Claim Missing Document
Check
Articles

Komunikasi Pemasaran UMKM dalam Beradaptasi di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Hello Cafe) Ruth Ambar; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 5, No 1 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i1.10107

Abstract

Since the pandemic outbreak hit Indonesia, the most visible impact is the economic crisis. One of those affected was that UMKM (Micro, Small and Medium Enterprises) both in the service and production sectors experienced a significant decline in turnover, one of which is Hello Cafe. Hello Cafe will adapt to new circumstances, where business premises can reopen by complying with existing health protocols. Hello Cafe must be able to carry out proper marketing communications so that customers can come back to visit to improve their turnover and losses. The purpose of this research is to find, understand, and describe what marketing communications will be used appropriately at Hello Cafe to adapt to the covid-19 pandemic. Researchers chose to use a qualitative approach because they will conduct research and analysis on the phenomenon of marketing communication at Hello Cafe during the Covid-19 pandemic. The conclusion of this study is that effective marketing communication in adapting during the Covid-19 pandemic is personal selling to invite old customers to come back to Hello Cafe and word of mouth because most visitors come from recommendations from old customers who have visited.Sejak wabah pandemi melanda Indonesia, dampak yang sangat terlihat adalah krisisnya perekonomian. Salah satu yang terkena dampaknya adalah UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) baik dalam bidang jasa maupun produksi megalami penurunan omzet yang siginifikan, salah satunya adalah Hello Cafe. Hello Cafe akan beradaptasi dengan keadaan yang baru, dimana tempat usaha bisa kembali buka dengan mematuhi protokol kesehatan yang ada. Hello Cafe harus bisa melakukan komunikasi pemasaran yang tepat agar pelanggan dapat kembali berkunjung untuk memperbaiki omzet dan kerugian yang dialami. Tujuan penilitian ini adalah untuk menemukan, memahami, serta mendeskripsikan tentang komunikasi pemasaran apa yang akan digunakan secara tepat pada Hello Cafe untuk beradaptasi di masa pandemi covid-19. Peneliti memilih menggunakan pendekatan kualitatif karena akan melakukan riset dan analisis terhadap fenomena komunikasi pemasaran pada Hello Cafe dalam masa pandemi covid-19. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa komunikasi pemasaran yang efektif dalam beradaptasi di masa pandemi covid-19 adalah personal selling untuk mengajak pelanggan lama kembali berkunjung ke Hello Cafe dan word of mouth karena kebanyakan pengunjung berdatangan dari rekomendasi pelanggan lama yang sudah berkunjung.
Pengaruh Terpaan Iklan Pahlawan Top Up Terhadap Brand Loyalty OVO (Survei pada Pengguna OVO usia Dewasa Awal) Selvina Suryanto; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6448

Abstract

In this digital era, the implementation of technology convenience us in several ways. For example, cashless transactions such as electronic money (e-money) transactions. One of the most popular e-money service providers today is OVO. To be able to compete in the market, strategies such as Marketing Communication Mix and Advertising are frequently used by OVO to communicate with its users. This research to find relevancy of advertising exposure to the impact of OVO brand loyalty among the young users. The author uses Quantitative Approach with Survey Method. Using 100 respondents which were chosen through Non-probability Sampling technique, Purposive Sampling type. The data collected using a questionnaire with Likert scale. The data is processed through the simple linear regression analysis and hypothesis testing. The test results indicate that each statement is valid and reliable. With the Simple Linear Regression test and hypothesis testing shows that Ha is accepted, it can be concluded that advertising exposure is relevant to the impact of OVO brand loyalty among the young users. Pada era digital saat ini banyak hal yang dipermudah oleh teknologi, salah satu nya pembayaran non tunai, seperti uang elektronik (e-money). Salah satu merek e-money yang banyak digunakan masyarakat saat ini adalah OVO. Agar dapat bertahan dalam persaingan maka dibutuhkan bauran komunikasi pemasaran, dan periklanan merupakan salah satu strategi yang sering digunakan OVO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh terpaan iklan terhadap brand loyalty OVO pada dewasa awal. Penulis menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Sampel sebanyak 100 responden dipilih menggunakan teknik Nonprobability Sampling jenis Purposive Sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Teknik pengolahan data menggunakan analisis regresi linier sederhana dan uji hipotesis dengan program SPSS 22 for windows. Hasil uji menunjukkan setiap pernyataan adalah valid dan reliabel. Hasil uji regresi sederhana dan uji hipotesis menunjukkan Ha diterima, sehingga dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh antara terpaan iklan terhadap brand loyalty OVO pada dewasa awal.
Eksistensi LPP TVRI Dalam Industri Penyiaran Junaidi Diharyo; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 3, No 1 (2019): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v3i1.6234

