cover
Contact Name
Andre Rachmat Scabra
Contact Email
andrescabra@unram.ac.id
Phone
+6282334867555
Journal Mail Official
abdiinsani@unram.ac.id
Editorial Address
http://abdiinsani.unram.ac.id/index.php/jurnal/about/editorialTeam
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Abdi Insani
Published by Universitas Mataram
ISSN : 28284321     EISSN : 28283155     DOI : https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v7i1
Jurnal Abdi Insani adalah jurnal ilmiah yang berisi hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diharapkan berfungsi sebagai alat komunikasi ilmiah sehingga dapat menginspirasi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang lebih baik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,144 Documents
IMPLEMENTASI REAKTOR BIOGAS BERBASIS GEOMEMBRAN BIODIGESTER DALAM MENDUKUNG PENCAPAIAN PREDIKAT DESA KEMIREN SEBAGAI DESA WISATA BERKELANJUTAN Kartini, Audiananti Meganandi; Welayaturromadhona; Yudistiro, Danang; Revana, Dano Quinta; Saputro, Mohammad Edy; Sagita, Dhea Rishella Putri; Fandora, Ardan Jauza
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i4.3702

Abstract

Program implementasi reaktor biogas berbasis geomembran biodigester di Desa Wisata Kemiren, Kabupaten Banyuwangi, dilaksanakan sebagai bentuk penerapan teknologi tepat guna dalam mendukung transisi menuju energi bersih di tingkat desa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah ternak sapi Rambon dan limbah organik rumah tangga sebagai bahan baku energi alternatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam tahapan identifikasi, perancangan, instalasi, pelatihan, dan evaluasi. Reaktor geomembran HDPE berkapasitas 6.000 liter dirancang dengan sistem plug-flow digester dan rasio pencampuran bahan 1:1 antara kotoran sapi dan air. Hasil uji lapangan menunjukkan produksi biogas stabil sebesar 1,5–2 m³/hari dengan tekanan 0,15–0,20 bar, yang dapat memenuhi kebutuhan energi memasak dua rumah tangga per unit biodigester. Produk samping berupa bio-slurry memiliki kandungan nutrisi tinggi dan dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Evaluasi pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat hingga 80% dengan skor kepuasan 4,77 dari 5. Implementasi ini tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memperkuat kemandirian energi dan mendukung citra Desa Kemiren sebagai desa wisata berbasis energi terbarukan yang berkelanjutan.
IMPLEMENTASI TEKNIS 3D PRINTER SEBAGAI INOVASI PENERAPAN TEKNOLOGI DAN PENINGKATAN VARIASI PELAYANAN PADA INSTALASI INDUSTRI LOGAM (IPT LOGAM) KABUPATEN PURBALINGGA Prakoso, Indro; Waluyo, Sugeng; Hurun'in, Hurun'in; Al-hakim, Reza Azizul Nasa; Putra, Dandun Mahesa Prabowo
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i4.3706

Abstract

IPT Logam Purbalingga saat ini sedang mencoba meningkatkan inovasi terkait hasil produk dan jenis pelayanan. Semakin berkembangnya industri logam, maka semakin berkembang pula terkait permintaan jenis layanan, sedangkan IPT Logam Purbalingga masih belum mampu menjajaki layanan yang berkembang dan berinovasi. Ketersediaan mesin yang masih bersifat tradisional menjadi salah satu kendala dan pelatihan terkait desain komputerisasi juga belum pernah dilakukan oleh para pekerja di ITP Logam Purbalingga. Salah satu inovasi yang dapat diterapkan pada IPT Logam dan belum banyak dilakukan oleh industri jasa sejenis oleh swasta adalah penerapan pelayanan teknis dan manajemen untuk Fused Deposition Modelling 3D Printer. Tujuan dari aplikasi teknis dan manajemen Fused Deposition Modelling 3D Printer Pada IPT Logam Purbalingga adalah menggunakan printer 3D untuk menyelidiki desain produk dan proses pembuatan produk custom, pelayanan teknis, jasa desain dana manajemen terkait Fused Deposition Modelling 3D Printer. Dalam metode pemrosesan Fused Deposition Modelling 3D Printer tidaklah mudah, banyak hal teknis dan manajemen yang perlu dipelajari. Salah satunya penentuan optimalisasi pencetakan produk, penentuan harga pokok produksi, manajemen layanan, analisis design, membuat design dan penjualan layanan produk. Implementasi dimulai dari kegiatan perakitan 3D printer, pelatihan menggambar komputerisasi, demonstrasi pencetakan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan mendapatkan atensi yang baik dari staf dan siswa magang. Evaluasi dilakukan dan diberikan apresiasi dari Balai Logam Kayu Provinsi Jawa Tengah.  
PELATIHAN PENGAPLIKASIAN BAHAN HERBAL PADA PAKAN UNTUK IKAN LELE DI MASYARAKAT SEKOLAH TAHFIZ PLUS KHOIRU UMMAH PALEMBANG Yulisman, Yulisman; Afriansyah, Azmi; Palmi, Revita Syefti; Pratama, Muhammad Antony Jefri
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i4.3707

