Claim Missing Document
Check
Articles

Ekranisasi Novel Mariposa Karya Luluk HF ke Bentuk Film Mariposa Karya Fajar Bustomi Aulia, Selli; Syafrial, Syafrial; Elmustian, Elmustian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.131 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) proses ekranisasi yang muncul pada alur dalam novel Mariposa karya Luluk HF ke film Mariposa karya Fajar Bustomi (2) proses ekranisasi yang muncul pada tokoh dalam novel Mariposa karya Luluk HF ke film Mariposa karya Fajar Bustomi, dan (3) proses ekranisasi yang muncul pada latar dalam novel Mariposa karya Luluk HF ke film Mariposa karya Fajar Bustomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Mariposa karya Luluk HF dan film Mariposa karya Fajar Bustomi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui teknik dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penyimpulan dan verification. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan tiga proses ekranisasi pada unsur instrinsik dalam novel Mariposa karya Luluk HF ke bentuk film Mariposa karya Fajar Bustomi, yakni (1) alur, (2) tokoh, dan (3) latar.
SAYAP PALACE MEMORIAL: RECONSTRUCTION OF THE LOST MALAY CULTURE Asril, Asril; Faizah A.R, Hasnah; Elmustian, Elmustian; Hermandra, Hermandra
Paradigma: Jurnal Kajian Budaya Vol. 13, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Sayap Palace is a relic of the Pelalawan Kingdom, located in Pelalawan Regency. This palace was built during the reign of Sultan Assyaidi Syarif Hasim. The purpose of this article is to describe the process of the establishment of the Sayap Palace, its role in people’s lives, and its use in the field of education. This article uses the historical method with descriptive analysis techniques and literature studies. After the end of the reign of the Pelalawan Kingdom, the Sayap Palace was no longer occupied and then collapsed. The Sayap Palace’s restoration took place twice, in 2003 and 2015. As a cultural heritage, the Sayap Palace has an essential meaning for the people of Pelalawan in particular and Riau in general. At the end of this article, we will also discuss how the Sayap Palace can be utilized in education.
Respon Pembaca Terhadap Kumpulan Puisi Hujan Bulan Juni Sepilihan Sajak Karya Sapardi Djoko Damono Awangdani, Rezky Ayu; Elmustian, Elmustian; Syafrial, Syafrial
J-LELC: Journal of Language Education, Linguistics, and Culture Vol. 1 No. 1 (2021): J-LELC: Journal of Language Education, Linguistics, and Culture
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.963 KB) | DOI: 10.25299/j-lelc.2021.5694

Abstract

This study describes the reader's response to the ease and interest of students of SMK Negeri 1 Pekanbaru in understanding the elements of physical structure in the 10 poems in the collection of the poetry of Hujan Bulan Juni Sepilih Sajak by Sapardi Djoko Damono, who is one of the most famous writers in Indonesia with his various literary works, through distribution. a questionnaire of 50 students of SMK Negeri 1 Pekanbaru taken purposively. This research is a qualitative research. This research uses descriptive method. Data collection techniques in this study were obtained from questionnaires and interviews as supporters. The data analysis technique in this study begins with the steps, namely running a questionnaire, classifying the results of the response, grouping, discussing, connecting, making results, and drawing conclusions to get a picture of the object under study. Based on the results of data analysis, it was found that 10 poems from the collection of Hujan Bulan Juni Sepilih Sajak by Sapardi Djoko Damono received positive responses from readers, namely as many as 4,922 and negative responses from readers as many as 1,578, so if the two responses were put together, the results were 6,500 responses.
