Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN DALAM RUMAH DAN SUMBER PENCEMARAN UDARA DALAM RUMAH DENGAN KEJADIAN PENYAKIT ISPA PADA MASYARAKAT KECAMATAN KABANGKA KABUPATEN MUNA TAHUN 2021 Ningsi Meilana; Ramadhan Tosepu; Arum Dian Pratiwi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v2i2.27336

Abstract

ISPA merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang saluran pernapasan bagian atas dan bagian bawah. ISPA dapat menimbulkan gejala ringan seperti batuk dan pilek, menimbulkan gejala sedang seperti sesak, serta dapat juga menimbulkan gejala berat. Berdasarkan data dari 10 besar penyakit terbanyak diperoleh dari Puskesmas Kabangka Kabupaten Muna bahwa jumlah kasus ISPA pada tahun 2019 sebanyak 352 orang. Hal ini berhubungan dengan kondisi lingkungan dalam rumah dan sumber pencemaran udara dalam rumah yang kurang baik/ sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kondisi lingkungan dalam rumah dan sumber pencemaran udara dalam rumah dengan kejaadian penyakit ISPA pada masyarakat Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna Tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan rancangan Cross Sectionaal Study. Sampel dalam penelitian ini adalah 60 responden yang di peroleh dengan menggunakan Tehnik Random Sampling/ metode acak kepada kepala keluarga (KK) pada setiap rumah masyarakat. Hasil uji statistik dengan menggunakan Chi square pada tingkat signifikan alpha 0,05 adalah, (1) ada hubungan yang bermakna antara kondisi lingkungan dalam rumah dengan kejadian penyakit ISPA (PValue = 0,283), (2) ada hubungan yang bermakna antara sumber pencemaran udara dalam rumah dengan kejadian penyakit ISPA (PValue = 0,090). Diharapkan kepada masyarakat untuk menjadikan penelitian ini sebagai informasi terkait penyebab meningkatnya ISPA yang sering terjadi pada masyarakat sebagai upaya pencegahan awal terhadap penyakit ISPA dan bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut.
KEPATUHAN PENGGUNAAN MASKER PADA PEDAGANG KAKI LIMA DIMASA PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN POASIA KOTA KENDARI TAHUN 2021 Agus Hidayad; Arum Dian Pratiwi; Asnia Zainuddin
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v3i3.29208

Abstract

Penggunaan masker sebagai salah satu alat pelindung diri bagi para pekerja menjadi salah satu bentuk pencegahan dan pengendalian yang dapat membatasi penyebaran virus COVID-19. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penggunaan masker pada pedagang kaki lima dimasa pandemi COVID-19 di Kecamatan Poasia Kota Kendari Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan studi potong lintang (cross sectional). Sampel dalam penelitian ini sebanyak 242 orang yang diambil dengan menggunakan teknik accidental sampling.Penelitian ini dilakukan padabulan Januari sampai Februari Tahun 2022. Variabel dalam penelitian ini meliputipengetahuan, tingkat pendidikan, keyakinan, umur, status ekonomi dan kepatuhan penggunaan masker. Instrumen pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuesioner dan dokumentasi sesuai dengan kebutuhan peneliti.Data di analisis dengan menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji statistik menggunakan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 164 responden (67,8%) tidak patuh menggunakan masker dan 78 responden (32,2%) patuh menggunakan masker. Variabel pengetahuan (p-value = 0,000), tingkat pendidikan (p-value = 0,037), dan keyakinan (p-value = 0,000)menunjukkan ada hubungan dengan kepatuhan penggunaan masker,sedangkan variabel umur (p-value = 0,077) dan status ekonomi (p-value = 0,081) menunjukkan tidak ada hubungan dengan kepatuhan penggunaan masker dimasa pandemi COVID-19. Kata kunci:COVID-19, Keyakinan, Pendidikan, Pengetahuan, Umur.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KESELAMATAN BERKENDARA (SAFETY RIDING) PADA PENGEMUDI GOJEK DI KOTA KENDARI TAHUN 2021 Putra Septian Junior; Arum Dian Pratiwi; Yasnani Yasnani
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v3i3.29749