Abstract

Sekolah Tahfiz Plus Khoiru Ummah Palembang merupakan institusi pendidikan berbasis agama dengan penyediaan kelas reguler, anak berkebutuhan khusus, dan kelas sore bagi masyarakat yang kurang mampu. Pihak sekolah dan masyarakat di sekitarnya sudah mulai memanfaatkan lahan yang tersedia untuk budidaya ikan khususnya ikan lele, namun produksinya belum optimal. Permasalahan yang dihadapi mereka, satu diantaranya adalah kurangnya pengetahuan tentang teknis budidaya ikan terutama dalam manajemen pakan. Dalam budidaya ikan, manajemen pakan sangat diperlukan agar pakan yang digunakan efisien untuk pertumbuhan, karena biaya operasional produksinya terbesar berasal dari biaya pakan. Penambahan bahan herbal terbukti mampu meningkatkan status kesehatan ikan dan pencernaan pakan sehingga nutrien pakan dapat terabsorpsi dengan baik yang digunakan untuk pertumbuhan. Oleh sebab itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui pelatihan manajemen pakan yang memanfaatkan bahan herbal yang bertujuan untuk meningkatkan produksi ikan lele yang dibudidaya dengan pakan yang efisien. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah metode demonstrasi, yang terdiri atas tiga tahap. Tahap pertama adalah penyampaian materi, tahap kedua adalah praktek aplikasi bahan herbal pada pakan, dan tahap ketiga adalah evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner pada awal dan akhir kegiatan (pre dan post-test). Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman peserta tentang jenis-jenis bahan herbal, manfaat bahan herbal, tahap-tahap pembuatan bahan herbal, dan metode pencampuran bahan herbal pada pakan ikan.
PENDEKATAN KOMUNIKASI PERUBAHAN PERILAKU DALAM PENINGKATAN POLA ASUH DAN GIZI UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI PUSKESMAS KEMBARAN II KABUPATEN BANYUMAS Wati, Erna Kusuma; Rahardjo, Setiyowati; Anandari, Dian
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i4.3715

Abstract

Stunting pada baduta masih menjadi salah satu masalah gizi utama di Kabupaten Banyumas, yang berdampak pada kualitas tumbuh kembang anak dan produktivitas sumber daya manusia di masa depan. Salah satu faktor risiko penting adalah pola asuh dan pemenuhan gizi baduta yang belum optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kader posyandu dalam pola asuh dan pemberian gizi baduta melalui pendekatan komunikasi perubahan perilaku. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kembaran II, Kabupaten Banyumas. Metode kegiatan meliputi penyuluhan gizi, diskusi kelompok, demonstrasi pembuatan menu bergizi seimbang, serta pendampingan kader. Pengabdian ini melibatkan mitra Puskesmas dan 30 orang Kader Kesehatan di Kecamatan Kembaran.  Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi praktik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan kader posyandu tentang stunting sebesar 22,5 setelah edukasi. Hasil uji statistik t dependen menunjukkan ada perbedaan skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi dengan p value 0.000. Ketrampilan komunikasi perubahan perilaku kader juga mengalami peningkatan rata-rata sebesar 22,6. Hasil uji statistik mengunakan uji t dependen menunjukkan ada perbedaan keterampilan komunikasi perubahan perilaku sebelum dan sesudah workshop dengan p value 0.000. Adanya peningkatan signifikan pengetahuan kader mengenai pemberian makan sesuai usia, praktik pola asuh responsif, dan pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi. Selain itu, kader kesehatan menjadi lebih aktif dalam mendampingi keluarga baduta. Kesimpulannya, pendekatan komunikasi perubahan perilaku efektif dalam meningkatkan pola asuh dan praktik gizi baduta sebagai upaya pencegahan stunting di tingkat puskesmas dan masyarakat.
PEMANFAATAN BAHAN DAPUR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK MATERI VISKOSITAS DI SMAN 1 TINAMBUNG M, Musdar; Rahmadi, Fadlia; Kasmawati, Kasmawati; Hasman, Hasman
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i4.3719

