Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Semiotika Puisi Akulah Si Telaga Karya Sapardi Djoko Damono Sulastinah, Sulastinah; Mandasari, Desi; Fitriani, Yessi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.3005

Abstract

Puisi adalah bentuk ekspresi jiwa dengani kata-kata dan bait yang indah. Puisi bahkan juga dapat dimaknai sebagai karya sastra legendaris yang mamapu membawa keindahan dari kata-kata dengan penuh makna. Ada dua kerangka utama dalam puisi: struktur fisik dan struktur batin. Selain itu, puisi mencakup sejumlah penanda, beberapa di antaranya mengharuskan pembaca untuk mengisi kekosongan dengan interpretasinya sendiri dan yang lainnya adalah penanda bahasa yang tidak memerlukan analisis lebih lanjut. Semiotika adalah cabang ilmu yang menyelidiki dan menganalisis tanda, simbol, dan penanda dalam domain tertentu. Bidang studi yang dikenal sebagai semiotika meneliti karya sastra melalui lensa sinyalnya. Selain membahas cara mempelajari puisi dengan menghargai penandanya, mempelajari puisi melalui semiotika menjadi lebih menarik. Jelas dari penanda bahwa puisi berpotensi menjadi karya asli yang memiliki keanggunan bahasa. Karya sastra bergantung pada semiotika untuk membangun puisi yang melukiskan gambar yang indah dan menyampaikan makna kepada pembaca.
Teknik Pengumpulan Data dalam Penelitian Kualitatif: Observasi, Wawancara, dan Triangulasi Sari, Aisyah Sekar; Aprisilia, Nadia; Fitriani, Yessi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.3011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data yang akurat dan mendalam melalui berbagai teknik pengumpulan data. Teknik observasi digunakan untuk mengamati langsung situasi dan perilaku subjek dalam konteks alami guna memahami fenomena yang diteliti. Teknik wawancara dilakukan secara mendalam kepada informan terpilih untuk menggali informasi yang tidak dapat diperoleh melalui pengamatan semata. Dokumentasi dimanfaatkan untuk mengumpulkan data dari arsip, catatan, atau dokumen tertulis yang relevan dengan fokus penelitian. Triangulasi diterapkan guna meningkatkan validitas data dengan membandingkan hasil dari berbagai teknik pengumpulan data yang digunakan. Selain itu, kuesioner disebarkan kepada responden dalam jumlah besar untuk memperoleh data kuantitatif yang dapat dianalisis secara statistik. Teknik tes juga digunakan untuk mengukur kemampuan atau pemahaman subjek terhadap materi tertentu yang berhubungan dengan tujuan penelitian. Kombinasi teknik-teknik tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran yang komprehensif dan objektif terhadap permasalahan yang dikaji.
EKRANISASI NOVEL GADIS KRETEK KARYA RATIH KUMALA KE BENTUK FILM GADIS KRETEK KARYA KAMILA ANDINI DAN IFA IFANSYAH SERTA IMPLIKASINYA KE DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Nelsi, Nelsi; Fitriani, Yessi; Utami, Puspa Indah
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/parataksis.v8i2.18055

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan penciutan, penambahan dan perubahan bervariasi  pada  cerita, tokoh, dan latar dari novel Gadis Kretek karya Ratih Kumala ke film Gadis Kretek  karya Kamila Andini dan Ifa Ifansyah. Pada penelitianini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan novel Gadis kretek karya Ratih Kumala serta film Gadis Kretek karya Kamila Andini dan Ifa Ifansyah sebagai objek penelitian.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis konten. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa proses pelayar putihan dari novel Gadis Kretek karya ratih Kumala ke film Gadis Kretek karya Kamila Andini dan Ifa Ifansyah mengalami beberapa perubahan yang meliputi aspek penciutan pada cerita sebanyak 34 peristiwa, aspek penambahan sebanyak 37 peristiwa, dan aspek perubahan bervariasi sebanyak 8 peristiwa. Aspek penciutan pada  tokoh sebanyak 19 tokoh, aspek penambahan sebanyak 5 tokoh, dan aspek perubahan bervariasi sebanyak 1 tokoh. Aspek penciutan pada latar sebanyak 5 latar, aspek penambahan sebanyak 7 latar, dan aspek perubahan bervariasi sebanyak 1 latar.    
KAJIAN FEMINISME DALAM NOVEL LEBIH SENYAP DARI BISIKAN KARYA ANDINA DWIFATMA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Wulandari, Novita; Fitriani, Yessi; Indah Utami, Puspa
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/parataksis.v8i2.18163

