Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN RESPON TIME PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN DALAM PELAYANAN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH BATAM KOTA TAHUN 2022 Samfriati Sinurat; Maria Pujiastuti; Lindawati Simorangkir; Pitri Natalia Sitorus
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 6: Februari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Response Time (waktu tanggap) adalah suatu standar pelayanan yang harus dimiliki oleh Instalasi Gawat Darurat. Respon time yang baik bagi pasien yaitu ≤5 menit (Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, 2009,dalam Sinurat Samfriati,dkk,2019), Kecemasan adalah rasa takut yang tidak jelas disertai dengan perasaan ketidakpastian, ketidakberdayaan, isolasi, dan ketidakamanan. Kecemasan adalah keadaan emosi tanpa objek tertentu. Hal ini dipicu oleh hal yang tidak diketahui dan menyertai semua pengalaman baru (Stuart, 2016). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon time perawat dengan tingkat kecemasan keluarga pasien dalam penanganan di instalasi gawat darurat rumah sakit santa elisabeth batam kota tahun 2022.
GAMBARAN PENGETAHUAN ORANGTUA TERHADAP PENANGANAN KEJANG DEMAM PADA ANAK DI RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH BATAM KOTA TAHUN 2022 Ance M. Siallagan; Lindawati Simorangkir; Nadia Oktavia Pasaribu
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 6: Februari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This febrile seizure attack is difficult to identify when it appears. So parents or caregivers of children, especially their mothers, need to be given knowledge about febrile seizures and initial actions for managing febrile seizures at home in children who have febrile seizures. The purpose of this study was to describe the knowledge of parents on the handling of febrile seizures in children at Santa Elisabeth Hospital Batam City in 2022. The research design was a cross sectional design method. The sampling technique is total sampling with a total sample of 64 people. The measuring instrument used is a questionnaire. The results showed that most had a good level of knowledge (51.6%). So it can be concluded that parents already have good knowledge which is influenced by age, gender and level of education of parents.
PELATIHAN PENDAMPINGAN KEPERAWATAN LANSIA SECARA HOLISTIK UNTUK PENGUNGSI UNHCR Simorangkir, Lindawati; Sinaga, Amando; Br Karo, Mestiana; Tondang, Gryttha; Ginting, Agustaria
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i4.1442-1448

Abstract

Perubahan fisik, psikologis, dan sosial pada lansia berdampak kualitas hidup lansia tidak mampu melakukan aktvitas sehari-hari dan tidak mampu merawat dirinya sendiri, sehingga memerlukan pendampingan keperawatan secara holistik kepada lansia. Pengandian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan ini bertujuan untuk terciptanya lapangan pekerjaaan (caregiver) bagi pengungsi  UNHCR  dan meningkatkan derajat kesehatan lansia. Metode pengandian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan dilakukan dengan curah pendapat, ceramah, diskusi, demonstrasi, redemonstrasi, dan tanya jawab. Media yang digunakan dalam pengabdian ini adalah power point dan modul.  Jumlah peserta yang hadir pada pelatihan sebanyak 7 orang. Hasil pengabdian kepada masayarakat ini menujukkan bahwa mayoritas pengetahuan peserta pelatihan baik sebanyak 6 (85,71%), dan praktek peserta pelatihan menujukkan sebagian besar mandiri sebanyak 5 (71,42%).
EDUKASI PHBS MELALUI CUCI TANGAN UNTUK MENCEGAH KECACINGAN PADA ANAK-ANAK DI PANTI ASUHAN SANTA LUCY TANJUNG SELAMAT MEDAN Sumanto Napitupulu, David; Simorangkir, Lindawati; Siringoringo, Magda; Arisandi Siallagan, Ermawaty; Sinabariba, Merlina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i6.2266-2271