Abstract

Keterbatasan alat laboratorium, khususnya viskometer, menjadi kendala utama dalam pembelajaran materi viskositas di SMA Negeri 1 Tinambung. Akibatnya, peserta didik hanya menerima pembelajaran secara teoretis tanpa adanya pengalaman praktikum yang dapat memperkuat pemahaman konsep. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep viskositas melalui pemanfaatan bahan dapur sebagai media praktikum fisika dalam kegiatan organisasi Mathlish Club.  Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika yang sedang mengikuti program Asistensi Mengajar dengan melibatkan 164 peserta didik dari jenjang SMP (Mathlish Junior) dan SMA (Basic of Mathlish). Metode pelaksanaan meliputi identifikasi permasalahan, analisis kebutuhan dan desain solusi, persiapan alat dan bahan, pelatihan peserta dan mahasiswa, implementasi praktikum, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan bahan dapur seperti air bening, minyak goreng, dan sabun cuci piring efektif dalam membantu peserta didik memahami perbedaan tingkat viskositas fluida berdasarkan waktu tempuh kelereng. Peserta menunjukkan peningkatan keaktifan, kemampuan observasi, keterampilan mengukur, serta kemampuan menganalisis fenomena fisika. Guru fisika dan pengurus Mathlish Club juga memberikan respons positif terhadap kegiatan ini karena dapat dijadikan solusi pembelajaran praktikum berbasis sumber daya sederhana. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan pengalaman belajar kontekstual dan dapat menjadi model pembelajaran fisika pada kondisi keterbatasan fasilitas laboratorium.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN ANTISEPTIK HERBAL DARI DAUN SIRIH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT DI DESA PULAU SEMAMBU OGAN ILIR Agustiarini, Vitri; Mardiyanto, Mardiyanto; Verawaty, Marieska; Liberitera, Sternatami; Hasanudin, Hasanudin; Novita, Rennie Puspa; Amriani , Annisa; Fitrya, Fitrya; Apriani, Elsa Fitria
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i4.3724

Abstract

Tingginya harga produk kesehatan komersial, khususnya antiseptik, menjadi latar belakang utama kegiatan ini. Desa Pulau Semambu, Ogan Ilir, memiliki potensi lokal yang melimpah berupa daun sirih (Piper betle L.), yang secara ilmiah terbukti mengandung minyak atsiri, fenol yang memiliki efek farmakologi sebagai antibakteri. Pemanfaatan sumber daya alam ini sangat penting sebagai solusi kesehatan yang terjangkau dan berkelanjutan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu Desa Pulau Semambu dalam mengolah daun sirih menjadi antiseptik herbal yang aman dan efektif, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya higienitas dan kemandirian kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendampingan berbasis partisipatif. Pengabdian masyarakat ini meliputi empat tahapan yaitu persiapan, sosialisasi mengenai manfaat dan kandungan kimia daun sirih, pelatihan langsung (demonstrasi) teknik ekstraksi dan formulasi sederhana pembuatan antiseptik herbal, dan evaluasi pemahaman dan keberhasilan praktik masyarakat melalui pre-test dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan signifikan pada tingkat pemahaman dan keterampilan masyarakat sasaran, dalam mengolah daun sirih menjadi antiseptik herbal. Peningkatan ini ditunjukkan oleh hasil evaluasi menunjukkan kenaikan nilai rata-rata dari 73,2 (pre-test) menjadi 81,4 (post-test). Produk antiseptik herbal hasil pendampingan ini juga berhasil diformulasikan. Kegiatan ini berhasil menjawab tujuan pelaksanaannya dengan tercapainya peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu Desa Pulau Semambu dalam memproduksi antiseptik herbal dari daun sirih. Keberhasilan ini tidak hanya menyediakan alternatif produk kebersihan tangan yang ekonomis dan ramah lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha kecil berbasis potensi lokal, sekaligus mendorong kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN JAMU KESEHATAN PADA SUKU BADUY DI DESA KENEKES LEUWIDEMAR BANTEN Elya, Berna; Forestrania, Roshamur Cahyan; Rahmasari, Ratika; Andrajati, Retnosari; Nur, Syamsu; Agustiarni, Vitri
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i4.3725

