhan Sidorejo Menuju Kelompok Ekonomi Produktif Rosalia Indriyati Saptatiningsih; Padrul Jana
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v5i3.2164

Abstract

Tujuan program pengabdian masyarakat (PKM): 1) Mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan pemasaran produk olahan hasil kelompok perempuan 2) Meningkatkan jiwa kemandirian dan motivasi dalam menghadapi permasalahan ekonomi rumah tangga. 3) Mampu menciptakan budaya kemandirian perempuan dalam lingkup luas di pedesaan. 4) Membentuk perempuan mandiri, produktif, dan sejahtera. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan komunikasi dan persuasif. Pihak terkait melibatkan aparat desa, tokoh masyarakat, observer lapangan, perkenalan, membangun komitmen, menggali masalah, membangun motivasi, pelatihan mental kewirausahaan. Hasil yang dicapai kegiatan penyuluhan dan pelatihan PKM ini adalah 1) melalui penyuluhan kesadaran gender dan pelatihan analisis kesadaran gender bagi anggota kelompok. 2) Membangun kembali usaha bersama dalam pengembangan keterampilan. 3) Melalui kegiatan menggali masalah potensi perempuan dan potensi alam dapat dikembangkan menjadi modal dasar ekonomi produktif. 4) Melalui kegiatan penyuluhan manajemen usaha , kelompok perempuan dapat memahami pentingnya manajemen usaha. Penyuluhan tentang hiegine dan sanitasi dapat memningkatkan pengetahuan kelompok untuk mengetahui pentingnya pengolahan pangan yang bersih, sehat dan ama. 5) Penyuluhan tentang teknik pengemasan dan pelabelan menambah keterampilan kelompok dalam mengemas produk menjadi lebih menarik.
Efektivitas Model Edutainment terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Gamping Regitanurvikasari Regitanurvikasari; Padrul Jana; Sitti Mutia Umasugi
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.992 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i3.1470

Abstract

Penggabungan konsep Education dan Entertainment (Edutainment) dalam pembelajaran matematika dapat menjadi suatu solusi yang berdampak baik pada peningkatan hasil belajar matematika siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas model edutainment dalam pembelajaran matematika terhadap aspek hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental (The Nonequivalent Control Group Design). Populasi penelitian mencakup siswa kelas X SMA Negeri 1 Gamping. Teknik sampling dalam  penelitian ini menggunakan simple random sampling, sehingga diperoleh dua kelas sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal pretest, posttest, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika menggunakan model Edutainment efektif terhadap hasil belajar siswa. Model pembelajaran langsung juga efektif terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Sedangkan hasil komparasi pembelajaran matematika dengan model Edutainment dan model pembelajaran langsung adalah bahwa model Edutainment lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran langsung ditinjau dari aspek hasil belajar siswa.Merging the concept of Education and Entertainment (Edutainment) in learning mathematics can be a solution that has a good impact on improving students' mathematics learning outcomes. The purpose of this study was to test the effectiveness of the edutainment model in learning mathematics on aspects of student learning outcomes. The type of research used is Quasi-Experimental (The Nonequivalent Control Group Design). The research population includes students of class X SMA Negeri 1 Gamping. The sampling technique in this study used simple random sampling; so, two classes were obtained the experimental class and the control class. The research instruments used were pre-test, post-test, and learning implementation observation sheets. The results showed that learning mathematics using the Edutainment model was effective on student learning outcomes. The direct learning model is also effective in the student learning outcomes in learning mathematics. While the results of the comparison of learning mathematics with the Edutainment model and the direct learning model are that the Edutainment model is more effective than the direct learning model in terms of student learning outcomes.
ANALISIS KESULITAN GURU MATEMATIKA DALAM PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19 Heri Kusnanto; Padrul Jana
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022): Delta : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/delta.v10i2.2228