Abstract

Safety riding merupakan sebuah kegiatan yang dibuat untuk mengurangi risiko bahaya dan meningkatkan keamanan dalam berkendara, serta untuk membuat kondisi di mana kita berada pada titik tidak membahayakan pengendara yang lain dan memantau potensi bahaya yang dapat terjadi di sekitar kita serta bagaimana cara mengantisipasi bahaya . Berdasarkan data Kepolisian Resor Kota Kendari, didapatkan jumlah kecelakaan lalu lintas pada tahun 2018 sebanyak 260 kasus. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku keselamatan berkendara (Safety Riding) pada pengemudi gojek di Kota Kendari Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengemudi Gojek di Kota Kendari dengan jumlah sampel sebanyak 125 responden yang ditarik menggunakan accidental sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari tahun 2022. Variabel dalam penelitian ini meliputi masa berkendara, kelengkapan fasilitas, keikutsertaan pelatihan dan perilaku keselamatan berkendara. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuesioner dan dokumentasi. Data di analisis menggunakan analisis univariat dan bivariate dengan uji statistic menggunakan uji chi square.  Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara masa berkendara dengan perilaku safety riding (p value = 0,124˃0,05), sebaliknya ada hubungan antara kelengkapan fasilitas (p value = 0,000˂0,05) dan keikutsertaan pelatihan (p value = 0,001˂0,05) dengan perilaku safety riding. Kata kunci: Keikutsertaan Pelatihan, Kelengkapan Fasilitas, Masa Berkendara, Safety Riding
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PEKERJA BURUH ANGKAT ANGKUT DI PELABUHAN NUSANTARA KOTA KENDARI TAHUN 2022 Shafira Rizmayanti Ara; Arum Dian Pratiwi; Jusniar Rusli Afa
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v3i3.29750

Abstract

AbstrakKeluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan keluhan yang dirasakan pada bagian otot rangka mulai dari keluhan ringan sampai keluhan sangat sakit yang disebabkan karena otot menerima beban statis secara terus menerus dalam durasi waktu yang lama selama bekerja dan bisa mengakibatkan kerusakan pada sendi, ligament, dan tendon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis faktor yang mempengaruhi keluhan Musculoskeletal Disorders pada pekerja buruh angkat angkut di Pelabuhan Nusantara Kota Kendari Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang diberikan kepada responden pekerja buruh di Pelabuhan Nusantara Kendari. Jumlah populasi sebanyak 31 orang dan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling sebanyak 31 orang. Variabel bebas dalam penelitian ini meliputi usia, kebiasaan merokok, sikap kerja, lama kerja dan beban kerja, sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah keluhan MSDs. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juni 2022. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis data  menunjukan ada pengaruh antara usia (p-value 0,008), sikap kerja (p-value 0,000) dengan keluhan MSDs. Namun tidak ada pengaruh kebiasaan merokok (p-value 0,452) lama kerja (p-value 0,353) dan beban kerja (nilai constans) dengan keluhan MSDs.Kata Kunci: beban kerja, kebiasaan merokok, lama kerja, sikap kerja, umur
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN DERMATITIS KONTAK PADA TEMPAT PENCUCIAN MOBIL DI KOTA KENDARI Sarlina Sarlina; Suhadi Suhadi; Arum Dian Pratiwi
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 3, No 4 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v3i4.30142