Abstract

Suku Baduy, yang mendiami Desa Kenekes, Leuwidemar, Banten, memiliki kekayaan tradisi lokal yang salah satunya tercermin dalam pemanfaatan tanaman obat tradisional. Namun, pengetahuan dan teknik pengolahan produk jamu kesehatan tradisional ini masih terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Suku Baduy dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal suku Baduy melalui pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada teknik pembuatan jamu kesehatan yang higienis dan bervariasi. Jamu kesehatan yang dilakukan pelatihan yaitu jamu koneng ayu dan jamu kadeudeuh ti lembur. Metode kegiatan yang dilaksanakan meliputi tiga tahapan yaitu persiapan yang meliputi perizina, penyiapan materi, alat dan bahan, jamu koneng ayu meliputi kunyit, lada kering, asam jawa, gula aren dan air sedangkan kadeudeuh ti lembur menggunakan sereh, jahe emprit, kencur, cengkeh secang, gula aren dan air. Tahap pemberian materi meliputi pentingnya kebersihan, pemilihan bahan baku berkualitas, dan teknik pengolahan yang benar. Praktik langsung, di mana peserta didampingi secara intensif dalam proses pembuatan dan formulasi jamu. Evaluasi kegiatan untuk memastikan keberhasilan program dilihat dari proses diskusi dan nilai pretest dan postest. Hasil yang dicapai menunjukkan adanya peningkatan signifikan dilihat dari nilai pretest 70 dan nilai postest 80. Keberhasilan program ini meliputi sanitasi dan SOP sederhana dalam pembuatan jamu. Masyarakat Baduy mampu menghasilkan produk jamu kesehatan yang lebih terstandar dan dikemas tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi. Pelatihan ini juga berkontribusi pada upaya pelestarian kearifan lokal dalam meracik jamu.
GAMO (GOAT SMART MONITORING) : SISTEM KAMERA PINTAR UNTUK MONITORING KANDANG KAMBING KELOMPOK TANI TERNAK MINDAJAYA) Arifwidodo, Bongga; Arifani , Erlina Nur; Ginting, Jafaruddin Gusti Amri; Indriyanto, Slamet
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i4.3730

Abstract

Salah satu kegiatan Tridarma yaitu pengabdian kepada masyarakat memiliki peran penting dalam memperkenalkan dan mengimplementasikan teknologi tepat guna bagi sektor peternakan rakyat. Saat ini tantangan utama dalam peternakan kambing di pedesaan lereng gunung, khususnya pada kelompok Tani Ternak Mindajaya adalah keterbatasan pengawasan, baik terhadap kesehatan ternak, keamanan kandang, maupun efektivitas manajemen pemeliharaan. Upaya untuk menjawab permasalahan tersebut, program pengabdian ini menawarkan solusi berbasis teknologi berupa pemasangan sistem Closed Circuit Television (CCTV) yang terintegrasi dengan perangkat digital. CCTV dipilih karena relatif terjangkau, mudah dioperasikan, serta mampu memberikan fungsi pengawasan realtime yang mendukung peningkatan keamanan dan efisiensi kerja peternak. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi penggunaan teknologi, instalasi perangkat CCTV pada kandang kambing, pelatihan operasional kepada peternak, serta pendampingan evaluasi efektivitas penggunaan teknologi dalam kegiatan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa CCTV mampu membantu peternak melakukan pemantauan jarak jauh secara real-time, meningkatkan keamanan kandang, serta memudahkan deteksi dini terhadap perilaku kambing yang tidak normal. Program ini berkontribusi dalam mendorong literasi teknologi di sektor peternakan rakyat. Program ini juga menjadi langkah nyata dalam mendukung modernisasi peternakan rakyat di Indonesia melalui pendekatan teknologi sederhana namun bermanfaat.
ANALISIS POTENSI NIRA NIPAH DARI DESA PEDASONG DAN NUSADADI SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BIOETANOL Wijonarko, Gunawan; Hidrotunnisa, Hidrotunnisa; Furqon, Furqon; Mustaufik, Mustaufik
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i4.3731