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Eksistensi LPP TVRI dalam industri penyiaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara TVRI bertahan di industri TV hingga saat ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif yang dimana dalam metode tersebut menggunakan studi kasus sebagai landasan utama untuk mencari data. Teknik pengumpulan data yang telah digunakan oleh penulis adalah wawancara, observasi langsung di TVRI untuk mengetahui bagaimana cara mengetahui bagaimana cara TVRI untuk menghadapi masalah tersebut.hasil dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana industri penyiaran di TVRI dan juga untuk mengetahui bagaimana situasi TVRI di era sekarang ini yang sudah banyak ditinggalkan oleh masyarakat karena tayangan – tayangannya sudah tidak mengikuti trend perkembangan jaman yang ada dan juga program – program acara yang TVRI tayangkan saat ini sudah mengalami perubahan dari segi konten – konten acaranya yang sudah mulai modern, tidak hanya dari segi penyiaran program acara tetapi TVRI juga mengiklankan berbagai produk atau jasa milik perusahaan – perusahaan lainnya / klien
Analisis Pemanfaatan Brand Experience terhadap Brand loyalty pada Brookland Coffee Fransisca Kristy; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 5, No 2 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i2.10209

Abstract

This research is motivated by the growth of coffee consumption in Indonesia which has been getting higher since 2016. This phenomenon can be seen from the expanding of the coffee industry in Jakarta. Brookland Coffee has become one of the coffeeshops that has been around since 2019 and is in demand by the public. This study aims to determine the use of brand experience for brand loyalty in Brookland coffee. The approach used is a qualitative approach with a case study research method. Researchers collected data for this study through interview sessions, observation, and documentation. The results of this study indicate that the use of brand experience for brand loyalty at Brookland Coffee has a positive and significant effect on the bicycle community, which means that with a good brand experience consumers can get an impression and have a positive response so that it can make customers loyal to the product. Brand loyalty can also be defined as how often consumers buy the product. Loyalty is an emotional thing, and can be interpreted as a customer's loyal attitude towards a brand or productPenelitian ini di latarbelakangi oleh pertumbuhan konsumsi kopi di Indonesia yang semakin tinggi sejak 2016. Fenomena ini dapat dilihat dari menjamurnya industri kopi di Jakarta. Brookland Coffee menjadi salah satu coffeeshop yang hadir sejak 2019 dan diminati oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan brand experience terhadap brand loyalty pada brookland coffee. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Peneliti mengumpulkan data untuk penelitian ini melalui sesi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemanfaatan brand experience terhadap brand loyalty di Brookland Coffee berpengaruh positif dan signifikan pada komunitas sepeda, yang berarti dengan pengalaman merek yang baik konsumen dapat mendapatkan kesan dan memiliki respon yang positif sehingga dapat membuat pelanggan loyal pada produk tersebut. Loyalitas merek juga dapat di artikan dari seberapa sering konsumen membeli produk tersebut. Loyalitas adalah hal yang emosional, dan bisa diartikan sebagai sikap setia pelanggan terhadap suatu merek atau produk tersebut.
Analisis Branding Haka Dimsum Melalui Komunikasi Visual Hokky Putra Pangestu; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 5, No 1 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i1.8084