ORNAMEN DAN UKIRAN PADA JENJANG AN DAN ANJUNGAN RUMAH ADAT LONTIOK DESA PULAU BELIMBING Azaky, Andri; Elmustian, Elmustian; Syafrial, Syafrial; Faizah, Hasnah
Metahumaniora Vol 14, No 2 (2024): METAHUMANIORA, SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v14i2.51856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna filosofis yang ada pada ukiran jenjang dan anjungan Rumah Adat Lontiok di Desa Pulau Belimbing, Kampar. Demikian halnya penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi pengetahuan dasar khususnya bagi masyarakat Melayu agar mampu menyentuh generasi muda untuk menjaga nilai-nilai yang ada dan membentuk karakternya. Adapun metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Penulis mengamati langsung objek yang berfokus pada jenjang dan anjungan Rumah Adat Lontiok di Desa Pulau Belimbing. Dalam metode penelitian, teknik analisis yang digunakan berupa pengumpulan data dokumentasi, wawancara, dan observasi langsung terhadap bangunan dan arsitekturnya. Selanjutnya hasil ditemukan dari analisis adalah ornamen dan ukiran yang ada pada objek kajian Rumah Adat Lontiok berisikan makna dan motif Melayu. Melalui analisis kajian, ditemukan makna dari lingkaran yang berjumlah 4,5, dan 6 pada ukiran papan tumpuan anak jenjang kiri dan kanan Rumah Adat Lontiok. Hal itu merujuk pada hukum yang mendirikan rumah tersebut, yaitu empat hukum adat, lima rukun Islam, dan enam rukun Iman. Kemudian ditemukan juga makna ornamen pada anjungan rumah tersebut yang berisikan motif flora dari pelambangan makna terhadap sebuah pohon besar tempat bernaungnya ketua adat dan masyarakatnya. Ornamen dalam anjungan tersebut juga terdapat motif berbentuk tombak yang dimaknai pada hukum adat dan kepercayaan, serta peraturannya. Demikian pula di dalamnya ada ornamen yang berbentuk batu nisan di pangkal dan ujung anjungan yang dimaknai sebagai sebuah kuburan. Hal tersebut dikiaskan sebagai rumah terakhir manusia sebelum menghadap Tuhan.
Penggunaan Bahan Ajar Kearifan Lokal di Sekolah Dasar Kusuma, Yanti Yandri; Faizah, Hasnah; Nur, M; Elmustian, Elmustian; Hermandra, Hermandra
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4939

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang penggunaan bahan ajar dalam kearifan lokal. guna menghasilkan tenaga akademik, profesi, dan vokasi (calon guru dan guru) yang memiliki kompetensi unggul. Penyusunan bahan ajar yang selama ini dilaksanakan (model faktual) oleh guru masih ditemukan kelemahan, sehingga untuk mengatasi kelemahan tersebut peneliti mereview berdasarkan analisis kebutuhan di Sekolah dasar. Produk hasil penelitian ini dapat dijadikan panduan oleh pengawas maupun kepala sekolah dalam melakukan pembinaan bagi guru dalam penyusunan bahan ajar disekolah dalam kearifan lokal. Tujuan dari penggunaan bahan ajar kearifan lokal ini agar guru- guru dapat memahami dengan benar dan juga gunanya untuk meningkatkan kompetensi bagi guru serta memberi kesempatan kepada guru untuk mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap baru yang pada akhirnya akan meningkatkan prestasi belajar siswa
Speech Act Directive In Film Ajari Aku Islam Tindak Tutur Direktif Dalam Film Ajari Aku Islam Marlina, Sri; Elmustian, Elmustian; Charlina, Charlina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i2.1481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur direktif dalam film Ajari Aku Islam. Film Ajari Aku Islam merupakan film bergenre religi yang menceritakan cinta beda agama antara pemuda Tionghoa yang ingin mempelajari tentang agama Islam melalui perempuan muslim yang telah membuat pemuda tersebut jatuh cinta. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Sumber data penelitian ini diperoleh dari film Ajari Aku Islam yang tayang pada 17 Oktber 2019. Data dalam penelitian ini berupa tuturan-tuturan pemain film Ajari Aku Islam yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik simak dan teknik catat. Kemudian, data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif analisis. Hasil penelitian ditemukan terdapat delapan jenis tindak tutur direktif dalam film Ajari Aku Islam, yaitu permintaan, pertanyaan, perintah, ajakan, kritikan, larangan, pemberian izin, dan nasihat.