Abstract

Indonesia merupakan penghasil nipah terbesar, kandungan gula nira nipah cukup tinggi, namun pemanfaatannya masih terbatas. Selama ini, nira nipah hanya dimanfaatkan untuk pembuatan gula nipah dengan nilai ekonomi yang terbatas, padahal kandungan gulanya berpotensi besar untuk diolah menjadi bioetanol sebagai energi terbarukan. Program pengabdian kepada masyarakat meliputi studi kualitas bahan baku nira nipah yang bersumber dari daerah sentra produksi nipah, yakni Desa Pedasong dan Nusadadi, serta kegiatan pelatihan alih teknologi produksi bioetanol. Kegiatan pelatihan teknis pembuatan bioetanol dengan fermentor menggunakan metode Simultaneous Saccharification and Fermentation (SSF) diikuti 25 peserta. Hasil analisis kualitas bahan baku yakni nira nipah Desa Pedasong dan Desa Nusadadi memiliki kesamaan kadar brix sebesar 15,09 ± 0,49% dan 15,04 ± 0,44%, pH senilai 6,86 ± 0,07 dan 6,87 ± 0,07, serta kadar etanol senilai 80,40 ± 0,63% dan 80,53 ± 0,71%, berurutan. Namun memiliki kandungan glukosa yang berbeda, yakni nira nipah Desa Pedasong (4,54 ± 0,01%) lebih tinggi dibanding Desa Nusadadi (4,19 ± 0,01%). Serta menghasilkan yield bioetanol yang berbeda, yakni Desa Pedasong sebesar 6,04 ± 0,29% dan Desa Nusadadi 5,04 ± 0,31%. Selain itu, hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta dengan rata-rata skor pre-test 59,60±13,38 dan post-test 83,60±14,11 (p=0,000). Analisis lebih lanjut menemukan bahwa jenis kelamin berpengaruh pada skor post-test di mana perempuan lebih tinggi dibanding laki-laki, sedangkan profesi berpengaruh pada skor akhir dengan hasil ibu rumah tangga lebih tinggi dibanding non-IRT. Namun, tingkat pendidikan tidak berpengaruh terhadap peningkatan maupun skor akhir. Hasil analisis studi bahan baku menunjukkan bahwa ketersediaan bahan konversi (kandungan glukosa) yang lebih tinggi dapat meningkatkan yield bioetanol. Selain itu, hasil pelatihan menunjukkan bahwa alih teknologi bioetanol dari nira nipah efektif sebagai model penguatan ekonomi masyarakat berbasis energi terbarukan.
PEMBERDAYAAN KADER DAN IBU BALITA DENGAN KONSEP NUTRI-SMART SEBAGAI UPAYA MENUJU GAMPONG SEHAT UJUNG KALAK Muhsin, Sri Wahyuni; Rinawati, Rinawati; Iskandar, Wardah; Fadhillah, Radhi
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i4.3745

Abstract

Masalah gizi balita masih menjadi tantangan utama dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu permasalahan yang dialami balita adalah underweight yang prevalensinya meningkat dari tahun 2023 sebesar 15,9% menjadi 16.8% pada tahun 2024. Dampak yang akan terjadi apabila anak mengalami kondisi stunting dan underweight yaitu anak akan mengalami gangguan pada tumbuh kembang sehingga berpotensi menderita penyakit tidak menular dengan risiko yang tinggi. Permasalahan ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah rendahnya tingkat literasi gizi di kalangan masyarakat, hingga praktik pemberian makanan yang kurang tepat terutama di kalangan ibu balita yang memegang peran sentral dalam pengasuhan dan pemberian asupan gizi keluarga. Selain faktor langsung, juga ada faktor tidak langsung yang dapat menyebabkan masalah gizi yaitu kurang optimalnya pelayanan kesehatan contohnya adalah pelayanan di Posyandu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan melakukan pemberdayaan kepada kelompok mitra yaitu kader dan ibu balita di Gampong Ujung Kalak. Metode pelaksanaan program ini dilakukan melalui Pelatihan pengukuran balita yang akurat, edukasi serta pendampingan di Gampong Ujung Kalak dalam hal membuat Menu PMT dengan konsep Nutri-SMART,  dengan menambahkan bahan pangan daun peugagan yang kaya nutrisi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu balita terkait masalah underweight dengan presentase pemahaman dari 26.6% menjadi 93.3% dari hasil pre-test dan post-test. Kemudian kader juga lebih memahami cara pengukuran yang tepat dan akurat terutama pada kalibrasi alat, serta meningkatkan keterampilan kader dan ibu balita dalam pembuatan PMT yang bervariasi.  

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 9 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 8 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 4 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 4 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 3 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 3 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 7 No 3 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 3 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 5 No 2 (2018): Jurnala Abdi Insani Universitas Mataram Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram More Issue