Abstract

Learning activities that should be done face-to-face turn into online learning in line with the spread of COVID-19. The core competencies that must be mastered by students should still be completed even with all the limitations of learning. Certainly, in terms of this different learning will bring up difficulties, especially the mathematics teacher as an educator. Therefore, this study aims to describe the difficulties of mathematics teachers in online learning and the solutions to overcome teacher difficulties. This research method is Mixed Methods with Sequential Explanatory Design. The process of collecting data is with questionnaires and interviews, while the instruments used are questionnaires and interview guidelines. Technical analysis of the data using the triangulation method, namely a combination of the results of open statement questionnaires, interviews and field documentation. The results showed that (1) online learning in the planning aspect was found in the difficult category of 8.82%. Online learning in the implementation aspect obtained a difficult category of 23.53%. Online learning in the evaluation aspect obtained a difficult category of 35.29%. The most difficult aspect of online learning for mathematics teachers is the evaluation aspect. In general, female teachers, teachers with teaching years less than 3 years, teachers with the latest education bachelor degree have more difficulty in online learning. Then the teachers who teach in junior high School have more difficulty even though they are not significantly different. (2) the solution to the teacher's difficulty in the planning aspect is that the teacher can determine the application that every smartphone has, namely Whatsapp. The solution to the teacher's difficulties in the implementation aspect is that the teacher can provide additional material in the form of video links and modules so that students can study independently to deepen the material. Teachers can do learning not too early and not too late. The solution to the evaluation aspect is that the teacher can consider attitudes before being treated to online learning and give assignments in the form of a portfolio.
Co-Authors Abdul Aziz Saefudin Abdul Aziz Saefudin Afinaningsih, Dissa Afinaningsih, Dissa Ahmad Faqih Akhsani, Shofi Rizki Akhsani, Shofi Rizki Aldianta, Linggar Aldianta, Linggar Amami, Chintia Shalaza Aman Aman Amirul Anisa Nur Fahmawati Andi Dian Rahmawan Andreast Wahyu Sugiyarta Anifah, Hanik Luluk Anindita Imam Basri Apendika Nugrahayuningtyas Arip Febrianto Asriyanti, Isma Asriyanti, Isma Astuti, Novita Azman, Mohamed Nor Azhari Bayu Pamungkas Cahayani, Devita Mika Citra Murti Anggraini Danuri Danuri, Danuri Danuri, Danuri Dedi Rosadi Deri Anggraini Desfi Ida Muryani Desy Putri Sarie Dhian Arista Istikomah Dhian Arista Istikomah Drajat Edy Kurniawan Dwi Susilowati Endah Supiati Epha Diana Supandi Ernawati, Herni Ervi Nurazizah Fahruddin Fahruddin Farhan, Fikri Fauzi, Fakhriza Ahmad Fitriani, Rosmauli Jerimia Gunawan Gunawan Guruh Ghifar Zalzalah Gusti Ayu Mahayukti Hamidah, Ainun Heri Kusnanto Hidayati, Richa Nurul Hikayat, Chairil I Gusti Nyoman Yudi Hartawan Inayat Hanum Indriati Indriati, Inayat Hanum Kassymova, Gulzhaina Khotimatun, Dita Dwi Kintoko Kintoko Kristianus Boby A.M. Siahaan Laela Sagita Laela Sagita Latif, Ikhsan Abdul Latifah Hanum Lusiani, Siska Luthfi Nabila Tuankotta Mahanani, Enjang Marna Marna Marsiyam Marsiyam Marsiyam, Marsiyam Marsiyam, Marsiyam Marsiyam, Marsiyam Maxrizal Maya Saftari Mayangkara, Diaz MM Endang Susetyawati Nabila, Luthfannisa Afif Nasution, Nur Baiti Natalia Ratnaningrum Nuryani, Christina Eva Pornphirom Kraiviset Pranowo, Taufik Agung Prihatiningsih, Ismi Ratri Purwani, Rita Purwaningsih, Wharyanti Ika Putri, Dhea Annisa Putri, Dhea Annisa Putri, Vika Yuniana Putu Kartika Dewi Ratini Ratini, Ratini Ratini, Ratini Regitanurvikasari Regitanurvikasari Regitanurvikasari Ria Rustiana Risnuriawan, Faat Rizka Juni Anisa ROKHIMI ROKHIMI Rosalia Indriyati Saptatiningsih Saefudin, Abdul Aziz Saefur Rochmat Safitri, Deni Saptatiningsih, Rosalia Indriyati Setiawan, Johan Setyorini, Arifah Indah Siska Candra Ningsih Siska Candra Ningsih Sitti Mutia Umasugi Sitti Mutia Umasugi Solly Aryza Sugiman Sugiman Sunanti, Titis Sunarti Sunarti Suparlan, Andi Suryadi Suryadi Suryadi, Suryadi Susetyawati, MM Endang Taufik Muhtarom Taufik Muhtarom Triyadi, Totok Triyadi, Totok Triyadi, Totok Tuankotta, Luthfi Nabila Umasugi, Sitti Mutia Wahyu Wulandari Wahyu Wulandari Warniasih, Kristina Widayati Widayati Widayati, Widayati Yudhanto Septiadji Yuliantri, Rhoma Dwi Aria