Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Lesitin sebagai Bahan Tambahan Pangan Golongan Pengemulsi pada Produk Margarin Feby Arif Alfarizi; Mustofa, Zulfan Zaenal Arif; Rosy Hutami
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 10 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i10.15755

Abstract

Dalam industri makanan modern, bahan tambahan pangan memainkan peran yang semakin penting dalam menjaga kualitas, keamanan, dan daya tarik produk makanan. Salah satu jenis bahan tambahan yang umum digunakan adalah emulsifier, yang berfungsi untuk mencampurkan bahan-bahan yang tidak mudah bersatu, seperti air dan minyak, serta untuk menjaga stabilitas emulsi dalam produk makanan dan minuman. Salah satu emulsifier yang populer adalah lesitin, yang sering ditemukan dalam berbagai produk makanan seperti cokelat, margarin, mayones, dan produk susu. Lesitin adalah fosfolipid alami yang ditemukan dalam sumber alami seperti telur, kedelai, dan biji-bijian. Penggunaan lesitin dalam industri makanan tidak hanya untuk fungsi emulsi tetapi juga untuk meningkatkan tekstur, konsistensi, dan stabilitas produk. Jurnal ini akan membahas bahan tambahan makanan dalam kategori emulsifier, salah satunya adalah lesitin dan mekanismenya dalam produk makanan.
Ulasan Kritis Artikel : Democratizing Robust SERS Nano-Sensors for Food Safety Diagnostics Sari, Kartika; Hutami, Rosy; Rialdi, Azzahra Putri; Indriati, Marlinda; Handayani, Anna Mardiana
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i11.15859

Abstract

Sebuah artikel yang berjudul “Democratizing Robust SERS Nano-Sensors for Food Safety Diagnostics” melaporkan metode deteksi residu pestisida yang lebih cepat dari metode deteksi lainnya (SERS). Teknik SERS yang dilaporkan penulis berbasis pada nano-sensor yang terbentuk dari nanopartikel Ag dan nano-thin SiO2 dengan metode Flame Spray Pyrolysis (FSP). Metode ulasan yang dilakukan adalah dengan menetapkan satu artikel terpilih dan mengkritisinya. Hasil yang didapatkan dari ulasan ini adalah pada beberapa parameter pengujian, penulis tidak mencantumkan jumlah pengulangan, waktu, dan jumlah sampel yang dianalisis. Namun, penulis menyampaikan secara jelas tentang validasi metode yang digunakan menggunakan sistem alat Raman portable spectrometer. Kami menyoroti adanya data penting yang disampaikan pada supplementary data yang dapat ditampilkan dalam artikel utama. Penulis juga belum mengemukakan alasan pemilihan rhodamine 6G. Penulis belum mengemukakan alasan pemilihan jus jeruk sebagai sampel uji deteksi. Kami menilai bahwa produk SERS hasil penelitian penulis sudah dekat dengan proses aplikasi komersial. Tujuan penelitian yang dikemukakan penulis telah tercapai meskipun tidak dijelaskan secara khusus perhitungan biaya produksi substrat SERS yang dihasilkan.
Sosialisasi Pangan Sehat dan Ramah Lingkungan berbasis Hasil Hidroponik sebagai Bagian dari Upaya Pencegahan Stunting Mira Afrilia Setiawati; Nawang Wulan; Nani Yulianti; Rosy Hutami; Dhika Prita Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i12.16082