Abstract

Novel Lebih Senyap dari Bisikan menceritakan tentang kehidupan rumah tangga yang penuh lika-liku menghadapi permasalahan terkait momongan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian feminisme berupa ekspresi pengalaman perempuan, bentuk ketidakadilan gender, dan perlawanan perempuan dalam novel Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma serta bagaimana implikasinya terhadap pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kutipan yang terdapat dalam novel Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma. Hasil penelitian diperoleh 42 Kutipan diantaranya, Ekspresi pengalaman perempuan dalam tokoh wanita terdapat 27 Kutipan, di klasifikasikan menjadi ekspresi suara hati, khawatir, gelisah, sedih, bahagia, tidak percaya diri, cemas, dan peduli. Bentuk ketidakadilan gender memuat 10 kutipan, di klasifikasikan menjadi marginalisasi, subordinasi, stereotype, kekerasan, dan beban ganda. Perlawanan perempuan memuat 5 kutipan, di klasifikasikan dalam beberapa bentuk perlawanan perempuan dalam meraih kekuasaan dan perlawanan perempuan dalam meraih kekuatan
TINDAK TUTUR ILOKUSI DAN DEIKSIS RUANG DAN WAKTU DALAM DIALOG FILM RUMAH MASA DEPAN KARYA DANIAL RIFKI Mispita Dwi Purnama Sari, Eva; Rukiyah, Siti; Fitriani, Yessi
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/parataksis.v8i2.18248

Abstract

The formulation of the problem in this research is "What are the illocutionary and deictic speech acts in the dialogue of the film Rumah Masa Depan by Danial Rifki?". This research aims to describe the form of illocutionary and deictic speech acts in the dialogue of the film Rumah Masa Depan by Danial Rifki. The method used in this research is a descriptive qualitative research method. The data in this research are the utterances in the dialogue of the film Rumah Future. The results of this research show that the illocutionary and deictic speech acts in the film Rumah Masa Depan by Danial Rifki consist of assertive, directive, expressive illocutionary and space and time deixis. The research results concluded that there are several forms and functions of illocutionary speech acts, namely assertive stating, suggesting, boasting and complaining. The directive function is ordering, ordering, and requesting. The expressive function is to say thank you, express condolences, blame and praise. The forms of space (place) deixis are locative and demonstrative deixis. The forms of time deixis are present time, future time and past time. Keywords: Speech acts, Illocution, Deixis, Film
EKRANISASI NOVEL GADIS KRETEK KARYA KAMILA ANDINI DAN DAMPAKNYA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SMA Nelsi, Nelsi; Fitriani, Yessi; Utami, Puspa Indah
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/parataksis.v8i2.18055

Abstract

This research describes various reductions, additions and changes to the story, characters and settings from the novel Girl Kretek by Ratih Kumala to the film Girl Kretek by Kamila Andini and Ifa Ifansyah. This research uses a qualitative descriptive method and uses the novel Kretek Girl by Ratih Kumalas and the film Kretek Girl by Kamila Andini and Ifa Ifansyah as research objects. The data collection technique in this research uses documentation techniques. The data analysis technique used in this research is content analysis. This research obtained the results that the process of white sailing from the novel Girl Kretek by Ratih Kumalake, the film Girl Kretek by Kamila Andini and Ifa Ifansyah experienced several changes which include reducing aspects of the story by 34 events, adding aspects as many as 37 events, and varied aspects of change as many as 8 events. The shrinking aspect of the characters is 19t okoh, the adding aspect is 5 characters, and the changing aspect varies by 1 character. The shrinking aspect of the background is 5 backgrounds, the adding aspect is 7 backgrounds, and the changing aspect is varied by 1 background.
The Effect of Implementation Merdeka Curriculum and Learning Motivation on Students’ Learning Outcomes Mita, Mita; Arafat, Yasir; Fitriani, Yessi
Journal of Social Work and Science Education Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Social Work and Science Education
Publisher : Yayasan Sembilan Pemuda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52690/jswse.v6i3.1285

