Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Deteksi Dini Penurunan Tajam Penglihatan Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di SDN 64 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Ariyanti, Sri; Wahyuni, Tri; Hidayah, Hidayah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 9 (2023): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i9.489

Abstract

Kelainan tajam penglihatan tidak jarang terjadi pada anak usia sekolah dasar yang disebabkan oleh faktor lingkungan belajar yang tidak baik seperti membaca tulisan di papan tulis dengan jarak terlalu jauh tanpa pencahayaan yang memadai, posisi membaca dengan jarak terlalu dekat, sarana prasarana sekolah yang tidak ergonomis saat belajar mengajar, serta faktor penggunaan gadget melebihi frekuensi . Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran kondisi penurunan tajam penglihatan pada anak usia sekolah. Deteksi dini ini dilakukan pada 44 anak usia sekolah dasar di SDN 64 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya dengan metode pemeriksaan visus mata menggunakan snallen test. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa dari 44 anak usia sekolah, 18,2% mengalami penurunan tajam penglihatan (low vision) dan 81,8% dalam kategori normal. Melalui kegiatan ini dapat disimpulkan, bahwa deteksi dini penurunan tajam penglihatan mampu memberikan gambaran kondisi tajam penglihatan pada anak usia sekolah dasar sehingga perlu dipertimbangkan untuk menerapkan edukasi dan diskusi kesehatan sebagai upaya meningkatkan kesehatan mata pada anak usia sekolah.
Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran pada Mata Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Ariandini, Nur; Arwaty, Arwaty; Hidayah, Hidayah
Jurnal Kependidikan Media Vol 13, No 2 (2024): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v13i2.15585

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai kebutuhan media pembelajaran pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Penelitian pada artikel ini berjenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu kuesioner yang disebarkan menggunakan google form. Responden pada penelitian ini yaitu 20 orang guru di sekolah dasar Negeri Butung 1 Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) semua responden berpendapat bahwa guru sangat membutuhkan media digital; (b) kendala dalam menggunakan media digital yaitu: guru belum terbiasa dan tidak percaya diri menggunakan teknologi untuk menyampaikan materi IPA, guru tidak mengetahui adanya media digital berbasis website, guru dan kepala sekolah fokus pada kurikulum merdeka yang akan diterapkan pada tahun ajaran mendatang; (c) saran untuk mengatasi kendala, yaitu: guru mengikuti workshop atau pelatihan, kepala sekolah menerima mahasiswa Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dan meminta bantuan mereka untuk menggunakan media digital, dan kepala sekolah menerima kerja sama dengan dosen di kota Langsa dalam bentuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terkait media digital. Artikel ini merekomendasikan para guru untuk menggunakan media digital pada pembelajaran IPA, seperti website dan lainnya. Artikel ini dapat dijadikan sebagai referensi tambahan atau dasar penelitian lanjutan terkait pengembangan atau penerapan media digital, khususnya pada pembelajaran IPA di sekolah dasar.
The Learner Support Programs: How Do They Work for Increasing Students’ Retention? Hidayah, Hidayah; Hadianti, Siti; Ayuni, Devi
JURNAL PENA EDUKASI Vol 11, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i2.2329

Abstract

Abstract: Universitas Terbuka (UT) in Indonesia is a pioneer in distance learning that offers comprehensive learning support programs to improve student retention. Assignment workshops and exam clinics provide valuable guidance and support to help students overcome academic challenges and achieve their educational goals. Continued investment in these support services is essential for promoting student retention and fostering a positive learning environment. This paper discusses how learner support programs implemented by Universitas Terbuka enhance student retention. These programs include distance learning skill workshops, assignment workshops, and exam clinics, which provide academic assistance and guidance to support students’ independent study. This study employs a qualitative research method involving questionnaires and in-depth interviews. The participants were students from the Bachelor of English Education Study Program. The results indicate that learner support programs positively impact student academic success and retention by increasing students' confidence, enhancing their technology literacy skills, and fostering their independence. It can be concluded that learner support programs employed by UT are strategically important for maintaining student satisfaction, supporting student success, and improving retention rates.Keywords: assignment workshops; exam clinics; Universitas Terbuka; distance learning; student retention
PELATIHAN MEDIA INTERAKTIF GOOGLE EARTH BAGI GURU SD INPRES SKP F3 ARSO Ali, Aisyah; Hidayah, Hidayah; Marsuki, Marsuki; Korwa, Lofsten Festus
Jubaedah : Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Indonesian Journal of Community Services and School Education) Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Jubaedah)
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jub.v4i3.246

