Claim Missing Document
Check
Articles

Penapisan Hiperuresemia dan Obesitas Pada Remaja di Jakarta Barat Alexander Halim Santoso; Marcella E. Rumawas; David Limanan; Freddy Ciptono
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v3i2.1522

Abstract

Hyperuricemia is a pathophysiological condition associated with chronic inflammatory diseases such as rheumatoid arthritis, diabetes, and cardiovascular and kidney disease. Hyperuricemia is related to changes in lifestyle. Elevated serum uric acid levels can be a marker for the metabolic syndrome that commonly occurs in adults. Obesity is a complex condition involving biological, developmental, environmental, behavioral and genetic factors. The most common cause of obesity during adolescence is an imbalance in energy balance; i.e. excess caloric intake without appropriate caloric expenditure. Tomang sub-district is a sub-district under the Faculty of Medicine, Tarumanagara University. More than 25% of adults in the Tomang sub-district have hyperuricemia and 60% of the community are obese. So far it is not known how much the prevalence of hyperuricemia and obesity in adolescents in the Tomang Village. The promotion of healthy lifestyles and the prevention of disease are the fundamental principles behind public health and the promotion of public health. Measuring uric acid levels can prevent acute attacks of gout. The purpose of this service is to get an overview of the uric acid levels and obesity of the youth group in Tomang Village, West Jakarta
Deteksi Radiologis Dini Osteoartritis Genu sebagai Upaya Preventif dalam Menurunkan Risiko Disabilitas Tjie Haming Setiadi; Santoso, Alexander Halim; Dwiana, Alya; Jeffrey Jeffrey; Limanan, David
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Februari: NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v6i1.7967

Abstract

Knee osteoarthritis (OA) is one of the leading causes of disability among the elderly population. This degenerative joint disease is characterized by progressive damage to the articular cartilage and structural alterations of the knee joint, resulting in pain, reduced mobility, and diminished quality of life. This Community Service Program (PKM) aimed to promote early detection of knee OA through simple radiological screening as a preventive strategy to reduce the risk of musculoskeletal disability. The activity was conducted at Asisi Church, South Jakarta, involving 87 participants aged 54–87 years (mean 70.77 ± 7.32 years). Radiological examination was performed using standard anteroposterior knee X-rays, and results were classified according to the Kellgren–Lawrence grading system. Findings revealed that 98.9% of participants exhibited radiological signs of OA, predominantly grade II (60.9%), followed by grade III (21.8%), grade I (11.5%), and grade IV (4.6%), while only 1.1% showed normal results. Female participants (74.7%) predominated across all OA grades, indicating hormonal and biomechanical influences on disease progression. The mean age increased with OA severity, supporting the degenerative theory that aging leads to decreased chondrocyte function and cartilage elasticity. In addition to screening, participants received education on weight management, muscle strengthening exercises, and injury prevention. The results demonstrate that simple radiological screening is an effective, practical, and cost-efficient community-based approach for early detection of knee OA. Integrating such preventive strategies within primary care systems could significantly reduce the burden of disability among the elderly population.
Peningkatan Kesadaran Pemantauan Tekanan Darah melalui Edukasi Kesehatan Kerja pada Pekerja Usia Produktif di Jakarta Barat Olivia, Susy; Limanan, David
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 3 (2026): Januari
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/sp9jga27

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang semakin banyak ditemukan pada pekerja usia produktif, khususnya di wilayah perkotaan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran pemantauan tekanan darah serta mempromosikan aktivitas fisik sederhana sebagai upaya promotif–preventif hipertensi pada komunitas pekerja di Jakarta Barat. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka pada 7 Januari 2026 melalui edukasi kesehatan kerja, promosi aktivitas fisik sederhana, simulasi pemantauan tekanan darah mandiri, serta pemeriksaan tekanan darah menggunakan tensimeter digital. Sebanyak 66 peserta mengikuti kegiatan ini dengan rerata usia 32,8 ± 10,5 tahun, dan mayoritas merupakan laki-laki. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta berada pada kategori prehipertensi dan hipertensi, yang mengindikasikan adanya risiko gangguan kardiovaskular pada kelompok pekerja usia produktif. Edukasi kesehatan kerja yang dikombinasikan dengan pemeriksaan tekanan darah dan promosi aktivitas fisik sederhana terbukti meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya deteksi dini hipertensi dan penerapan perilaku hidup sehat di lingkungan kerja. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pencegahan hipertensi melalui pendekatan promotif–preventif berbasis komunitas kerja di wilayah perkotaan.
Efek Pemberian Penta Herbs Forte Terhadap Aktivitas Spesifik Enzim Katalase Hati Tikus Sprague Dawley Yang Diinduksi Hipoksia Sistemik Kronik Putri, Viola Ananda Jerika; Limanan, David; Ferdinal, Frans; Yulianti, Eny
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i1.21171