Abstract

Sosialisasi ini dilakukan di Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, yang memiliki potensi pertanian besar namun masih menghadapi masalah kesehatan, seperti stunting akibat kurang gizi. Kesadaran akan bahaya plastik sebagai kemasan makanan yang merugikan kesehatan dan lingkungan juga masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mensosialisasikan pentingnya pangan sehat, ramah lingkungan, dan penerapan teknologi pertanian hidroponik guna meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas pertanian.Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan sosialisasi di MTs Ar-Rosyid, Desa Cibalung, yang meliputi tiga tema: pangan sehat, pangan ramah lingkungan, dan hidroponik. Kegiatan meliputi presentasi, diskusi, dan pemaksaan langsung. Data dikumpulkan melalui observasi dan diskusi untuk melihat perubahan minat dan perilaku siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa sangat tertarik dengan teknologi hidroponik karena dapat menghasilkan banyak tanaman tanpa lahan yang luas. Pemahaman tentang pangan sehat dan dampak stunting juga meningkat. Diskusi tentang bahaya plastik meningkatkan kesadaran siswa, meskipun perubahan kebiasaan masih menjadi tantangan. Siswa merespons positif penggunaan kemasan ramah lingkungan seperti daun pisang. Batasan penelitian terletak pada keterbatasan akses ke bahan ramah lingkungan dan perlunya dukungan dari sekolah dan keluarga untuk memperkuat perubahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sosialisasi di sekolah dapat meningkatkan kesadaran tentang kesehatan dan lingkungan, serta mengembangkan hidroponik untuk mendukung pertanian yang lebih produktif.
Physicochemical and Sensory Characteristics in Noni Coffee Beans (Morinda citrifolia L.) with Arabica Coffee Substitution (Coffea arabica): Karakteristik Fisikokimia dan Sensori Kopi Biji Mengkudu (Morinda citrifolia L.) dengan Substitusi Kopi Arabika (Coffea arabica) Ajeng Nurfitria; Hutami, Rosy; Hapsari, Distya Riski
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 13 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2025.013.04.4

Abstract

Abstract Noni seeds are known to be rich in antioxidants and bioactive compounds, making them a promising ingredient for the development of functional food products, such as noni bean coffee. This study aimed to evaluate the effect of different ratios of noni bean coffee to Arabica coffee on the physicochemical and sensory properties of the final coffee product. A Completely Randomized Design (CRD) with one factor was applied, consisting of four treatment levels: 100%:0%, 95%:5%, 90%:10%, and 85%:15%. The data were analyzed using ANOVA and Duncan's multiple range test for physicochemical parameters, while Kruskal-Wallis and Mann-Whitney tests were used for sensory data. The results indicated that most physicochemical attributes did not differ significantly, except for the b* color value of the coffee powder. Sensory analysis using Quantitative Descriptive Analysis (QDA) showed no significant differences in aroma, flavor, aftertaste, acidity, body, and balance, except for the overall hedonic score. The 85%:15% formulation received a neutral score (2.97) and showed strong antioxidant activity with an IC50 value of 27.02 ppm.   Abstrak Biji mengkudu kaya akan antioksidan dan berpotensi dimanfaatkan sebagai pangan fungsional, salah satunya kopi biji mengkudu. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan kopi biji mengkudu dan kopi arabika terhadap karakteristik fisikokimia dan sensori. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor yaitu perbandingan kopi biji mengkudu dan kopi arabika dengan 4 taraf perlakuan (100%: 0%), (95%: 5%), (90%: 10%) dan (85%: 15%). Analisis data yang digunakan adalah ANOVA dan uji lanjut Duncan, serta Kruskal Wallis dan uji lanjut Mann Whitney’s. Hasil analisis fisikokimia menunjukkan tidak berbeda nyata, kecuali nilai b* bubuk kopi. Analisis sensori Quantitative Descriptive Analysis (QDA) menunjukkan karakteristik fragrance/aroma, flavor, aftertaste, acidity, body dan balance yang tidak berbeda nyata, kecuali nilai hedonik overall pada perlakuan (85%: 15%) yaitu 2,97 (netral). Produk kopi biji mengkudu dengan perbandingan kopi arabika terpilih yaitu 85%: 15% memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC50 27,02 ppm.  
Application of hydroponic technology and processing variations to enhance food security and prevent stunting Nani Yulianti; Dhika Prita Hapsari; Rosy Hutami; Dodi Dodi; Trisna Setiadi; Depanito Ismail; Yuyun Puspitasari; Nirma Ruhil Hadi Putra
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol. 9 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v9i4.14310