Abstract

Tangan merupakan tempat paling nyaman bagi virus, bakteri dan parasit lain untuk hidup, berkembang biak serta menyebabkan penyakit. Anak-anak kebanyakan kurang memperhatikan kebersihan tangan karena anak-anak suka bermain dengan tanah, pegang benda apapun sesuka hati tanpa mencuci tangan dengan sabun. Kebiasaan anak yang tidak memperhatikan kebersihan tangan dapat memicu masuknya kuman ke dalam tubuh dan menyebabkan penyakit, seperti kecacingan, diare dll. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi kesehatan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan mengetahui tingkat pengetahuan anak tentang PHBS dan Kecacingan. Peserta dalam kegiatan ini adalah Anak Panti Asuhan (APA) St Lucy Tanjung Selamat Medan dengan jumlah 18 peserta. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan praktek cuci tangan. Evaluasi melalui pre dan post test. Hasil evaluasi sebelum dilakukan edukasi tentang PHBS dan kecacingan adalah mayoritas tingkat pengetahuan peserta adalah baik yaitu sebanyak 15 orang (83,3%). Hasil evaluasi sesudah diberikan edukasi adalah tingkat pengetahuan peserta kategori baik mengalami peningkatan menjadi 17 orang (94,9%). Pengetahuan peserta kategori baik tentang PHBS dan kecacingan mengalami peningkatan pengetahuan sebesar 11,1%.
Peran Keluarga Dalam Merawat Anggota Keluarga Dengan TB Paru Situmorang, Teresia; Derang, Imelda; Sirait, Imelda; Simorangkir, Lindawati
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.501 KB) | DOI: 10.33867/jka.v9i1.321

Abstract

Tuberkulosis paru adalah penyakit yang dapat ditularkan langsung melalui kuman TB ( Mycobacterium tuberculosis ), dan menjadi krisis di seluruh dunia sehingga dilakukanlah suatu program pengendalian yang disponsori Nasional (RNTCP). Keluarga merupakan komponen yang penting dalam memberikan dukungan fisik dan fsikologis dalam merawat anggota keluarga dengan TB paru. Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas peran keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan TB paru. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologis, yang mana dalam penelitian ini pula terdiri dari 6 orang informan yang berasal dari keluarga inti dengan ketentuan terdapat anggota keluarga yang menderita TB paru tersebut. Dari hasil penelitian diperoleh 6 tema yaitu 1) Pengetahuan keluarga, tingkat keseriusan, dan penularan, 2) Hambatan keluarga, 3) Keyakinan keluarga, 4) Dukungan keluarga dan Kesehatan setempat 5) Pendampingan, pemenuhan nutrisi, dan pengawasan 6) Pemahaman keluarga mengenai lingkungan sehat. Hal ini diakibatkan karena keluarga belum memahami penularan dari TB paru, kurangnya ekonomi, waktu dan pengetahuan, kurangnya informasi selama proses pengobatan, kurangnya pengawasan dalam pemberian obat dan gizi, serta keluarga tidak menyadari akan pentingnya lingkungan sehat. Berdasarkan hasil yang diperoleh tersebut, dapat disimpulkan bahwa kurangnya peran keluarga dalam merawat anggota keluarga yang menderita TB paru. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa peran keluarga dalam merawat anggota keluarga TB paru kurang. Sehingga diharapkan lebih meningkatkan adanya pendampingan keluarga bagi anggota keluarga yang menderita TB paru seperti memperhatikan gizi, mengawasi untuk minum obat, mengingatkan istirahat, menanyakan keluhan, menemani kontrol ke Puskesmas atau Rumah sakit agar tidak putus obat, serta memperhatikan lingkungan bersih dan sehat
Gubuk Cerdik Karya: Pendampingan Survivor Kanker Payudara Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Simorangkir, Lindawati; Novitarum, Lilis; simamora, Hetty Gustina; Telaumbanua, Hayati Noferwina; Togatorop, Lamhot
Duta Abdimas Vol. 4 No. 2 (2025): Duta Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/2bzrpa18

