Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Pada Pembelajaran IPA Materi Pokok Cahaya dan Alat Optik Kelas VIIIA SMP Negeri 1 Wawoni Utara Asdianti, Asdianti; Tahang, La; Sukariasih, Luh
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v5i1.10666

Abstract

This study aims to: 1) To describe the science process skills improvement classes learners VIIIA of SMP Negeri 1 North Wawonii taught through guided inquiry learning model; 2) Describe the activities of teachers in science teaching VIIIA grade SMP Negeri 1 North Wawonii on poko material light and an optical instrument with use taught guided inquiry learning model.This type of research is the Classroom Action Research (CAR), which has been conducted in two cycles. Subjects in this study were all learners VIIIA grade SMP Negeri 1 North Wawonii 2018/2019 school year totaling 19 people. The data collected in this study is the science process skills gained from the observation sheet. Data analysis was performed descriptive statistics. From the results of data analysis obtained by valueAverage science process skills of students in the first cycle of 2.3 included in the category enough and for the average value of the activities of teachers in the first cycle is the second cycle 2,9.Padaearned valueAverage science process skills of students in the first cycle of 3.6 included in both categories, and for the average value of teacher activity in the second cycle is 3.61.Based on the results of research and discussion concluded that the science learning in the subject matter of the Light and Optics are taught using guided inquiry learning model has increased in the science process skills and activities of teachers.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Fisika Siswa SMP Karlina, Nini; Sahara, La; Sukariasih, Luh
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v4i1.14138

Abstract

This study aims to : (1) describe the learning activities of students in learning science especially in the study of physics on the subject matter of light and optical devices in students of class VIII Togomangura Satap Junior High School taught through the guided inquiry learning model; (2) describing the improvement of science learning outcomes in the study of the physical subject matter of light and optical devices in grade VIII students of Togomangura Satap Junior High School which are taught through guided inquiry learning models; (3) describe the increase in completeness of natural science learning, especially in the physics study of eighth grade students of Togomangura Satap Junior High School who are taught by applying the guided inquiry learning model. The subjects of this study were all eighth grade students of Togomangura Public Middle School with 18 students, consisting of 11 men and 7 women. The data collection technique was carried out by observation and student learning achievement test in the form of a description test. Data analysis techniques using descriptive  statistics. Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded that: (1) the learning activities of students by applying the guided inquiry learning model in each cycle tend to increase and improve in each unit of student activity. This is indicated by the acquisition of an average score of cycle I of 2,6 which belongs to the sufficient category and increased in cycle II to 3,8 which belongs to the good category; (2) science learning outcomes of students in class VIII Togomagura Satpap can be improved by applying the guided inquiry learning model to the subject matter of light and optical devices, where in cycle I is obtained an average value of 59,2 with a standard deviation of 22,9 and at cycle II obtained an average value of 65,6 with a standard deviation of 23,4; (3) completeness of science learning for students of class VIII Togomagura Satpap Junior High School taught through the use of guided inquiry learning models in each cycle tends to increase, where in cycle I the percentage of mastery learning outcomes is 27,8 % and in cycle II is 66,7 % . 
