cover
Contact Name
Kadar Ramadhan
Contact Email
amjpm2021@gmail.com
Phone
+6281314119647
Journal Mail Official
amjpm2021@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tamansari Kel. Tatae Kec. Duampanua , Kab. Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan, 91253
Location
Kab. pinrang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 28073797     EISSN : 28073576     DOI : https://doi.org/10.53770/amjpm
Core Subject : Health,
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat or also known as AMJPM with registered number ISSN 2807-3797(Print), 2807-3576 (Online), is a peer-reviewed open access scientific journal published by Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah. The scope for AMJPM includes: Nutrition, Dental Health, Nursing, Enviromental Health, Midwifery, Technology Laboratorium Medic and Public Health. Each volume of AMJPM is counted in each calendar year that consists of two issues. AMJPM is published two times per year every August and February. Articles published in AMJPM includes original articles and literature reviews. Contributors for AMJPM are researchers, lecturers, students, health practitioners, and other practitioners that focus on health in Indonesia and worldwide.
Articles 125 Documents
Kolaborasi Sosial untuk Ketahanan Komunitas Pesisir Rawan Bencana: Penguatan Usaha Olahan Perkebunan dan KIE Kesehatan Selviana, Selviana; Suwarni, Linda; Sarwono, Eko; Hadary, Ferry; Prawatya, Yopa Eka; Sujana, Ivan
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v5i2.664

Abstract

Desa Sengkubang, Kabupaten Mempawah, merupakan wilayah pesisir rawan kebakaran hutan dan banjir yang berdampak pada kestabilan ekonomi rumah tangga dan kerentanan terhadap masalah kesehatan. Program pengabdian ini memiliki pembeda dari PkM sejenis karena mengintegrasikan penguatan rantai nilai produk olahan berbasis komoditas lokal dengan penguatan kapasitas Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kesehatan dalam satu desain intervensi terpadu, melibatkan dua mitra dengan peran berbeda: kelompok PEKKA dan PKK. Mitra PEKKA menghadapi kendala pada konsistensi produksi, mutu, dan pemasaran, sedangkan mitra PKK mengalami keterbatasan manajemen kegiatan serta kemampuan menyusun dan menyampaikan KIE kesehatan yang terstruktur.Kegiatan bertujuan meningkatkan (1) kapasitas manajemen produksi, standardisasi mutu, dan pemasaran produk olahan komoditas perkebunan pada PEKKA serta (2) kapasitas manajemen program dan keterampilan penyusunan–penyampaian KIE kesehatan pada PKK, sebagai fondasi transformasi ekonomi dan penguatan promosi kesehatan di wilayah rawan bencana. Metode dilaksanakan Agustus–Oktober 2025 melalui pendekatan pelatihan-partisipatif dan pendampingan: pemetaan kebutuhan, pelatihan manajemen produksi–pemasaran, penerapan teknologi tepat guna untuk memperbaiki efisiensi proses dan mutu, serta penguatan perencanaan KIE (pesan, media, dan simulasi penyampaian) yang diintegrasikan dengan agenda desa. Evaluasi menggunakan pretest–posttest pengetahuan, penilaian keterampilan berbasis observasi (checklist proses produksi dan praktik KIE), serta pemantauan luaran produksi dan implementasi kegiatan. Sebanyak 20 peserta aktif mengikuti program. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan sebesar  71,4% berdasarkan perbandingan nilai pretest–posttest pada materi produksi–pemasaran dan KIE kesehatan, disertai peningkatan keterampilan pengolahan (termasuk minyak kelapa dan VCO), perbaikan mutu proses (kebersihan dan pengemasan), peningkatan kapasitas produksi, serta tersusunnya perangkat KIE dan pelaksanaan simulasi/penyuluhan oleh PKK. Keberlanjutan diperkuat melalui kolaborasi dengan pemerintah desa untuk integrasi agenda dan dukungan jejaring.
Peningkatan Kapasitas Dokter Layanan Primer dalam Deteksi Dini Kanker Sunggoro, Agus Jati; Nurwati, Ida; Subandono, Jarot; Hermawan, Danus; Budiani, Dyah Ratna; Hakim, Fikar Arsyad; Handayani, Selfi; Pakha, Dyonisa Nasirochmi; Muthmainah, Muthmainah
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v5i2.672