Abstract

This Training on the Use of Google Earth Media aims to enhance teachers' skills and understanding in using interactive media as an effective learning tool. The training focuses on introducing Google Earth features, accessing relevant content, and implementing technology-based learning strategies. The training method used is Participatory Rural Appraisal (PRA), which consists of preparation, implementation, and reflection stages. This activity was carried out at Inpres SKP F3 Arso Elementary School, Keerom Regency, with participants including the principal, classroom teachers, and subject teachers, totaling 13 people, on June 27, 2024. The training results showed an improvement in teachers' ability to use Google Earth; however, several limitations were identified, such as the lack of supporting devices and teachers' full understanding of this technology. The training had a positive impact on learning, but follow-up is needed by forming discussion groups for mentoring sessions to ensure the sustainability of interactive media use in the school environment
Peningkatan Kemampuan Literasi Siswa SMAN 9 Luwu melalui Modul Ajar Berbasis Budaya Luwu Hidayah, Hidayah; Abdullah, Abdullah; Hasyim, St. Salmiah
Jurnal Dieksis ID Vol. 4 No. 2 (2024): Juli - Desember 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/dieksis.4.2.2024.522

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada upaya mengatasi rendahnya keterampilan literasi siswa di SMAN 9 Luwu, yang menjadi tantangan besar dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan relevan dengan konteks budaya setempat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa melalui modul ajar berbasis budaya Luwu, yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal, seperti cerita rakyat, adat istiadat, dan kearifan lokal Luwu, dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas XI SMAN 9 Luwu yang dipilih berdasarkan hasil observasi awal yang menunjukkan rendahnya kemampuan literasi siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar observasi, tes literasi, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai hasil pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan modul ajar berbasis budaya lokal efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa. Rata-rata nilai literasi siswa pada Sikus I berada pada angka 72, dengan 60% siswa (18 dari 30) mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), sementara 40% sisanya belum memenuhi target. Keterlibatan siswa dalam pembelajaran tercatat mencapai 70%. Rata-rata nilai literasi siswa meningkat menjadi 78 pada Siklus II, dengan 80% siswa (24 dari 30) berhasil mencapai KKM, sementara 20% sisanya belum mencapai target. Keterlibatan siswa dalam pembelajaran juga meningkat, dengan 85% siswa aktif berpartisipasi. Peningkatan ini mencerminkan keberhasilan penerapan modul ajar berbasis budaya Luwu dalam meningkatkan keterampilan literasi siswa dan mendorong mereka untuk lebih terlibat dalam pembelajaran.
Pemberdayaan Keluarga Ibu Postpartum Melalui Edukasi ‎Pengenalan Metode SPEOS Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai ‎Rengas ‎ hidayah, Hidayah; Kawuryan, Uji; Surtikanti; Rikayati; Nuratika; Fatureisha, Nadila; Winarni, Tri; Kamisa, Yola
TRIMAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Trimas: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Indra Institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.487 KB) | DOI: 10.58707/trimas.v3i1.269

Abstract

Early breastfeeding minimizes the risk of infant mortality by 45%. As many as 65% of newborns receive food other than breast milk in the first three days.. The results of a preliminary study conducted in the Sungai Rengas Health Center Work area, obtained data in May 2022, there were 605 postpartum mothers and the coverage of exclusive breastfeeding (0-6 months) was still low, namely 278 babies (36.9%) in 2021. This community service activity aims to increase the knowledge and skills of mothers about the SPEOS method as a non-pharmacological alternative in increasing breast milk production of postpartum mothers in the Sungai Rengas Health Center Working Area. The method used was health education with lecture and demonstration methods on the steps of the SPEOS method involving 5 postpartum mothers, 10 family members and 4 accompanying posyandu cadres. After health education activities and demonstrations of the SPEOS method, there was an increase in knowledge about the SPEOS method both from the cognitive and psychomotor aspects..
THE RELATIONSHIP OF FAMILY ROLES WITH EVENTS STUNTING IN TODDLER AGES 0-5 YEARS IN LIMBUNG VILLAGE, SUNGAI RAYA DISTRICT, KUBU RAYA DISTRICT, WEST KALIMANTAN Rosfiana, Sebti; Amelia, Lince; Hidayah, Hidayah
HEARTY Vol 13 No 3 (2025): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v13i3.19208

Abstract

The Ministry of Health announced the SSGI which shows the prevalence stunting West Kalimantan in 2022 will be 27.8% and is among the 10 provinces with prevalence stunting tall. Kubu Raya District Health Service prevalence of toddlers stunting Based on the SSGI in 2023, the highest village or subdistrict is in Limbung Village at 29.4%. This study aims to determine the relationship between the role of the family and the incidence of stunting in toddlers aged 0-5 years in Limbung Village, Sungai Raya District, Kubu Raya Regency, West Kalimantan. This research uses observational analytics with a design approach case control restrospektif. The sampling technique is accidental sampling The sample consisted of 41 controls and 41 cases. Univariate analysis in this study used descriptive statistical tests and bivariate analysis in this study used tests rank Spearman. The results of the research obtained the role of families in Limbung Village in the child case group stunting more of them played a bad role with 24 respondents (48.6%) and in the control group children who did not experience stunting played more of a good role with 41 respondents (100%). The Spearman test results have a value of 0.000 <0.05, there is a relationship between the role of the family and the incident stunting. Mark Sig.(2-tailed) of 0.000, because of the value of the value Sig.(2-tailed) < 0.05 means there is a significant relationship between variables X and Y and the correlation coefficient is -643**. There is a relationship between the role of the family and the incident stunting in toddlers aged 0-5 years in Limbung Village, Sungai Raya District, Kubu Raya Regency, West Kalimantan.
Penguatan Pembelajaran Literasi Dasar Bagi Guru-Guru SD Se Kabupaten /Kota Jayapura Yonggom, Aplonia D.; Ohee, Sara Marlina; Purba, Rispah; Ayomi, Golden; Hidayah, Hidayah
J-Abdimas Cenderawasih Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jac.v1i1.2886