Abstract

Hydroponics is a modern plant cultivation system without soil to produce clean, healthy, and fresh vegetables. The availability of fresh, healthy food is a key factor in preventing stunting. This community service activity aims to increase food security and prevent stunting through vegetable cultivation using hydroponic technology. Methods used include socialization, training, practice, mentoring, monitoring, and evaluation of hydroponic technology and its processing. Results show that partners experienced increased empowerment, with knowledge of hydroponics and its processing improving by >30 percent. Partner skills in producing hydroponic vegetable products significantly improved, transitioning from no prior experience to being skilled at hydroponic cultivation, with increased production. This activity also yielded various vegetables (water spinach, spinach, bok choy, and Chinese kale) grown using hydroponic systems. Additionally, DFT hydroponic system facilities with a capacity of 200 plants per installation (4 installations) and processing tools were provided, enabling the community to access fresh, nutritious food and support stunting prevention.
SAMBAL, MAKANAN KHAS INDONESIA YANG BERPOTENSI MENCEGAH ATEROSKLEROSIS DAN KANKER, SERTA KAJIAN TITIK KRITIS KEHALALANNYA Rosy Hutami
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 1 No. 1 (2015): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v1i1.358

Abstract

Capsaicin salah satu komponen aktif pada keluarga Capsicum sp. yang dapat menghambat proses oksidasi lipoprotein densitas rendah (LDL) penyebab aterosklerosis. Review ini bertujuan untuk mengkaji efek capsaicin pada sambal dalam mencegah aterosklerosis dan kanker. Pengujian aktivitas capsaicin sebagai anti-aterosklerosis dilakukan secara in vitro melalui pengukuran nilai TBAR (malonaldehida), sedangkan pengujian sebagai anti-kanker dilakukan secara in vitro dengan mengamati penghambatan terhadap sel tumor payudara yaitu sel MDA-MB-231. Berdasarkan review ini didapatkan hasil bahwa Capsaicin dapat menurunkan tingkat oksidasi LDL pasma mencit sebesar 28.7%, dan menghambat sel tumor sebesar 70%. Dibutuhkan studi lebih lanjut untuk mengonfirmasi hal ini terutama jika diaplikasikan pada tubuh manusia. Titik kritis pada produk sambal umumnya berasal dari bahan tambahan dan bahan penolong yang digunakan. Contohnya adalah gula pasir yang kemungkinan menggunakan resin penukar ion dan bleaching agent pada proses rafinasinya. Resin penukar ion memiliki kemungkinan menggunakan gelatin hewani dan bleaching agent dapat berasal dari kulit/tulang hewan. Hal-hal tersebut merupakan bahan kritis bagi kehalalan suatu produk sehingga perlu dikritisi.
PEMBUATAN MOCHI PELANGI DENGAN SUBSITUTSI TEPUNG TALAS DAN PEWARNA ALAMI Rosy Hutami
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v1i2.365

Abstract

Penggunaan tepung talas dalam pembuatan mochi dapat mensubstitusi tepung ketan dengantujuan peningkatan nilai fungsional dari produk mochi. Talas diketahui mengandung seratyang tinggi dan memiliki keunggulan dari segi kandungan protein, vitamin B1, riboflavin,mineral P dan Fe dibandingkan dengan ubi kayu dan ubi jalar. Penggunaan pigmen alami jugaturut meningkatkan nilai fungsionalnya sebab di dalam pigmen tersebut terkandung senyawaantioksidan yang berperan penting dalam pencegahan penyakit degeneratif. Penelitian inibertujuan mendapatkan formulasi yang tepat dalam pembuatan mochi pelangi berbahan dasartepung ketan yang disubstitusi dengan tepung talas dan diberi pewarna alami. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode pembuatan mochi dengan cara pengukusan.Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan faktorperlakuan perbandingan tepung ketan dan tepung talas. Untuk mochi pelangi denganparameter kekenyalan, rasa, dan penampakan yang paling disukai berturut-turut adalah mochipelangi dengan substitusi tepung talas 7 %, 11%, dan 15%.
PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI METIL ESTER DARI MINYAK GORENG KELAPA SAWIT KOMERSIAL Rosy Hutami; Dewi Fortuna Ayu
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v1i2.371