Abstract

This study examines (1) the impact of the Merdeka Curriculum implementation, (2) the role of student learning motivation, and (3) their combined effects on learning outcomes in SMA/SMK schools across South Pemulutan District. Using a quantitative descriptive approach, data were collected from 127 students at SMA Negeri 1 and SMK Negeri 1 Pemulutan Selatan through questionnaires and documentation. Validity and reliability were ensured via construct validity and Cronbach’s Alpha, while normality, multicollinearity, and heteroscedasticity tests verified data suitability for analysis. The analysis revealed that: Merdeka Curriculum implementation positively influenced learning outcomes by 31.9%. Student motivation contributed 19.2% to improved academic performance. Together, these factors accounted for 36.3% of learning outcome variance, demonstrating significant synergistic effects. This study provides empirical evidence of Merdeka Curriculum’s efficacy in a localized context (South Pemulutan), while highlighting motivation’s complementary role a less explored dimension in curriculum evaluation studies. This study reinforces the need to align curriculum delivery with motivational strategies (e.g., student-centered activities). Supports the expansion of Merdeka Curriculum, emphasizing structured teacher training to maximize its impact. The findings bridge a critical gap by quantifying the dual influence of curriculum reform and motivation in Indonesian vocational and secondary education, offering a replicable framework for similar regional assessments.
Bentuk Tindak Tutur Komisif dan Ekspresif dalam Acara Debat Capres dan Cawapres pada Pilpres 2024 Missriani, Missriani; Pratiwi, Tri; Fitriani, Yessi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana bentuk-bentuk tindak tutur komisif dan ekspresif yang digunakan oleh ketiga calon presiden dan wakil presiden dalam menyampaikan janji-janjinya dan program kerja serta memberikan apresiasi/kritik terhadap lawan dalam acara debat Capres dan Cawapres pada Pilpres 2024. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC) dan teknik Catat. Dalam menganlisis data peneliti menggunakan metode padan ekstralingual. Adapun langkah-langkah yang dilakukan peneliti dalam menganalisis data adalah sebagai berikut: (1) Mendownload video dari yotube channel Tv One, (2) Mentranskrip video ke dalam tulisan, (3) Membaca dan menyimak video transkrip, (4) Mencatat tuturan berdasarkan teori tindak tutur komisif dan eskpresif, (5) mengklasifikasikan dan mengelompokkan data, (6) Menganalisis data yang telah diklasifikasikan sebelumnya, (7) Menyimpulkan hasil analisis. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam acara debat tersebut mengandung banyak tuturan komisif dan ekspresif berupa komisif janji 53 data tuturan, ancaman 3 data tuturan, penolakan 12 data, ikrar 2 data tuturan, serta tuturan ekspresif memuji 10 data tuturan, ucapan terima kasih 31 data tuturan, mengkritik 32 data tuturan, dan mengeluh 14 data tuturan dengan jumlah keseluruhan 157 data tuturan. Hal tersebut sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Yule dan Hermaji. Dengan tuturan yang paling dominan muncul adalah komisif janji dan eskpresif mengkritik sedangkan yang tidak dominan muncul adalah tuturan komisif ikrar dan eksresif memuji.
Pemerolehan Bahasa Pertama pada Anak Usia 3 Tahun Bilal Afdhal Athaillah di Desa Sungai Pinang Kecamatan Rambutan Fitriani, Yessi; Fatimah, Siti; Missriani, Missriani
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.518

Abstract

Pemerolehan bahasa sangat penting untuk menjadi tahap awal dalam memperoleh bahasa pertama anak, setiap anak pasti memiliki kemampuan kognitif yang berbeda-beda, penyebab minimnya kosakata anak karenan jarangnya interaksi dengan orang yang ada di sekitarya, nada berbicara juga berpengauh untuk mental anak dalam berkomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Pemerolehan bahasa pertama pada anak usia 3 tahun Bilal Afdhal Athailllah di Desa Sungai Pinang Kecamatan Rambutan. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengumpulan data menggunakan tenik simak (SLC), rekam, catat. Berdasarkan hasil analisis di temukan 99 data terdiri dari 88 penghilangan fonem konsonan, 77 perubahan fonem konsonan, 18 penghilangan fonem vokal, perubahan fonem vokal 4 data, dan ditemukan sebanyak 14 data makna semantik, B.A.A telah mampu mengucapkan fonem vokal a/i/u/e/o seperti pada kata Ayah, ibu, udang, elang, dan orang hutan, penutur telah mampu mengucapkan beberapa kata dengan jelas seperti kata pisang, jangan, tante, kuning, putih, ayam, nenek, dan telah mampu membedakan  makna kata semantik, seperti membedakan antara kambing, laba-laba, belalang, ayam, mampu membedakan warna putih, kuning, hitam dan bisa membedakan mana laki-laki dan perempuan. Hasil penelitian ini semoga dapat dijadikan referensi bagi peneliti, pembaca, mahasisiswa dan para orang tua dalam mengajarkan bahasa anak.
Penerapan Pembelajaran Model Problem Based Learning Dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching Berbantuan Video Animasi Guna Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Teks Deskripsi Siswa di Kelas VII.2 SMP Negeri 10 Palembang Asrobanni, Nadia; Fitriani, Yessi
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 5 No. 01 (2024): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i01.6070

