Claim Missing Document
Check
Articles

NILAI MORAL PADA FILM NANTI KITA CERITA TENTANG HARI INI KARYA ANGGA DWIMAS SASONGKO Eka Septyawanti, Farah; Elmustian, Elmustian; Rumadi, Hadi
Jurnal Ilmu Budaya Vol. 18 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jib.v18i1.7843

Abstract

This study aims to describe the moral values ​​contained in the film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. This type of research is qualitative research, using descriptive analysis research methods. Data analysis is inductive or qualitative, and the results of the study emphasize meaning rather than generalization. In the film Nanti Kita Stories About Today by Angga Dwimas Sasongko, there is a form of moral values ​​film, namely individual moral values, which include: honesty, courage, patience, hard work, self-sacrifice, humility., take responsibility, lie. And social moral values include cooperation, help, love, deliberation. The researcher found that the results of the data were 60 the number of moral values ​​contained in the dialogue between characters, which were divided into social moral values ​​consisting of honesty 6, courage 6, patience 6, hard work 4, willingness to sacrifice 2, humility 1, responsibility 8, lying 2 Social moral values ​​consist of: cooperation 2, like to help 2, love 19, deliberation 2. Where the moral value of love is the most found data and humility is the least data found.
Analysis of the Critical Discourse of Richard Eliezer's Confession After the Verdict in the Rosi Program on Kompas TV Rahayu, Ariyanti; Auzar, Auzar; Elmustian, Elmustian
International Journal of Language and Ubiquitous Learning Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Daarut Thufulah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/ijlul.v2i2.1102

Abstract

Background. Richard Eliezer's confession after the verdict in the Rosi program on Kompas TV attracted public and media attention. This confession contains complex dimensions in terms of legal, social, and psychological aspects that deserve further analysis. The discourse that occurs in this program reflects the dynamics of power and ideology that influence public perception. Purpose. This research aims to analyze the critical discourse of Richard Eliezer's confession after the verdict in the Rosi program on Kompas TV. This analysis will explore how the language and narratives used by Richard Eliezer and the program presenters shape public perception of his case and identify the ideology and power operating behind the discourse. Method. This type of research is descriptive qualitative research. The method of analysis in this research is description and interpretation. The data of this research is taken from the discourse of the news video of Richard Eliezer's expression after the verdict of the murder of Brigadier Yoshua. Results. The results showed that Richard Eliezer's confession was structured with language that sought to construct his image as a victim and seek public sympathy. The program presenter played an important role in reinforcing this narrative through empathetic and supportive questions. The ideologies identified in this discourse include attempts to redefine justice and challenge existing power structures. Conclusion. That the discourse in the Rosi program related to Richard Eliezer's confession after the verdict shows efforts to reconstruct self-image through the strategic use of language and narrative. The discourse not only reflects the power and ideology operating but also directs public opinion towards a particular interpretation of justice. This analysis provides a deeper understanding of how the media can influence perceptions and shape social reality.
Penggunaan Bahan Ajar Kearifan Lokal di Sekolah Dasar Kusuma, Yanti Yandri; Faizah, Hasnah; Nur, M; Elmustian, Elmustian; Hermandra, Hermandra
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4939