Abstract

Digital era is a phenomenon that happening in the present and digital era is a technological advancement that is used by everyone. Haka Dimsum in conducting promotions in the digital era is the most important activity. The goal promotional activities carried out by Haka Dimsum is to trigger branding, it serves to provide an identity that has a characteristic of the product. To do the branding, Haka Dimsum creates contents in the form of photos and videos. Contents presented to the public, the contents have a role to convey the message by visual communication. This can be helped by using social media, especially Instagram because there are many users. This research discusses about, how to do branding analysis by Haka Dimsum with visual communication.This research method is done by way of case studies theory, which means learning more about a process in this research. This research aims to determine and describe the branding analysis conducted by Haka Dimsum through visual communication. The results of this research, can be seen with the interesting content like to tell a story and entertaining, can make audiences interested with the sales of product and interesting content is the most important part to do selling activity. Era digital adalah fenomena yang terjadi pada masa kini.  Era ini merupakan kemajuan teknologi yang dimanfaatkan oleh semua orang. Haka Dimsum dalam melakukan promosi di era digital merupakan kegiatan terpenting. Kegiatan promosi yang dilakukan Haka Dimsum mempunyai tujuan untuk branding, hal tersebut berfungsi untuk memberikan identitas agar mempunyai ciri khas terhadap produk. Untuk melakukan branding Haka Dimsum membuat konten berupa foto dan video, konten yang disajikan kepada khalayak mempunyai peran untuk menyampaikan pesan yaitu dengan cara komunikasi visual. Hal tersebut dapat dibantu dengan menggunakan media sosial terutama Instagram karena penggunanya banyak. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui dan menggambarkan analisis branding yang dilakukan Haka Dimsum melalui komunikasi visual. Metode penelitian ini dilakukan dengan cara studi kasus yang berarti mempelajari lebih lanjut tentang suatu proses dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan agar mengetahui dan menggambarkan branding Haka Dimsum melalui komunikasi visual. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa dengan konten yang menceritakan dan menghibur dapat membuat khalayak tertarik dengan produk yang dijual dan betapa pentingnya ketika menjual produk dengan menggunakan ide konten yang menarik.
Pengaruh Iklan Billboard Gojek Versi #UninstallKhawatir Terhadap Brand Awareness Rizky Ferdy; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6443

Abstract

Digital era already begun now it is the time of internet make everything so practical and lead many improvements for many fields, as one of it is business, business industry is developing so fast using digital media making new start-up businesses that need promotion to reach the society, this research purpose is to find Gojek #UninstallKhawatir billboard print-ads effect to Gojek’s brand awareness measured using AIDA: Attention, Interest, Desire, and Action. The research method is quantitative method using surveying. The technical field-research is using non-probability technique with the style of purposive sampling, the respondent was 30 people for pre-test and 50 people for post-test. Data technique collected by questionnaire and books study. The tests included are validity test, reliability test, normality test. Data analysis is using determination coefficient determination, simple regression analysis, T-test, F-test. The correlation coefficient result is 0,826 which shows strong link between variables, and determination coefficient’s result is 68% of brand awareness: AIDA affected by Gojek’s billboard print-ads. The conclusion of this research is “Reminder” that is in advertising purpose theory is the one that influences the “interest” level of brand awareness measured by AIDA.Era digital yang membuat semua hal menjadi lebih praktis membawa perkembangan pada banyak bidang, salah satunya bisnis, bisnis yang terus berkembang dengan menggunakan media digital melahirkan banyak bisnis baru yang membutuhkan media promosi untuk mencapai khalayak ramai, penelitian berikut bertujuan untuk mencari pengaruh iklan Gojek versi #UninstallKahwatir di billboard terhadap brand awareness yang diukur dengan AIDA: Attention, Interest, Desire, & Action. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode kuantitatif dan berjenis survey. Teknik yang digunakan adalah non-probability dengan sampel dari purposive sampling, jumlah responden adalah 30 orang untuk pre-test dan 150 orang untuk post-test. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan studi kepustakaan. Uji  persyaratan  analisis  menggunakan  uji  validitas,  reliabilitas,  dan  normalitas. Data dianalisis dengan koefisien  determinasi, analisis  regresi sederhana, uji  T dan uji  F. Hasil dari koefisien korelasi sebesar 0,826 yang berarti ada hubungan yang kuat antar variabel, dan untuk koefisien determinasi mendapat hasil 68% brand awareness: AIDA dipengaruhi iklan billboard Gojek. Dimensi “pengingat” pada fungsi iklan (Variabel X) adalah dimensi yang paling menonjol dari variabel iklan dan dimensi ini adalah yang mempengaruhi dimensi “interest” pada Brand Awareness: AIDA (Variabel Y)
Analisis Faktor-Faktor Brand Identity Produk Samsung Pada Kalangan Remaja Di Jakarta Messy Stella Fabiola; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 2, No 1 (2018): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v2i1.2416