Abstract

This research aims to apply the Problem Based Learning (PBL) learning model with a Culturally Responsive Teaching (CRT) approach assisted by animated videos to improve student learning outcomes in descriptive text material in class VII.2 of SMP Negeri 10 Palembang. This research uses the classroom action research (PTK) method which is carried out in two cycles. Each cycle involves planning, implementation, observation, and reflection. Trial research subjects in class VII.2 research at SMP Negeri 10 Palembang with a total of 35 students. Collection of observation data, learning results tests, and documentation. Based on the results of research that has been carried out, it can improve the learning outcomes of class VII.2 students at SMP Negeri 10 Palembang. This can be seen from the increase in the percentage of student learning outcomes in cycle I by 71% and in cycle II by 88%. The average value of students' abilities in cycle I was 75.14 and in cycle II 84.85. So it can be concluded that applying the Problem Based Learning (PBL) learning model with a Culturally Responsive Teaching (CRT) approach assisted by animated videos in descriptive text material is able to improve student learning outcomes in class VII.2 of SMP Negeri 10 Palembang.
Co-Authors Abdillah, Abi Achmad Wahidy, Achmad Afryansyah, Afryansyah Agustina Agustini, Tri Ali Djamhuri Amrina, Uli Anisa Mufidah, Anisa Apriliany, Lenny Aprisilia, Nadia Arafat, Yasir Ardiansyah, Arif Artanti Puspita Sari Ary Wibowo Asrobanni, Nadia Astiti, Made Sumiati AYU ASTUTI, AYU Bukman Lian, Bukman Carolina, Rilen Dedi Febriyanto Dessy Wardiah, Dessy Detia Yati Effendi, Darwin Evana, Yores Febriani, Nani Febriyanto, Dedi Fitriani Fitriani Hadi Saputro, Asda Happy Fitria, Happy Harapan, Edi Hartati , Yeni Hartoyo, Joko Herlina Herlina Herlina, Lilian Hermiati Herry, Herry Hetilaniar, Hetilaniar Indah Utami, Puspa INDRAWATI, SRI WAHYU Ira Fatmawati Ismizakiy Juaidah Agustina Karmila, Emi Khotifah, Suci Kodri, Agus Kurniatie, Amellia Kurniawati, Masrah L, Lathifah Lariani, Eka Lertchaiprasert, Nipa Lestari, Hikmah Lestari, Rizcha Fuji Mandasari, Desi Mansyah, Robbi Mardiyah, Sri Maria, Vivi Marleta, Erlin Marzuan, Marzuan Mispita Dwi Purnama Sari, Eva Misriani, Misriani Missriani Missriani Missriani, Missriani Mita Mita, Mita MUHAMMAD ALI Mulyadi Mulyadi Mustaqim, Hijrah Rijal Nelsi, Nelsi Nikmah Nikmah Ningsih, Era Kurnia Nisartika, Nisartika Noka, Isara Abda Novita Wulandari Nugraha, A. Kahfi Nur Ahyani Nurbaeti Nurbaeti Nurhayati Nurhayati Oktariyani, Yeni Pratiwi, Tri Purnomo, Awan Puspa Indah Utami Puspita, Yenny Putra, Hermansah Putri Rimoko, Cynthia Putri, Rizqi Utami Rasuani, Mirna Ratanasiri, Sutida Rini Ratnasari, Tri Endah Rizki Mardatilla, Awalia Rosana Rosana S Siswanto Safitri, Siyam Salmah, Ida Sari, Aisyah Sekar Sari, Cici Indah Sawitri, Erwin Septa, Sandy Simbolon, Mora Hotlen Siti Fatimah Siti Khadijah Siti Khodijah Siti Rukiyah, Siti Sofiyullah, Muhammad Suci, Musdalifah Sukaisih, Tin Sulasmi Sulasmi Sulastinah, Sulastinah Sulistiyono, Edy Suryani, Anggi Susanti, Lia Dwi Susmita, Isna Syarwani Ahmad Thantakul, Ananya Topan, Muhammad Tri Widayatsih, Tri Trisna, Henny Trisnawati, Erni Utami, Puspa Indah Utari, Yeni Wahyu, Almy Soleh Waki’ah, Nur Wanda Wanda Wardarita, Ratu Wati , Linda Wati, Adri Panca Widayati, Fatriani Yuliya, Yezi Yunda, Arif Yuniarti Yuniarti Yuniarti, Retno Zahara, Audi Zahara, Liza Zarwini, Zarwini Zulaika, Zulaika