Ekranisasi Novel Mariposa Karya Luluk HF ke Bentuk Film Mariposa Karya Fajar Bustomi Aulia, Selli; Syafrial, Syafrial; Elmustian, Elmustian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) proses ekranisasi yang muncul pada alur dalam novel Mariposa karya Luluk HF ke film Mariposa karya Fajar Bustomi (2) proses ekranisasi yang muncul pada tokoh dalam novel Mariposa karya Luluk HF ke film Mariposa karya Fajar Bustomi, dan (3) proses ekranisasi yang muncul pada latar dalam novel Mariposa karya Luluk HF ke film Mariposa karya Fajar Bustomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Mariposa karya Luluk HF dan film Mariposa karya Fajar Bustomi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui teknik dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penyimpulan dan verification. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan tiga proses ekranisasi pada unsur instrinsik dalam novel Mariposa karya Luluk HF ke bentuk film Mariposa karya Fajar Bustomi, yakni (1) alur, (2) tokoh, dan (3) latar.
Aktualisasi Diri Tokoh Utama dalam Novel Bidadari Berbisik Karya Asma Nadia Sahara, Novita; Burhanudin, Dudung; Elmustian, Elmustian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk aktualisasi diri tokoh utama yang terdapat pada novel Bidadari Berbisik karya Asma Nadia, dan (2) apakah ada hambatan yang dialami tokoh utama dalam mewujudkan aktualisasi diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Bidadari Berbisik karya Asma Nadia. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui teknik dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah (1) identifikasi data, (2) klasifikasi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan lima bentuk aktualisasi diri dalam novel Bidadari Berbisik karya Asma Nadia, yakni (1) bentuk kreativitas, (2) bentuk moralitas, (3) bentuk spontanitas, (4) bentuk penerimaan diri, dan (5) bentuk pemecahan masalah. Hambatan yang dialami tokoh utama diidentifikasi melalui empat kebutuhan bertingkat tokoh utama yang terdiri dari, (1) kebutuhan fisiologis, (2) kebutuhan rasa aman, (3) cinta dan memiliki-dimiliki, (4) kebutuhan penghargaan.
Konflik Tokoh Utama dalam Autobiografi Rissa: Sebuah Pilihan Hidup Karya Larissa Chou Annisa, Aulia; Burhanudin, Dudung; Elmustian, Elmustian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang konflik-konflik yang dialami oleh tokoh utama dalam autobiografi Rissa: Sebuah Pilihan Hidup Karya Larissa Chou. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Sumber data dalam penelitian ini adalah autobiografi Rissa: Sebuah Pilihan Hidup Karya Larissa Chou. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penyimpulan dan verification. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan peristiwa-peristiwa yang menggambarkan tentang adanya konflik yang dialami oleh tokoh utama Rissa dalam autobiografi Rissa: Sebuah Pilihan Hidup karya Larissa Chou. Konflik-konflik tersebut terdiri atas konflik interindividu, konflik antarindividu, dan konflik antarkelompok sosial.
Tipografi pada Kumpulan Sajak Doa Langit Mekar Cinta Laut Karya Abdul Kadir Ibrahim Trinanda, Tasyah; Elmustian, Elmustian; Septyanti, Elvrin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana tipografi pada kumpulan sajak Doa Langit Mekar Cinta Laut, karya Abdul Kadir Ibrahim. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif dan pendekatan Close Reading. Data pada penelitian ini, yaitu kumpulan sajak pada buku Doa Langit Mekar Cinta Laut, karya Abdul Kadir Ibrahim. Sumber data dalam penelitian ini, yaitu buku Doa langit Mekar Cinta Laut karya Abdul Kadir Ibrahim, pada paruhan pertama yang terdiri dari 67 sajak puisi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui teknik dokumentasi dan teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan tiga jenis tipografi pada kumpulan sajak Doa Langit Mekar Cinta Laut, yakni (1) tipografi diciptakan sebagai mempertegas teks atau serangkaian kata dan kalimat keseluruhan pada suatu puisi, (2) tipografi diciptakan sebagai penafsiran atau pemaknaan suatu puisi, dan (3) tipografi yang diciptakan semata-mata sebagai gambar, penghias, dan membuat daya tarik pada suatu puisi.