Abstract

This service activity is carried out for elementary school teachers spread across the district/city of Jayapura regarding basic literacy learning, specifically print awareness and alphabet knowledge so that they can deal with children's education problems from an early age when they are not yet in school or not yet literate. alphabet. The purpose of this community service activity is to provide reinforcement about applying basic literacy knowledge to teachers who are spread across several schools in both the city and Jayapura district. The implementation of socialization activities is carried out for one day and uses lecture and discussion methods as well as delivery of material/information, as well as providing exercises related to basic literacy learning in the development of elementary school children's lives, especially in terms of awareness of print awareness and introduction to how to teach the alphabet through the four stages of listening, say, read, and write. The number of participants involved was 24 people from the target of 30 participants. The results of the implementation of the socialization program in strengthening basic literacy went well and all participants were able to understand the importance of print awareness and teaching alphabet knowledge as well as ways and techniques for teaching it correctly.
Aplikasi Strava: Inovasi dalam Pelaksanaan Kegiatan Hiking dan Orienteering Pramuka untuk Generasi Milenial Hidayah, Hidayah; Karim, Abdul; Marsuki, Marsuki; M, Ince Abdul Muhaemin; Syaiful, Andi; Pusmiati, Pusmiati
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2025): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v4i3.76190

Abstract

Abstrak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran mata kuliah Kepramukaan melalui integrasi teknologi aplikasi Strava dalam kegiatan hiking, dengan fokus pada peningkatan kompetensi mahasiswa dalam outdoor skills, literasi digital, dan kesadaran keselamatan. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), melibatkan tiga tahap utama: (1) persiapan (analisis kebutuhan, penyusunan modul, dan penyediaan infrastruktur), (2) pelaksanaan (pelatihan interaktif berbasis Learn-Do-Teach dan penerapan langsung dalam hiking berbasis Project-Based Learning), serta (3) refleksi (evaluasi berbasis data dan diskusi kelompok). Teknik analisis mencakup pengamatan langsung, kuesioner pre-test/post-test, dan analisis data kuantitatif dari metrics Strava. Hasil menunjukkan keberhasilan signifikan: 95% mahasiswa mampu mengoperasikan fitur dasar Strava (melebihi target 90%), 88% peserta merancang rute hiking dengan deviasi <5%, serta pemanfaatan 100% fitur Safety Beacon. Selain itu, terjadi penurunan 40% insiden lost trail dan peningkatan literasi digital (90% mahasiswa menggunakan analisis data Strava). Kegiatan ini membuktikan efektivitas pendekatan berbasis data dalam pembelajaran outdoor, sekaligus mendukung implementasi Kurikulum Merdeka melalui kolaborasi teknologi dan pengalaman langsung. Rekomendasi untuk pengembangan selanjutnya mencakup replikasi program dan penguatan modul interpretasi data.  Kata Kunci: Aplikasi Strava, Hiking, Kepramukaan
Repro-Care: Membangun Remaja Sehat melalui Edukasi Interaktif dan Penguatan Fasilitas Peduli Kesehatan Reproduksi Remaja Di SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kubu Raya Hidayah, Hidayah; Nurhaliza, Shiva; Budistira, Putra; Agustin, Anggi; Haliza, Umi
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/gfqc5682

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan reproduksi, seperti kurangnya pengetahuan, sikap permisif terhadap perilaku seksual berisiko, dan minimnya akses informasi yang benar. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang kesehatan reproduksi melalui pendekatan edukasi interaktif serta penguatan fasilitas peduli kesehatan reproduksi remaja di lingkungan sekolah. Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 3 Sungai Raya dengan sasaran siswa kelas VIII. Metode kegiatan mencakup pemberian edukasi interaktif melalui video, diskusi kelompok, tanya jawab, kampnye toilet bersih serta simulasi berbagai cara mengatasi masalah kesehatan reproduksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai menjaga kebersihan organ intim wanita dan pria, menstruasi sehat dan tanda bahayanya, hubungan menstruasi dan keputihan, ciri-ciri keputihan fisiologis vs patologis, mengatasi disminore dan keputihan, cara bicara kepada orang tua/guru jika ada keluhan, mitos dan fakta seputar kesehatan reproduksi, menggunakan pembalut dengan benar, mencuci tangan, dan  cara mencuci celana dalam. Partisipasi aktif siswa dan dukungan pihak sekolah menjadi faktor kunci keberhasilan program. Respon positif dari siswa menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan penyediaan fasilitas ramah remaja efektif dalam membentuk perilaku sehat. Program ini dapat menjadi model pengembangan pendidikan kesehatan reproduksi yang berkelanjutan di tingkat sekolah menengah pertama.