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Kelas VIII Smpn 15 Kendari Pada Materi Pokok Cahaya Dan Alat Optik Yasin, Wa Ode Novi Astuti; Anas, Muhammad; Sukariasih, Luh
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v4i3.14230

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya peserta didik yang hanya menghafal konsep dan kurang mampu menggunakan konsep tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu adanya anggapan dari peserta didik bahwa pelajaran IPA khususnya fisika sulit dipahami sehingga peserta didik cenderung malas dan kurang berminat dalam menerima pelajaran maupun mengerjakan tugas sehingga aktifitas peserta didik dalam kelas tergolong rendah. Untuk mengatasinya maka dipilih model pemebelajaran berbasis masalah karena model pembelajaran berbasis masalah dapat memberikan permasalahan fisika yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari sehingga peserta didik dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah. .Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMPN 15 Kendari yang terdaftar pada semester genap tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 97 orang. Sampel penelitian ini adalah kelas VIII4 sebanyak 24 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII3 sebanyak 24 peserta didik sebagai kelas kontrol yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini berupa tes kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang telah divalidasi dan memenuhi kriteria sebagai tes yang baik. Data penelitian dianalisis secara statistic, deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian: 1) gambaran hasil tes awal kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas eksperimen pada materi pokok cahaya yaitu diperoleh nilai rata-rata 13,89 dan standar deviasi 3,33 sedangkan pada kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata  12,90 dan standar deviasi 2,32 hasil tes akhir peserta didik kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata 63,01 dan standar deviasi 13,36 sedangkan pada kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata 50,46 dan standar deviasi 16,9; 2) tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol berdasarkan nilai signifikan 0,296 lebih besar dari α = 0,05; 3) nilai rata-rata hasil tes akhir kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada kelas eksperimen lebih tinggi secara signifikan daripada nilai rata-rata hasil tes akhir kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas kontrol berdasarkan nilai signifikan 0,016 lebih kecil dari α = 0,05; dan 4) nilai rata-rata N-Gain kemampuan pemecahan peserta didik pada kelas eksperimen lebih tinggi secara signifikan daripada nilai rata-rata N-Gain kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas kontrol berdasarkan nilai signifikan 0,027 lebih kecil dari α = 0,05.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah lebih baik digunakan dibandingkan model pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi cahaya dan alat optikkelas VIII
Penerapan Model Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Siswa SMPN Niniati, Niniati; Sukariasih, Luh; Sahara, La
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v4i2.14186

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan KPS dan hasil belajar peserta didik  melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran penemuan. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN 13 Kendari semester genap tahun ajaran 2018/2019 berjumlah 196 peserta didik. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling,  diperoleh dua kelas  yaitu kelas eksperimen (VIII1) dan kelas  kontrol (VIII2). Teknik pengumpulan data KPS menggunakan lembar oservasi dan hasil belajar menggunakan tes obyektif.  Teknik analisis data secara deskriptif dan inferensial. Analisis data dan pembahasan diperoleh: 1) post-test KPS peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh nilai rerata 86,4 dan 79,7; 2) post-test hasil belajar peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh nilai rerata 74,6  dan 67,03; 3) nilai rerata post-test KPS dan hasil belajar peserta didik  kelas eksperimen signifikan dari pada  kelas kontrol; 4) rerata gain KPS dan gain hasil belajar peserta didik  kelas eksperimen signifikan dari pada kelas kontrol.
Penerapan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar IPA Ranah Pengetahuan Peserta Didik Kelas VIII1 SMP Negeri 05 Poleang Timur pada Materi Pokok Cahaya dan Alat Optik. Syamsiah, Syamsiah; Anas, Muhammad; Sukariasih, Luh
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v4i3.14199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) keterampilan proses sains, (2) hasil belajar ranah pengetahuan, (3) ketuntasan hasil belajar ranah pengetahuan peserta didik kelas VIII1 SMP Negeri 05 Poleang Timur pada materi pokok Cahaya dan Alat Optik yang diajar menggunakan model discovery learning. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang telah dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII1 SMP Negeri 05 Poleang Timur berjumlah 15 orang yang terdaftar pada semester genap tahun ajaran 2018/2019. Instrumen penelitian terdiri atas lembar observasi keterampilan proses sains peserta didik dan aktivitas guru serta tes hasil belajar ranah pengetahuan. Data penelitian dianalisis secara statistik deskriptif. Dari hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata aspek keterampilan proses sains peserta didik pada siklus I  yaitu 51,73 berada pada predikat cukup, sedangkan untuk nilai rata-rata hasil belajar ranah pengetahuan peserta didik pada siklus I yaitu 63,94. Untuk ketuntasan belajar secara klasikal peserta didik pada siklus I yaitu dengan persentase keberhasilan tindakan sebesar 33,33%. Pada siklus II nilai rata-rata aspek keterampilan proses sains peserta didik yaitu 80,41 berada pada predikat baik. Untuk nilai rata-rata hasil belajar ranah pengetahuan peserta didik pada siklus II diperoleh 78,24. Pada siklus II ketuntasan belajar peserta didik secara klasikal yaitu dengan persentase keberhasilan tindakan sebesar 80%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA pada materi pokok Cahaya dan Alat Optik yang diajar menggunakan model discovery learning mengalami peningkatan pada keterampilan proses sains, hasil belajar ranah pengetahuan, serta ketuntasan hasil belajar ranah pengetahuan peserta didik kelas VIII1 SMP Negeri 05 Poleang Timur dari siklus I ke siklus II.
Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Peserta Didik Menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan Berbantuan Media Simulasi Phet pada Materi Pokok Gelombang Mekanik Kelas XI MIA 3 SMAN 1 Mawasangka Nurmin, Nurmin; Yuris, Muhammad; Sukariasih, Luh
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v4i3.14231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan: (1) keterampilan proses sains, (2)  hasil belajar peserta didik kelas XI MIA3 SMAN 1 Mawasangka pada materi pokok Gelombang Mekanik yang diajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan berbantuan media simulasi PhET. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang telah dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIA3 SMAN 1 Mawasangka berjumlah 29 orang yang terdaftar pada semester genap tahun ajaran 2018/2019. Instrumen penelitian terdiri atas lembar obeservasi keterampilan proses sains peserta didik dan aktivitas guru serta tes hasil belajar. Data penelitian dianalisis secara statistik deskriptif. Dari hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata aspek keterampilan proses sains peserta didik pada siklus I yaitu 1,9 dengan kategori cukup, sedangkan untuk nilai rata-rata hasil belajar peserta didik pada siklus I yaitu 86,03. Untuk ketuntasan belajar secara klasikal peserta didik pada siklus I yaitu dengan persentase keberhasilan tindakan sebesar 79,3%. Pada siklus II nilai rata-rata aspek keterampilan proses sains peserta didik yaitu 2,7 dengan kategori baik. Untuk nilai rata-rata hasil belajar peserta didik pada siklus II diperoleh 87,93. Pada siklus II ketuntasan belajar peserta didik secara klasikal yaitu dengan persentase keberhasilan tindakan sebesar 86,2%.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Fisika pada materi pokok Gelombang Mekanik yang diajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan berbantuan media simulasi PhET mengalami peningkatan pada keterampilan proses sains, hasil belajar peserta didik kelas XI MIA3 SMAN 1 Mawasangka dari siklus I ke siklus II.
Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Materi Pokok Momentum dan Impuls melalui Model Pembelajaran berbasis Masalah bagi Peserta Didik SMAN 2 Mawasangka Tengah Sariani, Sariani; Anas, Muhammad; Sukariasih, Luh
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v5i1.11004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan proses sains, hasil belajar fisika ranah kognitif, dan ketuntasan hasil belajar fisika ranah kognitif peserta didik kelas X MIA SMAN 2 Mawasangka Tengah yang diajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah pada materi pokok momentum dan impuls. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIA SMAN 2 Mawasangka Tengah tahun ajaran 2018/2019 dengan jumlah peserta didik 23 orang. Ada dua data yang dianalisis dalam penelitian ini yaitu data keterampilan proses sains yang diperoleh dari lembar observasi dan data hasil belajar fisika ranah kognitif yang diperoleh dari tes hasil belajar. Dari hasil analisis data diperoleh bahwa keterampilan Proses peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah pada setiap siklus cenderung  meningkat dari kategori cukup 1,67 pada siklus I menjadi kategori baik 2,87 pada siklus II. Hasil belajar fisika ranah kognitif yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah yang diperoleh sebaran nilai: pada siklus I diperoleh nilai dari 51 sampai dengan 98 dengan nilai rata-rata 71,2. Pada siklus II diperoleh nilai dari 64 sampai dengan 100 dengan nilai rata-rata 81,0. 3) Hasil belajar fisika ranah kognitif peserta didik pada materi pokok momentum dan impuls yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dapat ditingkatkan dengan jumlah persentase siswa yang sudah tuntas pada siklus I adalah sebesar 60,8 % meningkat menjadi 78,3% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran fisika pada materi pokok momentum dan impuls yang diajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah mengalami peningkatan pada keterampilan proses sains dan hasil belajar fisika ranah kognitif”.
Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Kelas VIII D SMP Negeri 1 Sampolawa melalui Penerapan Model Pembelajaran Penemuan pada Materi Pokok Gerak dan Gaya Yulin, Yulin; Sukariasih, Luh; Hastuti RM, Vivi; Galib, La Maronta
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v5i3.13445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan keterampilan proses sains peserta didik kelas VIIID SMP Negeri 1 Sampolawa yang diajar melalui model pembelajaran penemuan pada materi pokok gerak dan gaya; 2) mendeskripsikan hasil belajar kognitif  peserta didik kelas VIIID SMP Negeri 1 Sampolawa yang diajar melalui model pembelajaran penemuan pada materi pokok gerak dan gaya;  3) mendeskripsikan ketuntasan belajar peserta didik kelas VIIID SMP Negeri 1 Sampolawa yang diajar melalui model pembelajaran penemuan pada materi pokok gerak dan gaya. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang telah dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIIID  SMP Negeri 1 Sampolawa tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah  26 orang. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data hasil belajar kognitif peserta didik yang diperoleh dari tes hasil belajar kognitif dan keterampilan proses sains yang diperoleh dari lembar kerja peserta didik dan lembar observasi.  Analisis  data yang dilakukan statistik deskriptif. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa: 1) rata-rata nilai persentase setiap aspek keterampilan proses sains pada siklus I yaitu 67,62% dengan kategori baik sedangkan pada siklus II meningkat sebesar 84,76% berada dalam kategori sangat baik; 2) nilai rata-rata hasil belajar kognitif peserta didik pada siklus I yaitu 52,10 sedangkan pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar kognitif peserta didik meningkat sebesar 68,94; 3) persentase ketuntasan belajar peserta didik pada siklus I sebesar 42,31% dan siklus II persentasenya sebesar 76,92%, memenuhi kriteria ketuntasan secara klasikal.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada SMPN 22 Konawe Selatan Sri, Desa Putu; Sukariasih, Luh; Mongkito, Vivi Hastutu Rufa
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v4i2.14188

Abstract

Penelitian ini bertujuan Memperoleh data dan gambaran hasil belajar fisika peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol pada sub materi getaran, gelombang dan bunyi. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMPN 22 Konawe Selatan di Kabupaten Konawe Selatan yang berjumlah 206 orang. Teknik pengambilan Sampel  penelitian ini adalah random sampling  sehingga diperoleh dua kelas yaitu kelas eksperimen (kelas VIIIB) dan kelas kontrol (VIIIC). Berdasarkan analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan Gambaran hasil belajar tes awal dan tes akhir peserta didik dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing diperoleh nilai rerata 42,86 dan standar deviasi 14,1. Untuk tes akhir diperoleh nilai rerata 65,18 dan standar deviasi 10,4 hal ini menunjukkan bahwa lebih besar dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Sehingga tidak ada perbedaan antara nilai rerata hasil tes awal peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol. Untuk nilai rerata N-gain peserta didik kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol.
Analisis Kemampuan Peserta Didik Kelas XII SMA Negeri di Kecamatan Sampolawa Menyelesaikan Soal-Soal Ujian Nasional Terpilih dari Tahun 2016-2018 Mata Pelajaran Fisika Riana, Wa Ode; Sahara, La; Sukariasih, Luh