Abstract

Proses konversi minyak ke dalam bentuk ester (metil ester) dari asam lemaknya melaluiproses transesterifikasi dapat menjadi solusi dalam menurunkan viskositas minyak nabati.Penurunan viskositas minyak bertujuan agar proses penginjeksian kemabli dan atomisasibahan bakar di dalam mesin dapat berlangsung dengan baik. Minyak sawit komersial dapatdigunakan sebagai bahan baku metil ester (ME) yang dihasilkan melalui prosestransesterifikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik fisiko-kimiametil ester hasil transesterifikasi minyak goring kelapa sawit komersial menggunakan basa.Transesterifikasi dilakukan menggunakan methanol dengan rasio 6:1 dan KOH 1% /w/wsebagai katalis basa. Proses transesterifikasi menghasilkan rendemen 90.34% ME dengankarakteristik : viskositas kenimatis 5.62 ± 0.01 mm2/s, densitas 872 kg/m3, bilangan asam0.28 ± 0.00 mg KOH/g, bilangan saponifikasi 202.35 ± 2.02, bilangan ester 202.07 ± 2.02,bilangan iod 54.34 ± 2.62, kadar abu 0.02 ± 0.00, kalor pembakaran 8891.68 ± 18.85 cal/g,berwarna kuning (agak gelap), dan berbau agak asam.
Application of Non-Gluten Canistel (Pouteria campechiana) Flour-Maizena-Mocaf-Tapioca Composite on the Processing of Steamed Brownies Sri Rejeki Retna Pertiwi; Aminullah Aminullah; Rosy Hutami; Deti Nirmala
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v4i2.1279

Abstract

This study was aimed to analyze the effect of non-gluten composite and pan size on the quality of steamed brownies.   Steamed brownies were prepared with three different non-gluten composites (campolay flour-maizena, campolay flour-mocaf, campolay flour-tapioca) in the proportion of 1:1 and baked in three different pan size (S: 20 cm x 7 cm, M: 22 cm x 9 cm, L: 24 cm x 11 cm).  Analysis included physical properties (rising index, spesific volume, hardness, crumb appearance), sensory properties and acceptance, as well as chemical properties for the best steamed brownies.  The data were analyzed using ANOVA and the results showed that non-gluten composite, pan size, and interaction of both factors effected significantly some physical properties, sensory properties and acceptance of steamed brownies.  The best steamed brownies was the brownies made from non-gluten composite campolay flour-mocaf 1:1 with pan size S (20 cm x 7 cm).  The best brownies contained moisture 21,55 %, ash 1,28 %, protein 4,16 %, fat 22,55 %, carbohydrate 50,45 %, dietary fiber 1,75 %,  energy 421,39 kcal/100 g, and betacarotene 1,11 mg/100g. Key words: campolay flour, composite, non-gluten, steamed brownies.
Ekstraksi DNA dari Daging Segar untuk Analisis dengan Metode Loop-Mediated Isothermal Amplification (LAMP) Rosy Hutami; Hanifah Bisyri; Sukarno Sukarno; Henny Nuraini; Raafqi Ranasasmita
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v4i2.1409