Abstract

Komunitas survivor kanker payudara Embrace khawatir akan kekambuhan penyakitnya, tidak menerima diri, tidak ada aktivitas cenderung diam di rumah, memikirkan keadaanya, membutuhkan pengobatan jangka panjang, kehilangan pekerjaan, ditinggalkan suami, membutuhkan perhatian, dan berharap bisa membantu ekonomi keluarga. Tujuan: Memberikan kepada Mitra secara konsisten dan memaksimalkan produk frozen food gubuk cerdik karya sebagai pekerjaan untuk meningkatkan taraf ekonomi dan kualitas hidup. Metode pendekatan yang digunakan ialah Edukasi kesehatan,  sosialisasi dan pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi dan keberlanjutan progam. Hasil dari kegiatan ini produk frozen food sudah memiliki label yakni gubuk cerdik karya, dan pemasaran sudah menggunakan media sosial di face book, instragram, tiktok dan whatsapp. Pendampingan kepada survivor kanker payudara melalui edukasi kesehatan dan pelatihan dapat meningkatkan taraf ekonomi dan kualitas hidup survivor kanker payudara.
EDUKASI KENAKALAN REMAJA PADA REMAJA DI PAROKI PADRE PIO HELVETIA MEDAN Br Karo, Mestiana; Br Sembiring, Friska; Rante Rupang, Ernita; Ginting, Agustaria; Simorangkir, Lindawati; Anda Yanti Ginting, Amnita; Elvina Pakpahan, Rotua; Yolanda Sigalingging, Vina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i6.2228-2233

Abstract

Remaja merupakan generasi masa depan suatu bangsa yang harus di didik dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah dan dibekali agama yang baik. Kenakalan remaja merupakan hal yang tidak asing lagi terjadi di lingkungan masyarakat dimana remaja melakukan perbuatan menyimpang dari norma, aturan, hukum yang berlaku. Hal-hal yang menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja di pengaruhi oleh faktor internal dan eksternal dari diri remaja sendiri, oleh karena itu edukasi sangat di perlukan sebagai upaya pencegahan terjadinya kenakalan remaja melalui pendidikan kesehatan dan peningkatan pengetahuan remaja. Program edukasi ini meliputi pemberian materi dan diskusi tanya jawab dengan remaja yang di dampingi oleh guru sekolah sehingga adanya keberlanjutan dalam pemantauan pada remaja di sekolah dengan harapan setelah dilakukan edukasi dan diskusi 80% remaja merasa bahagia dalam kegiatan edukasi, 85% remaja mampu melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri dan 100% remaja melaksanakan sesuai edukasi yang telah diberikan. 
EDUKASI KESEHATAN UNTUK PENCEGAHAN KENAKALAN REMAJA DI SMTK ORTHODOK AGIA SOPHIA TANJUNG ANOM Simorangkir, Lindawati; Septriani Saragih, Ice; M. Siallagan, Ance.; Suryani Tumanggor, Lili; Siringo-ringo, Magda; Ginting, Nasipta
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.1696-1701

Abstract

Masa remaja merupakan peralihan, rentan terjadinya permasalahan yang berdampak pada dirinya sendiri,keluarga dan masyarakat  maka perlu mendapat perhatian khusus.  Pengabdian masyarakat  ini bertutuan untuk  meningkatkan  pengetahuan dan kesadaran  diri  siswa/i dengan memberikan mengedukasi kesehatan untuk  pencegahan kenakalan remaja di SMTK  Orthodok Agia Sophia Tanjung Anom. Pengabadian Masyarakat dilaksanakan kepada siswa/i  SMTK  SMTK  Orthodok Agia Sophia Tanjung Anom dengan ceramah, diskusi dan menoton vidio. Sebelum kegiatan dilakukan pre test dan post test untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta terkait pencegahan kenakalan remaja. Setelah diberikan edukasi kepada siswa/i SMTK  dan evaluasi bahwa pengetahuan siswa/i sebagaian besar adalah baik 65%.
Kepatuhan Hand Hygiene dan Pengetahuan Perawat Tentang Healthcare Associated Infections (HAIs) di Ruangan Intensif Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Lilis Novitarum; Lindawati Simorangkir; Samfriati Sinurat; Vivi Labora Malau
Jurnal Ventilator Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v3i4.2124