Abstract

Kanker merupakan salah satu beban penyakit tidak menular terbesar di Indonesia dengan tingkat mortalitas yang tinggi akibat keterlambatan diagnosis. Sebagai kontak pertama dalam sistem kesehatan, dokter di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) memiliki peran krusial dalam deteksi dini untuk menurunkan risiko stadium lanjut, namun kapasitas klinis mereka saat ini masih perlu ditingkatkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan klinis dokter layanan primer di Kabupaten Sukoharjo dalam deteksi dini kanker payudara, serviks, paru, dan kolorektal, serta mendorong kesiapan implementasi dan perubahan praktik skrining di FKTP. Kegiatan dilakukan melalui seminar interaktif secara hibrid yang diikuti oleh 243 dokter layanan primer. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, di mana 117 peserta menyelesaikan kedua tes tersebut secara lengkap dan datanya dianalisis lebih lanjut. Hasil analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan (p < 0,001), dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 67,95 ± 15,22 dan post-test sebesar 90,43 ± 18,53. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan seminar efektif dalam meningkatkan pemahaman dokter layanan primer mengenai deteksi dini kanker. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin untuk memperluas jangkauan dan memperbarui pengetahuan dokter mengenai skrining kanker.
Edukasi Kesehatan Reproduksi Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Remaja Putri Octavia, Yunida Turisna; Siahaan, Julia Mahdalena; Barus, Ernawati; Simamora, Leginta; Gabriella, Gabriella; Duha, Nitria
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v5i2.717

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker dengan insidensi tertinggi pada perempuan baik secara global maupun nasional. Meskipun prevalensinya lebih tinggi pada usia dewasa, upaya peningkatan literasi deteksi dini perlu dimulai sejak masa remaja sebagai strategi preventif dan pembentukan perilaku kesehatan jangka panjang. Hasil analisis situasi di SMA Kristen Kalam Kudus Medan menunjukkan rendahnya tingkat pengetahuan siswi mengenai faktor risiko, tanda peringatan dini kanker payudara, serta prosedur Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Selain itu, belum terdapat program edukasi kesehatan reproduksi yang terstruktur di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja putri dalam melakukan deteksi dini kanker payudara melalui edukasi kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, penggunaan media visual, demonstrasi SADARI, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan tingkat pengetahuan peserta dari 15% pada pre-test menjadi 67,7% pada post-test. Selain itu, lebih dari 70% peserta mampu memperagakan langkah-langkah SADARI dengan benar setelah diberikan pendampingan. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan kesiapsiagaan remaja putri terhadap deteksi dini kanker payudara. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan dan pelibatan aktif pihak sekolah direkomendasikan guna memperkuat perilaku preventif sejak usia remaja.
Pelatihan dan Simulasi Siaga Bencana Banjir dalam Meningkatkan Kesiapsiagaan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Bidang Kesehatan Wijayanti, Rina; Raidanti, Dina; Lestari, Septia Dwi; Wahidin, Wahidin
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v5i2.726

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan Bidang Kesehatan Letris Indonesia 2 merupakan sekolah yang berada di wilayah rawan banjir saat terjadi peningkatan curah hujan. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa siswa belum pernah memperoleh pelatihan kesiapsiagaan bencana, belum memahami prosedur evakuasi yang tepat, serta belum memiliki pengalaman praktik dalam menghadapi kondisi darurat banjir. Selain itu, sekolah juga belum memiliki standar operasional prosedur evakuasi banjir yang teruji melalui simulasi. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya intervensi edukatif untuk meningkatkan kesiapsiagaan siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan siswa melalui pelatihan siaga bencana dan simulasi evakuasi banjir di lingkungan sekolah. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, penyampaian materi, workshop keterampilan, simulasi evakuasi, serta evaluasi pengetahuan dan keterampilan sebelum dan sesudah kegiatan. Peserta kegiatan adalah siswa sekolah menengah kejuruan bidang kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa setelah pelatihan, sebanyak 77% siswa berada pada kategori pengetahuan baik. Penilaian keterampilan praktik saat simulasi juga menunjukkan bahwa 66% siswa mampu melakukan prosedur evakuasi secara mandiri, 28% mampu dengan bimbingan, dan 6% belum mampu. Temuan ini mengindikasikan adanya peningkatan kesiapsiagaan siswa baik pada aspek pengetahuan maupun keterampilan. Pelatihan dan simulasi siaga bencana banjir terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan siswa serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih tangguh dan responsif terhadap potensi bencana banjir.
Pelatihan Edukasi Gizi Seimbang dan Deteksi Dini Obesitas dan Penyakit Tidak Menular pada Kader Kesehatan Nailufar, Farida; Ginting, Riska Mayang Saputri
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v5i2.366

