Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kandungan Mikroba, Formalin, dan Timbal (Pb) pada Tahu Sumedang yang Dijual Di Daerah Macet Cicurug, Ciawi, dan Cisarua Jawa Barat Rosy Hutami; M Fakih Kurniawan; Henna Khoerunnisa
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 6 No. 1 (2020): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v6i1.2385

Abstract

Sumedang tofu is one of favorite foods for Indonesian society. But many sellers or producers are not aware to the food safety of sumedang tofu. The aims of this study were to analyze the microbial, formalin, and lead (Pb) contents in ready-to-eat sumedang tofu which were sold in traffic jams area in Cicurug, Ciawi, and Cisarua. The analysis were carried out by Total Plate Count (TPC) testing for microbial analysis, potassium permanganate reaction (KMnO4) testing for formaldehyde analysis, and atomic absorption spectrophotometry (AAS) method for lead content analysis in the samples. The results obtained for the microbial analysis were sumedang tofu that were sold in the traffic jam areas of Cicurug, Ciawi, and Cisarua contained contaminant above the treshold (1.4 x 105 colonies / gram to 2.2 x 105 colonies / gram of microbes). All of the samples of sumedang tofu were positive containing formaldehyde. Otherwise, there were no lead (Pb) content in all samples regarding to AAS analysis. This study concluded that the ready-to-eat sumedang tofu those were sold in traffic jam area in the Cicurug, Ciawi, and Cisarua were not suitable for consumption because it contained exceed microbial contamination and formalin which are harmful for human health.Keywords : formalin, microbes, sumedang tofu, lead, traffic jam
Identifikasi Kandungan Rhodamin B, Methanyl Yellow dan Escherichia coli pada Manisan Mangga Basah di Daerah Cirebon Sarah Shafira; Rosy Hutami; M. Fakih Kurniawan
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Agroindustri Halal 8(1)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v8i1.5023

Abstract

Manisan mangga merupakan salah satu produk olahan khas daerah yang terkenal di daerah Cirebon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keamanan pangan manisan mangga basah yang dijual di daerah Cirebon. Uji kualitatif rhodamin B dan methanyl yellow menggunakan test kit, sedangkan uji kuantitatif Escherichia coli menggunakan most probable number (MPN). Sampel penelitian diambil dengan menggunakan metode purposive sampling yang berjumlah 10 sampel manisan mangga basah yang berasal dari 7 lokasi yang berbeda di daerah Cirebon. Data yang didapatkan berdasarkan hasil identifikasi rhodamin B dan methanyl yellow dianalisis secara kualitatif deskriptif, sedangkan hasil identifikasi kandungan Escherichia coli dianalisis secara kuantitatif. Hasilnya seluruh sampel tidak mengandung rhodamin B dan methanyl yellow, tetapi sebanyak 90% sampel mengandung Escherichia coli yang melebihi batas maksimal yang ditetapkan oleh SNI 7338:2009. Pada penelitian ini, hampir seluruh sampel mengandung Escherichia coli yang melebihi batas maksimum.
Karakteristik Fisikokimia dan Sensori Selai Lembaran Albedo Semangka (Citrullus lanatus.) dengan Substitusi Daging Buah Cempedak Rosy Hutami; Sultan Guna Wibawa; Intan Kusumaningrum; Lia Amalia; Distya Riski Hapsari; Siti Nurhalimah
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v10i2.10213