Abstract

DNA extraction is needed in the analysis using the Loop-mediated isothermal amplification (LAMP) method because this method identifies nucleic acids. Some extraction methods that can be selected including commercial kits extraction method and phenol-chloroform extraction method. The purpose of this study was to obtain the best quality DNA extract between the two extraction methods. The DNA extraction process produced DNA concentrations between 31.06 - 410.18 ng / ml for the commercial kit DNA extract and 212.60 - 1502.30 ng / ml for the phenol-choroform DNA extract, while the purity of DNA were 1.82-2.02 for commercial kit DNA extract and 1.93-2.02 for phenol-chloroform DNA extract. The concentration and purity of extracts produced from both methods meet the requirements for molecular analysis. The purity and visualization results of commercial kit DNA extract are better than those produced from extraction from the phenol-chloroform method. DNA extract obtained from the commercial kit method was chosen to be used in the amplification stage of the method (LAMP).
Co-Authors Ajeng Nurfitria Akrom, Akrom Al Manar, Primadika Alfintawati, Aprillia Alsa Denta Aminullah Aminullah Aminullah Aminullah, Aminullah Anisyah, Yuni Nur Anjani, Tiara Anna Mardiana Handayani Apriliana, Riyanda Ariestyani, Imelda Aulia Joana Ayu Lestari, Feni Balqis, Lily Siti Bisyri, Hanifah Bisyri, Hanifah boesono, hindar CC Nurwitri Delfitriani Depanito Ismail Deti Nirmala Dewi Fortuna Ayu Dhika Prita Hapsari Distya Riski Hapsari Dodi Dodi Dwi Aryanti Nur’utami Ervizal A.M. Zuhud Ervizal AMZU Fadhilah, Syifa Fahruddin, Naufal Fatimah, Ai Imas Faidoh Fatimah Fatma, Reyna Fauzi, Rizki Febriansyah, Ilham Feby Arif Alfarizi Fina Uzwatani Fina Uzwatania Fitrilia, Tiana Guna Wibawa, Sultan Halimah, Siti Nur Handayani, Ani Hanifah Bisyri Henna Khoerunnisa Henny Nuraini Idzni, N Idzni, N Imani, Annisa Nurul Indriani, Loli Indriati, Marlinda Intan Kusumaningrum Intan Kusumaningrum Irahmah, Siti Jaelani, Salsabila Azaria Kartawiria, Rifky Fauzi Althafry Kartika Sari Kharyani, R. Aldini Khoerunnisa, Henna Kurniawan, M. Fakih Lia Amalia Lia Amalia Lisa Ainurohmah M. Firdaus , Bambang Budiansyah, Kastana Sapanli, Aprianty , Gustav M. Irsyad , M. Firdaus M.R.R. Lukie Trianawati maharani, Azmi Manar, Primadhika Al Marhamah, Irma Siti Maryam Jamila Meilani, Almanda Mir'atu Saa'dia Septiani Moch. Fadlal Islamay Pribadi Muhammad Rifqi Mustofa, Zulfan Zaenal Arif Mutia Liza Zahro Nani Yulianti Nani Yulianti Nawang Wulan Nirma Ruhil Hadi Putra Nirmala, Deti Nirmala, Deti Noli Novidahlia Noviandia, Halpi novitasari, fajri Nurcahali, Fani Nurfitria, Ajeng Nuri Andarwulan Nurlaela, R. Siti Nurlaela, Raden Siti Nursyawal Nacing Nurul Ichsan Nurul, Eka P, Alsa Denta Permatahati, Ghina Sri Pertiwi, Sri Rejeki Retna Pribadi, Moch Fadlal Islamay Purnama, Hilman Putra, Faturahman Setiawan Putri Cantika, Aini Qisthina, Dalilah R, Fairuz Irdina Raafqi Ranasasmita Raafqi Ranasasmita Raden Siti Nurlaela Rahma, Anisa Aulia Rahmatunnisa Andaista Rahmawati, Siti Irma Ranasasmita, R Ranasasmita, R Rialdi, Azzahra Putri Riski Hapsari , Distya Rizkia, Safa Rusdi Safitri, Intan Sekar Saniyya, Ashila Nasyadhiya Sapanil, Kastana sapanli, kastana Sarah Shafira Septian, Willyandi Septiani, Bunga Septiani, Nadia Shiddiq, Muhammad Fahmi Siska Arbayani Siti Aminah Siti Aminah Siti Masithoh Siti Masitoh Siti Nurhalimah Siti Nurhalimah Slamet Wahyudi Sri Rejeki Sri Rejeki Retna Pertiwi Sukamto, Ika Sumiyarsi Sukarno Sukarno Sultan Guna Wibawa Sunarmani, Sunarmani Suprayatmi, Mira Suprayatmi, Mira T, Elsya Nahwan Theo, Rico Fernando Theo, Rico Fernando Titi Risnawati Titi Rohmayanti Trisna Setiadi Utama, Naufal Saputra Vega, Zahra Amelia Wulan, Nawang Yataria Ashri Bashiroh Yulia, Fifi Yuyun Puspitasari Zain, Endrianur Rahman Zain, Endrianur Rahman Zuhud, Ervizal A. M.