Abstract

Obesitas merupakan salah satu pemicu utama terjadinya penyakit degenerative. Menurut data Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, prevalensi obesitas pada orang dewasa di Kaltim adalah sebesar 28%. Berdasarkan informasi dari tenaga gizi di Puskesmas, kader kesehatan yang dimiliki saat ini belum pernah mendapatkan pelatihan edukasi gizi seimbang maupun deteksi dini obesitas dan penyakit degeneratif. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan kader melalui pelatihan edukasi gizi seimbang serta deteksi dini untuk pencegahan dan pengendalian obesitas dan penyakit tidak menular (PTM). Lokasi kegiatan PkM adalah di Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran Kota Samarinda, Kaltim. Waktu pelaksanaan pada bulan Juli 2024. Mitra sasaran yaitu kader kesehatan yang berjumlah 15 orang. Pelaksanaan PkM berupa pelatihan edukasi gizi seimbang dan deteksi dini obesitas pada kader kesehatan. Data pengetahuan dan sikap dikumpulkan menggunakan kuesioner, sementara data keterampilan diukur menggunakan daftar tindak. Analisis data menggunakan uji t- berpasangan. Hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pelatihan yang diberikan terhadap skor pengetahuan, sikap dan keterampilan kader terhadap gizi seimbang dan deteksi dini obesitas dan PTM (p<0,005). Kesimpulannya, pelatihan yang diberikan kepada kader menghasilkan dampak positif karena meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan sehingga diharapkan dapat membantu upaya pencegahan dan pengelolaan obesitas serta penyakit tidak menular di masyarakat.
Pemberdayaan Kader Posyandu Dalam Deteksi Dini Stunting dan Stimulasi Tumbuh Kembang Pada Anak Balita Mogan, Martina; Yogi, Ruth; Trisnawati, Endang; Rengil, Yanti
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v5i2.401

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang tidak mencukupi dalam jangka waktu lama akibat pemberian makanan yang tidak memenuhi kebutuhan nutrisi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengatasi masalah gizi kurang dan stunting melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melaksanakan Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) di Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan. Metode yang digunakan adalah pelatihan SDIDTK yang terdiri atas kegiatan penyuluhan, diskusi kelompok kecil, praktikum, dan simulasi. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan mitra dari posyandu di Kelurahan Entrop yang dihadiri oleh 7 kader posyandu. Evaluasi dilakukan melalui penilaian kognitif dan psikomotor. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan kader posyandu sebelum penyuluhan berada pada kategori baik sebanyak 3 orang (43%) dan kategori kurang sebanyak 4 orang (57%). Setelah penyuluhan, seluruh kader memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori baik, yaitu sebanyak 7 orang (100%). Kemampuan kader posyandu sebelum pelatihan berada pada kategori baik sebanyak 2 orang (28,57%) dan kategori kurang sebanyak 5 orang (71,43%). Setelah pelatihan, seluruh kader (100%) memiliki kemampuan yang baik dalam melaksanakan deteksi dini tumbuh kembang balita. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melaksanakan Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) di Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan.
Edukasi dan Pelatihan Pengolahan Makanan Selingan Tinggi Protein kepada Ibu Balita sebagai Upaya Pencegahan Stunting Ramdika, Sari Bema; Ramadhani, Ira Dewi; Sari, Desri Maulina
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v5i2.404

Abstract

Masalah kesehatan yang terjadi pada balita salah satunya adalah stunting. Penyebab kejadian stunting adalah ketidakseimbangan asupan gizi dalam 1000 hari pertama kehidupan. Protein hewani berperan dalam pencegahan stunting, yang merupakan salah satu zat gizi utama yang berperan dalam proses tumbuh kembang anak balita. Pemberian makanan selingan tinggi protein menjadi alternatif yang bertujuan untuk menambah asupan protein untuk balita sehingga dapat mempercepat pertumbuhan balita. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan ibu balita dalam pencegahan stunting melalui edukasi dan pelatihan pengolahan makanan selingan tinggi protein. Kegiatan dilakukan di Kelurahan Plaju Ulu, Palembang, pada bulan Agustus dan Oktober. Rangkaian kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan, emo demo dan pelatihan pengolahan makanan selingan tinggi protein. Pengetahuan diukur dengan menggunakan kuesioner dan antusiasme ibu terhadap pelatihan yang diberikan diukur melalui observasi. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan ibu balita terkait makanan selingan tinggi protein setelah dilakukan emo demo, dengan nilai rata-rata sebelum diberikan edukasi 7,7 menjadi 8,58 setelah diberikan edukasi melalui emo demo. Adanya peningkatan pengetahuan ibu penyuluhan terkait makanan selingan dengan rata-rata skor 7,58 sebelum diberikan penyuluhan menjadi 8,52 setelah diberikan penyuluhan. Ada perbedaan skor rata-rata pengetahuan ibu sebelum diberikan edukasi melalui emo demo dan penyuluhan dengan p-value 0,006 dan 0,020 (p-value < 0,005) serta ibu balita antusias mengikuti pelatihan pengolahan makanan tinggi protein. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pemberian edukasi dan pelatihan terkait makanan selingan tinggi protein dapat meningkatkan pengetahuan dan antusiasme ibu untuk mengolah makanan selingan tinggi protein. Kegiatan ini dapat diintegrasikan ke dalam program Posyandu dan layanan kesehatan di Puskesmas, sehingga menjadi bagian dari intervensi pencegahan stunting yang lebih luas.
Edukasi Cuci Tangan pada Anak Panti Asuhan Lentera untuk Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Aji, Sulistyani Prabu; Syarifah, Syarifah; Putri, Noviyati
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v5i2.405