Abstract

Sheet jam is a processed jam food product that is processed with the addition of hydrocolloid so that it has a semi-solid, plastic and non-sticky texture. This study aims to utilize the watermelon rind and chempedak fruit in the manufature of sheet jam as one of the food diversifications. This studi used a one-faktor Completely Randomizd Design (CRD), namely the comparison of the watermelon rind and chempedak fruit flesh with 3 treatment levels (50%:50%, 60%:40%, 70%:30%). Data analysis used ANOVA with Duncan's Advanced Test at 95% confidence interval. The analysis used included chemical test analysis (moistur content, ash content, pectin content, crude fiber content), physical tests (total dissolved solids and color test), sensory quality, and hedonic tests to determine the product with the best treatment. The best treatment of sheet jam was with a ratio of 50% watermelon rind and 50% puree of chempedak pulp, having a moistures content of 19.83%, ash content of 0.42%, pectin content of 3.23%, crude fiber of 2.92%, and TDS 21.8 % °Brix. The results of the sensory quality of sheet jam with the best treatment had a brownish yellow color, tended to be sweet, smelled of less strong watermelon albedo, had a strong aroma of chempedak, and quite springy in texture. The results of the hedonik test on sheet jam were the best for color, aroma, taste, texture, and Overall parameters in the direction of liking (6,42 – 7,30).
Proses Produksi Gula Aren di Pengrajin Ibrahim Kabupaten Bangka Sebagai Binaan BAPPEDA Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Moch. Fadlal Islamay Pribadi; Rosy Hutami; Nuri Andarwulan; Ervizal A.M. Zuhud; Kastana Sapanli; Nurul Ichsan
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.21460

Abstract

Tanaman aren (Arenga pinnata Merr.) merupakan tanaman palem yang menghasilkan nira sebagai bahan baku utama pembuatan gula aren. Gula aren menjadi produk penting bernilai ekonomi tinggi, namun proses produksinya masih dilakukan secara tradisional sehingga hasil dan mutu seringkali bervariasi. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi langsung dengan pengrajin Ibrahim di Desa Jada Bahrin, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi gula aren terdiri dari beberapa tahapan, yaitu penyadapan nira aren, perebusan nira hingga kental, penghilangan buih dan kotoran selama pemasakan, pendinginan, serta pencetakan menjadi gula aren padat. Proses pengolahan masih sederhana menggunakan peralatan tradisional seperti wajan, tungku, serok, dan cetakan bambu, sehingga konsistensi mutu produk sangat bergantung pada keterampilan pengrajin.
Mutu Fisikokimia dan Sensori Air Minum dalam Kemasan Botol 600 ml PT. Tirta Sukses Perkasa Berdasarkan SNI 3553:2015 Rahmatunnisa Andaista; Rosy Hutami
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21514

Abstract

Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merupakan produk pangan yang wajib memenuhi standar mutu agar aman dikonsumsi dan diterima konsumen. Meskipun standar nasional telah tersedia, masih diperlukan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan produk sesuai ketentuan regulasi dan harapan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mutu fisikokimia dan sensori AMDK botol 600 mL yang diproduksi PT. Tirta Sukses Perkasa serta membandingkannya dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 3553:2015 dan regulasi Kementerian Kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data diperoleh dari hasil uji laboratorium perusahaan yang meliputi parameter pH, kekeruhan, total padatan terlarut (TDS), serta uji organoleptik (bau dan warna). Analisis dilakukan dengan membandingkan hasil pengujian dengan persyaratan mutu yang ditetapkan dalam SNI dan Permenkes No. 492/MENKES/PER/IV/2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh parameter uji telah memenuhi standar. Nilai pH berada pada kisaran 7,36–7,56; kekeruhan 0,15–0,37 NTU; dan TDS 64–93 ppm, yang semuanya berada dalam batas aman. Hasil uji sensori menunjukkan air tidak berbau dan tidak berwarna sesuai persyaratan. Hal ini menunjukkan bahwa proses produksi dan pengawasan mutu di perusahaan telah berjalan baik. Penelitian ini memiliki keterbatasan karena belum mencakup uji mikrobiologi dan stabilitas produk jangka panjang. Ke depan, diperlukan penelitian lanjutan untuk menambahkan parameter tersebut guna memberikan gambaran mutu produk yang lebih komprehensif.Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa penerapan sistem pengendalian mutu yang konsisten mampu menjamin kualitas AMDK sesuai standar nasional dan meningkatkan kepercayaan konsumen.
Proses Produksi Kerang Scallops (Mizuhopecten yessoensis) di Oganesan Seido Suisan CO., LTD Hokkaido Japan Yataria Ashri Bashiroh; Rosy Hutami
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.21543