Abstract

Hipoksia sistemik dapat memicu stres oksidatif akibat peningkatan reactive oxygen species (ROS) yang berpotensi mengganggu fungsi hati. Enzim katalase berperan penting dalam sistem pertahanan antioksidan endogen melalui penguraian hidrogen peroksida (H₂O₂). Penelitian ini bertujuan mengamati aktivitas enzim katalase hati pada tikus Sprague Dawley yang dipaparkan hipoksia sistemik dengan durasi berbeda serta menilai kecenderungan perubahan aktivitas enzim setelah pemberian Penta Herbs Forte (PHF), suatu formulasi herbal kombinasi dari lima tanaman obat. Sebanyak 32 ekor tikus jantan Sprague Dawley dibagi ke dalam delapan kelompok berdasarkan durasi hipoksia (normoksia, 1 hari, 7 hari, dan 14 hari) serta perlakuan (kontrol dan PHF). Induksi hipoksia dilakukan menggunakan hypoxia chamber dengan paparan 24 jam per hari. Aktivitas enzim katalase hati diukur menggunakan metode spektrofotometri. Hasil menunjukkan bahwa paparan hipoksia dengan durasi yang lebih lama cenderung diikuti oleh penurunan aktivitas enzim katalase pada kelompok kontrol. Pada kelompok yang menerima PHF, aktivitas enzim katalase secara umum berada pada nilai yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol pada berbagai durasi hipoksia, meskipun sebagian besar perbedaannya tidak bermakna secara statistik (p 0,05). Temuan ini menunjukkan adanya kecenderungan bahwa PHF berpotensi mendukung aktivitas sistem antioksidan hati pada kondisi hipoksia sistemik. Namun, interpretasi hasil masih terbatas pada konteks eksperimental dan memerlukan penelitian lanjutan.
Skrining dan Edukasi Pencegahan Dini Penyakit Tidak Menular pada Masyarakat Urban Tomang Limanan, David; Olivia, Susy; Lontoh, susy olivia
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 02 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i02.3106

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan masalah kesehatan utama di masyarakat urban, dengan obesitas sentral dan gangguan kardiometabolik sebagai faktor risiko dominan. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko PTM serta keterbatasan pengetahuan mengenai kegawatdaruratan kardiovaskular menjadi tantangan dalam upaya pencegahan dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko PTM melalui skrining kesehatan yang terintegrasi dengan edukasi pencegahan dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 7 Januari 2026 dengan metode skrining dan edukasi berbasis komunitas pada 66 peserta. Pemeriksaan meliputi indeks massa tubuh, lingkar perut, tekanan darah, kadar gula darah sewaktu, kolesterol total, dan asam urat. Hasil menunjukkan rerata usia peserta 32,79 ± 10,45 tahun, dengan mayoritas berjenis kelamin laki-laki (93,9%). Rerata IMT sebesar 26,14 ± 4,65 kg/m², dengan 65,2% peserta memiliki lingkar perut tinggi. Kadar kolesterol total normal ditemukan pada 77,3%, gula darah sewaktu normal pada 83,3%, dan kadar asam urat tinggi pada 48,5% peserta. Kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat mitra memiliki berbagai faktor risiko PTM, terutama obesitas sentral, dan bahwa skrining kesehatan yang diintegrasikan dengan edukasi PTM dan BHD berpotensi meningkatkan kesadaran serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kegawatdaruratan kardiovaskular.
ANALISIS FITOKIMIA DAN KAPASITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN ALPUKAT (PERSEA AMERICANA MILL) DENGAN METODE DPPH Daiva Pattra Yoe; David Limanan; Frans Ferdinal; Eny Yulianti
Ebers Papyrus Vol. 31 No. 2 (2025): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/4js9n196

Abstract

Produksi berlebihan Reactive Oxygen Species (ROS) dapat memicu stres oksidatif yang membuat kerusakan pada biomolekul penting seperti lipid, protein, dan asam nukleat. Daun alpukat (Persea americana Mill.) telah menarik perhatian sebagai sumber potensial antioksidan alami karena kandungan senyawa aktif biologisnya yang melimpah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari tahu kandungan fitokimia dan menilai kinerja antioksidan dari ekstrak daun alpukat menggunakan metode uji DPPH. Analisis kandungan fitokimia menunjukkan bahwa berbagai kelompok metabolit sekunder teridentifikasi, termasuk alkaloid, flavonoid, kardioglikosida, saponin, kumarin, fenolik, kuinon, betasianin, steroid, terpenoid, tanin, antosianin, dan glikosida. Senyawa-senyawa ini diyakini berperan dalam pertahanan antioksidan melalui mekanisme seperti transfer atom hidrogen, stabilisasi radikal bebas, dan pengikatan ion logam. Penilaian aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan teknik uji DPPH (2,2-difenil-1- pikrilhidrazil), yang menunjukkan aktivitas penangkap radikal yang signifikan dari ekstrak, dengan nilai IC₅₀ sebesar 31,563 µg/mL. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menyoroti sifat antioksidan kuat dari daun alpukat dan menunjukkan potensinya sebagai bahan alami dalam pengembangan formulasi antioksidan berbasis herbal.
Effect of Penta Herbs Forte on Antioxidant Capacity and Cardiac Protein Carbonyl Levels in a Hypoxia-Induced Rat Model Widiarto, Sentanu; Gunawan, Shirly; Limanan, David; Ferdinal, Frans; Yulianti, Eny
Biomedical Journal of Indonesia Vol. 12 No. 2 (2026): Vol 12, No 2, 2026, In Press
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/bji.v12i2.304

