Claim Missing Document
Check
Articles

PENGENDALIAN PENDIDIKAN DALAM KONTEKS AL-QUR’AN DAN HADITS Musta'in, Muh; Yahiji, Kasim; Misbahuddin, Misbahuddin; Ondeng, Syarifuddin; Alwan Theopilus
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24270

Abstract

Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kualitatif yang menggunakan metode dokumentasi. Sumber data diperoleh dari kepustakaan dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik finding. Model analisis data yang diterapkan oleh peneliti adalah bersifat deduktif dan induktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana kepala sekolah, sebagai pimpinan, melaksanakan pengendalian atau controlling dalam konteks pendidikan. Hal ini bertujuan agar proses kegiatan dalam manajemen sekolah tetap berjalan secara optimal. Fungsi dan tujuan dari pengendalian pendidikan dalam penelitian ini diartikan sebagai upaya pemeriksaan terhadap jalannya perencanaan dalam suatu lembaga pendidikan, dengan tujuan untuk menghindari hasil yang lebih burukt Al-Quran menjadi landasan moral dalam penelitian ini, memberikan peringatan keras agar segala sesuatu yang dapat merugikan lembaga atau pihak terkait dapat dihindari. Al-Quran menekankan pada pentingnya introspeksi dan evaluasi diri pribadi sebagai seorang pemimpin, untuk memastikan keselarasan dengan pola dan tingkah laku berdasarkan perencanaan dan program yang telah dirumuskan kembali. Sikap yang bersahabat dalam menjalankan tugas, serta melakukan pengecekan atau pemeriksaan terhadap kinerja anggota tim, dianggap sebagai tindakan yang seyogyanya dilakukan oleh seorang pemimpin berdasarkan nilai-nilai yang terdapat dalam Al-Quran.
MANAJEMEN AKAL DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN Mahdin, Maulian Hi; Yahiji, Kasim; Ondeng, Syarifuddin; Asaad, Misbahuddin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24287

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan konsep manajemen akal dalam Al-Qur’an. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan menerapkan pendekatan tafsir tematik terhadap ayat-ayat Al-Quran. Kemudian hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa manajemen akal merupakan salah satu konsep yang diatur dalam Al-Qu’ran, hal tersebut sangat jelas Dalam ajaran Islam, akal diberikan kehormatan yang tinggi. Terdapat banyak ayat-ayat dalam Al-Quran yang mengarahkan manusia untuk menggunakan akalnya dengan baik, baik dalam memahami ajaran agama maupun ilmu pengetahuan. Akal dalam konteks Islam bukanlah sekadar otak, melainkan daya berpikir yang ada dalam jiwa manusia. Daya berpikir ini digambarkan dalam Al-Qu’ran sebagai sarana untuk memperoleh ilmu pengetahuan dengan memerhatikan alam sekitar. Dengan demikian, manajemen akal dalam Islam mencakup pengaturan dan penggunaan akal secara bijaksana dalam rangka mencapai pemahaman agama dan pengetahuan yang lebih luas.
PERANAN MAJELIS TAKLIM DAN LEMBAGA DAKWAH DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM: SEBUAH ANALISIS FUNGSIONAL Barella, Yusawinur; Ondeng, Syarifuddin; Saprin, Saprin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27429

Abstract

Penelitian ini mengkaji peranan signifikan dari Majelis Taklim dan lembaga dakwah dalam konteks pendidikan Islam, dalam rangka memahami kontribusi nyata mereka pada pengembangan edukatif di komunitas Muslim. Menggunakan pendekatan analisis fungsional, studi ini menyoroti bagaimana kedua entitas tersebut menyediakan sumber belajar yang vital dan membentuk lingkungan pembelajaran bagi umat Islam yang mencakup aspek teologis maupun aplikatif dari agama. Dengan mengumpulkan data melalui kepustakaan dan analisis dokumen, penelitian ini menelisik fungsi pendidikan, sosialisasi, dan konservasi nilai-nilai Islam yang dilakukan oleh Majelis Taklim dan lembaga dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keduanya berperan dalam menyinergikan pengetahuan formal dengan informasi praktis tentang Islam, menanamkan akhlak dan keimanan, serta membentuk kesadaran keislaman yang kuat di tengah masyarakat. Meskipun ada beberapa tantangan seperti keterbatasan metodologi pendidikan, infrastruktur, dan sumber daya manusia yang terlatih, Majelis Taklim dan lembaga dakwah secara efektif memfasilitasi pendidikan Islam yang inklusif dan adaptif.
ISLAMIC EDUCATION IN THE ERA OF GLOBALIZATION AND MODERNIZATION Sulkifli; Ondeng, Syarifuddin
International Journal of Multidisciplinary Reseach Vol. 1 No. 5 (2025): Desember
Publisher : International Journal of Multidisciplinary Reseach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic education faces complex challenges in the era of globalization and modernization, characterized by advances in information technology, sociocultural transformation, and shifts in life values. This study aims to identify the challenges facing Islamic education, analyze its fundamental characteristics, and formulate comprehensive development strategies. Using a qualitative method with library research, this study analyzes various literature related to Islamic education, globalization, and modernization through content analysis techniques. The findings reveal that Islamic education possesses four fundamental characteristics: theocentric, comprehensive and balanced, morality-oriented, and humanistic and universal. Islamic education confronts six major challenges encompassing ideology and thought, technology and information, the dichotomy of religious and general sciences, educator quality, welfare, and sociocultural value changes. Development strategies include integrative curriculum reform, modernization of learning methods, improvement of educator quality, strengthening of management, development of character education, and strategic cooperation. The integration of Islamic values with modern science through the Islamization of knowledge and integration-interconnection models becomes key to the relevance of Islamic education. The study concludes that Islamic education must adopt a moderate stance (wasathiyah) integrating classical heritage and modern advancement to produce graduates with deep religious knowledge, broad general knowledge, technological skills, and noble character.