Abstract

Dalam kehidupan bermasyarakat, manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat terlepas dari komunikasi. Komunikasi tidak hanya terjalin secara individu, melainkan juga berkelompok. Komunikasi kelompok terjalin erat di perusahaan, dimana dari komunikasi tersebut dapat menciptakan komunikasi bisnis. Berkembangnya IPTEK membuat masyarakat membutuhkan alat komunikasi yang cepat dan tanpa batasan. Semua merek smartphone yang ada di Indonesia saling bersaing menjadi yang terdepan, salah satunya Samsung. Samsung berhasil menjadi top brand 4 kali berturut-turut. Berdasarkan identifikasi masalah yang telah disebutkan sebelumnya,  tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apa dan bagaimana gambaran brand identity produk Samsung pada kalangan remaja di Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analisis deskriptif. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah Samsung telah berhasil membangun brand identitynya sehingga banyak responden yang mengetahui dan mengenal merek Samsung. Hasil paling memuaskan yang Samsung dapatkan adalah masyarakat sangat mengenal Samsung dari segi nama dan logonya. Simpulan dari penelitian ini adalah brand identity yang paling melekat pada masyarakat adalah indikator nama, nama Samsung memiliki identitas merek yang paling kuat dibandingkan dengan indikator lain. Berdasarkan hasil korespondensi sebanyak 100 responden, remaja Jakarta mengetahui brand Samsung dengan nilai mean 58,33% dan modus dengan angka 5 (responden sangat setuju) yang berarti remaja Jakarta mengetahui identitas merek Samsung.
Pengaruh Iklan Goyang Shopee Bersama Cr7 (Cristiano Ronaldo) Terhadap Citra Perusahaan Shopee Andi Setiawan; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 5, No 1 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i1.8083

Abstract

The number of e-commerce companies in Indonesia has encouraged every company including Shopee to create a unique advertisement and can have a good influence on Shopee's corporate image. The research was conducted with the aim to determine the effect of Shake Shopee adverts with Cristiano Ronaldo on Shopee's corporate image. This research uses a quantitative approach with the research method used is descriptive. In this study the authors used survey research methods. The study was conducted by distributing pretest questionnaires to 30 respondents after being tested valid then proceed to the posttest test to 100 respondents who used the Shopee application. The theory used in this research is advertising and imagery. The data validity technique used is the classical regression assumption test, simple linear regression test, correlation analysis, coefficient of determination analysis, and t test. With the t test results show the t value is 9.592> from 1.984, and the results of the correlation test with a value of 0.696 which indicates that advertising and image variables have a strong correlation, so that in this study the results obtained indicate that the advertising function of Shake Shopee ads has an effect on image of Shopee company.Banyaknya perusahaan E-commerce di Indonesia menjadi dorongan setiap perusahaan termasuk Shopee untuk membuat iklan yang unik dan dapat membawa pengaruh baik pada citra perusahaan Shopee. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh iklan Goyang Shopee bersama Cristiano Ronaldo terhadap citra perusahaan Shopee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian survey. Penelitian dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner pretest kepada 30 responden setelah teruji valid kemudian dilanjutkan ke uji posttest kepada 100 responden yang menggunakan aplikasi Shopee. Teori yang digunakan di penelitian ini adalah iklan dan citra. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah uji asumsi regresi klasik, uji regresi linier sederhana, analisis korelasi, analisis koefisien determinasi, dan uji t. Dengan hasil uji t menunjukkan  nilai t hitung adalah 9,592 > dari 1,984, dan dan hasil uji korelasi dengan nilai 0,696 yang menandakan variabel iklan dan citra memiliki korelasi yang kuat, sehingga dalam penelitian ini hasil yang didapat menunjukkan bahwa fungsi iklan dari iklan goyang Shopee berpengaruh pada citra dari perusahaan Shopee.
Pengaruh Brand Equity King Mango Terhadap Minat Beli Konsumen Lulu Ferent; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 1, No 2 (2017): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v1i2.1972