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang penggunaan bahan ajar dalam kearifan lokal. guna menghasilkan tenaga akademik, profesi, dan vokasi (calon guru dan guru) yang memiliki kompetensi unggul. Penyusunan bahan ajar yang selama ini dilaksanakan (model faktual) oleh guru masih ditemukan kelemahan, sehingga untuk mengatasi kelemahan tersebut peneliti mereview berdasarkan analisis kebutuhan di Sekolah dasar. Produk hasil penelitian ini dapat dijadikan panduan oleh pengawas maupun kepala sekolah dalam melakukan pembinaan bagi guru dalam penyusunan bahan ajar disekolah dalam kearifan lokal. Tujuan dari penggunaan bahan ajar kearifan lokal ini agar guru- guru dapat memahami dengan benar dan juga gunanya untuk meningkatkan kompetensi bagi guru serta memberi kesempatan kepada guru untuk mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap baru yang pada akhirnya akan meningkatkan prestasi belajar siswa
Pemaknaan Ruang Rumah Lontiok Desa Pulau Belimbing Kabupaten Kampar Provinsi Riau Rahayu, Sri; Faizah, Hasnah; Elmustian, Elmustian; Syafrial, Syafrial
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kekayaan alam dan budaya yang ada di pulau belimbing kabupaten kampar adalah rumah lontiok. Rumah lontiok memiliki ciri khas tradisional yang sangat unik di corak dan ornamen yang berbentuk ukiran. Setiap ruang rumah lontiok memiliki fungsi dan makna yang berbeda. Penelitian ini membahas tentang pemaknaan ruang rumah lontiok dengan tujuan untuk mendeskripsikan pemaknaan dan kegunaan pada masing-masing ruang rumah lontiok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Objek pada penelitian ini adalah rumah lontiok. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah rekaman wawancara bersama narasumber yaitu Pak Kociok salah satu masyarakat desa Pulau Belimbing. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil wawancara yang dilakukan bersama narasumber. Teknik analisis data dilakukan dengan cara menjelaskan pemaknaan ruang rumah lontiok dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Penelitian ini menjelaskan beberapa pemaknaan ruang pada  rumah lontiok  yaitu, (1) Fungsi rumah lontiok (2) Ruang Induk/ruang utama rumah lontiok (3) Ruang kedua rumah lontik (4) Pintu Khusus pada rumah lontiok.
Nilai-Nilai Karakter dalam Tradisi Makan Badulang Desa Pulau Belimbing Yusma, Maili; Faizah, Hasnah; Elmustian, Elmustian; Syafrial, Syafrial
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman budayanya. Sudah menjadi tugas generasi muda untuk melestarikan dan tidak melupakan kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia. Penelitian ini membahas tentang nilai-nilai karakter yang terdapat dalam proses tradisi makan badulang yang ada di desa Pulau Belimbing, kecamatan Kuok, kabupaten Kampar. Penelitian ini dilakukan di desa Pulau Belimbing, kecamatan Kuok, kabupaten Kampar. Penelitian ini dilakukan pada bulan November tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pada tahap observasi peneliti turun langsung ke lokasi penelitian yaitu desa Pulau Belimbing dan merasakan langsung pengalaman proses tradisi makan badulang. Pada tahap wawancara, peneliti mengajukan pertanyaan kepada narasumber yaitu Pak Kecik seputar tradisi makan badulang. Tahap selanjutnya tidak lupa pula peneliti mengabadikan momen saat merasakan langsung proses tradisi makan badulang tersebut dengan mendokumentasikan dalam bentuk foto.
Tradisi Menggelek Tobu di Pulau Belimbing Kuok Kabupaten Kampar Provinsi Riau Kadir, Intan Saluwa A; Faizah, Hasnah; Elmustian, Elmustian; Syafrial, Syafrial
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi menggelek tobu adalah salah satu tradisi turun menurun yang berada di Pulau Belimbing Kuok, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor tradisi menggelek tobu di Pulau Belimbing, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah menggelek tobu yang terletak di Pulau Belimbing. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, sumber data yang digunakan adalah rekaman wawancara bersama narasumber yaitu Pak Kecik salah satu masyarakat di Pulau Belimbing. Teknik analisis data dilakukan dengan cara menjelaskan tradisi menggelek tobu yang berada di Pulau Belimbing, Kabupaten Kampar, dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi
Basa-Basi dalam Bahasa Melayu Dialek Kampar sebagai Bentuk Kesantunan Berbahasa Rahmi, Annisa; Faizah, Hasnah; Elmustian, Elmustian; Syafrial, Syafrial
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.7599