Abstract

AbstrakDermatitis merupakan penyakit yang dapat terjadi akibat adanya paparan pada kulit. Dermatitis merupakan peradangan kulit pada epidermis dandermis sebagai respon terhadap pengaruh faktor langsung dan tidak langsung menyebabkan kelainan klinis berupa efloresensi polimorfik. Indonesia pada tahun 2021 prevalensi dermatitis mencapai angka 6,78%. Prevalensi dermatitis kontak sangat bervariasi, sekitar 90% penyakit kulit akibat kerja merupakan dermatitis kontak, baik iritan maupun alergik. Pada pencucian kendaraan mobil karyawan akan terpapar dengan bahan iritan pada sabun colek dan detergent seperti Alkyl Benzene Sulfonate (ABS), Linear Alkylbenzene Sulfonate dan Sodium Alkylbenzene Sulfonate yang digunakan untuk mencuci kendaraan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan dermatitis kontak pada tempat pencucian mobil di Kota Kendari (Studi Kasus Pencucian Mobil Madani, Pencucian Mobil Car Wash D & A Dan Pencucian Mobil Al Cars Wash). Jenis penelitian yang digunakan metode kuantitatif dengan menggunakan Study Cross Sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah karyawan pada tempat pencucian mobil Kota Kendari sebanyak 50 orang dengan menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara masa kerja dengan nilai p-value (0,000<0,05), lama paparan dengan nilai p-value (0,000<0,05), APD dengan nilai p-value (0,003<0,05) dan personal higyene dengan nilai p-value (0,000<0,05) terhadap keluhan dermatitis kontak pada tempat pencucian mobil di Kota Kendari (Studi Kasus Pencucian Mobil Madani, Pencucian Mobil Car Wash D & A Dan Pencucian Mobil Al Cars Wash). Kata kunci: Masa Kerja, Lama Paparan, APD, Personal Higyene, Keluhan Dermatitis Kontak      AbstractDermatitis is a disease that can occur due to exposure to the skin. Dermatitis is an inflammation of the skin in the epidermis and dermis as a response to the influence of direct and indirect factors causing clinical abnormalities in the form of polymorphic fluorescence. Indonesia in 2021 the prevalence of dermatitis reaches 6.78%. The prevalence of contact dermatitis varies widely, about 90% of occupational skin diseases are contact dermatitis, both irritant and allergic. In car washing, employees will be exposed to irritants in soap and detergent such as Alkyl Benzene Sulfonate (ABS), Linear Alkylbenzene Sulfonate and Sodium Alkylbenzene Sulfonate which are used to wash the vehicle. This study aims to determine the factors associated with complaints of contact dermatitis at a car wash in Kendari City (Case Study of Madani Car Wash, Car Wash D & A Car Wash and Al Car Wash Car Wash). This type of research used quantitative methods using a Cross Sectional Study. The population and sample in this study were employees at a car wash in Kendari City as many as 50 people using total sampling. The results showed that there was a significant relationship between years of service and p-value (0.000<0.05), length of exposure with p-value (0.000<0.05), PPE with p-value (0.003<0.05). ) and personal hygiene with p-value (0.000<0.05) for complaints of contact dermatitis at a car wash in Kendari City (Case Study of Madani Car Wash, D & A Car Wash and Al Car Wash). Keywords: Period of Work, Duration of Exposure, APD, Personal Hygiene, Complaints of Contact Dermatitis
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GEJALA GANGGUAN PERNAPASAN PADA PEKERJA BAGIAN BOILER DI PT. PRIMA ALAM GEMILANG BOMBANA Arum Dian Pratiwi; Irmawati Irmawati; Siti Rabbani Karimuna
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 3, No 4 (2023): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v3i4.31606