Abstract

Arus globalisasi saat ini membawa dampak yang positif, dimana membuka batasan-batasan yang sebelumnya telah menghalangi hubungan antara satu negara dengan negara lain. Namun di sisi lain, globalisasi juga membawa dampak negatif, khususnya untuk masyarakat di Indonesia dimana memunculkan pola hidup yang konsumtif. Dengan adanya sifat konsumtif tersebut, tren mengkonsumsi jajanan atau cemilan ringan mulai bermunculan. King Mango menjadi salah satu dari berbagai macam cemilan ringan yang sedang digemari secara konsumtif oleh masyarakat Jakarta saat ini. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh antara brand equity yang dimiliki King Mango terhadap minat beli konsumen. Responden penelitian ini adalah 130 pengunjung (30 responden untuk pre-test dan 100 responden untuk post-test) yang berada di Neo Soho Mall dan Central Park Mall, Jakarta Barat. Pengumpulan data sendiri dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Adapun dari pengukuran yang dilakukan pada penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara brand equity King Mango dengan minat beli konsumen. 
Kopi dan Bauran Pemasaran (Studi Fenomenologi Kedai 9 Cups Coffee and Roastery) Archie Gredyon; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 2, No 2 (2018): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v2i2.3584

Abstract

9 Cups Coffee and Roastery adalah sebuah kedai kopi kecil yang tidak hanya menjual minuman namun juga menjual kopi secara retail. Latar belakang penelitian ini dimulai dari jumlah kedai kopi di Jakarta yang mulai bertambah secara signifikan berdasarkan data yang diambil melalui event Jakarta Coffee Manual yang diadakan oleh Manual Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh kedai 9 Cups Coffee and Roastery untuk tetap dapat mempertahankan bisnisnya dari kedai-kedai kopi yang semakin bertambah jumlahnya. Untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh kedai 9 Cups Coffee and Roastery, penulis berfokus menggali pada teori bauran pemasaran yang mencakup 4P (price, place, product, promotion) dan lebih spesifik dalam menggali komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh kedai 9 Cups Coffee. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Key Informant dalam penelitian ini adalah pemilik kedai 9 Cups Coffee and Roastery serta barista yang bekerja di kedai tersebut. Dalam penelitian ini, penulis ingin mengetahui komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh 9 Cups Coffee melalui wawancara dan observasi partisipatif. Dapat disimpulkan dari penelitian ini, bauran pemasaran yang paling efektif digunakan oleh 9 Cups Coffee and Roastery merupakan komunikasi pemasaran word of mouth karena banyaknya konsumen produk 9 Cups Coffee and Roastery yang merekomendasikan kembali produk mereka dengan cara posting di media sosial.