Abstract

Penelitian yang akan diangkat adalah tentang basa-basi dalam Bahasa Melayu dialek Kampar sebagai bentuk kesantunan berbahasa. Masalah yang dikaji adalah 1) bagaimana wujud basa-basi bahasa Melayu dialek Kampar, dan 2) bagaimana bentuk kesantunan berbahasa dalam basa-basi bahasa Melayu dialek Kampar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengambilan data adalah teknik observasi, wawancara, dan rekam. Data diambil dari tuturan langsung masyarakat Kampar, pada bulan November 2023. Wujud basa-basi yang terdapat dalam komunikasi bahasa Melayu dialek Kampar antara lain meliputi basa-basi dengan latar jalan, tempat makan, dan di dalam rumah. Wujud basa-basi tersebut bermaksud memberitahu, meminta izin, dan mempersilakan. Berdasarkan analisis data, dari delapan buah strategi kesantunan berbahasa yang dilakukan oleh penutur saat berkomunikasi, strategi melibatkan mitra tutur ke dalam aktivitas penuturlah yang dominan dimiliki basa-basi dalam bahasa Melayu dialek Kampar.
Peran Permainan Rakyat Kampar Terhadap Perkembangan Anak Hari Mulya, Okta; Faizah, Hasnah; Elmustian, Elmustian; Syafrial, Syafrial
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.7600

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecendrungan anak-anak zaman sekarang yang terpaku terhadap permainan yang sudah ada di dalam telepon genggam, sehingga permainan rakyat yang secara tradisional diturunkan dari leluhur semakin tidak dikenal, padahal ini merupakan warisan budaya yang patut dipertahankan, kemudian penulis melihat permainan rakyat ini juga mampu memberikan pengaruh terhadap perkembangan dan pertumbuhan anak secara signifikan, mulai dari dapat menumbuhkan rasa kebersamaan, gotong royong, meningktakan kecerdasan emosional dan tentunya secra kognitif dapat membantu daya ingat dan kepintaran anak semenjak dini hingga beralih menjadi dewasa dan remaja. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif dengan metoe etnografi.
Pertunjukan Musik Calempong Ogoung pada pancak Silat Di Desa Pulau Belimbing Kabupaten Kampar Provinsi Riau Ulfa, Risky Yanti; Faizah, Hasnah; Elmustian, Elmustian; Syafrial, Syafrial
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.7674

Abstract

Penelitian yang diangkat adalah tentang pertunjukan musik calempong ogoung pada pancak silat. Masalah yang dikaji adalah 1) bagaimanakah pertunjukan musik calempong ogong pada pancak silat di desa pulau belimbing. Penelitian Ini Bertujuan Untuk: 1) Mendeskripsikan pertunjukan musik calempong ogong pada pancak silat di desa pulau belimbing. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan data kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik ini digunakan untuk mendapatkan data tertulis sebagai bentuk pendukung kajian. Data diambil dari tuturan langsung masyarakat Kampar pada bulan November. Dari hasil penelitian waktu pertunjukan musik calempong ogoung pada pancak silat dilaksanakan pada acara pernikahan, ninik mamak, dan pestival. Tempat pertunjukan calempong ogoung biasanya dihalaman rumah atau di pendopo. Pemain atau anggota pemusik calempong ogoung dalam pertunjukan berjumlah 5 orang pemain. Penonton pada pertunjukan musik calempong ogoung pada pancak silat ini terdapat dikalangan anak-anak, orang tua, dan remaja.
Development of Teaching Materials for Writing Short Stories Based on Local Wisdom of Riau "Batimang" Class XI High School Students Solina, Irma; Elmustian, Elmustian; Sinaga, Mangatur
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 10 No. 2 (2024): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diksa.v10i2.38158