Abstract

Abstrak PT. Prima Alam Gemilang (PAG) merupakan perusahaan pengelolaan tebu hingga menjadi gula pasir yang berada di Bombana dan boiler merupakan bagian pabrik gula berfungsi untuk menyediakan uap yang digunakan untuk proses dalam pembuatan gula. Bahan bakar yang digunakan berupa serbuk batubara ataupun ampas gilingan tebu. Gejala gangguan pernapasan akibat debu biasanya berupa batuk, sakit kerongkongan, bunyi mengi, dan sesak napas. Tujuan dari penelitian ini mengetahui faktor yang berhubungan dengan gejala gangguan pernapasan pada pekerja bagian boiler di PT. Prima Alam Gemilang Bombana Tahun 2021. Penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, sampel penelitian ini sebanyak 59 orang dari populasi pekerja bagian boiler PT. Prima Alam Gemilang Bombana yang dipilih munggunakan teknik total sampling. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah gejala gangguan pernapasan pada pekerja bagian boiler sedangkan variabel independen adalah lama paparan, kebiasaan merokok, riwayat pekerjaan berdebu dan penggunaan Alat Pelindung Diri (Masker) pada pekerja bagian boiler. Untuk instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dengan menggunakan kuisioner serta observasi pada pekerja bagian boiler PT. Prima Alam Gemilang. Analisis data menggunakan analisis univariate dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara lama paparan (p value= 0,039), kebiasaan merokok (p value= 0,029) dan penggunaan APD (Masker) (p value= 0,001) dengan gejala gangguan pernapasan pada pekerja dan tidak terdapat hubungan riwayat pekerjaan berdebu (p value= 0,677) dengan gejala gangguan pernapasan pada pekerja bagain boiler.Kata Kunci: gejala gangguan pernapasan, kebiasaan merokok, lama paparan, pengguna APD (masker), riwayat pekerjaan berdebu
HUBUNGAN SANITASI DAN PERILAKU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH PESISIR DESA TANJUNG PINANG KECAMATAN KUSAMBI KABUPATEN MUNA BARAT Cindy Mardiyani; Siti Rabbani Karimuna; Arum Dian Pratiwi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i2.43279

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari puskesmas sidamangura bahwa penderita diare balita Pada tahun 2019 sebanyak 49 kasus. Pada tahun 2020 penderita diare pada balita menurun sebanyak 23 kasus. Dan pada tahun 2021 penderita diare pada balita naik sebanyak 30 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sanitasi dan perilaku dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Pesisir Desa Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian Metode Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel total sampling. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu yang memiliki balita yang bertempat tinggal di Desa Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi yaitu sebanyak 51 orang. Hasil uji statistik pada tingkat signifikan α = 0,05 diperoleh hasil, hubungan antara tingkat pengetahuan ibu terhadap kejadian diare pada balita di wilyaah pesisir desa tanjung pinang kecamatan kusambi kabupaten muna barat dengan p-value 0,029, ada hubungan kebiasaan cuci tangan dengan kejadian diare pada balita di wilyaah pesisir desa tanjung pinang kecamatan kusambi kabupaten muna barat dengan p-value 0,015, dan ada hubungan antara sumber air bersih dengan kejadian diare pada balita di wilyaah pesisir desa tanjung pinang kecamatan kusambi kabupaten muna barat dengan p-value 0,039. Tidak ada hubungan antara penyediaan jamban keluarga dengan kejdian diare pada balita di wilyaah pesisir desa tanjung pinang kecamatan kusambi kabupaten muna barat dengan p-value 0,106.
HUBUNGAN PENCEMARAN UDARA DALAM RUMAH DENGAN KEJADIAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WALI KECAMATAN BINONGKO KABUPATEN WAKATOBI Masriana Masriana; Arum Dian Pratiwi; Yasnani Yasnani
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i1.43258