Abstract

Kerang (Mizuhopecten yessoensis) umumnya dikenal sebagai Kerang Bilah Cuaca Jepang. Kerang dibudidayakan secara luas di Jepang karena kualitasnya yang baik dan produktivitasnya yang tinggi. Budidaya kerang telah berkembang menjadi bisnis budidaya kerang laut paling sukses di Jepang dan saat ini, lebih dari 40% produksi kerang ini berasal dari akuakultur. Daerah utama budidaya kerang adalah Hokkaido yang meliputi Danau Saroma, Laut Okhotsk, dan Teluk Funka. Tujuan dari penelitian ini adalah agar mahasiswa dapat mengembangkan pengetahuan, menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan, dan menambah pengalaman mahasiswa di lapangan sesuai dengan bidang keahliannya. Tujuan khusus dari praktik kerja lapangan di Oganesan Seido Suisan CO., LTD Hokkaido Jepang adalah untuk mempelajari proses produksi dalam pembuatan kerang di perusahaan tersebut. Proses produksi yang diamati meliputi tahapan pencucian, pengupasan, perbaikan cangkang yang rusak, identifikasi cangkang yang sakit, penyimpanan dalam freezer menggunakan metode Air Blast Freezing, pengukuran ukuran cangkang, hingga pengemasan menggunakan plastik HDPE dan kardus. Setiap tahapan dilakukan dengan memperhatikan aspek kebersihan, kualitas, dan keamanan produk. Hasil observasi menunjukkan bahwa penerapan prosedur yang tepat dapat menghasilkan kerang berkualitas tinggi yang siap dipasarkan, baik secara langsung maupun daring. Magang ini memberikan pengalaman praktis dalam teknologi pengolahan perikanan dan pemahaman tentang manajemen produksi pangan skala industri.
Proses Produksi Mochi di UMKM Mochi Tsuki Karangtengah Sukabumi Siska Arbayani; Rosy Hutami
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21593

Abstract

Mochi adalah kue semi basah yang memiliki tekstur yang kenyal dan lembut serta rasa manis. Mochi memiliki bentuk bulat dengan lapisan tepung beras diluarnya, pelapisan tersebut agar masing-masing butiran mochi tidak saling menempel antara satu dengan yang lainnya. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui cara pengolahan proses produksi mochi dari awal hingga menjadi mochi yang enak. Metode yang dilakukan yaitu pada studi ini adalah kerja lapangan yang melibatkan serangkaian aktivitas langsung dilokasi studi, pelaksanaan wawancara dan berdiskusi, pengumpulan data, serta kajian pustaka. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Proses produksi mochi di UMKM mochi tsuki karangtengah sukabumi antara lain yaitu pencampuran bahan baku dan bahan tambahan, proses pembuatan kulit mochi, pembuatan balutan mochi, pembuatan isian mochi dan pencetakan dan pemberian toping.
Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) pada Proses Produksi Susu Kambing Segar di PT Gizi Dewata Utama - Ciawi Mutia Liza Zahro; Rosy Hutami
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21905