Abstract

Healthcare Associated Infections (HAIs) are serious occurrences and problems that are often found in all hospital facilities. HAIs cause extended hospitalization, permanent disability, increased treatment costs, and death. Hand Hygiene has an important role in the prevention and control of HAIs. This study aims to see the compliance of nurses' hand hygiene and nurses' knowledge of healthcare associated infections (HAIs) in the intensive care unit of Santa Elisabeth Hospital Medan in 2024. The type of research design used was descriptive with a sampling technique using a total of 31 respondents. Based on the results of the study, it was found that most nurses were obedient in carrying out hand hygiene (83.9%) and knowledge that is about the prevention of HAIs was found to be a large number of nurses who had high knowledge (67.7%). It is hoped that nurses maintain compliance in performing hand hygiene so that HAIs do not occur.
Gambaran Karakteristik Obesitas Pada Remaja Di SMA 14 Medan Tahun 2024 Lindawati Simorangkir; Amnita Ginting; Diatri Elisa Sianturi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8922

Abstract

Obesitas pada remaja merupakan permasalahan kesehatan global yang terus mengalami peningkatan signifikan dan berdampak jangka panjang terhadap kualitas kesehatan individu. Data WHO (2020) mencatat lebih dari 340 juta remaja usia 5–19 tahun mengalami obesitas di seluruh dunia, sementara prevalensi obesitas remaja di Indonesia berdasarkan Riskesdas (2018) tercatat sebesar 16,0%. Obesitas pada remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor meliputi usia, jenis kelamin, pola makan tidak seimbang, serta kurangnya aktivitas fisik yang memadai. Apabila tidak ditangani sejak dini, kondisi ini berisiko memicu komplikasi serius seperti hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit tidak menular lainnya hingga usia dewasa. Survei awal di SMA 14 Medan Tahun 2024 menunjukkan dari 10 siswa yang diukur, sebanyak 6 orang mengalami obesitas berdasarkan nilai Indeks Massa Tubuh di atas batas normal, mengindikasikan tingginya angka kejadian obesitas di lingkungan sekolah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik obesitas pada remaja di SMA 14 Medan Tahun 2024 berdasarkan usia, jenis kelamin, pola makan, dan aktivitas fisik. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan teknik purposive sampling. Populasi penelitian adalah 976 siswa/siswi SMA 14 Medan, dengan sampel sebanyak 57 responden yang memenuhi kriteria inklusi mengalami obesitas berdasarkan nilai IMT di atas batas normal. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner FFQ (Food Frequency Questionnaire) untuk pola makan, kuesioner IPAQ (International Physical Activity Questionnaire) untuk aktivitas fisik, serta pengukuran IMT menggunakan timbangan dan meteran. Data dianalisis menggunakan analisis univariat statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok usia 16 tahun paling dominan mengalami obesitas sebesar 49,1%, dengan prevalensi lebih tinggi pada perempuan (59,6%) dibandingkan laki-laki (40,4%). Pola makan mayoritas responden berada pada kategori cukup (71,9%), dan aktivitas fisik sebagian besar berada pada kategori sedang (87,9%). Berdasarkan kategori IMT, sebagian besar responden tergolong Obesitas I (87,9%). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa karakteristik obesitas pada remaja di SMA 14 Medan dipengaruhi oleh kombinasi faktor usia, jenis kelamin, kualitas pola makan, dan intensitas aktivitas fisik yang belum optimal, sehingga diperlukan intervensi edukasi gizi dan peningkatan program aktivitas fisik terstruktur di lingkungan sekolah.