Co-Authors A , Tyas Martika Abner lumika Arung Ai Ping Teoh Aldi Nirjana Alexandra Virginia Alyya Siddiqa, Alyya Amalia, Tasya Syawa Amesz, Mutiara Fransisca Andi Setiawan Andrea, Dika Andriyani, Risa Aqila, Mu’Amar Zaki Archie Gredyon ARDIANSYAH ARDIANSYAH Arrafi, Muhamad Iman Atwar Bajari Audrey Sugito Augustine, Michelle Auliya, Puri Ben Thiodanu Cahyani, Regita Emelia Carolina, Alexandra Carolina, Christine Vonny Catherine Dwitama Shan Catherine Gisela Chandra Ronaldo Chang, Keysha Abigail Christabella, Marvelyn Christina Christina Christine Natalia Chandra Christine Vonny Carolina Cindy Cindy Clarisa Tan Clemens Clemens Daniel Kurniawan Harijanto Devita Novelia Dewi Dewi DF, Filia Klarasinta Dionisius Kevin Doddy Salman Eko Harry Susanto Elvi Valentina Enzo Scifo Jauwinata Evelyn Thelia Farid Fatmoko, Adlim Dwi Felicia Masali Felisia Ferina, Sheren Fitria, Khofifah Habibah Fransisca Graciela M B Fransisca Kristy Franslie, Reynaldo Frinico Alfian Friscilla Purnama Sari Gavrila, Sherina Grace Nathasya Graceica Octavia Haikal, Faldie Muhamad Hanny Hafiar Hardja, Diovanny Helen, Helen Heru Chandra Litmanen Hetty Karunia Tunjungsari Hidayat, Angel Hokky Putra Pangestu Hutomo Rio Pangesthio Ibanez Vienoza Ngan Ihsan, Zainur Irena, Lydia Ivan Surya Ivander Stefanus Jason Subandi Jennifer Jennifer Jennifer Lauren Jesselyn, Eunike Jessica Febriani Thoeng Jessyca Indra Joko Susilo Jonathan, Maureen Julianto, Irwan Dwi Junaidi Diharyo Karina Wongso Keni Keni KENI KENI Kezia Stephanie Halim Khairunnisa, Julia Khang, Helen Lady Ta, Yesha Lie, Michelle Lioni Lioni Lulu Ferent Lusia Savitri Setyo Utami Maulana, Muhammad Irfan Mei Ie Messy Stella Fabiola Michelle Jennifer Michelle, Laurencia Mita Restinia Morisca Morisca Myesha Adira Nigar Pandrianto Nirwasita, Wulan Novianty, Melinda Nurtami Soedarsono Paramita, Sinta Pearlees Tjoeng Pesik, Vanessa Thabita Regina Phillip, Olivia Yuriko PUJI LESTARI Putra, Kiki Pradana Putra, Rio Sanjaya Putri, Aneesa Joenice Qonitha Risky Queennie Millendian Rahmawati, Dea Indi Ravinazan, Ravinazan Reginald Gusli Reniati Reniati Rezasyah, Teuku Rheza Alfredo Bunyamin Ria Puspitawati Rianty, Fety Fajar Ridwan, Salwa Salsabilla Rika Rachmawati Riris Loisa Risky, Qonitha Riwanda, Josephine Kayla Rizky Ferdy Rizky, Fitri Nur Romi Ferdian Rosario, Fernando Roswita Oktavianti, Roswita Ruth Ambar Santoso, Maria Regina Yanuarika Putri Sella Desember Selvina Suryanto Shafira Nusa Kusuma Shella Oskania Shella Shella shinta Octavia Shinta Octavia, Shinta Sinta Paramita Sinta Paramita Sri Wahyuni Stefany Stefany Stephanie Violita Chandra Sukendro, Gregorius Genep Suzy Azeharie Suzy Azeharie, Suzy Teoh, Ai Ping Theja, Calista Takako Thing, Yi Tindaon, Elisabeth Indira Dameria Tomy Andreas Tursilawati , Heri Tuwendi, William Alexander Vendy Octavian Verina Bellini Haryadi Vincent Vincent Vincent Vincent, Vincent Viriyaputra, Kevin Vony Anatya Winduwati, Septia Winnie Agustina Wiraguna, Daniel Gabriel Yasir Hudzaifah Yeni Yeni Yoedtadi, Muhammad Gafar Yohanes Yohanes Zhafirah Sholihah