Co-Authors Abdul Razak Aleksa, Afrila Alvi Aulia Azzahra Ameliah, Arzety Anggita, Amalia Annisa Rahmi, Annisa Annisa, Aulia Arahmah, Widia Ardina Albet Albeto Arianti, Inggri Selpi Arief Rachman Hadi Arya Maheswara Asrianti, Depi ASRIL ASRIL Astuti - Aulia Hasanah Aulia Hasanah Ceria Aulia Ramadhani Aulia, Cindy Puja Aulia, Selli Austrus, Edmund Auzar, Auzar Avida, Martina Nur Awangdani, Rezky Ayu Ayu, Rahmatika Sari Azaky, Andri Azni Mohamed Zohomi, Norhidayah Bakara, Putri Pinarsinta Barus, Elvi Yana Billah, Tisya Bibah Anisa Billah, Tisya Bibah Annisa Ceria Wulandari Charlina, Charlina Cipto Hadi Dara Kasih Tri Rezeki Darniati, Lisna Delia, Putri Devi Risma Dewi, Ridia Juwita Diana Sari Dilla Amulya Sari Dinda, Putri Rama Dudung Burhanudin, Dudung Dwijayanti, Faza Eka Septyawanti, Farah Eltias, Yumna Erlisnawati Erlisnawati Faizah A.R, Hasnah Fajri Winanda Fatmawilda, Fatmawilda Faziah, Hasnah Fitrah Fitrah, Fitrah Fitri khairunnisak, Fitri Fitri Wahyuni Fitri, Zahra Naswa Grace, Vanesha Hadi Rumadi Hadi, Arief Rahman Halawah, Hafidatul Hari Mulya, Okta Harianti Chan, Tina Hasnah Faizah AR Havizah, Talita Nur Hemandra, Hemandra Hendri Marhadi Hermandra, Hermandra Intan Cahyani, Intan Julianah, Shella Kadir, Intan Saluwa A Kastri Elmi Khairani Zulyanti Kusuma, Yanti Yandri L.N. Firdaus, L.N. Firdaus Larasati, Risky Tri Lyrawati, Desi M Fadillah Anugrah M Raihan Al Ghifari M. Firdaus M.Nur Mustafa, M.Nur Maharani, Elsa Mahdum Mahmud Alpusari Mangatur Sinaga Ma’ruf, Rizki Melani, Endah Melisa Anggraini Nusainu Muhammad Zikra Rasyidi Muhammad Zulfadhli, Muhammad Nabilla Nathania Naila Hilmi Aidina Nathania Atikah Ningsih, Jania Nover, Rimelcy Nur Anisa Ahira Nur Avida, Martina Nur Jibril Nur, M Nurhaliza, Farah Nurhikmah Nurhikmah Nursal Hakim, Nursal Nusainu, Melisa Anggraini Panggabean, Ennida Sari Pebrina, Safira Pratiwi, Eka Setia Putri, Inke Novia Putri, Teja Sesfina Putri, Windy Anisa Rafii Ahmad Rafli, Muthia Rahayu, Ariyanti Ramadhanty, Marsha Ria Novianti Ridwan Melay, Ridwan Risky Tri Larasati Ruswita Hasanah Tambuna Safina, Wan lulu Safira, Arini Putri Safitri, Reski Ummi Sahara, Novita Salsabila, Asya Thalia Salsabila, Keisya Khansa Salwa Salwa Sandy Aulia Lubis Sari, Elen Septia Sari, Ruva Winda Sari, Yolanda Septyanti, Elvrin Setiawati, Sonia Sinaga, Mika Magdalena Br Sinaga, Mika Magdalena Br. Solina, Irma Sri Marlina, Sri SRI RAHAYU Suarman Suhada, Nabila Amalia Syafrial Syafrial Tika, Dela Triasih, Vivin Diah Trinanda, Tasyah Ulfa, Risky Yanti Vania, Azra Vivin Diah Triasih Widiastuti, Rahma Winanda, Fajri Wulandari Wulandari Yanthi, Erlina Yuli Yeni, Seppi Yolanda Sari Yonaldi, Deyon Afri Yusma, Maili Zahra, Nayla Zamri Mahamod Zikri Zul Arvi Zulhafizh, Zulhafizh Zulhaini, Zulhaini