Abstract

Introduction. Hypoxia, a state of inadequate oxygen supply in tissues, can induce the generation of reactive oxygen species (ROS), leading to oxidative stress and damage to biomolecules such as proteins. This damage can be quantified by measuring protein carbonyl levels. Penta Herbs Forte (PHF), a polyherbal formulation composed of Andrographis paniculata, Blumea balsamifera, Phyllanthus urinaria, Zingiber officinale, and Curcuma xanthorrhiza, is rich in bioactive compounds with known antioxidant properties. This study aimed to evaluate the antioxidant activity of PHF extract and its effects on cardiac protein carbonyl levels in hypoxia-induced rats. Methods. This experimental study included 32 male Sprague-Dawley rats, divided into eight groups: control and treatment groups under normoxia, 1-day hypoxia, 7-day hypoxia, and 14-day hypoxia, either with or without PHF extract administration. Antioxidant capacity was determined using the ABTS and DPPH assays, and cardiac protein carbonyl levels were measured using a spectrophotometer. Results. PHF extract showed an antioxidant activity yielding LC50 values of 22.135 μg/mL (ABTS) and 105.04 μg/mL (DPPH), indicating strong antioxidant potential. PHF-treated groups exhibited lower cardiac protein carbonyl levels than their respective controls across all hypoxic durations. Conclusion. Administration of PHF extract reduced cardiac protein carbonyl levels via its antioxidant activity, suggesting its potential as an exogenous antioxidant source to protect against hypoxia-induced oxidative damage.
Co-Authors Akhmad, Fariz Azril Khaidar Alexander Halim Santoso Alexander Halim Santoso Alphanto, Alfred H Alya Dwiana Andrea Bianca Castafiore Kusuma Angela Aprilia Adinda Annisaa Nurrahma Ardyati Ardhita Felicia Tanuhariono Asyraf, Muhammad Zain Alwi Audina Leonita Clareta Vero Patricia Widya Daiva Pattra Yoe Darma, Timothy Halomoan Destianti , Erika Dwiana, Alya E Efrany E Yulianti Edbert, Bruce Edwin Destra Eldy Eny Yulianti Eny Yulianti Eny Yulianti Eny Yulianti Eny Yulianti Eny Yulianti Eny Yulianti Eny Yulianti, Eny Erics Efrany Ezra, Pasuarja Jeranding F Wandy Farell Christian Gunaidi Felicia Tanuhariono, Ardhita Ferdian Ferdian Frans Ferdinal Frans Ferdinal Frans Ferdinal Frans Ferdinal Frans Ferdinal Fransiska Iriani Dewi Freddy Ciptono Gaofman, Brian Albert Gita Manerlin Kasihita Simatupang Grace Madeleine Halomoan Darma, Timothy Helmi Rizal Helmi Ivany Lius Pangestu Jap, Ayleen Jeffrey Jeffrey Jeffrey Saputra Kawi Jessica Geselda Salim Julianty, Eny Karinnia Karinnia Kevin Arya Lim Kusuma, Andrea Bianca Castafiore Lontoh, Susy Olivia Lulu Lina Azzahrotin Fairuza M Lirendra Maharani, Ismi Ikrima Makarau, Erick Marcella E. Rumawas Marcella, Agnes Marcellino, Marcellino Maria Christina Dwiyanti Meilani Kumala Michael Chen Muhammad Fikri Dzakwan Natasha Olivia Christian Nawaika Shafira Putri Ngestinuari Salim NO Christian Olivia, Susy Putri, Nawaika Shafira Putri, Viola Ananda Jerika R Benettan Rizky Putri Agustina Rudianti, Selly Herlia Rumawas, Marcella E Rumawas, Marcella E. Rumengan, Peterjohn Andrew Benhard Saerang, Stefanus Handy Salim, Melanie Santoso, Alexander Santoso, Alexander Halim Sari Mariyati Dewi Nataprawira Sentosa, Belinda Septiana, Devqa Nur Setiady, Brandon Alexander Shafira Putri, Nawaika Shirly Gunawan Sidarta, Erick Stephanie Amadea Susy Olivia Susy Olivia Susy Olivia Lontoh Susy Olivia Lontoh Tantowi, Ferdy Tanuhariono, Ardhita Felicia Teguh, Stanislas Teguh, Stanislas Kotska Marvel Mayello Tenggono Son, Hadinata Timotius Timotius Tjahyanto, Teddy Tjie Haming Setiadi Tjie Haming Setiadi Triyana Sari Widiarto, Sentanu Wijayadi, Linda Julianti yanto, heri Yesan Suci Paramitha