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan perilaku yang perlu diterapkan dan dibiasakan sejak usia dini. Salah satu indikator PHBS adalah praktik cuci tangan pakai sabun (CTPS), yang menjadi sasaran Program Cuci Tangan Pakai Sabun dalam Rencana Aksi Nasional 2022–2030 oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan praktik CTPS pada anak sebagai upaya pencegahan penyakit menular, seperti diare dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada 3 September 2024 di Panti Asuhan Lentera Kota Surakarta oleh tim dosen dari Universitas Muhammadiyah Gombong, Poltekkes Kemenkes Surakarta, dan Universitas Sebelas Maret, dengan sasaran 12 anak usia 3–15 tahun. Kegiatan dilakukan melalui metode penyuluhan interaktif dan demonstrasi praktik cuci tangan selama 60 menit yang meliputi tahap pembukaan, penyampaian materi, dan praktik bersama. Evaluasi dilakukan secara observasional berdasarkan keaktifan serta kemampuan anak dalam mempraktikkan langkah cuci tangan yang benar dan menyebutkan kembali waktu serta pentingnya mencuci tangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak mampu mengikuti praktik cuci tangan dengan baik dan memahami pentingnya kebiasaan tersebut dalam mencegah penyakit. Melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung, kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini serta mendukung keberhasilan implementasi program CTPS secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Remaja Melalui Kesehatan Reproduksi Fany, Tifany Hayuning Ratri; Pramesti, Despita; Akbar, Imam; Hadijah, Siti; Alfiah, Nurul Ima
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu upaya penting yang harus dilakukan untuk membantu remaja memiliki pandangan, pengetahuan, sikap, dan perilaku seksualitas yang bertanggung jawab. Permasalahan utama bagi kesehatan reproduksi remaja, khususnya di Indonesia, adalah kurangnya informasi tentang kesehatan reproduksi. Tujuan edukasi ini adalah meningkatkan pengetahuan siswa melalui penyuluhan kesehatan tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Metode pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan menggunakan metode ceramah kesehatan reproduksi remaja yang diikuti oleh 20 siswa di SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta yang bertempat di ruang kelas. Hasil evaluasi menunjukkan 85% peserta mengalami peningkatan pengetahuan dengan rata-rata skor dari 80,6% menjadi 92,2% dengan nilai signifikansi 0,000, mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan antara skor pre-test  dan post-test. Diskusi materi yang diberikan meliputi pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi, perawatan, cara menjaga, serta akibat yang muncul dari perilaku seksual yang berisiko. Kesimpulan kegiatan pemberdayaan ini dapat membantu remaja putri dalam menghadapi segala risiko yang terjadi akibat pemahaman yang salah terhadap kesehatan reproduksi. Kesimpulan , pemberdayaan ini dapat  membantu remaja putri menghadapi risiko yang timbul akibat persepsi yang salah tentang kesehatan reproduksi.
Inovasi Jajanan Sehat Berbasis Daun Kelor untuk Mencegah Anemia pada Remaja Putri Masthalina, Herta; Doloksaribu, Tetty Herta; Sinaga, Haripin Togap
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v5i2.670

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan yang serius, terutama dalam kaitannya dengan kesiapan prakonsepsi dan kualitas kesehatan reproduksi. Prevalensi anemia di Desa Bandar Labuhan mencapai 32%, lebih tinggi dibandingkan angka nasional sebesar 15,5%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengolah daun kelor menjadi jajanan sehat bagi remaja putri sebagai upaya pencegahan anemia. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan 24 ibu PKK sebagai peserta. Program dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu sosialisasi, penyuluhan, pelatihan praktik pengolahan daun kelor, dan pendampingan. Produk yang dihasilkan meliputi keripik daun kelor, dimsum kelor, stik ikan kelor, kue kering senyum, puding kelor, dan minuman segar kelor. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai manfaat dan kandungan gizi daun kelor, serta peningkatan keterampilan dalam mengolah produk pangan berbasis kelor. Selain itu, terjadi perubahan persepsi masyarakat terhadap daun kelor, dari yang sebelumnya hanya dimanfaatkan sebagai sayur bening menjadi bahan pangan bergizi yang memiliki nilai ekonomi. Program ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan ibu-ibu PKK efektif dalam meningkatkan pemanfaatan daun kelor sebagai alternatif pencegahan anemia pada remaja putri. Untuk keberlanjutan program, disarankan adanya pemantauan berkala serta pengembangan usaha mikro berbasis produk olahan daun kelor.

Page 12 of 13 | Total Record : 125