Co-Authors Agustaria Ginting AMANDO SINAGA Amnita Anda Yanti Br Ginting Amnita Anda Yanti Ginting Amnita Ginting Ance M. Siallagan Ance Siallagan Ance Siallagan Anda Yanti Ginting, Amnita Anita Veronika Aprilita Br Sitepu Arisandi Siallagan, Ermawaty Arman Jaya Tafonao Bernadetta Ambarita Boris, Jev Br Karo, Mestiana Citra Kartika Waruwu David Sumanto Napitupulu Derang, Imelda derang, imelda Dermawati Marbun Desriati Sinaga Diatri Elisa Sianturi Elisabeth Christina Tumanggor Elvina Pakpahan, Rotua Endang Junita Sinaga Endang Sinaga Ermawati Arisandy Siallagan Ernita Rante Rupang Ernita Rante Rupang Eva Damayanthi Gulo Friska Ginting Ginting , Agustaria Ginting, Agustaria Ginting, Friska Ginting, Friska Sri Handayani Ginting, Friska Sri Handayani Br Ginting, Nasipta Gracia Emya Perangin-angin Gulo, Syukur Julianto Hasugian, Hotma Helinida Saragih Hertamina Hulu, Vian Hizkia, Indra Ice Septriani Saragih Imelda Derang Imelda Sirait Imelda Sirait Ingrid Ameris Putri Andini Zega Iralomal Oktavia Sitompul Irma Dhevi Yanti Lubis Ita Daryanti Saragih Jagentar P Pane Jagentar P Pane Jagentar Pane Jagentar Pane Jev Boris Kaban, Indriani Christine Karo Mestiana Karo, Mestiana Br Kiky Sipayung King Deston Sitanggang Lenny Khairani Lestariani Gea Lili Tumanggor Lilis Novitarum Lilis Novitarum Lindawati Simorangkir1 M. Siallagan, Ance M. Siallagan, Ance. Magda Siringo-ringo Manurung, Ripka Dwi Sartika Mardiati Br Barus Maria Puji Astuti Maria Puji Astuti Simbolon Maria Pujiastuti Marni Olypia Sinaga Merlina Sinabariba Merlina Sinabariba Mestiana Br Karo Nadia Oktavia Pasaribu Naomi Trinita Pangaribuan Napitupulu, David Sumanto Nasipta Ginting Nince Junita Waruwu Novitarum, Lilis Olabertua Cici Winarsih Sinurat Pakpahan, Rotua Elvina Pane , Jagentar Parlindungan Pane, Jagentar Pane, Jagentar Parlindungan Perangin-angin, Indra Hizkia Pitri Natalia Sitorus Praska Indah Sari Br Saragih R. Oktaviance Rante Rupang, Ernita Rianti Lusiana S RICA VERA BR TARIGAN Risda Mariana Manik Rizka Oktavianty Hasugian Rotua Elvina Pakpahan Rusmauli Lumban Gaol Salsabila, Unik Hanifah Samfriati Sinurat Samfriati Sinurat Saragih, Helinida Sembiring, Friska Semirani W Septriani Saragih, Ice Siallagan, Ance Sianturi, Elprida Sigalingging, Vina Yolanda Sari Sihombing, Ruth Agree Kartini Simamora, Hetty Gustina Simanullang, Murni Sari Dewi Simbolon, Nagoklan Simbolon, Pomarida SINABARIBA, MERLINA SINAGA, AMANDO Sinurat, Samfriati Sirait, Imelda Siringo ringo, Magda Siringo-Ringo, Magda Siringoringo, Magda Sitanggang, King Deston Sitompul, Iralomal Oktavia Situmorang, Teresia Sri Martini Stefani Natalis Ndruru Sumanto Napitupulu, David Tampubolon, Lindawati Farida Tarigan, Rica Vera Br Telaumbanua, Hayati Noferwina Titin Dwijayanti Situmorang Togatorop, Lamhot Tondang, Gryttha Tumanggor, Lili Suryani Vinseani Halawa, Rita Vivi Labora Malau Waruwu, Citra Waruwu, Upixsona Yeni Adytia Laoli Yohana Beatry Sitanggang Yolanda Sigalingging, Vina Yuleen Natasya Telaumbanua