Abstract

Susu merupakan bahan pangan tinggi protein yang dibutuhkan manusia, semakin berkembangnya pengetahuan, susu kambing saat ini juga banyak diproduksi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut. Banyaknya kasus keracunan susu segar dari tahun ke tahun perlu menjadi perhatian bersama, terutama produsen dalam penanganan saat produksi pangan itu sendiri. Cara Pengolahan Pangan yang Baik (Good Manufacturing Practices) harus diperhatikan, guna menjaga keamanan pangan dan kualitas mutu pangan. Terdapat delapan belas aspek yang harus diimplementasikan perusahaan guna menghasilkan pangan olahan yang baik, yaitu : aspek lokasi, bangunan, fasilitas sanitasi, mesin dan peralatan, bahan, pengawasan proses, produk akhir, laboratorium, karyawan, pengemas, label dan keterangan produk, penyimpanan, pemeliharaan dan program sanitasi, pengangkutan, dokumentasi dan pencatatan, pelatihan, dan penarikan produk, serta penerapan CPPOB itu sendiri. Data diperoleh dengan metode observasi lapang serta wawancara pekerja. Secara keseluruhan, PT Gizi Dewata Utama telah mengimplementasikan Cara Pengolahan Pangan yang Baik, meskipun terdapat beberapa aspek yang masih perlu diimplementasikan.
Co-Authors Ajeng Nurfitria Akrom, Akrom Al Manar, Primadika Alfintawati, Aprillia Alsa Denta Aminullah Aminullah Aminullah Aminullah, Aminullah Anisyah, Yuni Nur Anjani, Tiara Anna Mardiana Handayani Apriliana, Riyanda Ariestyani, Imelda Aulia Joana Ayu Lestari, Feni Balqis, Lily Siti Bisyri, Hanifah Bisyri, Hanifah boesono, hindar CC Nurwitri Delfitriani Depanito Ismail Deti Nirmala Dewi Fortuna Ayu Dhika Prita Hapsari Distya Riski Hapsari Dodi Dodi Dwi Aryanti Nur’utami Ervizal A.M. Zuhud Ervizal AMZU Fadhilah, Syifa Fahruddin, Naufal Fatimah, Ai Imas Faidoh Fatimah Fatma, Reyna Fauzi, Rizki Febriansyah, Ilham Feby Arif Alfarizi Fina Uzwatani Fina Uzwatania Fitrilia, Tiana Guna Wibawa, Sultan Halimah, Siti Nur Handayani, Ani Hanifah Bisyri Henna Khoerunnisa Henny Nuraini Idzni, N Idzni, N Imani, Annisa Nurul Indriani, Loli Indriati, Marlinda Intan Kusumaningrum Intan Kusumaningrum Irahmah, Siti Jaelani, Salsabila Azaria Kartawiria, Rifky Fauzi Althafry Kartika Sari Kharyani, R. Aldini Khoerunnisa, Henna Kurniawan, M. Fakih Lia Amalia Lia Amalia Lisa Ainurohmah M. Firdaus , Bambang Budiansyah, Kastana Sapanli, Aprianty , Gustav M. Irsyad , M. Firdaus M.R.R. Lukie Trianawati maharani, Azmi Manar, Primadhika Al Marhamah, Irma Siti Maryam Jamila Meilani, Almanda Mir'atu Saa'dia Septiani Moch. Fadlal Islamay Pribadi Muhammad Rifqi Mustofa, Zulfan Zaenal Arif Mutia Liza Zahro Nani Yulianti Nani Yulianti Nawang Wulan Nirma Ruhil Hadi Putra Nirmala, Deti Nirmala, Deti Noli Novidahlia Noviandia, Halpi novitasari, fajri Nurcahali, Fani Nurfitria, Ajeng Nuri Andarwulan Nurlaela, R. Siti Nurlaela, Raden Siti Nursyawal Nacing Nurul Ichsan Nurul, Eka P, Alsa Denta Permatahati, Ghina Sri Pertiwi, Sri Rejeki Retna Pribadi, Moch Fadlal Islamay Purnama, Hilman Putra, Faturahman Setiawan Putri Cantika, Aini Qisthina, Dalilah R, Fairuz Irdina Raafqi Ranasasmita Raafqi Ranasasmita Raden Siti Nurlaela Rahma, Anisa Aulia Rahmatunnisa Andaista Rahmawati, Siti Irma Ranasasmita, R Ranasasmita, R Rialdi, Azzahra Putri Riski Hapsari , Distya Rizkia, Safa Rusdi Safitri, Intan Sekar Saniyya, Ashila Nasyadhiya Sapanil, Kastana sapanli, kastana Sarah Shafira Septian, Willyandi Septiani, Bunga Septiani, Nadia Shiddiq, Muhammad Fahmi Siska Arbayani Siti Aminah Siti Aminah Siti Masithoh Siti Masitoh Siti Nurhalimah Siti Nurhalimah Slamet Wahyudi Sri Rejeki Sri Rejeki Retna Pertiwi Sukamto, Ika Sumiyarsi Sukarno Sukarno Sultan Guna Wibawa Sunarmani, Sunarmani Suprayatmi, Mira Suprayatmi, Mira T, Elsya Nahwan Theo, Rico Fernando Theo, Rico Fernando Titi Risnawati Titi Rohmayanti Trisna Setiadi Utama, Naufal Saputra Vega, Zahra Amelia Wulan, Nawang Yataria Ashri Bashiroh Yulia, Fifi Yuyun Puspitasari Zain, Endrianur Rahman Zain, Endrianur Rahman Zuhud, Ervizal A. M.