Abstract

Writing skills are productive skills and the highest skill in acquiring language because writing skills are acquired after listening, speaking and reading skills. Writing is an activity to train students' thinking skills to be more creative, productive, and expressive. This research aims to determine the feasibility of teaching materials for writing short stories based on Batimang local wisdom for class XI SMA students and to find out the results of writing short stories based on Batimang local wisdom for class This development research uses qualitative data analysis techniques and quantitative data analysis techniques. Qualitative data analysis is used to analyze data obtained during interviews and written notes in the form of suggestions, input and comments obtained in questionnaires during the feasibility test. Researchers identified the need for teaching materials for writing short stories for class XI high school students in Kampar Regency. The development of teaching materials is carried out based on aspects of the needs of students and teachers. Teaching materials that have been validated by experts in the fields of appropriateness of material and language, and media experts that have been revised are then tested in the classroom. Next, based on the responses of students and teachers, they are analyzed and conclusions are drawn. Teaching materials that have been validated by experts in the fields of appropriateness of material and language, and media experts that have been revised are then tested in the classroom. Next, based on the responses of students and teachers, they are analyzed and conclusions are drawn. Teaching materials for writing short stories based on local Riau wisdom "Batimang" can improve student learning outcomes. This can be seen from the field trial data with an average score of 58.67 in the pretest and 76.84 in the posttest. Student learning outcomes for short story writing material increased and achieved good category scores.
Co-Authors Abdul Razak Aleksa, Afrila Alvi Aulia Azzahra Ameliah, Arzety Anggita, Amalia Annisa Rahmi, Annisa Annisa, Aulia Arahmah, Widia Ardina Albet Albeto Arief Rachman Hadi Arya Maheswara Asrianti, Depi ASRIL ASRIL Astuti - Aulia Hasanah Ceria Aulia Ramadhani Aulia, Cindy Puja Aulia, Selli Auzar, Auzar Avida, Martina Nur Awangdani, Rezky Ayu Ayu, Rahmatika Sari Azaky, Andri Bakara, Putri Pinarsinta Barus, Elvi Yana Billah, Tisya Bibah Annisa Charlina, Charlina Cipto Hadi Dara Kasih Tri Rezeki Darniati, Lisna Devi Risma Dewi, Ridia Juwita Diana Sari Dilla Amulya Sari Dinda, Putri Rama Dudung Burhanudin, Dudung Dwijayanti, Faza Eka Septyawanti, Farah Eltias, Yumna Erlisnawati Erlisnawati Faizah A.R, Hasnah Fajri Winanda Fatmawilda, Fatmawilda Faziah, Hasnah Fitrah Fitrah, Fitrah Fitri khairunnisak, Fitri Fitri Wahyuni Fitri, Zahra Naswa Grace, Vanesha Hadi Rumadi Hadi, Arief Rahman Halawah, Hafidatul Hari Mulya, Okta Harianti Chan, Tina Hasnah Faizah AR Havizah, Talita Nur Hemandra, Hemandra Hendri Marhadi Hermandra, Hermandra Julianah, Shella Kadir, Intan Saluwa A Kastri Elmi Khairani Zulyanti Kusuma, Yanti Yandri L.N. Firdaus, L.N. Firdaus Lyrawati, Desi M Fadillah Anugrah M Raihan Al Ghifari M. Firdaus M.Nur Mustafa, M.Nur Maharani, Elsa Mahdum Mahmud Alpusari Mangatur Sinaga Ma’ruf, Rizki Melani, Endah Melisa Anggraini Nusainu Muhammad Zikra Rasyidi Muhammad Zulfadhli, Muhammad Nabilla Nathania Naila Hilmi Aidina Nathania Atikah Ningsih, Jania Nover, Rimelcy Nur Anisa Ahira Nur Jibril Nur, M Nurhaliza, Farah Nurhikmah Nurhikmah Nursal Hakim, Nursal Nusainu, Melisa Anggraini Panggabean, Ennida Sari Pebrina, Safira Pratiwi, Eka Setia Putri, Inke Novia Putri, Teja Sesfina Putri, Windy Anisa Rafii Ahmad Rafli, Muthia Rahayu, Ariyanti Ramadhanty, Marsha Ria Novianti Ridwan Melay, Ridwan Risky Tri Larasati Ruswita Hasanah Tambuna Safina, Wan lulu Safira, Arini Putri Safitri, Reski Ummi Sahara, Novita Salsabila, Asya Thalia Salsabila, Keisya Khansa Sandy Aulia Lubis Sari, Elen Septia Sari, Ruva Winda Septyanti, Elvrin Setiawati, Sonia Sinaga, Mika Magdalena Br Solina, Irma Sri Marlina, Sri SRI RAHAYU Suarman Suhada, Nabila Amalia Syafrial Syafrial Tika, Dela Trinanda, Tasyah Ulfa, Risky Yanti Vania, Azra Vivin Diah Triasih Widiastuti, Rahma Winanda, Fajri Wulandari Wulandari Yanthi, Erlina Yuli Yeni, Seppi Yolanda Sari Yonaldi, Deyon Afri Yusma, Maili Zahra, Nayla Zikri Zul Arvi Zulhafizh, Zulhafizh Zulhaini, Zulhaini