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah infeksi akut yang mengenai satu atau lebih bagian saluran pernapasan, termasuk pelengkap (sinus, rongga telinga tengah, pleura), dari hidung hingga alveolus. ISPA merupakan penyakit infeksi yang sering terjadi dan merupakan penyebab morbiditas dan mortalitas pada anak dan balita. Secara umum penyakit ISPA dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu faktor lingkungan meliputi: pencemaran udara dalam rumah (asap hasil pembakaran bahan bakar memasak tradisional, asap rokok dan asap penggunaan obat anti nyamuk bakar). Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pencemaran udara dalam rumah dengan kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Wali Kecamatan Binongko Kabupaten Wakatobi Tahun 2022. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik yang menggunakan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 61 balita dari 340 total populasi. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Wali Kecamatan Binongko Kabupaten Wakatobi. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi square pada tingkat kepercayaan 95% atau α 0,05 diperoleh nilai pvalue= 0,000 (p value α) sehingga terdapat hubungan antara sumber pencemaran udara dalam rumah dengan kejadian penyakit ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Wali Kecamatan Binongko Kabupaten Wakatobi Tahun 2022. Diharapkan kepada masyarakat agar mengurangi penggunaan bahan bakar rumah tangga yang dapat menyebabkan pencemaran udara dalam rumah, sehingga dapat mengurangi angka kejadian ISPA pada balita.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU TIDAK AMAN PADA PEKERJA KONSTRUKSI PROYEK KANTOR PERWAKILAN BANK INDONESIA (KPwBI) KENDARI TAHUN 2019 Jumardi Jumardi; Arum Dian Pratiwi; Nurmaladewi Nurmaladewi
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v2i1.18631

Abstract

Data International Labour Organinization (ILO) Tahun 2018 menunjukkan bahwa lebih dari 1,8 juta kematian akibat kerja terjadi setiap tahunnya di kawasan Asia, bahkan dua pertiga kematian akibat kerja di dunia terjadi di Asia. Tingkat  global, lebih dari 2,78 juta orang meninggal setiap tahun akibat kecelakaan atau penyakit akibat kerja dan terdapat sebanyak 374 juta cedera dan penyakit akibat kerja yang tidak fatal setiap tahunnya yang banyak mengakibatkan absensi kerja. Perilaku manusia merupakan unsur yang memegang peran penting dalam mengakibatkan kecelakaan, sehingga cara yang efektif untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja adalah dengan menghidari terjadiny tindakan tidak aman (unsafe action).Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku tidak aman pada pekerja konstruksi proyek (KPWBI) Kendari tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan studi cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 105 orang dan Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling sebanyak 83 orang. Analisis data menggunakan uji   Chi-square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara sikap (Pvalue = 0,001) dan pengawasan (Pvalue = 0,018) dengan tindakan tidak aman. Namun Tidak ada hubungan antara pengetahuan (Pvalue = 0,171) dengan tindakan tidak aman
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PEGAWAI DI KANTOR BADAN PUSAT STASTIK PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2021 Inggrid Fadilla Nurman; Suhadi Suhadi; Arum Dian Pratiwi
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 2, No 4 (2022): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v2i4.23651