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v4i3.14200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui gambaran kemampuan peserta didik SMA Negeri di Kecamatan Sampolawa menyelesaikan soal Ujian Nasional terpilih dari tahun 2016-2018 mata pelajaran fisika, (2) mengetahui gambaran kemampuan peserta didik SMA Negeri di Kecamatan Sampolawa menyelesaikan soal Ujian Nasional terpilih  dari tahun 2016-2018 mata pelajaran fisika ditinjau dari ruang lingkup materi Ujian Nasional tahun 2019, dan (3) mengetahui gambaran kemampuan peserta didik SMA Negeri di Kecamatan Sampolawa menyelesaikan soal Ujian Nasional terpilih dari tahun 2016-2018 mata pelajaran fisika ditinjau dari bentuk soal Ujian Nasional. Ujian Nasional mata pelajaran fisika tahun 2019 terbagi atas empat ruang lingkup materi yaitu Mekanika, Termodinamika, Gelombang-Optik, dan Listrik-Magnet-Fisika Modern. Ujian Nasional mata pelajaran fisika terbagi atas tiga bentuk soal yaitu pilihan ganda Biasa, pilihan ganda Asosiasi, dan pilihan ganda Gambar/Grafik/Tabel. Penelitian deskritif ini melibatkan 133 peserta didik kelas XII dari 177 orang peserta didik kelas XII yang terdaftar pada tahun pelajaran 2018/2019 yang tersebar pada 5 SMA Negeri di Kecamatan Sampolawa. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan menyelesaikan soal berupa pilihan ganda. Berdasarkan hasil analisis data secara deskriptif dan pembahasan diperoleh kesimpulan: (1) kemampuan peserta didik SMA Negeri di Kecamatan Sampolawa menyelesaikan soal-soal Ujian Nasional terpilih dari tahun 2016-2018 mata pelajaran fisika diperoleh nilai rata-rata sebesar 33,8 sehingga dikategorikan kurang, (2) kemampuan peserta didik SMA Negeri di Kecamatan Sampolawa menyelesaikan soal-soal Ujian Nasional terpilih dari tahun 2016-2018 mata pelajaran fisika ditinjau dari ruang lingkup materi yang tertinggi yaitu Mekanika dengan nilai rata-rata 39,0 dan yang terendah yaitu Listrik- Magnet-Fisika Modern dengan nilai rata-rata 28,8, dan (3) kemampuan peserta didik SMA Negeri di Kecamatan Sampolawa menyelesaikan soal-soal Ujian Nasional terpilih dari tahun 2016-2018 mata pelajaran fisika ditinjau dari bentuk soal pilihan ganda yang tertinggi yaitu pilihan ganda Gambar/Grafik/Tabel dengan nilai rata-rata 36,8 dan yang terendah yaitu pilihan ganda asosiasi dengan nilai rata-rata 26,2.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Afnesia, Shinta Agus Budiyono Agus Salim Agus Setyo Budi Akhmad Jufriadi Al-Qurani, Nurul Reski Amiruddin Takda Andri Estining Sejati Apriansa Arin Wildani Asdianti, Asdianti Desa, Susilo Sudarman Dwi Sulisworo DWI SURYANTO Eko Hariyanto Ernita, Nevi Erniwati Erniwati Erniwati Fahrudi Ahwan Ikhsan Fahyuddin Fahyuddin Faizah, Revnika Fayanto, Suritno Halidun, Wa Ode Nirwana Sari Hasan, Yeni Sariani Hasrida Hasrida Hasrida, Hasrida Hastuti RM, Vivi Hunaidah Hunaidah . Hunaidah Hunaidah Hunaidah M Hunaidah, Hunaidah Husein Husein Husein, Husein Istiqomah, Hanin Fathan Nurfina Jamhari Jamhari Jayati Jurmila, Jurmila karlina, nini Khaerun Nisa Kusumawati, Astrini Dewi La Maronta Galib, La Maronta La Ode Nursalam La Ode Nursalam, La Ode La Sahara La Sahara La Sahara LA SAHARA, LA La Tahang La Tahang La Tahang La tahang La tahang M*, Hunaidah M, Hunaidah Mangidi, Yeyen Atusman Mardiana Napirah Misrawati Misrawati Mongkito, Vivi Hastuti Rufa Mongkito, Vivi Hastutu Rufa Muh Yuris Muhammad Anas Muhammad Anas Muhammad Sirih Musria Musria Musria, Musria Nadiyah Nadiyah Naim Natalija, Selfi Ngadi, Md Asri bin Nilawati Ute Niniati, Niniati Nur Indah Nurjana Nurjana, Nurjana Nurmin Nurmin Panre, Andi Marwanti Pertiwi, Wulan Anna Pratiwi, Anggie Marcella Rachmad, Riyan Iskawati Rahayu, Diah Putri Rati, Wa Riana, Wa Ode S. Syarifuddin S. Syarifuddin Saleh Saleh Saputra, I Gede Purwana Edi Sirih, Muhammad Sri, Desa Putu Suci, Wulan Sumarni Sumarni Suriani, Wa Ode Suritno Fayanto Suritno Fayanto Suritno Fayanto Susilo Sudarman Desa Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Tahang, La Takda, Amiruddin Tina, Wa Tokase, Asmira Triwahyuni Nufi Ute, Nilawati Vivi Hastuti Rufa Mongkito Wahyuni, Ni Kedek Indri Yasin, Wa Ode Novi Astuti Yulin, Yulin Yuris, Muhamad Yuris, Muhammad