Abstract

Suatu pola yang muncul pada suatu keadaan yang secara umum dialami oleh pekerja, dimana pekerja tidak mampu lagiiuntukimelakukan pekerjaan disebut dengan kelelahan kerja. Penyebab kelelahan ikerja umumnya berkaitan dengan sifat pekerjaan yang monoton (kurang ibervariasi), intensitas kerja serta ketahanan kerjaimental dan fisikiyang tinggi, keadaan lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan masa kerja, status gizi dan beban kerja dengan kelelahan kerja pada pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 73 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling idimana isemua ipopulasi idiambil jadi responden. Uji statistik menggunakan uji chi square, dengan variabel bebas yakni masa kerja, status gizi, dan beban kerja.serta variable terikat yaitu kelelahan kerja yang idikumpulkan melalui ilembar ikuesioner . Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat. iHasil penelitian imenunjukkan bahwa, ada hubungan antara masa kerja dengan kelelahan kerja dengan nilai pvalue=0,005, tidak ada hubungan antara status gizi dengan kelelahan kerja dengan nilai pvalue=0,324, dan iada hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja dengan nilaii pvalue=0,025.Kata kunci: Beban Kerja, Kelelahan Kerja, Masa Kerja, Status Gizi
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA Adinda Salzabila Putri Agus Hidayad Agustang Agustang Ahmad, Annisa Febrianti Aisyah Sab'ina Al Mu'min Akib, Nurhijrianti Akifah, Akifah Almaghfirah Ferisya Alnur, Putriana Analia Analia Andi Multazam NK. Andi Rifqa Rahayu Safitri Andriani, Harni Asnia Zainuddin Asnia Zainuddin Asnia Zainuddin Aswar, L. M. Atodding, La Ode Saktian Aulia Safitri Ayu Aprilia Yunus Cindy Mardiyani Damayanti, Suci Fitrah Devi Savitri Effendy, Devi Savitri Elviana, Zalza Farzan, Amrin Farzan, Amrin Fidelya, Fidelya Fifi Nirmala Fifi Nirmala Fifi Nirmala G Fithria Fithria G, Fifi Nirmala G., Fifi Nirmala Galuh Dewi Anggraeni H, Siti Nurfadillah Hariati Lestari Harleli Harleli Hesti Putri Puspita Sari Hilda Harun Illahi, Muhammad Alim Anugrah Indah Pertiwi Indradewa, Rhian Indri Yani, Indri Inggrid Fadilla Nurman Irma Irma Irma Irma Irma Irma Irma Irma Yunawati Irmawati Irmawati Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Ismail, Nurul Islafiah Ivana Meysita Pakiding Juliyanti Juliyanti Jumakil Jumakil Jumakil, Jumakil Jumardi Jumardi Junaid Junaid, Junaid Jusniar Rusli Afa JUSNIAR RUSLIAFA Kamrin Karimuna, Siti Rabbani La Ode Ahmad Saktiansyah La Ode Muhamad Sety La Ode Nahrul Jamiat Linggi, Stefani Angelina Lisnawaty Lisnawaty Lisnawaty Lisnawaty Lisnawaty, Lisnawaty Listy Handayani Lustina, Lustina Masriana Masriana Maulana Maulana, Maulana Muchtar, Febriana Mufsidik, Daryatno Muh. Aslim A. Muh. Rawaldin Sarlan Muhammad Aslim A. Muhammad Dirga Adriansyah Dwi Putra Muhammad Icsal M.A., Muhammad Icsal Muliati, Irna Mustafa, Triza Aulia Zalsabila Mustafsyira, Mustafsyira Nani Yuniar Nasruddin Nasruddin Nicolas, irman Anugrah Ningsi Meilana Nirmala G, Fifi Ntete, Alyumun Nur Hafifah Nur Nashriana Jufri Nurmaladewi Nurmaladewi Nurmaladewi, Nurmaladewi Nurul Yulianti, Nurul Pitrah Asfian, Pitrah Popy Pratiwi Kadadi Purwoko, Agus Putra Septian Junior Putri Puspita Dewi, Putri Puspita PUTRI WAHYUNI Putu Eka Meiyana Putu Eka Meiyana Erawan, Putu Eka Meiyana Ramadhan Tosepu Rastika Dwiyanti Liaran Revaq Rio Andara Rezal, Farit Ridman Ridman Rizki Eka Sakti Octaviani Kohali Ruslan Majid Ruslan Majid, Ruslan Ruwiah Ruwiah Saktiansyah, La Ode Ahmad Saktiawan, La Ode Ahmad Sari, Dewi Sekar Sari, Monica Puspita Sarlina Sarlina Sasmilati, Uyun Sasmilati, Uyun Sekarsari, Dewi Shafira Rizmayanti Ara Siti Nurfadilah H Siti Rabbani Karimuna Sri Fitriani, Sri Sri Rahayu Fitrah Oc Sri Tungga Dewi Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Sujanah, Wiwin Sunarti, Dhian Ephis Syawal Kamiluddin Saptaputra Syawal Kamiluddin Saptaputra Syefira Salsabila Wa Ode Ameitha Ladiaz Wa Ode Salma Wa Ode Siti Yuni Wahyu Ishaq Trisnandi Wilona Aulya Nurmadhani Yanani Yasnani Yasnani Yasnani Yasnani Yasnani, Yasnani Yunawati, Irma Yusran, Sartiah Yusran, Sartiah Yusuf Sabilu Yusuf Sabilu, Yusuf Yuyun Yuyun Zainab Hikmawati Zainuddin, Asnia